• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Ambon, Februari 2017 Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon. Tinggal Hermawan, S.Pi, M.Si NIP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Ambon, Februari 2017 Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon. Tinggal Hermawan, S.Pi, M.Si NIP"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Segala puji kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa, atas segala Rahmat dan Karunia-Nya sehingga Laporan Kegiatan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon dapat diselesaikan dengan baik.

Laporan kegiatan ini merupakan bentuk pertanggung jawaban atas pelaksanaan kegiatan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon pada bulan Januari yang dituangkan dalam bentuk laporan kegiatan yang berdasar pada Penetapan Kinerja Tahun Anggaran 2017. Laporan ini berisi informasi seluruh hasil kegiatan yang ada di Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon, mulai dari Kegiatan Sub Bagian Tata Usaha, Seksi Uji Terap Teknis dan Kerja Sama, Seksi pengujian dan Dukungan Teknis, Kegiatan Produksi dan Perekayasaan.

Pada kesempatan ini Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh staf Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon dan pihak terkait yang berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan. Saran dan masukan dari semua pihak kami harapkan untuk meningkatkan kinerja Balai Perikanan Budidaya Laut .

Demikian Laporan bulanan ini disusun dengan harapan dapat bermanfaat untuk menunjang pengembangan budidaya perikanan di masa mendatang.

Ambon, Februari 2017

Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon

Tinggal Hermawan, S.Pi, M.Si NIP. 19750104 200003 1 001

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

DAFTAR TABEL ... iii

DAFTAR GRAFIK ... v

DAFTAR GAMBAR ... vi

DAFTAR LAMPIRAN ... vii

IKHTISAR EKSEKUTIF ... viii

I. PENDAHULUAN ... 1

II. PELAPORAN KEGIATAN ... 3

2.1 Sub Bagian Tata Usaha ... 3

2.1.1 Kepegawaian ... 3

2.1.2 Persuratan ... 4

2.1.3 Keuangan ... 5

2.2 Seksi Uji Terap Teknis dan Kerjasama ... 6

2.2.1 Pengelolaan Perpustakaan ... 6

2.2.2 Penyebaran Informasi dan Publikasi... 7

2.3 Seksi Pengujian dan Dukungan Teknis... 8

2.3.1 Pendampingan BBIP dan Kawasan Budidaya ... 8

2.3.2 Pelayanan Masyarakat ... 9

2.3.3 Kegiatan Dukungan Teknis ... 10

2.4 Divisi Produksi ... 11

2.5 Perekayasaan ... 18

III. PENUTUP ... 21

(4)

DAFTAR TABEL

Nomor Halaman

1. Rekapan Absen BPBL Ambon bulan Januari 2017... 3

2. Kegiatan Tugas Luar Pegawai BPBL Ambon bulan Januari 2017... 3

3. Keadaan Pegawai BPBL Ambon pada bulan Januari 2017 berdasarkan golongan ... 4

4. Keadaan Pegawai BPBL Ambon pada bulan Januari 2017 berdasarkan tingkat pendidikan ... 4

5. Pegawai BPBL Ambon yang memperoleh kenaikan berkala pada Januari 2017.. 4

6. Surat Masuk dan Keluar BPBL Ambon bulan Januari 2017 (Eksemplar) ... 5

7. Realisasi penyerapan anggaran BPBL Ambon bulan Januari 2017 ... 5

8. Rincian PNBP BPBL Ambon bulan Januari 2017 ... 5

9. Rekapitulasi penambahan buku, laporan dan majalah BPBL Ambon bulan Januari 2017 ... 6

10. Daftar pengunjung perpustakaan pada bulan Januari 2017 ... 6

11. Daftar kunjungan masyarakat ke BPBL Ambon pada bulan Januari 2017 ... 7

12. Daftar kegiatan penyebaran informasi bulan Januari 2017 ... 7

13. Pendampingan kawasan budidaya pada bulan Januari 2017 ... 8

14. Kegiatan bantuan benih dan restocking pada bulan Januari 2017... 8

15. Daftar Sekolah yang melakukan Prakerin Siswa di BPBL Ambon pada Bulan Januari 2017 ... 9

16. Daftar Instansi yang melakukan PKL dan Magang di BPBL Ambon pada bulan Januari 2017 ... 9

17. Dukungan kegiatan teknis bulan Januari 2017 ... 10

18. Nama Koordinator Divisi Produksi Lingkup BPBL Ambon ... 11

19. Nama Penanggungjawab Kegiatan Produksi Lingkup BPBL Ambon ... 11

20. Perkembangan dan Pengukuran KInerja Divisi Produksi Calon Induk Ikan Konsumsi di KJA Januari 2017 ... 12

21. Permasalahan dan tindak lanjut pada Kegiatan Divisi Produksi Calon Induk Ikan Konsumsi di KJA Januari 2017 ... 13

22. Perkembangan dan Pengukuran KInerja Divisi Produksi Benih Ikan Konsumsi Januari 2017 ... 13

23. Perkembangan dan tindak lanjut pada kegiatan Divisi Produksi Benih Ikan Konsumsi Januari 2017 ... 14

(5)

24. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Kegiatan Divisi Kesehatan Ikan dan

Lingkungan bulan Januari 2017 ... 15 25. Perkembangan dan pengukuran Kinerja Kegiatan Divisi Pakan dan Kultur

Jaringan Rumput Laut Januari 2017 ... 16 26. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Kegiatan Divisi Benih Ikan Hias Bulan

Januari 2017 ... 17 27. Permasalahan dan Tindak Lanjut pada kegiatan Produksi Benih Ikan Hias Bulan

Januari 2017 ... 17 28. Perkembangan dan perngukuran Kinerja Kegiatan Perekayasaan Januari 2017

(6)

DAFTAR GRAFIK

Nomor Halaman

1. Produksi Perikanan Budidaya per Januari 2017 ... viii

2. Produksi Benih Ikan yang dihasilkan per Januari 2017 ... ix

3. Produksi Induk Unggul yang dihasilkan per Januari 2017 ... x

4. Realisasi PNBP per Januari 2017 ... x

5. Realisasi Bantuan Benih per Januari 2017 ... xi

6. Jumlah Pelayanan Sampel laboratorium Keskanling ... xii

(7)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Halaman

1. Struktur Organisasi Perekayasa Tipe A ... 18 2. Skema Perekayasaan BPBL Ambon Tahun 2017 ... 19

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Halaman

1. Pelayanan Pengujian Sampel Laboratorium Keskanling BPBL Ambon Pada

Bulan Januari 2017 ... 22 2. Hasil Monitoring Kualitas Air Bulan Januari 2017 ... 23 3. Kegiatan / Aktivitas Produksi, Pameran dan Kunjungan ke BPBL Ambon pada

(9)

IKHTISAR EKSEKUTIF

Laporan kegiatan balai perikanan budidaya laut ambon merupakan perwujudan bentuk implementasi tanggung jawab pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di bidang perikanan budidaya. pembangunan perikanan budidaya pada hakekatnya adalah upaya sistematis, terencana, oleh seluruh pemangku kepentingan untuk mengubah suatu kondisi perikanan budidaya menjadi lebih baik melalui pemanfaatan sumberdaya secara optimal, efektif, efisien dan akuntabel guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat perikanan kelautan secara berkelanjutan.

Sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, mulai tahun 2017 telah diterapkan sebuah sistem manajemen kerja melalui pendekatan Balance Scorecard. Pengukuran kinerja dengan pendekatan tersebut merupakan salah satu upaya dan komitmen untuk melakukan perubahan dalam pengelolaan kinerja. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) menetapkan indicator kinerja baru yang merupakan penyempurnaan dari program dan kegiatan sebelumnya. Indikator kinerja utama (IKU) yang ditetapkan pada Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon sebanyak 23 IKU.

Pencapaian Prioritas IKU BPBL Ambon Tahun 2017 adalah sebagai berikut :

A. Jumlah Produksi Perikanan Budidaya

Jumlah produksi perikanan budidaya pada tahun 2017 ditargetkan sebanyak 6 ton (6,000 kg). pencapaian produksi sampai dengan bulan Januari 2017 dapat dilihat pada grafik 1 dibawah ini,

Grafik 1. Produksi Perikanan Budidaya per Januari 2017 0.023 6.00 1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00 Januari Target Ju m la h

Akumulasi sampai dengan bulan ini

Produksi Perikanan Budidaya (Ton) Tahun 2017

(10)

Dari grafik 1 dapat dilihat bahwa perolehan nilai produksi perikan budidaya per Januari 2017 adalah 0.023 ton atau 23 kg, dimana target senilai 6 ton atau 6,000 kg, sehingga persentase pencapaian nilai produksi perikanan budidaya per Januari 2017 sebesar 0.38 %. Nilai produksi ini didapat dari hasil penjualan ikan konsumsi pemeliharaan di KJA yakni ikan bubara 12 kg dan kakap putih 11 kg.

B. Jumlah Produksi Benih yang dihasilkan

Jumlah produksi benih pada tahun 2017 ditargetkan sebanyak 460,000 ekor. pencapaian produksi sampai dengan bulan Januari 2017 dapat dilihat pada grafik 2 dibawah ini,

Grafik 2. Produksi Benih Ikan yang dihasilkan per Januari 2017

Dari grafik 2 dapat dilihat bahwa perolehan nilai produksi benih per Januari 2017 adalah 23,770 ekor, dimana target tahunan sebesar 460,000 ekor benih, sehingga persentase pencapaian jumlah produksi per Januari 2017 sebesar 5.17 %. Jumlah produksi ini didapat dari hasil produksi ikan konsumsi 13,650 ekor dan ikan hias 10,120 ekor.

C. Jumlah Produksi Induk Unggul

Jumlah produksi induk unggul pada tahun 2017 ditargetkan sebanyak 2,000 ekor. pencapaian produksi sampai dengan bulan Januari 2017 dapat dilihat pada grafik 3 dibawah ini,

23,770 460,000 50,000 100,000 150,000 200,000 250,000 300,000 350,000 400,000 450,000 500,000 Januari Target Ju m la h

Akumulasi sampai dengan bulan ini

Produksi Benih (Ekor) Tahun 2017

(11)

Grafik 3. Produksi Induk Unggul yang dihasilkan per Januari 2017

Dari grafik 3 dapat dilihat bahwa belum ada produksi induk unggul per Januari 2017, dimana target tahunan sebesar 2,000, sehingga persentase pencapaian jumlah produksi per Januari 2017 sebesar 0.00 %. Jumlah produksi ini didapat dari hasil produksi induk ikan konsumsi dan induk ikan hias laut.

D. Realisasi Target PNBP

Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2017 ditargetkan sebanyak Rp. 750,350,000,-. pencapaian PNBP sampai dengan bulan Januari 2017 dapat dilihat pada grafik 4 dibawah ini,

Grafik 4. Realisasi PNBP per Januari 2017 -2,000 500 1,000 1,500 2,000 2,500 Januari Target Ju m la h

Akumulasi sampai dengan bulan ini

Produksi Induk Unggul (Ekor) Tahun 2017

Capaian Target 8,325,978 750,350,000 200,000,000 400,000,000 600,000,000 800,000,000 Januari Target N ila i

Akumulasi sampai dengan bulan ini

Realisasi PNBP (Rp) Tahun 2017

(12)

Dari grafik 4 dapat dilihat bahwa perolehan realisasi PNBP per Januari 2017 adalah Rp. 8,325,978 dimana target tahunan sebesar Rp. 750,350,000, sehingga persentase pencapaian PNBP per Januari 2017 sebesar 1.11 %. Jumlah Realisasi PNBP ini didapat dari penjualan hail peternakan dan perikanan sebesar Rp. 0,- serta pendapatan jasa sebesar Rp. 8,325,978,-.

E. Jumlah Bantuan Benih

Jumlah bantuan benih pada tahun 2017 ditargetkan sebanyak 248,000 ekor,-. pencapaian bantuan benih sampai dengan bulan Januari 2017 dapat dilihat pada grafik 5 dibawah ini,

Grafik 5. Realisasi Bantuan Benih per Januari 2017

Dari grafik 5 dapat dilihat bahwa perolehan bantuan benih per Januari 2017 adalah 18,000 ekor, dimana target tahunan sebesar 248,000 ekor, sehingga persentase pencapaian jumlah realisasinya per Januari 2017 sebesar 7.26 %. Jumlah realisasi ini didapat dari bantuan benih ikan konsumsi sebanyak 8,000 ekor dan ikan hias sebanyak 10,000 ekor.

F. Jumlah Pelayanan Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan

Pelayanan laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan di Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon dalam bentuk pengujian sampel uji baik kualitas air maupun identifikasi hama dan penyakit ikan. Sebagai informasi Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon saat ini telah terakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional) yang secara konsisten telah menerapkan SNI/ISO/IEC 17025 : 2008 (ISO/IEC 17025:2005). Jumlah pelayanan pengujian sampel pada bulan Januari 2017 dapat dilihat pada grafik dibawah ini,

18,000 248,000 50,000 100,000 150,000 200,000 250,000 300,000 Januari Target Ju m la h

Akumulasi sampai dengan bulan ini

Bantuan Benih (Ekor) Tahun 2017

(13)

Grafik 6. Jumlah pelayanan sampel laboratorium Keskanling

Jumlah pelayanan pengujian sampel per januari 2017 berjumlah 174 sampel dari target tahunan sebanyak 990 sampel, sehingga persentase capaian dari target adalah sebesar 17,58%. Jumlah pengujian sampel ini diperoleh dari pengujian; a) mikrobiologi 1 sampel, b) parasite 2 sampel, c) kualitas air 166 sampel, d) virus 5 sampel.

G. Nilai Efisiensi Anggaran

Anggaran DIPA BPBL Ambon tahun 2017 berjumlah Rp. 17,625,514,000 realisasi penyerapan anggaran per januari 2017 sebesar Rp. 530,541,631 atau sebesar 3,01% dari total anggaran DIPA 2017. Rincian realisasi anggaran dapat dilihat pada grafik di bawah ini.

Grafik 7. Jumlah persentase capaian realisasi penyerapan anggaran per Januari 2017 174 990 200 400 600 800 1,000 1,200 Januari Target Ju m la h

Akumulasi sampai dengan bulan ini

Jumlah Sampel yang di uji dalam rangka pelayanan Lab.

Keskanling (sampel) Tahun 2017

Capaian Target 3.01 100.00 20.00 40.00 60.00 80.00 100.00 120.00 Januari Target Pe rs en ta se

Akumulasi sampai dengan bulan ini

Realisasi Penyerapan Anggaran (%) Tahun 2017

(14)

I. PENDAHULUAN

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) dengan dasar Tiga Pilar Pembangunan yaitu Kedaulatan (Sovereignty), Kesejahteraan (Prosperity) dan Keberlanjutan (Sustainability) senantiasa berupaya mewujudkan peningkatan nilai tambah dan daya saing produk perikanan budidaya yang berkelanjutan, dengan memelihara daya dukung serta kualitas lingkungan sumberdaya perikanan budidaya yang mencakup ketersediaan induk unggul dan benih bermutu. Pengembangan komoditas unggulan dapat dilakukan dengan penguasaan teknologi budidaya serta dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pembudidaya.

Pada tahun 2017, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) memiliki kegiatan prioritas pengembangan budidaya berkelanjutan, kegiatan itu antara lain pembangunan 3 kawasan budidaya ikan lepas pantai (Offshore) yakni karimun jawa, pangandaran/cilacap dan sabang dengan kebutuhan benih 3,6 juta ekor/tahun, pembangunan kawasan kebun bibit rumput laut di 9 kabupaten lokasi SKPT, dan produksi 100 juta ekor bantuan benih, revitalisasi peran BBI/BBIP sebagai penghasil benih ikan di 7 SKPT, dan pembangunan 7 unit HSRT. Upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi benih ikan dan udang dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Upaya peningkatan kualitas tersebut di lakukan melalui kegiatan perekayasaan teknologi terhadap berbagai komoditas unggulan yang dikembangkan oleh Unit Pelaksana Teknis. Kebutuhan benih ikan dan udang semakin bertambah, hal tersebut diperuntukan untuk pemenuhan kebutuhan benih bantuan kepada masyarakat dan penebaran kembali (restocking) di perairan khususnya wilayah lingkup kerja balai.

Tahun 2017, kegiatan yang dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon fokus pada kegiatan peningkatan produksi ikan laut yang mengacu pada kegiatan prioritas Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB). Secara umum kegiatan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon mencakup kegiatan tata usaha, pelayanan dukungan teknis, uji terap teknis dan kerja sama dan pengelolaan informasi, kegiatan produksi yang meliputi kegiatan kerekayasaan teknologi budidaya laut, pelayanan laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan, pendampingan teknis BBIP, pengawasan benih dan budidaya, hama dan penyakit, monitoring penyakit dan pendampingan kawasan minapolitan dan percontohan budidaya.

Untuk mendukung tercapainya target produksi benih dan calon induk yang telah ditetapkan sebelumnya, Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon membagi bidang

(15)

produksi menjadi 5 (lima) divisi produksi yang memiliki tanggung jawab sepenuhnya dalam melakukan kegiatan budidaya laut. Kelima divisi tersebut adalah :

1. DIVISI PRODUKSI CALON INDUK IKAN KONSUMSI :

 Penggelondongan dan Pembesaran calon induk ikan konsumsi di Keramba Jaring

Apung (KJA)

2. DIVISI PRODUKSI BENIH IKAN KONSUMSI :

 Pengelolaan Induk dan Broodstock  Penanganan Larva

 Pengelolaan Benih

3. DIVISI KESEHATAN IKAN DAN LINGKUNGAN

 Pengendalian Penyakit ikan

4. DIVISI PRODUKSI PAKAN DAN KULTUR JARINGAN RUMPUT LAUT

 Produksi Fitoplankton  Produksi Zooplankton  Rumput Laut Kultur Jaringan

5. DIVISI IKAN HIAS

(16)

II. PELAPORAN KEGIATAN

2.1. Sub Bagian Tata Usaha

Sub bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana , program, dan anggaran, pengelolaan administrasi keuangan, kepegawaian, jabatan fungsional, Persuratan, barang kekayaan milik negara, dan rumah tangga, serta evaluasi dan pelaporan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon.

2.1.1. Kepegawaian

Pada bulan Januari 2017 jumlah pegawai yang menjalankan dinas luar sebanyak 7 orang (33 hari), yang tidak masuk kerja sebanyak 9 orang yang terdiri 4 orang izin (5 hari), 2 orang sakit (3 hari), cuti 3 orang (14 hari) Untuk jelasnya rekapan absen dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 1. Rekapan Absen BPBL Ambon Bulan Januari 2017

Uraian Ijin Sakit Alpa Cuti TL Tugas belajar

Jumlah orang 4 2 0 3 7 0

Jumlah hari 5 3 0 14 33 0

Kegiatan tugas luar selama Januari 2017 dilakukan guna menghadiri undangan dan kegiatan yang secara lengkap dapat dilihat pada tabel 2.

Tabel 2. Kegiatan Tugas Luar Pegawai BPBL Ambon Bulan Januari 2017

No. Kegiatan PelaksanaanTanggal Tempat MelaksanakanPegawai Yang

1. Kegiatan Bantuan Benih Ke Kabupaten Seram Bagian Barat

12 – 13 Januari 2017 SBB Ir. Doortje A Horhoruw, M. Si Kahar Samal, S. Pi

Ilmus Nakul 2. Evaluasi Pelaksanaan

Program Perikanan Budidaya

15 – 17 Januari 2017 Jakarta Tinggal Hermawan, S.Pi, M.Si 3. Reatret KKP 18 – 19 Januari 2017 Jakarta Tinggal Hermawan, S.Pi, M.Si 4. Sinkronisasi kegiatan

prioritas DJPB tahun 2017 26 – 28 Januari 2017 Jakarta Tinggal Hermawan, S.Pi, M.Si 5. Penilaian Dupak

Perekayasa 16 – 20 Januari 2017 Jakarta Hariyano, M.Si 6. Rekon Laporan SAI 23 – 27 Januari 2017 Bogor Demiati Rakib Imam Nurhadi 7. Penilaian Dupak

Pengawas 22 – 27 Januari 2017 Jakarta Umar Rifai, S,Pi 8. Kegiatan Bantuan Benih

Ke Kabupaten Maluku Tengah

27 - 30 Januari 2017 Maluku

Tengah Ir. Doortje A Horhoruw, M. SiKahar Samal, S. Pi

Pegawai Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon berjumlah 89 orang, terdiri dari 58 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan 31 orang tenaga kontrak. Adapun jumlah PNS,

(17)

CPNS dan tenaga kontrak berdasarkan golongan dapat dilihat pada tabel 3 sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel 4.

Tabel 3. Keadaan Pegawai BPBL Ambon Pada Bulan Januari 2017 Berdasarkan golongan.

No. Uraian Golongan

IV III II I

1. PNS 4 28 22 4

2. CPNS - - -

-3. Kontrak - 5 22 4

TOTAL 4 33 44 8

Tabel 4. Keadaan Pegawai BPBL Ambon Pada Bulan Januari 2017 Berdasarkan Tingkat Pendidikan

No. Uraian Golongan

S3 S2 S1/D4 D3 SLTA SLTP SD

1. PNS - 12 19 4 19 - 4

2. CPNS - - -

-3. Kontrak - - 5 2 20 1 3

TOTAL 12 22 7 40 1 7

Pada bulan Januari 2017 pegawai BPBL Ambon yang memperoleh kenaikan berkala berjumlah 12 orang secara lengkap dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 5. Pegawai BPBL Ambon yang memperoleh kenaikan berkala pada Januari 2017.

No Nama Pangkat/Golongan Periode

1 Rochman Subiyanto, M.Si Pembina/IVa Januari 2017

2 Narulita Ely, M.Si Pembina/IVa Januari 2017

3 Hariyano, M.Si Pembina Tk I/IVb Januari 2017

4 Rusli Raiba, M.Si Penata Tk I/IIId Januari 2017 5 Vincent FD Moningka, SH, M.Si Penata Muda Tk.I /IIIb Januari 2017 6 Wanda Elita Lumamuly, S.Kom Penata Muda Tk.I /IIIb Januari 2017 7 Nurhasna Sangadji, A.md Pengatur Tk I /IId Januari 2017

8 Rahmazani Pengatur /IIc Januari 2017

2.1.2. Persuratan

Surat yang dikelola pada bulan Januari 2017 sebanyak 213 eksemplar dengan jumlah surat masuk adalah 60 eksemplar dan surat keluar berjumlah 153 eksemplar, dengan perincian sebagai berikut.

(18)

Tabel 6. Surat Masuk dan Keluar BPBL Ambon bulan Januari 2017 (Eksemplar).

URAIAN JanuariBULAN

SURAT MASUK DJPB 32 Eselon I Lingkup KKP 4 Instansi Terkait 1 Instansi Luar 21 Internal 2 Jumlah 60 SURAT KELUAR DJPB 19 Eselon I Lingkup KKP 3 Instansi Terkait 3 Instansi Lain 15 Intern 113 Jumlah 153 2.1.3. Keuangan

Anggaran DIPA BPBL Ambon Tahun 2017 adalah sebesar Rp. 17,625,514,000,-(terbilang: tujuh belas milyar enam ratus dua puluh lima juta lima ratus empat belas ribu rupiah), dan kegiatan keuangan yang dapat direalisasikan sampai pada bulan Januari dapat dilihat pada tabel 7 dan 8 berikut ini :

Tabel 7. Realisasi Penyerapan Anggaran BPBL Ambon Bulan Januari 2017.

Uraian Kegiatan Keuangan Tahun Anggaran 2017 Realisasi Januari Persentase

TOTAL ANGGARAN 17,625,514,000 530,541,631 3.01%

Belanja pegawai 6,978,857,000 216,467,895 3.10%

Belanja Barang 7,496,664,000 314,073,736 4.19%

Belanja Modal 3,149,993,000 - 0.00%

Tabel 8. Rincian PNPB BPBL Ambon bulan Januari 2017.

No Uraian Target 2017 Realisasi Januari

(Rp) Realisasi Januari (%) 1. Penjualan hasil peternakan dan perikanan 744,850,000 -2. Pendapatan jasa 5,500,000 8,325,978 Jumlah PNBP 750,350,000 8,325,978 1.11

(19)

2.2. Seksi Uji Terap Teknis dan Kerjasama

2.2.1. Pengelolaan Perpustakaan

Pada bulan Januari 2017, penambahan jumlah koleksi buku dan majalah di Bagian Perpustakaan Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon, tersaji pada tabel berikut ini : Tabel 9. Rekapitulasi Penambahan Buku, Laporan dan Majalah BPBL Ambon bulan Januari 2017.

No Buku/Tabloid/MajalahJudul Edisi/TahunCetak Penerbit TanggalMasuk Jumlah(buah) 1 Buku Artemia Umum

Induk unggul 2016 2016 DJPB 05 Januari2017 2 2 Buku SNI Bidang

Kesehatan Lingkungan Tahun 2016 2016 DJPB 24 Januari 2017 2 3 Buku Perencanaan Pembangunan Provinsi Maluku Berbasis Maritim 2016 2016 BAPPEDA

Provinsi Maluku 24 Januari2017 1

4 Majalah Akuakultur No. 23/thn II/15 Dec 2015/2016

KKP 03 Januari

2017 2

Perpustakaan merupakan tempat yang disediakan untuk memberikan informasi sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan guna peningkatan kualitas sumberdaya manusia baik itu pegawai BPBL sendiri maupun instansi lain, pelajar/mahasiswa dan masyarakat yang menjadi pengunjung. Adapun jumlah dan asal pengunjung yang memanfaatkan keberadaan perpustakaan BPBL Ambon disajikan pada tabel dibawah ini.

Tabel 10. Daftar Pengunjung Perpustakaan pada Bulan Januari 2017

No Nama Pengunjung Asal (orang)Jumlah Keperluan

1 BPBL Ambon Ambon 9 Baca

2 Umum Ambon 2 Baca

3 Universitas Pattimura Ambon 3 Baca

4 Universitas Darusalam Maluku Tengah 2 Baca

5 SMKN Waisama Buru Selatan 41 Baca

6 SMKN 8 Ambon Ambon 8 Baca

(20)

Tabel 11. Daftar Kunjungan Masyarakat ke BPBL Ambon pada Bulan Januari 2017.

No Nama Pengunjung (Orang)Jumlah Berkunjung Tujuan BerkunjungWaktu dikunjungiAreal yg

1 PAUD Inalessy 43 Jumat 27

Januari 2017

Wisata edukasi Areal produksi 2 TK Sahabat Anak 100 Jumat, 27

Januari 2017

Wisata edukasi Areal produksi

2.2.2. Penyebaran Informasi dan Publikasi

Pada Bulan Januari 2017, dilakukan penyebaran informasi melalui berbagai media dan acara diantaranya disajikan pada tabel berikut:

Tabel 12. Daftar Kegiatan Penyebaran Informasi Bulan Januari 2017

NO Judul Media publikasi Jumlah PenayanganWaktu

1 Harapan Pengusaha Perikanan KepadaPemerintah di 2017 Mading 1 Januari 2017 2 KKP Perpanjang Toleransi WaktuPenerapan Larangan Cantrang Mading 1 Januari 2017 3 PNBP Perikanan Ditarget Rp950 Miliar Mading 1 Januari 2017 4 KKP Siap Perjelas Status 100 Pulau untukJadi Kekayaan Negara Mading 1 Januari 2017 5 Harta Karun di Perairan RI Kian DiincarPenjarah Mading 1 Januari 2017 6 KKP Segera Deteksi Titik-Titik HartaKarun di Lautan Indonesia Mading 1 Januari 2017 7 Harta Karun Dinasti Ming Tersimpan diLaut Natuna hingga Pantura Mading 1 Januari 2017 8 KKP Perlu Pemetaan Partisipatif SebelumUndang Investor Mading 1 Januari 2017 9 Menteri Susi: Kedaulatan Laut AdalahHarga Mati Mading 1 Januari 2017 10 Realisasi Program Kapal Nelayan 2016Baru Tercapai Separuh Mading 1 Januari 2017 11 Setoran Kementerian Kelautan danPerikanan Naik Empat Kali Mading 1 Januari 2017 12 Selama 2016, Menteri Susi Tangkap 163Kapal Ilegal Mading 1 Januari 2017

(21)

2.3. Seksi Pengujian dan Dukungan Teknis

Seksi Pengujian dan Dukungan Teknis BPBL Ambon menyelenggarakan kegiatan pelayanan teknis yang meliputi:

1. Pendampingan BBIP dan Kawasan Budidaya 2. Pelayanan Masyarakat

3. Percontohan Kawasan Perikanan Budidaya 4. Dukungan kegiatan produksi

2.3.1. Pendampingan BBIP Dan Kawasan Budidaya

Kegiatan pendampingan diwilayah kerja BPBL Ambon meliputi pendampingan BBIP, dan pendampingan kawasan budidaya. Pada bulan Januari 2017 pendampingan BBIP belum dilaksanakan sementara untuk pendampingan kawasan budidaya telah dilaksanakan di Kabupaten Maluku Tengah, data pendampingan tersaji pada tabel berikut ini :

Tabel 13. Pendampingan kawasan budidaya pada bulan Januari 2017. No Kegiatan Pendampingan Pelaksana Waktu Pelaksanaan Keberhasilan yang sudah dicapai Permasalahan

yang dihadapi Ket.

1 Kawasan Kab. Maluku Tengah

Doortje A Horhoruw, M.Si dan Kahar Samal, S.Pi

27 - 30 Januari 2017

Melakukan distribusi benih ikan kakap berukuran 5-6 cm kepada pokdakan di Desa Sawai sebanyak 6.000 ekor dan 2.000 ekor di Desa Lesane. Selain itu melakukan verifikasi pokdakan calon penerima bantuan benih di Desa Sawai, Desa Lesane, dan Desa Amahai berdasarkan data yang diterima dari Dinas KP Kab. Maluku Tengah.

Data base yang diterima dari dinas KP kab. Malteng perlu diperbaharui

Tabel 14. Kegiatan bantuan benih dan Restocking pada bulan Januari 2017 No Kegiatan Waktu Pelaksanaan Keberhasilan yang sudah dicapai Permasalahan yang dihadapi Rencana Tindak Lanjut Ket. 1 Bantuan Benih Kawasan Kota Ambon

Januari 2017 Telah dilakukan penyerahan bantuan benih ikan hias kepada 3 kelompok nelayan di Kota Ambon sebanyak 10.000 ekor. Jenis ikan hias yang diserahkan adalah jenis ikan nemo berukuran 2-3 cm. Terdapat kematian benih di beberapa kelompok Penanganan benih yaitu dengan jalan perendaman dengan air tawar, serta pemberian vitamin untuk menambah daya tahan tubuh ikan.

(22)

No Kegiatan Waktu Pelaksanaan Keberhasilan yang sudah dicapai Permasalahan yang dihadapi Rencana Tindak Lanjut Ket. 2 Bantuan benih ikan konsumsi di kab. Maluku Tengah

Januari 2017 Telah dilakukan penyerahan bantuan benih ikan kakap kepada 2 kelompok nelayan di Kab. Maluku Tengah sebanyak 8.000 ekor. Jenis ikan konsumsi yang diserahkan adalah jenis ikan kakap berukuran 4-5 cm. Terdapat kematian benih sebanyak 0,5 -1,5 % pada hari pertama setelah penebaran Penanganan benih dengan baik dan benar

2.3.2. Pelayanan Masyarakat

BPBL Ambon memberikan berbagai pelayanan bagi stake holders yang ingin mendapatkan informasi teknis terkait kegiatan budidaya laut. BPBL Ambon berperan sebagai tempat pembelajaran, baik berupa praktek Kerja Lapangan (PKL), Magang maupun Prakerin siswa.

Pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh BPBL Ambon terhadap Stake holders terutama yang melakukan magang pada bulan Januari 2017 di BPBL Ambon, dapat dilihat pada tabel .

Tabel 15. Daftar Sekolah yang melakukan Prakerin Siswa di BPBL Ambon pada Bulan Januari 2017. No Asal Sekolah Waktu

Pelaksanaan

Peserta

(orang) Permasalahan Solusi Ket.

1 SMKN Waisama 11 Jan - 7 Feb 2017 29 - - -2 SMKN 8 Ambon 23 Jan – 22 Mar 2017 8 - -

-Tabel 16. Daftar Instansi yang melakukan PKL dan Magang di BPBL Ambon pada Bulan Januari 2017. No. Asal Universitas/Institusi Waktu Pelaksanaan Nama Pendamping Lapangan Ket 1.

Politeknik Kelautan dan Perikanan Negeri Sorong

9 Jan - 8 Januari 2017

Hamida Heru Salamet, M.Si

-2. Suliha Abdul Gani, S.Pi

-3. Kurmiati Puspita

Sariningsih

Atiek Pitoyo, M.Si

-4. Christine Agova Atiek Pitoyo, M.Si

-5. Merlikha

Rumborumbo

(23)

-2.3.3. Kegiatan Dukungan Teknis

Dukungan kegiatan pengujian untuk kelancaran kegiatan produksi dan perekayasaan yang dilakukan di BPBL Ambon pada bulan Januari 2017 tersaji pada tabel berikut:

Tabel 17. Dukungan kegiatan teknis bulan Januari 2017.

No Kegiatan Lokasi Permasalahan Solusi Ket.

1 Pompa air laut Sekitar dermaga dan laboratorium kultur jaringan

suplai air kurang Mengganti instalasi pipa inlet dan membersihkan tiram dan teritip yang menempel pada klep dan pipa inlet dan Membuat instalasi pipa baru dengan menggunakan pipa yang lebih besar

2 Pemasangan blower

Laboratorium kultur jaringan dan pakan alami, pelataran kultur rotifer

suplai oksigen kurang, belum tersedianya suplai oksigen pada kultur rotifer

substitusi blower yang digunakan serta pemasangan jalur baru

3 Pompa air laut Rumah pompa baru

Terjadinya masalah teknis dengan pompa

Memperbaiki pompa yang mengalami kendala teknis

(24)

2.4. Divisi Produksi

Kegiatan produksi di BPBL Ambon dikelompokkan dalam 5 (lima) divisi yang dikoordinir oleh masing-masing seorang koordinator. Nama divisi dan Koordinator dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 18. Nama Koordinator Divisi Produksi Lingkup BPBL Ambon

No Nama Divisi Nama Koordinator Keterangan

1 Divisi produksi calon induk ikan konsumsi Rochman Subiyanto, M.Si 2 Divisi produksi benih ikan konsumsi Heru Salamet, M.Si 3 Divisi Kesehatan Ikan dan Lingkungan Evri Noerbaety, M.Si 4 Divisi produksi pakan dan kultur jaringan

rumput laut

Suharno, M.Si

5 Divisi Ikan Hias I.G.Pattipeilohy, M.Si

Kelima divisi tersebut, terdiri atas 12 kegiatan utama produksi. Kegiatan produksi dan penanggungjawab kegiatan pada masing-masing divisi dapat dilihat pada tabel berikut ini,

Tabel 19. Nama Penanggungjawab Kegiatan Produksi Lingkup BPBL Ambon

No Divisi dan Judul Kegiatan Penanggung jawab Ket.

A. Divisi Produksi Calon Induk Ikan Konsumsi

1. Produksi Calon Induk Ikan Kerapu Akhmad Sururi, S.Pi, M.Si 2. Produksi Calon Induk Non Kerapu Erdi Asmaul Basir, S.Pi 3. Produksi Calon Induk Ikan Konsumsi Masika Jaya Hamsah Amirudin, S.Pi, M.Si

B. Divisi Produksi Benih Ikan Konsumsi

1. Pengelolaan Induk Ikan Konsumsi Adi Hardiyanto, S.Pi 2. Penanganan Larva Ikan Konsumsi Khabibulloh, A.md

3. Pendederan Ikan Konsumsi Narulita Ely, S. Pi, M.Si

C. Divisi Kesehatan Ikan dan Lingkungan

1. Parasit dan Mikrobiologi Wa Nur ‘aini, S.Pi

2. Virus dan Histologi Hamida Pattah, S.Pi

3. Residu dan AAS Dody Yunianto, S.Si

4. Kualitas Air Syaripuddin

D. Divisi Produksi Pakan dan Kultur Jaringan Rumput Laut

1. Produksi Massal Fitoplankton Umar Rifai, S.Pi

2. Produksi Zooplankton Kahar Samal, S. Pi

3. Penyediaan kultur murni fitoplankton dan kultur jaringan rumput laut

Marwa, M.Si

E. Divisi Ikan Hias

1. Produksi Benih Ikan Hias Laut Abdul Gani, S.Pi 2. Produksi Ikan Hias Laut di KJA Atiek Pitoyo, S.ST, MP

Laporan Perkembangan kegiatan produksi pada bulan Januari 2017 dapat dilihat pada tabel berikut ;

(25)

Tabel 20. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Divisi Produksi Calon Induk Ikan Konsumsi di KJA Januari 2017.

No. Indikator Kinerja

Target Realisasi/capaian

Keterangan Setahun Bulanini Satuan BulanLalu Bulan ini (%)SR Akumulasis/d bulan

ini

% Akumulasi 1 Jumlah Benih yang

ditebar Ekor 0 5,456 100.00 5,456 Tebar Benih (ekor): Cantang = 1,256 // Bubara = 2,200 //Kakap Putih = 2,000 2 Jumlah Produksi

Perikanan Budidaya (Biomass Total)

6,000 400 Kg 0 23 23.00 0.38 Terjual : Bubara = 12 kg (111 ekor) // Kakap Putih = 11 kg (26 ekor)

3 Produksi Induk/Calon

Induk Bermutu 500 Ekor 0 0 0 0

4 Existing/ Stock Pemeliharaan Ikan Konsumsi Kg 0 2,867,08 2,867,08 Kerapu 1) Kerapu Macan = mati/mutasi 338 ekor (67.60 kg), hidup 492 ekor (104.53 kg), 2) K.Cantang = mati 0, hidup 6,902 ekor (982.36 kg), 3) K.Cantik = mati/mutasi 54 ekor (5.83 kg), hidup 710 ekor (76.68 kg), 4. Kerapu di Masika Jaya = mati/mutasi 425 ekor (81.20) , Hidup = 4,828 ekor (1,349 kg) Non Kerapu 1) Bubara = mati/mutasi 2,341 ekor (60.75 kg), hidup 4,959 ekor (213.64 kg), 2) Kakap Putih = mati/mutasi 1,561 (494.52 kg), hidup 2,359 ekor (107.08 kg), 3) Kembung = mati 590 ekor (12.39 kg), hidup 1,160 ekor (24.36 kg) a. Kerapu 2,522.00 89.40 2,522.00 b. Non Kerapu 345.08 59.74 345.08

4 Laporan Bulanan 12 1 dokumen

laporan 0 1 1 8.33

5 Laporan tahunan 1 dokumen

laporan 0 0 0 0 0

(26)

-Tabel 21. Permasalahan dan Tindak Lanjut pada Kegiatan Divisi Produksi Calon Induk Ikan Konsumsi di KJA Januari 2017.

No Uraian Permasalahan Tindak Lanjut/ Solusi

1 Pemeliharaan calon induk ikan kerapu 1) Kematian terjadi karena tingginya kanibalisme, 2) Ikan Lolos dari jaring (jaring bocor), 3) kematian masal karena serangan penyakit

1) Meningkatkan frekuensi Grading, 2) perendaman ikan dengan air tawar, 3) penambahan multivitamin pada pakan, 4) pengecekan jaring dengan seksama sebelum ganti jaring & rangkap/dobel jaring untuk menghindari predator dari luar

2 Pemeliharaan calon induk ikan non kerapu 1) Kematian masal karena serangan penyakit, 2) Ikan lolos

jaring 1) Perendaman dengan air tawar, acriflavin, 2)enrichment pakan dengan multivitamin, 3) dobel jaring Tabel 22. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Kegiatan Divisi Produksi Benih Ikan Konsumsi Januari 2017.

No. Indikator Kinerja

Target Realisasi/capaian

Keterangan Setahun Bulan ini Satuan Bulan lalu Bulan ini (%)SR Akumulasis/d

bulan ini

% Akumu

lasi

1 Jumlah induk yang diadakan 120 Ekor 0 0.00 0 0

2 Existing/ stock Pemeliharaan

Induk di Bak Ekor 180 80.00 180 100.00 kg), 2) Kerapu macan = mati 26 ekor (164.32 kg), hidup 531) Kerapu bebek = mati 17 ekor (51 kg), hidup 38 ekor (114 ekor (334.96 kg), 3) Kerapu sunu = mati 5 ekor (12.50 kg), hidup 57 ekor (142.50 kg), 4) Bubara = mati 0, hidup 10 ekor (90 kg), 5) Kakap putih = mati 0, hidup 22 ekor (132 kg) 3 Existing/ stock Pemeliharaan

Induk di KJA

Ekor

495 74.44 495 100.00 1) Kerapu Macan = mati 171 ekor (100.35 kg), hidup 96 ekor (157.89 kg), 2) Kerapu Kertang = mati 0, hidup 6 ekor ( 372 kg), 3) Bubara = mati 37 ekor (321.50 kg), hidup 175 ekor (674 kg), 4) Kakap Putih = mati 22 ekor (132 kg), hidup 166 ekor (125.40 kg), 4) Kakap Australis = mati 248 ekor (142 kg), hidup 46 ekor (23 kg), 5) Napoleon = mati 1 ekor (8.30 kg), hidup 6 ekor (3 kg)

4 Jumlah produksi telur 60,000,000 5,500,000 Butir 10,750,000 FR = 85

HR = 85 10,750,000 16.54 ,Restocking 2,600,000, 2) Kerapu sunu = produksi 5,150,000,1) Kakap Putih = produksi 5,600,000 butir, tebar 3,000,000 tebar 1,600,000, restocking 3,550,000

5 Produksi benih 0-3 cm (Larva) 400.000 Ekor 100,000 60.80 100.000 25.00 1) Kakap putih = 100.000 ekor, 2) Kerapu sunu = drop di D3 6 Produksi benih 4-7 cm 250.000 Ekor 13.650 63.29 13.650 5.46 1) Bubara = terjual 5,450 ekor ke tual dan ambon, 2) Kakap

putih = terjual 200 ekor ke ambon, bantuan benih 8,000 ekor ke Maluku tengah

(27)

No. Indikator Kinerja

Target Realisasi/capaian

Keterangan Setahun Bulan ini Satuan Bulan lalu Bulan ini (%)SR Akumulasis/d

bulan ini

% Akumu

lasi 7 Existing (stock) benih 4-7 cm

(Pendederan) Ekor 29,277 63.29 29,277 100.00 1) Kerapu Macan = 127 ekor, 2) Bubara = 6,250 ekor, 3) Kakapputih = 22,900 ekor

8 Laporan Bulanan 12 Laporan 1 1 8.33

9 Laporan Tahunan 1 Laporan 0 0 0

Tabel 23. Permasalahan dan Tindak Lanjut pada Kegiatan Divisi Produksi Benih Ikan Konsumsi Januari 2017

No Uraian Permasalahan Tindak lanjut/ Solusi

1 Pemeliharaan Induk Ikan Konsumsi 1) Mati akibat beberapa loncat keluar dari bak/tempat

pemeliharaan, 2) terkena serangan penyakit 1) Membuat cover/ penutup tempat pemeliharaan induk, 2)enrichment pakan, perendaman dengan acriflavin, 3) kerjasama dengan Tim Keskanling untuk pemeliharaan induk yang sakit

2 Pemeliharaan Calon Induk Ikan Konsumsi 1) terkena serangan penyakit, 2) ikan lolos jaring 1) perendaman dengan air tawar, enrichment pakan dengan multivitamin, 2) dobel jaring agar terhindar dari predator dari luar

3 Pengelolaan Telur Ikan Konsumsi 1) fungsi heater yang belum maksimal 1) penmabahan daya listrik agar heater bisa maksimal 4 Pengelolaan larva Ikan Konsumsi 1) Larva mati / drop di D3, 2) fungsi heater yang belum

maksimal 1) meningkatkan kontroling, 2) penmabahan daya listrikagar heater bisa maksimal 5 Pengelolaan Benih Ikan Konsumsi Benih mati akibat terserang penyakit VNN dan bakteri 1) pemberian antibiotic, vitamin dan imunostimulan

(28)

Tabel 24. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Kegiatan Divisi Kesehatan Ikan dan Lingkungan Bulan Januari 2017. No. Indikator Kinerja

Target Realisasi/capaian Permasalahan Tindak Lanjut/ Solusi Keterangan Setahun Bulan ini Satuan Bulan

lalu Bulan ini

Akumulasi s.d bulan ini % Akumu lasi

1 Jumlah benih yang tervaksin 20,000 0 Ekor 0 0.00 0 0 2 Jumlah pelayanan lab

keskanling di BPBL Ambon 990 174 Sampel 174 100 174 17,58 Pengujian = 1) mikrobiologi1 , 2) parasite 2, 3) kualitas air 166, 4) virus 5 sampel 3 Jumlah kawasan budidaya

yang di survailan dana tau dimonitoring penyakit ikannya

8 0 Kawasan 0 0 0 0

4 Jumlah kawasan budidaya yang mendapatkan pengawasan/ pengendalian mutu lingkungan

8 0 Kabupaten

/ kota 0 0 0 0

5 Laporan bulanan 12 1 dokumen

laporan 0 1 1 8.33

6 Laporan tahunan 1 dokumen

laporan 0 0 0 0

(29)

Tabel 25. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Kegiatan Divisi Pakan dan Kultur Jaringan Rumput Laut Januari 2017

No. Indikator Kinerja

Target Realisasi/capaian

Permasalahan Tindak Lanjut/Solusi Keterangan Setahun Bulanini Satuan Bulanlalu Bulan ini Akumulasis.d

bulan ini % Akumu lasi 1 Produksi bibit Phytoplankton skala laboratorium (kultur murni) 6,000 500 liter 0 965.00 965.00 16.08 2 Produksi massal Phytoplankton 2,500 200 m 3 0 221.40 221,40 8.86 Masih terjadi kontaminasi di semi massal dan massal

Sterilisasi alat dan bahan, perebusan air untuk skala lab, dan meningkatkan sterilisasi alat 3 Produksi Zooplankton 88 x 10 9 Individu 0 1,82 x 109 1,82 x 109 1.34 a. Rotifer 76 x 109 Individu 0 0,8 x 109 0,8 x 109 6.67

b. Naupli artemia 12 x 109 Indivisu 0 1,02 x 109 1,02 x 109 8.01

4 Jumlah bibit yang

diadakan 0,65 Kg 0 0 0

5 Jumlah Planlet

yang dihasilkan Gram 10.00 10.00 Planlet darilaboratorium = 10 gram

6 Jumlah produksi kebun bibit rumput laut basah

2 Kg 0 0

7 Jumlah Kawasan Kebun Bibit rumput laut yang dibangun

1 Kawasan 0 0

8 Laporan bulanan 12 1 dokumen

laporan 0 1 1 8.33

9 Laporan tahunan 1 dokumen

laporan 0 0

(30)

Tabel 26. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Kegiatan Divisi Produksi Benih Ikan Hias Bulan Januari 2017.

No. Indikator Kinerja

Target Realisasi/capaian

Keterangan Setahun Bulanini Satuan Bulan lalu Bulan ini (%)SR Akumulasis/d

Bulan ini

% Akumu

lasi

1 Jumlah induk yang

diadakan 700 50 ekor 0 162 100.00 162 23.14 BCF = 100 ekor1) Clownfish = 62 ekor, 2) Banggai Cardinal fish/ 2 Existing (stock)

pemeliharaan Induk Ikan Hias

ekor 0 370 75.00 370 1) Betok Ambon/Blue devil = 19 ekor, 2) Clownfish 146 ekor, 3) BCF = 205 ekor, 4) Mandarin = 0 (terjadi kematian 365 ekor)

3 Existing (stock) pemeliharaan calon induk ikan hias

ekor 0 228 100.00 228 100.00 Clownfish = 228 ekor 4 Produksi Induk/

Calon Induk Ikan Hias Bermutu

1,500 ekor 0 0 0 0 0

5 Produksi Benih

Ikan Hias 210,000 17,500 ekor 0 10,120 10,120 4.82 1) Clownfish = Bantuan benih 10,000 ekor ke Ambon,2) BCF = 120 ekor bantuan u/ tujuan analisa kegiatan rilis BCF

6 Existing (stock) Pengelolaan Benih Ikan Hias

ekor 0 10,059 40.37 10,059 100.00 1) Betok Ambon/ Blue devil = 0, 2) Clownfish = tebar 35,617, distribusi/bantuan benih 10,000, mutasi ke KJA 5,720, mati 14,247, hidup 9,839 ekor, 3) BCF = distribusi 120, mati 200, hidup 220 ekor, 4) Mandarin fish = 0

5 Laporan bulanan 12 1 dokumen 0 1 1 8.33

6 Laporan tahunan 1 0 dokumen 0 7 Lain-lain

Tabel 27. Permasalahan dan Tindak Lanjut pada Kegiatan Produksi Benih Ikan Hias Bulan Januari 2017.

No Uraian Permasalahan Tindak Lanjut/ Solusi

1 Pemeliharaan Induk / Calon Induk

Ikan Hias Kematian induk Mandarinfish karena air merembes keluardari celah bak yang bocor Memperbaiki bak 2 Pengelolaan benih ikan hias 1) Kematian BCF karena dimakan burung laut, 2) serangan

(31)

2.5. PEREKAYASAAN

Perekayasaan yang dilakukan pada tahun 2017 difokuskan pada peningkatan produksi ikan dan rumput laut mencakup kegiatan pembenihan berbagai komoditas serta pemanfaatan bahan baku local dalm pembuatan pakan ikan. Dalam pelaksanaannya, perekayasaan ini menggunakan 1 tipe organisasi yaitu tipe A. Tipe A terdiri dari 1 Kepala Program, 1 Program Manager, 1 Chief Engineering, 5 WBS (Work Breakdown Structure) dan 11 WP (Work Page) serta 39 ES (Engineering Staf) dan 36 TS (Technical Staf). Secara lengkap dapat dilihat pada gambar 1.

.

(32)

PROGRAM

TEKNOLOGI PRODUKSI PERIKANAN LAUT

UNTUK KETAHANAN PANGAN

WBS 1. PRODUKSI IKAN KONSUMSI WP 1.1. PRODUKSI UDANG VANAME DI KJA WP 1.2. PRODUKSI IKAN BUBARA DI KJA

WBS 2. MANAJEMEN PEMBENIHAN IKAN LAUT WP 2.1. PEMBENIHAN IKAN BUBARA WP 2.2. PEMBENIHAN IKAN KAKAP PUTIH

WBS 3. PENINGKATAN PRODUKSI IKAN LAUT DENGAN MODIFIKASI SARANA BUDIDAYA

WP 3.1. MODIFIKASI SARANA BUDIDAYA

IKAN HIAS LAUT WP 3.2. MODIFIKASI

SARANA BUDIDAYA IKAN KONSUMSI

WBS. 4 PRODUKSI BIBIT RUMPUT LAUT

KULJAR

WP. 4.1. PRODUKSI PLANLET RUMPUT LAUT

KULTUR JARINGAN WP 4.2. AKLIMATISASI

MIKROPROPHAGUL KULJAR

WBS. 5. PEMANFAATAN PAKAN BUATAN BERBAHAN BAKU LOKAL UNTUK PEMBESARAN IKAN PADA

KEGIATAN DISEMINASI WP 5.1. DISMEINASI IKAN HIAS WP 5.2. DISMEINASI IKAN BUBARA WP 5.3. DISMEINASI IKAN KAKAP PUTIH

PM

CE

(33)

Tabel 28. Perkembangan dan Pengukuran Kinerja Kegiatan Perekayasaan Januari 2017.

No. Indikator Kinerja

Target Realisasi/capaian

Permasalahan Lanjut/Tindak

Solusi Keterangan

Setahun Bulanini Satuan Bulanlalu Bulanini Akumulasis/d bulan ini

% Akumu

lasi

1 Jumlah Technical

Report 11 laporan 0 0 0 0 dilaksanakanKegiatan sedang

2 Jumlah Technical

Dokumen 5 laporan 0 0 0 0

3 Program Manual 2 laporan 0 0 0 0

4 Program Dokumen 2 laporan 0 0 0 0

(34)

III. PENUTUP

Laporan kegiatan bulan Januari 2017 ini disusun berdasarkan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon. Kegiatan mencakup bidang administrasi, produksi dan perekayasaan, Semoga dengan adanya laporan kegiatan ini mampu memberikan informasi terkait kegiatan yang dilaksanakan dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

(35)

Lampiran 1. Pelayanan Pengujian Sampel Laboratorium Keskanling BPBL Ambon Pada Bulan Januari 2017

1. Pemeriksaan Parasit

No Jenis parasit Frekuensi (sampel) Ikan yang terinfeksi/ukuran Keterangan 1 Positif parasit 1 Clownfish induk Hexostoma sp.

2 Jamur 1 Ichthyophthonus sp

3 Negatif parasit 0 -

-Jumlah 2

2. Pengujian Bakteri

No Jenis bakteri Frekuensi(sampel) Contoh uji Keterangan

1 Gram Negatif 1 Kerapu macan V. alginolyticus

2 Gram Positif - -

-Jumlah 1

3. Virus

Tanggal Jenis sampel Ukuran Jumlah Asal Jenis pengujian Hasil

12 Clownfish 2,5 cm 1 Pendederan IH Irido- Megalocytivirus Negatif

13 Clownfish 6 cm 1 Pendederan IH Irido- Megalocytivirus Negatif

17 Clownfish 0,5 cm 1 Pendederan IH Irido- Megalocytivirus Negatif

18 Kerapu macan 13-16 cm 1 Pendederan Irido-Ranavirus Negatif

20 Kuwe 4 cm 1 Pendederan VNN Positif

(36)

Lampiran 2. Hasil Monitoring Kualitas Air bulan Januari 2017 1. Tabel kisaran dan rata-rata kualitas air pada unit-unit produksi

Suhu (⁰C) Salinitas (ppt) DO (mg/l) pH Bak Induk 1 Rata-rata 30.3 33.2 5.04 8.3 Kisaran 29.4-30.9 32-34 3.81-5.99 7.9-8.4 Bak Induk 2 Rata-rata 30.1 33.3 4.99 8.3 Kisaran 30.1-30.9 32-34 3.76-5.61 8.2-8.4

Bak Larva Kerapu

Rata-rata 30.3 32.8 4.68 8.2

Kisaran 29.4-30.9 30.0-34.0 4.09-5.70 7.9-8.7

Pendederan

Rata-rata 30.4 33.0 4.43 8.3

Kisaran 30.0-30.7 31-34 3.12-6.63 8.1-8.4

Hatchery Ikan Hias

Rata-rata 30.3 33.3 5.12 8.3

Kisaran 29.4-31.0 32-34 3.43-5.96 7.9-8.4

2. Tabel kualitas air harian hatchery larva kerapu No.

Bak Tanggal

Parameter Kualitas Air

Keterangan Suhu (°C) (mg/l)DO Salinitas(ppt) pH (mg/l)NO2- (mg/l)NH3+ (mg/l)NH3-N Hatchery C 1 16-01-17 30.2 5.70 34.0 8.38 0.002 0.019 0.140 kakap 2 18-01-17 30.2 5.29 34.0 8.34 0.002 0.036 0.317 kakap 4 19-01-17 30.4 4.78 33.0 8.30 0.002 0.050 0.438 kakap 5 20-01-17 30.3 4.37 33.0 8.24 0.007 0.040 0.441 kakap 6 23-01-17 30.5 3.89 33.0 8.13 0.018 0.091 1.215 kakap 9 25-01-17 30.8 3.73 32.0 7.98 0.660 0.060 0.978 kakap 11 27-01-17 30.6 4.63 33.0 7.90 0.958 0.046 0.934 kakap 13 2 16-01-17 30.2 5.32 34.0 8.45 0.003 0.037 0.221 kakap 2 18-01-17 30.2 4.97 34.0 8.34 0.018 0.035 0.308 kakap 4 19-01-17 30.2 4.41 33.0 8.32 0.035 0.051 0.450 kakap 5 20-01-17 30.3 4.02 32.0 8.29 0.070 0.070 0.620 kakap 6 23-01-17 30.4 3.63 34.0 8.04 0.023 0.034 1.232 kakap 9 25-01-17 30.7 3.70 31.0 7.97 0.752 0.053 0.868 kakap 11 27-01-17 30.6 4.41 33.0 8.01 0.972 0.082 1.022 kakap 13 7 09-01-17 29.4 4.86 33.0 8.65 0.048 0.039 0.240 sunu 3 11-01-17 30.3 5.10 34.0 8.42 0.002 0.017 0.125 sunu 5 12-01-17 30.3 4.94 32.0 8.35 0.002 0.031 0.224 sunu 6 8 16-01-17 30.3 5.61 33.0 8.38 0.002 0.025 0.176 kakap 2 18-01-17 30.1 4.63 34.0 8.37 0.002 0.044 0.318 kakap 4 19-01-17 30.1 4.05 33.0 8.34 0.002 0.040 0.359 kakap 5 20-01-17 30.2 4.36 32.0 8.31 0.002 0.043 0.382 kakap 6 23-01-17 30.3 3.75 33.0 8.05 0.102 0.073 0.982 kakap 9 25-01-17 30.6 4.42 30.0 7.95 0.463 0.062 1.023 kakap 11 27-01-17 30.5 4.14 33.0 7.92 0.856 0.057 1.178 kakap 13 9 18-01-17 30.3 5.44 34.0 8.29 0.002 0.041 0.308 kakap 2 19-01-17 30.2 5.36 33.0 8.33 0.002 0.040 0.356 kakap 3 20-01-17 30.2 4.52 32.0 8.25 0.007 0.047 0.414 kakap 4

(37)

No.

Bak Tanggal

Parameter Kualitas Air

Keterangan Suhu (°C) (mg/l)DO Salinitas(ppt) pH (mg/l)NO2- (mg/l)NH3+ (mg/l)NH3-N 18-01-17 30.1 4.70 34.0 8.39 0.002 0.039 0.281 kakap 4 19-01-17 30.1 4.10 33.0 8.37 0.002 0.054 0.393 kakap 5 20-01-17 30.2 4.09 32.0 8.29 0.002 0.040 0.389 kakap 6 23-01-17 30.3 4.16 33.0 8.15 0.157 0.106 1.151 kakap 9 25-01-17 30.5 4.13 30.0 8.06 0.616 0.077 1.028 kakap 11 26-01-17 30.4 4.18 33.0 7.92 0.795 0.064 1.316 kakap 12 12 20-01-17 30.4 4.70 32.0 8.30 0.002 0.038 0.337 kakap 5 13 18-01-17 30.3 4.97 34.0 8.35 0.002 0.041 0.293 kakap 3 19-01-17 30.4 4.68 33.0 8.32 0.002 0.039 0.343 kakap 4 23-01-17 30.6 4.34 33.0 8.15 0.031 0.094 1.010 kakap 8 25-01-17 30.9 4.63 31.0 8.17 0.141 0.064 0.670 kakap 10 26-01-17 30.9 4.76 33.0 8.03 0.287 0.067 1.084 kakap 11 14 18-01-17 30.4 5.17 34.0 8.39 0.002 0.049 0.358 kakap 3 19-01-17 30.5 4.38 33.0 8.38 0.002 0.039 0.274 kakap 4 20-01-17 30.6 4.97 32.0 8.37 0.002 0.055 0.386 kakap 5 23-01-17 30.8 4.68 33.0 8.21 0.026 0.081 0.853 kakap 8 25-01-17 31.0 4.13 31.0 8.16 0.110 0.055 0.580 kakap 10 26-01-17 31.2 4.47 33.0 8.06 0.283 0.054 0.688 kakap 11 15 16-01-17 30.3 5.46 33.0 8.39 0.002 0.021 0.148 kakap 2 18-01-17 30.1 4.93 34.0 8.35 0.002 0.075 0.546 kakap 4 19-01-17 30.1 4.37 33.0 8.38 0.002 0.046 0.337 kakap 5 20-01-17 30.2 4.25 32.0 8.32 0.002 0.042 0.376 kakap 6 23-01-17 30.2 4.20 33.0 8.26 0.060 0.093 0.826 kakap 9 16 16-01-17 30.2 5.19 33.0 8.39 0.002 0.021 0.151 kakap 2 18-01-17 29.9 4.76 34.0 8.35 0.002 0.045 0.334 kakap 4 19-01-17 29.9 4.34 33.0 8.37 0.002 0.044 0.321 kakap 5 20-01-17 29.9 4.35 32.0 8.26 0.003 0.049 0.440 kakap 6 23-01-17 30 4.50 33.0 8.27 0.056 0.106 0.954 kakap 9 17 16-01-17 30.3 4.38 33.0 8.30 0.002 0.011 0.099 kakap 2 18-01-17 30.3 4.33 34.0 8.34 0.002 0.052 0.372 kakap 4 19-01-17 30.3 3.89 33.0 8.36 0.002 0.045 0.322 kakap 5 20-01-17 30.2 3.77 32.0 8.24 0.002 0.041 0.454 kakap 6 23-01-17 30.5 4.24 33.0 8.14 0.135 0.093 1.240 kakap 9 25-01-17 30.8 4.17 31.0 8.07 0.556 0.076 0.991 kakap 11 26-01-17 30.9 4.05 33.0 8.04 0.900 0.084 1.351 kakap 12 18 16-01-17 30.2 4.69 33.0 8.41 0.002 0.020 0.148 kakap 2 18-01-17 30.1 3.91 34.0 8.38 0.002 0.091 0.658 kakap 4 19-01-17 30.1 3.69 33.0 8.31 0.002 0.044 0.391 kakap 5 20-01-17 30.2 3.33 32.0 8.24 0.003 0.042 0.466 kakap 6 23-01-17 30.3 3.70 33.0 8.06 0.172 0.087 1.182 kakap 9 25-01-17 30.7 4.03 31.0 8.04 0.643 0.046 0.747 kakap 11 27-01-17 30.6 4.52 33.0 7.87 1.000 0.059 1.207 kakap 13

(38)

3. Unit Pembesaran (keramba jaring apung)

No Parameter Satuan Tanggal monitoring

3 10 17 24 31 1 Suhu °C 30.2 30.6 30.6 30.6 -2 Salinitas ppt 33.7 33.0 33.3 33.3 -3 DO mg/l 5.72 5.94 5.59 4.81 -4 pH - 8.4 8.4 8.4 8.3 -5 Kecerahan m 8 5 9 10 -6 Nitrit (NO2-) mg/l <0.002 <0.002 <0.002 <0.002 -7 Amonia (NH3) mg/l 0.020 0.009 0.025 0.003 -8 Total Amonia (NH3-N) mg/l 0.152 0.058 0.176 <0.040 -9 Nitrat (NO3-) mg/l <0.050 <0.050 <0.050 <0.050 -10 Fosfat (PO43-) mg/l <0.015 <0.015 <0.015 <0.015 -11 Kesadahan mg/l 296.67 111.33 109.33 92.00 -12 Alkalinitas mg/l 173.24 179.75 174.87 174.87 -13 Kekeruhan NTU 0.03 0.01 1.35 0.85

-14 Total Organic Matter mg/l 195.92 168.53 88.48 196.97

-4. Hasil Monitoring di Perairan Teluk Ambon Dalam (TAD)

No Parameter Satuan 1 Titik sampling2 3

1 Suhu °C 30.6 30.5 30.4 2 Salinitas ppt 33.5 33.3 33.3 3 pH - 8.37 8.42 8.35 4 DO mg/l 5.74 5.34 5.48 5 Nitrit (NO2) mg/l <0.002 <0.002 <0.002 6 TAN (NH3-N) mg/l 0.088 0.112 0.119 7 Amonia (NH3) mg/l 0.012 0.016 0.016 8 Nitrat (NO3-) mg/l <0.050 <0.050 <0.050 9 Ortofosfat (PO4) mg/l <0.015 <0.015 <0.015 10 Kesadahan mg/l 145.50 153.50 158.00 11 Alkalinitas mg/l 184.83 167.75 174.46 12 Kekeruhan NTU 0.23 1.34 0.12 13 TOM mg/l 155.63 170.64 161.16

14 Total bakteri kol/ml 12x105 <2500

-15 Total Vibrio kol/ml - -

-16 Dominasi plankton sel/100 ml 83,3 43,3 70

(39)

Lampiran 3. Kegiatan/ Aktivitas Produksi, Pameran dan Kunjungan ke BPBL Ambon pada bulan Januari 2017

a. Wisata Edukasi TK. Sahabat Anak dan PAUD Inalessy

(40)

c. Hasil telur dari Induk Ikan Kakap Putih

d. Pameran MALUKU EXPO 2017

Gambar

Grafik 1. Produksi Perikanan Budidaya per Januari 20170.023 6.00  1.00 2.00 3.00 4.00 5.00 6.00 7.00JanuariTargetJumlah
Grafik 2. Produksi Benih Ikan yang dihasilkan per Januari 2017
Grafik 3. Produksi Induk Unggul yang dihasilkan per Januari 2017
Grafik 5. Realisasi Bantuan Benih per Januari 2017
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini bedasarkan judul yang telah ditetapkan oleh penulis yaitu: “Penurunan kecemasan siswa saat berkomunikasi dengan guru menggunakan pendekatan

Berikut cara pengeditan Video pada software Ulead VideoStudio yang dugunakan dalam pembuatan aplikasi Multimedia Pada DASAR – DASAR MESIN KENDARAAN BERMOTOR 4

berfungsi untuk memilih bilangan prima (P dan Q) secara random kemudian dan bilangan prima tersebut diperoleh pasangan kunci publik dan kunci privat. Dalam pemilihan bilangan

Permainan edukatif juga dapat berarti sebuah bentuk kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kesenangan dari cara atau media pendidikan yang digunakan dalam

Jadi, bupati dan perangkatnya adalah pelaksana peraturan perundangan dalam lingkup kabupaten (peraturan daerah dan peraturan kepala daerah) serta pelaksana dari pada

Indonesia saat ini adalah minimnya penyerapan tenaga kerja. Pemberdayaan merupakan strategi saat ini guna mengatasi kemiskinan tersebut. Salah satu dengan membangun

Kerajinan perak adalah kegiatan wirausaha yang didasarkan pada kreatifitas pengrajinnya. Kerajinan perak dapat diolah menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual

Jembatan Suramadu yang akan menghubungkan kota Surabaya dengan Madura memiliki bentang total sepan- jang 5.438 m. Mengingat lokasi pembangunan yang berada di laut dan beban rencana