• Tidak ada hasil yang ditemukan

MITIGASI RISIKO PROSES BONGKAR MUAT PETIKEMAS (STUDI KASUS DI TERMINAL PETIKEMAS SEMARANG) Tugas Akhir - MITIGASI RISIKO PROSES BONGKAR MUAT PETIKEMAS (STUDI KASUS DI TERMINAL PETIKEMAS SEMARANG) - UNS Institutional Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MITIGASI RISIKO PROSES BONGKAR MUAT PETIKEMAS (STUDI KASUS DI TERMINAL PETIKEMAS SEMARANG) Tugas Akhir - MITIGASI RISIKO PROSES BONGKAR MUAT PETIKEMAS (STUDI KASUS DI TERMINAL PETIKEMAS SEMARANG) - UNS Institutional Repository"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Container crane (CC) atau container gantry crane merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk bongkar muat peti kemas dari dermaga ke kapal maupun dari kapal ke

Pada penelitian Hermanto (2008) yang berjudul Analisa Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Terminal Petikemas Semarang, disimpulkan bahwa faktor-faktor yang

Perencanaan penumpukan petikemas harus dilakukan dengan matang agar dapat menghindari pergerakan alat bongkar yang tidak diperlukan saat aktivitas bongkar muat

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa Tenaga Kerja bongkar muat sudah melakukan pekerjaan proses bongkar muat dengan baik, karena tidak ada satu pun

human error , mereduksi error dan memberikan solusi tertentu dari analisis pada kegiatan bongkar muat petikemas yang dilakukan oleh OHMC dengan menggunakan metode

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa Tenaga Kerja bongkar muat sudah melakukan pekerjaan proses bongkar muat dengan baik, karena tidak ada satu pun dari Tenaga

Pengguna jasa Terminal Petikemas Semarang pada merasa puas pada faktor Kepastian Jadwal Pelayanan. Sedangkan yang masuk dalam kategori cukup puas terdapat pada

Analisis risiko kecelakaan kerja bongkar muat peti kemas pada area lapangan penumpukan Terminal Teluk