• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. KONSEP PERANCANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3. KONSEP PERANCANGAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

28

Universitas Kristen Petra

3. KONSEP PERANCANGAN

3.1 Konsep Kreatif 3.1.1 Tujuan Kreatif

Tujuan dari perancangan media komunikasi visual ini adalah untuk meningkatkan kepedulian remaja usia 15-21 tahun terhadap hewan berstatus konservasi terancam punah. Kepedulian yang dimaksud adalah rasa ingin menjaga dan melestarikan.

3.1.2 Strategi Kreatif 3.1.2.1 Topik dan Tema

Pemilihan topik bahasan yang dipakai untuk perancangan ini adalah media komunikasi visual untuk meningkatkan kepedulian remaja terhadap hewan berstatus konservasi terancam punah. Media utamannya adalah media pembelajaran dan didukung dengan media lainnya.

3.1.2.2 Target Audience

 Geografis Kota Surabaya

 Demografis

Remaja usia 15-21 tahun

Jenis kelamin laki-laki dan perempuan SES B-A

 Psikografis

Merasa ketinggalan zaman jika tidak mengikuti tren

 Behavior

Aktif sosial media

3.1.2.3 Metode dan Penyajian Konten

Media ini dikeluarkan secara bertahap atau seasonal, dimana bisa menambahkan awareness yang lebih. Media ini akan terdiri dari media

(2)

29

Universitas Kristen Petra

pembelajaran dan dilengkapi dengan media lainnya. Penyampaian kondisi hewan akan didukung dengan menggunakan teknik digital imaging.

Konten yang akan disajikan dalam pembahasan ini antara lain:

 Menunjukkan keadaan dari hewan di alam liar

 Menyampaikan keterangan lengkap mengenai delapan hewan yang sudah dipilih

 Menyampaikan penjelasan akibat jika populasi hewan tersebut semakin terancam.

3.1.3 Program Kreatif 3.1.3.1 Konsep

Konsep dalam perancangan ini adalah meningkatkan kepedulian remaja usia 15-21 tahun terhadap hewan berstatus konservasi terancam punah. Kepedulian yang dimaksud rasa ingin untuk menjaga dan melestarikan. Sehingga art toys ditampilkan dengan memiliki wajah yang sedih, tetapi disamping itu juga ditampilkan sisi imut dan lucu. Hal tersebut untuk menggugah rasa kepedulian terhadap hewan berstatus konservasi terancam punah yang direpresentasikan melalui art toys. Media ini juga akan mengangkat konsep “adopsi”, dimana yang dimaksud adopsi adalah bukti rasa kepedulian yang di dalamnya ada menjaga dan melestarikan.

3.1.3.2 Jenis Media yang Akan Dirancang

Jenis media yang akan dirancang adalah art toys berbentuk delapan hewan berstatus terancam punah (critically endangered) yaitu Badak Jawa, Badak Sumatera, Harimau Sumatera, Jalak Bali, Macan Tutul Jawa, Orangutan Sumatera, Owa Kalimantan, Tarsius Siau. Art toys ini dibuat dengan ukuran tiga inch dan menggunakan bahan epoclay sehingga teknik yang digunakan adalah sculpting.

Kemudian akan dicat dengan menggunakan cat acrylic. Media art toys akan ditambah dengan media pendukung lainnya.

 Art toys

Media utama dari perancangan ini adalah art toys. Media ini dapat memberikan experience secara langsung menjaga hewan berstatus terancam punah tersebut

(3)

30

Universitas Kristen Petra

yang merupakan representasi dari hewan asli. Kemudian media ini dikeluarkan secara bertahap atau seasonal, dimana bisa menambahkan awareness yang lebih.

 Katalog

Katalog ini akan berisi checklist dari art toys yang keluar secara seasonal.

Selain itu juga terdapat info dan pengetahuan mengenai hewan-hewan tersebut seperti nama hewan, penyebaran, jumlah di alam liar, dan penyebab terancam punah. Melalui katalog ini target audience dapat mengikuti terus update dari art toys. Kemudian juga akan terdapat info merchandise apa saja yang tersedia.

 Kartu

Kartu ini tergabung dalam art toys. Kemudian di dalamnya terdapat info dan pengetahuan mengenai hewan yang dipilih. Kartu ini juga dapat menjadi bersifat collectible sama seperti art toys.

 Stiker

Stiker ini akan menjadi satu paket dengan art toys sama seperti kartu. Kemudian sticker ini juga akan berkaitan dengan katalog dimana yang nantinya akan ditempel di katalog sebagai tanda telah “mengadopsi” hewan tersebut.

 Merchandise

Merchandise yang dipilih adalah benda-benda yang sering dibawa kemana-

mana dan sedang digemari oleh target audience. Selain itu juga dapat saling melengkapi satu sama lain. Diharapkan dengan dipilihnya benda-benda yang sering dibawa dan digunakan akan meningkatkan awareness lebih lagi.

- Card holder

Card holder kini sedang banyak digunakan oleh sebagian besar remaja saat

ini. Kemudian juga selalu dibawa kemana-mana dan terkadang juga sebagai pengganti dompet. Maka dari itu, card holder sesuai untuk menjadi salah satu merchandise karena sering dibawa kemana-mana oleh remaja sehingga dengan melihatnya dapat lebih meningkatkan awareness.

(4)

31

Universitas Kristen Petra

Gambar 3.1. Contoh Card Holder

Sumber: https://www.instagram.com/p/BgihwbMFvv6/?taken-by=customolo_

- Passport cover

Passport cover ini saat ini juga sering digunakan oleh sebagian besar

remaja. Biasanya mereka suka memfoto passport dan memasukkan di media sosial untuk menunjukkan mereka akan pergi kemana. Dengan adanya kebiasaan ini bisa membantu untuk meningkatkan awareness kepada dirinya langsung dan juga orang-orang yang melihat foto tersebut.

Gambar 3.2. Contoh Passport Cover

Sumber: https://www.instagram.com/p/BFqXSesTS__/?taken-by=decloverart

(5)

32

Universitas Kristen Petra

- Tas serut pouch

Tas serut pouch ini adalah salah satu model tas yang sedang banyak digemari oleh sebagian besar remaja. Tas ini sering digunakan saat bepergian atau berkumpul bersama teman. Oleh karena itu dapat meningkatkan awareness yang lebih karena sering digunakan.

Gambar 3.3. Contoh Tas Serut Pouch

Sumber: https://www.instagram.com/p/BUHRt-vDBMy/?taken-by=haliastore

- Gantungan kunci

Gantungan kunci adalah benda yang sangat sering digunakan oleh remaja hingga saat ini. Selain itu juga selalu dibawa oleh remaja. Gantungan kunci juga merupakan merchandise yang dekat card holder, passport cover, serta tas serut pouch.

(6)

33

Universitas Kristen Petra

Gambar 3.4. Contoh Gantungan Kunci Bahan MDF

Sumber: https://www.instagram.com/p/BbGS_y-FmE3/?taken-by=naoyakou

3.1.3.3 Pengarahan Visual

 Tone Colour

Warna yang digunakan untuk perancangan ini adalah warna yang cerah, vibrant, dan tropis. Warna juga disesuaikan dan diambil dari warna asli hewan berstatus konservasi terancam punah.

Gambar 3.5. Contoh Colour Palette 1

Sumber: https://www.design-seeds.com/edible-hues/culinary-color/fresh-hues- 30/

(7)

34

Universitas Kristen Petra

Gambar 3.6. Contoh Colour Palette 2

Sumber: https://www.design-seeds.com/seasons/summer/tropical-hues-2/

 Tipografi

Pemilihan tipografi untuk perancangan ini menggunakan yang simpel dan menarik, tidak menggunakan yang terlalu banyak unsur dekoratif. Kemudian juga yang memiliki keterbacaan yang jelas agar pesan yang disampaikan dapat tersampaikan dengan jelas kepada pembacanya.

Judul: CHICO

Gambar 3.7. Font CHICO

(8)

35

Universitas Kristen Petra

Body copy: Rounded Elegance

THE QUICK BROWN FOX JUMPS OVER THE LAZY DOG

the quick brown fox jumps over the lazy dog

Gambar 3.8. Font Rounded Elegance

 Gaya desain

Gaya desain yang dipakai untuk perancangan ini adalah custom graphic art &

illustration. Gaya ini dipilih karena sesuai dengan perancangan ini yang akan

ada banyak visual dalam desainnya, mulai dari ilustrasi, vector, dan digital imaging. Kemudian gaya desainnya juga akan disesuaikan dengan art toys artist yaitu Gilang Ayyobbi.

Gambar 3.9. Contoh Gaya Desain Gilang Ayyobbi 1

Sumber: https://www.instagram.com/p/BN0-NAug3bC/?taken-by=yyobbi

(9)

36

Universitas Kristen Petra

Gambar 3.10. Contoh Gaya Desain Gilang Ayyobbi 2

Sumber: https://www.instagram.com/p/BKhz_W6gIBn/?taken-by=yyobbi

3.1.4 Biaya Kreatif

 Art toys

Ukuran : 3 inch

Bahan : epoclay

Jumlah desain : 8 desain Jumlah cetak : 50 per desain Biaya produksi :

Biaya untuk 50 buah

Epoclay : Rp 9.000.000 Cat primer : Rp 500.000 Cat acrylic : Rp 1.215.000 Coating clear : Rp 500.000

Total : Rp 11.215.000 x 8 desain = Rp 89.720.000

 Katalog

Ukuran : 20 x 20 cm, 16 halaman Bahan : AP 260, lam. Doff (cover)

(10)

37

Universitas Kristen Petra

AP 150 (isi)

Jumlah cetak : 100

Biaya produksi : Cover 100 x 2 x Rp 3.500 = Rp 700.000 Lam. Doff 100 x 2 x Rp 2.000 = Rp 40.000 Isi 300 x 2 x Rp 3.000 = Rp 1.800.000 Ongkos potong = Rp 8.000 Jilid staples tengah 100 x Rp 5.000 = Rp 500.000

Total = Rp 3.408.000

 Kartu

Ukuran : 9 x 5,5 cm

Bahan : Felix Schoeller Pyramid Jumlah desain : 8 desain (2 sisi)

Jumlah cetak : 50 per desain

Biaya produksi : Rp 9.500 x 6 = Rp 57.000 Rp 57.000 x 8 = Rp 456.000

 Stiker

Ukuran : 6 x 4 cm

Bahan : Vinyl matte lam. Doff Jumlah desain : 8 desain

Jumlah cetak : 100 per desain

Biaya produksi : Rp 10.000 x 2 = Rp 20.000 Rp 20.000 x 8 = Rp 160.000

 Gantungan kunci

Ukuran : 5 x 5 cm

Bahan : MDF

Jumlah desain : 8 desain Jumlah cetak : 50 per desain

Biaya produksi : Rp 6.000 x 50 = Rp 300.000 Rp 300.000 x 8 = Rp 2.400.000

 Card holder

Ukuran : 9 x 9 cm Jumlah desain : 8 desain

(11)

38

Universitas Kristen Petra

Jumlah cetak : 30 per desain

Biaya produksi : Rp 80.000 x 30 = Rp 2.400.000 Rp 2.400.000 x 8 = Rp 19.200.000

 Passport cover

Ukuran : 12 x 16 cm Bahan : Suede material Jumlah desain : 8 desain Jumlah cetak : 30 per desain

Biaya produksi : Rp 85.000 x 30 = Rp 2.550.000 Rp 2.550.000 x 8 = Rp 20.400.000

 Tas serut pouch

Ukuran : 20 x 17 cm Bahan : kain belacu Jumlah desain : 8 desain Jumlah cetak : 30 per desain

Biaya produksi : Rp 20.000 x 30 = Rp 600.000 Rp 600.000 x 8 = Rp 4.800.000

Biaya desain media tambahan dan merchandise = Rp 5.000.000 Total biaya kreatif media tambahan dan merchandise = Rp 53.424.000

Gambar

Gambar 3.1. Contoh Card Holder
Gambar 3.3. Contoh Tas Serut Pouch
Gambar 3.4. Contoh Gantungan Kunci Bahan MDF
Gambar 3.6. Contoh Colour Palette 2
+3

Referensi

Dokumen terkait

Dari data diatas maka head loss pada instalasi perpipaan hidrolik penggerak pilot valve besarnya. Perhitungan

Kemudian zat merah betasianin tersebut diaplikasikan sebagai coloring agent pada formulasi sediaan farmasi, sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi

4. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima. Hubungan dokter dengan pasien adalah hubungan yang unik, dokter sebagai pemberi pelayanan kesehatan dan pasien

Selain protein tersebut, pada microtube juga terdapat gel, dimana gel ini berfungsi sebagai filter atau saringan, apabila terjadi aglutinasi antara

Ada beberapa lokasi yang menjadi setting adegan dalam iklan layanan masyarakat ini, diantaranya ruang make-up, ruang latihan indoor dan outdoor, taman untuk

All of the sentences above are has literal meaning as long as the speaker means

yang terdaftar di Bank Indonesia, karena sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PBI/2011 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dengan penerapan Metode RGEC