Pengumpulan Data
Pengumpulan Data
Learning Outcomes
Learning Outcomes
Pada akhir pertemuan ini, diharapkan
Pada akhir pertemuan ini, diharapkan
mahasiswa akan mampu :
mahasiswa akan mampu :
Menjelaskan tentang metode
Menjelaskan tentang metode
pengumpulan data.
pengumpulan data.
Menguraikan perbedaan
Menguraikan perbedaan
pengumpulan data sekunder dan
pengumpulan data sekunder dan
pengumpulan data primer.
Outline Materi
Outline Materi
Pengumpulan Data Sekunder
Pengumpulan Data Sekunder
Pengumpulan Data Primer
Klasifikasi Data
Klasifikasi Data
(Menurut Dimensi Waktu dan Sumber Data)
(Menurut Dimensi Waktu dan Sumber Data)
Data Menurut Dimensi Waktu :
Data Menurut Dimensi Waktu :
1.
1.
Data Runtut Waktu (Time Series Data) :
Data Runtut Waktu (Time Series Data) : ialah data yang
ialah data yang
secara kronologis disusun menurut waktu pada suatu variabel
secara kronologis disusun menurut waktu pada suatu variabel
tertentu.
tertentu.
2.
2.
Data Silang Tempat (Cross Section Data)
Data Silang Tempat (Cross Section Data) : ialah data yang
: ialah data yang
dikumpulkan pada suatu titik waktu tertentu.
dikumpulkan pada suatu titik waktu tertentu.
3.
3.
Data Pooling
Data Pooling : adalah kombinasi antara data runtut waktu dan
: adalah kombinasi antara data runtut waktu dan
silang tempat.
silang tempat.
Data menurut Sumber :
Data menurut Sumber :
1.
1.
Data Primer (Primary Data) :
Data Primer (Primary Data) : ialah data yang dikumpulkan
ialah data yang dikumpulkan
dari sumber
dari sumber--sumber asli untuk tujuan tertentu melalui
sumber asli untuk tujuan tertentu melalui survei
survei
lapangan dengan menggunakan semua metode pengumpulan
lapangan dengan menggunakan semua metode pengumpulan
data original.
data original.
2.
2.
Data Sekunder (Secondary Data) :
Data Sekunder (Secondary Data) : ialah data yang telah
ialah data yang telah
dikumpulkan oleh lembaga pengumpul data dan dipublikasikan
dikumpulkan oleh lembaga pengumpul data dan dipublikasikan
kepada masyarakat pengguna data.
Pengumpulan Data Sekunder (1)
Pengumpulan Data Sekunder (1)
Kualitas Data :
Kualitas Data : ditentukan oleh : 1) kualitas instrumen penelitian 2) ditentukan oleh : 1) kualitas instrumen penelitian 2) kualitas pengumpulan data.
kualitas pengumpulan data.
Lembaga Pengumpul Data Serkunder
Lembaga Pengumpul Data Serkunder : 1) lembaga pemerintah (BPS, : 1) lembaga pemerintah (BPS, Bank Indonesia, Kantor/Departemen teknis). 2)lembaga non pemerintah Bank Indonesia, Kantor/Departemen teknis). 2)lembaga non pemerintah (Bank Umum, Pasar Modal/Bursa Efek, perusahaan konsultan).
(Bank Umum, Pasar Modal/Bursa Efek, perusahaan konsultan).
Teknologi Penyimpanan Informasi
Teknologi Penyimpanan Informasi : perkembangan teknologi : perkembangan teknologi
informasi memungkinkan penyimpanan data sekunder yang lebih efektif informasi memungkinkan penyimpanan data sekunder yang lebih efektif dan efisien. Penyimpanan data sekunder melalui
dan efisien. Penyimpanan data sekunder melalui mediamedia cetakcetak memerlukan memerlukan
tempat
tempat yang yang sangat banyaksangat banyak dan dan seringkali mengalami dan dan seringkali mengalami kesulitankesulitan dalam dalam
pencarian
pencarian kembali. Penyimpanan data sekunder dewasa ini tidak terbatas kembali. Penyimpanan data sekunder dewasa ini tidak terbatas melalui media cetak saja, melainkan dengan berbagai macam media lain melalui media cetak saja, melainkan dengan berbagai macam media lain seperti :
seperti : microfilm,microfilm, magnetic tape, magnetic disk , hard disk, foppy disk, magnetic tape, magnetic disk , hard disk, foppy disk, optical laser disk, compact disk, Compact Disk Read Only Memory /CD optical laser disk, compact disk, Compact Disk Read Only Memory /CD--ROM, USB Flash Drive.
ROM, USB Flash Drive.
Penggunaan Data Sekunder
Penggunaan Data Sekunder : Ada dua alasan penggunaan data : Ada dua alasan penggunaan data sekunder dalam peenelitian bisnis dan ekonomi : 1)
sekunder dalam peenelitian bisnis dan ekonomi : 1) Efisiensi biayaEfisiensi biaya , biaya , biaya pencarian/pengumpulan data sekunder lebih murah daripada data primer. pencarian/pengumpulan data sekunder lebih murah daripada data primer. 2)
2) Hemat waktuHemat waktu , untuk mencari data sekunder lebih singkat daripada , untuk mencari data sekunder lebih singkat daripada data primer.
Pengumpulan Data Sekunder (2)
Pengumpulan Data Sekunder (2)
Metode Pengumpulan/Pencarian Data Sekunder : Metode Pengumpulan/Pencarian Data Sekunder :
1.
1. Pencarian Data Secara Manual : Pencarian Data Secara Manual : melalui penelusuran data sekunder melalui penelusuran data sekunder secara fisik melalui penggunaan indeks, bibliografi, dan referensi
secara fisik melalui penggunaan indeks, bibliografi, dan referensi putakawaan.
putakawaan.
Lokasi Data Sekunder
Lokasi Data Sekunder : : a.a. data internaldata internal : data sekunder yang sudah : data sekunder yang sudah tersedia di dalam perusahaan ;
tersedia di dalam perusahaan ; b.data eksternalb.data eksternal : data sekunder yang : data sekunder yang berasal dari berbagai institusi di luar perusahaan
berasal dari berbagai institusi di luar perusahaan
2.
2. Pencarian Data Melalui Kontak Langsung Pencarian Data Melalui Kontak Langsung : menggunakan terminal : menggunakan terminal komputer si peneliti secara langsung mencari data yang relevan dari komputer si peneliti secara langsung mencari data yang relevan dari sumber atau distributor data sekunder.
sumber atau distributor data sekunder.
Keuntungan Penggunaan metode ini
Keuntungan Penggunaan metode ini : a) Penghematan waktu, dimana : a) Penghematan waktu, dimana prosedur pencarian data dengan metode ini sangat cepat. b)
prosedur pencarian data dengan metode ini sangat cepat. b) Kecermatan, c) kenaikan relevansi, d) efisiensi biaya
Kecermatan, c) kenaikan relevansi, d) efisiensi biaya
Kriteria Evaluasi Data Sekunder
Kriteria Evaluasi Data Sekunder : a) : a) Ketepatan waktuKetepatan waktu, diperlukan , diperlukan sebagai dasar pengambilan keputusan atau tidak. b)
sebagai dasar pengambilan keputusan atau tidak. b) RelevansiRelevansi, data , data sekunder yang dikumpulkan harus relevan dengan permasalahan yang sekunder yang dikumpulkan harus relevan dengan permasalahan yang dihadapi. c)
dihadapi. c) Akurasi, Akurasi, ketelitian dalam proses pengumpulan data ketelitian dalam proses pengumpulan data sekunder perlu dievaluasi sebelum dipergunakan sebagai dasar sekunder perlu dievaluasi sebelum dipergunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Pengumpulan Data Primer (1)
Pengumpulan Data Primer (1)
Metode
Metode PengumpulanPengumpulan Data Primer (PDP)Data Primer (PDP) : 1) PDP : 1) PDP PasifPasif , 2) PDP , 2) PDP Aktif
Aktif..
1.
1. PDP PDP PasifPasif : : merupakanmerupakan observasiobservasi karakterkarakter, , dengandengan alatalat mekanikmekanik atauatau manual,
manual, daridari elemenelemen--elemenelemen studistudi, , dimanadimana respondenresponden atauatau elemenelemen studi
studi bertindakbertindak pasifpasif. PDP . PDP PasifPasif iniini bermanfaatbermanfaat dalamdalam mendapatkanmendapatkan data
data baikbaik daridari orangorang maupunmaupun daridari elemenelemen studistudi yang lain. yang lain. FokusFokus observasi
observasi meliputimeliputi karakteristikkarakteristik individuindividu, , obyekobyek, , organisasiorganisasi dandan semuasemua jenis
jenis halhal yang yang menarikmenarik perhatianperhatian penelitipeneliti..
2.
2. PDP PDP AktifAktif : : menanyaimenanyai respondenresponden, , baikbaik secarasecara personal personal maupunmaupun tidaktidak. . PDP
PDP aktifaktif iniini menghendakimenghendaki respondenresponden bertindakbertindak aktifaktif berpartisipasiberpartisipasi dalam
dalam prosesproses pengumpulanpengumpulan data.data.
Variasi
Variasi MasingMasing--masingmasing metodemetode dibedakandibedakan dalamdalam tigatiga dimensidimensi ::
1.
1. DerajatDerajat KesamaranKesamaran : : menyembunyikanmenyembunyikan tujuantujuan studistudi daridari respondenresponden karena
karena dikhawatirkandikhawatirkan terjaditerjadi bias.bias.
2.
2. DerajatDerajat StrukturStruktur : : memusatkanmemusatkan perhatianperhatian padapada formalisasiformalisasi prosesproses pengumpulan
pengumpulan data (data (berdasarkanberdasarkan daftardaftar pertanyaanpertanyaan, , baikbaik tertulistertulis maupun
maupun verbal, yang verbal, yang telahtelah disiapkandisiapkan sebelumnyasebelumnya).).
3.
3. MetodeMetode PengumpulanPengumpulan : : memusatkanmemusatkan perhatianperhatian bagaimanabagaimana caracara memperoleh
memperoleh data data daridari unitunit--unit unit analisisanalisis dalamdalam penelitianpenelitian, , baikbaik secarasecara manual
Pengumpulan Data Primer (2)
Pengumpulan Data Primer (2)
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Pengumpulan Data : 1) Wawancara (Interview), 2) Angket : 1) Wawancara (Interview), 2) Angket (Kuesioner), 3) Pengamatan (Observation).
(Kuesioner), 3) Pengamatan (Observation).
Wawancara (Interview) Wawancara (Interview) : :
a.
a. Wawancara PersonalWawancara Personal (Personal Interviewing):(Personal Interviewing): wawancara antara wawancara antara peneliti dengan responden secara langsung (tatap muka) untuk peneliti dengan responden secara langsung (tatap muka) untuk memperoleh informasi/data yang relevan
memperoleh informasi/data yang relevan b.
b. Wawancara TeleponWawancara Telepon (Telephone Interviewing):(Telephone Interviewing): Komunikasi antara Komunikasi antara pewawancara (peneliti) dan responden dengan menggunakan telepon. pewawancara (peneliti) dan responden dengan menggunakan telepon. c.
c. Wawancara Lewat Komputer (Computer Interviewing) :Wawancara Lewat Komputer (Computer Interviewing) : metode PDP metode PDP yang menggunakan proses secara elektronik atau komputer.
yang menggunakan proses secara elektronik atau komputer.
Wawancara Terstruktur vs Wawancara Tak Terstruktur Wawancara Terstruktur vs Wawancara Tak Terstruktur
Wawancara Terstruktur
Wawancara Terstruktur (Structured Interview):(Structured Interview): wawancara wawancara
dengan menggunakan instrumen penelitian berupa daftar pertanyaan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa daftar pertanyaan tertulis dan bahkan alternatif jawabannya pun telah disiapkan.
tertulis dan bahkan alternatif jawabannya pun telah disiapkan.
Wawancara Tak Terstruktur (Unstructured Interview) : Wawancara Tak Terstruktur (Unstructured Interview) :
wawancawa bebas dimana peneliti tidak menggunakan instrumen wawancawa bebas dimana peneliti tidak menggunakan instrumen
penelitian (daftar pertanyaan), kecuali pedoman wawancara (interview penelitian (daftar pertanyaan), kecuali pedoman wawancara (interview guide) berupa garis
Pengumpulan Data Primer (3)
Pengumpulan Data Primer (3)
Faktor
Faktor--Faktor Yang Diperhatikan Dalam Wawancara di Lapangan :Faktor Yang Diperhatikan Dalam Wawancara di Lapangan :
1.
1. Akses :Akses : merupakan kemampuan responden untuk menyampaikan informasi yang merupakan kemampuan responden untuk menyampaikan informasi yang ditanyakan pewawancara. Hal ini berkaitan dengan struktur pertanyaan dan
ditanyakan pewawancara. Hal ini berkaitan dengan struktur pertanyaan dan mudah dipahami responden.
mudah dipahami responden.
2.
2. Kepercayaan / Niat BaikKepercayaan / Niat Baik : pewawancara agar membina hubungan baik dengan : pewawancara agar membina hubungan baik dengan responden yang dilandasi dengan perasaan saling percaya dan niat baik, sehingga responden yang dilandasi dengan perasaan saling percaya dan niat baik, sehingga terwujud situasi wawancara yang menyenangkan bagi responden.
terwujud situasi wawancara yang menyenangkan bagi responden.
3.
3. KeahlianKeahlian : keahlian pewawancara sedemikian rupa sehingga hasil wawancara : keahlian pewawancara sedemikian rupa sehingga hasil wawancara dapat dipercaya, memperoleh legitimasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. dapat dipercaya, memperoleh legitimasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
4.
4. Motivasi RespondenMotivasi Responden : berupa kemauan dan hasrat pihak yang diwawancarai : berupa kemauan dan hasrat pihak yang diwawancarai (interviewee) untuk memberikan informasi yang diminta oleh pewawancara (interviewee) untuk memberikan informasi yang diminta oleh pewawancara (interviewer). Untuk itu
(interviewer). Untuk itu kiatkiat untukuntuk menumbuhkan dan menjaga motivasi menumbuhkan dan menjaga motivasi responden,
responden, antara lainantara lain : a)ciptakan situasi wawancara yang tenang dan tidak : a)ciptakan situasi wawancara yang tenang dan tidak diganggu oleh pihak lain. b) ingat baik
diganggu oleh pihak lain. b) ingat baik--baik nama responden Anda, c) jagalah baik nama responden Anda, c) jagalah netralitas, d) jagalah kerahasiaan, e) dengarkan dengan penuh perhatian dan netralitas, d) jagalah kerahasiaan, e) dengarkan dengan penuh perhatian dan antusias apa yang diucapkan responden, f) jangan menyinggung perasaan antusias apa yang diucapkan responden, f) jangan menyinggung perasaan responden, g) jangan menanyakan lebih rinci isyu
responden, g) jangan menanyakan lebih rinci isyu--isyu yang sensitif, h) Beritahu isyu yang sensitif, h) Beritahu responden bagaimana dan mengapa ia dipilih sebagai responden, i) Ceritakan responden bagaimana dan mengapa ia dipilih sebagai responden, i) Ceritakan mengenai diri dan organisasi Anda serta tujuan penelitian yang sedang dilakukan. mengenai diri dan organisasi Anda serta tujuan penelitian yang sedang dilakukan.
Pengumpulan Data Primer (4)
Pengumpulan Data Primer (4)
Angket
Angket ((KuesionerKuesioner)) ::
merupakan
merupakan teknikteknik pengumpulanpengumpulan data yang data yang efisienefisien bilabila penelitipeneliti tahutahu dengan
dengan pastipasti variabelvariabel yang yang akanakan diukurdiukur dandan tahutahu apaapa yang yang bisabisa diharapkan
diharapkan daridari respondenresponden.. Kuesioner
Kuesioner cocokcocok digunakandigunakan bilabila jumlahjumlah respondenresponden cukupcukup besarbesar dandan tersebar
tersebar didi wilayahwilayah yang yang luasluas.. Kuesioner
Kuesioner dapatdapat berupaberupa pertanyaanpertanyaan//pernyataanpernyataan tertutuptertutup atauatau terbukaterbuka, , dapat
dapat diberikandiberikan kepadakepada respondenresponden secarasecara langsunglangsung atauatau dikirimdikirim melaluimelalui pos,
pos, atauatau internet.internet. Isi
Isi daridari kuesionerkuesioner dapatdapat berupaberupa : 1) : 1) pertanyaanpertanyaan tentangtentang faktafakta yang yang dianggap
dianggap diketahuidiketahui oleholeh respodenrespoden, 2) , 2) pertanyaanpertanyaan tentangtentang pendapatpendapat responden
responden, 3) , 3) pertanyaanpertanyaan tentangtentang persepsipersepsi diridiri, , yaituyaitu caracara respondenresponden menilai
menilai sesuatusesuatu tentangtentang perilakunyaperilakunya sendirisendiri dalamdalam hubungannyahubungannya dengandengan orang
orang lain lain atauatau lingkunganlingkungan.. Cara
Cara mengungkapkanmengungkapkan pertanyaanpertanyaan : 1) : 1) janganjangan gunakangunakan katakata atauatau istilahistilah yang
yang sulitsulit, 2) , 2) janganjangan gunakangunakan pertanyaanpertanyaan yang yang bersifatbersifat terlaluterlalu umumumum, 3) , 3) hindari
hindari pertanyaanpertanyaan yang yang menduamendua ((ambivalenambivalen), 4) ), 4) janganjangan gunakangunakan katakata yang
yang samarsamar--samarsamar artinyaartinya, 5) , 5) hindarihindari pertanyaanpertanyaan yang yang mengandungmengandung sugesti
sugesti, 6) , 6) janganjangan membuatmembuat pertanyaanpertanyaan yang yang memalukanmemalukan respondenresponden, 7) , 7) hindari
Pengumpulan Data Primer (5)
Pengumpulan Data Primer (5)
Pengamatan (Observation) : Pengamatan (Observation) :
Merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung Merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung obyek (elemen) yang diteliti tanpa mengajukan pertanyaan.
obyek (elemen) yang diteliti tanpa mengajukan pertanyaan.
Keuntungan Pengamatan (observasi)
Keuntungan Pengamatan (observasi) :1) dapat dicatat hal:1) dapat dicatat hal--hal perilaku, hal perilaku, pertumbuhan, respons terhadap suatu perlakuan tertentu. 2) dapat memperoleh pertumbuhan, respons terhadap suatu perlakuan tertentu. 2) dapat memperoleh data dari obyek yang diteliti tanpa melakukan komunikasi verbal.
data dari obyek yang diteliti tanpa melakukan komunikasi verbal.
Kelemahan Pengamatan (Observasi)
Kelemahan Pengamatan (Observasi) : 1) kadangkala memerlukan waktu : 1) kadangkala memerlukan waktu menunggu yang lama. 2) pengamatan terhadap suatu fenomena yang lama tidak menunggu yang lama. 2) pengamatan terhadap suatu fenomena yang lama tidak dapat dilakukan secara langsung. 3) ada kegiatan
dapat dilakukan secara langsung. 3) ada kegiatan--kegiatan yang tidak mungkin kegiatan yang tidak mungkin diperoleh datanya melalui pengamatan karena dianggap tabu, sangat rahasia dan diperoleh datanya melalui pengamatan karena dianggap tabu, sangat rahasia dan sebagainya.
sebagainya.
Jenis Observasi : Jenis Observasi :
1. Berdasarkan pengumpulan data :
1. Berdasarkan pengumpulan data : a. Observasi Partisipan a. Observasi Partisipan
(participant 0bservation) : peneliti terlibat langsung dalam aktivitas (participant 0bservation) : peneliti terlibat langsung dalam aktivitas (orang) yang diamati. b. Observasi Non partisipan (non participant (orang) yang diamati. b. Observasi Non partisipan (non participant observation) : peneliti tidak terlibat dalam aktivitas orang
observation) : peneliti tidak terlibat dalam aktivitas orang--orang yang orang yang sedang diamati dan hanya sebagai pengamat independen.
sedang diamati dan hanya sebagai pengamat independen.
2. Berdasarkan instrumen yang digunakan :
2. Berdasarkan instrumen yang digunakan : a. Observasia. Observasi
Terstruktur : observasi yang telah dirancang secara sistematis tentang apa yang Terstruktur : observasi yang telah dirancang secara sistematis tentang apa yang apa yang diamati dan dimana tempatnya. b. Observasi Tidak Terstruktur;
apa yang diamati dan dimana tempatnya. b. Observasi Tidak Terstruktur; observasi yang tidak dipersiapkan secara sistematis tentang apa yang akan observasi yang tidak dipersiapkan secara sistematis tentang apa yang akan diobservasi.