• Tidak ada hasil yang ditemukan

KP 39 1996 JABATAN PEREKAYASA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KP 39 1996 JABATAN PEREKAYASA"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

KEPPRES 39/1996, PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENDUDUKI JABATAN PEREKAYASA

Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA Nomor: 39 TAHUN 1996 (39/1996) Tanggal: 24 MEI 1996 (JAKARTA)

Tentang: PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENDUDUKI JABATAN PEREKAYASA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

a. bahwa dalam Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil, belum diatur perpanjangan batas usia pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan Perekayasa;

b. bahwa untuk perpanjangan batas usia pensiun Perekayasa, perlu ditetapkan dengan Keputusan Presiden;

Mengingat:

1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945;

2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian

(Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1979 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3149) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1994 (Lembaran Negara Tahun 1994 Nomor 1).

MEMUTUSKAN: Menetapkan :

KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG MENDUDUKI JABATAN PEREKAYASA.

Pasal 1

(1) Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan Perekayasa dalam jenjang: a. Ahli Perekayasa Madya;

(2)

c. Ahli Perekayasa Muda;

batas usia pensiunnya dapat diperpanjang sampai dengan 65 (enam puluh lima) tahun.

(2) Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan Perekayasa dalam jenjang: a. Perekayasa Muda;

b. Perekayasa Madya;

batas usia pensiunnya dapat diperpanjang sampai dengan 60 (enam puluh) tahun. Pasal 2

Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan Perekayasa selain yang ditetapkan dalam Pasal 1, batas usia pensiunnya berlaku ketentuan tentang batas usia pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil pada umumnya sesuai dengan peraturan

perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 3

Keputusan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil yang menduduki jabatan Perekayasa yang telah ditetapkan oleh Pejabat yang berwenang sebelum berlakunya Keputusan Presiden ini, tetap berlaku.

Pasal 4

Ketentuan lebih lanjut yang diperlukan bagi pelaksanaan Keputusan Presiden ini, diatur oleh Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara.

Pasal 5

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 24 Mei 1996

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA ttd.

Referensi

Dokumen terkait

Selanjutnya Dharsono juga menjelaskan dalam buku Seni Rupa Modern, yang dimaksud dengan bentuk (form) adalah totalitas dari sebuah karya seni.. Bentuk merupakan

Diberitahukan kepada peserta/Rekanan dapat mendaftar sebagai peserta dengan ketentuan,syarat dan kelengkapan lainnya bisa mendatangi langsung ke alamat instansi tersebut di

Hal ini penting untuk dilaksanakan agar tidak menimbulkan bias dalam pengorganisasian anggaran yang berbasis pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Partisipasi Perempuan dalam Meningkatkan Usaha Ekonomi Masyarakat di Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten

Enrichment Program II: (For student who takes research track only in semester 7, should take these

Melalui pendekatan I-TESA (Integrating Technology, Environment and Social Activity) dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar matematika

Pendidikan adalah proses pemenusiaan manusia, maka dari itu dalam tataran yang lebih operasioanal dapat dikatakan bahwa tuntutan pendidikan adalah

[r]