• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENGGUNAAN AIR LIMBAH CUCIAN BERAS DAN MIZA PLUS TERHADAP HASIL KEDELAI EDAMAME

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH PENGGUNAAN AIR LIMBAH CUCIAN BERAS DAN MIZA PLUS TERHADAP HASIL KEDELAI EDAMAME"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Pengaruh tunggal dosis air limbah cucian beras (ALCB) dan Miza plus terhadap tinggi  tanaman  kedelai edamame pada umur 2–7 MST
Tabel 3.  Pengaruh tunggal dosis air limbah cucian beras (ALCB) dan Miza plus terhadap jumlah  cabang kedelai edamame pada umur 4 – 7 MST
Tabel 5.   Pengaruh tunggal dosis air limbah cucian beras (ALCB) dan Miza plus terhadap berat  polong, persentase polong bernas dan persentase polong hampa kedelai edamame

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah Memanfaatkan limbah air cucian beras yang akan dijadikan sebagai suplemen cair; meningkatkan bobot berat badan ternak ayam ras

Penggunaan air kelapa pada pembuatan nata dapat dikurangi dengan cara menambahkan air cucian beras karena mahalnya air kelapa.. Air cucian beras merupakan limbah

4.6 Hasil Uji Nyata Terkecil (BNT) pertumbuhan jumlah daun tanaman sirsak dengan perlakuan pemupukan menggunakan air cucian beras dan ekstrak kulit singkong

Penelitian ini dilakukan dengan frekuensi penyiraman air limbah cucian beras sebagai aktivator pada proses pengomposan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi

Pemberian berbagai konsentrasi pupuk cair yang berbahan baku limbah air cucian beras dengan penambahan serbuk cangkang telur yaitu 3,12 ml/L/ polybag ; 6,25 ml/L/ polybag ;

Masa inkubasi pada pupuk air cucian beras berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, bobot basah dan jumlah klorofil total tetapi tidak berpengaruh nyata

Hasil penelitian menunjukkan bahwa air cucian beras tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, tetapi berpengaruh nyata terhadap hasil terung ungu,

Tujuan dilaksanakannya sosialisasi dan pelatihan pembuatan POC dari limbah air cucian beras di pondok Al Batul Tulungagung adalah agar santriwati mampu mengolah limbah air cucian beras