• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Gaya Bahasa Pekerja Seks : Analisa Gaya Bahasa, Kode, dan Simbol PSK Kota Semarang T1 362010062 BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Gaya Bahasa Pekerja Seks : Analisa Gaya Bahasa, Kode, dan Simbol PSK Kota Semarang T1 362010062 BAB V"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

43 BAB 5 PENUTUP Pada bab ini berisi keseluruhan kesimpulan dan saran.

5.1 Kesimpulan

Interaksi antara PSK kota lama Semarang dan pelanggan ternyata tidak

dibedakan secara spesifik antara pelanggan yang baru dan yang lama. Namun

demikan terdapat gaya bahasa, kode dan simbol yang dipakai dalam berinteraksi, hal

ini terdapat pada kata kata; ngamar yang artinya ajakan untuk bercinta atau

menggunakan jasa mereka, ngomprong congor (merokok), ciblek (PSK), karaoke (oral seks), ngoce (bercerita) buka dasar (baru datang untuk mulai bekerja), serangan fajar (waktu PSK kerja yang telah selesai).

Selain itu gaya bahasa yang digunakan oleh para PSK di Kota Lama bukan

hanya sekedar bahasa yang dipahami oleh PSK saja tetapi juga oleh masyarakat di

Semarang secara umumnya sebagai bahasa Jawa Gaul (slank). Sehingga para PSK atau pun pelanggan dan masyarakat awam yang tidak berasal dari Semarang pun

memahami arti kata yang digunakan oleh para PSK dalam berinteraksi transaksional.

5.2 Saran

1. Kepada Peneliti Selanjutnya

 Penelitian selanjutnya dapat melihat bagaimana Personal Interaksi antara PSK

dengan pelanggan di Kota Lama dan tempat prostitusi lainnya.

(2)

44 2. Kepada Fakultas

Agar dapat mempertajam analisa mahasiswa dalam mata kuliah seperti Gender dan semiotika khususnya yang terkait pemaknaan simbol sebagai

bentuk interaksi sosial. Sehingga pemahaman seorang mahasiswa dapat lebih

terbuka, dan tidak saling mendiskreditkan suatu bentuk pekerjaan.

3. Kepada Masyarakat

Seorang PSK memang terlihat negatif secara norma masyarakat,

namun apa yang menjadi alasan mereka melakukan hal itu patut kita hargai.

Setiap individu memiliki cara masing-masing untuk menjalani dan bertahan

dalam proses kehidupannya. Begitu banyak cara seperti salah satunya menjadi

seorang Pekerja Seks. Harus disadari bahwa masyarakat masih menilai

pekerjaan ini adalah pekerjaan yang berkonotasi negatif. Namun ketika tidak

ada rasa saling merugikan antara masyarakat dengan penghuni kota lama

Semarang maka kehidupan orang di dalamnya akan berjalan dengan baik.

Proses saling menghargai akan profesi masing-masing adalah hal dasar,

Referensi

Dokumen terkait

Bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) terkait perilaku beresiko selalu menggunakan kodom dan melakukan. pemeriksaan kesehatan

Makna tindakan diskriminasi rasial verbal dan non-verbal yang dilakukan kulit putih terhadap pekerja domestik perempuan kaum kulit hitam di film The Help dalam analisa

Dari tabel perbandingan dapat dilihat bahwa saat ini dibutuhkan alat peraga yang dapat membantu praktikan dalam praktikum mata kuliah Elektronika Daya khususnya

PROSTITUSI BERKEDOK OJEK CINTA (Studi Tentang Interaksi Perempuan Bersuami yang Berprofesi Sebagai Pekerja Seks Komersial dengan Suami).. Yang

Prostitusi Di Sosrowijayan Yogyakarta (Studi Interaksi Pekerja Seks Komersial Pasar Kembang Dengan Masyarakat Sosrowijayan).. Fakultas Ilmu Sosial

12 Interaksi Sosial Pekerja Seks Komersial Lokalisasi Bandang Raya Dengan Masyarakat Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda sebuah jurnal yang ditulis oleh

Disarankan bagi Institusi pendidikan tinggi untuk dapat membantu dalam hal pengembangan kurikulum mata ajar khususnya mata ajar keperawatan komunitas agar dapat

Hasil peneitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mata kuliah yang ada di. program studi pendidikan ekonomi