Pembahasan FR SKB Oktober
2020
Visi Kementerian Kesehatan
– Mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi secara mandiri
– Berdaulat, mandiri, dan berkepribadian*
– Mandiri dalam mencapai hidup sehat
– Mandiri dalam mengatasi masalah kesehatan – Membayar biaya pelayanan kesehatan yang
dibutuhkan
Visi Kementerian Kesehatan
• Visi misi Kementerian Kesehatan mengikuti visi misi Presiden Republik Indonesia yaitu Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat,
Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan
Gotong-royong.
7 Misi Pembangunan Kementerian Kesehatan
• Terwujudnya keamanan nasional yang mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.
• Mewujudkan masyarakat maju, berkesinambungan dan demokratis berlandaskan negara hukum.
• Mewujudkan politik luar negeri bebas dan aktif serta memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
• Mewujudkan kualitas hidup manusia lndonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
• Mewujudkan bangsa yang berdaya saing.
• Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional, serta
• Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan.
Nawa Cita
• Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga Negara.
• Membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya.
• Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah- daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
• Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan
penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.
• Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.
• Meningkatkan produktifitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional.
• Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor- sektor strategis ekonomi domestik.
• Melakukan revolusi karakter bangsa.
• Memperteguh ke-Bhineka-an dan memperkuat restorasi sosial
Indonesia.
Nilai-nilai
• Pro rakyat
• Inklusif
• Responsif
• Efektif
• Bersih
Visi Kementerian Kesehatan
• Masyarakat Sehat yang Mandiri dan Berkeadilan
Sumber :
http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/profil/
kemenkes/#prettyPhoto
Misi Kementerian Kesehatan
• Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani.
• Melindungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan.
• Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumber daya kesehatan.
• Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik.
Sumber :
http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/profil/
kemenkes/#prettyPhoto
Goal SDGs
Goal SDGs
Goal SDGs
Hari diabetes
• Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day) diperingati setiap tanggal 14 November
• Hari Diabetes Nasional diperingati setiap
tanggal 16 September
Tindakan yang tidak ditanggung BPJS
• Pelayanan yang tidak sesuai prosedur
• Pelayanan di faskes yang tidak bekerja sama (kecuali gadar)
• Telah dijamin oleh jaminan kecelakaan kerja
• Telah dijamin oleh jaminan lakalantas
• Yankes di luar negeri
• Yankes estetik
• Masalah infertilitas
Sumber : BPJS Kesehatan
Tindakan yang tidak ditanggung BPJS
• Ortodonsi
• Gangguan akibat ketergantungan obat
• Self harm/hobi membahayakan diri
• Obat komplementer tradisional
• Obat eksperimen
• Pelayanan kesehatan saat wabah/bencana/KLB
• Kejadian lain yang ditetapkan menteri
Sumber : BPJS Kesehatan
Hari Kesehatan Nasional
• Hari Kesehatan Nasional (HKN) berlangsung pada tanggal 12 November setiap tahunnya.
HKN Tahun 2019 ini adalah HKN yang ke-55 dengan tema “Generasi Sehat, Indonesia Unggul”
• Hari Kesehatan Nasional sendiri bertujuan untuk mengajak masyarakat agar memiliki budaya hidup sehat dan meninggalkan
kebiasaan atau perilaku yang kurang sehat.
• Sebelum menjalani rehabilitasi, yang perlu untuk diperhatikan kondisi psikologis
penyalahguna napza yaitu Pendidikan jadi terganggu dan masa depan suram
– Merepotkan dan menjadi beban keluarga – Dikucilkan lingkungan
– Menjadi antisosial, kriminal
– Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal
Manfaat imunisasi
• Mencegah penularan penyakit
• Anak menjadi sehat
• Jika sakit pun, sakitnya umumnya ringan
• Mengurangi angka kesakitan dan kecacatan
• Dari segi ekonomi karena anak jarang sakit,
maka biaya yang dikeluarkan tidak banyak
Prinsip penyelenggaran puskesmas
• Paradigma sehat
• Pertanggungjawaban wilayah
• Kemandirian masyarakat
• Pemerataan
• Teknologi tepat guna
• Keterpaduan dan kesinambungan
Tatalaksana keloid
• Pasien post op lipoma 3 minggu lalu, sekarang datang dengan bekas luka operasi muncul
massa berwarna kemerahan, kenyal, dan tidak nyeri, tindakannya)
A. Injeksi triamcinolone intralesi B. Injeksi vit. C intra lesi
C. Kortikosteroid sistemik
D. Eksisi massa + jahit primer
E. Eksisi luas
Tatalaksana Diabetik Retinopathy
• Pasien 65 thn mata kabur 5 tahun OD 3/60 OS 4/60, riw. DM. Funduskopi: perdarahan intra- retinal, eksudat keras, neovaskularisasi di 4 kuadran, macula edema
A. Rujuk ahli mata vitrektomi
B. Rujuk ahli mata fotokoagulasi
Malaria serebral
• Wanita 35 tahun tidak sadar dan demam sejak 1 hari, sebelumnya sudah berobat 5 hari lalu tapi tidak ada perubahan. Riwayat 10 hari lalu
berburu ke hutan flores Pembesaran kelenjar limf koli kanan kiri 1 cm, kedua tangan dan
tungkai lemah. Dx
A. Sepsis
B. Malaria serebral
C. Meningitis bacterial D. Stroke
E. Sistiserkosis
• Pecegahan primer : upaya untuk
menghindari/menunda munculnya penyakit contoh stop merokok, turunkan kolesterol, obati tekanan darah tinggi (pada PJK)
• Pencegahan sekunder : upaya untuk deteksi dini adanya penyakit atau gangguan
kesehatan, contoh pap smear pada ca cervix
• Pencegahan tersier : Pengelolaan penyakit, usaha mengembalikan fungsi yang sudah rusak/terganggu
http://www.idionline.org/berita/pencegahan-penyakit- dan-kiat-tetap-sehat-pada-usia-
lanjut/#:~:text=Pencegahan%20sekunder%20adalah%20be
rbagai%20upaya,dilakukan%20tatalaksana%20sedini%20m
ungkin%20pula.
Efek samping anti TB
• Pasien hamil 40 minggu datang ke puskes, BB 50kg TB 148cm. Sebelum hamil BB 45kg. Riw.
Anak pertama BBL 2200gr. anemi(+), TFU 2 jari di atas pusat, DJJ (+). Yang ditanya tatalaksana
rehabilitative:
A. Induksi persalinan pervaginam B. Makan tinggi protein
C. Control 1 minggu lagi D. Istirahat
E. Rujuk
Tatalaksana preekalmpsia
• Edukasi untuk kontrol yang lebih sering
• Banyak istirahat, tidur muring
• Diet rendah karbohidrat, cukup protein, dan rendah garam
• Pemantauan fungsi ginjal, fungsi hati, dan proteinuria
• Suplementasi kalsium
Klasifikasi Hemophilia A
• Normal values for FVIII assays are 50-150%.
Values in hemophilia A are as follows:
• Mild: >5%
• Moderate: 1-5%
• Severe: < 1%
• Pasien G4P3A0 KPD + perdarahan2jam, in partu buka 8, eff 75%, kepala jam 1. DJJ irregular . His jarang. Yang ditanya tatalaksana non farmaka:
– Injeksi Oksitosin 5IU (awalnya mau ini, untuk
augmentasi, tapi rupanya non farmaka yang ditanya) – Persiapan per abdomen
– Observasi
– Evakuasi pervaginam
– Resusitasi intrauterine (ini ga tau gimana maksudnya)
• Potts disease, + gibbus, di thorakal 6 kayanya, nyeri punggung (+), kebas menjalar sampe ke dua kaki
– Myelitis tuberculosis – Spond.TB
– Spond TB dengan myeliopati
– Spond TB dengan radikulopati
– SPond TB dengan arachnoiditis
Tatalaksana DBD tanpa shock
Sumber :
Sumber : Tatalaksana Dengue
WHO
25.
Tatala ksana
DBD tanpa shock
Sumber :
26.
Tatalaks ana DBD
dengan syok
Sumber :
Tatalaksana
Dengue
WHO
• Kasus KET. Anemis. Nyeri perut. Pendarahan aktif. Cavum dougals menonjol. Hemodinamik tidak stabil. Tindakan pada kasus tersebut
A. USG
B. Kuretase
C. Laparotomi eksplorasi
D. Histerektomi
• Pada pasien dengan KET dan tanda
hemodinamik tidak stabil lakukan stabilisasi dengan rehidrasi cairan kemudian rujuk
• Edukasi pada pasien dan keluarga kalau tatalaksana yang akan dilakukan adalah laparotomi eksplorasi karena implantasi embryo bisa terjadi di berbagai tempat
• Jika sudah terdapat gangguan hemodinamik, tatalaksana pembedahan adalah satu2nya
opsi
• Upaya petugas kesehatan pengendalian
penyakit dan kemudian mendapat informasi input, proses dan output, merupakan (ga
ngerti sebenernya)
– Analisis herediter/keturunan – Analisis dampak lingkungan – Analisis pelayanan kesehatan – Analisis status kesehatan
– Analisis upaya perilaku kesehatan
Analisis pelayanan kesehatan
• Sebuah cabang analisis yang meliputi
manajemen RS/faskes, harga, pasien, dan sebagainya
• Analisis ini menghasilkan data dan informasi
mengenai input, proses, output, dan dampak
dari pelayanan kesehatan
Profilaksis TB pada anak
• Anak < 5 tahun yang kontak dengan pasien TB
dan setelah divaluasi tidak memiliki penyakit
TB harus diberikan Isoniazid 10 mg/kg (dosis
maksimal 300 mg/hari) selama 6 bulan
Diagnosis TB Anak
Analisis cairan serebrospinal
Pemeriksaan Penunjang pada Kandidasis
• Kandidiasis oral biasanya mengenai hayi atau pasien HIV AIDS
• Nampak psuedomembran putih coklat muda kelabu, menutup lidah, pallatum molle, pipi bagian dalam, dan permukaan rongga mulut
• Pada pemeriksaan penunjang berupa KOH atau dengan gram ditemukkan sel ragi,
blastospora, dan hifa semu
Pemilihan obat dislipidemia
• Pasien dengan LDL tinggi dan TG tinggi,
terapi?
• Pasien hamil 32 minggu, dengan asma, kontraksi jarang, terapi untuk mencegah persalinan preamtur?
• Dexametasone
– Mempercepat pematangan baru
– Mengurangi insiden kematian neonatus dan ARDS
Diagnosis demam tifoid Tubex test
Tanda & Gejala Klinis Drug Abuse
• Tergantung obat yang digunakan
• Barbiturat, benzodiazepine:
– Mengantuk
– Kurang koordinasi – Gangguan memori
• Marijuana
– Merasa “high”
– Mata merah – Mulut kering
– Cemas atau paranoid
Sumber : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/drug-addiction/symptoms-
causes/syc-20365112
Tanda & Gejala Klinis Drug Abuse
• Meth, cocaine (stimulan) : (Sabu)
– Merasa bersemangat dan percaya diri – Pupil dilatasi
– Agresif dan perubahan perilaku – Tulang/gigi keropos
• MMDA, ekstasi
– Halusinasi – Paranoia
– Pupil dilatasi
Sumber : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/drug-addiction/symptoms-
causes/syc-20365112
Tanda & Gejala Klinis Drug Abuse
• Halusinogen (LSD, PCP)
– Halusinasi
– Perubahan status mental – Tremor
• Inhalan (lem, thinner cat, bensin)
– Kehilangan inhibisi – Mual muntah
– Euforia dan intoksikasi
Sumber : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/drug-addiction/symptoms-
causes/syc-20365112
Tanda & Gejala Klinis Drug Abuse
• Opioid
– Presepsi nyeri yang menurun – Agitasi dan sedasi
– Bicara melantur – Pupil konstriksi
Sumber : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/drug-addiction/symptoms-
causes/syc-20365112
Tatalaksana Pneumothoraks
• Deviasi trakea, suara napas
menghilang/menurun, perkusi hipersonor, gerakan dada asimetris
• Tatalaksana tergantung etiologi/underlying disease
• Prinsipnya :
– Elimnasi udara (dekompresi needle) – Turunkan kebocoran udara
– Tangani fistula pelura – Kembangkan paru
– Pencegahan komplikasi
Sumber : Huang Y, Huang H, Li Q, et al. Approach of the treatment for pneumothorax. J Thorac Dis. 2014;6(Suppl 4):S416-S420.
doi:10.3978/j.issn.2072-1439.2014.08.24