• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERENCANAAN PROSES TUNGKU PENGERING KOTORAN HEWAN TERNAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERENCANAAN PROSES TUNGKU PENGERING KOTORAN HEWAN TERNAK"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Cholyan Perwira
  • Sekolah: Universitas Lampung
  • Mata Pelajaran: Teknik Mesin
  • Topik: Perencanaan Proses Tungku Pengering Kotoran Hewan Ternak
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2013
  • Kota: Bandar Lampung

I. PENDAHULUAN

Bagian pendahuluan membahas latar belakang dan pentingnya perencanaan proses dalam konteks bengkel las di Kabupaten Pringsewu. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ketidakteraturan dalam sistem kerja yang menyebabkan kerugian. Dengan fokus pada pembuatan tungku pengering kotoran hewan ternak, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi di sektor wirausaha. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam perencanaan dan manajemen proses.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan kondisi industri bengkel las yang kurang terencana, yang berdampak pada waktu dan biaya produksi. Penelitian ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk meningkatkan sistem kerja yang lebih efisien dan terstruktur. Hal ini menunjukkan pentingnya pendidikan teknik dalam memahami dan menerapkan perencanaan proses yang sistematis dalam industri.

1.2 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang perencanaan proses yang efektif untuk pembuatan tungku pengering. Dengan menghitung waktu pembuatan dan estimasi biaya, penelitian ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis bagi pelaku industri. Ini mendukung hasil pembelajaran yang mencakup kemampuan analisis dan perencanaan dalam konteks teknik mesin.

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah dalam penelitian ini mencakup fokus pada bengkel las di Pringsewu dan tidak mempertimbangkan efisiensi produk. Hal ini membantu untuk menjaga fokus penelitian dan relevansinya dengan konteks lokal, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa tentang perencanaan yang terfokus.

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan menyusun laporan dalam lima bab yang mencakup pendahuluan, tinjauan pustaka, metode penelitian, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran. Struktur ini membantu mahasiswa memahami alur logis dalam penyusunan laporan penelitian dan pentingnya sistematis dalam penulisan akademik.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini mengkaji teori-teori yang relevan dengan perencanaan proses dan teknik tata cara. Penelitian ini mengacu pada literatur yang menjelaskan pentingnya perencanaan proses dalam produksi, serta teknik-teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi kerja. Ini memberikan dasar akademis yang kuat bagi mahasiswa untuk memahami konsep-konsep yang diterapkan dalam penelitian.

2.1 Perencanaan Proses

Perencanaan proses didefinisikan sebagai langkah sistematis untuk mengkonversi desain menjadi instruksi kerja. Ini mencakup pemilihan metode produksi yang ekonomis dan efektif. Pemahaman tentang perencanaan proses sangat penting dalam pendidikan teknik karena membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan dalam analisis dan perencanaan produksi.

2.2 Teknik Tata Cara

Teknik tata cara kerja mencakup prinsip-prinsip untuk merancang sistem kerja yang efisien. Ini melibatkan pengaturan komponen sistem kerja untuk mencapai produktivitas yang tinggi. Mahasiswa perlu memahami teknik ini untuk dapat menerapkan prinsip-prinsip efisiensi dalam proyek nyata, yang merupakan bagian penting dari pendidikan teknik.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis waktu menggunakan metode MOST. Proses ini penting untuk memastikan bahwa semua langkah dalam pembuatan tungku diidentifikasi dan dianalisis secara sistematis. Metode ini memberikan mahasiswa pengalaman praktis dalam penelitian dan analisis proses.

3.1 Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara di bengkel las. Data yang dikumpulkan mencakup waktu yang diperlukan untuk setiap tahap pembuatan tungku. Metode ini mengajarkan mahasiswa tentang pentingnya pengumpulan data yang akurat dalam penelitian teknik.

3.2 Analisis Waktu

Analisis waktu menggunakan metode MOST untuk menghitung waktu pembuatan tungku. Ini membantu mahasiswa memahami bagaimana analisis waktu dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya. Penerapan metode ini dalam penelitian menunjukkan relevansi teknik manajemen waktu dalam konteks industri.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Bagian ini menyajikan hasil dari penelitian dan membahas implikasinya terhadap perencanaan proses. Hasil menunjukkan estimasi waktu dan biaya yang diperlukan untuk pembuatan tungku, serta prosedur yang dapat diikuti untuk meningkatkan efisiensi. Diskusi ini memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang bagaimana teori diterapkan dalam praktik.

4.1 Membuat Perencanaan Proses Tungku

Perencanaan proses tungku mencakup langkah-langkah yang harus diikuti untuk memastikan produksi yang efisien. Ini termasuk pemilihan bahan, proses pembuatan, dan pengaturan waktu. Mahasiswa belajar bagaimana merancang rencana yang sistematis untuk mencapai tujuan produksi.

4.2 Estimasi Biaya Produksi

Estimasi biaya produksi dihitung berdasarkan biaya langsung, tidak langsung, dan overhead. Ini penting untuk memberikan gambaran tentang biaya yang terlibat dalam produksi dan membantu mahasiswa memahami pentingnya pengelolaan biaya dalam proyek teknik.

V. SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan merangkum temuan utama dari penelitian dan memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. Ini mencakup pentingnya perencanaan proses dalam meningkatkan efisiensi produksi di bengkel las. Saran ini relevan untuk pendidikan teknik, mendorong mahasiswa untuk terus mengeksplorasi dan menerapkan konsep-konsep yang dipelajari.

5.1 Simpulan

Simpulan penelitian menegaskan bahwa perencanaan proses yang baik dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Ini menyoroti pentingnya pendidikan teknik dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan di industri.

5.2 Saran

Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup eksplorasi lebih lanjut tentang teknologi baru dalam perencanaan proses dan penerapan metode yang lebih modern. Ini mendorong mahasiswa untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan industri.

Referensi Dokumen

  • Motion and Time Study and Measurement of Work ( Barnes, Ralph )
  • Process Planning- and Cost Estimation ( Dr. R. Kesavan, C. Elanchezhian, B. Vijaya Ramnath )
  • Manufacturing Process Design and Costing ( Dr. Simmy Grewal )
  • Menggambar Mesin Menurut Standar ISO ( G. Takeshi Sato, N. Sugiarto Hartanto )
  • Teknik Tata Cara Kerja ( Pradnya Paramita, Iftikar Z. Sulaksana )

Gambar

Gambar 2.2 Tabel Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan
Gambar 2.3 Tabel lambang-lambang Therblig
Gambar 2.6 Pipa seamless (Sumber: http://indonetwork.co.id/semestalogam)
Gambar 2.7 Penggores
+7

Referensi

Dokumen terkait