• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPALA DINAS KESEHATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KEPALA DINAS KESEHATAN"

Copied!
199
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupatencirebon Tahun 2019-2024

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019-2024 ini dapat tersusun. Rencana strategis ini merupakan dokumen perencanaan yang diharapkan menjadi acuan bagi perencanaan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon selama kurun waktu lima tahun mendatang.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ada kewajiban bagi Organisasi Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Strategis sesuai dengan tugas dan fungsinya. Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024 ini mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024, Renstra Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023, dan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2019-2024.

Penyusunan Rencana Strategis Dinas Kesehatan ini merupakan penjabaran visi dan misi Bupati terpilih dan akan dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan program kerja tahunan secara bertahap di bidang kesehatan.

Akhir kata kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan Rencana Strategis ini. Kritik dan saran demi kesempurnaan Rencana Strategis ini senantiasa kami harapkan. Semoga semua upaya yang kita kerjakan selalu mendapat rahmat, hidayah dan ridho Allah SWT, Aamiin.

Sumber, 9 Nopember 2019

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN CIREBON

Eni Suhaeni, SKM, M.Kes

NIP. 19680124 199203 2 003

(3)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupatencirebon Tahun 2019-2024

DAFTAR ISI

PERATURAN BUPATI KABUPATEN CIREBON NOMOR 47 TAHUN 2019 TENTANG RENCANA STRATEGIS PERANGKAT DAERAH KABUPATEN CIREBON TAHUN 2019-2024 (BERITA DAERAH KABUPATEN CIREBON TAHUN 2019 NOMOR 50, SERI E)

Kata Pengantar ... i Daftar Isi ... ii Daftar Gambar ... v Daftar Grafik ... v Daftar Tabel ... vi BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Maksud dan Tujuan ... 5

1.3 Landasan Hukum ... 6

1.4 Hubungan Renstra Dinas Kesehatan dengan Dokumen Perencanaan Lainnya ... 14

1.5 Sistematika Penulisan ... 16

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS KESEHATAN …... 1

2.1 Profil Kabupaten Cirebon ... 1

2.1.1 Geografi ... 1

2.1.2 Demografi ... 2

2.2 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Dinas Kesehatan ... 2

2.2.1 Struktur Organisasi ... 2

2.2.2 Tugas dan Fungsi ... 4

2.3 Sumber Daya Kesehatan ... 9

2.3.1 Pembiayaan Kesehatan ... 9

2.3.2 Sumber Daya Manusia ……….…... 19

2.4 Kinerja Pelayanan Dinas Kesehatan ... 28

2.4.1 Angka Harapan Hidup (AHH) ... 28

2.4.2 Angka Kematian Bayi (AKB) ... 30

2.4.3 Angka Kematian Ibu (AKI) ... 31

2.4.4 Presentase Balita Gizi Buruk ... 33

2.4.5 Rasio puskesmas, poliklinik, pustu persatuan penduduk ... 34

(4)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupatencirebon Tahun 2019-2024

2.4.6 Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk ..……. 35

2.4.7 Rasio dokter per satuan penduduk …………. 36

2.4.8 Rasio Paramedis per Satuan Penduduk …………. 36

2.4.9 Cakupan penduduk yang menjadi peserta jaminan kesehatan ... 36

2.4.10 Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin ..……. 38

2.4.11 Jumlah Posyandu Purnama ... 39

2.5 Capaian Kinerja lainnya ... 39

2.5.1 Pelayanan Kesehatan Ibu dan anak serta KB ... 39

2.5.2 Status Gizi Balita ... 42

2.5.3 Pencegahan Penyakit (Imunisasi) ... 44

2.5.4 Pelayanan Rawat Jalan dan Rawat Inap Puskesmas ... 45

2.5.5 Upaya Kesehatan Pengembangan ... 47

2.5.6 Akreditasi Puskesmas ... 50

2.5.7 Call Center Si Ceria ... 51

2.5.8. Penyehatan Lingkungan dan Pola Hidup Bersih dan Sehat ... 52

2.6 Situasi Penyakit ... 54

2.6.1 Situasi KLB ... 54

2.6.2 Penyakit Menular ... 55

2.6.3 Penyakit Tidak Menular ... 61

2.7 Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) .. 63

2.7.1. Pos Pelayanan terpadu (Posyandu) ... 63

2.7.2. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM ) ... 64

2.7.3. Desa Siaga Aktif ... 66

2.8 Ketersediaan Obat Dan Perbekalan Kesehatan ... 67

2.9 Peluang dan Tantangan Pengembangan Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon ... 69

2.9.1 Peluang pembangunan kesehatan di Kabupaten Cirebon ... 69

2.9.2 Tantangan pembangunan kesehatan di Kabupaten Cirebon ... 69

(5)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupatencirebon Tahun 2019-2024

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS

DINAS KESEHATAN ... 1

3.1 Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon ... 1

3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ... 9

3.3 Telaahan Renstra Kementerian Kesehatan dan Rencana strategis Provinsi Jawa Barat ………. 11

3.4 Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis ………. 13

3.5 Penentuan Isu-Isu Strategis ………. 15

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN DINAS KESEHATAN ... 1

4.1 Tujuan ... 2

4.2 Sasaran ... 3

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN …………. 1

5.1 Strategi ... 1

1.1. Arah Kebijakan ... 3

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN ... 1

6.1 Program dan Kegiatan Urusan ... 1

6.2 Program dan Kegiatan Non Urusan ... 4

6.3 Pagu, Target Indikator Program dan Kegiatan ... 5

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN 1

BAB VIII PENUTUP ... 1 LAMPIRAN

(6)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupatencirebon Tahun 2019-2024

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Hubungan RENSTRA dengan Dokumen Perencanaan

Lainnya ... 15

Gambar 2.1 Peta Kabupaten Cirebon ... 1

Gambar 2.2 Bagan Struktur Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon ... 3

DAFTAR GRAFIK Grafik 2.1 Proporsi Anggaran Sektor Kesehatan di Kabupaten Cirebon Tahun 2014 – 2018 ... 9

Grafik 2.2 Angka Harapan Hidup Kabupaten Cirebon dan Provinsi Jawa Barat Tahun 2013-2018 ... 29

Grafik 2.3 Jumlah Balita dengan Status Gizi Sangat Kurus Berdasarkan Standar BB/TB di Kabupaten Cirebon Tahun 2014-2018 ... 33

Grafik 2.4 Trend Peningkatan Jumlah Peserta PBI Daerah Tahun 2016-2018 ... 38

Grafik 2.5 Persentase Balita Underweight (Sangat Kurang dan Kurang) ... 42

Grafik 2.6 Persentase Balita Stunting ... 42

Grafik 2.7 Persentase Balita Wasting (Sangat Kurus dan Kurus) 43

Grafik 2.8 Tren Pencapaian UCI Desa ... 44

Grafik 2.9 Jumlah Kunjungan Puskesmas di Kabupaten Cirebon Tahun 2014-2018 ... 45

Grafik 2.10 Trend Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Tahun 2015-2018 ... 56

Grafik 2.11 Insidens Rate dan Case Fatality Rate Kasus DBD Kabupaten Cirebon Tahun 2015-2018 ……… 56

Grafik 2.12 Trend Kasus Chikungunya di Kabupaten Cirebon Tahun 2015-2018 ... 57

Grafik 2.13 Capaian CNR (Case Notification Rate) Program P2 TBC di Kabupaten Cirebon Tahun 2015-2018 ……… 57

Grafik 2.14 Trend Kasus HIV di Kabupaten Cirebon Tahun 2015-2018 ... 58

(7)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupatencirebon Tahun 2019-2024

Grafik 2.15 Trend Kasus Pneumonia di Kabupaten Cirebon

Tahun 2015-2018 ... 58 Grafik 2.16 Capaian Program P2 ISPA Kabupaten Cirebon

Tahun 2015-2018 ... 59 Grafik 2.17 Trend Kasus Diare di Kabupaten Cirebon

Tahun 2015-2018 ... 60 Grafik 2.18 Trend Kasus Kusta di Kabupaten Cirebon

Tahun 2015-2018 ... 60 Grafik 2.19 Capaian Indikator Program P2 Kusta Kabupaten

Cirebon Tahun 2015-2018 ... 61 Grafik 2.20 Persentase Strata Posyandu Tahun 2016-2018 …..… 64 Grafik 2.21 Strata Desa/Kelurahan Siaga Aktif Di Kabupaten

Cirebon Tahun 2016-2018 ... 66 Grafik 2.22 Proporsi Ketersediaan Item dan Jumlah Obat

Tahun 2015 – 2018 ... 67 Grafik 2.23 Proporsi Ketersediaan 20 Jenis Obat Indikator di Puskesmas

Tahun 2016 – 2018 ... 68 Grafik 2.24 Proporsi Dana Pengadaan Obat antara DAK dan APBD,

dan dana JKN Tahun 2014 – 2018 ... 68

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan

Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon …..… 11 Tabel 2.2 Sumber Daya Manusia Bidang Kesehatan Berdasarkan

Status Ketenagaan Tahun 2018 ... 19 Tabel 2.3 Ketenagaan di Dinas Kesehatan Berdasarkan Pendidikan

Tahun 2018 ... 19 Tabel 2.4 Jenis Tenaga Kesehatan Berdasarkan Analisis Beban Kerja

di Kabupaten Cirebon Tahun 2018 ... 22 Tabel 2.5 Keadaan dan Kebutuhan Tenaga Kesehatan per Puskesmas

berdasarkan Permenkes No. 75 Tahun 2014 tentang

Puskesmas ... 25 Tabel 2.6 Jumlah Kematian Balita, Lahir Hidup dan Angka Kematian Balita Tahun 2014-2018 ... 31 Tabel 2.7 Jumlah Kematian Ibu maternal dan Kelahiran Hidup

di Kabupaten Cirebon Tahun 2014 – 2018 …..… 32

(8)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupatencirebon Tahun 2019-2024

Tabel 2.8 Jenis Kepesertaan BPJS tahun 2018 …..… 37 Tabel 2.9 Rekapitulasi Pelayanan Pasien Jamkesda dengan SKTM

Di Sarana Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit dan Puskesmas Periode Tahun 2016-2018 ... 38 Tabel 2.10 10 Besar Penyakit di Puskesmas di Kab. Cirebon

Tahun 2018 ... 46 Tabel 3.1 Penjelasan Visi RPJMD Kabupaten Cirebon

Tahun 2019-2024 ... 9 Tabel 4.1 Tujuan dan sasaran Jangka Menengah Dinas kesehatan

Kabupaten Cirebon Tahun 2020-2024 …..… 4 Tabel 4.2 Tujuan dan sasaran Jangka Menengah Dinas kesehatan

Kab. Cirebon Tahun 2020-2024 ... 5 Tabel 5.1 Tujuan, Sasaran, Strategi dan Kebijakan …..… 3 Tabel 7.1 Indikator Kinerja SKPD yang Mengacu pada Tujuan dan

Sasaran RPJMD ... 2

(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Lampiran XII : Peraturan Bupati Cirebon

Nomor : 47 Tahun 2019

Tanggal : 08 November 2019

Tentang : Rencana Strategis Perangkat Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2019-2024

RENCANA STRATEGIS DINAS KESEHATAN TAHUN 2019-2024

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Tujuan Pembangunan Nasional sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Saat ini pembangunan kesehatan masih dihadapkan pada isu-isu yang masih belum terselesaikan seperti masih tingginya kematian ibu dan kematian bayi, permasalahan kekurangan gizi, terutama pendek (stunting), beban ganda penyakit dimana penyakit menular masih muncul sedangkan tidak menular semakin meningkat, belum optimalnya upaya promotif dan preventif, serta rendahnya akses terhadap air bersih dan sanitasi.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, menyatakan pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berazaskan perikemanusiaan, keseimbangan, manfaat, perlindungan, penghormatan terhadap hak dan kewajiban, keadilan, gender dan non diskriminatif, serta norma-norma agama.

Negara Indonesia merupakan salah satu negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berperan aktif dalam penentuan sasaran Tujuan

(34)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Pembangunan Berkelanjutan sebagaimana tertuang dalam dokumen Transforming Our World : The 2030 Agenda for Sustainable Development Goals

(SDGs). Tujuan SDGs yang terkait langsung dengan bidang kesehatan yaitu

Tanpa kemiskinan (Tujuan 1), Tanpa kelaparan (Tujuan 2), Kehidupan sehat dan sejahtera (Tujuan 3), dan Air Bersih dan sanitasi layak (Tujuan 6). Indikator SDGs antara lain imunisasi dasar lengkap pada bayi, akses masyarakat terhadap sarana sanitasi dasar, STBM, Kematian Ibu, Pelayanan persalinan, pelayanan Ibu Hamil, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Bumil KEK dan Balita, Akreditasi Puskesmas, Stunting, dan lain-lain.

Tantangan baru pembangunan kesehatan yang dihadapi saat ini adalah pelaksanaan dan pengembangan Jaminan Kesehatan Nasional menuju Universal Health Coverage (UHC) tahun 2019 baik dari aspek kepesertaan, pembiayaan, paket manfaat, kesiapan fasilitas dan tenaga kesehatan, pengaturan sistem rujukan, Health Technology Assessment (HTA), mendorong peran serta masyarakat dan sektor swasta termasuk penguatan produksi farmasi dan alat kesehatan. Tantangan lain terkait dengan perubahan struktur penduduk diikuti dengan transisi epidemiologi yang mendorong peningkatan prevalensi dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular termasuk new emerging desseases dan re emerging desseasses.

Keberhasilan pembangunan daerah, dapat dilihat dari pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Untuk mencapai IPM tersebut salah satu komponen utama yang mempengaruhinya yaitu indeks kesehatan selain indeks pendidikan dan indeks ekonomi. Dengan demikian pembangunan kesehatan merupakan upaya utama untuk peningkatan sumber daya manusia, dalam upaya mendukung percepatan pembangunan daerah dan pembangunan nasional.

Sasaran pokok RPJMN 2015-2019 adalah: (1) meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak; (2) meningkatnya pengendalian penyakit; (3) meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan; (4) meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan SJSN Kesehatan, (5) terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan vaksin; serta (6) meningkatkan responsivitas sistem kesehatan.

(35)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Arah kebijakan pembangunan kesehatan tahun 2020-2024 meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta dengan penekanan pada penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care) dan peningkatan upaya promotif dan preventif didukung dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi. Sedangkan strategi

yang akan dilaksanakan melalui 1) Peningkatan kesehatan ibu dan anak, 2) Percepatan perbaikan gizi masyarakat, 3) Peningkatan pengendalian

penyakit, 4) Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan 5) Peningkatan pelayanan kesehatan dan pengawasan obat dan makanan.

Prioritas pembangunan kesehatan sebagaimana dalam RPJMN adalah: a) Penurunan AKI dan AKB (kesehatan ibu dan anak termasuk imunisasi), b) Perbaikan Gizi khususnya stunting, c) Pengendalian penyakit menular: HIV/AIDS, Tuberkulosis dan malaria, serta d) Pengendalian penyakit tidak menular (hipertensi, diabetes melitus, obesitas dan kanker).

Berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD, Rencana Strategis perangkat daerah merupakan dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode 5 (lima) tahun. Rencana Strategis yang selanjutnya disebut Renstra disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Agar pembangunan kesehatan berjalan efektif dan efisien serta berhasil, maka diperlukan suatu perencanaan yang baik, terukur dan terarah, berupa Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan periode 2019 – 2024, yang berisi visi, misi serta tahapan-tahapan kegiatan yang harus dilakukan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dinas Kesehatan sebagai salah satu Perangkat Daerah di Kabupaten Cirebon mempunyai tugas membantu kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah di bidang kesehatan untuk mewujudkan Visi Pembangunan Kabupaten Cirebon, yaitu:

“ Terwujudnya Kabupaten Cirebon Berbudaya, Sejahtera, Agamis,

Maju dan Aman”,

dan juga Misi Pembangunan Kabupaten Cirebon sebagai berikut:

(36)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

1. Kabupaten Cirebon BERBUDAYA.

Mewujudkan masyarakat Kabupaten Cirebon yang menjunjung tinggi dan melestarikan nilai-nilai budaya, tradisi dan adat istiadat.

2. Kabupaten Cirebon SEJAHTERA.

Meningkatnya kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, kesehatan dan ekonomi.

3. Kabupaten Cirebon AGAMIS.

Meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat Kabupaten Cirebon yang senantiasa menerapkan nilai agama, budi pekerti, santun dan beretika.

4. Kabupaten Cirebon MAJU.

Meningkatnya produktifitas masyarakat untuk lebih maju dan unggul sehingga menambah daya saing di pasar internasional, nasional dan regional yang didukung oleh peningkatan oleh kapasitas aparatur pemerintah daerah.

5. Kabupaten Cirebon AMAN.

Memelihara keamanan dan ketertiban umum untuk mewujudkan kondusivitas daerah guna mendukung terciptanya stabilitas nasional.

Untuk mendukung Visi Pembangunan Kabupaten Cirebon terutama visi kedua, Misi Pembangunan Kabupaten Cirebon di bidang kesehatan, maka ditetapkan Rencana Strategis Dinas Kesehatan dengan program-program pembangunan kesehatan melalui peningkatan program-program inovatif untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

Penyusunan Rencana Strategis Dinas Kesehatan untuk periode 5 tahun, menggunakan dasar hukum yang sama yaitu UU No. 25 Tahun 2004 dimana pada pasal 5 ayat 1 disebutkan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah memuat Visi, Misi, dan arah pembangunan daerah yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) menyebutkan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah merupakan penjabaran dari Visi, Misi, dan program kepala daerah yang penyusunannya memperhatikan RPJM Nasional, memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program Organisasi Perangkat Daerah, Lintas Organisasi Perangkat

(37)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Daerah, dan program kewilayahan disertai dengan rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif.

Pada RPJP Kabupaten Cirebon Tahun 2005-2025 disebutkan, bahwa pembangunan bidang kesehatan diarahkan pada pengurangan angka kematian bayi dan ibu melahirkan melalui pelayanan kesehatan masyarakat, penambahan jumlah tenaga medis, cakupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

Sedangkan pada RPJMD Kabupaten Cirebon tahun 2019–2024 disebutkan bahwa sasaran untuk mewujudkan Kabupaten Cirebon Sejahtera adalah adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan indikatornya Angka Harapan Hidup (AHH). Strategi untuk mencapainya melalui peningkatan kualitas pelayanan dan keterjangkauan cakupan layanan kesehatan. Arah Kebijakan untuk mencapai sasaran dengan memperluas akses cakupan layanan kesehatan bagi masyarakat, peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan, pengembangan dan penguatan KIE kesehatan keluarga, peningkatan peran serta masyarakat dalam penyelengaraan kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan dan peningkatan kapasitas SDM Kesehatan.

1.2 Maksud dan Tujuan

Maksud pembuatan Rencana Strategis Dinas Kesehatan 2019 – 2024 yaitu untuk dijadikan pedoman resmi bagi Dinas Kesehatan dalam menyusun rencana kerja dan berbagai kebijakan pembangunan kesehatan kurun waktu lima tahun yang merupakan pedoman sektor kesehatan, jajaran pemerintah, swasta dan masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut, maka Rencana Strategis Dinas Kesehatan disusun dengan tujuan sebagai berikut :

1. Merupakan pedoman resmi bagi Dinas Kesehatan beserta jaringannya, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat dalam menentukan prioritas program dan kegiatan pembangunan kesehatan selama lima tahun kedepan yang didanai dari berbagai sumber pendanaan.

2. Merupakan standar untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja lima tahunan pembangunan kesehatan di Kabupaten Cirebon.

(38)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

3. Merumuskan tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Cirebon 5 (lima) tahun kedepan;

4. Menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Kesehatan berikut target untuk tahun 2020 sebagai awal periode Renstra, sampai dengan tahun 2024 sebagai tahun akhir periode Renstra;

5. Memudahkan Dinas Kesehatan beserta jaringannya, seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Cirebon dalam mencapai tujuan dengan cara menyusun program kesehatan dan kegiatan secara terpadu, terarah dan terukur dalam rentang waktu 5 (lima) tahun.

1.3 Landasan Hukum

Landasan hukum dalam penyusunan Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019-2024 adalah sebagai berikut :

a. Landasan Idiil

Landasan idiil adalah Pancasila

b. Landasan Operasional

1. Peraturan Perundang-undangan, meliputi :

a) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Djawa Barat (Berita Negara Tahun 1950) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Djawa Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1968 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2851);

b) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

(39)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

c) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

d) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

e) Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4438);

f) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4456);

g) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 4700);

h) Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4723);

i) Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

j) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 5063);

(40)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

k) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82);

l) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 185, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5571); m) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587);

n) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 298, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5607).

2. Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden, meliputi :

a) Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2005 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4575);

b) Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana

Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 4663);

c) Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 97, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4664); d) Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang

Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

(41)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

e) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

f) Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

g) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539);

h) Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

i) Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6178);

j) Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6323);

k) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 136);

l) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 165).

(42)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

3. Peraturan/Keputusan Menteri, meliputi :

a) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah jo. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; b) Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang pembentukan produk hukum daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 32);

c) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Berita Negara Republik Indonesia

Tahun 2017 Nomor 1312) ;

d) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 100 Tahun 2018 tentang Penerapan Standar Pelayanan Minimal;

e) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2013 tentang Penanggulangan HIV/AIDS (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 654);

f) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2014 tentang

Klinik (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 232);

g) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2014 tentang Upaya Perbaikan Gizi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 967);

h) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 825);

(43)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

i) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1755);

j) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1755);

k) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 97 Tahun 2014 tentang Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggaraan Pelayanan Kontrasepsi, serta Pelayanan Kesehatan Seksual (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 135); l) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2015 tentang

Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 403); m) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015 tentang

Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 654);

n) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 67 Tahun 2015 tentang

Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015

Nomor 1663);

o) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1775);

p) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 122);

q) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2016 tentang Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Untuk Jasa Pelayanan Kesehatan dan Dukungan Biaya Operasional Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 761);

(44)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

r) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1223);

s) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 54 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Pemasungan Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 14); t) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang

Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 68).

u) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Kusta (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 449).

4. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat, meliputi :

a)

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 7 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2005-2025.

b)

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023

5. Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon, meliputi :

a) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 3 Tahun 2009 tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, Bayi Dan Anak Balita Di Kabupaten Cirebon;

b) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 14 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2005-2025;

c) Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan Kabupaten Cirebon (Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2011 Nomor 3, Seri C.1);

(45)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

d) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 7 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan (Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2016 Nomor 7, Seri E.2); e) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 9 Tahun 2016

tentang Penetapan Urusan Pemerintahan Konkuren Yang menjadi Kewenangan Pemerintah Kabupaten Cirebon;

f) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 10 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pembentukan Peraturan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2016 Nomor 10, Seri E.3, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 46); g) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 12 Tahun 2016

tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Cirebon (Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2016 Nomor 12, Seri D.7);

h) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Cirebon Tahun 2018 - 2038 (Lembaran Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2018 Nomor 7, Seri E.5);

i) Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 7 tahun 2019 tentang RPJMD 2019-2024;

j) Peraturan Bupati Nomor 28 tahun 2011 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon nomor 3 tahun 2009 tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, Bayi dan Anak Balita.

k) Peraturan Bupati Cirebon Nomor 61 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Cirebon (Berita Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2016 Nomor 61, Seri D.10);

l) Peraturan Bupati Cirebon Nomor 65 Tahun 2016 tentang Fungsi, Tugas Pokok dan Tata Kerja Dinas Kesehatan (Berita Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2016 Nomor 65, Seri D.14); m) Peraturan Bupati Cirebon Nomor 18 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Bupati Cirebon Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah

(46)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

pada Dinas dan Badan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon (Berita Daerah Kabupaten Cirebon Tahun 2018 Nomor 18, Seri D.2).

1.4 Hubungan Renstra Dinas Kesehatan dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

Sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004, Dokumen RENSTRA Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon juga sangat terkait dengan berbagai dokumen perencanaan di tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten seperti : Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 (Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007), Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Barat 2005-2025 (Perda Nomor 7 Tahun 2019), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Barat 2018-2023 (Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2019) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Cirebon 2005-2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cirebon 2019-2024.

Adapun keterkaitan RENSTRA Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dengan dokumen di atasnya seperti terlihat dalam gambar berikut :

Gambar 1.1 Hubungan RENSTRA dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

(47)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

1. Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) merupakan dokumen

perencanaan nasional untuk kurun waktu 25 tahun yang disahkan dalam Undang-undang nomor 17 tahun 2007 dan RPJP Nasional

merupakan dasar pemerintah pusat dalam menyusun RPJM Nasional yaitu rencana dalam pembangunan selama lima tahun ke depan.

Pemerintah provinsi dalam menyusun RPJM daerah harus memperhatikan kebijakan – kebijakan yang tercantum dalam RPJM Nasional maupun RPJP Nasional.

2. Penyusunan RPJMD Kabupaten/Kota yang merupakan dokumen perencanaan selama lima tahun yaitu tahun 2019–2024 dilaksanakan setelah adanya pemilihan kepala daerah, dengan mengadopsi apa yang menjadi janji–janji Kepala Daerah terpilih dan tidak boleh terlepas dari apa yang menjadi tujuan RPJP maupun RPJM Provinsi, serta harus berpedoman pada kebijakan yang tertuang pada RPJM Provinsi dan RPJM Nasional.

(48)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

3. Renstra SKPD merupakan dokumen perencanaan perangkat daerah selama lima tahun, penyusunan renstra tersebut mengacu pada program kerja RPJMD Kabupaten dan Renstra Kementrian Kesehatan RI. Renstra Kemenkes merupakan dokumen perencanaan teknis di bidang kesehatan, yang memuat arah dan kebijakan kesehatan dan indikator rencana program kegiatan bidang kesehatan.

4. Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tahun 2019-2024 adalah dokumen perencanaan yang digunakan sebagai arah dan acuan sekaligus kesepakatan bagi seluruh komponen Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan sesuai dengan visi, misi dan arah kebijakan pembangunan kesehatan yang disepakati bersama yang memuat rencana kegiatan pembangunan tahunan dan dilengkapi dengan formulir kerangka anggaran dan kerangka regulasi serta indikasi pendanaan lima tahun kedepan. Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten

Cirebon tahun 2019-2024 dijadikan acuan dalam penyusunan renja-SKPD selama lima tahun (2019-2024).

1.5 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Rencana Strategis Dinas Kesehatan tahun 2019–2024 terdiri dari 8 (delapan) bab. Secara garis besar, tiap-tiap bab menguraikan hal-hal sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Memaparkan mengenai latar belakang penyusunan Rencana Strategis atau Renstra Dinas Kesehatan yang memberikan detail dasar pemikiran dan dasar hukum penyusunannya. Di Bagian ini juga dijelaskan mengenai maksud dan tujuan dari penyusunan Rencana Strategis, hubungan Renstra Dinas Kesehatan dengan dokumen perencanaan lainnya serta sistimatika penulisannya. BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS KESEHATAN

Memaparkan mengenai gambaran pelayanan Dinas Kesehatan yang berisi tentang tugas, fungsi dan struktur organisasi Dinas Kesehatan. Pada bagian sumber daya kesehatan dipaparkan mengenai keadaan tenaga kesehatan, sarana dan prasarana serta dana yang tersedia untuk penyelenggaraan kesehatan di Kabupaten

(49)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Cirebon. Dalam bagian ini digambarkan juga mengenai kinerja pelayanan kesehatan di Dinas Kesehatan, serta diuraikan juga tentang kekuatan,hambatan, tantangan dan peluang dan pengembangan pelayanan kesehatan di Kabupaten Cirebon.

BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS DINAS KESEHATAN Memberikan paparan mengenai berbagai macam isu strategis yang diperkirakan dapat mempengaruhi pencapaian tujuan Rencana Strategis. Isu dilandasi oleh kondisi masa lalu, kondisi saat ini dan perkiraan kondisi di masa yang akan datang. Penentuan isu-isu strategis dilandasi oleh prioritas permasalahan kesehatan yang ada. Dalam penentuan prioritas masalah kesehatan mencakup penetapan kriteria penentuan prioritas masalah kesehatan, masalah kesehatan dan isu pembangunan kesehatan terkini, yang muncul dan urutan peringkat prioritas masalah kesehatan di Kabupaten Cirebon. Pada bagian ini juga diuraikan tentang telaahan visi, misi dan program kepala daerah, telaahan renstra kementerian kesehatan dan renstra Dinas kesehatan Provinsi Jawa Barat, serta penentuan isu-isu strategis.

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN DINAS KESEHATAN

Bagian ini merupakan pokok dari Rencana Strategis yang menguraikan mengenai hasil rumusan visi, misi Bupati, tujuan dan sasaran pembangunan kesehatan berikut rencana pencapaian target indikatornya selama kurun waktu lima tahun.

BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN DINAS KESEHATAN

Bagian ini merupakan pokok dari Rencana Strategis yang menguraikan mengenai hasil rumusan strategi dan arah kebijakan pembangunan kesehatan di Kabupaten Cirebon berkaitan dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam kurun waktu lima tahun.

BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN

Berisi penjelasan mengenai program dan kegiatan, indikator kinerja program dan kegiatan berikut pendanaan untuk kegiatan pembangunan kesehatan di Kabupaten Cirebon.

(50)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN

Pada bagian ini diuraikan tentang indikator-indikator kinerja dari Dinas Kesehatan yang mengacu kepada tujuan dan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.

BAB VIII PENUTUP

Pada bagian ini menguraikan kesimpulan dari substansi Rencana Strategis Dinas Kesehatan Tahun 2019-2024.

(51)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN DINAS KESEHATAN

2.1. Profil Kabupaten Cirebon 2.1.1. Geografi

Kabupaten Cirebon merupakan salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Barat yang terletak di bagian Timur dan merupakan batas sekaligus sebagai pintu gerbang Provinsi Jawa Barat, dan posisinya sangat strategis sebagai bagian dari jalur lalu lintas darat Pantai Utara (Pantura) Jawa. Kabupaten Cirebon memiliki luas wilayah 990,36 km2., dengan posisi

terletak diantara 06o 30 sampai dengan 07o 00’ Lintang Selatan (LS) dan

diantara 108o 20’ sampai dengan 108 o 50’ Bujur Timur (BT).

Gambar 2.1

Peta Kabupaten Cirebon

Kabupaten Cirebon dibentuk dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950. Sampai Tahun 2008 Kabupaten Cirebon telah berkembang menjadi 40 kecamatan, 12 kelurahan dan 412 desa, berbatasan dengan :

• Sebelah Utara : Kabupaten Indramayu dan Laut Jawa. • Sebelah Selatan : Kabupaten Kuningan

• Sebelah Barat : Kabupaten Majalengka

• Sebelah Timur : Kota Cirebon dan Kabupaten Brebes (Provinsi Jawa Tengah)

(52)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

2.1.2. Demografi

Gambaran umum demografi wilayah Kabupaten Cirebon, tercermin dari jumlah penduduk Kabupaten Cirebon yang hingga akhir tahun 2018 mencapai 2.162.576 jiwa. Penduduk laki-laki 1.095.984 jiwa dan perempuan 1.066.592 jiwa. Rata-rata kepadatan penduduk 2.183 jiwa/km2.

2.2. Struktur Organisasi, Tugas dan Fungsi Dinas Kesehatan 2.2.1 Struktur Organisasi

Berdasarkan Peraturan Bupati Cirebon Nomor 61 Tahun 2016 tentang Organisasi Dan Tata kerja Dinas Daerah Kabupaten Cirebon, Bab III Bagian Kedua Tentang Susunan Organisasi Dinas Kesehatan Pasal 5 disebutkan bahwa Susunan Organisasi Dinas Kesehatan terdiri atas :

(53)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024 BAB II - 3 • Dokter • Dokter Gigi • Perawat gigi • Perawat • Bidan • Apoteker • Asisten Apoteker • Nutrisionis • Sanitarian

• Penyuluh Kesehatan Masyarakat • Radiografer

• Rekam Medis • Analisis Kepegawaian • Epidemiologi • Adminkes

(54)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

2.2.2 Tugas dan Fungsi

Dinas Kesehatan dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Cirebon Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Cirebon. Dinas Kesehatan Tipe A untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang Kesehatan. Berdasarkan Peraturan Bupati Cirebon Nomor 61 Tahun 2016 tentang Fungsi, Tugas Pokok dan Tata Kerja Dinas Kesehatan. Tugas Pokok Kepala Dinas Kesehatan, yaitu mengatur, membina, mengendalikan dan mengkoordinasikan penyelenggaraan tugas pokok Dinas meliputi urusan kesekretariatan, merencanakan, merumuskan kebijakan, membina administrasi dan teknis, mengkoordinasikan, mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan program dan kegiatan di bidang Kesehatan Masyarakat, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Kepala Dinas Kesehatan mempunyai fungsi:

a. Perumusan kebijakan, pengendalian, pengevaluasian rencana strategis dan rencana kerja bidang kesehatan dan Puskesmas.

b. Perumusan dan penetapan Standar Operasional Prosedur (SOP), target capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), Standar Pelayanan Publik (SPP), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan dan Puskesmas. c. Perencanaan, pembinaan dan pendayagunaan tenaga pelayanan

kesehatan.

d. Perencaaan dan pengendalian anggaran. e. Pengendalian urusan administrasi Dinas.

f. Pengendalian dan pembinaan teknis pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan dan pelayanan kesehatan penunjang.

g. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama bidang pelayanan kesehatan diantara Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah dan instansi terkait.

h. Pemantauan dan evaluasi kinerja bidang urusan pelayanan kesehatan pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sesuai dengan ruang lingkup tugas. i. Penetapan pedoman teknis pengaturan Norma, Standar, Prosedur dan

Kriteria (NPSK) bidang Kesehatan dan Puskesmas.

j. Penilaian dan pengendalian terhadap pelaksanaan program kegiatan. k. Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas

dan fungsinya.

(55)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Susunan organisasi Dinas Kesehatan, terdiri atas : a. Kepala Dinas.

b. Sekretariat, membawahi :

1) Sub bagian Umum dan Kepegawaian; 2) Sub bagian Keuangan dan Aset;

3) Sub bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan. c. Bidang Kesehatan Masyarakat, membawahi :

1) Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat; 2) Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat; 3) Seksi Kesehatan Lingkungan, Kerja dan Olah Raga.

d. Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, membawahi : 1) Seksi Surveilans dan Imunisasi;

2) Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular;

3) Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa.

e. Bidang Pelayanan Kesehatan, membawahi : 1) Seksi Pelayanan Kesehatan Primer; 2) Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan; 3) Seksi Mutu Pelayanan Kesehatan.

f. Bidang Sumber Daya Kesehatan, membawahi : 1) Seksi Kefarmasian dan Alat Kesehatan; 2) Seksi Jaminan Kesehatan;

3) Seksi SDM Kesehatan. g. Unit Pelaksana Teknis Daerah. h. Kelompok Jabatan Fungsional Tugas Pokok dan Fungsi

1. Sekretariat

Sekretariat mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Pengoordinasian, sinkronisasi dan integrasi pelaksanaan kegiatan Dinas; b. pengoordinasian dan penyusunan rencana dan program Dinas;

c. pembinaan dan pemberian layanan administrasi yang meliputi ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, kerumahtanggaan, arsip dan dokumentasi Dinas;

d. pengelolaan pengaduan dan pelayanan informasi;

e. penyelenggaraan koordinasi dan penyusunan laporan Dinas;

f. pembinaan penyelenggaraan organisasi dan tata laksana, kerjasama dan hubungan masyarakat;

g. penyelenggaraan pengelolaan barang milik/kekayaan negara;

(56)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

penyelenggaraan tugas lain sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Sekretaris mempunyai tugas pokok melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pemberian layanan administrasi kepada seluruh unit kerja di lingkungan Dinas.

2. Bidang Kesehatan Masyarakat.

Bidang Kesehatan Masyarakat mempunyai fungsi : a. perumusan rencana kerja Bidang;

b. penyusunan pedoman kebijakan teknis Norma, Standar, Pedoman dan Kriteria (NSPK) tata laksana kesehatan keluarga, gizi, dan promosi kesehatan;

c. penyusunan petunjuk teknis operasional kegiatan Bidang Kesehatan Masyarakat;

d. pengendalian pembinaan teknis tenaga kesehatan dalam peningkatan kesehatan keluarga dan gizi masyarakat, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan kesehatan Olah Raga;

e. pengendalian sistem rujukan dan informasi dini untuk kasus risiko tinggi baik pada ibu hamil, bayi dan balita;

f. pengendalian sistem kewaspadaan pangan dan gizi;

g. pengkajian hasil analisis peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak, Kesehatan Reproduksi, Anak Remaja dan Usia Lanjut;

h. pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan UPTD Puskesmas, pelayanan kesehatan swasta dan kegiatan Bidang; dan

i. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan operasional di bidang kesehatan keluarga, gizi masyarakat, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan olah raga.

3. Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mempunyai fungsi : a. perumusan rencana kerja Bidang;

b. penyelenggaraan penyiapan bahan kebijakan teknis dan program pembinaan pencegahan dan pengendalian penyakit;

c. penyelenggaraan penyusunan bahan penyelidikan kejadian luar biasa penyakit menular;

d. perumusan kebijakan teknis penyelenggaraan pencegahan dan pengendalian penyakit;

(57)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

e. penyelenggaraan kebijakan teknis pelaksanaan pencegahan dan pengendalian penyakit;

f. penyelenggaraan penyusunan bahan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan wabah;

g. penyelenggaraan upaya pengendalian vektor penyakit menular bersama-sama dengan program dan sektor terkait;

h. penyelenggaraan penyusunan bahan pengamatan (surveilans) penyakit untuk menunjang pelembagaan pelaksanaan sistem kewaspadaan dini Kejadian Luar Biasa (KLB)/wabah penyakit menular dan tidak menular; i. penyelenggaraan penyusunan bahan pemerataan pelayanan imunisasi

yang aman dan efektif dalam rangka pencegahan Penyakit yang Dapat dicegah Dengan Imunisasi (PD3I);

j. penyelenggaraan penyusunan bahan untuk pembinaan, peningkatan dan pengembangan kemampuan teknis pelaksana program, sarana dan fasilitas, serta metode/pendekatan program untuk mendukung efektifitas penanggulangan penyakit;

k. penyelenggaraan penyiapan bahan pembinaan teknis pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan pengamatan, pencegahan dan pengendalian penyakit;

l. penyelenggaraan pemantauan, evaluasi dan pelaporan hasil pelaksanaan tugas Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit;

m. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mempunyai tugas pokok menyelenggarakan penyusunan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan, pengembangan, pengendalian dan pengelolaan perdagangan meliputi Surveilans dan Imunisasi, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa.

4. Bidang Pelayanan Kesehatan

Bidang Pelayanan Kesehatan mempunyai fungsi : a. penyusunan rencana program kegiatan Bidang;

b. penyusunan bahan dan menelaah peraturan perundang-undangan daerah di bidang Pelayanan Kesehatan;

c. pengumpulan, pengolahan dan pelaksanaan analisis data serta penyusunan dan penyajian laporan bidang Pelayanan Kesehatan;

d. pelaksanaan koordinasi dengan lintas program dan lintas sektor terkait dalam menyusun perencanaan dan pemenuhan kebutuhan fasilitas

(58)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

pelayanan kesehatan primer serta pemanfaatannya baik Rawat Jalan maupun Rawat Inap;

e. penyelenggaraan penyusunan bahan penanggulangan masalah kesehatan akibat bencana dan kesehatan matra;

f. penyusunan bahan dan perencanaan kesiapan akses layanan gawat darurat melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT); g. pengelolaan sistem rujukan berjenjang dan terstruktur;

h. pelaksanaan koordinasi dengan unit terkait dalam merencanakan kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan primer, pelayanan kesehatan rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan;

i. pelaksanaan bimbingan teknis dan pemantauan kegiatan pelayanan kesehatan primer, pelayanan kesehatan rujukan, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan;

j. pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan Bidang; dan

k. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan mempunyai tugas pokok melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan operasional di bidang pelayanan kesehatan primer, pelayanan kesehatan rujukan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

5. Bidang Sumber Daya Kesehatan

Bidang Sumber Daya Kesehatan mempunyai fungsi:

a. perumusan rencana program dan kegiatan bidang Sumber Daya Kesehatan;

b. perumusan kebijakan operasional penyelenggaraan kegiatan lingkup kefarmasian dan alat kesehatan, jaminan kesehatan dan sumber daya manusia kesehatan;

c. perumusan bahan pelaksanaan kegiatan lingkup kefarmasian dan alat kesehatan, jaminan kesehatan dan sumber daya manusia kesehatan; d. penyiapan perumusan bimbingan teknis kegiatan lingkup kefarmasian

dan alat kesehatan, jaminan kesehatan dan sumber daya manusia kesehatan;

e. penyelenggaraan pemberian rekomendasi perizinan; f. penyelenggaraan koordinasi dengan unit terkait;

g. penyiapan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Sumber Daya Kesehatan;

h. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

(59)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan penyiapan bahan perumusan kebijakan operasional dan mengkoordinasikan segala kegiatan yang meliputi kefarmasian dan alat kesehatan, jaminan kesehatan serta sumber daya manusia kesehatan.

2.3 Sumber Daya Kesehatan

2.3.1 Pembiayaan Kesehatan

Pembiayaan kesehatan menurut UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 bertujuan untuk penyediaan pembiayaan kesehatan yang berkesinambungan dan dalam jumlah yang mencukupi, teralokasi secara adil dan termanfaatkan. Jumlah anggaran sektor kesehatan yang bersumber APBD di Kabupaten Cirebon

(untuk Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit) tahun 2018 sebesar Rp. 557.125.926.303,- atau sekitar 13,92% dari APBD Kabupaten Cirebon yang

seluruhnya berjumlah Rp. 4.003.036.048.497,-.

Pada tahun 2018 total anggaran Kesehatan untuk Kabupaten Cirebon sebesar Rp. 657.365. 041.084,- dimana dari total anggaran kesehatan yang ada, maka sumber anggaran dari APBD Kabupaten Cirebon memiliki proporsi paling besar yaitu (84,75%), APBN memberikan kontribusi sebesar 9,51% berupa dana DAK untuk Dinas Kesehatan maupun Rumah Sakit, APBD Propinsi Jawa Barat memberikan kontribusi dana sebesar 5,22% untuk kegiatan Dinas Kesehatan dan Rumah sakit, disamping ada dana Hibah luar negeri dari Global Fund sebesar 0,07% dan sumber-sumber lainnya sebesar 0,46%.

Persentase anggaran kesehatan lima tahun terakhir seperti tampak pada grafik di bawah ini.

Grafik 2.1

Proporsi Anggaran Sektor Kesehatan di Kabupaten Cirebon Tahun 2014 – 2018 13.67 15.69 14.64 15.17 13.92 12.50 13.00 13.50 14.00 14.50 15.00 15.50 16.00 2014 2015 2016 2017 2018 BAB II - 9

(60)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Grafik di atas menggambarkan bahwa alokasi anggaran untuk sektor kesehatan sudah cukup baik, hal ini dapat dilihat dari persentase alokasi anggaran untuk kesehatan termasuk gaji sudah diatas 10%, meskipun setiap tahunnya terlihat fluktuatif. Untuk mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar, maka Dinas Kesehatan beserta jajarannya masih perlu melakukan advokasi untuk membiayai program-program kesehatan yang ada sehingga anggaran kesehatan diluar gaji bisa lebih dari 10% dari APBD Kabupaten Cirebon.

Tabel selanjutnya dapat dilihat gambaran anggaran dan realisasi anggaran Dinas Kesehatan dari tahun 2015-2018, berikut rasio antara anggaran dan realisasi anggarannya.

(61)

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 - 2024

Tabel 2.1

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon

No Program dan Kegiatan

Anggaran pada tahun ke Realisasi Anggaran pada tahun ke Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke 2015 2016 2017 2018 2019 2015 2016 2017 2018 2019 2015 2016 2017 2018 2019 176,509,910,162 268,293,867,754 263,770,025,569 305,598,245,212 341,323,173,150 116,177,877,216 219,141,698,860 227,636,278,599 252,052,568,829 - 65.82 81.68 86.30 82.48 - NON URUSAN 1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2,863,470,300 3,485,657,800 2,134,239,000 1,479,113,000 1,665,425,000 2,844,049,204 3,235,636,573 2,000,426,420 1,365,689,884 - 99.32 92.83 93.73 92.33 - Penyediaan Jasa

Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

1,040,800,000 1,139,960,000 397,560,000 397,560,000 461,000,000 1,040,382,779 1,139,844,173 322,020,233 346,054,234 99.96 99.99 81.00 87.04 - Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan 110,040,000 110,000,000 135,450,000 135,450,000 140,000,000 103,940,700 108,058,900 90,218,400 87,199,800 94.46 98.24 66.61 64.38 - Penyediaan Jasa

Perbaikan Peralatan Kerja 58,500,000 58,500,000 67,000,000 73,000,000 55,000,000 58,500,000 58,500,000 67,000,000 73,000,000 100.00 100.00 100.00 100.00 - Penyediaan Alat Tulis

Kantor 38,240,300 38,240,300 100,000,000 100,000,000 115,000,000 38,180,225 38,240,000 100,000,000 100,000,000 99.84 100.00 100.00 100.00 - Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 166,430,000 152,987,500 183,750,000 187,020,000 165,000,000 165,715,500 147,515,000 181,661,687 186,404,250 99.57 96.42 98.86 99.67 - Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/ Penerangan 10,000,000 10,000,000 76,304,000 10,000,000 35,000,000 10,000,000 10,000,000 76,304,000 10,000,000 100.00 100.00 100.00 100.00 - Penyediaan Peralatan dan

Perlengkapan Kantor 524,050,000 1,378,000,000 889,750,000 353,475,000 419,425,000 512,370,000 1,135,756,000 878,797,100 340,475,600 97.77 82.42 98.77 96.32 - Penyediaan Bahan

Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan 432,000,000 180,000,000 180,000,000 115,548,000 95,000,000 432,000,000 180,000,000 180,000,000 115,548,000 100.00 100.00 100.00 100.00 - Penyediaan Makanan dan

Minuman 36,300,000 44,770,000 33,275,000 27,060,000 30,000,000 36,300,000 44,522,500 33,275,000 27,060,000 100.00 99.45 100.00 100.00 - Rapat-rapat Koordinasi

dan Konsultasi ke Luar Daerah 447,110,000 373,200,000 71,150,000 80,000,000 150,000,000 446,660,000 373,200,000 71,150,000 79,948,000 99.90 100.00 100.00 99.94 - 2 Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana

Aparatur 5,021,190,431 5,541,696,000 687,704,000 3,264,775,000 1,046,771,289 3,109,645,554 4,911,957,000 601,936,000 3,098,535,825 61.93 88.64 87.53 94.91 - Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 808,572,000 35,477,000 747,962,000 4,977,000

92.50 98.59 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! Penyediaan lahan/tanah

- #DIV/0! 0.00 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0!

Gambar

Grafik 2.8 Tren Pencapaian UCI Desa  Di Kabupaten Cirebon
Grafik  5  menunjukkan  bahwa  lebih  dari  50%  desa  di  Kabupaten  Cirebon  pada  tahun  2018  adalah  desa  siaga  aktif  dengan  strata  Pratama,  sedangkan untuk strata Madya sebesar 34,20%, strata Purnama sebesar 9,9%
Tabel Renstra Dinas Kesehatan Tahun 2019-2024 1
Tabel Renstra Dinas Kesehatan Tahun 2019-2024 3
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor sosial berpengaruh terhadap kinerja individual karyawani; (2) konsekuensi jangka panjang berpengaruh terhadap kinerja

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan data observasi hasil belajar ranah psikomotor peserta didik dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Berdasarkan metode Sharpe diketahui bahwa nilai kinerja reksadana saham syariah lebih tinggi dibandingkan kinerja reksadana

Pengalaman selama berada di negara Jepun akan saya kongsi dengan keluarga dan rakan-rakan supaya dapat difikirkan bersama cara untuk menjadikan Malaysia sebagai negara yang

Mc Culloght (1986) “yang diperlukan demi kesuksesan kampanye pemilu ialah adanya orang yang tbisa terlihat dari ketulusan hatinya”.. Ketulusan seseorang bisa anda jumpai pada

Disamping itu tafsiran terhadap “ gerak “ 7 Paulus dalam menanggapi isu tentang kehidupan pernikahan beda agama diharapkan mampu untuk membantu kita, tidak hanya bagi mereka

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data atau informasi dan menganalisis secara mendalam tentang kearifan lokal masyarakat dalam melestarikan batang aie

Sedangkan algoritma Knuth Morris Pratt sendiri melakukan pergeseran lebih jauh sesuai dengan informasi yang disimpan, sangat efektif dalam pencarian satu pattern atau pola