• Tidak ada hasil yang ditemukan

intoksikasi Jengkol

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "intoksikasi Jengkol"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PORT

PORTOFOLIO

OFOLIO 11

INTOKSIKASI JENGKOL

INTOKSIKASI JENGKOL

Disusun sebagai syarat kelengkapan prgra! "kter interns#ip le# Disusun sebagai syarat kelengkapan prgra! "kter interns#ip le# $$

"r% Rei&ty D'iyan"a Putri "r% Rei&ty D'iyan"a Putri

Pen"a!ping $ Pen"a!ping $ "r% Deni Ssialita "r% Deni Ssialita RS(D )angkinang RS(D )angkinang Kabupaten Ka!par Kabupaten Ka!par Pr*insi Riau Pr*insi Riau +,1-00

(2)
(3)

)ERITA A.ARA PRESENTASI PORTFOLIO

Pada hari ini tanggal ___ Februari 2015, telah dipresentasikan portfolio oleh :  Nama peserta : dr. Reit! "#i!anda Putri

"engan $udul%topik : &ntoksikasi 'engkol  Nama pendamping : dr. "eni (osialita

 Nama #ahana : R()" *angkinang *angkinang, +abupaten +ampar 

N Na!a Peserta Presentasi N Tan"a Tangan

1 "r. Paull!a "#i Praset!orini 1

2 "r.Riadi 2

 "r. Ri-o &khsani 

 "r. (tefan /ndhika 

5 5

 

*erita a-ara ini ditulis dan disampaikan sesuai dengan !ang sesungguhn!a.

Pendamping

dr. "eni (osialita 1

(4)
(5)

)ORANG PORTOFOLIO 1 Tpik $ &ntoksikasi 'engkol

Tanggal Kasus $ 1 'anuari 2015 Presenter $ dr. Reit! "#i!anda Putri Tanggal Presentasi $ 3 Februari 2015 Pen"a!ping $ dr. "eni (osialita Te!pat Presentasi $ R()" *angkinang

Ob/ekti0 Presentasi $

4 +eilmuan 4 +eterampilan 4 Pen!egaran 4 in$auan Pustaka

4 "iagnostik 4 6ana$emen 4 6asalah 4 &stime#a

4 Neonatus 4 *a!i 4 /nak 4 Rema$a 4 "e#asa 4 7ansia 4 *umil 4 "eskripsi : 7aki8laki, 1 tahun, datang dengan keluhan n!eri perut kiri men$alar hingga ke pinggang kiri

se$ak 2 $am sebelum masuk rumah sakit dengan ri#a!at mengonsumsi $engkol  $am sebelumn!a.

4 u$uan :

 mendiagnosis intoksikasi $engkol

  penatalaksanaan intoksikasi $engkol di la!anan kesehatan

)a#an )a#asan $ 4 in$auan Pustaka 4 Riset 4 +asus 4 /udit

.ara e!ba#as $ 4 "iskusi 4 Presentasi dan "iskusi 4 98mail 4 Pos

Data Pasien $  Nama : n. 6 No. Registrasi : 11.22.30

Na!a RS $ R()" *angkinang

Data (ta!a untuk )a#an Diskusi $ 1. "iagnosis % ambaran +linis :

7aki8laki, 1 tahun, mengeluhkan n!eri perut kiri men$alar hingga pinggang kiri se$ak 2 $am (6R(. Pasien mengonsumsi kerupuk $engkol  $am sebelumn!a. Pasien pernah mengeluhkan hal !ang sama 2  bulan sebelumn!a setelah makan sa!ur $engkol dan ditangani di &" hingga keluhan membaik.

2. Ri#a!at Pengobatan : idak ada. . Ri#a!at +esehatan % Pen!akit :

idak pernah menderita pen!akit $antung, paru, hari, gin$al, diabetes mellitus, dan hipertensi, dan alergi obat8obatan.

. Ri#a!at +eluarga :

idak ada anggota keluarga !ang menderita pen!akit keturunan, menular, dan ke$i#aan. 5. Ri#a!at Peker$aan :

Pasien adalah seorang kuli bangunan

2 2 ; 2 2 2 2 ; 2 2 2

(6)
(7)

Da0tar Pustaka $

1. "epartemen +esehatan R&. +era-unan 'engkol. "alam: Pedoman Pengobatan "asar di Puskesmas. Padang: "inas +esehatan Propinsi (umatera *arat. 200<: 12<83.

2. (entra &nformasi +era-unan (&+er Nasional. *aha!a +era-unan /sam 'engkolat. "ikutip dari: http:%%ik.pom.go.id%=201%artikel%*/>/?/8+9R/@)N/N8/(/68'9N+A7/.pdf  . diakses pada tanggal: 5 Februari 2015

. +albe. Peranan /sam 'engkol. "ikutip dari:

http:%%###.kalbe.-o.id%files%-dk%files%1_Peranan/sam$engkol.pdf%1_Peranan/sam$engkol.html. tanggal: 5 Februari 2015

3asil Pe!bela/aran $

1% "iagnosis intoksikasi $engkol. +% atalaksanana intoksikasi $engkol

4% 9dukasi kepada pasien dan keluarga mengenai pen-egahan terhadap intoksikasi $engkol. Rangku!an 3asil Pe!bela/aran Prt0li $

15 Subyekti0 

8 n!eri perut kiri men$alar hingga ke pinggang kiri se$ak 2 $am sebelum masuk rumah sakit, n!eri dirasakan melilit

8 mual 8, muntah 8

8 */+ ada, kurang puas, #arna kekuningan 8 ri#a!at konsumsi $engkol B 1 hari ini

8 Pernah mengeluhkan hal !ang sama setelah mengonsumsi makanan berbahan dasar $engkol. +5 Ob/ekti0 

 Status Generalis:

 +eadaan )mum : (edang

 +esadaran : +omposmentis kooperatif  ekanan "arah : 120%<0 mm>g

  Nadi : 3 C%menit

  Nafas : 1< C%menit

 (uhu : Do@

 Status Internus:

 6ata : +on$ungti=a tidak anemis, sklera tidak ikterik, pupil isokor 2 mm E 2 mm,ϕ

refleks -aha!a B%B normal

 6ulut : 6ukosa mulut dan bibir basah  horaks

(8)
(9)

Paru : &nspeksi : simetris dalam keadaan statis dan dinamis Palpasi : fremitus kiri E kanan

Perkusi : sonor di kedua lapangan paru

/uskultasi : =esikuler, ronkhi 8%8, #heeing 8%8 'antung : &nspeksi : iktus tidak terlihat

Palpasi : iktus teraba 1 $ari lateral 76@( R&@ 

Perkusi : batas $antung kiri 1 $ari lateral 76@( R&@ ,  batas $antung kanan 7(", batas atas R&@ &&

/uskultasi : bun!i $antung murni, irama teratur, >R 3 C%menit, gallop 8

 /bdomen : &nspeksi : tidak tampak membun-it

Palpasi : n!eri tekan pada regio lumbal sinistra, n!eri ketok @/ B Perkusi : timpani

/uskultasi : bising usus B normaG 9kstremitas : akral hangat, refilling kapiler H 2 detik

45 Assess!ent

/sam $engkolat atau $engkoli- a-id (,(I8meth!lenebi-!steine merupakan sen!a#a se$enis asam amino non8protein !ang mengandung unsur sulfur. /dan!a unsur sulfur ini men!ebabkan asam $engkolat dapat menghasilkan bau !ang kurang sedap.

+andungan asam $engkolat dalam bi$i $engkol ber=ariasi, tergantung =arietas dan usia bi$in!a. *i$i  $engkol muda mengandung asam $engkolat relatif lebih sedikit daripada bi$i !ang sudah tua. Pada bi$i  $engkol tua terkandung asam $engkolat 182J dari berat bi$in!a. (ebutir bi$i $engkol mentah dengan berat 15 gram dapat mengandung sekitar 0,15 K 0,0 gram asam $engkolat. /sam $engkol memiliki titik leleh 6elting point setinggi 00 K 0 @

6engkonsumsi bi$i $engkol mentah atau setengah matang diduga berperan memberikan potensi risiko ter$adin!a kera-unan $engkol karena asam $engkolat !ang terkandung dalam bi$i $engkol mentah

(10)
(11)

masih dalam keadaan utuh dan aktif. Namun demikian tidak semua orang !ang mengkonsumsi $engkol akan mengalami kera-unan karena faktor utama pen!ebab ke$adian kera-unan akibat $engkol tergantung pada da!a tahan tubuh seseorang, dalam hal ini kondisi lambungn!a, bukan usia bi$i $engkol, $umlah $engkol !ang dikonsumsi, atau -ara memasakn!a. (eseorang !ang mengkonsumsi $engkol dalam kondisi lambung !ang asam akan lebih berisiko mengalami kera-unan. +era-unan $engkol dapat ter$adi akibat mengkristaln!a asam $engkolat dalam suasana asam !ang bentukn!a men!erupai $arum roset !ang sukar  larut dalam air, baik dalam suasana asam maupun basa. +ristal ini dapat men!ebabkan pen!umbatan pada saluran ken-ing tra-tus urinarius dan $uga dalam gin$al sehingga pada kasus !ang parah dapat men!ebabkan kerusakan gin$al. Aleh karena itu, asam $engkolat dikatakan bersifat nefrotoksik atau toksik  terhadap gin$al.

Pada pemeriksaan urin dengan mikroskop dapat ditemukan kristal asam $engkol berupa $arum run-ing !ang kadang8kadang bergumpal men$adi ikatan atau berupa roset. +ristal ini tidak selalu ditemukan  pada kera-unan $engkol sebab kristal ini -epat menghilang apabila urin disimpan. +ristal tersebut terbentuk   pada peralihan alkali ke asam atau sebalikn!a. )reum pada kera-unan $engkol dapat normal atau sedikit

meninggi. 65 Plan

Diagnsis$ &ntoksikasi 'engkol Penatalaksanaan$

'ika ge$ala pen!akit ringan muntah, sakit perut%pinggang sa$a penderita tidak perlu dira#at, -ukup dinasehati untuk ban!ak minum serta memberikan natrium bikarbonat 2 gram kali sehari peroral sa$a sampai ge$ala hilang. *ila ge$ala pen!akit berat oliguria, hematuria, anuria dan tidak dapat minum  penderita perlu dira#at dan diberi infus natrium bikarbonat dalam larutan glukosa 5J. "osis untuk 

de#asa dan anak 285 m9L%kg berat badan natrium bikarbonat diberikan se-ara infus selama 8< $am. /ntibiotika han!a diberikan apabila ada infeksi sekunder.

(12)
(13)

indakan !ang dilakukan di rumah sakit berupa: a. *antuan >idup "asar /*@s of 7ife (upport.

 b. Pemantauan ketat status -airan dan elektrolit pasien karena kondisi pasien dapat memburuk se-ara tiba8tiba dan berat.

-. Pemberikan -airan intra=ena dan elektrolit $ika diperlukan untuk mengembalikan dan mempertahankan keseimbangan -airan dan elektrolit.

d. Pemantauan fungsi gin$al dan alkalinasi urin untuk mengeluarkan kristal asam $engkolat.

e. 'ika ter$adi gagal gin$al akut maka diberikan natrium bikarbonat melalui infus dengan dosis !ang disesuaikan hasil analisis gas darah.

Pen-egahan terhadap kera-unan asam $engkolat dapat dilakukan dengan:

a. >indari mengkonsumsi $engkol pada saat perut kosong sebelum makan dan%atau $angan disertai makanan% minuman lain !ang besifat asam.

 b. >indari mengkonsumsi $engkol dalam keadaan mentah. (ebaikn!a $engkol dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi agar kandungan asam $engkolatn!a dapat berkurang. 'engkol mentah mengandung asam $engkolat lebih ban!ak daripada $engkol !ang sudah dimasak.

-. *i$i $engkol dapat dipendam dahulu di dalam tanah sebelum dimasak agar kandungan asam  $engkolatn!a dapat berkurang.

d. 'angan mengkonsumsi $engkol se-ara berlebihan, terutama bagi indi=idu !ang mengalami gangguan gin$al.

Prse"ur penatalaksanaan "i RS )angkinang

Pada pasien ini, diterapkan penatalaksanaan sesuai prosedur !ang berlaku di R()" *angkinang, !aitu dengan pemberian terapi -airan "5J digu!ur 250 --, kemudian sisan!a di-ampur me!lon 1 fla-on dengan ke-epatan 20 tetes per menit. (etelah itu, -airan diganti dengan Na@l 0,3J dengan ke-epatan 20 tetes per menit. Pasien $uga mendapat in$eksi analgetik, !aitu ketorola- 0 mg. Produksi urin dikontrol dengan pemasangan kateter.

(14)
(15)
(16)

Referensi

Dokumen terkait