• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PENGELOLAAN TOKO ON-LINE SURFSOFT BATIK DENGAN MENGGUNAKAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PENGELOLAAN TOKO ON-LINE SURFSOFT BATIK DENGAN MENGGUNAKAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)."

Copied!
142
0
0

Teks penuh

(1)

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)

SKRIPSI

Disusun oleh :

TONY HARIANTO

NPM. 0834315070

J URUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL

"

VETERAN

"

J AWA TIMUR

SURABAYA

(2)

ON-LINE SURFSOFT BATIK DENGAN MENGGUNAKAN

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan

Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Komputer

Jurusan Teknik Informatika

Disusun oleh :

TONY HARIANTO

NPM. 0834315070

J URUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” J AWA TIMUR

SURABAYA

(3)

ON-LINE SURFSOFT BATIK DENGAN MENGGUNAKAN

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)

Disusun Oleh :

TONY HARIANTO

NPM. 0834315070

Telah disetujui untuk mengikuti Ujian Negara Lisan Gelombang III Tahun Akademik 2011/2012

Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping

Gede Susrama MD, ST, M.Kom Sugiar to S.Kom

NPT. 270 060 640 210 NIDN. 0714028703

Mengetahui,

Ketua J ur usan Teknik Infor matika Fak ultas Tek nologi Industr i UPN ” Veter an” J awa Timur

(4)

BATIK DENGAN MENGGUNAKAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) Disusun Oleh :

TONY HARIANTO

NPM. 0834315070

Telah diper tahankan di hadapan dan diter ima oleh Tim Penguji Skr ipsi J ur usan Teknik Infor matika Fakultas Teknologi Industr i

Univer sitas Pembangunan Nasional ”Veter an” J awa Timur Pada Tanggal 15 J uni 2012

Pembimbing : Tim Penguji :

1. 1.

I Gede Susrama MD, ST, MT Basuki Rahmat, S.Si, MT NPT. 270 060 640 210 NPT. 3 6907 06 0209 1

2. 2.

Sugiar to S.Kom Dr .Ir . Ni Ketut Sar i, MT

NIDN. 0714028703 NIP. 19650731 199203 2 001

3.

Dian Puspita Hapsar i, S.Kom, M.Kom NIDN. 0729057801

Mengetahui,

Dekan Fakultas Teknologi Industr i

Univer sitas Pembangunan Nasional ”Veter an” J awa Timur

(5)

PANITIA UJ IAN SKRIPSI / KOMPREHENSIF

KETERANGAN REVISI Mahasiswa di bawah ini :

Nama : Tony Harianto NPM : 0834315070 Jurusan : Teknik Informatika

Telah mengerjakan revisi/ tidak ada revisi*) pra rencana (design) / skripsi ujian lisan gelombang III, TA 2011/2012 dengan judul:

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PENGELOLAAN TOKO ON-LINE SURFSOFT BATIK DENGAN MENGGUNAKAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)”

Surabaya, Juni 2012 Dosen Penguji yang memerintahkan revisi:

1) Basuki Rahmat, S.Si, MT NPT. 3 6907 06 0209 1

2) Dr. Ir. Ni Ketut Sari, MT NIP. 19650731 199203 2 001

(6)

DOSEN PEMBIMBING I : I GEDE SUSRAMA MD, ST. M.T. DOSEN PEMBIMBING II : SUGIARTO, S.Kom.

PENYUSUN : TONY HARIANTO

ABSTRAK

Online shopping atau belanja online via internet adalah suatu proses pembelian barang atau jasa dari mereka yang menjual melalui internet. Sejak kehadiran internet, para pedagang telah berusaha membuat toko online dan menjual produk kepada mereka yang sering menjelajahi dunia maya (internet). Para pelanggan dapat mengunjungi toko online (online store) dengan mudah dan nyaman, mereka dapat melakukan transaksi di rumah, sambil duduk di kursi mereka yang nyaman di depan computer.

Bisnis online adalah juga sama seperti kegiatan bisnis yang kita kenal sehari-hari. Bedanya dalam bisnis online ini adalah segala kegiatan bisnis dilakukan secara online dengan menggunakan media internet. Bila saat ini ada yang memiliki sesuatu yang dapat dibisniskan dalam kehidupan sehari-hari, maka kemungkinan besar kita dapat juga membuka bisnis tersebut di dunia maya. Misalnya surfsoft batik memiliki usaha pembuatan baju batik dan selama ini baju batik tersebut dipajang di outlet, dipasarkan secara konvesional maka kemungkinan besar surfsoft batik dapat mengembangkan usaha tersebut dengan membuka toko baju batik di dunia maya. Bila demikian, maka surfsoft batik sudah menjalankan yang namanya “bisnis online”.

Dengan kemudahan internet dan jaringan mobile maka customer dipermudah dengan pembelian secara online didukung dengan teknologi mobile. Dengan CRM (Customer Relationship Management) ini sehingga dapat membantu hubungan antara customer dan admin dalam pemesanan produk. Ditambah lagi dengan teknologi sms gateway dimana sms gateway ini akan menjalin hubungan antara admin dan customer dengan cara mengirim pesan otomatis setelah customer memesan produk tersebut.

(7)

Syukur Alhamdulillaahi rabbil ‘alamin terucap ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan Kekuatan-Nya sehingga dengan segala keterbatasan waktu, tenaga, pikiran dan keberuntungan yang dimiliki penyusun, akhirnya penyusun dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul “Per ancangan Dan Pembuatan Pengelolaan Toko On-line Sur fsoft Batik Dengan Menggunakan CRM (Customer Relationship Management)” tepat waktu.

Skripsi dengan beban 4 SKS ini disusun guna diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program Strata Satu (S1) pada jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, UPN ”VETERAN” Jawa Timur.

Melalui Skripsi ini penyusun merasa mendapatkan kesempatan emas untuk memperdalam ilmu pengetahuan yang diperoleh selama di bangku perkuliahan, terutama berkenaan tentang penerapan teknologi perangkat bergerak. Namun, penyusun menyadari bahwa Skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu penyusun sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca untuk pengembangan aplikasi lebih lanjut.

Surabaya, Juni 2012

(8)

Ucapan terima kasih ini saya persembahkan sebagai perwujudan rasa syukur atas terselesaikannya Laporan Skripsi. Ucapan terima kasih ini saya tujukan kepada : 1. Allah SWT., karena berkat Rahmat dan berkahNya kami dapat menyusun

dan menyelesaikan Laporan Skripsi ini hingga selesai.

2. Bapak Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, MP selaku Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

3. Bapak Ir. Sutiyono, MT selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri UPN “Veteran” Jawa Timur.

4. Ibu Dr. Ir. Ni Ketut Sari, MT. selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika UPN “Veteran” Jawa Timur yang telah dengan sabar membimbing dengan segala kerendahan hati dan selalu memberikan kemudahan dan kesempatan bagi saya untuk berkreasi.

5. Bapak Firza Prima Aditiawan, S.Kom., Selaku PIA Tugas Akhir Teknik Informatika UPN “Veteran” Jawa Timur.

6. I Gede Susrama Mas Diyasa, ST. M.T. selaku dosen pembimbing utama pada Proyek Skripsi ini di UPN “Veteran” Jawa Timur yang telah banyak memberikan petunjuk, masukan, bimbingan, dorongan serta kritik yang bermanfaat sejak awal hingga terselesainya Skripsi ini.

7. Bapak Sugiarto, S.Kom selaku dosen pembimbing Pendamping (Pembimbing II) yang telah memberikan banyak kritik dan saran yang bermanfaat dalam menyelesaikan skripsi ini.

(9)

Skripsi dan laporan ini. Yang penulis minta hanya doa restunya, sehingga penulis bisa membuat sesuatu yang lebih baik dari laporan ini.

(10)
(11)

2.6. MySQL ... 25

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM ... 32

3.1 Analisa Sistem ... 32

3.2.3.4 DFD Level 2 Proses Pasang Produk... 50

3.2.3.5. DFD Level 2 Proses Pesan Belanja ... 51

3.2.3.6 DD Level 2 Proses Cek Belanja ... 52

3.2.3.7. DFD Level 2 Proses Maintenence data Admin ... 53

3.2.3.8. DFD Level 2 proses pencarian Produk ... 54

3.2.4. ERD (Entity Relationship Diagram) ... 54

(12)

4.2.3 Data Tabel Iklan ... 64

4.2.4 Data Tabel Kategori ... 64

4.2.5 Data Tabel Belanja ... 65

4.2.6 Data Tabel Konfirmasi... 65

4.3 Perancangan Antar Muka ... 65

4.3.1. Tampilan Halaman Pengunjung Utama ... 66

4.3.2. Tampilan Halaman user Login ... 67

4.3.3. tampilan Halaman Daftar Anggota ... 68

4.3.4. Tampilan Halaman User ... 68

4.3.5 Tampilan Halaman Produk ... 69

4.3.6. tampilan Halaman Vendor Pasang produk ... 70

4.3.7. Tampilan Halaman Login Admin... 70

4.3.8. Tampilan Halaman Admin ... 71

4.4 Implementasi Aplikasi Desain Antarmuka ... 71

4.4.1. Form Tampilan Home... 71

4.4.7 Form Halaman Update profil Vendor ... 85

4.4.8. Form Halaman Update Password Vendor ... 86

4.4.9. Form Halaman Member ... 86

4.4.10. Form Belanja Member ... 87

4.4.11. Form Halaman keranjang Belanja ... 88

4.4.12. Form Ubah Profil Member ... 88

(13)

4.4.19. Form Data Detil Belanja dan Hitung Belanja ... 96

5.1.2. Ujicoba Pada Pencarian Produk ... 101

5.1.3. Ujicoba Pada Login Pengguna ... 103

5.1.4. Ujicoba Pada Form Pendaftaran ... 104

5.1.5. Ujicoba Pada Form Pemasangan Produk ... 109

5.1.6. Ujicoba Pada Form Hapus Produk ... 111

5.1.7. Ujicoba Pada Form Update Profil ... 112

5.1.8. Ujicoba Pada Form Update Password ... 112

5.1.9. Ujicoba Pada Form Belanja Produk ... 113

5.1.10. Ujicoba Pada Konfirmasi Transaksi Pembayaran Belanja ... 115

5.2. Uji Coba Pada Admin ... 118

5.2.1 Ujicoba Pada Form Manajemen Ktegori ... 119

5.2.2 Ujicoba Pada Form Management User ... 121

5.2.3 Ujicoba Pada Form Managemen Pasang Produk ... 122

5.2.4 Ujicoba Pada Form Managemen Konfirmasi Pembayran ... 124

5.2.5 Ujicoba Pada Form Managemen Belanja ... 124

5.2.6 Ujicoba Pada Form Update Profil Admin ... 126

5.2.7 Ujicoba Pada Form Update Password Admin ... 127

BAB VI PENUTUP ... 128

6.1. Kesimpulan ... 128

(14)

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Memasuki era globalisasi, teknologi informasi yang menyongsong pasar bebas memegang peranan sangat penting sehingga memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia dengan mengikuti perkembangan jaman bisa berperan penting dalam merubah kecanggihan suatu teknologi. Berbagai macam informasi yang berkembang dengan sangat cepat setiap hari bahkan setiap menitnya banyak informasi baru yang muncul. Sehingga bisa di bilang informasi sudah menjadi kebutuhan utama masyarakat dalam suatu negara, salah satunya adalah informasi pemasaran produk. Bicara tentang pemasaran, pada biasanya dimuat pada suatu media yang awalnya hanya terfokus pada suatu media yaitu media massa, seperti koran dan majalah. Tetapi seiring dengan semakin meningkatnya teknologi, media yang digunakan untuk menyebarkan informasi juga bermacam-macam.

(15)

era komputerisasi seperti sekarang ini jasa pelayanan pemasangan dalam hal pemasaran dan pemesanan barang di internet sangat dibutuhkan.

Beberapa kelebihan lewat internet yang didapat dari pemasang produk dan pemesanan barang lewat sebuah website adalah lebih praktis dari pada melalui media massa lainnya seperti koran dan majalah.

Alasan lebih praktis karena masyarakat saat ini lebih memperhitungkan tingkat ke-efesienan dalam hal ini adalah efisien dalam membeli barang karena tidak perlu datang ke tempat pembelanjaan produk. Apalagi aplikasi yang dibuat berkaitan dengan internet maka konsumsi terhadap laptop ataupun smartphone yang mendukung untuk penggunaan internet saat ini juga meningkat. Dan untuk pembayarannya secara teknis bisa dibayar lewat ATM yakni men-transfer uang ke nomor rekening tujuan. Selain efisien, pengguna akan mendapat tingkat kenyamanan saat memesan produk dan membeli produk lewat aplikasi ini. Alasan pengguna mendapatkan kenyamanan dalam hal ini pengguna akan dimanjakan oleh petugas dimulai dari pemesanan barang yang tidak perlu repot datang ke tempat toko produk hingga pengiriman barang.

(16)

Bisnis online adalah juga sama seperti kegiatan bisnis yang kita kenal sehari-hari. Bedanya dalam bisnis online ini adalah segala kegiatan bisnis dilakukan secara online dengan menggunakan media internet. Bila saat ini ada yang memiliki sesuatu yang dapat dibisniskan dalam kehidupan sehari-hari, maka kemungkinan besar kita dapat juga membuka bisnis tersebut di dunia maya. Misalnya surfsoft batik memiliki usaha pembuatan baju batik dan selama ini baju batik tersebut dipajang di outlet, dipasarkan secara konvebsional maka kemungkinan besar surfsoft batik dapat mengembangkan usaha tersebut dengan membuka toko baju batik di dunia maya. Bila demikian, maka surfsoft batik sudah menjalankan yang namanya “bisnis online”.(Rudy A,2002)

Pada dasarnya konsumen mereka dapat membeli barang apa saja dari toko online. Berbagai produk tersedia, mulai dari buku, pakaian, alat rumah tangga, mainan, perkakas, software dan bahkan asuransi. Itu pun hanya merupakan sebagian kecil dari ribuan produk yang dapat dibeli oleh konsumen melalui internet.

Saat ini area pemasaran hasil produksi surfsoft batik tersebut saat ini hanya terbatas di wilayah sekitarnya. Kondisi tersebut akan berakibat hasil produksi tidak akan dapat dikenal secara nasional maupun internasional. Hal ini akan turut mempengaruhi jumlah pendapatan pengelola surfsoft batik.

Untuk lebih jelasnya berikut akan kami jelaskan kondisi awal sistem bahwa penjualan melalui toko mempunyai keterbatasan, adapun keterbatasan tersebut adalah:

(17)

2. Pengunjung tidak bisa melakukan pemesanan produk. 3. Pengunjung membayar lunas ditempat.

Dengan adanya keterbatasan tersebut kami mencoba memberikan kemudahan kepada pengguna dalam menggunakan aplikasi ini lewat internet. Sehingga para pemasang produk bisa dengan mudah dalam memasarkan produknya di website ini dan dapat mengubah data produknya. Bagi si pengelola akan mendapatkan komisi / bagian / penghasilan dari pengguna yang memesan produk di situs tersebut. Adapun untuk calon pembeli bisa mencari dan memesan barang yang sesuai dengan keinginan pembeli. Sehingga dengan mudah mendapatkan berbagai informasi produk yang dicari dan yang diperlukan.

1.2 Tujuan Tugas Akhir

Tujuan kami untuk melaksanakan tugas akhir dalam pembuatan aplikasi ini antara lain :

1. membuat sebuah website untuk menampung informasi seluruh hasil produksi Baju Batik produksi surfsoft sehingga dapat lebih dikenal secara nasional dan internasional serta meningkatkan pendapatan dan turut membantu dalam mengurangi angka pengangguran dan menyumbang pemasukan

2. Membuat aplikasi website dalam bidang jual beli batik berbasis web dengan PHP dan MySQL.

1.3 Manfaat Tugas Akhir

(18)

1. Memberi kemudahan dalam memasang produknya. 2. Memudahkan vendor dalam menambah stok produknya. b. Customer (member) :

Memberikan kemudahan bagi customer agar dapat mengefisienkan waktu dan biaya dalam melakukan proses belanja produk.

c. Pengunjung (non member) :

Memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk mendapatkan informasi produk yang dicari melalui aplikasi ini yakni melalui pencarian produk.

d. Pengelola :

Memudahkan karyawan dalam me-maintenance data, dalam hal ini adalah memasukkan data, mengubah data, menghapus data. Keseluruhan sistem akan ditangani oleh admin. Adapun maintenance data yang dapat dimasukkan atau dapat diubah oleh admin adalah data kategori, data user yang telah mendaftar dan data pasang produk. Dan untuk maintenance data yang bisa dihapus oleh admin adalah data user, data kategori, data pasang produk dan data belanja.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian mengenai latar belakang diatas maka, permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Bagaimana merancang aplikasi toko online berbasis web dengan PHP dan MySQL, khususnya dalam sistem pengelolaannya.

(19)

1.5 Batasan Masalah

Pada pembuatan aplikasi ini perlu didefinisikan batasan masalah mengenai sejauh mana pembuatan aplikasi ini akan dikerjakan. Beberapa batasan masalah tersebut antara lain :

1. Aplikasi desain website ini dibuat dengan menggunakan script PHP (bahasa pemograman PHP) dan menggunakan database MySQL 5.02.

2. Penghapusan data, berlaku menunggu sistem perubahan admin.

3. Sistem aplikasi ini tidak menangani sistem pembayaran customer, tidak menangani stok vendor habis, pengiriman barang ke tangan cutomer. Ketiga sistem ini merupakan sistem diluar dari sistim aplikasi ini.

4. Perancangan Aplikasi ini hanya terfokus pada sistem pengelolaan yaitu bagaimana pengelola (admin) dapat mengecek belanja dan mendapat keuntungan dari sekian customer yang telah belanja melalui jasa pasar aplikasi ini.

1.6 Metodologi Penulisan

Langkah-langkah pengumpulan data sebagai dasar penyusunan skripsi : 1. Metoda Analisa

Menganalisa masalah-masalah yang akan disajikan dan mengumpulkan data atau informasi.

2. Metoda Literatur

Merupakan usaha untuk lebih memudahkan dalam melengkapi data dan memecahkan masalah yang merupakan sumber referensi bagi penulis dalam mengambil langkah pengamatan dan melengkapi data.

(20)

Observasi merupakan aktivitas melakukan pengamatan dan analisa terhadap kondisi sebenarnya di lapangan kemudian akan diberikan solusinya.

4. Metoda Evaluasi

Mengevaluasi hasil-hasil yang telah dikerjakan.

1.7 Sistematika Penulisan

Maksud dari sistematika penulisan adalah untuk memperoleh suatu penyusunan masalah yang berkaitan langsung dengan yang lainnya dengan menggunakan metoda penulisan sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN

Pada bab ini membahas tentang pendahuluan, latar belakang, perumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan pembuatan tugas akhir dan sistimatika penulisan laporan ini.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

Pada bab ini berisi tentang dasar teori, yakni dasar teori system informasi dan perancangan pembuatan sistem informasi ini yang diambil dari beberapa literatur antara lain database power designer, mysql.

BAB III : ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

Pada bab ini membahas tentang Tempat dan Waktu Penelitian serta Diagram Alur Tugas akhir.

(21)

Pada bab ini akan membahas tentang perancangan sistem, perancangan sistem dimana terdapat deskripsi umum dan fungsional sistem, spesifikasi kebutuhan sistem, level pengguna dan hak akses, perancangan antar muka dan implementasi.

BAB V : UJI COBA DAN EVALUASI

Bab ini berisi tentang uji coba yang akan dilakukan pada sistem untuk mengetahui kesalahan atau error yang terjadi.

BAB VI : KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi tentang kesimpulan dari pelaksanaan tugas akhir dan sistem yang dibuat serta saran yang mungkin dapat bermanfaat bagi perbaikan dan perencanaan sistem yang lebih lanjut.

(22)

BAB II

TINJ AUAN PUSTAKA

2.1. J ual Beli Online

Jual beli online atau disebut dengan E-commerce ialah suatu bentuk pasar elektronik (virtual market) dimana pembeli dan penjual bertemu dan dihubungkan melalui suatu transaksi elektronik (online) yang dapat diakses secara cepat, aman dan dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja (terbebas dari jam kerja suatu tempat). Adapun keuntungan yang didapat adalah :

1. Para pelaku usaha dibantu dalam proses marketing dan promosi produk melalui Business Center Network

2. Menekan biaya marketing dan promosi perusahaan 3. Area Marketing dan Promosi yang lebih luas 4. Waktu pemasaran yang lebih lama (24 jam)

5. Tidak memerlukan Ruang Pamer Usaha (Showroom) Fasilitas yang disediakan adalah:

1. Web Server 2. Customer Service 3. Business Developer

Jual beli online dapat memberikan banyak manfaat kepada berbagai pihak sekaligus, yaitu pihak konsumen dan pihak perusahaan yang menjalankan aplikasi maupun bagi masyarakat.

(23)

1. Dapat mengembangkan pemasaran secara nasional dan internasional sehingga perusahaan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih supplier terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.

2. Mengurangi biaya pembuatan, pemprosesan, pendistribusian, penyimpanan, dan perolehan data yang berbasis informasi (paperbased information). 3. Memberikan kemampuan untuk menciptakan peluang bisnis yang sangat

khusus melalui situs di internet. Contohnya: www.dogtoys.com, www.cattoys.com, www.paketelor.com, dan Iain-lain.

4. Mempercepat perputaran antara pengeluaran modal dan penerimaan barang dan jasa.

5. Menekan biaya telekomunikasi.

6. Dapat mensupport usaha business reengineering. Dengan merubah proses dan peningkatan produktivitas penjualan, pengetahuan karyawan dan administrasi.

7. Manfaat-manfaat lainnya termasuk memperbaiki image, meningkatkan pelayanan konsumen, menemukan mitra bisnis baru, penyederhanaan proses, mengurangi waktu yang digunakan dalam bisnis, mempercepat akses informasi, mengurangi biaya transport dan komunikasi meningkatkan fleksibilitas.

b. Manfaat bagi konsumen :

(24)

saja dan dari mana saja, serta melakukan proses perbandingan dengan lebih cepat.

2. Konsumen dapat langsung menerima informasi yang relevan dan detil dalam waktu yang cepat. Pada kasus tertentu, terutama untuk barang digital, sebuah jual beli online memungkinkan pengantaran barang secara amat cepat.

3. Memungkinkan konsumen untuk dapat saling berhubungan dan saling menukar ide ataupun membandingkan pengalaman.

c. Manfaat bagi masyarakat

1. Memungkinkan lebih banyak orang untuk bekerja di rumah dan melakukan lebih sedikit perjalanan untuk berbelanja, sehingga otomatis akan mengurangi kepadatan di jalan raya dan juga polusi udara.

2. Memungkinkan persaingan harga sehingga masyarakat dapat membeli lebih banyak barang dan dapat meningkatkan taraf kehidupan.

Diambil dari literatur format PDF

“E-MARKET PLACE”

dari Rudy Adipranata, Theresia Lestiowati, Santi Wiryono Teknik Informatika – Fakultas Teknologi Informasi – Universitas Kristen Petra.

2.2. J ar ingan Komputer

(25)

Sum

ber : www.ilmukomputer.com

Setiap komputer, printer atau peripheral yang terhubung dengan jaringan disebut node.

1. Konsep Client-Server

Pada dasarnya, semua transaksi atau perpindahan data di jaringan komputer tidak terlepas dari konsep client-server. Perpindahan data ini berlangsung karena adanya permintaan (request) dari salah satu komputer ke komputer lain yang menyimpan data. Sebagai tanggapan permintaan data ini, maka komputer penyimpan data akan memberikan tanggapan (response).

Tanggapan ini berupa pengiriman data yang ingin diakses oleh komputer yang melakukan permintaan data. Dalam konsep client-server, komputer peminta data dinamakan sebagai client dan komputer pemilik data dinamakan sebagai server. Datanya sendiri dapat berupa antara lain file, web, email dan lain-lain. Implementasi dari konsep client server ini adalah program yang memiliki fungsi seperti dideskripsikan pada konsep tersebut. Contohnya sebuah program web client berfungsi mengajukan request berupa data web, sementara program yang berfungsi sebagai web server berfungsi menunggu permintaan dan mengirimkan data web kepada peminta data web.

Gambar 2.1. Konsep Client-server

(26)

Internet adalah kepanjangan dari Interconnection network, merupakan interkoneksi antara komputer-komputer (node) di seluruh dunia yang membentuk sebuah jaringan komputer global. Internet adalah suatu istilah umum yang dipakai untuk menunjuk jaringan (Network) tingkat dunia yang terdiri dari komputer dan layanan atau servis untuk pemakai komputer, dan bermacam-macam sistem informasi termasuk e-mail (surat elektronik), FTP (File Transfer Protocol)dan World Wide Web /www.

Saat ini teknologi internet sudah merambah ke hampir seluruh kalangan masyarakat. Internet digunakan untuk mencari dan menempatkan data dan atau informasi, berkomunikasi dan juga bersosial secara elektronis.

3. Komunikasi Nirkabel(Wireless)

Komunikasi tanpa kabel diawali dengan adanya radio broadcasting tahun 1920, Motorola meluncurkan produk wireless communication yang komersial yaitu berupa pager pada tahun 1974. Layanan seluler pertama adalah teknologi AMPS ( Advanced Mobile Phone Service) pada tahun 1992. Saat ini komunikasi tanpa kabel sudah sangat umum, dengan adanya telepon seluler yang mampu melakukan komunikasi baik suara maupun data. Dengan teknologi GSM, produk layanan komunikasi seluler ini mampu diterima masyarakat luas dengan baik. Namun tingkat kebutuhan komunikasi data menggunakan perangkat nirkabel terus meningkat.(Pr asetyo, 2005). Berikut adalah beberapa teknologi komunikasi tanpa kabel yang telah berkembang.

(27)

GSM adalah teknologi seluler digital atau standar komunikasi yang digunakan di seluruh dunia. GSM pertama kali diperkenalkan tahun 1991 dan pada tahun 1997 sudah dipakai secara luas di lebih dari 100 negara, dan telah menjadi suatu standar telekomunikasi seluler bagi Asia dan Eropa. GSM menggunakan frekuensi radio 900 MHz dan 1800 MHz di Eropa, Asia dan Australia. Di Amerika Utara dan Amerika latin, frekuensi yang digunakan adalah 1900 Mhz. Teknologi GSM memungkinkan sampai dengan 8 (delapan) panggilan secara simultan pada frekuensi yang sama dan menggunakan jalur data narrowband Time Division Multiple Access (TDMA). TDMA sendiri adalah teknologi yang digunakan untuk mengelola transmisi digital seperti sinyal bergerak pada mobile phone dan BTS (Base Transceiver System). Dalam TDMA, sebuah pita frekuensi dipecah-pecah menjadi beberapa channel, atau time slot, yang ditumpuk (stack) menjadi beberapa unit waktu yang lebih pendek. Pemecahan ini memungkinkan adanya pembagian sebuah channel dipakai oleh beberapa panggilan (call). b. GPRS (General Packet Radio Service)

(28)

Sedangkan menurut Cisco (www.cisco.com), GPRS dapat diuraiakan sebagai berikut : “GPRS adalah Sebuah teknologi paket terhubung yang menyediakan internet nirkabel dan komunikasi lain pada jaringan GSM. GPRS ditujukan untuk pengiriman dan penerimaan data dalam ukuran kecil. GPRS tidak ada hubungannya dengan GPS (Global Positioning System), sebuah teknologi berdasarkan frekuensi sejenis komunikasi mobile, dikhususkan untuk teknologi yang sensitif terhadap lokasi (LBS/Location Base System & GIS/Geographical Information System). Dengan GPRS, informasi dapat dikirim atau diterima dengan cepat, seolah pengguna dalam kondisi “selalu terhubung”, tidak seperti pada koneksi dial-up modem, yang membutuhkan koneksi terus menerus. Keuntungan dari penggunaan teknologi GPRS antara lain kecepatan transmisi data yang tinggi; kemampuan untuk mobile; persiapan koneksi yang instan; koneksi ke banyak sumber data di dunia; serta kompatibel dengan banyak protokol termasuk IP (Internet Protocol); dan GPRS merupakan langkah awal teknologi menuju layanan 3G. GPRS menyediakan fasilitas download file yang cepat, dan pencarian di internet yang efektif, karena pengguna GPRS hanya dikenai biaya berdasarkan besarnya data yang dikirm atau diterima, bukan berdasarkan lamanya waktu koneksi.”

c. CDMA (Code Division Multiple Access)

(29)

penggunaan ulang frekuensi. Karakteristik sistem CDMA antara lain mampu mengurangi putusnya transmisi panggilan (call), lebih hemat energi dan memberikan kemanana yang lebih baik. Teknologi CDMA pada awalnya adalah oleh sebuah teknologi militer yang digunkana pada masa perang dunia ke dua. Karena perusahaan Qualcomm Inc. berhasil menciptakan chip komunikasi CDMA, maka teknologi komunikasi ini menjadi paten dan hak privat perusahaan Qualcomm dan telah dikomersialkan.

Menurut Qualcomm, pengertian CDMA adalah sebgai berikut “CDMA bekerja dengan cara mengkonversi suara menjadi informasi digital, yang kemudian di transmisikan sebagai sinyal radio pada jaringan nirkabel. Dengan menggunakan kode yang unik untuk menutup setiap panggilan yang berbeda. CDMA dapat melayani lebih banyak pengguna untuk berbagi gelombang radio pada saat yang sama tanpa saling ganggu dan kesalahan sambungan komunikasi.” (Cualcomm Inc, 2002)

d. Mobile device

(30)

assistant). Untuk PDA dan Pocket PC, fitur komunikasi data lewat internet sudah merupakan fasilitas standar, di mana semua tipe PDA dan Pocket PC pasti mendukung serta menyertakan mini browser atau mobile browser dalam fitur-fiturnya. Sedangkan untuk telepon seluler, belum semua tipe mampu mendukung fasilitas browsing internet. Umumnya, hanya tipe-tipe dengan kelas menengah ke atas dan atau terbaru yang menyediakan fitur ini.

2.3. Sejar ah Wor ld Wide Web

World Wide Web mendapat perhatian publik yang sangat besar yang tidak dapat disamai oleh aplikasi internet. Pada tahun 1995, www menggantikan FTP sebagai aplikasi internet yang bertanggung jawab atas sebagian besar lalu lintas internet. Web telah menjadi sedemikian terkenalnya sehingga terkadang dicampuradukkan dengan istilah internet itu sendiri meskipun pengertian ”di web” dan ”di internet” sebenarnya tidaklah sama.

Web adalah sistem pengiriman dokumen tersebar yang berjalan di internet. Web dikembangkan di CERN (European center for nuclear research), suatu lembaga bagi penelitian fisika energi tinggi di Geneva, Swiss. Tujuan semula dari lembaga ini adalah untuk membantu para fisikawan di berbagai lokasi yang berbeda dalam bekerja sama dalam berbagi material penelitian. Web dengan cepat berkembang ke luar lingkup masyarakat fisika energi tinggi. Pada tahun 1993, terdapat 130 server web di internet. Setahun kemudian jumlahnya meningkat menjadi 2.738, dan pada bulan juni 1995 terdapat 23.500 server web.

(31)

ini berada di komputer dalam domain komersial, dan di sebagian industri, di mana keberadaan perusahaan web sama pentingnya dengan memiliki telpon atau faks bagi tujuan komunikasi bisnis. Web sekarang telah menjadi media yang sangat penting bagi periklanan dan alamat web sekarang sudah umum dijumpai pada majalah, surat kabar, dan iklan televisi.

2.3.1. Web

Menurut Abdul Kadir (2002) mengemukakan bahwa, World Wide Web (WWW) atau biasa disebut dengan Web, merupakan salah satu sumber daya internet yang berkembang pesat. Informasi Web didistribusikan melalui pendekatan hypertext, yang memungkinkan suatu teks pendek menjadi acuan untuk membuka dokumen yang lain. Dengan pendekatan hypertext ini seseorang dapat memperoleh informasi dengan meloncat dari suatu dokumen ke dokumen yang lain. Dokumen-dokumen yang diaksespun dapat tersebar di berbagai negara.

2.3.2. Aplikasi Web

Pada awalnya aplikasi web dibangun hanya dengan menggunakan bahasa yang disebut HTML (Hypertext Transfer Protokol). Pada perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan objek dikembangkan untuk memperluas kemampuan HTML. Pada saat ini, banyak skrip seperti itu antara lain yaitu PHP dan ASP, sedangkan contoh yang berupa objek antara lain adalah applet (Java).

Aplikasi web sendiri dapat dibagi menjadi : a) Web statis, dan

(32)

Web statis dibentuk dengan menggunakan HTML saja. Kekurangan aplikasi seperti ini terletak pada keharusan untuk memelihara program secara terus-menerus untuk mengikuti setiap perubahan yang terjadi. Kelemahan ini diatasi dengan model aplikasi Web dinamis.

Dengan memperluas kemampuan HTML, yakni dengan menggunakan perangkat lunak tambahan, perubahan informasi dalam halaman-halaman web dapat ditangani melalui perubahan data, bukan melalui perubahan program. Sebagai implementasinya, aplikasi web dapat dikoneksikan ke basis data. Dengan demikian perubahan informasi dapat dilakukan oleh operator atau yang bertanggung jawab terhadap kemutahiran data, dan tidak menjadi tanggung jawab pemrograman atau webmaster.

2.3.4. Ser ver

Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

(33)

1. Free of Charge, berarti tidak harus membayar lisensi kepada pembuat untuk menggunakannya.

2. Waktu pemrosesan lebih cepat dan tangguh dengan konfigurasi yang benar. Dll

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Apache sangat bagus jika dikombinasikan dengan aplikasi lainnya.

2.4 HTML

Sebelum kita mengenal apa itu HTML ada baiknya kita mengetahui dulu apa itu HTTP (hypertext transfer protokol). HTTP merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data atau dokumen antara web server ke web browser (Internet Explorer, dll). Dan protokol ini waktu melakukan transfer, dokumen atau data webnya ditulis atau dengan menggunakan format HTML.

HTML sendiri adalah singkatan dari "hypertext markup language". Disebut dengan markup language karena HTML berfungsi untuk memperindah file tulisan (text) biasa sehingga bisa menunjukkan interface dan informasi yang cukup menarik sehingga dapat dilihat pada web browser yang ada. Bisa juga disebut sebagai sistem "penandaan" (Markup) pada sebuah dokumen yang digunakan untuk membangun suatu halaman web (Homepage).

(34)

sendiri-sendiri dengan ditandai garis miring (/). Sebagai contoh adalah <HTML>….</HTML> dan yang lain misalnya <TITLE>. Secara umum halaman web mempunyai struktur dasar sebagai berikut:

<HTML> Sebagai tanda awal dokumen HTML.

<HEAD> Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META. <TITLE> Sebagai titel atau judul halaman. Kalimat yang terletak di dalam tag ini

akan muncul pada bagian paling atas browser Anda (pada title bar). <BODY> Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti warna

latar belakang, warna teks, warna link, warna visited link, warna active link dan lain-lain.

Namun pada sebuah dokumen HTML terdapat dua bagian utama yaitu bagian-head dan bagian-body. Setiap masing-masing bagian mempunyai tag tersendiri, bagian-head menggunakan tag <head> ... </head> dan bagian-body menggunakan tag <body> ... </body>.

Berikut ini merupakan contoh sederhana dari dokumen HTML :

<html> <head>

<title>Coba Headings </title> </head>

<body text="#FF0000"> <H1>Ini adalah H1</H1> <H2>Ini adalah H2</H2> </body>

(35)

Dokumen diatas merupakan kumpulan dari perintah-perintah dasar pada HTML, seperti <body text….> untuk warna dasar teks dan <H1> yang digunakan untuk ukuran dasar teks.

Menurut Abdul Kadir (2002) Konsep kerja HTML di awali dengan permintaan suatu halaman web oleh browser. Berdasarkan URL (Uniform Resource Locator) atau dikenal dengan sebutan alamat internet, browser mendapatkan alamat dari web server, mengidentifikasi halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan oleh web server selanjutnya, web server akan mencarikan berkas yang diminta dan kan isinya ke browser. Browser yang mendapatkan isinya segera melakukan proses penerjemahan kode HTML dan menampilkannya ke layar pemakai.

Gambar 2.2 skema HTML

2.5 PHP

Menurut Abdul Kadir (2002) mengemukakan, PHP Hypertext preposessor. Ia merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server. Hasilnyalah yang dikirim ke klien, tempat pemakai menggunakan browser. Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya semua sintak yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan pada server. Sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja sehingga ia dapat membentuk permintaan terkini.

Web Server

Kode HTML

Browser permintaan

http (sesuatu.php)

(36)

Kode PHP juga bisa berkomunikasi dengan database dan melakukan perhitungan-perhitungan yang kompleks sambil jalan. Pada saat ini, PHP cukup popular sebagai peranti pemrograman Web, terutama di lingkungan linux. Walaupun demikian, PHP sebenarnya juga dapat berfungsi pada server-server yang berbasis UNIX, Windows NT, dan Macintosh. Bahkan versi untuk Windows 95/98 pun tersedia.

PHP bersifat bebas pakai, kita tidak perlu membayar apapun untuk menggunakan perangkat lunak ini. Salah satu kelebihan dari PHP adalah mampu berkomunikasi dengan berbagai database yang terkenal. Dengan demikian, menampilkan data yang bersifat dinamis, yang diambil dari database merupakan hal yang mudah untuk mengimplementasikan. Itulah sebabnya sering dikatakan bahwa PHP sangat cocok untuk membangun halaman- halaman web dinamis.

Sebagai sebuah bahasa pemrograman server-side, PHP juga memiliki keunggulan seperti:

1. Source program atau skrip tidak dapat dilihat menggunakan fasilitas view HTML source, yang ada pada web browser.

2. Skrip tersebut dapat memanfaatkan sumber-sumber aplikasi yang dimiliki oleh server, seperti misalnya untuk keperluan database connection. Saat ini PHP sudah mampu melakukan koneksi dengan berbagai database seperti InterBase, Microsoft Access, MSQL, Oracle, Posgtre SQL, Sybase dan lain-lain.

(37)

atau harus menggunakan web browser tertentu dan pasti dikenal oleh web browser apapun.

Konsep kerja PHP, prinsipnya serupa dengan kode HTML. Hanya saja ketika berkas PHP yang diminta didapatkan oleh web server, isinya segera dikirimkan ke mesin PHP dan mesin inilah yang memproses dan kan hasilnya (berupa kode HTML) ke web server. Selanjutnya web server menyampaikan ke klien. Berikut ini merupakan gambar dari skema PHP.

Gambar 2.3 skema PHP

2.5.1 Script PHP

Skrip PHP berkedudukan sebagai tag dalam bahasa HTML. Sebagaimana diketahui, HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa standar untuk membuat halaman-halaman web. (Fir daus, 2007). Sebagai contoh, berikut kode PHP yang berada di dalam kode HTML :

<ht ml>

<head>

<title> Latihan Pertama </title>

</head>

<body>

Selamat Belajar PHP. <BR>

(38)

pri

ntf (“Tgl Sekarang : %s “, Date (“d F Y”));

?>

</body>

</html>

Kode di atas disimpan dengan ekstensi .php Perhatikan kode berikut :

<?p hp

printf(“Tgl. Sekarang: %s “, Date (“d F Y”));

?>

Kode PHP di awali dengan <?php dan di akhiri ?>. pasangan kedua kode inilah yang berfungsi sebagai tag kode PHP. Berdasarkan tag inilah, pihak server dapat memahami kode PHP dan kemudian memprosesnya. Hasilnya dikirim ke browser. Dengan demikian pihak klien tidak dapat melihat kode PHP yang sesungguhnya. Maka apabila kode tersebut dijalankan akan membentuk tampilan seperti berikut:

Gambar 2.4 Tampilan Hasil PHP

2.6 MySQL

(39)

mengirim data serta meminta data. Oleh karena pemrosesan terjadi di server sehingga pengaksesan data tidak terbatas. Pengaksesan dapat dilakukan di mana saja oleh siapa saja dengan catatan komputer telah terhubung ke server. Lain halnya dengan database desktop di mana segala pemrosesan data seperti penambahan data ataupun penghapusan data harus dilakukan pada komputer yang bersangkutan.

MySQL termasuk dalam kategori database manajemen sistem, yaitu database yang terstruktur dalam pengolahan dan penampilan data. Sejak komputer dapat menangani data yang besar, database manajemen sistem memegang peranan yang sangat penting dalam pengolahan data. Hal ini sangat diperlukan, karena data tersebut dapat diatur sesuai dengan kebutuhan pemakainya. MySQL merupakan Relational Database Manajemen Sistem (RDBMS) yaitu hubungan antar tabel yang berisi data-data pada suatu database. Hal tersebut lebih baik daripada jika semua data terkumpul menjadi satu dalam satu tabel. Kelebihan hal di atas, yaitu dapat mempercepat pencarian suatu tabel. Tabel-tabel tersebut di link oleh suatu relasi yang memungkinkan untuk mengkombinasikan data dari beberapa tabel ketika seorang user menginginkan menampilkan informasi dari suatu database.

2.6.1 Pr ogr am Database MySQL

Ada beberapa alasan mengapa MySQL menjadi program database yang sangat popular dan digunakan oleh banyak orang. Alasan-alasan tersebut diantaranya ialah :

(40)

digunakan di belahan bumi manapun sehingga jika mempunyai masalah dengan database tersebut, dapat bertanya kepada banyak orang (pengguna yang lain) melalui internet maupun orang di sekitar yang siap membangun menyelesaikan masalah tersebut serta dukungan manual maupun referensi yang banyak bertebaran di internet.

2. MySQL mendukung banyak bahasa pemrograman seperti C, C++, Perl, Phython, Java, dan PHP. Kita dapat menggunakan bahasa pemrograman tersebut untuk berinterakasi maupun berkomunikasi dengan MySQL, atau dapat juga digunakan sebagai komponen pembentuk antarmuka (interface) dari suatu database MySQL.

3. Koneksi, kecepatan, dan keamanan membuat MySQL sangat cocok diterapkan untuk pengaksesan database melalui internet, dengan menggunakan bahasa pemrograman Perl atau PHP sebagai antarmukanya.

4. MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protocol TCP/IP, Unix socket (Unix), atau Named Pipes (NT).

5. MySQL dapat menangani database dengan skala yang sangat besar dengan jumlah record mencapai lebih dari 50 juta, dapat menampung 60 ribu tabel, dan juga bisa menampung 5 milyar baris data. Selain itu, batas indek pada tiap tabel dapat menampung mencapai 32 indek.

(41)

7. Multiuser, yaitu dalam satu database server pada MySQL dapat diakses oleh beberapa user dalam waktu yang sama tanpa mengalami konflik atau crash. 8. Security yang dimiliki database MySQL dikenal baik, karena memiliki lapisan

sekuritas seperti level subnetmask, nama host dan izin akses user dengan sistem perizinan yang khusus serta password yang dimiliki setiap user dalam bentuk data terenkripsi.

9. MySQL merupakan software database yang bersifat free atau gratis, jadi kita tidak perlu susah-susah mengeluarkan isi kantong kita untuk hanya sekedar membayar lisensi kepada pembuat software. Hal ini sangat berbeda jika kita menggunakan software database seperti IBM DB@ ataupun Oracle, karena kita harus membayar mahal untuk mendapatkan lisensinya.

2.6.2 Koneksi MySQL

Bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logika merupakan struktur dua dimensi terdiri dari baris (row atau record) dan kolom (column atau field). Sedangkan dalam sebuah database dapat terdiri dari beberapa table.

Untuk membuat sebuah database baru ketik create database nama database; Contoh :

cre

ate database privatdb;

Untuk membuka database ketik use namadatabase; Contoh:

use

privatdb;

untuk membuat tabel baru adalah create table namatabel (

(42)

);

2.6.3 Menghubungka n PHP dengan MySQL File utama.php:

$databasename=”privatdb”;

$link=mysql_connect($host,$username,$password) or die

("Database tidak dapat dihubungkan!");

mysql_select_db($databasename,$link);

return $link;}

?>

Isi dari variabel , $username, $password$host dan $databasename dapat disesuaikan sesuai dengan setting pada MySQL server yang ada.

2.7. Xammp

(43)

2.8. Gammu

Gammu adalah salah satu tools dalam pembuatan sms gateway. Pada gammu ini sudah disediakan database sehingga pengguna dapat lebih mudah menggunakan aplikasi gammu ini untuk membuat sebuah sms gateway. Caranya anatara lain:

1. Pertama-tama instal XAMPP

2. Lakukan ekstraksi terlebih dahulu pada file Gammu-1.zip ke suatu direktori.

• gammurc (untuk mengatur koneksi device)

• smsdrc (mengatur koneksi database)

• msql.sql (database Gammu)

3. Buka browser, masukkan ke phpmyadmin, lalu ketikkan (http://localhost/phpmyadmin)

4. Buat database bernama ”smsd” dengan mengisian langsung pada field<Create new datbase> dan klik <Create>.

5. Pilih database”smsd” (dapat dipilih pada dropdown di sebelah kiri).

6. Lakukan import database mysql.sql dengan cara klik menu Import dan cari

file mysql.sql

7. Buka file smsdrc dengan wordpad pada direktori Gammu(lihat nomor 2), dan edit bagian :

user = root (isi dengan root)

password = (dikosongi)

pc = localhost

# pc can also contain port or socket path after colon (eg.

localhost:/path/to/socket)

(44)

8. Setelah itu adalah setting Handphone yang digunakan: misalnya menggunakan HP Sonny Erricsson W890i

[gammu]

port = com7 (isikan port koneksi anda : Bluetooth)

#model = W890i

connection = at115200

#synchronizetime = yes

#logfile = gammulog # this is not used at all in SMSD mode

#logformat = textall

#use_locking = yes

#gammuloc = gammu.us

#startinfo = yes

9. Aktifkan configurasi gammu dengan cara :

(45)

BAB III

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1. Analisis Sistem

Dari analisis permasalahan yang telah dilakukan, maka akan dirancang suatu aplikasi jual beli online berbasis web yaitu dengan melakukan perancangan dan pembuatan sistem. Hal tersebut dilakukan untuk menggambarkan arus data dalam aplikasi secara terstruktur dan jelas, serta menggambarkan proses yang terjadi pada aplikasi, sehingga dapat menjadi sarana dokumentasi sistem yang baik.

Dengan aplikasi berbasis web ini selain dapat melakukan pemesanan barang, aplikasi ini juga dapat memasarkan produk bagi para vendor yang ingin produknya dijual melalui aplikasi ini. Namun sesuai batasan masalah, penulis menegaskan bahwa aplikasi ini dibuat untuk mengetahui proses jalannya si pengelola (admin) dalam mengelola sistem jual beli online, khususnya jual beli online produk batik yang mana sistem pengelolaannya ini saling berkaitan dengan e-commerce dan e-advertising.

(46)

memasang produk harus mendaftarkan diri sebagai vendor agar ia dapat melakukan pasang produk.

Dalam aplikasi berbasis web ini, hak akses untuk seorang customer/member selain memesan produk adalah ia juga dapat mengubah profil, password, pencarian produk. Untuk seorang vendor hak aksesnya adalah dapat memasang produk batik, mengubah data produk miliknya dan juga dapat mengubah profil serta dapat mengubah password. Bagi pengguna biasa hanya dapat memanfaatkan fitur pencarian informasi produk dan pencarian informasi produk berdasarkan kategori saja. Bagi admin (orang yang mengelola dari aplikasi ini) dapat mengetahui besar keuntungan yang ia peroleh dari customer yang membeli produk. Adapun hak akses admin (pengelola) disini selain dapat mengetahui besar keuntungan yang ia peroleh, admin juga dapat menghapus user-anggota (vendor atau customer), mengubah data profil admin dan mengubah data password admin, menerima konfirmasi pembayaran dari customer, mengecek data produk yang dibeli dan menghitung barang belanja. Oleh karena itu sistem pengelolaan disini saling berkaitan dengan e-commerce dan e-advertising.

3.2. Per ancangan Sistem

(47)

3.2.1 Flowchar t

Bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi. Flowchart juga merupakan :

1. Bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan dari sistem. 2. Menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur yang ada didalam sistem. 3. Menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.

Tujuan utamanya penggunaan flowchart adalah untuk menggambarkan suatu tahapan penyelesaian secara sederhana, terurai, rapi dan jelas dengan menggunakan simbol-simbol standar. Tahap penyelesaian masalah yang disajikan harus jelas, sederhana, efektif dan tepat.

Flowchart dibawah ini menjelaskan mengenai proses utama dari pembuatan aplikasi jual beli online untuk produk batik, yakni proses belanja/member

(48)

Gambar flowchart pada gambar 3.1 menjelaskan tentang alur dari proses belanja secara umum apabila pengunjung tidak login dan atau tidak ingin mendaftar dan atau tidak berniat untuk membeli produk maka pengunjung hanya bisa melihat informasi produk batik yang telah disediakan oleh admin. Namun jika dari pengunjung yang melihat produk tersebut tertarik untuk membeli produk maka diharuskan login terlebih dahulu. Apabila pengunjung sudah berhasil login dan mendapatkan sesi maka proses selanjutnya adalah belanja, jika pengguna tidak ingin belanja maka pengguna dapat melihat-lihat informasi produk. Namun jika pengunjung belum login atau belum terdaftar menjadi anggota dalam artian belum mendapat sesi, maka pengunjung diharuskan mendaftarkan diri agar pengunjung tersebut mendapat sesi dan proses selanjutnya pengunjung tersebut dapat melakukan proses belanja. Jika tidak ada lagi keinginan untuk belanja maka pengunjung/user tersebut dapat keluar dari halaman tersebut.

Flowchart dibawah ini menjelaskan mengenai proses utama dari pembuatan aplikasi jual beli online untuk produk batik, yakni proses pasang produk batik

(49)

Gambar flowchart pada gambar 3.2 menjelaskan tentang alur dari proses pasang produk batik secara umum apabila pengunjung tidak login dan atau tidak ingin mendaftar dan atau tidak berniat untuk memasang produk maka pengunjung hanya bisa melihat menu-menu yang isinya sejumlah informasi seputar produk batik. Namun jika dari pengunjung yang melihat produk tersebut tertarik ingin ingin memasarkan produknya maka diharuskan login terlebih dahulu. Apabila pengunjung sudah berhasil login dan mendapatkan sesi maka proses selanjutnya adalah pasang produk. Namun jika pengunjung belum login atau belum terdaftar menjadi anggota dalam artian belum mendapat sesi, maka pengunjung diharuskan mendaftarkan diri agar pengunjung tersebut mendapat sesi dan proses selanjutnya pengunjung tersebut dapat melakukan proses pasang produk. Jika tidak ada lagi keinginan untuk pasang produk maka pengguna/user tersebut dapat keluar dari halaman tersebut.

Flowchart dibawah ini merupakan proses pembayaran customer terhadap produk belanja dimana proses ini bagian dari pembuatan aplikasi jual beli online untuk produk batik.

(50)

Gambar 3.3 menjelaskan proses customer melakukan pembayaran belanja. Setelah customer beli produk melalui jasa belanja online maka selanjutnya customer mentransfer sejumlah uang ke rekening pengelola yang mana proses transfer uang ini merupakan bagian luar sistem dari aplikasi ini, kemudian setelah customer melakukan transfer uang, customer tersebut diharuskan memberikan konfirmasi pada pengelola bahwa ia telah mentransfer lewat rekening. Selanjutnya pengelola akan mengecek bukti transfer dari customer dan oleh vendor baru akan diproses pengurangan stok dan vendor akan mengirim barang. Namun untuk proses kirim barang hingga customer menerima barang disini merupakan proses diluar sistem dari aplikasi ini.

Terdapat beberapa proses lain pada sistem aplikasi ini, diantaranya : flowchart daftar anggota, flowchart cari informasi produk, flowchart pesan belanja dan flowchart pasang produk.

(51)

Gambar 3.5 Flowchar t Pengunjung Mencar i Infor masi Pr oduk

(52)

Gambar 3.6 menjelaskan tentang proses customer pesan belanja. Customer dapat pesan belanja disini sesuai ketentuan berlaku, hal ini diperlukan untuk memudahkan pihak user khususnya admin dalam mengelola jual beli online produk batik online ini. Contohnnya adalah saat customer membatalkan pesan belanja. Customer dapat membatalkan belanjanya diberlakukan saat hari itu juga saat customer memesan produk. Jika hari ini pesan dan dikemudian hari customer tersebut ingin membatalkan pemesanannya maka hal tersebut diluar sistem dari aplikasi ini. Setelah pesan belanja, customer dapat melakukan transfer sejumlah uang dan harus memberikan konfirmasi pada pengelola bahwa pembayaran lewat rekening telah dilakukan. Keterangan alur dari proses pembayaran ada pada gambar 3.3, namun sistem pembayaran tidak ada pada aplikasi kami karena sistem tersebut merupakan diluar dari sistem aplikasi ini.

(53)

3.2.2 Sistem Flow Diagram

Sistem Flow Diagram (SFD) adalah diagram yang memuat bagian atau urut-urutan yang terlibat arus informasi yang mengalir. Sistem Flow Diagram merupakan bagan dari DFD yang berfungsi memetakan model lingkungan yang direpresentasikan dengan lingkungan tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. Penggambaran dimulai dengan alur input, proses, terminator, aliran data, aliran kontrol, penyimpanan dan proses tunggal yang mempresentasikan keseluruhan sistem.

Sistem Flow Diagram pada perancangan aplikasi jual beli online untuk produk batik ini yang terfokus pada sistem pengelolaannya yang mana sistem ini ditangani oleh admin.

Terdapat beberapa sistem flow untuk perancangan aplikasi pasar virual produk batik ini, diantaranya :

1. Sistem Flow Pengelola Mengelola Belanja.

(54)

1. Sistem Flow Pengelola Menglola Belanja

Sistem Flow Administrator Mengelola Jasa Online

Customer Vendor

Gambar 3.8 Sistem Flow Pengelola Mengelola Belanja

(55)
(56)

2. Sistem Flow Admin Maintenance Data User (Anggota)

Maintenance Data Anggota

Vendor Customer

Admin (Pengelola)

simpan

selesai cek data sesuai

konfirmasi maintenance user 1. ubah

1. ubah data user 2. hapus data

user mulai

hapus

Proses daftar customer

Proses daftar anggota vendor

data member data anggota

login

pilih menu

(57)

3. Sistem Flow Admin Maintenance Data Produk 1. ubah data produk sesuai permintaan vendor

(58)

3.2.3 Data Flow Diagr am (DFD)

DFD (Data Flow Diagram) merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisis maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program. DFD juga merupakan suatu model data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan darimana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.

3.2.3.1. DFD Level 0

Context diagram atau DFD level 0 menjelaskan gambaran umum mengenai sistem, terdiri atas entitas luar yang berhubungan dengan sistem serta arah informasi yang berupa masukan dan keluaran antara entitas luar dengan sistem tersebut. Pada context diagram ini terdapat 4 entitas luar yaitu: admin, member,

(59)

Gambar 3.11 diatas merupakan context diagram dari sistem jual beli online untuk produk batik, dimana pada gambar diatas terlihat ada empat pengguna (user) yang dapat menggunakan aplikasi ini, yaitu :

1. Admin

Hak akses yang diberikan kepada admin antara lain :

a. Dapat me-maintenance data dimana admin dapat mengisi, mengubah dan menghapus data. Adapun admin dapat mengisi data kategori, mengubah data kategori dan menghapus data kategori. Admin juga dapat menghapus data produk yang dimasukkan oleh vendor. Admin juga dapat menghapus data user member dan vendor sesuai kebutuhan admin.

b. Dapat mengecek belanja customer, dimana admin dapat mengetahui data belanja yang telah dipesan oleh customer. Data tersebut akan dicek oleh admin apabila data belanja tersebut ada maka admin akan menghitung belanja tersebut dan proses belanja akan ditangani oleh sistem dan masuk ke database.

2. Vendor

Hak akses yang dimiliki oleh vendor adalah :

a. Dapat pasang produk, disini vendor dapat pasang produk. b. Dapat mengubha data produk

3. Member (customer)

Hak akses yang diberikan kepada member adalah : a. Dapat memesan belanja sesuai kebutuhan customer.

(60)

c. Dapat mengetahui data belanaja apa saja yang telah dipesan. 4. Pengunjung

(61)

3.2.3.2DFD Level 1

(62)

Pengunjung dapat mencari informasi yang ia cari. Untuk cari informasi, pengunjung hanya perlu memasukkan kata kunci dan dapat juga memilih berdasarkan kategori.

2. Proses Daftar :

Pada aplikasi ini pengunjung dapat mendaftarkan diri menjadi anggota (bisa jadi anggota vendor dan bisa jadi anggota member) agar pengguna dapat memakai aplikasi ini sesuai dengan hak akses user.

3. Proses Produk :

Pada proses ini hak aksesnya untuk vendor, dimana vendor dapat melakukan pasang produk dan dapat mengubah data produknya.

4. Proses Pesan Belanja :

Pada proses ini hak aksesnya untuk customer, dimana customer dapat melakukan pesan belanja sesuai yang diinginkan.

5. Proses Konfirmasi Pembayaran :

Pada proses ini, hak aksesnya utnuk customer, dimana customer dapat melakukan konfirmasi pembayaran apabila telah melakukan lewat rekening. 6. Proses Cek Belanja :

Proses ini hak aksesnya untuk admin, dimana admin dapat mengecek data belanja customer dan dapat mengetahui hasil perolehan keuntungan seorang pengelola yang diambil dari proses belanja.

3.2.3.3. DFD Level 2 Pr oses Daftar Anggota

(63)

dt_user

Penjelasan Gambar 3.13 DFD Level 2 Proses Daftar Anggota:

Pengunjung yang ingin jadi anggota harus mengisi pendaftaran yang telah disediakan oleh admin. Data diri harus diisi secara lengkap. Setelah pengisian diisi dengan benar maka pengunjung akan menjadi account namun perlu melakukan pengisian kode aktifasi guna mengaktifkan user account. Setelah melakukan pengisian kode aktifasi maka pengguna akan menjadi anggota. 3.2.3.4. DFD Level 2 Pr oses Pasang Pr oduk

dt_user

(64)

Penjelasan Gambar 3.14 DFD Level 2 Proses Pasang Produk: 1. Vendor :

Disini vendor dapat memasang data produk yang hendak dipasarkan. Data yang telah dimasukkan oleh vendor dapat diubah.

2. Tidak ada error dalam DFD level 2 proses maintenance data password.

3.2.3.5. DFD Level 2 Pr oses Pesan Belanja

dt_belanja

Gambar 3.15 DFD Level 2 Proses Pesan Belanja

Penjelasan Gambar 3.15 DFD Level 2 Proses Pesan Belanja

:

1. Hak akses untuk customer:

Disini customer dapat memilih produk yang hendak dipesan atau dibeli. Setelah memilih produk, customer dapat menyimpan peasan belanja.

(65)

3.2.3.6. DFD Level 2 Pr oses Cek Belanja

Gambar 3.16 DFD Level 2 Proses Cek Belanja

Penjelasan Gambar 3.16 DFD Level 2 Proses Cek Belanja : 1. Hak akses untuk Admin :

(66)

3.2.3.7. DFD Level 2 Pr oses Maintenance Data Admin

Gambar 3.17 DFD Level 2 Proses Maintenance Data Admin

Penjelasan Gambar 3.17 DFD Level 2 Proses Maintenance Data Admin :

1. Hak akses pada proses ini adalah untuk admin. Disini admin dapat me-maintenance data : penambahan data, pengubahan data, dan penghapusan data. Adapun data yang dapat ditambahkan oleh admin adlah : data kategori. Datayang dapat diubah adalah data kategori, data produk. Dan data yang dapat dihapus adalah data kategori, data produk, data user, data belanja.

(67)

3.2.3.8. DFD Level 2 Pr oses Pencar ian Pr oduk

Gambar 3.18 DFD Level 2 Pr oses Pencar ian Pr oduk

Penjelasan Gambar 3.18 DFD Level 2 Proses Pencarian Produk : 1. Pengunjung :

Disini pengunjung dapat melihat informasi produk yang ia cari, hanya dengan memasukkan kata kunci pada form search dan atau memilih berdasarkan kategori. Maka informasi seputar produk yang ia cari akan ia dapatkan dan jika data produk yang ia cari tidak ada maka sistem akan memberi informasi pesan bahwa data produk belum ada.

2. Tidak ada error dalam DFD level 2 proses searching informasi produk.

3.2.4 ERD (Entity Relationship Diagr am)

(68)

3.2.4.1 Conceptual Data Model (CDM)

Conceptual Data Model (CDM) memodelkan struktur logis dari keseluruhan aplikasi data, tidak tergantung pada software atau pertimbangan model struktur data. CDM yang valid dapat dikonversi ke PDM. Dibawah ini merupakan gambar CDM dari sistem aplikasi jual beli online untuk produk batik, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

menyediakan

Gambar 3.19 Conceptual Data Model (CDM)

3.2.4.2. Physical Data Model (PDM)

(69)

FK_KATEGORI_MENYEDIAK_ADMIN

Gambar 3.20 Physical Data Model (PDM)

3.2.5 Str uk tur Database

Tabel-tabel yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini, antara lain 1. Tabel ADMIN

Pada tabel admin ini yang berperan sebagai primary key adalah admin name. Pada tabel ini memiliki 6 entitas yaitu admin_name, admin_pass, nama_lengkap, nama_bank, norekening, dan email_admin.

Tabel 3.1 Data Admin

No Nama Key Tipe Keter angan

1. ADMIN_NAME PK Varchar (40) Username admin 2. ADMIN_PASS Varchar (40) Password admin 3. NAMA_LENGKAP Varchar (40) Nama lengkap admin

4. NAMA_BANK Varchar (40) Nama BANK

(70)

6. EMAIL_ADMIN Varchar (40) Email admin 2. USER_PASS Varchar (255) Password anggota 3. NAMA_MEMBER Varchar (255) Nama lengkap anggota 4. ALAMAT_MEMBER Varchar (255) Alamat anggota 5. KOTA_MEMBER Varchar (255) Kota tinggal anggota 6. TELP_MEMBER Varchar (255) No.telp anggota 7. EMAIL_MEMBER Varchar (255) Email anggota

8. KODE_AKTIFASI Varchar (255) Kode aktifasi anggota 9. STATUS_MEMBER Varchar (255) Status anggota (aktif/tidak) 10. TANGGAL_DAFTAR Date Tanggal daftar anggota

11. STATUS Integer Status anggota

0 = vendor, 1 = customer

3. Tabel KATEGORI

Pada tabel kategori ini terdapat 4 entitas dengan id_kategori sebagai primary key dalam tabel ini.

Tabel 3.3 Data Kategori

No Nama Key Tipe Keter angan

1. ID_KATEGORI PK Integer Id kategori 2. ADMIN_NAME FK Varchar (40) Username admin 3. NAMA_KATEGORI Varchar (40) Nama kategori

(71)

4. Tabel IKLAN

Tabel ikalan digunakan sebagai tabel yang menampilkan produk yang akan ditampilkan dalam website. Pada tabel ini memiliki 11 entitas yang berguna untuk menyimpan data yang dimasukkan dengan id_ikaln sebagai primary key.

Tabel 3.4 Data Vendor

5. JUDUL_IKLAN Varchar (255) Judul produk

6. DESKRIPSI_IKLAN Varchar (255) Deskripsi/gambaran produk

7. HARGA_IKLAN Integer Harga jual produk

8. FOTO Varchar (255) Foto produk

9. TANGGAL_PASANG Date Tanggal pasang produk

10. DISK Integer Diskon item produk

11. STOK Integer Stok item produk

5. Tabel BELANJA

Pada tabel belanja ini menyimpan data belanja yang dilakukan oleh member. Pada tabel ini memiliki 11 entitas.

Tabel 3.5 Data Belanja

No Nama Key Tipe Keter angan

6. JUDUL_IKLAN Varchar(30) Nama produk yang dipesan

7. TOTAL Int Harga per item

8. DISKON Int Harga per-item setelah didiskon

9. TOTAL1 Int Total harga dari harga setelah

didiskon dikali dengan banyaknya produk yang dipesan

10. USER Int Customer yang memesan

(72)

11. STATUS Int Status pemesanan/pembelian produk

6. Tabel Data Detil Belanja

Pada tabel ini adalah tabel konfirmasi untuk menyimpan data belanja yang telah melakukan konfirmasi pembayaran. Pada tabel ini memiliki 9 entitas dengan id_konfirmasi sebagai primary key.

Tabel 3.6 Data Detil Belanja

No Nama Key Tipe Keter angan

3.3. Tampilan Antar muka

(73)

BANNER

Menu Content Login member

Samping

Gambar 3.21 Form Tampilan Website

Selain itu juga akan ada menu admin dimana nantinya website ini akan dikelola oleh seorang admin. Berikut adalah tampilan admin dari website ini.

Username:

Password:

LOGIN

Gambar 3.22 For m Tampilan Login Admin

(74)

HEADER MENU

CONTENT ADMIN

(75)

BAB IV

IMPLEMENTASI PROGRAM

Pada bab ini akan membahas tentang Implementasi program dari hasil analisa dan perancangan sistem yang ada pada bab III, serta bagaimana cara sistem tersebut dijalankan. Aplikasi ini merupakan salah suatu media massa tentang proses pemasangan produk, belanja produk dan mengelola pendapatan belanja yang dilakukan secara terkomputerisasi. Untuk lebih lanjut dapat dijelaskan pada sub bab berikut :

4.1. Alat Yang Digunakan

Pada implementasi program, alat-alat yang digunakan yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang dijabarkan sebagai berikut:

4.1.1 Per angkat Ker as

Perangkat keras (hardware) yang digunakan adalah :

a) Seperangkat komputer pentium IV GHz, harddisk 40 GB. b) Memory 512 DDR.

c) Mouse dan Keyboard. 4.1.2 Per angkat Lunak

Perangkat lunak (software) yang digunakan adalah : a) Windows XP Service Pack 2.

Gambar

Gambar 2.2  skema HTML
Gambar 2.5. Aktifasi Gammu
Gambar 3.1 Proses Belanja
Gambar 3.2 Flowchart Pasang Produk
+7

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu dibutuhkan aplikasi website berbasis CRM untuk mendukung kinerja perusahaan yang pada akhirnya dapat meningkatkan penjualan serta dapat membina

Analisis PIECES dalam penelitian ini digunakan sebagai pembanding proses sistem yang digunakan oleh studi kasus pada saat ini dengan sistem yang akan dikembangkan, dengan

Menerapkan metode Framework Of Dynamic pada Customer Relationship Management untuk mengembangkan proses penjualan pada toko Outdoor Adventure Key (OAK).. Memudahkan

Sebelumnya untuk melakukan pendaftaran menjadi anggot pasien, calon pasien harus datang langsung ke Klinik atau melalui telepon. Kedepannya akan dibuat proses pendaftaran

Sesuai dengan alur proses yang ada pada diagram konteks maka seorang pengunjung/wisatawan hanya mendapatkan informasi yang telah dimasukkan oleh admin dari system

tahapan dalam penelitian ini yaitu pencarian data dengan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka, analisis kondisi saat ini, analisis SWOT, analisis data meliputi

Pengujian ini bertujuan untuk memeriksa sistem E-CRM yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan yang telah didefinisikan pada bab analisis perancangan dan mendapatkan

Masalah yang terjadi sekolah yaitu seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan proses pencarian, pengolahan dan laporan data, kemudian orang tua belum tentu bisa