• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

SOSIOLOGI AGAMA

PRODI PENDIDIKAN SOSIOLOGI

SEMESTER VI

PERTEMUAN VIII

AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN

OLEH:

(2)

AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN (1)

 Ekspresi sosial dari ajaran agama dihidupkan dan dipelihara oleh adanya masyarakat penganut yang disebut dengan organisasi

keagamaan.

 Roland Robertson membuat suatu model yang menggambarkan hubungan antara tingkat homoginitas dan heteroginitas agama yang dianut suatu masyarakat dikaitkan dengan organisasi

keagamaan, ke dalam empat tipe:

1. Pada masyarakat yang memiliki heteroginitas dalam agama, ada dua tipe: yaitu agama secara organisasi terpisah dari

kehidupan ekonomi, politik, dan pendidikan; dan agama yang tidak begitu terorganisir.

2. Pada masyarakat yang memiliki homoginitas agama, juga ada dua tipe: yaitu agama teroganisir dengan baik, dan agama diakui secara resmi sebagai agama negara; dan tidak

(3)

AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN (2)

Menurut Robert Bellah pada masyarakat primitif tidak

terdapat organisasi keagamaan yang terpisah dengan

struktur sosial.

Joachim Wach mengemukakan adanya dua faktor

pendorong terjadinya perubahan dari situasi agama

primitif, yang berciri kelompok, ke arah agama yang

terorganisir:

1.

Meningkatnya diferensiasi dalam masyarakat.

Organisasi keagamaan muncul sebagai bagian dari

kecenderungan umum ke arah spesifikasi

fungsional.

(4)

AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN (3)

Organisasi-organisasi keagamaan pada umumnya

memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain.

Perbedaan itu antara lain berkaitan dengan cara

pandang atau penafsiran mereka terhadap soal-soal

keagamaan dan bidang perhatian (sosial, ekonomi,

dan politik). Misalnya ada organisasi keagamaan

yang fundamentalis dan moderat, ekslufif dan

inklusif, tradisional dan modern, tekstual dan

(5)

AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN (4)

Menurut Milton Yinger, ada empat tipe kelembagaan

dalam Kristen:

1. Eklesia, suatu bentuk organisasi keagamaan yang sama dengan gereja, dibangun oleh pemerintah, yang merupakan organisasi agama nasional dengan anggota dari semua tingkat

sosial-ekonomi.

2. Denominasi, organisasi ini tidak terlalu terlibat dengan negara, politik dan kebudayaan seperti gereja, juga tidak menarik diri dari masyarakat seperti sekte. Biasanya terbatas pada ras, kelas, dan daerah tertentu.

3. Established Sect, organisasi ini lebih inklusif dan tidak menghindar dari kebudayaan sekuler.

Referensi

Dokumen terkait

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk

Terkait dengan tawaran pengembangan kajian hadis, kesimpulan penting yang bisa diambil adalah bahwa kritik sanad perlu dikembangkan pada pemanfaatan data-data yang berasal

Penyelidikan epidemiologi terhadap kasus KLB serta penyebaran penyakit difteri pada tanggal 14 – 19 Mei 2015 di Kampung Kumpay Desa Maraya Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak

Sehingga dapat dikatakan bahwa jamu tradisional yang diuji tersebut mempunyai khasiat yang tidak berbeda bermakna dengan obat modern (asetosal 45 mg/kgbb) atau dapat dikatakan

Karena kecepatan angin yang diperlukan untuk memutar kincir sangat bergantung pada alam maka pada pembangkit listrik tenaga angin ini dilengkapi dengan

Staphylococcus aureus yang diidentifikasi menunjukkan sifat halofilik (mampu bertahan pada kadar garam yang tinggi, dan mampu memfermentasikan manitol), hal ini terlihat

Amplifikasi fragmen target menggunakan primer Ribo D Ribo Komi dengan kondisi PCR yang optimal memberikan hasil yang baik, Kondisi optimal tersebut adalah sebagai berikut:

Nitrogen dalam tanah utamanya berasal dari proses perombakan bahan organik, pola sebaran kandungan N yang terbentuk menunjukkan bahwa kandungan N total hanya