Keragaan Produksi dan Pendapatan Petani Kakao Penerap Pengendalian Hama Terpadu (PHT) dan Non Pengendalian Hama Terpadu (PHT) (Studi Kasus di Desa Ataku Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
6 Distribusi Responden Berdasarkan Indikator pada Masing- masing Kategori Petani Anggota Subak Abian dalam Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Kakao (Theobroma cacao)
Meskipun telah ditetapkan Undang – Undang yang membatasi penggunaan bahan kimia dalam pengendalian hama dan penyakit tumbuhan, namun dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya
Hasil penelitian membuktikan bahwa pengetahuan petani tentang pengendalian hama terpadu (PHT) berpengaruh langsung positif dan signifikan terhadap perilaku petani
identifikasi dan penelitian sederhana Mahasisiwa dapat memahami pengertian dari Pengendalian Hama Terpadu (PHT) secara umum, fungsi dan kedudukannya dalam kehidupan manusia dan
Pengendalian Hama Terpadu (PHT) merupakan paradigma baru yang berusaha mengendalikan OPT tetapi dengan meminimalkan dampak negatif pestisida. Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun
Strategi dalam upaya peningkatan implementasi pengendalian hama terpadu menggunakan tanaman refugia adalah dengan meningkatkan efektifitas penggunaan lahan, penguatan
Tindakan pengendalian hama tanaman harus berdasar pada landasan kebijakan yang mengacu konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
Perkembangan usahatani PHT kapas di Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa dengan menerapkan teknik pengendalian yang direkomendasikan, para petani kooperator (petani PHT)