• Tidak ada hasil yang ditemukan

Suatu Studi Tata Letak dan Penanganan Bahan di Pabrik Pembekuan Udang PT Lola Mina, Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Suatu Studi Tata Letak dan Penanganan Bahan di Pabrik Pembekuan Udang PT Lola Mina, Jakarta"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

(1)

SUATU STUD1 TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN

Dl PABRlK PEMBEKUAN UDANG

KAR TA

S K R I P S I

Oleh JOKO SUTARSO

C 22 1133

JURUSAN PENGOLAHAN HASlL PERIKANAN FAKULTAS PERIKANAN

(2)

RINGKASAN

JOKO SUTARSO (C 22 1133). SUATU STUD1 TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN DI PABRIK PEMBEKUAN UDANG PT LOLA MINA,

JAKARTA (Dibawah bimbingan Ir. Abu Naim Assik, MS dan

Ir. Machfud, MS).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati dan

mengevaluasi tata letak dan cara penanganan bahan yang

dilakukan selama proses pembekuan udang di PT Lola Mina,

Muara Baru Ujung, Jakarta Utara.

Pembekuan merupakan salah satu proses pengawetan

bahan pangan yang sering dilakukan. PT Lola Mina adaLah

perusahaan pembekuan udang yang berada dikawasan PMU-PPSJ

(Proyek Mananjemen Unit-Pelabuhan Perikanan Samudera Ja-

karta). Dalam menjalankan produksinya terdapat berbagai

macam permasalah khususnya masalah tata letak dan penanga-

nan bahan.

Dari hasil penelitian, diketahui ruang pengolahan

seluas 792 m2 yang masih dapat diefisienkan menjadi 612

m2. Ruang tersebut digunakan untuk penyusunan peralatan

dan mesin selama proses produksi berlangsung.

Terlihat pula bahwa pola aliran bahan yang terjadi

keadaannya simpang siur, terutama pada stasiun kerja

pemotongan kepala dan stasiun kerja penyortiran dan pengo-

reksian. Terdapat penambahan jumlah meja pada stasiun

(3)

bekerja. Sebelum ada penambahan, satu buah meja ditempati

oleh 10 orang pekerja dan sesudah adanya penambahan tiap meja hanya berisi 6

-

7 orang sehingga keadaannya tidak berdesakan.

Udang yang menunggu saat penyortiran ditampung dalam

bak yang terletak pada stasiun pemotongan kepala, bak

tersebut juga digunakan untuk menampung udang yang

menunggu saat proses pemotongan kepala. Keadaan tersebut

mengakibatkan kondisi aliran bahannya menjadi simpang siur

dan tidak teratur. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu

diadakan penambahan bak dan diletakkan pada stasiun

penyortiran.

Produk udang beku disimpan dalam cold storage dan disusun menempel pada dinding. peiyimpanan berbagai jenis

produk campur jadi satu, dan antar tumpukan tidak terdapat

lorong-lorong udara sehingga produk yang terletak pada

bagian tengah kurang mendapat pengaruh udara dingin.

Pemecahan terhadap masalah tersebut adalah dengan menyusun

produk jangan menempel pada dinding, dan antar berbagai

jenis produk jangan dicampur sehingga memudahkan peng-

ambilan/pengeluaran produk dari gudang. Agar semua produk

yang disimpan dapat dijangkau oleh udara dingin dari cold

storage hendaknya produk disusun dan diatur sehingga terdapat lorong-lorong udara.

secara keseluruhan masih memungkinkan dilakukan

perbaikan-perbaikan tata letak dan cara penanganan bahan

(4)

SUATU STUD1 TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN

DI PABRIK PEMBEKUAN UDANG

PT LOLA MINA, JAKARTA

Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana

Dalarn Bidang Keahlian Jurusan Pengolahan Hasil

Perikanan Pada Fakultas Perikanan

Institut Pertanian Bogor

S K R I P S I

Oleh

Joko Sutarso

C 22 1133

Diketahui :

ia Pendidikan

1

DR. IR. KADARWAN SOEWARDI . . * ,

, ,, ,'

* i

-.

IJ

" .&', ':

L$tL.-L( .,p'

12 ~anuari 1991 l-,

(5)

Penulis dilahirkan di DeSa Sumberagung, Kecamatan

Pricgsewu, Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung

pada tanggal 9 April 1965. Penulis merupakan anak ketujuh

dari 8 bersaudara dari Ayah Mangkudihardjo (Alm) dan %bu

Waginah.

Jenjang pendidikan yang telah dilalui penulis adalah

1. Masuk Sekolah Dasar Negeri Sumberagung pada tahun 1972

dan berhasil lulus pada tahun 1979.

2. Pada tahun 1979 memasuki Sekolah Menengah Tingkat Pertama Negeri Pringsewu dan lulus paea tahun 1982.

3. Pada tahun 1982 penulis melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Tingkat Atas Negeri Pringsewu dara

luius pada tahun 1985.

4 . Penulis mengikuti pendidikan dl Institut Pertanian

Bogor pada tanhun 1985. Pada tahun 1987 memasuki

Fakultas Perikanan dan pada tahun 1988 memilih Jurusan

Pengolahan Hasil Perikanan. Penulis dinyatakan lulus

sebagai Sarjana Perikanan pada tanggal 12 Januari

(6)

KATA PENGANTAR

.

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah ke hadirat

Allah SWT, penulis dapat menyelesaikan penelitian dan

pembuatan skipsi ini.

Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk

memperoleh gelar sarjana dalam bidang keahlian Pengolahan

Hasil Perikanan pada Fakultas Perikanan, Institut Pertani-

an Bogor.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih

yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

1. Bapak Ir. Abu Naim Assik, MS dan Bapak Ir. Machfud, MS selaku dosen pembimbing yang telah memberikan bimbing-

an dan pengarahan selama penelitian dan penyusunan

skripsi ini.

2. Bapak Santoso selaku Direktur Utama PT Lola Mina.

3. Bapak Marsudi selaku wakil direksi dan Bapak Nimpuno selaku Kepala Bagian Personalia, ~ a p a k Yahya, Bapak

Asep, Mas Yanto, Mas Iryanto serta seluruh staf dan

karyawan PT Lola Mina.

4 . Bapak Dr Sunarya, selaku Kepala BBPMHP (Balai Bimbing-

an dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan) yang telah

menyediakan mess kepada penulis selama penelitian.

5 . Rekan Wowo, Widya, Ishak, Joko San, Etty, Aneng, Tatik

dan Ana, yang telah memberi dorongan dan bantuan

(7)

Demi perbaikan tulisan ini;kritik dan saran dari

pembaca sangat penulis harapkan. Semoga tulisan ini dapat

bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukannya.

Bogor, Januari 1991

(8)

DAFTAR IS1

Halaman

...

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

...

I

.

PENDAHULUAN

...

1.1 Latar Belakang

...

...

1.2 Tujuan

1.3 Pernbatasan Masalah

...

...

.

I1 TINJAUAN PUSTAKA

...

2.1 Proses Pembekuan Udang

2.2 Tata Letak Pabrik

...

...

2.3 Penanganan Bahan

I11

.

METODOLOGI

...

3.1 Metoda Penelitian

...

3.2 Pengolahan dan Analisis Data

...

3.3 Bahan dan Alat

...

3.4 Waktu dan Tempat ~enelitian

...

IV

.

HASIL PENELITIAN

...

4.1 Proses Pembekuan Udang

...

4.2 Produksi dan Pemasaran

...

...

4.3 Lokasi dan Tata Letak Pabrik

...

4.4 Penanganan Bahan

V

.

PEMBAHASAN

...

5.1 Proses Pembekuan Udang

...

5.2 Penyimpanan

...

5.3 Sanitasi dan Higiene

...

5.4 Tata Letak Pabrik

...

...

5.5 Penanganan Bahan

xi

(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)

SUATU STUD1 TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN

Dl PABRlK PEMBEKUAN UDANG

KAR TA

S K R I P S I

Oleh JOKO SUTARSO

C 22 1133

JURUSAN PENGOLAHAN HASlL PERIKANAN FAKULTAS PERIKANAN

(88)

RINGKASAN

JOKO SUTARSO (C 22 1133). SUATU STUD1 TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN DI PABRIK PEMBEKUAN UDANG PT LOLA MINA,

JAKARTA (Dibawah bimbingan Ir. Abu Naim Assik, MS dan

Ir. Machfud, MS).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati dan

mengevaluasi tata letak dan cara penanganan bahan yang

dilakukan selama proses pembekuan udang di PT Lola Mina,

Muara Baru Ujung, Jakarta Utara.

Pembekuan merupakan salah satu proses pengawetan

bahan pangan yang sering dilakukan. PT Lola Mina adaLah

perusahaan pembekuan udang yang berada dikawasan PMU-PPSJ

(Proyek Mananjemen Unit-Pelabuhan Perikanan Samudera Ja-

karta). Dalam menjalankan produksinya terdapat berbagai

macam permasalah khususnya masalah tata letak dan penanga-

nan bahan.

Dari hasil penelitian, diketahui ruang pengolahan

seluas 792 m2 yang masih dapat diefisienkan menjadi 612

m2. Ruang tersebut digunakan untuk penyusunan peralatan

dan mesin selama proses produksi berlangsung.

Terlihat pula bahwa pola aliran bahan yang terjadi

keadaannya simpang siur, terutama pada stasiun kerja

pemotongan kepala dan stasiun kerja penyortiran dan pengo-

reksian. Terdapat penambahan jumlah meja pada stasiun

(89)

bekerja. Sebelum ada penambahan, satu buah meja ditempati

oleh 10 orang pekerja dan sesudah adanya penambahan tiap meja hanya berisi 6

-

7 orang sehingga keadaannya tidak berdesakan.

Udang yang menunggu saat penyortiran ditampung dalam

bak yang terletak pada stasiun pemotongan kepala, bak

tersebut juga digunakan untuk menampung udang yang

menunggu saat proses pemotongan kepala. Keadaan tersebut

mengakibatkan kondisi aliran bahannya menjadi simpang siur

dan tidak teratur. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu

diadakan penambahan bak dan diletakkan pada stasiun

penyortiran.

Produk udang beku disimpan dalam cold storage dan disusun menempel pada dinding. peiyimpanan berbagai jenis

produk campur jadi satu, dan antar tumpukan tidak terdapat

lorong-lorong udara sehingga produk yang terletak pada

bagian tengah kurang mendapat pengaruh udara dingin.

Pemecahan terhadap masalah tersebut adalah dengan menyusun

produk jangan menempel pada dinding, dan antar berbagai

jenis produk jangan dicampur sehingga memudahkan peng-

ambilan/pengeluaran produk dari gudang. Agar semua produk

yang disimpan dapat dijangkau oleh udara dingin dari cold

storage hendaknya produk disusun dan diatur sehingga terdapat lorong-lorong udara.

secara keseluruhan masih memungkinkan dilakukan

perbaikan-perbaikan tata letak dan cara penanganan bahan

(90)

SUATU STUD1 TATA LETAK DAN PENANGANAN BAHAN

DI PABRIK PEMBEKUAN UDANG

PT LOLA MINA, JAKARTA

Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana

Dalarn Bidang Keahlian Jurusan Pengolahan Hasil

Perikanan Pada Fakultas Perikanan

Institut Pertanian Bogor

S K R I P S I

Oleh

Joko Sutarso

C 22 1133

Diketahui :

ia Pendidikan

1

DR. IR. KADARWAN SOEWARDI . . * ,

, ,, ,'

* i

-.

IJ

" .&', ':

L$tL.-L( .,p'

12 ~anuari 1991 l-,

(91)

Penulis dilahirkan di DeSa Sumberagung, Kecamatan

Pricgsewu, Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung

pada tanggal 9 April 1965. Penulis merupakan anak ketujuh

dari 8 bersaudara dari Ayah Mangkudihardjo (Alm) dan %bu

Waginah.

Jenjang pendidikan yang telah dilalui penulis adalah

1. Masuk Sekolah Dasar Negeri Sumberagung pada tahun 1972

dan berhasil lulus pada tahun 1979.

2. Pada tahun 1979 memasuki Sekolah Menengah Tingkat Pertama Negeri Pringsewu dan lulus paea tahun 1982.

3. Pada tahun 1982 penulis melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Tingkat Atas Negeri Pringsewu dara

luius pada tahun 1985.

4 . Penulis mengikuti pendidikan dl Institut Pertanian

Bogor pada tanhun 1985. Pada tahun 1987 memasuki

Fakultas Perikanan dan pada tahun 1988 memilih Jurusan

Pengolahan Hasil Perikanan. Penulis dinyatakan lulus

sebagai Sarjana Perikanan pada tanggal 12 Januari

(92)

KATA PENGANTAR

.

Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah ke hadirat

Allah SWT, penulis dapat menyelesaikan penelitian dan

pembuatan skipsi ini.

Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk

memperoleh gelar sarjana dalam bidang keahlian Pengolahan

Hasil Perikanan pada Fakultas Perikanan, Institut Pertani-

an Bogor.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih

yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat :

1. Bapak Ir. Abu Naim Assik, MS dan Bapak Ir. Machfud, MS selaku dosen pembimbing yang telah memberikan bimbing-

an dan pengarahan selama penelitian dan penyusunan

skripsi ini.

2. Bapak Santoso selaku Direktur Utama PT Lola Mina.

3. Bapak Marsudi selaku wakil direksi dan Bapak Nimpuno selaku Kepala Bagian Personalia, ~ a p a k Yahya, Bapak

Asep, Mas Yanto, Mas Iryanto serta seluruh staf dan

karyawan PT Lola Mina.

4 . Bapak Dr Sunarya, selaku Kepala BBPMHP (Balai Bimbing-

an dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan) yang telah

menyediakan mess kepada penulis selama penelitian.

5 . Rekan Wowo, Widya, Ishak, Joko San, Etty, Aneng, Tatik

dan Ana, yang telah memberi dorongan dan bantuan

(93)

Demi perbaikan tulisan ini;kritik dan saran dari

pembaca sangat penulis harapkan. Semoga tulisan ini dapat

bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukannya.

Bogor, Januari 1991

(94)

DAFTAR IS1

Halaman

...

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

...

I

.

PENDAHULUAN

...

1.1 Latar Belakang

...

...

1.2 Tujuan

1.3 Pernbatasan Masalah

...

...

.

I1 TINJAUAN PUSTAKA

...

2.1 Proses Pembekuan Udang

2.2 Tata Letak Pabrik

...

...

2.3 Penanganan Bahan

I11

.

METODOLOGI

...

3.1 Metoda Penelitian

...

3.2 Pengolahan dan Analisis Data

...

3.3 Bahan dan Alat

...

3.4 Waktu dan Tempat ~enelitian

...

IV

.

HASIL PENELITIAN

...

4.1 Proses Pembekuan Udang

...

4.2 Produksi dan Pemasaran

...

...

4.3 Lokasi dan Tata Letak Pabrik

...

4.4 Penanganan Bahan

V

.

PEMBAHASAN

...

5.1 Proses Pembekuan Udang

...

5.2 Penyimpanan

...

5.3 Sanitasi dan Higiene

...

5.4 Tata Letak Pabrik

...

...

5.5 Penanganan Bahan

xi

(95)
(96)

Referensi

Dokumen terkait