• Tidak ada hasil yang ditemukan

MINGGU, 2 Agustus 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MINGGU, 2 Agustus 2020"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

MINGGU, 2 Agustus 2020

“Hati Yang Berbelas Kasih ”

Daring:

YouTube:

https://www.youtube.com/chanel/.UCmn5FSQSRHNpYxKu-0vqa6w RPK:96,3FM; audio streaming:www.radiopelitakasih.com; video

streaming di YouTube RPKFM;

FB: GKI Gunung Sahari: http://www.facebook.com/GKIgunungsahari ; IG. @gkigunsa

(2)

2

K E B A K T I A N U M U M G K I G U N U N G S A H A R I

Hati Yang Berbelas Kasih”

Minggu, 2 Agustus 2020 Daring:

YouTube:

https://www.youtube.com/chanel/.UCmn5FSQSRHNpYxKu-0vqa6w RPK:96,3FM; audio streaming:www.radiopelitakasih.com; video

streaming di YouTube RPKFM;

FB: GKI Gunung Sahari: http://www.facebook.com/GKIgunungsahari ; IG. @gkigunsa

Pdt. Suta Prawira I. JEMAAT YANG BERSEKUTU

1.1. Ajakan Ibadah (duduk) Pnt : Jemaat yang dikasihi Tuhan marilah kita berdiri menghadap

Allah dengan pujian Katakanlah kepada Allah: “Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu oleh sebab kekuatan-Mu yang besar musuh-Mu tunduk menjilat kepada-Mu, seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, memazmurkan nama-Mu.” ( Mazmur 66:3-4)

PUJILAH TUHAN, SANG RAJA KJ : 10 : 1, 2

1. Pujilah Tuhan, Sang Raja yang Mahamulia!

Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia!

Datang berkaum, b’rilah musikmu bergaung, angkatlah puji-pujian!

(3)

3

2. Pujilah Tuhan; segala kuasa pada-Nya!

Sayap kasih-Nya yang aman mendukung anak-Nya!

Tiada terp’ri yang kepadamu dib’ri;

tidakkah itu kaurasa?

1.2. Votum & Salam

PF : Pertolongan kita datang dari Allah Bapa Pencipta langit dan bumi, yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya.

Jmt : (menyanyikan) Amin, amin, amin.

PF : Kasih karunia dan damai sejahtera beserta saudara- saudara yang datang di dalam nama Tuhan.

Jmt : Dan beserta denganmu juga.

1.3. Kata Pembuka (duduk) PF : “Ia yang menyediakan benih bagi Penabur, dan roti untuk

dimakan, ia juga yang menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu. Kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.” (2 Korintus 9:10-11)

DI HATIKU, YA YESUS PKJ 198 : 1, 2, 3

1. Di hatiku, ya Yesus, Tuhan, bersabdalah, agar tenang hatiku dan hilang kuatirku.

Refrein :

Di hatiku, ya di hatiku, Tuhan, bersabdalah;

'ku berserah, pasrah penuh: bersabdalah, ya Tuhan.

2. Sucikanlah, ya Yesus, diriku yang cemar;

(4)

4

pakailah aku Tuhan, meraih yang sesat.

Refrein.

II. JEMAAT YANG DITEGUHKAN DAN MEMBERITAKAN FIRMAN

2.1. Doa Pengakuan Dosa dan Epiklese

PF : Bapa, kami menyadari keberadaan hati kami yang penuh kecemaran. Oleh karena itu kami tertunduk di hadapan- Mu. Ampunilah segala dosa dan kesalahan kami, layakkanlah kami untuk menghadap hadirat-Mu, dan jadikanlah hati kami menjadi tanah yang gembur, sehingga setiap benih yang Engkau tabur boleh tertanam dalam hati kami, bertumbuh dan menghasilkan buah-buah dalam kehidupan kami, hanya untuk hormat dan kemulian nama- Mu. Biarlah ketika kami mendengar sabda-Mu, Roh-Mu yang kudus berkarya melampaui kemampuan kami untuk memahaminya, Terpujilah Engkau ya Bapa, sekarang sampai selama-lama-Nya. Amin.

2.2. Bacaan Alkitab : Matius 14:13-21 (berdiri) PF : (membacakan firman Tuhan...)

Demikianlah pembacaan injil Yesus Kristus, yang berbahagia adalah setiap orang yang mendengar dan melakukan sabda Tuhan, Haleluya!!!

Jmt : (menyanyikan) Haleluya-Haleluya-Haleluya

2.3. Khotbah (duduk)

“Hati Yang Berbelas Kasih”

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan menarik apabila kita memperhatikan cara kitab injil Matius mengungkapkan belas kasih Yesus kepada banyak orang.

(5)

5

Paling tidak ada dua kali Matius mencatat Yesus tergerak hati-Nya oleh belas kasihan, pertama-tama dalam Matius 9:36, Setelah Yesus mengajar dari desa ke desa dari rumah ibadat ke rumah ibadat, dan semakin hari semakin banyak orang mengikuti Yesus, Matius mencatat tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka Lelah dan terlantar, seperti Domba di tengah Gembala,

Maka setelah itu Yesus bertindak: memanggil 12 murid dan mengutus mereka untuk menjumpai domba-domba yang terlantar itu dan Yesus memberi kuasa untuk memberitakan kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan, membangkitkan dan mengusir setan.

Yang kedua dalam pembacaan alkitab kita hari ini, setelah Yesus mengajar begitu banyak perumpamaan dari desa ke desa dari rumah ibadat ke rumah ibadat, dan setelah ia mendengar peristiwa yang menggemparkan bahwa Yohanes Pembaptis dibunuh dengan sadis oleh Herodes dan kepalanya diberikan untuk menyenangkan hati seorang istri yang tidak bermoral, membuat suasana menjadi mencekam.

Yesus bukan saja mengalami kelelahan fisik, tetapi juga jiwanya terguncang, sebab apa yang sudah terjadi dengan Yohanes Pembaptis akan terjadi dengan dirinya juga, oleh karena itu Yesus nerniat untuk istirahat sejenak dari pelayanannya dan ingin duduk diam menghadap Bapa di tempat yang sunyi, Yesus menyingkir dari tempat mengajar bertolak dengan perahu bersama dengan murid-murid-Nya

tetapi setelah tiba di seberang, Yesus melihat orang banyak sudah ada di sana, dan Matius menulis ketika Yesus melihat orang

(6)

6

banyak yang besar jumlahnya ia tergerak oleh belas kasihan.

Yesus menunda rencananya, lalu menyembuhkan banyak orang yang sakit sampai hari menjelang malam.

Kalau kita memperhatikan dua kisah ini, maka belas kasih adalah satu sikap yang selalu diawali dengan sebuah tindakan dimana seseorang menempatkan diri pada tempat orang lain.

Yesus membayangkan bagaimana caranya orang banyak bisa mendahului mereka, padahal pada waktu itu tidak ada kendaraan bermotor. Yesus membayangkan bagaimana orang banyak dari kota-kota bisa tahu lokasi Yesus berada, padahal pada waktu itu tidak ada alat komunikasi seperti sekarang, Yesus tidak pasang papan Reklame yang menunjukkan Yesus akan berkhotbah dimana, tidak ada iming-iming mujizat apa yang akan dilakukan Yesus, tapi orang banyak tahu dimana Yesus akan mendarat.

Itu berarti ada usaha ada kerja keras dari orang banyak untuk bisa berjumpa dengan Yesus, mungkin mereka berlarian dari kota-kota mereka, mungkin mereka berjalan sambil berlari ada yang menuntun anak dan juga mungkin ada yang menggendong anak mereka menyusuri tepi danau sambil melihat arah perahu yang ditumpangi Yesus, mereka saling memberi kabar dari mulut ke mulut, dan mereka dapat tiba lebih dahulu dari Yesus.

Ketika Yesus menempatkan diri pada tempat orang banyak yang mencarinya, dengan sekuat tenaga, melampaui rasa Lelah dan rasa lapar dan dahaga, tergeraklah Yesus oleh belas kasihan.

Belas kasihan membuat Yesus menunda rencana, betatapun ia mengalami kelelahan dan betapapun suasana begitu genting dan

(7)

7

mencekam, betapapun Yesus membutuhkan waktu untuk beristirahat, Yesus melayani mereka dan Yesus menyembuhkan orang-orang sakit yang datang kepada-Nya.

Belas kasih adalah sikap yang diawali dengan Tindakan seseorang yang berupaya menempatkan diri pada tempat orang lain.

Saudara-saudara, kita tidak akan mungkin tergerak oleh belas kasih kalau kita tidak menempatkan diri di tempat orang lain.

Kalau kita tetap tinggal di dalam keadaan kita yang serba aman dan nyaman. Banyak orang tidak mau menempatkan hatinya pada hati orang lain, apalagi di masa sulit sekarang ini. Memikirkan diri sendiri saja sulit apalagi memikirkan orang lain.

Tapi menempatkan diri pada tempat orang lain saja tidak cukup kalau kita tidak memiliki Kasih, banyak orang menempatkan diri pada tempat orang lain dan setelah menempatkan diri pada tempat orang lain, air matanya meleleh menangis, tapi hanya sebatas itu,

mereka tidak berbuat sesuatu yang penting bagi orang lain. Ia tetap dengan kesibukannya, ia tetap dengan rasa amannya dan ia tetap tinggal dengan kenyamanannya, dalam waktu sekejap ia lupa dengan orang lain yang mana tadi ia menangis dan mencucurkan air mata.

Murid-murid Yesus tidak menempatkan hatinya pada hati orang banyak yang mencari Yesus, dan yang lebih parah adalah murid- murid juga gagal untuk menempatkan hatinya pada hati Yesus, sehingga ketika hari menjelang malam, dan orang banyak mengalami lapar dan tidak punya makanan. Dengan mudah dan tanpa rasa bersalah murid-murid berkata: Tempat ini sunyi,

(8)

8

hari sudah menjelang malam, suruhlah mereka pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.

Orang yang menempatkan hatinya pada tempat orang lain dan orang yang memiliki kasih kepada orang lain, ia tidak akan begitu mudah untuk memutuskan tali relasi yang sudah terjalin kuat dengan orang lain, dan membiarkan orang lain untuk tinggal dalam kesusahannya. Di dalam belas kasih ada tanggung-jawab Bukankah kepada murid-murid di pasal 12 Yesus sudah memberi kuasa, untuk memberitakan kerajaan Allah, untuk membangkitkan, menyembuhkan dan mengusir setan. Mengapa dalam pembacaan alkitab kali ini murid-murid tidak menyatakan kuasa yang sudah Tuhan beri kepada mereka? Karena murid- murid tidak meletakkan hatinya pada hati Yesus. Kegagalan seorang murid terletak di sini.

Banyak murid Tuhan di masa kini tidak meletakkan hatinya pada hati Yesus, maka betapapun ia mengaku murid Yesus tindakan- tindakannya berbeda dan mungkin berlawanan dengan tindakan yang dikehendaki Yesus.

Kalau kita meletakkan hati kita pada hati Yesus, Ia akan anugerahkan kita hati yang berbelas kasih, hati yang selalu terpanggil untuk menempatkan hati kita pada pergumulan sesama.

Bukankah di sekitar kita di masa pandemic Covid 19 ada begitu banyak orang mengalami pergumulan penderitaan. Begitu banyak siswa siswi yang tidak mampu untuk membeli perangkat komunikasi agar mereka dapat belajar secara Virtual. Jangankan untuk membeli smart phone dan kuota, untuk mebeli makanan

(9)

9

saja mereka mengalami kesulitan. Padahal mungkin kita memilikinya lebih dari satu buah.

Dan mungkin ada banyak jemaat Tuhan yang merindukan untuk menikmati persekutuan sebagai jemaat secara daring, dan mereka tidak memiliki kelengkapan dan segala sesuatu yang diperlukan, padahal kita bisa menyisihkan sesuatu bagi mereka. Dan mungkin begitu banyak pergumulan yang lain yang di hadapi sesama kita.

Kalau Tuhan anugerahkan begitu banyak potensi pada kita, dan kita tidak tergerak untuk menyatakan belas kasih Allah kepada mereka yang berbeban berat di masa pandemic ini, jangan-jangan kita seperti murid-murid, yang dipanggil dan di utus serta diperlengkapi dengan pelbagai kuasa, tetapi ketika ada kesempatan untuk menyatakan kuasa-Nya, dengan mudah kita berkata suruh mereka pergi!!!

Tuhan memberkati 2.4. Saat Hening

2.5. Pengakuan Iman Rasuli (berdiri) Pnt : Bersama dengan gereja di segala abad dan tempat, marilah

kita mengikrarkan pengakuan iman percaya kita, seturut dengan Pengakuan Iman Rasuli. Aku percaya…

2.6. Doa Syafaat (duduk) PF : Bapa sorgawi di dalam cemas dan harap kami datang kepada-Mu mohon pimpinan dan pemeliharaan-Mu terus di masa-masa sulit ini, baik bagi Kesehatan kami, usaha dan pekerjaan kami, serta iman percaya kami. Biarlah di dalamnya kami semakin mengenal kehendak-Mu di dalam hidup kami dan kehendak-Mu bagi seluruh ciptaan-Mu.

(10)

10

Kami berdoa bagi Lembaga-lembaga Kesehatan yang melakukan Penelitian untuk menemukan Vaksin Covid-19 yang sedang memasuki tahap uji klinis ke tiga, baik yang dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri, pimpin dan sertai agar melalui itu semua kasih dan pemeliharaan- Mu boleh kami rasakan dalam kehidupan ini.

Kami berdoa bagi saudara-saudara kami yang kehilangan pekerjaan, saudara-saudara kami yang terpaksa menutup usahanya, berikan secercah sinar-Mu bagi mereka, agar mereka boleh dipulihkan dan dimampukan untuk menata kembali kehidupan usaha dan pekerjaan yang sempat terpuruk.

Kami berdoa bagi saudara-saudara kami yang di tengah pandemi Covid 19 mengalami bencana alam di Luwu Sulawesi Tengah, Tuhan kiranya belas kasih-Mu menyertai mereka, saudara-saudara kami yang mengalami begitu banyak kehilangan, bukan saja harta dan benda tetapi juga kekasih-kekasih hati mereka.

Gerakanlah setiap hati untuk menyatakan belas kasih-Mu bagi mereka agar di tengah-tengah banyaknya kehilangan, mereka masih merasakan belas kasih-Mu yang tidak berkesudahan.

Kami berdoa bagi Lembaga Kesehatan Dunia yang berjuang Bersama dengan negara-negara di dunia untuk mengatasi pandemi Covid 19, Engkau yang memberikan hikmat dan bijaksana agar Lembaga Kesehatan dunia Bersama dengan pelbagai negara dapat saling menopang mengatasi Pandemi Covid 19.

(11)

11

Kami serahkan ya Bapa, seru dan doa kami ini di dalam nama Tuhan Yesus yang telah mengajar kami berdoa:

Bapa kami yang ada di sorga……….

Amin.

III. JEMAAT YANG BERSYUKUR

3.1. Nats Pengantar Ungkapan Syukur

Pnt : Mari kita bawa persembahan kita kepada Tuhan oleh karena kasih dan pemeliharaannya dalam kehidupan kita sebagaimana diungkapkan pemazmur: “Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya;

sebab kasih setia-Mu besar atas aku, dan Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah (Maz 86:12-13)

3.2. Penyerahan Ucapan Syukur

Pnt : Persembahan bapak ibu serta saudara-saudara sekalian dapat diserahkan nanti apabila Tuhan anugerahkan kepada kita kesempatan yang baik untuk berkumpul bersama-sama di rumah Tuhan, Atau saudara-saudara dapat menyerahkannya di kotak persembahan di Gereja pada hari senin, Rabu dan Jumat pada pukul 09.00-16.00, atau saudara-saudara dapat mengirimkannya melalui transfer ke rekening gereja: BCA 391 300 2268 atau Virtual Account 0717500 (nomor anggota) dengan berita: persembahan kebaktian Minggu. Majelis jemaat menyediakan QR Code dari Maybank, sebagai alternatif lain untuk menyalurkan persembahan

3.3. Doa Syukur (berdiri)

(12)

12

Pnt : Bapa Sorgawi kami mengucap syukur atas kasih dan pemeliharaan-Mu dalam kehidupan kami, Kami membawa ungkapan syukur kami baik dalam bentuk uang yang kami persembahkan maupun berupa persembahan diri dan waktu kami, bahkan seluruh talenta yang Tuhan beri untuk hormat dan kemulian-Mu.

Kuduskanlah persembahan kami ini ya Bapa, agar menjadi alat yang hidup di tangan-Mu, untuk hormat dan kemulian bagi nama-Mu, dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami mohon. Amin.

IV. JEMAAT YANG DIUTUS 4.1. Tugas Pengutusan

PF : Kita diutus untuk memasuki kehidupan kita dengan hati yang penuh belas kasih, betapapun kita berada di tengah dunia yang diguncang krisis oleh karena sakit penyakit, diombang-ambingkan begitu banyak ketidak pastian, biarlah hati kita tetap tenang dalam naungan kasih setianya dan senantiasa mengalirkan belas kasih Allah yang tidak berkesudahan.

4.2. Lagu Pengutusan

DUNIA DALAM RAWA PAYA KJ 343 : 1, 2, 3

1. Dunia dalam rawa paya berjuang t'rus.

Kristen, manakah cahaya Injil kudus?

Biar dalam g'lap gulita bergemilang t'rang berita:

Satu saja Tuhan kita, Sang Penebus.

(13)

13

2. Bangunkan persekutuan sidang Jemaat

dan kumpulkan domba Tuhan yang tersesat.

Satu Sabda berkuasa mempersatukan bahasa Sekalipun kaum dan masa, jauh dan dekat.

4.3. Berkat

PF : Pergilah dengan damai sejahtera dan terimalah berkat Tuhan: Anugerah dan sejahtera, dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus dalam penyertaan Roh- Nya yang kudus, menaungi kita sekarang ini sampai selamanya, Haleluya!

Jmt : (menyanyikan) Haleluya, haleluya, haleluya, haleluya, haleluya. Amin, amin, amin.

(Jemaat duduk dan kembali bersaat teduh)



Referensi

Dokumen terkait

Nyatakanlah damai sejahtera Tuhan di tengah krisis dunia ini agar yang cemas beroleh harap, yang lesu dikuatkan dan yang berduka terhiburkan, dan marilah

PF : Bagi yang dengan segala kerendahan hati telah mengakui dosa-dosanya, terimalah Berita Anugerah yang diambil dari 1 Petrus 2:9-10: “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih,

PF : Umat Tuhan, mari kita mengarahkan hati untuk di pimpin Roh Kudus, yang membawa kita kepada jalan kehidupan yang benar. : Kami membuka hati untuk dipimpin oleh Roh

PPT Dalam kerendahan hati, Allah yang penuh kasih telah meninggalkan kemuliaan sorga untuk menjadi serupa dengan manusia didalam Yesus Kristus.. Dengan penuh

PPT Dalam kerendahan hati, Allah yang penuh kasih telah meninggalkan kemuliaan sorga untuk menjadi serupa dengan manusia didalam Yesus Kristus.. Dengan penuh kesabaran,

PPT Dalam kerendahan hati, Allah yang penuh kasih telah meninggalkan kemuliaan sorga untuk menjadi serupa dengan manusia didalam Yesus Kristus.. Dengan penuh kesabaran,

PF Supaya kita dipelihara dengan Roti Sorgawi, yakni Yesus Kristus maka janganlah hati dan pikiran kita melekat pada roti dan anggur yang kelihatan ini, tetapi marilah kita

Semoga cinta kasih tersebar ke seluruh dunia.“ “Dengan hati penuh syukur dan hormat, kami mendoakan insan Tzu Chi di seluruh dunia dengan cinta kasih