• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN AKHIR PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LAPORAN AKHIR PENGABDIAN PADA MASYARAKAT"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

(1)

i

LAPORAN AKHIR PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

KKN TEMATIK DESA MEMBANGUN PERIODE II

J U D U L :

PENGUATAN PERAN MASYARAKAT DAN APARAT DESA DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA DI DESA LANGGE KECAMATAN

ANGGREK KABUPATEN GORONTALO UTARA

OLEH :

Dr. Drs. Abd. Rahman Pakaya, M.S.i (NIP. 19581220 1986 031001) Prof. Dr. Hi. Fahrudin Zain Olilingo, SE. M.Si (NIP. 195828101986031003)

Biaya Melalui Dana PNBP UNG, TA 2021

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO TAHUN 2021

(2)
(3)

iii DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN SAMPUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

DAFTAR ISI ... iii

RINGKASAN ... iv

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

a. Latar Belakang ... 1

b. Tujuan ... 2

c. Manfaat Pelaksanaan Program ... 2

BAB II. TARGET DAN LUARAN ... 4

a. Target ... 4

b. Luaran ... 5

BAB III. METODE PELAKSANAAN ... 4

a. Persiapan dan Pembekalan ... 6

b. Uraian Program KKN Tematik Desa Membangun ... 6

c. Rencana Aksi Program ... 7

BAB IV. KELAYAKAN PERUGURAN TINGGI ... 10

BAB V. HASIL YANG DICAPAI ... 11

BAB VI. PENUTUP ... 27

DAFTAR PUSTAKA ... 28 LAMPIRAN

(4)

iv

RINGKASAN

Tujuan kegiatan ini adalah salah satu model mempercepat pembangunan desa yang dikembangkan oleh Universitas Negeri Gorontalo berdasarkan sasaran rencana strategis Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Tahun 2020-2024.

Tujuan program KKN Tematik Desa Membangun adalah berupaya untuk mensinergikan kebutuhan masyarakat dengan kegiatan mahasiswa dalam bentuk kegiatan konkrit guna mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dibangku kuliah secara konseptual dan aplikatif dalam rangka menguatkan kawasan perdesaan menjadi pusat pertumbuhan untuk mewujudkan desa mandiri serta mengurangi jumlah desa tertinggal dengan sub topik kegiatan yang diangkat yakni penguatan peran masyarakat dan aparat desa dalam pengembangan destinasi di Desa Langge Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara. Dipilihnya lokasi ini karena Kabupaten Gorontalo Utara juga merupakan kawasan kerjasama utara-utara yang pembentukkannya difasilitasi oleh Universitas Negeri Gorontalo dengan salah satu program unggulan pengembangan destinasi wisata. Yang mana tujuan pemerintah daerah melalui kerjasama daerah selaras dengan program Kementerian Desa sehingga harapannya tujuan tersebut dapat terwujud. Adapun dosen pelaksana sebanyak dua orang dan dibantu oleh mahasiswa sejumlah 15 orang. Hasil capaian pelaksanaan pengabdian yakni pengembangan destinasi wisata melalui kegiatan sosialisasi manajemen pengelolaan destinasi wisata terlaksana dengan baik, kompetensi masyarakat pengelola destinasi meningkat. Untuk kegiatan penyuluhan pelestarian lingkungan hidup terdapat perubahan sikap dan perilaku masyarakat mengenai pelestarian lingkungan hidup. Kesadaran dan pengetahuan masyarakat meningkat setelah dilaksanakan penyuluhan bila dibandingkan dengan kondisi sebelum pelaksanaan penyuluhan. Untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan juga telah disiapkan bak sampah sebagai tempat penampungan sampah yang nantinya dapat digunakan oleh masyarakat setempat.

Kata Kunci: Destinasi Wisata; Pengembangan; Pelestarian Lingkungan Hidup; Kesadaran Masyarakat

(5)

1 BAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang

Secara spasial setidaknya ada dua pola kemiskinan di Indonesia, (Arif, M., Nugroho, dkk, 2019) yaitu pertama kemiskinan di daerah pedesaan selalu lebih tinggi daripada perkotaan, kedua konsentrasi kemiskinan selama ini selalu berada di Kawasan Timur Indonesia terutama Sulawesi, Maluku. Irian dan Kalimantan, (Andono, A. W., 2011). Upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan sudah cukup banyak misalnya program bantuan pangan berupa makanan beras, bantuan program berupa bantuan bibit, pupuk serta infrastruktur produksi pertanian, perikanan dan peternakan, bantuan UMKM berupa kredit lunak dengan bunga rendah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), Sasmito, C., & Nawangsari, E. R. (2019). Namun demikian persoalan kemiskinan belum dapat dituntaskan bahkan semakin meningkat karena selang dua tahun terakhir dunia diperhadapkan dengan musibah yang besar yaitu Pandemi Corona Virus Desease 2019 atau lebih dikenal dengan Covid 19, Hasibuan, R. P. P. M., & Ashari, A. (2020).

Antisipasi persoalan krusial tersebut terutama di negara-negara berkembang dicanangkan pencapaian sasaran Sustainable Development Goals (SDG’s) yang oleh Kementerian PDTT dituangkan dalam 8 Tipologi Desa dalam Program Desa membangun, yaitu 1). Desa Tanpa kemiskinan dan kelaparan, 2). Desa Ekonomi Tumbuh Merata, 3). Desa Peduli Kesehatan, 4).Desa Peduli Lingkungan, 5). Desa Peduli Pendidikan, 6). Desa Ramah Perempuan, 7). Desa Berjejaring, 8). Desa Tanggap Budaya, Iskandar, A. H. (2020).

Universitas Negeri Gorontalo sebagai salah satu perguruan tinggi di Kawasan Timur Indonesia memiliki peran dalam mencetak calon sarjana tidak saja dibekali dengan pengetahuan teoritik di kampus, namun juga perlu mengetahui dan merasakan kehidupan masyarakat terutama di pedesaan yang masih sarat dengan keterbelakangan, kemiskinan dan derajat kehidupan yang relative dibawah sesuai ukuran SDG’s. Selaras dengan Program Merdeka Belajar yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Nasional, maka implementasi dari penuangan pengetahuan dan pengalaman mahasiswa di lapangan dituangkan juga dalam program Kuliah Kerja Nyata.

(6)

2

Tema KKNT untuk tahun 2021 adalah Kampus Merdeka Untuk Desa: KKNT Desa Membangun demi pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’S). Penentuan tema ini juga didasarkan pada target dan sasaran Kementerian PDTT 2020-2024 yaitu Terwujudnya Perdesaan yang memiliki keunggulan kolaboratif dan Daya Saing Secara berkelanjutan Dalam Mendukung Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian berdasarkan Gorong Royong, Febrianti, I., Rahmi, H., & Novita, N. (2020).

Lokasi KKNT di daerah pedesaan pada beberapa kabupaten di wilayah Kawasan Teluk Tomini dan Maluku serta 3 kabupaten di wilayah utara Sulawesi yang tergabung dalam Badan Kerjasama Utara-Utara. Kesemua daerah tersebut menjadi sasaran pengabdian masyarakat dari UNG sebagaimana Nota Kesepahaman yang sudah ditandatangani antara Rektor UNG dan para bupati setempat. KKNT ini juga diselaraskan dengan Misi kementerian PDTT, yaitu a).

mempercepat pembangunan desa dan perdesaan yang berkelanjutan b). Mengembangkan ekonomi dan investasi di Desa dan Perdesaan, Daerah Tertinggal dan Kawasan Transmigrasi.

b. Tujuan

1. Membantu Masyarakat dan Aparat desa dalam pengembangan daerah wisata agar menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah sesuai arah Sustainable Development Goals (SDG’s)

2. Membangun jiwa kewirausahaan masyarakat pesisir dalam peningkatan ekonomi yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka.

3. Melatih para mahasiswa mengenal lingkungan dalam rangka implementasi ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sehingga muncul dalam jiwanya jiwa kepedulian, kreatifitas dan inovasi dalam pemanfaatan sumberdaya maritim dalam menopang pendapatan keluarga, daerah, bangsa dan negara.

4. Membangun jejaring komunikasi timbal balik antara Universitas Negeri Gorontalo dan masyarakat di Kawasan Utara Sulawesi serta pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo Utara dalam kolaborasi dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

c. Manfaat Pelaksanaan Program

Diharapkan melalui pelaksanaan KKNT di wilayah pengembangan wisata akan tercapai manfaat sebagai berikut:

(7)

3

1. Munculnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengembangan daerah wisata sebagai sumber pendapatan bagi mereka

2. Meningkatnya pengetahuan masyarakat desa dalam mendisain, menata dan mengembangkan daerah wisata menjadi unggulan program pengembangan Desa Membangun.

3. Munculnya kreatifitas dan kepedulian mahasiswa dalam menuangkan idenya dalam pengembangan potensi wisata sesuai kekayaan alam yang kita miliki.

4. Terbangun jejaring antara Universitas Negeri Gorontalo dengan masyarakat di pesisir utara Sulawesi dan pemerintah daerah dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat.

(8)

4 BAB II

TARGET DAN LUARAN a. Target

Kegiatan KKN Tematik Desa Membangun merupakan salah satu model mempercepat pembangunan desa yang dikembangkan oleh Universitas Negeri Gorontalo berdasarkan sasaran rencana strategis Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Tahun 2020-2024. Tujuan program KKN Tematik Desa Membangun adalah berupaya untuk mensinergikan kebutuhan masyarakat dengan kegiatan mahasiswa dalam bentuk kegiatan konkrit guna mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dibangku kuliah secara konseptual dan aplikatif dalam rangka menguatkan kawasan perdesaan menjadi pusat pertumbuhan untuk mewujudkan desa mandiri serta mengurangi jumlah desa tertinggal.

Pada program kegiatan ini akan difokuskan pada penggerakan peran masyarakat dan aparat desa dalam mengembangkan destinasi wisata lokal melalui Bumdes. Adapun indikator capaian produk program KKN Tematik Desa Membangun yang dituju adalah sebagai berikut;

1. Bidang Peningkatan Ekonomi Produktif

- Meningkatnya pengetahuan masyarakat dan aparat desa tentang peningkatan kualitas layanan pramuwisata, potensi wisata dalam mewujudkan kemandirian desa

- Fasilitasi dalam pengembangan Bumdesa sebagai kelembagaan ekonomi di perdesaan - Penataan Pengelolaan Bumdes, (Pengelolaan Keuangan, Manajemen Usaha)

- Pengembangan Kerjasama dan Kemitraan Usaha - Manajemen promosi bidang pariwisata

2. Bidang Sosial Budaya dan Lingkungan

- Optimalnya pengelolaan lingkungan hidup perdesaan (pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan, pengelolaan sampah dan penganan bencana non alam/covid 19) - Meningkatnya nilai-nilai kearifan lokal, gotong royong dan sosial media

3. Bidang Sarana dan Prasarana

- Optimalnya infrastruktur digitalisasi perdesaan sehingga mempermudah dalam melalukan promosi wisata di era industri 4.0

(9)

5 b. Luaran

Luaran dari KKN Tematik Desa Membangun ini berupa inovasi dalam mengembangkan desa wisata Langge melalui program-program yang telah diberikan untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sehingga akan terwujudnya desa pusat pertumbuhan dan mewujudkan desa mandiri. Selain itu, luaran dari pengabdian ini adalah artikel yang akan dipublikasikan dalam bentuk jurnal pengabdian masyarakat serta video yang akan diunggah dan dapat diakses di Chanel Youtube, Publikasi berupa artikel di Media Masa Harian Gorontalo Post.

(10)

6 BAB III

METODE PELAKSANAAN a. Persiapan dan Pembekalan

Mekanisme pelaksanaan kegiatan KKN Tematik Desa Membangun meliputi tahapan berikut ini:

1. Penyiapan lokasi

2. Koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan kegiatan KKN Tematik Desa Membangun

3. Perekrutan mahasiswa peserta KKN Tematik Desa Membangun kerjasama dengan LPPM UNG

4. Pembekalan dan pengasuransian mahasiswa peserta Tematik Desa Membangun

5. Penyiapan alat dan media dalam kegiatan ekonomi produktif, sosial budaya dan lingkungan serta sarana dan prasarana

Materi persiapan dan pembekalan mahasiswa mencakup teori dan praktek beberapa aspek dibawah ini:

1. Fungsi mahasiswa dalam KKN Tematik Desa Membangun dan panduan pelaksanaan KKN UNG

2. Kewirausahaan dan membangun pola pikir masyarakat melalui community development 3. Pengetahuan praktis dalam mengakses permodalan usaha ekonomi produktif

4. Peningkatan peran masyarakat dan aparat desa dalam pengembangan desa wisata 5. Peningkatan pengelolaan bumdesa sebagai kelembagaan ekonomi perdesaan

6. Peningkatan sarana dan prasaran digitalisasi dalam promosi wisata di era industri 4.0 7. Peduli lingkungan melalui kegiatan ekonomi sirkular

b. Uraian Program KKN Tematik Desa Membangun

Lingkup Program Kerja KKNT Kegiatan

Kegiatan mahasiswa yang berkaitan dalam peningkatan ekonomi produktif

1. Mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan aparat desa dalam pengembangan destinasi wisata berkelanjutan

2. Meningkatkan pengetahuan masyarakat dan

(11)

7

aparat desa tentang peningkatan kualitas layanan pramuwisata, potensi wisata dalam mewujudkan kemandirian desa melalui sosialisasi dan pelatihan

3. Fasilitasi dalam pengembangan Bumdesa sebagai kelembagaan ekonomi di perdesaan 4. Penataan Pengelolaan Bumdes, (Pengelolaan

Keuangan, Manajemen Usaha)

5. Pengembangan Kerjasama dan Kemitraan Usaha

6. Manajemen promosi bidang pariwisata Kegiatan mahasiswa meningkatkan

pengelolaan dalam bidang sosial budaya dan lingkungan

1. Optimalnya pengelolaan lingkungan hidup perdesaan (pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan, pengelolaan sampah dan penganan bencana non alam/covid 19) 2. Meningkatnya nilai-nilai kearifan lokal, gotong

royong dan sosial media Kegiatan mahasiswa dalam

peningkatan akses sarana dan prasarana dalam menunjang program pengembangan pariwisata

1. Mahasiswa melakukan pendataan mengenai kebutuhan sarana dan prasarana dalam meningkatkan pengembangan wisata

2. Optimalkan infrastruktur digitalisasi perdesaan sehingga mempermudah dalam melalukan promosi wisata di era industri 4.0

c. Rencana Aksi Program

Pekerjaan yang dilakukan oleh mahasiswa dihitung dengan menggunakan Jam Kerja Efektif Mahasiswa (JKEM) dalam sebulan. Uraian tabel dalam bentuk program dan jumlah mahasiswa pelaksanaannya adalah :

(12)

8 No

Nama

Pekerjaan Program Vol Satuan Total Jumlah

Mahasiswa

1

Peningkatan Ekonomi Produktif

Indentifikasi Faktor penghambat

pengembangan pariwisata

3 Hari JKEM x Hari

18 Jam

15 orang mahasiswa Peningkatan

Pengetahuan

Masyarakat dan aparat desa tentang pentingnya

pengembangan potensi desa

2 Hari JKEM x Hari

12 Jam

Sosialisasi Pengelolaan

Bumdesa sebagai lembaga ekonomi desa

2 Hari JKEM x Hari

12 Jam

Bimtek

Pengembangan SDM Pramuwisata

3 Hari JKEM x Hari

18 Jam

Pelatihan Manajemen Pengelolaan Bumdesa

3 Hari JKEM x Hari

18 Jam

Pengembangan

Destinasi Wisata 25 Hari JKEM x Hari

150 Jam

(13)

9 2

Peduli Sosial Budaya dan Lingkungan

pengelolaan sumber daya alam

berwawasan lingkungan,

pengelolaan sampah dan penganan bencana non alam/covid 19

10 Hari JKEM x Hari

60 Jam

3

Peningkatan sarana dan Prasarana

infrastruktur digitalisasi

perdesaan sehingga mempermudah dalam melalukan promosi wisata di era industri 4.0

12 Hari JKEM x Hari

72 Jam

Total Volume Kegiatan 60 Hari JKEM x Hari

360

Jam 15 orang

(14)

10 BAB IV

KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI

Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan kewajiban dari para Dosen yang di atur dalam tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selang beberapa tahun terakhir LPM Universitas Negeri Gorontalo antara lain program pengabdian yang diselenggarakan Litibmas Dikti, Kuliah Kerja Profesi, KKN Pengabdian. Kesemuanya secara rutin diikuti Dosen baik pemula maupun Dosen yang sudah berpengalaman. Universitas Negeri Gorontalo sebagai Universitas Negeri tertua di Provinsi Gorontalo memiliki kewajiban baik secara akademik maupun secara moral.

Lembaga yang membawahi dan berwenang melaksanakan penelitian adalah Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPM). Lembaga ini menjalankan tugas dalam bidang pengabdian pada masyarakat dengan melibatkan seluruh Fakultas yang ada.

Hasil tema KKN pengabdian yang dicapai oleh LPM UNG dalam jangka panjang untuk suatu seri program KKN dengan prioritas utama yang dilakukan adalah menghilirisasi penelitian untuk mendorong tumbuhnya industri yang kuat dan memilki daya saing, agar produk dalam negeri menjadi tuan di rumahnya sendiri, dan mendorong perekonomian Negara dan masyarakat supaya meningkat. Selain itu output dari implementasi hasil riset melalui pengabdian dapat menerapakan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat, tidak merusak lingkungan, dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup.

Upaya ini merupakan embrio dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan kini dan di masa yang akan datang. Selain itu juga melalui program KKN pengabdian ini akan memberi kontribusi bagi peningkatan indeks pembangunan sumber daya manusia. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan penghasilan masyarakat desa. Peningkatan indeks pembangunan manusia ini juga didukung dengan pendampingan mahasiswa bagi terwujudnya implementasi hasil penelitian dengan pemanfaatan sains dan teknologi serta konsep wirausaha.

(15)

11 BAB V

HASIL YANG DICAPAI

A. Profil Dan Lokasi Pengabdian

Desa Langge Kecamatan Anggrek dibentuk atau dimekarkan tahun 2011 dengan dasar hukum pembentukan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. Secara administrasi Desa Anggrek memiliki batas wilayah sebagai berikut;

a. Sebelah Utara : Berbatasan Dengan Laut Sulawesi b. Sebelah Selatan : Berbatasan Dengan Desa Tolongio c. Sebelah Barat : Berbatasan Dengan Desa Ilodulunga d. Sebelah Timur : Berbatasan Dengan Desa Tutuwoto

Gambar 5.1 Lokasi Pengabdian Masyarakat

Desa Langge memiliki luas sebesar 543,5 Hektare dan masuk pada kategori berkembang dengan komoditas unggulan desa ini adalah jagung. Adapun jarak desa ke kantor kecamatan berjarak sekitar 15 kilometer. Sedangkan jarak ke ibu kota provinsi berjarak sekitar 74 kilometer.

Desa langge berpenduduk sebanyak 619 jiwa, jumlah penduduk laki-laki adalah sekitar 331 jiwa dan jumlah penduduk perempuan sebanyak 288 jiwa. Desa Langge memiliki Bumdes sebanyak 1

(16)

12

(satu) Bumdes yang dikelola oleh masyarakat setempat. Dengan modal dasar yang dikelola adalah sebanyak Rp. 50.000.000 dan saat ini Bumdes Desa Langge mengelola anggaran untuk pengembangan usaha sejumlah Rp. 110.000.000.

Desa Langge juga memiliki potensi destinasi wisata. Hutan mangrove yang dimiliki oleh desa tersebut menjadi salah satu daya tarik dan jika dikelola dengan baik dapat menambah pendapatan asli daerah melalui pengembangan destinasi wisata desa. Oleh karena itu, pengabdi tertarik untuk melakukan pengabdian di Desa Langge untuk bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk mengembangkan destinasi wisata di Desa Langge.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Langge Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara selama dua bulan yang melibatkan mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo sebanyak 15 orang bersinergi dengan masyarakat setempat. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Langge selama dua bulan dengan tema desa membangun, namun kegiatan utama pada pengabdian tersebut adalah penyuluhan kesadaran lingkungan masyarakat melalui pelestarian lingkungan hidup. Selain penyuluhan di Desa Langge juga dibangun beberapa tempat penampungan sampah berupa bak sampah yang nantinya dapat berfungsi untuk menampung sampah rumah tangga maupun sampah lainnya sehingga kebersihan lingkungan dapat terjaga dengan baik.

B. Observasi dan Identifikasi Permasalahan Pengembangan Destinasi Wisata

Gambar 5.2 Persiapan Observasi Lapangan

(17)

13

Pelaksanaan observasi yang sekaligus dilakukan identifikasi permasalahan pengembangan destinasi wisata setelah mahasiswa KKS 2 hari berada dilokasi pengabdian. Kegiatan observasi dilakukan dengan metode pengamatan langsung ke lokasi atau ke destinasi yang akan dikembangkan serta melakukan wawancara singkat kepada masyarakat yang berada di seputaran obyek wisata. Adapun beberapa permasalahan yang ditemui di lapangan setelah dilakukan pengamatan dan wawancara yaitu lingkungan tidak terjaga dengan baik, banyak sampah berserakan dimana-mana. Untuk itu, tim pengabdi akan membuatkan bak sampah di beberapa titik lokasi strategis untuk mengurangi sampah berserakan dan menjaga lingkungan tetap bersih.

Untuk pengembangan destinasi wisata di Desa Langge membutuhkan keseriusan dari masyarakat serta pemerintah desa dalam menjaga dan mengelola destinasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Desa Langge.

C. Sosialisasi Manajemen Pengembangan Destinasi Wisata

Gambar 5.3 Sosialisasi Manajemen Pengembangan Destinasi Wisata

Kegiatan Sosialisasi manajemen pengembangan destinasi wisata di laksanakan pada tanggal 29 September 2021 dengan materi terkait manajemen pengelolaan destinasi wisata, keuangan serta meningkatkan pengunjung wisata melalui strategi promosi. Adapun pemateri yang dihadirkan pada kegiatan tersebut adalah Bapak Prof. Dr. Fachrudin Zain Olilingo,

(18)

14

SE.,M.Si dan Dr. Abdul Rahman Pakaya, M.Si. Beberapa kegiatan inti ini dilaksanakan secara bersamaan karena materi dalam kegiatan ini saling berkaitan satu sama lain. Adapun sasaran dalam kegiatan ini yaitu masyarakat Desa Langge. Capaian yang diharapkan mahasiswa terhadap keberhasilan program ini yaitu adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya meningkatkan dan mengembangkan destinasi dalam hal pengelolaan destinasi wisata.

D. Media Promosi Destinasi Wisata

Gambar 5.4 Fanspage Desa Langge

Di era serba digital seperti sekarang ini bukan sesuatu hal yang sangat sulit dan membutuhkan biaya yang cukup besar dalam melakukan promosi. Dengan memanfaatkan media sosial yang hampir sebagian besar masyarakat menggunakan baik kalangan muda maupun tua bahkan anak-anak sudah tidak asing lagi yang namanya aplikasi yang bernama facebook. Dengan memanfaatkan aplikasi tersebut tim pengabdi bersama masyarakat merancang media khusus untuk melakukan promosi baik destinasi wisata

(19)

15

maupun kondisi lingkungan Desa Langge dengan akses yang tidak terbatas dan dijangkau oleh seluruh masyarakat Gorontalo maupun luar Gorontalo.

E. Kegiatan Kesenian dan Olahraga

Gambar 5.5 Kesenian dan Olah Raga

Mahasiswa KKN Tematik Desa Membangun juga melaksanakan kegiatan kesenian dan olah raga yang dilaksanakan selama kegiatan pengabdian untuk melatih

(20)

16

keberanian dan mental anak-anak di Desa Langge. Untuk kegiatan olah raga yang dilaksanakan adalah bola putri dan bola putra, serta permainan volly ball. Sedangkan untuk kegiatan kesenian terdiri dari kontes kacamata anak-anak, ajak busana dan kontes vokalia berupa menyanyi. Kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat Desa Langge khususnya anakanak untuk kegiatan seni, dan remaja untuk kegiatan olahraga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kerjasama mahasiswa KKN dengan karang taruna serta aparat desa. Dari kegiatan ini, diharapkan silaturahmi antar masyarakat, mahasiswa KKN dan karang taruna dapat terjalin dengan baik, bukan hanya sebatas kegiatan seni dan olahraga, tetapi juga seterusnya.

F. Kegiatan Penyuluhan Pelestarian Lingkungan Melalui Kesadaran Masyarakat

Gambar 5.6 Kegiatan Penyuluhan

Penduduk Gorontalo saat ini sangat berkembang pesat. Lajunya pertumbuhan penduduk setiap tahunnya dengan lahan atau lokasi yang terbatas membuat tingkat kepadatan makin tinggi.

Seiring dengan hal tersebut banyak permasalahan-permasalahan terjadi seperti kerusakan pada lingkungan akibat dari tindakan manusia yang kurang sadar akan pentingnya menjaga alam, (Marfai, 2019). Hal ini juga karena dipengaruhi oleh pola hidup yang konsumtif yang hanya mementingkan kebutuhan individu, (Ngafifi, 2014).

(21)

17

Kerusakan lingkungan juga terjadi karena pemanfaatan lahan dengan mengeksplorasi secara berlebihan membuat hutan menjadi gundul. Kerusakan tersebut dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti penebangan hutan secara liar, pembakaran hutan untuk perkebunan dan lain sebagainya, (Harahap, 2015). Sehingga polusi udara semakin meningkat. Selain itu, ketika hujan turun akan terjadi banjir karena sudah tidak ada lagi pepohonan yang dapat menahan rembesan air hujan. Apabila hal ini dibiarkan begitu saja tanpa adanya konservasi hutan yang berkelanjutan maka dapat dipastikan lingkungan hidup akan semakin memburuk, (Zuhriyah et al., 2021).

Selain itu tuntutan hidup yang tinggi membuat manusia tidak berfikir panjang dalam mengelola sumber daya alam secara ekstrim. Faktor lain yang menyebabkan kerusakan lingkungan akibat ulah manusia adalah tingkat pendidikan serta kebutuhan sehari-hari apalagi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah, (Fahlevi, 2019). Mereka hanya berfikir untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan mempertahankan hidup tanpa memikirkan tentang kelestarian lingkungan. Sejauh ini kondisi lingkungan menjadi sesuatu hal yang tidak pernah habis untuk dikaji karena semakin bertambahnya jumlah penduduk permasalahan tentang lingkungan akan selalu ada. Semakin bertambah jumlah penduduk degradasi lingkungan akan semakin tinggi seperti terdapatnya permukiman yang kumuh, masalah sanitasi, adanya sampah yang tidak terkelola dengan baik, serta tercemarnya lingkungan oleh adanya limbah industri.

Desa Langge adalah salah satu desa yang ada di Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara merupakan salah satu desa yang memiliki hutan mangrove sebagai daya tarik wisata, (Baruadi, 2019). Sebagai daerah penggerak wisata yang digencarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo Utara pelestarian lingkungan sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan hidup tetap lestari dan asri.

Namun fakta di lapangan saat ini lingkungan hidup di Desa Langge semakin memburuk.

Bahkan hutan-hutan di pegunungan sudah gundul. Masyarakat mengalihkan fungsi gunung yang penuh dengan pepohonan untuk berkebun jagung.

Gambar 5.7 Kondisi Desa Langge

(22)

18

Berdasarkan penuturan masyarakat setempat sekitar tahun 1960 sampai tahun 1975 Desa Langge termasuk desa yang sebagian besar masih dipenuhi pepohonan atau bisa dikatakan kawasan hutan. Namun kini suasana tersebut hanya tinggal cerita yang dapat diceritakan ke anak cucu. Pengaruh perkembangan zaman serta arus teknologi yang pesat mengubah wajah Desa Langge menjadi desa yang gersang dan panas seperti yang ditunjukkan pada gambar 5.7. Terjadi eksploitasi hutan berlebihan yang bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat akan tetapi lebih kepada kepentingan dan keuntungan individu maupun kelompok semata.

Untuk mengatasi buruknya kualitas lingkungan hidup sesuai dengan permasalahan diatas perlu kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup adalah melalui pendidikan. Dengan mendapatkan pendidikan masyarakat akan menjadi manusia yang memiliki wawasan lingkungan. Sehingga masyarakat akan lebih mengupayakan meminimalisir sikap dan perilaku yang dapat merusak lingkungan alam, (Khoiri & Peterianus, 2021). Selain itu menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang peduli lingkungan dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan, (Isthofiyani et al., 2016). Peduli lingkungan tidak hanya sebatas mencegah perilaku masyarakat membuang sampah sembarangan. Akan tetapi lebih dari pada itu misalnya seperti menjaga alam melalui penghijauan kembali atau reboisasi serta mempertahankan dan meningkatkan kepedulian lingkungan sosial, fisik maupun biologis. Dengan pemberian penyuluhan dan pelatihan diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak buruk akibat rusaknya lingkungan hidup serta memberikan pelatihan memanfaatkan sampah menjadi produk yang bermanfaat sehingga tidak merusak lingkungan.

Oleh karena itu perlu gerakan dari mitra yakni perguruan tinggi yang bersinergi dengan masyarakat sebagai upaya nyata menumbuhkan kesadaran masyarakat peduli lingkungan.

Dimana program ini menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat setempat agar tercipta kemandirian dan keberlanjutan program pelestarian lingkungan. Upaya mewujudkan nuansa desa yang ramah lingkungan kerjasama pemerintah desa dengan melibatkan mahasiswa KKN Tematik dan masyarakat, dicetuskan inisiatif pelestarian lingkungan melalui kegiatan penyuluhan sadar lingkungan dengan menghadirkan tenaga penyuluh dari dinas terkait ditingkat kabupaten dan perguruan tinggi tentang perlunya melestarikan lingkungan hidup. Dengan tujuan memberikan pengetahuan dan motivasi bagi masyarakat Desa Langge tentang pelestarian lingkungan hidup

(23)

19

serta menanamkan kepekaan, rasa kepedulian, masyarakat Desa Langge Kabupaten Gorontalo Utara pada upaya pelestarian lingkungan hidup.

Dengan mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan masyarakat beserta aparat pemerintahan desa memahami pentingnya hidup bersih sehingga dapat meningkatkan pelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas hidupnya. Pelaksanaan penyuluhan diawali oleh sambutan dari ketua tim pengabdian kepada masyarakat kuliah kerja nyata tematik desa membangun Universitas Negeri Gorontalo Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Abdul Rahman Pakaya, M.Si dan dibuka oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo Utara.

Sebelum kegiatan tersebut resmi dibuka, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gorontalo Utara menghimbau agar masyarakat Gorontalo Utara khususnya di Desa Langge sadar lingkungandan ikut andil dalam melestarikan lingkungan. Bencana banjir maupun longsor yang sering terjadi di Kabupaten Gorontalo Utara utamanya disebabkan karena lahan-lahan dengan kemiringan 60% sudah sebagian besar dibuka sebagai lahan perkebunan. Sehingga ketika turun hujan bencana banjir tidak dapat terelakkan sebab sudah tidak ada lagi pepohonan yang dapat menahan air hujan. Olehnya dengan adanya upaya sadar lingkungan diharapkan pada lahan dengan kemiringan 60% dapat ditanami pepohonan. Tindakan nyata tersebut selain mencegah bencana banjir, masyarakat juga ikut menjaga ekosistem lingkungan sekitar. Kemudian kegiatan penyuluhan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh tim pengabdian serta narasumber yang telah diundang. Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi.

(24)

20

Gambar 5.8 Penyuluhan Door to Door Mahasiswa

Selain melalui forum diskusi penyuluhan pelestarian lingkungan hidup melalui kesadaran masyarakat juga dilaksanakan dengan metode door to door oleh mahasiswa. Sekaligus disisipkan dengan kegiatan program tambahan pengabdian mahasiswa yakni pendataan potensi pengembangan destinasi wisata mangrove. Penyuluhan yang diberikan oleh mahasiswa pada metode door to door yakni berupa saran atau masukkan tentang menjaga lingkungan sebagai upaya mencegah bencana banjir serta menjaga kualitas lingkungan hidup sekitar. Sadar dalam melestarikan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan yang nantinya akan disediakan bak sampah. Memilih dan memilah sampah menurut jenisnya. Sehingga bak sampah yang disediakan oleh mahasiswa di berbagai titik lokasi dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Dengan demikian, masyarakat dapat terhindar dari bahaya penyakit serta bahaya banjir.

G. Survei Kesadaran dan Pengetahuan Masyarakat

Survei yang dilakukan ini berfungsi untuk mengukur sejauh mana pemahaman masyarakat Desa Langge Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara mengenai pelestarian lingkungan hidup. Survei ini dibuat secara sederhana dengan dibantu angket/kuesioner yang nantinya di isi oleh masyarakat setempat atau peserta penyuluhan. Survei yang pertama dilaksanakan atau disebarkan sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan dan survei yang kedua dibagikan ketika peserta telah menerima materi penyuluhan. Hal ini dilakukan untuk melihat perbandingan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang pelestarian lingkungan hidup antara sebelum dan sesudah penyuluhan.

(25)

21

Berdasarkan gambar (5.8) survei sebelum penyuluhan dapat dilihat bahwa grafik yang menunjukkan jawaban “tidak”, baik pada kesadaran maupun tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan hidup di Desa Langge sangat signifikan bila dibanding dengan jawaban “ya”. Tingkat kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan sebelum dilakukan penyuluhan masih rendah yakni sebanyak 83% atau sekitar 25 peserta yang menjawab tingkat kesadaran rendah dalam pelestarian lingkungan dan sekitar 5 peserta menjawab “ya”. Artinya hanya 17% peserta yang memiliki kesadaran dalam pelestarian lingkungan hidup.

Gambar 5.9 Survei Sebelum Penyuluhan

Namun untuk pelaksanaan atau implementasi dalam tindakan masih sangat kurang. Hal ini disebabkan karena lingkungan dan kondisi dimana masyarakat masih minim sikap dan perilaku dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Sedangkan survei tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan hidup juga masih sangat rendah. Hanya sekitar 23 persen peserta memiliki pengetahuan tentang pelestarian lingkungan hidup yang bermanfaat bila dilaksanakan.

(26)

22

Gambar 5.10 Survei Sesudah Penyuluhan

Akan tetapi setelah dilakukan penyuluhan kondisi seperti pada gambar (5.9) telah mengalami perubahan, tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap pelestarian lingkungan semakin tinggi yang ditunjukkan oleh gambar (5.10). Nilai angket yang disebarkan rata-rata para peserta penyuluhan yang menjawab “ya” diatas 90 persen dari 30 peserta penyuluhan. Dengan adanya penyuluhan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat mengenai pelestarian lingkungan. Tumbuhnya kesadaran masyarakat dan juga masyarakat memiliki pengetahuan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Masyarakat menjadi lebih memahami yang mana sikap dan perilaku yang dapat merusak lingkungan. Melakukan reboisasi untuk menjaga ekosistem serta mengelola dan membuang sampah pada tempatnya.

H. Kerja Bakti

Gambar 5.11 Kerja Bakti Masyarakat

(27)

23

Setelah dilaksanakan penyuluhan masyarakat bersama mahasiswa KKN Tematik Desa membangun melakukan kerja bakti gotong royong untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih desa. Masyarakat turut andil dalam menjaga lingkungan sekitar. Dari kegiatan kerja bakti ini, diharapkan masyarakat sekitar untuk lebih peka terhadap kebersihan lingkungan. Mahasiswa diharapkan mampu untuk merangsang masyarakat untuk senantiasa membersihkan lingkungan sekitar mereka. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dan bantuan dari karang taruna Desa Langge, juga aparat dan pemerintah desa

I. Penyediaan Bak Sampah

Sebagai aksi nyata kegiatan pengabdian masyarakat kuliah kerja nyata tematik desa membangun Universitas Negeri Gorontalo tim pengabdian menyediakan bak sampah sebagai implementasi salah satu tindakan pelestarian lingkungan. Bak sampah ini nantinya dapat difungsikan sebagai sarana akhir penampungan sampah. Setelah sampah-sampah yang dihasilkan oleh masyarakat dipilih dan dipilah menurut jenisnya dan diharapkan dapat didaur ulang menjadi produk yang lebih bermanfaat sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

Proses Pemasangan Batu sebagai dasar dari Bak Sampah yang dibangun oleh mahasiswa bersama karang taruna

Mahasiswa bersama karang taruna beserta masyarakat bahu membahu membuat campuran untuk Bak Sampah

(28)

24

Pemasangan batako untuk dinding bak sampah yang dibantu oleh masyarakat setempat.

Gambar 5.12 Peresmian Bak Sampah

Menurut (Nugroho, 2013) terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengurai dampak negatif sampah, yakni sebagai berikut;

1. Metode penumpukan, metode ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menumpuk sampah-sampah khususnya sampah organik sampai membusuk dan terurai sehingga hasil akhirnya menjadi kompos.

2. Pembakaran, penguraian sampah dilakukan dengan cara membakar sampah yang dihasilkan oleh manusia, alam dan lain sebagainya. Namun metode pembakaran ini kurang efektif untuk dilaksanakan sebab disatu sisi dapat menimbulkan efek negatif berupa polusi udara.

(29)

25

3. Metode Biopori, metode yang dianjurkan untuk dilakukan oleh masyarakat. Adapun cara penerapannya adalah dengan cara membuat lubang-lubang ditanah pekarangan atau halaman rumah sebagai sarana penampung sampah hingga membusuk dan terurai yang nantinya dapat digunakan sebagai media kompos.

4. Pengomposan, metode ini sangat berdampak positif apabila dapat dilaksanakan oleh masyarakat. Yang artinya sampah-sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga diuraikan dengan berbagai cara sampai menghasilkan produk kompos untuk dapat digunakan kembali sebagai media penyubur tanaman.

Olehnya masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kembali sampah yang dihasilkan untuk produk yang bermanfaat sebelum berakhir di penampungan sampah. Pembangunan bak sampah di Desa Langge Kecamatan Anggrek merupakan hasil kerjasama masyarakat dengan mahasiswa. Bak sampah yang berukuran kurang lebih 2 meter kali 1,5 meter tersebut dibagi atas 2 (dua) yakni sampah organik dan sampah anorganik. Sebagai akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ditutup dengan acara penyerahan bak sampah kepada masyarakat setempat secara simbolik yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo Utara.

J. Hambatan atau Permasalahan Yang Di Hadapi Dalam Pelaksanaan Program Kerja Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Langge Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara terdapat beberapa hambatan atau kendali yang dihadapi oleh tim pengabdi bersama mahasiswa KKN yakni dalam pengembangan destinasi wisata di desa setempat masih minim. Hal ini disebabkan karena kurangnya anggaran pemerintah desa untuk melakukan pembenahan fasilitas infrastruktur penunjang dalam meningkatkan performa obyek wisata Desa Langge. Selain itu perhatian pemerintah kabupaten masih minim, terlihat sampai sejauh ini sikap pemerintah kabupaten belum mengucurkan anggaran penuh untuk melakukan pembenahan infrastruktur maupun obyek wisata itu sendiri.

Untuk pelaksanaan program tambahan yakni berupa pelestarian lingkungan hidup sebagai upaya pencegahan terjadinya bencana banjir dengan upaya penanaman pepohonan di atas gunung dengan ketinggian 60% masih belum terealisasi. Sebab masyarakat lebih senang memanfaatkan lahan tersebut untuk ditanami jagung. Mengingat komoditi unggulan desa tersebut adalah jagung.

(30)

26 H. Pemecahan Masalah

Solusi yang dapat ditawarkan terkait dengan pemecahan masalah yang dihadapi adalah membangun jejaring dalam pengelolaan destinasi wisata desa setempat. Menumbuhkan rasa memiliki antar masyarakat, sehingga masyarakat dengan aparat desa dapat bersinergi untuk bekerjasama dalam pengembangan destinasi wisata di desa tersebut melalui program bumdes.

Sementara untuk pelestarian lingkungan hidup pemerintah desa melalui wewenang dan tanggungjawabnya dapat membuat suatu peraturan yang mengikat dan disepakati oleh masyarakat dalam hal menjaga sikap dan perilaku melestarikan lingkungan hidup di Desa Langge.

(31)

27 BAB VI PENUTUP

A. Kesimpulan

Kegiatan pengabdian masyarakat kuliah kerja nyata tematik desa membangun yang digagas oleh Universitas Negeri Gorontalo merupakan implementasi program-program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Sehingga melalui pengabdian ini dapat meningkatkan dan mengurangi daerah yang tertinggal dan terbelakang.

Melalui kegiatan sosialisasi manajemen pengelolaan pengembangan destinasi wisata di Desa Langge dapat berjalan secara optimal. Selain itu, penyuluhan mengenai membangun kesadaran masyarakat tentang pelestarian lingkungan hidup memberikan manfaat yang cukup signifikan.

Ada perubahan sikap dan perilaku masyarakat sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan.

Untuk mendukung sikap dan perilaku tersebut tim pengabdian juga membangun bak sampah yang dapat difungsikan untuk menampung berbagai jenis sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga maupun lainnya.

B. Saran

Harapan tim pengabdian kedepannya untuk masyarakat Gorontalo Utara terkhusus Desa Langge untuk tetap meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai pelestarian lingkungan hidup di sekitar agar ekosistem tetap terjaga dan mencegah bencana bahaya banjir. Tidak lupa tim pengabdi mengucapkan terimakasih kepada Universitas Negeri Gorontalo yang telah mendukung hingga terlaksananya kegiatan pengabdian ini. Selain itu, tim pengabdi juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Daerah Gorontalo Utara serta masyarakat di Desa Langge yang bekerjasama dari awal sampai akhir kegiatan

(32)

28

DAFTAR PUSTAKA

Arif, M., Nugroho, S. P., Kurniawan, W., Wahyudi, W., Ulinuha, A., & Purwandari, E. (2019).

Distribusi Spasial Masyarakat Terkategori Miskin Dalam Basis Data Terpadu Kabupaten Sragen. Jurnal Litbang Sukowati: Media Penelitian dan Pengembangan, 2(2), 16-16.

Andono, A. W. (2011). Analisis Faktor Penentu Dan Tingkat Ketimpangan Kemiskinan Antar Wilayah Di Indonesia Periode 2007-2009.

Baruadi, M. K. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Desa Langge Dalam Pengembangan Budaya dan Wisata Mangrove Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara.

https://repository.ung.ac.id/abdi/show/1/1646/pemberdayaan-masyarakat-desa-langge- dalam-pengembangan-budaya-dan-wisata-mangrove-kecamatan-anggrek-kabupaten- gorontalo-utara.html

Febrianti, I., Rahmi, H., & Novita, N. (2020). BALANCED SCORECARD SEBAGAI DASAR PENYUSUNAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA UNTUK MENCAPAI PILAR SDGs. E-Prosiding Akuntansi, 2(1).

Fahlevi, M. R. (2019). Strategi Adaptasi Masyarakat Kelurahan Mugirejo Kota Samarinda Di Dalam Menghadapi Banjir. https://ejournal.ps.fisip-unmul.ac.id/site/wp- content/uploads/2019/02/Oke Fix (02-18-19-05-45-05).pdf

Harahap, R. Z. (2015). Etika Islam dalam Mengelola Lingkungan Hidup. EDUTECH: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(01). https://doi.org/10.30596%2Fedutech.v1i01.271 Hasanah, B., Suharyanto, A., Budiarti, D., & Fiscaranie, Y. W. (2019). Penyuluhan Dan

Pendampingan Program Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Kelurahan Banten Kecamatan Kasemen Kota Serang. BANTENESE: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 1(1).

Hasibuan, R. P. P. M., & Ashari, A. (2020). Optimasi Peran Negara Menghadapi Pandemi Corona Virus Disease 2019 dalam Perspektif Hukum Tata Negara Darurat. SALAM:

Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 7(7), 581-594.

Iskandar, A. H. (2020). SDGs DESA: Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Isthofiyani, S. E., Prasetyo, A. P. B., & Iswari, R. S. (2016). Persepsi Dan Pola Perilaku Masyarakat Bantaran Sungai Damar Dalam Membuang Sampah Di Sungai. Journal of Innovative Science Education, 5(2), 128–136.

Khoiri, A., & Peterianus, S. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup dalam Peningkatan Perilaku Peduli Lingkungan. Jurnal Basicedu, 5(5), 4180–4189.

Marfai, M. A. (2019). Pengantar etika lingkungan dan Kearifan lokal. UGM PRESS.

https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=9Q6XDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA10

(33)

29

&dq=Marfai,+M.+A.+(2019).+Pengantar+etika+lingkungan+dan+Kearifan+lokal.+UGM +PRESS.&ots=R9UCz4Bli7&sig=moDRQZYs2lUiTuNAxWcEyIEvXd4

Ngafifi, M. (2014). Kemajuan teknologi dan pola hidup manusia dalam perspektif sosial budaya.

Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1).

https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2616

Nugroho, P. (2013). Panduan membuat pupuk kompos cair.

Sasmito, C., & Nawangsari, E. R. (2019). Implementasi Program Keluarga Harapan dalam Upaya Mengentaskan Kemiskinan di Kota Batu. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 3(2), 68-74.

Term Of Reference Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Desa Membangun (2021). LPPM UNG Zuhriyah, L., Lufira, R. D., Muktiningsih, S. D., Rahayu, A. P., & Wiratmojo, M. A. (2021).

Menabung Air Hujan untuk Kesehatan Lingkungan. Universitas Brawijaya Press.

(34)

30 LAMPIRAN

Lampiran I. Biodata Ketua Tim KKN

IDENTITAS DIRI

Nama : Dr. Abd. Rahman Pakaya, M.Si

NIP/NIDN : 195812201986031001/0020125810 Tempat dan Tanggal Lahir : Gorontalo, 20 Desember 1958 Jenis Kelamin : Laki-laki

Status Perkawinan : Kawin

Agama : Islam

Golongan / Pangkat : Ivb/Pembina Tingkat I Jabatan Akademik : Lektor Kepala

TMT sebagai Dosen :

Status Dosen : Tetap Pendidikan Tertinggi : S3

Fakultas : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi/Jurusan : S1 Manajemen/Manajemen

Alamat kantor : Jl. Jend. Soedirman No. 6 Kota Gorontalo Telp./Faks. : 0435821125

Alamat Rumah : Jl. Botu Liodu Kel. Pohe Kota Gorontalo Telp./Faks. : -

Alamat e-mail yg aktif : [email protected]

No. HP : 081322225688

Alamat Facebook : [email protected] Alamat blog/homepage/web: -

(35)

31

RIWAYAT PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI

Tahun Lulus

Program Pendidikan (diploma, sarjana, magister, spesialis,

dan doktor)

Perguruan Tinggi Jurusan/

Bidang Studi

Judul Tugas Akhir/Skripsi/

Tesis/Disertasi

1984 Sarjana IKIP Manado Ekonomi

Perusahaan

Pembinaan Kredit Investasi Kecil Bagi Nelayan di Kota Gorontalo 2005 Magister UNPAD Bandung Ekonomi

Akuntansi

Tingkat Kesesuai- an Gaya Kepe- mimpinan Situa- sional dengan Kematangan Anggota (Survei pada KUD di Kota Gorontalo)

2012 Doktor UNPAD Bandung Doktor Ilmu

Ekonomi

Kepemimpinan Transformasional, Perilaku Wirausa- ha dan Penga- ruhnya terhadap Partisipasi Ang- gota serta Impli- kasinya terhadap Kinerja Koperasi di Provinsi Goron-talo

(36)

32

PELATIHAN PROFESIONAL

Tahun Jenis Pelatihan (Dalam/Luar Negeri) Penyelenggara Jangka Waktu 2011 Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah

dan Penulisan Naskah Buku

Pascasarjana UNPAD

22 Nopember 20011 2012 Training of Trainer (TOT)

PEKERTI-AA,

Universitas Negeri Gorontalo

24 September 2012

2013 Pelatihan Penulisan Buku Bagi Dosen,

Universitas Negeri Gorontalo

6 September 2013

2014 Pelatihan Penulisan Buku Bagi Dosen,

Universitas Negeri Gorontalo

14 s/d 16 Pebruari 2014

2016 For The Succesfull Completion of The Scientific Research and Publication in The High Quality Journal

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

23 Agustus 2016

PENGALAMAN MENGAJAR

Mata Kuliah Program

Pendidikan

Institusi/Jurusan/

Program Studi

Sem/Tahun Akademik Filsafat Ilmu 2 S1 Pend. Ekonomi Pend. Ekonomi I /2012-2013

MANAJEMEN SDM S1 manajemen Manajemen III/2012-

2013

Manajemen Risiko 3 S1 Manajemen Manajemen V/2012-2013 Dasar-Dasar Kop 2 S1 Pend. Ekonomi Pend. Ekonomi II/2012-2013 Manaj. Strategi 3 S1 Pend. Ekonomi Pend. Ekonomi IV/2012-

2013 Manaj. Penjualan 3 S1 Pend. Ekonomi Pend. Ekonomi IV/2012-

2013

(37)

33

Ekonomi Manajerial 3 S1 Pend.Ekonomi Pend. Ekonomi VI/2012- 2013

Etika Bisnis 3 S1 manajemen Manajemen IV/2012-

2013

Pengantar Manajemen S1 Akuntansi Akuntansi II/2012-2013

Kewirausahaan S1 manajemen Manajemen IV/2012-

2013

Filsafat Ilmu 2 S1 Pend. Ekonomi Pend. Ekonomi I/2013-2014 Metlit Manajemen 3 S1 Manajemen Manajemen V/2013-2014 Pengantar Manajemen S1 Ek. Studi Pemb Koperasi I/2013-2014 Manj. Stra Internasionl S1 Manajemen Manajemen V/2013-2014 Manj. Stra. Advance S1 manajemen Manajemen V/2013-2014

Etika Bisnis S1 manajemen Manajemen IV/2013-

2014 Penganggaran Bisnis S1 manajemen Manajemen VI/2013-

2014

Pengantar Manajemen S1 Akuntansi Akuntansi II/2013-2014

Kewirausahaan S1 Manajemen Manajemen IV/2013-

2014

Perkemb Pemikiran Ek. S1 Pend. Ekonomi Pend. Ekonomi II/2013-2014 Sosiologi Ekonomi S1 Ek Studi Pemb Ek. Studi Pembang II/2013-2014 Manajemen Perbankan S1 Mannajemen Manajemen IV/2013-

2014

Dasar-Dasar Koperasi S1 Pend. Ekonomi Pend. Ekonomi II/2013-2014 Riset Man. Strategi S1Manajemen Manajemen VI/2013-

2014 Sistim Informasi Man. S1 Manajemen Manajemen VI/2013-

2014 Studi Kelayakan Bisnis S1Manajemen Manajemen VI/2013-

2014

(38)

34

PRODUK BAHAN AJAR Mata Kuliah Program Pendidikan Jenis Bahan Ajar (cetak

dan non cetak)

Sem/Tahun Akademik Manajemen

Strategi

S1 Manajemen Cetak 2015-2016

Akuntansi Keuangan Lanjutan

S2 Pendidikan Ekonomi

Cetak 2016-2017

PENGALAMAN PENELITIAN

Tahun Judul Penelitian Ketua/Anggota

Tim

Sumber Dana, Total Dana

2012

Kepemimpinan Transformasional, Perilaku Wirausaha Pengurus dan Pengaruhnya terhadap Partisipasi Anggota serta Implikasinya Terhadap Kinerja Koperasi di Provinsi Gorontalo. (Disertasi)

- -

KARYA ILMIAH A. Buku/Bab/Jurnal

Tahun Judul Penerbit/Jurnal

2011 Pengaruh Manajemen Sumberdaya Manusia Strategi dan Manajemen Transformasi Terhadap Keunggulan bersaing

Jurnal Inovasi, Volume 8. No. 3, September 2011 ISSN : 1693-9034 2012 Kepemimpinan Transformasional, Perilaku

Wirausaha Pengurus dan Pengaruhnya terhadap Partisipasi Anggota serta Implikasinya Terhadap Kinerja Koperasi di Provinsi Gorontalo

Indonesian Journal Of Economics and Business. IJEB. Vol 2 No. 3, Desember 2012.

ISSN : 2089-919X

(39)

35

2013 Kejahatan Dalam Ekonomi Cakrawala Perubahan, Merangkai Gagasan, Kebijakan dan Haranan. ISSN : 978- 979-1340-56-4

2013 Tingkat Kesesuaian Gaya Kepemimpinan Ketua dengan Kematangan Anggota Hubungannya denga Partisipasi Anggota

Jurnal Ekonomi : Trikonomika

Vol. 12 No. 2 Desember 2013 ISBN : 1411-514X

2015 Prociding “Pengaruh Perilaku Wirausaha Terhadap Partisipasi Anggota dan Implikasinya terhadap Kinerja Koperasi di Provinsi Gorontalo.

UNG PRESS

Gorontalo.

ISBN : 978-979-1340- 85-4

2015 Menganalisis Potensi Daerah Dalam rangka meningkatkan Daya Saing dan Keunggulan Daerah (Survei di Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah)

UNG Press

2016

Cat. Fotocopy/soft-file Abstrak atau Naskah lengkap mohon dilampirkan/diserahkan ke BPMA

B. Makalah/Poster

Tahun Judul Penyelenggara

C. Penyunting/Editor/Reviewer/Resensi

Tahun Judul Penerbit/Jurnal

2011 Pengaruh Manajemen Sumberdaya Manusia Strategi dan Manajemen Transformasi Terhadap Keunggulan bersaing

Jurnal Inovasi, Volume 8. No. 3, September 2011

(40)

36

ISSN : 1693-9034 2012 Hubungan Kepuasan Kerja dengan

Komitmen Karyawan pada Toko Buku Fajar Agung Bandar Lampung

Jurnal Manajemen dan Keuangan (JMK) vol.

10 No.2 September 2012. ISSN : 1412- 9787

KONFERENSI/SEMINAR/LOKAKARYA/SIMPOSIUM

Tahun Judul Kegiatan Penyelenggara

Lokal/

Nasional/

Internasional

Panitia/Peserta /Pembicara 2011 Sosialisasi

Pengembangan Kelembagaan

Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar

Nasional Peserta

2007 Seminar Nasional Membangun Moral Intelektual

UNPAD Bandung Nasional Peserta

2011 Forum Riset

Perbankan Syariah

UNPAD Bandung Lokal Peserta

2012 Forum Konsultasi Identifikasi Peningkat- an Daya Saing Sektor Konstruksi Nasional

Kementrian Pekerjaan Umum

RI

Nasional Peserta

2013 Workshop Masterplan Percepatan dan Perluasan

Pembangunan Ekonomi Indonesia.

Direktorat

Penelitian dan Pengabdian

Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal

Lokal Peserta

(41)

37

Pendidikan Tinggi Kementrian

Pendidikan dan Kebudayaan RI 2014 Workshop Penulisan

Buku

Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo

Peserta

2015 Seminar Nasional

“Akselerasi Ekonomi Kerakyatan Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN”

Pusat Studi Pengembangan SDM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo

Nasional Pemateri

2015 International Seminar

“Poverty Allevation : Basic Problem In Poverty Allevation Effort in Indonesia”

Yayasan Bina Mandiri Gorontalo

Internasional Peserta

2015 Workshop Penilaian Angka Kredit

Universitas Negeri Gorontalo

Lokal Peserta

2015 Forum Program Studi Pascasarjana dengan tema “Pengembangan Kompetensi dan Karir SDM LPTK melalui Networking”

Program

Pascasarjana UNY Yogyakarta tgl 27- 28 Nov 2015

Nasional Peserta

2015 Seminar Nasional

“Peranan dan Tata Kelola Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Nasional Peserta

(42)

38 Pengembangan

Ekonomi di Daerah 2015 Workshop Kerjasama

Utara-Utara

Pemda Kabupaten Gorontalo Utara

Nasional Panitia

2016 Workshop Kerjasama Utara-Utara

Pemda Kabupaten Bolaang

Mongondow Utara

Nasional Panitia

2016 Seminar Nasional

“Mengantisipasi Penyimpangan dan Penyelundupan

Hukum Dalam

Menghadapi

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Nasional Peserta

Cat. Fotocopy/soft-file sertifikat, Abstrak atau Naskah lengkap mohon dilampirkan/diserahkan ke BPMA

KEGIATAN PROFESIONAL/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Tahun Jenis/ Nama Kegiatan Tempat

2012 Forum Konsultasi Identifikasi Peningkatan Daya Saing Sektor Konstruksi Nasional

Gorontalo

2012 Pemberi materi tentang Studi Kelayakan Pengembangan Usaha Koperasi

Gorontalo

Juli 2015 Pemateri pada Pembinaan Pengusaha UMKM tentang Manajemen Keuangan UMKM

Kab. Boalemo

Agustur- September

2015

Pembimbing Mahasiswa KKS Kab. Gorontalo Utara

24-09 2015 Pemataeri pada Pembinaan Pengusaha Bank Indonesia Perwakilan

(43)

39

UMKM tentang Manajemen Usaha UMKM Gorontalo 23-30-

Desember 2015

Pemataeri pada Bimbingan Tehnik Manajemen Usaha bagi Pelaku Usaha UMKM Provinsi Gorontalo

Yayasan Bina Citra Insani Kota Gorontalo

JABATAN DALAM PENGELOLAAN INSTITUSI Peran/Jabatan Institusi (Univ., Fak., Jur., Lab., Studio,

dll) Jangka waktu

Sekretaris Proyek

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu

Pendidikan 1993/1994

Pempro OPF Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu

Pendidikan Gorontalo 1994-1998

Pimpro P2T IKIP Negeri Gorontalo 1998-2001

Kepala Labo- ratorium

Jurusan Pendidikan Ekonomi FPIPS 2005

Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi

Jurusan Pendidikan Ekonomi FPIPS 2006

Pembantu Dekan 2

Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial

2006-2007

Ketua Prodi Magister Pendidikan Ekonomi

Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

2015-

PERAN DALAM KEGIATAN KEMAHASISWAAN

Tahun Jenis/Nama Kegiatan Peran Tempat

1

Pembimbingan mahasiswa PKL. SK

No.389/UN47.B8/DT/2012 Tgl.19 September 2012

Pembimbing Mahasiswa PKL

Kota Gorontalo -

2 Pembimbingan Mahasiswa Pembimbing Kota Gorontalo

(44)

40 PKL. SK No.462/UN47.B8/

DT/2012 Tgl.30 Nopember 2012

Mahasiswa PKL

3

Pembimbingan Mahasiswa PKL. SK No.69/UN47.B8/

DT/2013 Tgl.26 Pebruari 2013

Pembimbing Mahasiswa PKL

Kota Gorontalo

4

Pembimbingan Mahasiswa PKL. SK No.199/UN47.B8/

DT/2013 Tgl. 02 Mei 2013

Pembimbing Mahasiswa PKL

Kota Gorontalo

5

Penasihat Akademik.

SK No. 42/UN47.B8/DT/

2013 Tgl. 04 Pebruari 2013

Penasihat Akademik Universitas Negeri Gorontalo

6

Penasihat Akademik.

SK No. 43/UN47.B8/DT/

2013 Tgl. 04 Pebruari 2013

Penasihat Akademik Universitas Negeri Gorontalo

7

Penasihat Akademik.

SK No. 44/UN47.B8/DT/

2013 Tgl. 04 Pebruari 2013

Penasihat Akademik Universitas Negeri Gorontalo

8

Pembimbing Makalah.

SK No. 77/UN47.B8/DT/

2013 Tgl. 04 Maret 2013

Pembimbing

penyusunan Makala

Universitas Negeri Gorontalo

9

Pembimbing Skripsi.

Jurusan Pendidikan Ekonomi.

SK No. 10/UN47.B8/DT/

2013 Tgl. 08 Januari 2013

Pembimbing

Penyusunan Skripsi

Universitas Negeri Gorontalo

10

Pembimbing Skripsi Jurusan Manaje-men. SK No. 108/UN47.B8/DT/2013 Tgl. 25 Maret 2013

Pembimbing

Penyusunan Skripsi

Universitas Negeri Gorontalo

(45)

41 11

Pembimbing Skripsi Jurusan Manaje-men. SK No. 112/UN47.B8/DT/2013 Tgl. 26 Maret 2013

Pembimbing

Penyusunan Skripsi

Universitas Negeri Gorontalo

PENGHARGAAN/PIAGAM

Tahun Bentuk Penghargaan Pemberi

2011 Sertifikat (Peserta) Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus

Kementrian

Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan dasar 2011 Sertifikat (Peserta) Pelatihan Penulisan

Artikel Ilmiah dan Penulisan Naskah Buku

Universitas Padjadja- ran Bandung Program Pascasarjana

2011 Sertifcate of Attendance (Peserta) Forum Riset Perbankan Syari’ah

Direktorat Perbankan Syari’ah Bank Indone- sia

2012 Sertifikat (Peserta) Training of Trainer (TOT) PEKERTI-AA

Unbiversitas Negeri Gorontalo Lembaga Pengembangan

Pendidikan dan Pembelajaran (LP3) Pusat Pengembangan Pendidikan dan Aktifitas Instruksional (P3AI)

2013 Sertifikat (Peserta) Pemecah Rekor Muri dalam Kegiatan Installasi Linux

Rektor Universitas Negeri Gorontalo

(46)

42

2013 Sertifikat (Peserta) Pelatihan Penulisan Buku Bagi Dosen Universitas Negeri Gorontalo

Kementrian Pendi- dikan dan Kebudaya- an Universitas Negeri Gorontalo, Pusat Perputakaan

2014 Sertifikat(Peserta) Pelatihan Penulisan Buku Bagi Dosen Universitas Negeri Gorontalo

Kementrian Pendi- dikan dan Kebudaya- an Universitas Negeri Gorontalo, Pusat Perputakaan

2015 Sertifikat (Peserta) Kegiatan Forum Program Studi Pascasarjana LPTK se Indonesia

Program Pasca-sarjana Universitas negeri Jogyakarta

2016 Sertifikat (Peserta) Seminar nasional Hukum Program Pasca-sarjana Universitas Negeri Gorontalo

2016 Certificate of Participation For The Succesfull Completion of The Scientific Research and Publication in The High Quality Journal

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

ORGANISASI PROFESI/ILMIAH

Tahun Jenis/Nama Organisasi Jabatan/Jenjang

Keanggotaan Takmirul mesjid al-amanah

(47)

43

PENGALAMAN MEMBIMBING TESIS/SKRIPSI/TA MAHASISWA Semester/

Tahun Akademik

Judul

Pembimbing 1/

Pembimbing 2/

Penguji Ganjil

2012/2013

Pengaruh Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS

Pembimbing 1

Ganjil 2012/2013

Hubungan Antara Motivasi Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu di Kelas IX SMP Negeri 1 Bulawa

Pembimbing 1

Ganjil 2012/2013

Pengaruh Keteladanan Guru Terhadap Kedisiplinan Siswa di SMA Negeri 1 Tapa

Pembimbing 1

Ganjil 2012/2013

Pengaruh Minimnya Pengetahuan Guru Thalib Terhadap Penggunaan Media Pembelajaran LCD (Suatu Penelitian Pada SMA Negeri 1

Pembimbing 1

Ganjil 2012/2013

Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Bongomeme

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Sistem Kearsipan Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Model Komunikasi pada Kantor Camat Batudaa

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Kearsipan Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Kearsipan Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Kearsiapn Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Pengaruh Kenyamanan Konsumen Dalam Berbelanja

Pembimbing 1

Genap Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Pembimbing 1

(48)

44

2012/2013 Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan

Genap 2012/2013

Pengaruh Pasar Global Terhadap Eksistensi Produk Dalam Negeri (Studi Kasus Produk Handpone Nokia Dan Mito)

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Pengaruh Penilaian Prestasi Terhadap Motivasi Kinerja Karyawan

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Pengaruh Komunikasi Yang Efektif Terhadap Kinerja Karyawan

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di PT.

Asuransi Jiwasraya Persero

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Lembaga Perbankan Pada Bank

Swasta Nasional Periode 2006 – 2009

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kinerja Karyawan Oi Kantor 2. Camat Pulubala

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Analisis Sistem Manajemen Puskesmas Atinggola Kab. Gorontalo Utara

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Pada PT. Hasjrat Abadi Gorontalo

Pembimbing 1

Genap 2012/2013

Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Konsumen

Pembimbing 1

Genap 2014/2015

Pegadaian Gorontalo (S2 UT) Pembimbing 1

Ganjil 2015/2016

Pengaruh Media Pembelajaran dan minat Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa (Suatu Penelitian Eksperimen diKelas IX Mts

Pembimbing 1

(49)

45

Negeri Gorontalo (Femi Mahmud (S2 Pend Ek)

Ganjil 2015/2016

Abdurahim Maruae (S2 Pend. Ek Pembimbing 2

Genap 2015/2016

Analisis Pengaruh Kebijakan Loan To Value, Suku Bunga Kredit Konsumsi dan Non Performing Loan Terhadap Penyaluran Kredit Properti Perbankan di Provinsi Gorontalo (Ahmad Kosasih S2 UT)

Pembimbing 1

Genap 2015/2016

Pengaruh Kompetensi dan Disiplin Kerja Karyawan Terhadap Kualitas Pelayanan dan Implikasinya terhadap kepuasan Masyarakat (Studi Kasus pada kantor pertanahan Kota gorontalo). Lukman S J Adam S2 UT)

Pembimbing 1

Genap 2015/2016

Pembimbing 1

PENGALAMAN SEBAGAI DOSEN PENASEHAT AKADEMIK Semester/ Tahun Akademik Jumlah mahasiswa bimbingan

Ganjil/20012/2013 12 orang

Genap/2012/2013 28 orang

Ganjil 2013/2014 Genap 2013;2014 Ganjil 2014/2015 Genap 2014/2015 Ganjil 2015/2016 Genap 2015/2016 Ganjil 2016/2017

Saya menyatakan bahwa semua keterangan dalam bio data ni adalah benar dan apabila terdapat kesalahan, saya bersedia mempertanggungjawabkannya.

(50)

46

Gorontalo, 12 Juli 2021 Yang menyatakan,

Dr. Abd. Rahman Pakaya, M.S.i

(51)

47 Lampiran. Biodata Anggota Tim KKN

A. Identitas Diri

1. Nama Lengkap : Prof. Dr. H. Fachrudin Zain Olilingo, SE.,MSi 2. Jabatan Fungsional : Lektor Kepala

4. NIP : 19581028 1986 03 1 003

5. NIDN : 0028105805

6. Tempat dan Tanggal Lahir : Gorontalo, 28 Oktober 1958

7. Alamat Rumah : Jl. Gelatik 55 B Kelurahan Heledulaa Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo

9. Nomor Hp : 081244200234

10. Alamat Kantor

: Jl. Jenderal Sudirman No. 6, Kelurahan Dulalowo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo

11. Nomor Telepon/Fax : (0435)825424/821752 12. Alamat e-mail : [email protected]

13. Lulusan yang telah dihasilkan : 375 orang

14. Mata Kuliah yang Diampuh 1. Ekonomi Mikro (S1dan S2) 2. Ekonomi Makro (S1 dan S1) 3. Ekonomi Moneter (S1) 4. Ekonomi Industri (S1) 5. Ekonomi Pembangunan (S1) 6. Perekonomian Indonesia (S1)

7. Bank dan Lembaga Keuangan Lain (S1) 8. Kewirausahaan (S1)

9. Ekonomi Koperasi (S1) 9. Perencanaan SDM (S2) 10. Metodologi Penelitian (S1)

B. Riwayat Pendidikan

(52)

48

S-1 S-2 S-3

Nama Perguruan Tinggi

Fakultas Ekonomi

Unhas UNPAD Bandung UNPAD Bandung

Bidang Ilmu EK. Studi Pembangunan

Ek. Studi Pembangunan

Ek. Studi Pembangunan

Tahun Masuk-Lulus 1978-1984 1991-1995 1996-2002

Judul/Skripsi/Tesis/

Disertasi

Perkembangan Pelabuhan Udara Hasanuddin Mandai Terhadap

Perekonomian Selatan

Analisis Tentang Hubungan

Pendapatan Dengan Tabungan Anggota Koperasi (Studi Kasus Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara.

Peranan Sektor Industri Dalam Perekonomian wilayah Dan Dampaknya

Terhadap Distribusi Pemakaian Input Dan Ketimpangan Antar Sektor Di Provinsi Sulawesi Tengah.

C. Pengalaman Penelitian

No. Tahun Judul Penelitian

Pendanaan Sumber

Dana

Jumlah (Rp) 1. 2014 Analisis Potensi Dan Pemanfaatan Lahan APL dan

HGU Dalam Pengembangan Investasi Di Provinsi Gorontalo

Mandiri 5.000.000

2. 2015 Studi Persepsi Pengembangan Kawasan Industri Di Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo

PNBM 21.150.000

3. 2015 Kajian Akademik Kerjasama Utara-Utara Sulawesi Wilayah Kabupaten Buol

PEMDA Kab. Buol

150.000.000

4. 2016 Studi Kelayakan Pengembangan Budidaya Ikan Kerapu BLU FEB 10.000.000

Gambar

Gambar 5.1 Lokasi Pengabdian Masyarakat
Gambar 5.2 Persiapan Observasi Lapangan
Gambar 5.3 Sosialisasi Manajemen Pengembangan Destinasi Wisata
Gambar 5.4 Fanspage Desa Langge
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hermawan (2012 : 30) yang menjelaskan bahwa Menyimak merupakan sebuah keterampilan yang kompleks yang memerlukan ketajaman perhatian, konsentrasi, sikap mental yang

Sampel Hasil Utama Persamaan dan Perbedaan Megawati (2015) Gambaran Statu Anemia pada Calon Pengantin di Puskesmas Sedayu I dan Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta

Adapun tujuan khusus dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, jarak berobat, dan dukungan keluarga dengan pemilihan pengobatan alternatif

dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan pemerintah daerah, sedangkan variabel independen adalah Belanja Modal, Dana Alokasi Umum

Menghapus notifikasi transaksi Berhasil 24 Mengubah status transaksi Agen memilih menu melihat notifikasi transaksi dan memilih notifikasi

Hasil perkembangan produksi telur dan DOC dari diseminasi paket teknologi ayam KUB di dua wilayah penangkaran diamati dalam selang waktu mulai produksi akhir tahun 2012

Hukum sebagai kaidah sosial merupakan pencerminan dari nilai – nilai yang berlaku dalam masyarakat, dan hukum yang baik adalah hukum yang berlaku dalam masyarakat, nilai –

3.2.3 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Status Pekerjaan Utama dan Jenis Kelamin di Kota Tasikmalaya, 2019.. Population 15 Years