WARTA INDEKS HARGA KONSUMEN KABUPATEN GUNUNGKIDUL
MARET 2019
Kerjasama
DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN GUNUNGKIDUL
dan
BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN GUNUNGKIDUL
Tim Penyusun
Pengarah : Johanes De Britto Priyono Sumarwiyanto
Agus Priyanto
Editor : Sri Rejeki
Andi Wicaksono
Penulis : Tri Haryatun
Pengolah Data : Sri Rejeki Tri Haryatun
Desain Cover : Tri Haryatun
Desain Layout : Tri Haryatun
Desain Infografis : Tri Haryatun
KATA PENGANTAR
Warta Indeks Harga Konsumen Kota Wonosari Bulanan Tahun 2019, merupakan publikasi yang diterbitkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunungkidul. Dalam publikasi ini, secara garis besar memberikan gambaran mengenai fluktuasi harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat di tingkat konsumen atau pedagang eceran tiap bulannya.
Penyusunan indeks harga diperoleh dari hasil kompilasi data pergerakan harga baik periode bulanan maupun mingguan. Monitoring harga mencakup 372 jenis komoditas barang dan jasa yang diperdagangkan di wilayah Kota Wonosari selama tahun 2019. Pemilihan komoditas merujuk pada hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2012 di Kota Yogyakarta, yang selanjutnya digunakan sebagai pedoman tahun dasar 2012=100. Dalam penyajiannya, digunakan pendekatan tujuh jenis kelompok pengeluaran rumah tangga. Sebagai bahan pembanding, juga disajikan komparasi laju indeks harga Kota Wonosari dengan Kota Yogyakarta dan nasional.
Berbagai kritik dan saran yang bersifat konstruktif sangat diharapkan guna pengembangan dan penyempurnaan di masa mendatang. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi disampaikan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga publikasi ini dapat terbit tepat waktu.
Wonosari, April 2019 Kepala Badan Pusat Statistik
Kabupaten Gunungkidul
Drs. Sumarwiyanto
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... v
ABSTRAKSI ... viii
INDEKS HARGA KONSUMEN KOTA WONOSARI ... 1
I. Perkembangan Indeks Harga Konsumen ... 1
II. Perkembangan Indeks Harga Menurut Kelompok Pengeluaran .... 4
2.1. Bahan Makanan ... 4
2.2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau ... 5
2.3. Perumahan, Air, Listrik dan Gas ... 6
2.4. Sandang ... 7
2.5. Kesehatan ... 7
2.6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga ... 8
2.7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan... 8
III. Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Wonosari, Kota Yogyakarta, dan IHK Nasional ... 9
DAFTAR PUSTAKA ...14
Perumahan, air, listrik,
dan gas 0,09
Inflasi Kota Wonosari Bulan April 2019
Bahan makanan 0,66
Sandang 0,13
Inflasi Umum 0,24
Makanan jadi dan minuman
0,29
Kesehatan 0,01
Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga
-0,04
Transport, Komunikasi, dan Jasa Keuangan
0,12
ABSTRAKSI
Pada Bulan Maret 2019 di Kota Wonosari terjadi inflasi sebesar 0,24 persen dengan indeks harga sebesar 134,52 (2012=100). Inflasi ini terjadi utamanya karena naiknya indeks pada kelompok bahan makanan. Dimana hampir seluruh kelomok pengeluaran mengalami kenaikan. Laju inflasi tahun kalender 2019 (IHK bulan Maret 2019 terhadap IHK bulan Desember 2018) sebesar 0,53 persen, dan laju inflasi year on year (IHK bulan Maret 2019 dibandingkan dengan IHK bulan Maret 2018) mencapai 2,43 persen.
Perubahan indeks harga terjadi pada :
1. Kelompok bahan makanan naik 0,66 persen, dipengaruhi oleh naiknya indeks pada subkelompok daging dan hasil-hasilnya, subkelompok telur, susu, dan hasilnya, subkelompok kacang- kacangan, subkelompok bumbu-bumbuan, subkelompok lemak dan minyak dan subkelompok bahan makanan lainnya.
2. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik sebesar 0,29 persen, dipengaruhi oleh naiknya indeks pada subkelompok makanan jadi dan subkelompok minuman yang tidak beralkohol.
3. Kelompok perumahan naik sebesar 0,09 persen, dipengaruhi oleh naiknya indeks seluruh subkelompok dalam kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar ini.
4. Kelompok sandang naik 0,13 persen, dipengaruhi oleh naiknya indeks pada hampir subkelompok sandang. Hanya subkelompok sandang anak-anak yang tidak mengalami perubahan.
5. Kelompok kesehatan naik 0,01 persen, dipengaruhi oleh naiknya indeks pada subkelompok obat-obatan, subkelompok jasa perawatan jasmani.
6. Kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga turun 0,04 persen, dipengaruhi oleh turunnya indeks pada subkelompok perlengkapan/peralatan pendidikan.
7. Kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan naik 0,12 persen, dipengaruhi oleh naiknya indeks pada subkelompok transpor.
INDEKS HARGA KONSUMEN KOTA WONOSARI
I. Perkembangan Indeks Harga Konsumen
Perkembangan harga berbagai komoditas pada Maret 2019 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Gunungkidul pada Maret 2019, di Kota Wonosari terjadi inflasi sebesar 0,24 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 134,20 pada Februari 2019 menjadi 134,52 di bulan Maret 2019. Tingkat inflasi tahun kalender 2019 (Maret 2019 terhadap Desember 2018) sebesar 0,53 persen dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun (Maret 2019 terhadap Maret 2018) sebesar 2,43 persen.
Tabel 1. IHK dan Laju Inflasi Kota Wonosari Bulan Maret 2019 dan Tahun ke Tahun menurut Kelompok Pengeluaran
Kelompok Pengeluaran
IHK (2012=100) Tingkat Inflasi Maret 2019 *)
Tingkat Inflasi Tahun
Kalender 2019**)
Tingkat Inflasi Tahun ke Tahun ***)
Andil Inflasi Maret
2018
Desember 2018
Maret 2019
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
UMUM 131,33 133,81 134,52 0,24 0,53 2,43 0,24
1. Bahan makanan 139,22 141,76 141,96 0,66 0,14 1,97 0,13 2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok, Tbk 134,14 137,55 138,47 0,29 0,67 3,22 0,06 3. Perumahan, Air, Listrik Gas, BB 133,38 135,50 136,86 0,09 1,00 2,61 0,03
4. Sandang 135,50 136,63 137,43 0,13 0,58 1,42 0,01
5. Kesehatan 128,11 130,45 132,07 0,01 1,24 3,09 0,00
6. Pendidikan, Rekreasi, Olahraga 114,91 117,88 118,22 -0,04 0,29 2,89 0,00 7. Transportasi, komunikasi dan
jasa keuangan 122,11 124,10 123,91 0,12 -0,15 1,48 0,02 Keterangan :
*) Persentase perubahan IHK Maret 2019 terhadap bulan IHK bulan sebelumnya
**) Persentase perubahan IHK Maret 2019 terhadap bulan Desember 2018
***) Persentase perubahan IHK Maret 2019 terhadap bulan Maret 2018
Inflasi terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks pada kelompok pengeluaran. Kelompok bahan makanan memiliki kenaikan terbesar dan memberikan andil terbesar juga yaitu naik 0,66 persen dengan andil 0,13 persen. Selanjutnya diikuti dengan kelompok makanan jadi dan minuman tidak beralkohol dengan kenaikan 0,29 persen dengan andil 0,06 persen; kelompok sandang naik 0,13 persen dengan andil 0,01 persen; kelompok transport, komunikasi, dan jasa naik 0,12 persen dengan andil 0,02 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan gas naik 0,09 persen dengan andil 0,03 persen; kelompok kesehatan naik 0,01 persen.
Gambar 1. Inflasi Kalender Kota Wonosari Bulan Maret 2019 Menurut Kelompok Pengeluaran
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang terjadinya inflasi diantaranya: daging ayam ras naik 5,88
0,53
0,14 0,67
1
0,58 1,24
0,29
-0,15 -0,4
-0,2 0 0,2 0,4 0,6 0,8 1 1,2 1,4
0 1 2 3 4 5 6 7
Keterangan :
0 = Umum 4 = Sandang
1 = Bahan makanan 5 = Kesehatan
2 = Makanan jadi, minuman, rokok dan tbk 6 = Pendidikan, rekreasi dan olah raga 3 = Perumahan, air, listrik gas dan bahan bakar 7 = Transport, komunikasi dan jasa keuangan
persen dengan andil 0,06 persen; bawang merah naik 9,77 persen dengan andil 0,05 persen; sate naik 4,17 persen dengan andil 0,03 persen; bawang putih naik 4,05 persen dengan andil 0,02 persen; dan keripik naik 5,56 persen dengan andil 0,01 persen.
Gambar 2. Andil/ Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Wonosari, Maret 2019
Kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga yang turun sebesar 0,04 persen.
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menghambat laju inflasi adalah biskuit turun 20,27 persen dengan andil -0,04 persen; jeruk turun 6,70 persen dengan andil -0.03 persen; ikan keranjang turun 7,14 persen dengan andil -0.01 persen.
0,24
0,13
0,06
0,03 0,01
0 0
0,02 0
0,05 0,1 0,15 0,2 0,25 0,3
0 1 2 3 4 5 6 7
Keterangan :
0 = Umum 4 = Sandang
1 = Bahan makanan 5 = Kesehatan
2 = Makanan jadi, minuman, rokok dan tbk 6 = Pendidikan, rekreasi dan olah raga 3 = Perumahan, air, listrik gas dan bahan bakar 7 = Transport, komunikasi dan jasa keuangan
II. Perkembangan Indeks Harga Menurut Kelompok Pengeluaran
2.1. Bahan Makanan
Pada Maret 2019, kelompok bahan makanan mengalami inflasi/kenaikan angka indeks sebesar 0,66 persen, sehingga besaran angka indeks menjadi 141,96. Angka ini relatif lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang mencapai 141,03 persen .
Dari 11 subkelompok pada kelompok ini, enam subkelompok mengalami inflasi/kenaikan angka indeks. Subkelompok yang mengalami inflasi/kenaikan angka indeks yaitu subkelompok daging dan hasil- hasilnya dan subkelompok bumbu-bumbuan naik sebesar 2,07 persen;
dan 4,17 persen dengan andil yang sama sebesar 0,07 persen. Kemudian subkelompok lemak dan minyak yang naik sebesar 1,46 persen dengan andil 0,07 persen; subkelompok telur, susu, dan hasil-hasilnya naik 0,23 persen dengan andil 0,01 persen. Sedangkan subkelompok kacang- kacangan, dan bahan makanan lainnya naik masing-masing 0,03 persen dan 0,71 persen yang tidak memberikan andil berarti terhadap inflasi pada kelompok bahan makanan.
Sedangkan subkelompok yang mengalami deflasi adalah subkelompok ikan diawetkan turun 3,48 persen dengan andil sebesar - 0,02 persen. Subkelompok ikan segar dan subkelompok buah-buahan mengalami penurunan angka indeks yang sama yaitu sebesar 0,23 persen tanpa memberikan andil dalam inflasi kelompok bahan makanan ini.
Kelompok bahan makanan pada Maret 2019 memberikan andil/sumbangan inflasi sebesar 0,13 persen. Komoditas yang dominan
memberikan andil/sumbangan inflasi diantaranya daging ayam ras naik 5,88 persen dengan andil 0,06 persen; bawang merah naik 9,77 persen dengan andil 0,05 persen; pisang naik 8,45 persen dengan andil 0,03 persen; bawang putih naik 4,05 persen dengan andil 0,02 persen; dan minyak goring naik 2,03 persen dengan andil 0,01 persen.
Pada kelompok bahan makanan, juga terdapat beberapa komoditas yang mengalami penurunan angka indeks, yang memberikan andil/sumbangan dalam menahan laju inflasi pada Maret 2019.
Komoditas yang dominan antara jeruk turun 6,70 persen dengan andil 0,03 persen; ikan keranjang turun 7,14 persen dengan andil 0,02 persen;
melon turun 16,67 persen dengan andil 0,01 persen. Sedangkan lada dan ketumbar masing-masing turun 20,00 persen dan 16,67 persen tanpa memberikan andil yang berarti terhadap laju inflasi bahan makanan.
2.2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau
Pada Maret 2019, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,29 persen dengan angka indeks sebesar 138,47 lebih tinggi dibanding angka indeks pada bulan sebelumnya yang mencapai 138,06. Dari tiga subkelompok pada kelompok ini, yang mengalami inflasi adalah subkelompok makanan jadi naik 0,26 persen; subkelompok minuman tidak beralkohol naik 0,89 persen. Sedangkan tembakau tidak ada perubahan angka indeks.
Komoditas pada kelompok ini yang memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi yaitu sate yang mengalami kenaikan
4,17 persen dengan andil sebesar 0,04 persen. Sedangkan keripik, kue kering berminyak, es campur, teh masing-masing mengalami kenaikan sebesar 5,56 persen; 3,03 persen; 8,33 persen; 3,26 persen dengan andil yang sama sebesar 0,01 persen.
2.3. Perumahan, Air, Listrik dan Gas
Angka Indeks Harga Konsumen kelompok perumahan, air, listrik, dan gas pada Maret 2019 sebesar 136,86 lebih tinggi dari angka indeks bulan lalu yang mencapai 136,73. Kelompok ini mengalami kenaikan angka indeks sebesar 0,09 persen, dengan andil 0,03 persen.
Dari empat subkelompok pada kelompok ini, semua subkelompok mengalami perubahan. Subkelompok biaya tempat tinggal naik 0,07 persen dengan andil 0,01 persen. Subkelompok perlengkapan rumah tangga mengalami inflasi 0,56 persen dengan andil 0,01 persen.
Subkelompok penyelenggaraan rumah tangga mengalami inflasi 0,15 persen dengan andil 0,01 persen. Sedangkan subkelompok bahan bakar, penerangan, dan air naik 0,01 persen tanpa memberikan andil yang berarti terhadap inflasi kelompok perumahan, air, listrik dan gas.
Komoditas pada kelompok ini yang dominan menyebabkan kenaikan angka indeks yaitu kompor yang mengalami kenaikan 2,63 persen; pengharum cucian/pelembut pakaian naik 6,30 persen; asbes naik 5,88 persen; batu naik 2,63 persen; dan kayu lapis naik 1,05 persen.
Beberapa komoditas yang mempengaruhi laju inflasi kelompok perumahan, air, listrik, dan gas ini memiliki andil dibawah 0,01 persen.
2.4. Sandang
Pada Maret 2019, kelompok sandang mengalami inflasi sebesar 0,13 persen dengan angka indeks sebesar 137,43 lebih tinggi dibanding angka indeks pada bulan sebelumnya yang mencapai 137,25. Kelompok ini memberikan andil/sumbangan terhadap inflasi sebesar 0,01 persen.
Pada kelompok ini, subkelompok sandang laki-laki naik 0,13 persen; subkelompok sandang wanita naik 0,03 persen; serta subkelompok barang pribadi dan sandang lainnya naik 0,27 persen.
Komoditas yang mengalami perubahan harga antara lain emas perhiasan, kemeja panjang katun, sepatu, dan tas wanita mengalami kenaikan masing-masing sebesar 0,34 persen; 0,91 persen; 0,27 persen;
dan 0,90 persen dengan andil dibawah 0,01 persen.
2.5. Kesehatan
Pada bulan Maret 2019, kelompok kesehatan mengalami kenaikan angka indeks sebesar 0,01 persen dari 132,05 bulan Februari 2019 menjadi 132,07 di bulan ini. Kelompok kesehatan terdiri dari empat subkelompok, hanya satu subkelompok yang tidak mengalami perubahan angka indeksnya yakni subkelompok jasa kesehatan. Pada subkelompok obat-obatan mengalami kenaikan 0,02 persen.
Subkelompok jasa perawatan dan jasmani naik 0,11 persen. Sedangkan subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika mengalami penurunan angka indeks sebesar 0,01 persen.
Komoditas yang mengalami perubahan antara lain pembersih/penyegar mengalami kenaikan sebesar 3,57 persen; obat
sakit kepala naik 2,78 persen; ongkos keriting/meluruskan rambut naik 1,74 persen dengan masing-masing memberikan andil dibawah 0,01 persen. Sedangkan beberapa komoditas yang mengalami penurunan angka indeks sehingga menghambat laju inflasi kelompok kesehatan antara lain hand body lotion turun 4,63 persen, dan obat gosok turun 0,34 persen dengan andil dibawah 0,01 persen.
2.6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga
Pada bulan Maret 2019, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami deflasi/penurunan angka indeks sebesar 0,04 persen dari angka indeks 118,27 di Februari 2019 menjadi 118,22 di bulan ini. Dari 5 subkelompok yang ada, hanya subkelompok perlengkapan/peralatan pendidikan yang mengalami perubahan yaitu sebesar 0.32 persen.
Komoditas yang mengalami perubahan indeks kelompok ini adalah printer desk jet. Komoditas printer desk jet ini mengalami penurunan angka indeks sebesar 9,30 persen dengan andil dibawah angka -0,01 persen.
2.7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan
Angka Indeks Harga Konsumen kelompok transpor, komunikasi dana jasa keuangan pada Maret 2019 mengalami kenaikan indeks sebesar 0,12 persen menjadi 123,91 dari bulan sebelumnya sebesar 123,77. Subkelompok yang mengalami perubahan angka indeks adalah
subkelompok transport naik 0,19 persen dengan andil 0,02 persen; serta subkelompok sarana dan penunjang transport turun sebesar 0,07 persen. Sedangkan subkelompok komunikasi dan pengiriman; serta subkelompok jasa keuangan tidak ada perubahan.
Komoditas-komoditas pada kelompok ini yang mengalami perubahan adalah sepeda motor naik 0,55 persen dengan andil sebesar 0,01 persen; dan bahan pelumas/oli naik 1,96 persen dengan andil dibawah 0,01 persen. Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan angka indeks adalah ban luar sepeda sebesar 6,98 persen; dan solar sebesar 0,88 persen dengan masing-masing memberikan andil dibawah angka -0,01 persen.
III. Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Wonosari, Kota Yogyakarta, dan IHK Nasional
Inflasi/kenaikan angka indeks di Kota Wonosari (0,24 persen) lebih rendah jika dibandingkan dengan inflasi di Kota Yogyakarta (0,26 persen), tetapi lebih tinggi dari inflasi nasional (0,11 persen). Kelompok bahan makanan merupakan pengeluaran yang mengalami inflasi terbesar di Kota Wonosari dan Kota Yogyakarta. Sedangkan inflasi pada kelompok kesehatan merupakan pengeluaran yang mengalami kenaikan di tingkat nasional. Hanya kelompok pengeluaran pendidikan yang mengalami deflasi tertinggi di Kota Wonosari, sedangkan deflasi di Kota Yogyakarta terjadi pada kelompok pendidikan dan transpor, sedangkan di tingkat Nasional yang mengalami deflasi adalah kelompok bahan makanan.
Tabel 2. Inflasi Kota Wonosari, Kota Yogyakarta dan Nasional menurut Kelompok Pengeluaran, Maret 2019
Kelompok Inflasi
Pengeluaran Wonosari Yogyakarta Nasional
(1) (2) (3) (4)
UMUM 0,24 0,26 0,11
1, Bahan makanan 0,66 0,95 -0,01
2, Makanan Jadi, Minuman, Rokok, Tbk 0,29 0,34 0,21
3, Perumahan 0,09 0,18 0,11
4, Sandang 0,13 0,48 0,23
5, Kesehatan 0,01 0,34 0,24
6, Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga -0,04 -0,01 0,06
7, Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 0,12 -0,43 0,10
Dilihat dari laju inflasi tahun ke tahun, laju inflasi Kota Wonosari (2,43 persen) lebih rendah jika dibandingkan dengan Kota Yogyakarta dan Nasional yang mengalami laju inflasi sebesar 2,61 persen dan 2,48 persen. Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau merupakan kelompok pengeluaran yang memiliki laju inflasi tertinggi di Kota Wonosari dan Nasional. Sedangkan di Kota Yogyakarta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga memiliki laju inflasi tertinggi.
Kelompok sandang merupakan kelompok pengeluaran yang memiliki laju inflasi terendah Kota Wonosari. Sedangkan di Kota Yogyakarta dan Nasional laju inflasi terendah sama-sama terjadi pada kelompok bahan makanan.
Gambar 3. Laju Inflasi Tahun ke Tahun di Kota Wonosari, Kota Yogyakarta dan Nasional menurut Kelompok Pengeluaran Bulan, Maret 2019
Tabel 3. Laju Inflasi Tahun ke Tahun di Kota Wonosari, Kota Yogyakarta dan Nasional menurut Kelompok Pengeluaran, Maret 2019
Kelompok Pengeluaran
Laju Inflasi Tahun ke Tahun Wonosari Yogyakarta Nasional
(1) (2) (3) (4)
UMUM 2,43 2,61 2,48
1. Bahan makanan 1,97 1,41 0,56
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok, Tbk 3,22 3,29 3,58
3. Perumahan 2,61 2,78 2,56
4. Sandang 1,42 3,36 3,33
5. Kesehatan 3,09 2,16 3,11
6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga 2,89 3,42 3,27
7. Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan 1,48 2,55 3,13 0
0,5 1 1,5 2 2,5 3 3,5 4
0 1 2 3 4 5 6 7
Wonosari Yogya Nasional
Keterangan :
0 = Umum 4 = Sandang
1 = Bahan makanan 5 = Kesehatan
2 = Makanan jadi, minuman, rokok dan tbk 6 = Pendidikan, rekreasi dan olah raga 3 = Perumahan, air, listrik gas dan bahan bakar 7 = Transport, komunikasi dan jasa keuangan
Tabel 4
Perubahan IHK Kota Wonosari Bulan Februari dan Maret 2019
IHK Peru
Kode Kelompok / Subkelompok Februari Maret bahan
2019 2019 (%)
1 2 3 4 5
0000 UMUM 134,20 134,52 0,24
10000 BAHAN MAKANAN 141,03 141,96 0,66
10100 Padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 136,56 136,56 0,00
10200 Daging dan hasil-hasilnya 141,32 144,25 2,07
10300 Ikan segar 147,13 146,78 -0,23
10400 Ikan diawetkan 202,33 195,29 -3,48
10500 Telur, susu dan hasilnya 124,27 124,56 0,23
10600 Sayur-sayuran 161,08 161,08 0,00
10700 Kacang-kacangan 121,64 121,68 0,03
10800 Buah-buahan 148,10 147,75 -0,23
10900 Bumbu-bumbuan 164,51 171,36 4,17
11000 Lemak dan minyak 127,07 128,92 1,46
11100 Bahan makanan lainnya 193,73 195,11 0,71
20000 MAKANAN JADI ,MINUMAN, ROKOK &TEMBAKAU 138,06 138,47 0,29
20100 Makanan jadi 136,82 137,18 0,26
20200 Minuman tidak beralkohol 112,42 113,43 0,89
20300 Tembakau dan minuman beralkohol 172,85 172,85 0,00
30000 PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, DAN GAS 136,73 136,86 0,09
30100 Biaya tempat tinggal 124,68 124,77 0,07
30200 Bahan bakar, penerangan dan air 164,08 164,10 0,01
30300 Perlengkapan rumah tangga 147,78 148,61 0,56
30400 Penyelenggaraan rumah tangga 141,69 141,91 0,15
40000 SANDANG 137,25 137,43 0,13
40100 Sandang laki-laki 140,68 140,87 0,13
40200 Sandang wanita 156,32 156,36 0,03
40300 Sandang anak-anak 127,45 127,45 0,00
40400 Barang pribadi dan sandang lainnya 124,71 125,05 0,27
50000 KESEHATAN 132,05 132,07 0,01
50100 Jasa kesehatan 122,26 122,26 0,00
50200 Obat-obatan 131,14 131,17 0,02
50300 Jasa perawatan jasmani 173,74 173,94 0,11
50400 Perawatan jasmani dan kosmetika 139,04 139,02 -0,01
60000 PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAHRAGA 118,27 118,22 -0,04
60100 Jasa pendidikan 109,73 109,73 0,00
60200 Kursus-kursus/pelatihan 87,86 87,86 0,00
60300 Perlengkapan /peralatan pendidikan 128,09 127,68 -0,32
60400 Rekreasi 148,27 148,27 0,00
60500 Olahraga 158,39 158,39 0,00
70000 TRANSPOR, KOMUNIKASI DAN JASA 123,77 123,91 0,12
70100 Transpor 127,80 128,05 0,19
70200 Komunikasi dan pengiriman 99,41 99,41 0,00
70300 Sarana dan penunjang transpor 141,98 141,89 -0,07
70400 Jasa keuangan 118,08 118,08 0,00
Tabel 5
IHK, Inflasi, Andil Inflasi Kota Wonosari Bulan Maret 2019
Kode Kelompok / Subkelompok IHK Inflasi Andil
1 2 3 4 5
0000 UMUM 134,52 0,24 0,24
10000 BAHAN MAKANAN 141,96 0,66 0,13
10100 Padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 136,56 0,00 0,00
10200 Daging dan hasil-hasilnya 144,25 2,07 0,07
10300 Ikan segar 146,78 -0,23 0,00
10400 Ikan diawetkan 195,29 -3,48 -0,02
10500 Telur, susu dan hasilnya 124,56 0,23 0,01
10600 Sayur-sayuran 161,08 0,00 0,00
10700 Kacang-kacangan 121,68 0,03 0,00
10800 Buah-buahan 147,75 -0,23 0,00
10900 Bumbu-bumbuan 171,36 4,17 0,07
11000 Lemak dan minyak 128,92 1,46 0,02
11100 Bahan makanan lainnya 195,11 0,71 0,00
20000 MAKANAN JADI ,MINUMAN, ROKOK &TEMBAKAU 138,47 0,29 0,06
20100 Makanan jadi 137,18 0,26 0,04
20200 Minuman tidak beralkohol 113,43 0,89 0,02
20300 Tembakau dan minuman beralkohol 172,85 0,00 0,00
30000 PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, DAN GAS 136,86 0,09 0,03
30100 Biaya tempat tinggal 124,77 0,07 0,01
30200 Bahan bakar, penerangan dan air 164,10 0,01 0,00
30300 Perlengkapan rumah tangga 148,61 0,56 0,01
30400 Penyelenggaraan rumah tangga 141,91 0,15 0,01
40000 SANDANG 137,43 0,13 0,01
40100 Sandang laki-laki 140,87 0,13 0,00
40200 Sandang wanita 156,36 0,03 0,00
40300 Sandang anak-anak 127,45 0,00 0,00
40400 Barang pribadi dan sandang lainnya 125,05 0,27 0,00
50000 KESEHATAN 132,07 0,01 0,00
50100 Jasa kesehatan 122,26 0,00 0,00
50200 Obat-obatan 131,17 0,02 0,00
50300 Jasa perawatan jasmani 173,94 0,11 0,00
50400 Perawatan jasmani dan kosmetika 139,02 -0,01 0,00
60000 PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAHRAGA 118,22 -0,04 0,00
60100 Jasa pendidikan 109,73 0,00 0,00
60200 Kursus-kursus/pelatihan 87,86 0,00 0,00
60300 Perlengkapan /peralatan pendidikan 127,68 -0,32 0,00
60400 Rekreasi 148,27 0,00 0,00
60500 Olahraga 158,39 0,00 0,00
70000 TRANSPOR, KOMUNIKASI DAN JASA 123,91 0,12 0,02
70100 Transpor 128,05 0,19 0,02
70200 Komunikasi dan pengiriman 99,41 0,00 0,00
70300 Sarana dan penunjang transpor 141,89 -0,07 0,00
70400 Jasa keuangan 118,08 0,00 0,00
00
DAFTAR PUSTAKA
Direktorat Statistik Harga Badan Pusat Statistik, 2014, “Pedoman Penyusunan Diagram Timbang dan Pengolahan Indeks Harga Konsumen, Kabupaten/Kota Non SBH 2012 Tahun 2014”, Jakarta.
BPS Provinsi DIY, 2019, “Berita Resmi Statistik Perkembangan Indeks Harga Konsumen Bulan Maret 2019 No. 20/04/34/Thn.XXI, 1 April 2019 “, Yogyakarta.
https://www.bps.go.id https://yogyakarta.bps.go.id https://freepik.com
Hari Susanto
2019.05.2 2 11:34:10 +07'00'