PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK
INDONESIA INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2016 NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG TENTANG
PERUBAHAN MODAL DASAR PERSEROAN PERUBAHAN MODAL DASAR PERSEROAN
TERBATAS TERBATAS
REGULATION OF THE GOVERNMENT OF REGULATION OF THE GOVERNMENT OF
THE REPUBLIC OF INDONESIA THE REPUBLIC OF INDONESIA
NUMBER 7 OF 2016 NUMBER 7 OF 2016
CONCERNING CONCERNING
CHANGE IN AUTHORIZED CAPITAL OF CHANGE IN AUTHORIZED CAPITAL OF
LIMITED LIABILITY COMPANIES LIMITED LIABILITY COMPANIES DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
ESA
WITH THE BLESSING OF GOD ALMIGHTY WITH THE BLESSING OF GOD ALMIGHTY PRESIDEN
PRESIDEN REPUBLIK REPUBLIK INDONESIA, INDONESIA, THE THE PRESIDENT PRESIDENT OF OF THE THE REPUBLIC REPUBLIC OFOF INDONESIA,
INDONESIA,
Menimbang: Considering:
Menimbang: Considering:
bahwa
bahwa dalam dalam meningkatkan meningkatkan kemudahan kemudahan berusahaberusaha bagi usaha mikro, kecil, dan
bagi usaha mikro, kecil, dan menengah serta untukmenengah serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 32 ayat (3) melaksanakan ketentuan Pasal 32 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, perlu menetapkan Peraturan Perseroan Terbatas, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Perubahan Modal Dasar Pemerintah tentang Perubahan Modal Dasar Perseroan Terbatas;
Perseroan Terbatas;
That to enhance ease of doing business for micro, That to enhance ease of doing business for micro, small, and medium business and to give effect o small, and medium business and to give effect o Article 32 section (3) of Law Number 40 of 2007 Article 32 section (3) of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, it is concerning Limited Liability Companies, it is necessary to issue Regulation of the Government necessary to issue Regulation of the Government concerning Change in Authorized Capital of concerning Change in Authorized Capital of Limited Liability Companies;
Limited Liability Companies; Mengingat:
Mengingat: Bearing Bearing in in Mind:Mind:
1.
1. Pasal 5 ayat (Pasal 5 ayat (2) Undang-Undan2) Undang-Undang Dasarg Dasar Negara Republik Indonesia Tah
Negara Republik Indonesia Tahun 1945;un 1945;
1.
1. Article Article 5 5 section section (2) (2) of of the the 1945 1945 ConstitutionConstitution of the Republic of Indonesia;
of the Republic of Indonesia; 2.
2. Undang-Undang Nomor 40 TUndang-Undang Nomor 40 Tahun 2007ahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106, Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106,
Tambahan Lembaran Negara Republik
Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4756); Indonesia Nomor 4756);
2.
2. Law Law Number Number 40 40 of of 2007 2007 concerning concerning LimitedLimited Liability Companies (State Gazette of the Liability Companies (State Gazette of the Republic of Indonesia Number 106 of 2007, Republic of Indonesia Number 106 of 2007, Supplement to the State Gazette of the Supplement to the State Gazette of the Republic of Indonesia Number 4756);
Republic of Indonesia Number 4756); MEMUTUSKAN:
MEMUTUSKAN: HAS HAS DECIDED:DECIDED:
Menetapkan: Menetapkan:
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG
PERUBAHAN MODAL DASAR PERSEROAN PERUBAHAN MODAL DASAR PERSEROAN TERBATAS.
TERBATAS.
To Issue: To Issue:
REGULATION OF THE GOVERNMENT
REGULATION OF THE GOVERNMENT
CONCERNING CHANGE IN AUTHORIZED CONCERNING CHANGE IN AUTHORIZED
CAPITAL OF LIMITED LIABILITY
CAPITAL OF LIMITED LIABILITY
COMPANIES. COMPANIES. Pasal
Pasal 1 1 Article Article 11
(1)
(1) Modal dModal dasar Perseroan asar Perseroan Terbatas paling Terbatas paling sedikitsedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah). Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah).
(1)
(1) A Limited Liability ComA Limited Liability Company shall have apany shall have ann authorized capital of at least Rp50,000,000 authorized capital of at least Rp50,000,000 (fifty million rupiah).
(fifty million rupiah). (2)
(2) Dalam hDalam hal salah saal salah satu atau setu atau seluruh pluruh pihak ihak (2)(2) Where Where anyany of of or or all all the the foundfounders ers of of thethe
Translated by Wishnu Basuki Translated by Wishnu Basuki
2 2
pendiri Perseroan Terbatas memiliki kekayaan pendiri Perseroan Terbatas memiliki kekayaan bersih
bersih sesuai sesuai dengan dengan kriteria kriteria Usaha Usaha Mikro,Mikro, Kecil, dan Menengah, modal dasar ditentukan Kecil, dan Menengah, modal dasar ditentukan berdasarkan
berdasarkan kesepakatan kesepakatan para para pendiripendiri Perseroan Terbatas yang dituangkan dalam Perseroan Terbatas yang dituangkan dalam akta pendirian Perseroan Terbatas.
akta pendirian Perseroan Terbatas.
Limited Liability Company have net assets Limited Liability Company have net assets within the criteria for micro, small, and within the criteria for micro, small, and medium business, the authorized capital shall medium business, the authorized capital shall be
be set set upon upon agreement agreement of of the the founders founders of of thethe Limited Liability Company, as incorporated Limited Liability Company, as incorporated into a deed of establishment of a Limited into a deed of establishment of a Limited Liability Company.
Liability Company. Pasal
Pasal 2 2 Article Article 22
(1)
(1) Modal dasar Modal dasar Perseroan TerbPerseroan Terbatas sebagaimanaatas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 paling sedikit 25% dimaksud dalam Pasal 1 paling sedikit 25% (dua puluh lima persen) harus ditempatkan (dua puluh lima persen) harus ditempatkan dan disetor penuh yang dibuktikan dengan dan disetor penuh yang dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah.
bukti penyetoran yang sah.
(1) At least 25% (twenty-five percent) of the (1) At least 25% (twenty-five percent) of the authorized capital of a Limited Liability authorized capital of a Limited Liability Company as referred to in Article 1 must be Company as referred to in Article 1 must be issued and fully paid-up, as documented by a issued and fully paid-up, as documented by a valid receipt.
valid receipt. (2)
(2) Bukti penyetoran Bukti penyetoran yang syang sah sebagaimanaah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib disampaikan dimaksud pada ayat (1) wajib disampaikan secara elektronik kepada Menteri dalam secara elektronik kepada Menteri dalam waktu paling lama 60 (enam puluh) hari waktu paling lama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal akta pendirian terhitung sejak tanggal akta pendirian Perseroan Terbatas ditandatangani.
Perseroan Terbatas ditandatangani.
(2)
(2) A valid receipt as referred A valid receipt as referred to in section (1)to in section (1) must be submitted electronically to the must be submitted electronically to the Minister within 60 (sixty) days of the signing Minister within 60 (sixty) days of the signing date of the deed of establishment of the date of the deed of establishment of the Limited Liability Company.
Limited Liability Company. Pasal
Pasal 3 3 Article Article 33
Undang-Undang yang mengatur kegiatan usaha Undang-Undang yang mengatur kegiatan usaha tertentu dapat menentukan jumlah minimum tertentu dapat menentukan jumlah minimum modal Perseroan Terbatas yang lebih besar dari modal Perseroan Terbatas yang lebih besar dari pada
pada ketentuan ketentuan modal modal dasar dasar sebagaimanasebagaimana dimaksud dalam Pasal 1.
dimaksud dalam Pasal 1.
A law that governs specific lines of business may A law that governs specific lines of business may set the minimum amount of the capital of a set the minimum amount of the capital of a Limited Liability Company which is greater than Limited Liability Company which is greater than the authorized capital under Article 1.
the authorized capital under Article 1. Pasal
Pasal 4 4 Article Article 44
Pada
Pada saat saat Peraturan Peraturan Pemerintah Pemerintah ini ini mulai mulai berlaku: berlaku: Upon this Regulation of the Government comingUpon this Regulation of the Government coming into effect:
into effect: a.
a. Perseroan Terbatas Perseroan Terbatas yang telah didirikanyang telah didirikan
dengan modal dasar sesuai ketentuan
dengan modal dasar sesuai ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, tetap dapat tentang Perseroan Terbatas, tetap dapat
menjalankan usahanya tanpa harus
menjalankan usahanya tanpa harus
menyesuaikan modal dasarnya; dan menyesuaikan modal dasarnya; dan
a. a Limited Liability Company already a. a Limited Liability Company already established with an authorized capital under established with an authorized capital under Article 32 section (1) of Law Number 40 of Article 32 section (1) of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies 2007 concerning Limited Liability Companies
may conduct their business without
may conduct their business without
necessarily adjusting their authorized capital; necessarily adjusting their authorized capital; and
and b.
b. permohonan permohonan pengesahan pengesahan badan badan hukumhukum Perseroan Terbatas yang sedang diproses, Perseroan Terbatas yang sedang diproses, tetap diproses berdasarkan Undang-Undang tetap diproses berdasarkan Undang-Undang Nomor
Nomor 40 40 Tahun Tahun 2007 2007 tentang tentang PerseroanPerseroan Terbatas.
Terbatas.
b.
b. any application any application for validation of for validation of a legal a legal entityentity in the form of a Limited Liability Company in the form of a Limited Liability Company outstanding shall be processed under Law outstanding shall be processed under Law Number
Number 40 40 of of 2007 2007 concerning concerning LimitedLimited Liability Companies.
Liability Companies. Pasal
Pasal 5 5 Article Article 55
Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
tanggal diundangkan.
This Regulation of the Government shall come This Regulation of the Government shall come into effect on the date it is promulgated.
into effect on the date it is promulgated. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan
pengundangan Peraturan Peraturan Pemerintah Pemerintah ini ini dengandengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik penempatannya dalam Lembaran Negara Republik
In order that every person may know of it, the In order that every person may know of it, the promulgation
promulgation of of this this Regulation Regulation of of thethe Government is ordered by placement in the State Government is ordered by placement in the State
Indonesia.
Indonesia. Gazette Gazette of of the the Republic Republic of of Indonesia.Indonesia. Ditetapkan di Jakarta
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 21 Maret 2016 pada tanggal 21 Maret 2016
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, ttd. ttd. JOKO WIDODO JOKO WIDODO Issued in Jakarta Issued in Jakarta on March 21, 2016 on March 21, 2016
PRESIDENT OF THE REPUBLIC OF PRESIDENT OF THE REPUBLIC OF INDONESIA, INDONESIA, sgd. sgd. JOKO WIDODO JOKO WIDODO Diundangkan di Jakarta Diundangkan di Jakarta pada tanggal 22 Maret 2016 pada tanggal 22 Maret 2016
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, ttd. ttd. YASONNA H. LAOLY YASONNA H. LAOLY Promulgated in Jakarta Promulgated in Jakarta on March 22, 2016 on March 22, 2016
MINISTER OF LAW AND HUMAN RIGHTS MINISTER OF LAW AND HUMAN RIGHTS OF THE REPUBLIC OF INDONESIA,
OF THE REPUBLIC OF INDONESIA, sgd.
sgd.
YASONNA H. LAOLY YASONNA H. LAOLY LEMBARAN NEGARA REPUBLIK
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2016 NOMOR 54 INDONESIA TAHUN 2016 NOMOR 54
STATE GAZETTE OF THE REPUBLIC OF STATE GAZETTE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA NUMBER 54 OF 2016
4 4
PENJELASAN PENJELASAN
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK
INDONESIA INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2016 NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG TENTANG
PERUBAHAN MODAL DASAR PERSEROAN PERUBAHAN MODAL DASAR PERSEROAN
TERBATAS TERBATAS
ELUCIDATION OF ELUCIDATION OF
REGULATION OF THE GOVERNMENT OF REGULATION OF THE GOVERNMENT OF
THE REPUBLIC OF INDONESIA THE REPUBLIC OF INDONESIA
NUMBER 7 OF 2016 NUMBER 7 OF 2016
CONCERNING CONCERNING
CHANGE IN AUTHORIZED CAPITAL OF CHANGE IN AUTHORIZED CAPITAL OF
LIMITED LIABILITY COMPANIES LIMITED LIABILITY COMPANIES I.
I. UMUM UMUM I. I. GENERALGENERAL
Berdasarkan Pasal 33 ayat (4) Berdasarkan Pasal 33 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945, Indonesia menjalankan
Tahun 1945, Indonesia menjalankan
demokrasi ekonomi dalam pembangunan demokrasi ekonomi dalam pembangunan nasional yang diselenggarakan dengan nasional yang diselenggarakan dengan prinsip
prinsip kebersamaan, kebersamaan, efisiensi efisiensi berkeadilan,berkeadilan, berkelanjutan,
berkelanjutan, berwawasan berwawasan lingkungan,lingkungan,
kemandirian, serta dengan menjaga
kemandirian, serta dengan menjaga
keseimbangan kemajuan dan kesatuan keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
ekonomi nasional.
Under Article 33 section (4) of the 1945 Under Article 33 section (4) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Constitution of the Republic of Indonesia,
within the scope of the national
within the scope of the national
development, Indonesia embraces economic development, Indonesia embraces economic democracy that is practiced under the democracy that is practiced under the principles
principles of of togetherness, togetherness, just just efficiency,efficiency, sustainability, environmental orientation, sustainability, environmental orientation, independence, and maintenance of balance independence, and maintenance of balance between the national economic advances and between the national economic advances and
unity. unity. Dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan
Dalam Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor XVI/MPR/1998 tentang Rakyat Nomor XVI/MPR/1998 tentang Politik Ekonomi dalam rangka Demokrasi Politik Ekonomi dalam rangka Demokrasi Ekonomi menyatakan bahwa kebijakan Ekonomi menyatakan bahwa kebijakan penanaman
penanaman modal modal selayaknya selayaknya selaluselalu berdasarkan
berdasarkan pada pada ekonomi ekonomi kerakyatan kerakyatan yangyang melibatkan pengembangan bagi usaha melibatkan pengembangan bagi usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. mikro, kecil, menengah, dan koperasi. Bahwa Kegiatan penanaman modal telah Bahwa Kegiatan penanaman modal telah
menjadi bagian dari penyelenggaraan
menjadi bagian dari penyelenggaraan
perekonomian
perekonomian nasional nasional dan dan ditempatkanditempatkan
sebagai upaya untuk meningkatkan
sebagai upaya untuk meningkatkan
pembangunan
pembangunan dan dan pertumbuhanpertumbuhan perekonomian
perekonomian nasional. nasional. Selain Selain itu, itu, kegiatankegiatan penanaman
penanaman modal modal di di daerah daerah selama selama iniini sangat berperan penting antara lain untuk sangat berperan penting antara lain untuk
meningkatkan pendapatan masyarakat,
meningkatkan pendapatan masyarakat,
menyerap tenaga kerja lokal,
menyerap tenaga kerja lokal,
memberdayakan sumber daya lokal,
memberdayakan sumber daya lokal,
meningkatkan produk domestik regional meningkatkan produk domestik regional bruto,
bruto, serta serta mengembangkan mengembangkan usaha usaha mikro,mikro, kecil, dan menengah.
kecil, dan menengah.
Decree of the People’s Consultative Decree of the People’s Consultative
Assembly Number XVI/MPR/1998
Assembly Number XVI/MPR/1998
concerning Economic Policy in the scope of concerning Economic Policy in the scope of
Economic Democracy decrees that
Economic Democracy decrees that
investment policies must always embrace investment policies must always embrace people’s
people’s economics economics that that involves involves thethe development of micro, small, and medium development of micro, small, and medium business,
business, and and cooperatives. cooperatives. Investment Investment hashas become
become a a part part of of the the management management ofof national economy and is positioned to national economy and is positioned to improve the development and growth of the improve the development and growth of the national economy. Furthermore, investment national economy. Furthermore, investment in regions has served a prominent role to, in regions has served a prominent role to, inter alia, increase public income, absorb inter alia, increase public income, absorb more local labor, harness local resources, more local labor, harness local resources, increase the regional gross domestic product, increase the regional gross domestic product, and develop micro, small, and medium and develop micro, small, and medium business.
business.
Dalam mempercepat proses pembangunan Dalam mempercepat proses pembangunan
dan pertumbuhan ekonomi melalui
dan pertumbuhan ekonomi melalui
penanaman modal tersebut, Pemerintah telah penanaman modal tersebut, Pemerintah telah melakukan langkah-langkah untuk menarik melakukan langkah-langkah untuk menarik investor domestik maupun asing yang akan investor domestik maupun asing yang akan menanamkan modalnya di Indonesia dengan menanamkan modalnya di Indonesia dengan membuat kebijakan melalui pemberian membuat kebijakan melalui pemberian fasilitas dan kemudahan bagi penanam fasilitas dan kemudahan bagi penanam
To expedite the development process and To expedite the development process and economic growth through investment, the economic growth through investment, the Government has taken steps to lure domestic Government has taken steps to lure domestic or foreign investors to invest in Indonesia by or foreign investors to invest in Indonesia by issuing policies on provision of facilities and issuing policies on provision of facilities and easy access to investors. Efforts to enhance easy access to investors. Efforts to enhance investment by facilities/easy access are investment by facilities/easy access are
minimal, and even prone to be
modal. Upaya untuk meningkatkan
modal. Upaya untuk meningkatkan
penanaman
penanaman modal modal melalui melalui pemberianpemberian kemudahan bagi penanam modal tergolong kemudahan bagi penanam modal tergolong masih rendah bahkan cenderung kontra masih rendah bahkan cenderung kontra produktif.
produktif. Hal Hal tersebut tersebut antara antara lain lain ditandaiditandai dengan banyaknya peraturan yang justru dengan banyaknya peraturan yang justru makin membebani kalangan pelaku usaha makin membebani kalangan pelaku usaha
termasuk penanam modal yang
termasuk penanam modal yang
mengakibatkan daya saing Indonesia makin mengakibatkan daya saing Indonesia makin menurun.
menurun.
counterproductive. This is marked with, counterproductive. This is marked with, inter alia, the mass of regulations that has in inter alia, the mass of regulations that has in return placed a burden on business return placed a burden on business communities, including investors, resulting communities, including investors, resulting in Indonesia’s competitiveness deteriorating. in Indonesia’s competitiveness deteriorating.
Untuk menjamin iklim penanaman modal Untuk menjamin iklim penanaman modal
yang kondusif, Pemerintah telah
yang kondusif, Pemerintah telah
mengesahkan Undang-Undang Nomor 40 mengesahkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mulai berlaku pada tanggal 16 Agustus yang mulai berlaku pada tanggal 16 Agustus
2007. Namun, dalam pelaksanaannya
2007. Namun, dalam pelaksanaannya
terdapat substansi yang cukup sulit untuk terdapat substansi yang cukup sulit untuk dilaksanakan dan menyulitkan dunia usaha, dilaksanakan dan menyulitkan dunia usaha, khususnya bagi pengusaha pemula. Oleh khususnya bagi pengusaha pemula. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian karena itu, perlu dilakukan penyesuaian peraturan
peraturan dengan dengan perkembangan perkembangan kebutuhankebutuhan
masyarakat. Penyesuaian tersebut
masyarakat. Penyesuaian tersebut
dimaksudkan untuk memberikan kemudahan dimaksudkan untuk memberikan kemudahan berusaha,
berusaha, dan dan lebih lebih menjamin menjamin ketertibanketertiban dunia usaha dalam investasi dengan dunia usaha dalam investasi dengan mengubah besaran modal dasar yang mengubah besaran modal dasar yang dirasakan masih memberatkan bagi para dirasakan masih memberatkan bagi para pengusaha pemula.
pengusaha pemula.
To guarantee a climate conducive to To guarantee a climate conducive to investment, the Government has ratified investment, the Government has ratified Law Number 40 of 2007 concerning Limited Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies that becomes in effect Liability Companies that becomes in effect on 16
on 16 August 16August 16, 2007. , 2007. The substance The substance is,is,
however, beyond implementation and
however, beyond implementation and
compounds the business world, in particular, compounds the business world, in particular, first-time entrepreneurs. It is therefore first-time entrepreneurs. It is therefore necessary to adjust regulations to the necessary to adjust regulations to the thriving needs of the public. This adjustment thriving needs of the public. This adjustment means to provide facilities/easy access to do means to provide facilities/easy access to do business and to
business and to further guarantee the further guarantee the orderlyorderly business
business world world through through investment investment byby changing the amount of authorized capital changing the amount of authorized capital that is found to still burden first-time that is found to still burden first-time entrepreneurs.
entrepreneurs.
Berdasarkan hal tersebut diatas, perlu Berdasarkan hal tersebut diatas, perlu perubahan
perubahan terhadap terhadap modal modal dasar dasar PerseroanPerseroan Terbatas yang semula ditentukan paling Terbatas yang semula ditentukan paling sedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta sedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta
rupiah) menjadi diserahkan pada
rupiah) menjadi diserahkan pada
kesepakatan para pendiri Perseroan
kesepakatan para pendiri Perseroan
Terbatas, dalam hal pihak pendiri Perseroan Terbatas, dalam hal pihak pendiri Perseroan Terbatas memiliki kekayaan bersih sesuai Terbatas memiliki kekayaan bersih sesuai dengan kriteria Usaha Mikro, Kecil, dan dengan kriteria Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Menengah.
In consideration of the above-mentioned In consideration of the above-mentioned points,
points, it it is is necessary necessary to to change change thethe authorized capital of a Limited Liability authorized capital of a Limited Liability Company from at least Rp50,000,000 (fifty Company from at least Rp50,000,000 (fifty million rupiah) as originally set, into an million rupiah) as originally set, into an amount left to the discretion of the founders amount left to the discretion of the founders of a Limited Liability Company by of a Limited Liability Company by agreement, on condition that the founders of agreement, on condition that the founders of a Limited Liability Company have net assets a Limited Liability Company have net assets within the criteria for micro, small, and within the criteria for micro, small, and medium business.
medium business. Kebijakan Pemerintah dalam memberikan
Kebijakan Pemerintah dalam memberikan kebebasan kepada para pendiri Perseroan kebebasan kepada para pendiri Perseroan Terbatas tersebut untuk menentukan besaran Terbatas tersebut untuk menentukan besaran modal dasar, bertujuan untuk meningkatkan modal dasar, bertujuan untuk meningkatkan investasi yang pada gilirannya akan investasi yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah. Peraturan Pemerintah ini dan menengah. Peraturan Pemerintah ini juga
juga mengatur mengatur ketentuan ketentuan bagi bagi PerseroanPerseroan Terbatas yang telah didirikan dengan modal Terbatas yang telah didirikan dengan modal dasar sesuai dengan ketentuan Pasal 32 ayat dasar sesuai dengan ketentuan Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, tetap dapat tentang Perseroan Terbatas, tetap dapat
The government policy to give founders of a The government policy to give founders of a Limited Liability Company discretion to set Limited Liability Company discretion to set the amount of authorized capital aims to the amount of authorized capital aims to increase investment to, in turn, enhance the increase investment to, in turn, enhance the growth of micro, small, and medium growth of micro, small, and medium business.
business. This This Regulation Regulation of of thethe Government also governs that a Limited Government also governs that a Limited Liability Company already established with Liability Company already established with an authorized capital under Article 32 an authorized capital under Article 32 section (1) of Law Number 40 of 2007 section (1) of Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies concerning Limited Liability Companies
may conduct their business without
6 6
menjalankan usahanya tanpa harus
menjalankan usahanya tanpa harus
menyesuaikan modal dasarnya. menyesuaikan modal dasarnya.
necessarily adjusting their authorized necessarily adjusting their authorized capital.
capital. Dengan demikian, Peraturan Pemerintah
Dengan demikian, Peraturan Pemerintah
dibentuk dalam rangka memberikan
dibentuk dalam rangka memberikan
kepastian hukum bagi pelaku pembangunan kepastian hukum bagi pelaku pembangunan ekonomi nasional khususnya dalam memulai ekonomi nasional khususnya dalam memulai usaha.
usaha.
In conclusion, this Regulation of the In conclusion, this Regulation of the Government is made to give legal certainty Government is made to give legal certainty to the national economic development to the national economic development actors, especially those that are starting actors, especially those that are starting business.
business. II.
II. PASAL PASAL DEMI DEMI PASAL PASAL II. II. ARTICLE ARTICLE BY BY ARTICLEARTICLE Pasal
Pasal 1 1 Article Article 11
Ayat
Ayat (1) (1) Section Section (1)(1)
Cukup
Cukup jelas. jelas. Sufficiently Sufficiently clear.clear. Ayat
Ayat (2) (2) Section Section (2)(2)
Ketentuan ini dimaksudkan untuk Ketentuan ini dimaksudkan untuk mengubah besaran Modal dasar mengubah besaran Modal dasar sebagaimana diatur dalam sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang tentang Perseroan Terbatas yang semula ditentukan paling sedikit semula ditentukan paling sedikit Rp50.000.000,00 (lima puluh juta Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) menjadi diserahkan pada rupiah) menjadi diserahkan pada kesepakatan para pendiri Perseroan kesepakatan para pendiri Perseroan Terbatas.
Terbatas.
This provision means to change the This provision means to change the amount of an authorized capital as amount of an authorized capital as governed by Law Number 40 of governed by Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability 2007 concerning Limited Liability
Companies from at least
Companies from at least
Rp50,000,000 (fifty million rupiah) Rp50,000,000 (fifty million rupiah) as originally set, into an
as originally set, into an amount leftamount left to the discretion of the founders of to the discretion of the founders of a Limited Liability Company by a Limited Liability Company by agreement.
agreement. Pasal
Pasal 2 2 Article Article 22
Cukup
Cukup jelas. jelas. Sufficiently Sufficiently clear.clear. Pasal
Pasal 3 3 Article Article 33
Cukup
Cukup jelas. jelas. Sufficiently Sufficiently clear.clear. Pasal
Pasal 4 4 Article Article 44
Cukup
Cukup jelas. jelas. Sufficiently Sufficiently clear.clear. Pasal
Pasal 5 5 Article Article 55
Cukup
Cukup jelas. jelas. Sufficiently Sufficiently clear.clear. TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5862 REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5862
SUPPLEMENT TO THE STATE GAZETTE OF SUPPLEMENT TO THE STATE GAZETTE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA NUMBER THE REPUBLIC OF INDONESIA NUMBER 5862
5862
Translated by Wishnu Basuki Translated by Wishnu Basuki