Kisah Ahmad Maulana - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Teks penuh
Dokumen terkait
Setela Indra Maulana mendengar kata Tuan Putri itu maka lalu dipeluknya Tuan Putri itu serta dicium-cium dengan kata yang lemah lembut, dan yang manis-manis, "Aduhai
Ternyata orang-orang terse but adalah rombongan dari istana yang akan mencari Putri Nurlela Cahaya. Burung garuda menjaga Putri di Gunung Bayan. Ketika garuda hendak menengok
Setelah malam tiba, mereka berangkat ke Majapahit untuk menagih janji yang telah disepakati oleh Raden Wijaya dengan Raja Cubilay, yaitu menyerahkan sang putri kepada
panggimg. Ia metihai dari atas. Terlihat oleh Dewi Sinar Bulan seorang laki-laki ditangkap oleh prajurit istana. Dewi Sinar Bulan sangatmengenal laki-laki itu. Laki-laki itu
Karena amarah ketiga dewa itu sudah tidak dapat ditahan lagi, tiba-tiba dari mulut mereka keluar lidah api yang sangat besar.. Lama kelamaan, lidah itu berubah
Dari pagi sampai petang · rumah Kabayan selalu penuh oleh orang yang ingin bertemu dukun sakti. Laki-laki, perempuan, dan anak-anak berdatangan dari berbagai
51.. duduk dekat Arya Prabangkara. Sedang asyik menikmati tarian dan musik, Arya Pra- bangkara dikejutkan oleh pertanyaan Sri Ong Te, "Wahai Anakku, mengapa
Ia tidak berpikir panjang lagi lalu dikampaknya ikan itu kemudian dibawanya pulang ke rumah. Tiba di rumah, ikan itu dimasaklah oleh istrinya. Setelah masak, ikan