• Tidak ada hasil yang ditemukan

J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "J.D.I.H. - Dewan Perwakilan Rakyat"

Copied!
0
0
0

Teks penuh

(1)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 1971

TENTANG

PERHITUNGAN ANGGARAN TAHUN 1967

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : bahwa perhitungan Anggaran tahun 1967 perlu ditetapkan dengan

Undang-undang;

Mengingat : 1. Undang-undang Dasar 1945 pasal 23 (5);

2. Undang-undang Perbendaharaan Indonesia (I.C.W.) sebagaimana

beberapa kali diubah dan ditambah;

3. Undang-undang No. 14 Tahun 1966 pasal 6.

Memperhatikan : Ketetapan Badan Pemeriksa Keuangan No. A/BPK/ 1968 jo. Surat Badan

Pemeriksa Keuangan No. I.752/F/8/1971;

Dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : Undang-undang tentang Perhitungan Anggaran Tahun 1967.

Pasal 1

(1). Penerimaan Negara dalam tahun 1967 adalah sebesar Rp. 83.727.

240.662,37 (delapan puluh tiga milyar tujuh ratus dua puluh tujuh

juta dua ratus empat puluh ribu enam ratus enam puluh dua dan tiga

puluh tujuh perseratus rupiah);

(2). Pengeluaran Negara dalam tahun 1967 adalah sebesar Rp. 87.634.

810.982,60 (delapan puluh tujuh milyar enam ratus tiga puluh

empat juta delapan ratus sepuluh ribu sembilan ratus delapan puluh

dua dan enam puluh perseratus rupiah);

(2)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

2

-(3). Sisa kurang Perhitungan Anggaran tahun 1967 adalah sebesar Rp.

3.907.570.320,23 (tiga miliar sembilan ratus tujuh juta lima ratus

tujuh puluh ribu tiga ratus dua puluh dan dua puluh tiga perseratus

rupiah).

Pasal 2

Undang-undang ini mulai berlaku pada hari ditetapkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan

Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran-Negara

Republik Indonesia.

Disahkan di Jakarta

pada tanggal 24 September 1971

Presiden Republik Indonesia

SOEHARTO

Jenderal TNI

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 24 September 1971

Sekretaris Negara Republik Indonesia

ALAMSJAH

(3)

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

3

-PENJELASAN

ATAS

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 11 TAHUN 1971

TENTANG

PERHITUNGAN ANGGARAN TAHUN 1967

UMUM.

Perhitungan Anggaran Tahun 1967 diajukan untuk memenuhi kewajiban mengadakan

perhitungan dan pertanggungan jawab tentang pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja

Negara 1967 yang harus disampaikan oleh Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Dalam pada itu perlu ditegaskan bahwa adanya perhitungan Anggaran untuk sesuatu

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tidak mengurangi kewajiban untuk mengadakan

perhitungan dan tanggung jawab keuangan negara sesuai dengan ketentuan Undang-undang

Perbendaharaan yang berlaku (I.C.W.).

Jelas kiranya bahwa Undang-undang Perhitungan Anggaran adalah suatu pernyataan

dari suatu fakta mengenai pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara,

PASAL DEMI PASAL

Pasal 1

Cukup jelas.

Pasal 2

Cukup jelas.

(Termasuk Lembaran-Negara Republik Indonesia tahun 1971 No. 79).

CATATAN

Kutipan : LEMBARAN NEGARA DAN TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA

Referensi

Dokumen terkait

Menetapkan : Undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara..

Menimbang : bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 1961.. sebagaimana ditetapkan dalam Undang-undang No. 22) perlu diubah dan

Pendapatan dan Belanja Negara dalam bentuk Anggaran Moneter.. tahun-anggaran 1966 sebelum tanggal 1 Januari 1966, yang

ini, maka Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun Anggaran 1970/1971 yang dalam.

TAMBAHAN DAN PERUBAHAN ATAS ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN 1971/1972.. DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun pertama dalam rangka pelaksanaan. PELITA II 1974/1975

Oleh sebab itu, sesuai dengan ketentuan Pasal 5 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1977, tambahan dan perubahan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1977/1978

atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran.. 1998/1999 berdasarkan Perubahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8. ayat 94) untuk mendapatkan persetujuan Dewan