• Tidak ada hasil yang ditemukan

SITUASI TRANSISI PASCA PSBB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SITUASI TRANSISI PASCA PSBB"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

SITUASI

TRANSISI

PASCA PSBB

MALANG RAYA

HARI KE-46

Rabu, 15 JULI 2020

Kapasitas Sistem

Kesehatan

Situasi Penyakit

Pengendalian

Penyakit

Ekonomi

Sosial

(2)
(3)
(4)

• Kurva di Malang Raya memeiliki kecenderungan meningkat

• Perlu protokol Covid-19 yang ketat

7/16/2020 Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

P S B

(5)

Angka Reproduksi Efektif (R

t

) Covid-19

MALANG RAYA ( BATU, MALANG, KOTA MALANG)

7/16/2020 Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur • Angka reproduksi efektif dihitung dengan dasar :

• Data onset mulai tanggal 29 Feb 2020 s/d 2 Juli 2020 atau 125 hari

• Kesimpulan :

• Angka Reproduksi efektif pada tanggal 2 Juli 2020

diperoleh : Median : 073 ( Lower : 0.63 – Upper : 0.83)

• Angka ini merupakan perhitungan dari jumlah kasus infektif pereode 14 hari sebelumnya dengan memperhatikan daya infektif masing masing kasus selama 14 hari sebelumnya. • Pola kurva naik turun, terdapat beberapa puncak

• Angka Rt diatas 1 mulai 19 s/d 1 Juli 2020

• Belum dapat dilakukan new normal, belum 14 hari menunjukan angka Rt < 1

• Saran :

• Test, tracing dan tratment tetap diperkuat

• Perkuat Isolasi kasus dan karantina kelompok terpapar. • Perkuat Protokol Covid-19 Promosikan masker, jaga jarak,

cuci tangan dengan sabun air mengalir • Lindungi kelompok rentan

• Hindari timbulnya klaster

Tanggal Lower (0.05) Median Upper (0.95)

19-Jun 1.12 1.27 1.43 20-Jun 1.13 1.27 1.43 21-Jun 1.08 1.22 1.37 22-Jun 1.13 1.27 1.42 23-Jun 1.06 1.19 1.33 24-Jun 0.94 1.06 1.19 25-Jun 0.91 1.03 1.15 26-Jun 0.86 0.97 1.08 27-Jun 0.80 0.91 1.02 28-Jun 0.76 0.87 0.98 29-Jun 0.74 0.84 0.95 30-Jun 0.81 0.92 1.04 01-Jul 0.78 0.89 1.01 02-Jul 0.69 0.80 0.91

(6)

Angka Reproduksi Efektif (R

t

) Covid-19

KOTA MALANG

• Angka reproduksi efektif dihitung dengan dasar :

• Data onset mulai tanggal 29 Feb 2020 s/d 28 Juni 2020 atau 121 hari

• Kesimpulan :

• Angka Reproduksi efektif pada tanggal 121 Juni 2020

diperoleh : Median : 0.90 ( Lower : 0.74 – Upper : 1.07)

• Angka ini merupakan perhitungan dari jumlah kasus infektif pereode 14 hari sebelumnya dengan memperhatikan daya infektif masing masing kasus selama 14 hari sebelumnya. • Pola kurva naik turun, terdapat beberapa puncak

• Angka Rt diatas 1 mulai 6 s/d 28Juni 2020

• Belum dapat dilakukan new normal, belum 14 hari menunjukan angka Rt < 1

• Saran :

• Test, tracing dan tratment tetap diperkuat

• Perkuat Isolasi kasus dan karantina kelompok terpapar. • Perkuat Protokol Covid-19 Promosikan masker, jaga jarak,

cuci tangan dengan sabun air mengalir • Lindungi kelompok rentan

• Hindari timbulnya klaster

Tanggal Lower (0.05) Median Upper (0.95)

15-Jun 1.02 1.26 1.53 16-Jun 1.01 1.24 1.50 17-Jun 1.00 1.22 1.48 18-Jun 1.22 1.46 1.73 19-Jun 1.12 1.34 1.59 20-Jun 1.05 1.27 1.51 21-Jun 0.96 1.16 1.38 22-Jun 1.03 1.22 1.44 23-Jun 0.95 1.13 1.34 24-Jun 0.85 1.02 1.21 25-Jun 0.87 1.04 1.23 26-Jun 0.81 0.97 1.16 27-Jun 0.75 0.90 1.08 28-Jun 0.74 0.90 1.07

(7)

Angka Reproduksi Efektif (R

t

) Covid-19

KABUPATEN MALANG

• Angka reproduksi efektif dihitung dengan dasar :

• Data onset mulai tanggal 5 Maret 2020 s/d 27 Juni 2020 atau 115 hari

• Kesimpulan :

• Angka Reproduksi efektif pada tanggal 27 Juni 2020

diperoleh : Median : 0.75 ( Lower 0.60 – Upper 0.92)

• Angka ini merupakan perhitungan dari jumlah kasus infektif pereode 14 hari sebelumnya dengan memperhatikan daya infektif masing masing kasus selama 14 hari sebelumnya. • Pola kurva naik turun, terdapat beberapa puncak

• Angka Rt diatas 1 mulai 11 s/d 25 Juni 2020

• Belum dapat dilakukan new normal, belum 14 hari menunjukan angka Rt < 1

• Saran :

• Test, tracing dan tratment tetap diperkuat

• Perkuat Isolasi kasus dan karantina kelompok terpapar. • Perkuat Protokol Covid-19 Promosikan masker, jaga jarak,

cuci tangan dengan sabun air mengalir • Lindungi kelompok rentan

• Hindari timbulnya klaster

Tanggal Lower (0.05) Median Upper (0.95)

14-Jun 1.13 1.42 1.74 15-Jun 1.08 1.34 1.64 16-Jun 0.97 1.20 1.47 17-Jun 0.91 1.13 1.38 18-Jun 0.89 1.10 1.35 19-Jun 1.00 1.22 1.47 20-Jun 0.99 1.21 1.46 21-Jun 0.96 1.18 1.42 22-Jun 0.98 1.19 1.43 23-Jun 0.96 1.16 1.39 24-Jun 0.88 1.07 1.28 25-Jun 0.72 0.89 1.09 26-Jun 0.64 0.80 0.99 27-Jun 0.60 0.75 0.92

(8)

Angka Reproduksi Efektif (R

t

) Covid-19

KOTA BATU

• Angka reproduksi efektif dihitung dengan dasar :

• Data onset mulai tanggal 15 Maret 2020 s/d 24 Juni 2020 atau 102 hari

• Kesimpulan :

• Angka Reproduksi efektif pada tanggal 24 Juni 2020

diperoleh : Median : 1.16 ( Lower 0.65 – Upper 1.89)

• Angka ini merupakan perhitungan dari jumlah kasus infektif pereode 14 hari sebelumnya dengan memperhatikan daya infektif masing masing kasus selama 14 hari sebelumnya. • Pola kurva naik turun, terdapat beberapa puncak

• Angka Rt diatas 1 mulai 5 s/d 8Juni 2020 dan 13 – 24 Juni 2020

• Belum dapat dilakukan new normal, belum 14 hari menunjukan angka Rt < 1

• Saran :

• Test, tracing dan tratment tetap diperkuat

• Perkuat Isolasi kasus dan karantina kelompok terpapar. • Perkuat Protokol Covid-19 Promosikan masker, jaga jarak,

cuci tangan dengan sabun air mengalir • Lindungi kelompok rentan

• Hindari timbulnya klaster

Tanggal Lower (0.05) Median Upper (0.95)

11-Jun 0.22 0.39 0.63 12-Jun 0.25 0.44 0.72 13-Jun 0.36 0.64 1.04 14-Jun 0.54 0.96 1.56 15-Jun 0.95 1.54 2.32 16-Jun 0.94 1.51 2.29 17-Jun 0.92 1.49 2.25 18-Jun 0.87 1.40 2.12 19-Jun 0.75 1.22 1.84 20-Jun 0.80 1.25 1.84 21-Jun 0.77 1.20 1.77 22-Jun 0.88 1.34 1.93 23-Jun 0.80 1.24 1.80 24-Jun 0.59 0.96 1.45

(9)

No Nama Rumah Sakit

Ruang Isolasi Dengan

Ventilator Ruang Isolasi Tanpa Ventilator Ruang Isolasi Biasa Kapasitas Terpakai Siap Isi Kapasitas Terpakai Siap Isi Kapasitas Terpakai Siap Isi

1 RSUD dr. Saiful Anwar 4 4 0 0 0 0 33 33 0

2 RST Soepraoen 0 0 0 9 9 0 10 3 7 3 RS Lavallete 2 1 1 24 24 0 0 0 0 4 RS Panti Waluyo 1 0 1 5 5 0 10 3 7 5 RSUD Kanjuruhan 0 0 0 0 0 0 24 10 14 6 RS Wava Husada 2 2 0 10 10 0 0 0 0 7 RS Prima Husada 0 0 0 2 2 0 4 0 4 8 RS UMM 0 0 0 30 4 26 0 0 0

9 RSI Gondang Legi 0 0 0 0 0 0 4 0 4

10 RSU Karsa Husada 3 1 2 25 25 0 7 0 7

11 RSI Aisyiyah 0 0 0 11 0 11 0 0 0

(10)

SITUASI PENYAKIT COVID-19

HARI KE-46

Rabu, 15 JULI 2020

Jumlah

ODP baru hari ini

Jumlah

PDP baru hari ini

6,19

Insiden Kasus hari ini

(kasus baru per 1 juta penduduk per hari)

10

13

14,86

7

8

1,91

1

3

22,89

2

2

LAP. HARIAN KAB.

MALANG BATUKOTA MALANGKOTA

Insiden Kasus 11 - 13

ODP 0 - 7

(11)

Jumlah tenaga Kesehatan yang terinfeksi (konfirmasi)

Cakupan Imunisasi Dasar lengkap bulan lalu

7,19%

Case Fatality Rate Covid-19

-Jumlah ruang isolasi yang belum terisi pasien

Jumlah Puskesmas melakukan kegaiatan pemantauan

kesehatan Lansia dan atau Prolanis

70

16

7,24%

-52,63%

70

16

5,30%

-7,84%

(12)

PENGENDALIAN PENYAKIT

PENGENDALIAN PENYAKIT

Total tes per 1.000 penduduk

Prosentase kasus baru dari PDP dan ODP

yang baru ditemukan

Prosentase tes positif

( Jumlah Positif / Jumlah tes)

-80,00%

-80,00%

1,56%

-86,67%

Test Swap yang dilaporkan

Kota Malang

64

1 Positif Tes

Kabupaten Malang

-

- Positif Tes

(13)

EKONOMI

EKONOMI

Jumlah

Rumah Tangga yang mendapat bantuan

makanan atau bahan makanan

Jumlah

Rumah Tangga dengan anggota keluarga

yang terkena PHK

-Jumlah

Rumah Tangga yang mendapat bantuan

uang tunai

108

228

Jumlah

Mall dan pasar rakyat yang dibuka

penuh dengan pemantauan Protokol Kesehatan

73

-34

-108

228

39

(14)

SOSIAL

SOSIAL

Jumlah

Warga/Kader terlatih untuk Kampung

Tangguh

Jumlah

Sarana Ibadah yang dipantau Protokol

Kesehatan

600

Jumlah

Kampung Tangguh

-17

418

-5

-177

-17

(15)

PERSONIL

TITIK PANTAU

Melaksanakan insert ke lokasi pelaksanaan operasi pendisiplinan protokol kesehatan bagi warga masyarakat di 3 sektor utama • Perdagangan (pasar modern& tradisional) • Moda transportasi meliputi stasiun,

terminal, pelabuhan dan bandara • Tempat umum lain meliputi tempat

wisata/rekreasi, tempat ibadah, alun alun, dll.

Melaksanakan pendisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan dengan kegiatan

• KIE

• Cek suhu tubuh.

Himbauan cuci tangan pakai sabun Patroli protocol kesehatan

Pengamanan rapid tes.

Edukasi dan mengamankan oknum warga masyarakat yang melanggar protokol kesehatan

Melaksanakan evaluasi dan

pelaporan harian

KAB. MALANG

KOTA BATU

KOTA MALANG

MALANG RAYA

(16)

SOP protokol kesehatan telah diterapkan :

• Karyawan telah menggunakan Masker, mencuci tangan dg sabun di air bersih yg mengalir dan Hand Sanitizer

disiapkan

• Themo gun/pendeteksi suhu tubuh telah dilaks petugas security utk chek pers yang masuk perusahaan/Mallc. • Physical Distancing telah diatur sesuai

protokol kesehatan

SOP Protokol Kesehatan belum tersedia secara maximal memenuhi 3 syarat meliputi tempat cuci tangan, hand sanitizer dan termo gun oleh petugas terminal

• SOP Protokol kesehatan di pasar tradisional masih belum tersedia secara maximal dan terkesan asal-asalan • Management ttg ganjil genap dan ferifikasi pedagang

belum berjalan sesuai harapan

• Kegiatan masyarakat bertahap sudah mulai normal, namun masih ada masyarakat yg mengabaikan penggunaan masker pada saat berbelanja ke pasar Tradisional

• Di pasar pasar Tradisional Fasilitas cuci tangan hanya terkesan menjadi barang hiasan dan sekedar

kelengkapan saja,Hanya pada saat ada kunjungan penegakan disiplin protokol kesehatan baru di manfaatkan.

SOP protokol kesehatan telah diterapkan

• Pengaturan jarak saf jamaah • Penggunaan masker

• Setiap Pintu masuk disediakan tempat cuci tangan/Hand sanitizer

SOP Protokol kesehatan belum dilaksanakan secara maximala :

• Pembeli telah memakai masker dan cuci tangan/ hand sanitizer yang disediakan RM/Resto.

• Tidak ada petugas mendeteksi suhu tubuh/termo gun. • Pemasangan banner himbauan tentang pencegahan

penyebaran Covid-19 kurang ideal

• Masih adanya pelaku Usaha yang kurang mematuhi protokol kesehatan , seperti membiarkan pengunjung tidak pakai masker masuk dan tidak menerapkan Physical Distancing (jaga jarak)

• Banner himbauan tentang SOP protokol kesehatan (pakai masker, cuci tangan/HS dan Physical distancing, OR & makan bergizi) masih kurang

• Tidak ada petugas khusus yg

mengingatkan/memberi tegoran kepada masyarakat pengunjung tempat keramaian.

SOP Protokol Kesehatan telah disiapkan secara maximal menjelang santriwan/wati memasuki tahun

pelajaran (pendaftaran)

SOP Protokol kesehatan di Stasiun telah disiapkan dan dilaksanakan sesuai prosedur namun masih ada pekerja portir dan parkir tdk memakai masker

HAL MENONJOL

(17)

FOTO KEGIATAN

KOTA MALANG

(18)

KAB. MALANG

FOTO KEGIATAN

(19)

FOTO KEGIATAN

KOTA BATU

(20)

1. Sebagian masyarakat masih belum disiplin dalam melaksanakan SOP protokol kesehatan sehingga belum bisa

memutus rantai penyebaran Covid 19

2. Perbup/Perwali belum ditaati/dipatuhi oleh sebagian masyarakat sehingga perlu ada tindakan tegas bagi yg

melanggar protokol kesehatan untuk memberikan efek jera bagi yang lain

3. Fasilitas Cuci Tangan/Hand sinitizer di

Mall dan Pasar Tradisional telah ditambah secara kuantitatif namun

masih ada yg kosong dan tdk berfungsi

4. Pedagang di

Pasar Tradisional,Modern dan PKL harus di upayakan menggunakan Face Shield/Pelindung

Wajah

5. Pembeli dan pedagang di pasar tradisional sebaian besar berusia tua/lansia shg rawan terpapar Covid 19

6. Petugas dan aparat harus telaten, sabar dan humanis dalam mengedukasi masyarakat thd protokol kesehatan

7. Diupayakan adanya rekayasa sosial di pasar tradisional guna mengurangi interaksi orang

8. Perlu di adakan Verifikasi tempat usaha utk menyakinkan protokol kesehatan sdh terpenuhi dan diterapkan

secara maksimal

9. Himbauan tentang pencegahan virus Covid 19 dalam bentuk banner/rekaman suara di titik-titik kerumunan

massa/pintu gapura/gang desa dan lampu merah perlu di galakkan agar warga masyarakat mendapat info

secara terus menerus

10. Adanya image/oponi/statement orang yg tidak bertanggung jawab tentang Covid 19 dijadikan dasar untuk

tidak melaksanakan protokol kesehatan

11. Sebagian masyarakat tidak mengindahkan himbauan pencegahan penyebaran Virus Covid 19

(21)

RAPAT EVALUASI PELAKSANAAN MASA TRANSISI

MENUJU NEW NORMAL LIFE MALANG RAYA

(

Sabtu, tanggal 19 Juni 2020

)

• Bertempat di Ruang Rapat Arjuno Bakorwil III Malang dipimpin oleh Gubernur Jawa

Timur, moderator Sekda Provinsi Jatim, dihadiri oleh Pangdam V Brawijaya, Kapolda

Jatim, Pangdiv 2 Kostrad, Kabakorwil Malang, Ka Biro Hukum Setda. Prov. Jatim, Kadishub

Prov. Jatim, Direktur RSSA, Dirut RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Bupati Malang, Wakil

Walikota Malang, Walikota Batu, dan perwakilan instansi terkait Malang Raya lainnya.

• Rekomendasi tindaklanjut dalam rapat, antara lain:

1. Kondisi Malang Raya masih belum memenuhi syarat untuk menuju new normal.

Kota Batu oranye, Kota Malang oranye, Kab. Malang merah, akan terus dievaluasi

sesuai dinamika masing-masing daerah.

2. Setiap 7 hari akan dievaluasi, sampai daerah tersebut menjadi zona hijau, untuk

dapat dilakukan pelaksanaan new normal.

3. Masih direkomendasikan dilaksanaan pelaksanaan masa transisi, belum bisa

dilaksanakan new normal.

(22)

Gambar

FOTO KEGIATAN
FOTO KEGIATAN
FOTO KEGIATAN

Referensi

Dokumen terkait

Melakukan Turjawali Guna Mengedukasi Masyarakat di wilayah hukum Polsek Balai Karimun terkait Pelaksanaan Protokol Kesehatan untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran

Dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang berpotensi meningkat di lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan

Beberapa usaha dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 pun dilakukan oleh pemerintah di negara-negara di dunia dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran virus

Bagaimana sikap pelaksana kebijakan terhadap implementasi pada kegiatan protokol kesehatan dalam penyebaran covid-19 di Kota Medan4. Apakah pemerintah daerah mendukung penuh

Sehingga dengan Program Kampung Sehat ini dapat mengurangi / memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19, Mengurangi / menyetop berkembangnya Covid 19, Mengurangi angka yg Meninggal

Dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran COVID-19 yang berpotensi meningkat dikarenakan perjalanan/mobiltas orang dalam masa pandemi COVID-19 serta

Berdasarkan data diatas tampak bahwa upaya pengendalian penyebaran virus dan memutus rantai penularan dengan menerapkan protokol kesehatan belum efektif, karena rendahnya pengetahuan

Pelaksanaan tindakan yang dilakukan dalam rangka memutus rantai penyebaran COVID-19 di Universitas Sriwijaya oleh tim Satgas COVID-19 Universitas Sriwijaya adalah mengedukasi dan