• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBAHAS Drs. FX Sri Sadewo, M.Si.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PEMBAHAS Drs. FX Sri Sadewo, M.Si."

Copied!
152
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Langkah – langkah program ITEM  Lalu muncul tampilan notepad
Tabel 1. Kesimpulan dan Tindak Lanjut
Diagram 1. skema Wallace
Tabel 2. Perbedaan Aksioma Dasar, Metode Kuantitattif, dan Kualitatif  Sumber: Lexy Moleong
+4

Referensi

Dokumen terkait

Mean P adalah rata-rata tingkat kesukaran semua butir soal dalam tes secara klasikal dihitung dengan cara mencari rata-rata proporsi peserta tes yang menjawab benar

Indeks tingkat keukaran soal dinyatakan dengan proporsi jawaban benar atau proportion correct (P). Dengan demikian, bila indeks mendekati nol menunjukan soal sukar dan

Selain taraf kesukaran dan indeks daya pembeda butir soal, dalam teori respon butir terdapat model yang dapat menggambarkan hubungan antara peluang testee menjawab butir dengan

 Bila butir soal mempunyai tingkat kesukaran 0.0 maka tidak seorang pun peserta tes dapat menjawab soal tersebut dengan benar..  Tingkat kesukaran 1.0 berarti bahwa semua peserta

 Bila butir soal mempunyai tingkat kesukaran 0.0 maka tidak seorang pun peserta tes dapat menjawab soal tersebut dengan benar.  Tingkat kesukaran 1.0 berarti bahwa semua

Tingkat kesukaran soal dapat diketahui dengan cara melihat proporsi jumlah subjek yang menjawab benar untuk setiap butir soal, persamaan yang digunakan adalah

c) Prop.Correct : proporsi peserta didik yang menjawab benar butir tes (indeks tingkat kesukaran soal secara klasikal). d) Biser : indeks daya pembeda soal dengan

Semakin besar indeks tingkat kesukaran yang diperoleh dari hasil hitungan, berarti semakin mudah soal itu. Suatu soal memiliki TK = 0.00, artinya tidak ada siswa yang