• Tidak ada hasil yang ditemukan

T E S I S PENGGABUNGAN GUGATAN GANTI KERUGIAN DALAM PERKARA PENGANIAYAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "T E S I S PENGGABUNGAN GUGATAN GANTI KERUGIAN DALAM PERKARA PENGANIAYAAN"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dari kasus yang terjadi, bahwa korban tindak pidana lalu lintas mengajukan penggabungan ganti kerugian, selambat - lambatnya pada saat jaksa penuntut umum

terhadap korban individual/perorangan atau primary victimization tertentu saja. Seharusnya korban individual tertentu tidak mengusahakan sendiri ganti kerugian akibat tindak

Ganti kerugian dalam KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) sebenarnya merupakan ranah hukum perdata, akan tetapi untuk mewujudkan asas peradilan

Yang Penulis maksud dengan Ganti kerugian ialah suatu sanksi yang mengharuskan seseorang (Pelaku) Tindak Pidana yang merugikan orang lain untuk membayar sejumlah

Dalam penyusunan Tesis ini penulis membahas mengenai Tuntutan Ganti Kerugian akibat ia menjadi Korban suatu Tindak Pidana yang diatur dalam pasal 98 KUHAP yang saya korelasikan

Hal-hal yang dapat diungkap dari pihak penyidik berdasarkan berkaitan dengan masalah ganti kerugian terhadap korban tindak pidana adalah dalam masalah ganti

Ada hal tertentu yang diatur dalam KUHAP khususnya mengenai tindak pidana yang dilakukan oleh beberapa orang, seperti Pasal 141 KUHAP menyebutkan bahwa penuntut

Ganti kerugian dalam KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) sebenarnya merupakan ranah hukum perdata, akan tetapi untuk mewujudkan asas peradilan