• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pantai Melasti Ungasan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Pantai Melasti Ungasan"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Pantai Melasti Ungasan

PROFIL DESA WISATA UNGASAN

MELALUI PENGEMBANGAN PANTAI MELASTI

Desa Wisata Ungasan melalui pengembangan potensi desa adat berupa Pantai Melasti Ungasan mulai mendapat status sebagai daya tarik wisata (DTW) berdasarkan Peraturan Bupati Badung nomor 4 tahun 2018 tanggal 1 Februari 2018 tentang Penetapan Kawasan Pantai Melasti, Pancoran Solas Taman Mumbul dan Water Blow Peninsula Nusa Dua Sebagai Daya Tarik Wisata.

Pengembangan atraksi dan daya tarik wisata di Pantai Melasti terutama untuk memenuhi aspek-

(2)

aspek dasar yang diinginkan pengunjung dalam kunjungan ke suatu destinasi atau DTW yaitu:

1. Something to see (sesuatu untuk dilihat). DTW Pantai Melasti mengembangkan atraksi dan daya tarik wisata yang menekankan view lanskap pantai dengan tebing yang eksotis yang instagramable. Pantai Melasti juga menyiapkan taman Angsoka sebagai spot foto dan secara keseluruhan di setiap titik lokasi di Pantai Melasti didesain agar menawarkan pemandangan yang asri dan menciptakan kenangan yang mendalam bagi pengunjung.

2. Something to do (sesuatu untuk dilakukan). Pengunjung tidak hanya berniat melihat daya tarik yang ditawarkan oleh DTW. Pengunjunhg juga ingin melakukan aktivitas wisata yang diinginkan dan berharap disediakan oleh DTW. Menyadari hal ini, DTW Pantai Melasti sudah mengantisipasi dengan menyedikan beragam tawaran aktivitas yang dapat dipilih oleh pengunjung diantaranya: aktivitas berfoto, permainan air, berenang, berjemur, bermain kano, paragliding, pertemuan komunitas, pesta, dan sebagainya

3. Something to buy (sesuatu untuk dibeli). Biasanya pengunjung yang mendatangi destinasi atau DTW untuk pertama kalinya ataukan dalam kunjungan ulangnya ingin membeli sesuatu di destinasi atau DTW sehingga mengingatkannya kembali. Atau, pengunjung menginginkan membeli sesuatu di destinasi atau DTW untuk memenuhi kebutuhannya selama melakukan aktivitas wisatawanya. Untuk mengantisipasi hal ini, DTW Pantai Melasti sudah berusaha menyediakan sesuatu untuk dibeli pengunjung seperti sudah menyediakan pusat jajanan dan warung makan rakyat, tersedianya dua beach club (Mino dan Palmilla) yang siap melayani pengunjung, dan minimarket.

Kedepan akan dikembangkan beragam produk yang dapat dibeli di DTW Pantai Melasti.

4. Something to remember (sesuatu untuk dikenang). Sejak awal pengembangan DTW Pantai Melasti memang dirancang agar menjadi DTW yang menawarkan pengalaman (experience) yang layak dikenang (remembered). Ada beberapa aspek yang digarap untuk mendukung tujuan ini yaitu atribut destinasi (baik atraksi, fasilitas pendukung DTW, badan pengelola, dan hospitaliti), layanan yang berkualitas kepada pengunjung selama melakukan kegiatan wisata di DTW, membangun citra DTW yang berkualitas, dan yang paling penting membangun kepuasan pengunjung sehingga mendapatkan pengalaman wisata yang layak dikenang

Desa Wisata Ungasan mengembangkan Pantai Melasti sebagai DTW utama dengan mempertimbangkan aspek-aspek mendasar dalam upaya menyeimbangkan antara laju perkembangan DTW dengan tingkat kedatangan dan kepuasan pengunjung. Upaya strategis dalam menjamin arah pengembangan terfokus pada perencanaan yang berkualitas dan berkelanjutan melalui empat pilat utama pengembangan desa wisata sebagai berikut:

1. Penyiapan dan pengembangan atraksi dan daya tarik wisata, yaitu: Atraksi wisata alam (pantai berpasir putih, kano, pemandangan lanskap yang eksotis), Atraksi wisata budaya (pentas tari kecak dan seni lainnya, festival budaya dan bahari, eksebisi, event komunitas), Atraksi wisata edukasi (riset pariwisata, edutourism, magang, dan kerja

(3)

praktek wisata siswa dan mahasiswa), Atraksi wisata buatan (spot foto instagramable, wisata foto pantai dan bahari, spot wisata promosi produk konsumsi, produk edukasi sosial, lokasi shooting film, helicopter, taman angsoka, dan sejenisnya), dan Daya tarik wisata kuliner (warung/kuliner rakyat dan beach club)

2. Pembentukan badan pengelola, yaitu: DTW Pantai Melasti Ungasan dikelola oleh Unit Pengelola Kawasan Pantai Melasti yang merupakan salah satu unit usaha di bawah BUPDA milik Desa Adat Ungasan, Badan pengelola juga berperan dalam memastikan pembinaan personel atau staff untuk menjamin terselenggaranya pelayanan yang berkualitas kepada pengunjung atau wisatawan

3. Pengembangan aspek ekonomi DTW Pantai Melasti, yaitu BUPDA melalui unit usaha pengelola DTW Pantai Melasti berupaya mengembangkan beragam sumber pedapatan usaha baik dari operasional DTW maupun Kerjasama dengan pihak ketiga, Pengelola juga mengusahakan pelibatan masyarakt lokal dalam mengembangan usaha ekonomi kerakyatan yang terkait pariwisata sebagai peran serta dalam ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat di Desa Adat Ungasan.

4. Pemasaran DTW Pantai Melasti, yaitu Upaya pemasaran DTW Pantai Melasti sudah dirintis dengan berbagai macam cara tetapi umumnya masih terfokus pada upaya promosi baik secara luring (kerjasama dengan travel) dan daring (website, Instagram, dan youtube), Mengupayakan penyusunan branding (brand dan tagline) promosi DTW Pantai Melasti sebagai branding resmi dalam promosi Pantai Melasti ke pihak eksternal.

Khusus dalam aspek pemasaran, DTW Pantai Melasti Ungasan semakin berusaha

memperkenalkan diri melalui beragam cara. Hal ini untuk mengimbangi laju perkembangan DTW yang dirasa sudah terencana dengan baik. DTW Pantai Melasti sudah berupaya keras menyediakan sarana penunjang DTW yang berkualitas demi kenyamanan dan kepuasan pengunjung. DTW Pantai Melasti sebagai andalan Desa Wisata Ungasan sudah memiliki branding lengkap dengan tagline, dan jingle lagu promosinya yaitu “Melasti Beach Ungasan:

The Stunning Beach in Bali”

Secara operasional DTW Pantai Melasti mulai menerima kunjungan wisatawan Bulan Agustus 2018 sampai sekarang dengan jumlah kunjunagn fluktuatif tiap bulannya. Umumnya peak season ada pada bulan Jun-Juli dan Desember-Januari bertepatan dengan bulan-bulan liburan.

DTW Pantai Melasti cukup diminati oleh wisatawan terbukti rata-rata kunjungan mencapai 40.000 orang per bulan termasuk dalam kondisi 3 bulan masa pandemic Covid-19 yang

memaksa DTW tutup sesuai anjuran pemerintah. Namun demikian, dilihat dari data kunjungan saat peak season bulan JUni-Juli dan Desember-Januari, DTW Pantai Melasti masih memiliki peluang besar dikembangkan sehingga kunjungan perbulan berada pada kisaran 50-60 ribu orang/bulan pada tahun 2022, 60-70 ribu orang perbulan tahun 2023, 70-80 ribu orang/bulan pada tahun 2024, dan stabil di atas 80 ribu orang/bulan tahun 2025.

Disadari kontribusi pendapatan dari pengelolaan DTW Pantai Melasti Ungasan sangat penting perannya dalam menunjang pelaksanaan kegiatan Tri Hita Karana (THK) baik dalam aspek Parahyangan, Pawongan dan Palemahan. Pada tahun 2020, pemdapatan tertinggi yaitu Rp

(4)

1.132.108.000 pada bulan januari dan saat pandemic COVID-19 mengalami penutupan sesuai anjuran pemerintah. Namun sekarang sudah mulai rebound ke angka pendaparan Rp

926.104.000 pada bulan Desember 2020. Jika diperhatikan jumlah pendapatan nilai tengahnya berkisar Rp 600 juta/bulan sehingga DTW Pantai Melasti memiliki peluang mendapatkan pemasukan Rp 700 juta/bulan pada tahun 2022, Rp 800 Juta.bulan pada tahun 2023, Rp 900 Juta/bulan pada tahun 2024 dan Rp 1M/bulan pada tahun 2025. Tentu, peluang ini memerlukan upaya pemasaran dengan salah satu startegi promosi menggunakan branding DTW yang mampu meningkatkan minat kunjungan calon wisatawan. Data kunjungan dan pendaparan DTW Pantai Melasti memberikan keyakinan bahwa dengan pendekatan promosi yang tepat maka DTW Pantai Melasti akan mampu mencapai target yang diharapkan.

Alamat: Desa Adat Ungasan Kuta Selatan Badung Bali Telpon: 081338058059

Facebook: https://www.facebook.com/Melastibeach.official Instagram: https://www.instagram.com/melastibeach.official/

Twitter: belum ada

(5)

Atraksi

Paket Pre Wedding Harga Mulai: Rp 500,000

Salah satu kekuatan DTW Pantai Melasti adalah Lanskap Tebing dan Pantai yang eksotis karena berada di posisi paling selatan Pulau Bali menghadap langsung ke Samudra Hindia.

Tebing yang dibelah dan ditata asri menjadikan lanskap DTW Pantai Melasti menjadi incaran para pasangan yang ingin melakukan foto Pre Wedding baik dari Bali, Luar Bali bahkan ketika Pandemi Covid-19 belum merebak menjadi tujuan favorot wisatawan mancanegara.

Paket Pre-Wedding Pantai Melasti Ungasan menawarkan beragam variasi pilihan baik harga maupun spot foto yang eksotis. Harga mulai dari Rp 500.000,- untuk paket dasar dengan akses satu sampai tiga spot foto sampai Rp 3.500.000,- untuk paket lengkap dengan properti dan akses semua spot foto pre wedding. Beberapa spot foto yang terkenal yaitu Tebing Kembar, Jalan Tebing Berkelok, Taman Angsoka, Panggung Budaya Praharsacitta, Anjungan

(6)

Watugangga, Icon Angsa Pantai Melasti, Anjungan Wedding Beach dan lainnya. Hampir setiap sudut Pantai Melasti sangat eksotis dan instagrammable

Panggung Budaya Praharsa Citta Harga Mulai: Rp 100,000

Panggung Budaya Praharsa Citta merupakan salah satu dari serangkaian atraksi budaya yang didesain menurut cerita Ramayana. Di DTW Pantai Melasti terdapat beberapa tempat yang menjadi rangkaian keseluruhan dari epos Ramayana. Ada Taman Angsoka yang menjadi tempat Sita disembunyikan Rahwana, Ada Anjungan Watugangga sebagai jembatan Rama menuju Alengka Pura.

Keseluruhan epos Ramayana ini dipentaskan dalam serial Tari Kecak kolosal berjudul "Situ Banda" yang didukung oleh krama (warga) 15 Banjar Adat se Desa Adat Ungasan. Panggung Budaya Praharsa Citta yang terletak sangat indah dan eksotis di atas tebing menghadap ke barat menjadi tempat pementasan yang sangat luar biasa apalagi jika sambil menunggu sunset.

(7)

Panggung budaya ini juag difungsikan sebagai tempat pementasan beragam kesenian dan budaya Bali yang tumbuh dan berkembang sejak adanya DTW Pantai Melasti. Berbagai lomba budaya juga akan dipusatkan disini. Panggung ini juag disewakan untuk rangkaian MICE dan event lainnya

Sky View Pantai Melasti Dengan Helicopter Harga Mulai: Rp 4,500,000

DTW Pantai Melasti bekerjasama dengan penyewaan helicopter Fly Bali menawarkan terbang dengan durasi 12 sampai 15 Menit menikmati Lanskap Pantai Melasti dan GWK Ungasan dari udara. Pengalaman ini ditawarkan sebagai dukungan usaha Pantai Melasti sebagai premium destination. Tempat landing bisa di atas tebing, di anjungan watugangga Melasti dan melintasi areal Pantai Melasti dan Patung GWK Ungasan

(8)

Fun Swimming Harga Mulai: Rp 0

Fun Swimming memadukan atraksi berenang, mandi dan bermain pasir di hamparan pasir putih Pantai Melasti dengan nyaman dan menyenangkan. Sudah disediakn lifeguard, longchair, payung dan petugas keamanan yang menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung selama melakukan aktivitas wisata di Pantai Melasti

(9)

Sunset On The Beach Harga Mulai: Rp 0

Sunset on the beach menjadi keunikan Pantai Melasti karena terletak paling selatan Pulau Bali.

Menjadi lokasi yang sangat ideal menantikan sunset dari posisi yang tidak dihalangi apapun.

Latar belaknag sunset dan lanskap eksotis DTW Pantai Melasti menjadikan sunsest on the beach menjadi atraksi yang sangat eksotis dan menawan

(10)

Spot Foto Instagrammable Harga Mulai: Rp 0

Spot Foto merupakan salah sati atraksi yang didesain agar pengunjung menadapatkan titik atau posisi yang instagrammable yang dipakai untuk membuat foto kenangan selama berkunjung di Pantai Melasti dan nantinya diharapkan diposting di media sosial yang membantu pengelola mempromosikan DTW Pantai Melasti

(11)

Upacar Melasti Dan Keagamaan Lainnya Harga Mulai: Rp 0

Upacar Melasti merupakan upacara penyucian diri manusia dan bumi serta alat upacara ke laut sebagai simbol penyucian lahir bathin sebelum memasuki Hari Raya Nyepi. Di Pantai Melasti kegiatan ini sangat eksotis dan menakjubkan dimana masyarakat berpawai menuruni tebing melingkar menuju pantai sehingga sangat kelihatan menakjubkan dan eksotis yang mampu membuat pengunjung berdecak kagum

(12)

Fasilitas

Areal Parkir, Balai Pertemuan, Cafetaria, Kamar Mandi Umum, Kios Souvenir, Kuliner, Musholla, Outbound, Selfie Area, Spot Foto, Tempat makan, Wifi Area

Paket Wisata

Riset Kepariwisataan Harga Mulai: Rp 0

Riset Kepariwisataan didesain sebagai hasil kerjasama antara Pengelola Pantai Melasti dengan Program Magister Pariwisata UNUD. Program ini menyediakan ruang seluas-luasnya bagi Dosen dan Mahasiswa untuk melakukan riset kepariwisataan. Selain itu Pengelola Pantai Melasti juga menyediakan diri sebagai laboratorium lapamngan bagi kegiatan pendidikan kepariwisataan, dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi baik pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

(13)
(14)

Paket Kuliner

Kuliner Ala Melasti (mino, Palmilla Dan Origano) Harga Mulai: Rp 0

Kuliner ala Melasti disediakan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung yang ingin menikmati sajian kuliner berstandar Beach Club dengan olahan dan penyajian profesional yang disedikan oleh tiag Beach Club pendukung yaitu Palmilla, Mino dan Origano beach club

Gallery

(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)

Peta Lokasi

Buka di Google Maps

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan di atas, maka diperoleh be- berapa simpulan sebagai berikut: (1) penerapan model self-directed

Berdasarkan kerangka pikir dan hipotesis dari penelitian ini, maka dapat diidentifikasi variabel-variabel yang digunakan yaitu CEO Duality dan interlocking

Uji validitas digunakan untuk mengetahui valid tidaknya item-item soal.. Soal yang tidak valid akan dibuang dan tidak digunakan. Item soal yang valid berarti item

Matriks Matriks Matriks Matriks Usulan Kebutuhan Program Sektor Pengembangan Kawasan Permukiman Kota Usulan Kebutuhan Program Sektor Pengembangan Kawasan Permukiman

Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah penelitian ini adalah : “Adakah Pengaruh Tindakan Restrain Fisik Dengan Manset Terhadap Penurunan Perilaku Kekerasan Pada

CATATAN: Jika partisi telah tersedia dengan ukuran yang sesuai pada perangkat penyimpanan USB yang dipilih (misalnya, partisi yang telah digunakan sebagai partisi pencadangan),

, Peluang pembentukan awan yang berpotensi hujan sangat Signifikan disebabkan terdapatnya wilayah konvektif di sekitar Kalimantan bagian Timur, Sulawesi, Maluku dan

Dari pengertian erosi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa erosi adalah proses hilangnya atau terkikisnya tanah oleh suatu faktor atau pengaruh yang berasal dari alam.. ataupun