SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PANCA BHAKTI PALU

35 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PANCA BHAKTI PALU

SEKOLAH TINGGI

ILMU EKONOMI

LEMBAGA PENELITIAN DAN

PENGABDIAN KEPADA

MASYARAKAT

2016

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya penyusunan Rencana Induk Penelitian Penelitian STIE Panca Bhakti Palu dapat diselesaikan. Rencana Induk Penelitian tersebut disusun dalam rangka mendukung pencapaian visi STIE Panca Bhakti Palu yang unggul dalam Pengabdian pada Masyarakat melalui Pengembangan Pendidikan dan Penelitian. Hal ini, Insya Allah akan dapat diwujudkan, dengan kerja keras secara tulus dan ikhlas dan kerjasama dari semua pihak selaku sivitas akademika. Dengan demikian, Rencana Induk Penelitian ini mengantar STIE Panca Bhakti pada tahap peningkatan kapasitas dan modernisasi, dan merupakan awal penguatan pelayanan menuju tahapan daya saing regional dan internasional melalui visi yang ingin dicapai pada tahun 2020.

Penyusunan Rencana Induk Penelitian Penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing STIE Panca Bhakti melalui peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian. Oleh karena itu, STIE Panca Bhakti Palu sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia, secara periodik dan berkesinambungan meningkatkan mutu penelitiannya dalam rangka mencapai visi yang berbasis penelitian. Salah satu upaya mencapai itu adalah dengan membuat Kerangka Penyusunan Rencana Induk Penelitian Penelitian STIE Panca Bhakti berdasarkan rumpun ilmu sesuai kepakaran yang dimiliki oleh STIE Panca Bhakti. Rencana Induk Penelitian penelitian berdasarkan rumpun ilmu Ekonomi.

Kegiatan penyusunan Kebijakan Rencana Induk Penelitian Penelitian ini merupakan langkah awal dari peningkatan mutu penelitian dan selanjutnya perlu direspon oleh semua peneliti dan civitas akademika untuk melaksanakan tema-tema penelitian yang terdapat Rencana Induk Penelitian Penelitian ini. Tema penelitian dalam Rencana Induk Penelitian Penelitian disusun dengan memperhatikan Visi dan Misi serta Renstra STIE Panca Bhakti, sumberdaya peneliti, potensi daerah dan sarana prasarana laboratorium pada setiap unit kerja, perkembangan Ipteks secara nasional dan Internasional.

Penyusunan Rencana Induk Penelitian Penelitian ini adalah untuk memberikan arah terhadap penelitian, baik penelitian individual/mandiri atau institusi yang melibatkan antar disiplin serta mensinergikan penelitian-penelitian di STIE Panca Bhakti agar terjadi relevansi dan kesinambungan dari waktu ke waktu. Tersusunnya Rencana Induk Penelitian Penelitian STIE Panca Bhakti merupakan pedoman, sekaligus ukuran capaian dari seluruh kegiatan penelitian dan pengembangan Iptek, yang dilakukan oleh para peneliti dan kelompok keahlian yang ada dalam lingkungan STIE Panca

(3)

Bhakti Palu. Dengan diterbitkannya Rencana Induk Penelitian Penelitian ini, diharapkan akan membantu para peneliti di STIE Panca Bhakti Palu dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian yang dapat meningkatkan Citra STIE Panca Bhakti Palu pada tingkat nasional maupun internasional.

Untuk mewujudkan hal tersebut di atas, dibutuhkan kerja keras, tekad yang kuat, kerjasama konstruktif dan tindakan nyata secara sungguh-sungguh disertai dengan niat pengabdian yang tulus terhadap STIE Panca Bhaktiyang kita cintai bersama.

Selaku pimpinan Lembaga Penelitian STIE Panca Bhakti Palu disampaikan terima kasih sedalam-dalamnya kepada segenap tim penyusun yang ditunjuk, yang dalam berbagai kesibukannya dan dalam suasana silih berganti personalnya, namun mereka dapat merampungkannya sebagai kesadaran dan wujud tanggung jawabnya.

Akhirnya Pimpinan Lembaga Penelitian STIE Panca Bhaktimeminta keterbukaan semua pihak untuk memberdayakan Rencana Induk Penelitian Penelitian ini apapun adanya. Semoga upaya dan kerja keras serta niat pengabdian yang tulus dari semua pihak untuk mewujudkan Visi STIE Panca Bhaktimendapat hidayah dan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa.

Amin.

` Palu, Juni 2016

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyakat

STIE Panca Bhakti Palu,

(4)

BAB I

PENDAHULAN

Salah satu kendala Perguruan Tinggi di Indonesia dalam meraih peringkat tertinggi sebagai Universitas riset (Research University) adalah karena kegiatan serta kualitas penelitian dan publikasi berskala internasional masih rendah. Kualitas pendidikan tinggi Indonesia yang belum memadai tersebut menjadi salah satu penyebab daya saing bangsa yang lemah. Padahal globalisasi di segala bidang, menuntut kesiapan dan peran aktif perguruan tinggi (PT) untuk memenuhi standar internasional dalam meningkatkan mutu sumber daya di Indonesia.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) berupaya meningkatkan kualitas dan relevansi perguruan tinggi agar mampu menghadapi persaingan global. Tantangan globalisasi, otonomi institusi, dan tuntutan kualitas berstandar internasional tersebut menghasilkan paradigma baru yang disesuaikan dengan Agenda Riset Nasional (2010-2014) Keputusan Menteri Riset dan Teknologi No. 193/M/Kp/IV/2010 tanggal 30 April 2010.

Kebijakan pengembangan pendidikan tinggi dirumuskan dengan strategi utama untuk meningkatkan daya saing bangsa, otonomi institusi dan kesehatan organisasi sebagai pengembangan pendidikan tinggi yang diamanatkan UU No. 20, Thn 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Perubahan paradigma pengembangan pendidikan tinggi, seiring dengan berbagai tantangan globalisasi, dan suasana pasar bebas, memicu penataan dan perumusan rencana pengembangan STIE Panca Bhakti agar utuh, komprehensif, strategis, terukur dan kondusif melalui rencana strategis (renstra) tahun 2016-2020. Dengan mengemban amanah sebagai Sekolah Tinggi yang unggul dalam pengabdian kepada masyarakat, STIE Panca Bhakti harus berkiprah dan membantu berbagai persoalan yang ada di masyarakat dengan mendasarkan setiap aktivitas pada hasil-hasil penelitian/kajian/studi yang berkualitas (research based activity).

(5)

Implementasi model perguruan tinggi, berdasarkan visi dan renstra STIE Panca Bhakti 2016–2020, STIE Panca Bhakti dikembangkan melalui pendayagunaan kepakaran dalam melaksanakan dan mengembangkan program-program penelitian unggulan. Hal itu dimaksudkan sebagai proses untuk membentuk membangun STIE Panca Bhakti yang berkualitas dan menciptakan atmosfir akademik yang kondusif, menuju word class university.

Indikator mutu penelitian ditunjukkan oleh jumlah publikasi ilmiah yang dimuat dalam jurnal internasional atau minimal dalam jurnal nasional terakreditasi, jumlah paten atas kekayaan intelektual para pakar, sejumlah

outcome maupun output yang bermanfaat bagi masyarakat dan kapasitas

berkolaborasi secara nasional, maupun internasional. Melalui proses akademis yang sehat ini, STIE Panca Bhakti akan menjadi sentra pengembangan industri jasa dan berorientasi pada studi insan berkualitas dari dalam maupun luar negeri. Berdasarkan jumlah sumber daya manusia, fasilitas sarana–prasarana dan unit-unit kerja penelitian (pusat-pusat penelitian/pusat studi/pusat pengembangan/pusat kajian) yang ada di STIE Panca Bhakti cukup memadai untuk menggalakkan penelitian yang berkualitas, namun keterpaduan antara pusat yang satu dengan yang lainnya dalam mengimplementasikan hasil-hasil penelitiannya di masyarakat masih perlu upaya dan kerja keras.

Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat selama ini belum terkoordinasi, belum terpadu dan belum terarah dengan baik, bahkan terkesan berjalan sendiri-sendiri. Hal ini disebabkan oleh belum adanya kebijakan dalam bentuk roadmap penelitian. Oleh karena itu, dengan adanya roadmap penelitian diharapkan dapat mengarahkan penelitian dan menghasilkan program riset unggulan STIE Panca Bhakti yang dapat diaplikasikan dalam memecahkan permasalahan di dalam masyarakat. Penyusunan roadmap penelitian diharapkan menjadi basis peningkatan kualitas perguruan tinggi dan atmosfir akademik yang kondusif.

Pengembangan program penelitian juga menjadi wahana pengembangan produksi industrial yang prospektif dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi yang mandiri. Berdasarkan berbagai pertimbangan itu,

(6)

maka STIE Panca Bhakti sudah seharusnya memiliki suatu panduan tentang

Roadmap Penelitian (Research Road Map) yang dapat mempercepat

peningkatan kualitas penelitian dan pencapaian sasaran yang ditetapkan dalam Renstra STIE Panca Bhakti Palu 2016–2020.

Berdasarkan Visi STIE Panca Bhakti dan Road Map Penelitian STIE Panca Bhakti, dapat disusun Rencana Induk Penelitian Insitusi (RIP). RIP ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan penelitian dalam lingkungan STIE Panca Bhakti.

Untuk memperkuat implementasi RIP ini, perlu dijelaskan beberapa hal antara lain:

Pengertian RIP

Rencana Induk Penelitian Institusi (RIP) adalah rencana strategis pengembangan dan pelaksanaan penelitian dalam lingkungan STIE Panca Bhakti yang dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Panca Bhakti. Berdasarkan pengertian tersebut, maka setiap penelitian yang akan dilaksanakan oleh dosen dalam lingkungan STIE Panca Bhakti harus mengacu pada RIP yang telah disusun untuk jangka waktu 2016-2020.

Arahan Kebijakan

Rencana Induk Penelitian Institusi sebagai acuan dasar pelaksanaan penelitian dalam lingkungan STIE Panca Bhakti, maka RIP menjadi penentu arah kebijakan bagi setiap elemen dalam lingkungan STIE Panca Bhakti yang akan melakukan kegiatan penelitian sehingga hasil-hasil penelitian benar-benar dapat bermanfaat sebagaimana yang diharapkan.

Peta Jalan Penelitian

Sebagaimana dijelaskan bahwa penyusunan RIP ini didasarkan pada Visi STIE Panca Bhakti Palu yang dituangkan dalam Road Map penelitian, secara garis besar, peta jalan penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1.

(7)

Dokumen Acuan

Penyusunan RIP ini didasarkan pada dukumen kebijakan yang terdapat dalam lingkungan Kemeristek Dikti dan STIE Panca Bhakti Palu, antara lain:

1. Agenda Riset Nasional (2010-2014) Keputusan Menteri Riset dan Teknologi No. 193/M/Kp/IV/2010 tanggal 30 April 2010

2. Rencana Strategis STIE Panca Bhakti Palu (2010 – 2014)

3. Payung riset di tingkat Fakultas dan Pusat riset LPPM STIE Panca Bhakti Palu

4. Program Riset Andalan, dan Program Peneliti STIE Panca Bhakti Palu. 5. Visi dan Misi STIE Panca Bhakti Palu

(8)

Gambar 1. Diagram Pengembangan Roadmap Penelitian STIE Panca Bhakti

Palu Tahun 2016-2020

VISI STIE PANCA BHAKTI PALU

UNGGUL DALAM PENELITIAN DAN

PENGABDIAN PADA MASYARAKAT PADA

TAHUN 2020,

RUMPUN BIDANG ILMU PROGRAM PENELITIAN STIE PANCA BHAKTI 2016-2020

Ekonomi dan Akuntansi

Manajemen

PRODUK PENELITIAN UNTUK KEGIATAN

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

RENCANA STRATEGIS STIE PANCA BHAKTI

(9)

BAB II

LANDASAN PENGEMBANGAN

2.1 Visi dan Misi STIE Panca Bhakti

Visi

“Menjadikan STIE Panca Bhakti Pau sebagai pusat pengembangan ilmu manajemen dan akuntansi yang terakreditasi dan berbasis teknologi informasi untuk terciptanya Tridharma Perguruan Tinggi yang mampu beradaptasi secara nasional dan global”

Misi

Misi STIE Panca Bhakti merupakan perwujudan dari fungsi, peranan dan tugas pokok perguruan tinggi sebagai wahana mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan tri dharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Berkaitan dengan fungsi, peranan dan tugas pokok tersebut, serta visi yang dikembangkan, maka STIE Panca Bhakti merumuskan misinya sebagai berikut:

1. Menjadikan STIE Panca Bhakti Palu yang tertib administrasi dan pemutakhiran data Tridarma Perguruan Tinggi

2. Menjadikan STIE Panca Bhakti Palu Yang responsif terhadap perubahan dan agen pengembangan ilmu pengetahuan teknologi

3. Mendorong terciptanya Tridharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat) yang adaptif

4. Melakukan Kerja sama dengan berbagai instansi terkait (dunia usaha dan sektor publik) dalam rangka peningkatan mutu lulusan

Untuk mencapai Visi dan Misi yang telah dikemukakan di atas, misi STIE Panca Bhakti dilaksanakan dengan melakukan berbagai hal yaitu:

1. Penyediaan atmosfir yang mendukung pelaksanaan riset yang unggul, termasuk prasarana dan sarana, dana, sistem, maupun sumberdaya manusia;

(10)

2. Peningkatan kerjasama penelitian dengan lembaga-lembaga penelitian, dunia bisnis dan industri di dalam dan luar negeri;

3. Pengembangan penelitian inventif, aplikatif, dan kolaboratif untuk mendukung kemandirian STIE Panca Bhakti Palu yang:

a) merupakan bagian integral dari proses pembelajaran

b) menjadi daya tarik bagi para pemangku kepentingan untuk melakukan kerjasama penelitian dengan STIE Panca Bhakti Palu

c) menghasilkan Produk penelitian sebagai sumber penghasil dana (income generating) bagi Sekolah Tinggi

d) meningkatkan citra universitas melalui luaran penelitian berupa HAKI, paten atau penghargaan lainnya.

e) meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui darma pengabdian kepada masyarakat

2.2 Tujuan dan Sasaran Strategis

Sasaran, dan Program strategis serta indikator kinerja Rencana Induk Riset STIE Panca Bhakti mengacu pada Visi Misi LPPM

Visi

Menjadi lembaga yang memiliki komitmen tinggi terhadap keunggulan dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat regional, nasional dan internasional.

Misi

Misi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIE Panca Bhakti Palu adalah :

1. Mengkoordinasikan, merencanakan, melaksanakan, memantau, dan menilai serta mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

2. Meningkatkan daya saing dosen dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional dan internasional. 3. Meningkatkan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada

(11)

4. Mengarahkan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berorientasi produk (fisik atau nonfisik) dan/atau perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

5. Mendiseminasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

6. Membangun sistem informasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

7. Meningkatkan pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan proses pembelajaran.

8. Mengembangkan budaya akademik dan kewirausahaan.

9. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

10. Meningkatkan kualitas dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)

Tujuan

Melaksanakan dua dari tiga Dharma Perguruan Tinggi yaitu “Teraihnya Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi Bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat” yang dijabarkan ke dalam :

1. Meningkatnya kualitas dan kuantitas kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

2. Meningkatnya kemampuan dosen dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional dan internasional. 3. Meningkatnya kualitas dan kuantitas kerjasama LPPM dengan

Stakeholder

4. Meningkatnya kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berorientasi produk (fisik atau non fisik) dan/atau perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

5. Terdiseminasinya hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh Stakeholders

6. Terbangunnya sistem informasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat

(12)

7. Meningkatnya pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat untuk pengembangan proses pembelajaran 8. Terbentuknya budaya akademik dan kewirausahaan

(enterpreneurship) di kalangan sivitas akademika STIE Panca Bhakti Palu.

9. Meningkatnya jumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

Sasaran

“Terciptanya standar mutu pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, ilmu pengetahuan, dan teknologi, yaitu : (1) Tercapainya jumlah dosen untuk menghasilkan penemuan penelitian luar biasa (inventor) (2) Tercapainya penyelenggaraan kegiatan kemasyarakatan (CSR), (3) Tercapainya kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM), yang selanjutnya dielaborasi sebagai berikut:

1. Meningkatnya koordinasi dan kerja sama serta interaksi sinergis berbagai unit di STIE Panca Bhakti Palu dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, baik sebagai proses untuk memperoleh pengetahuan maupun untuk pengabdian kepada masyarakat.

2. Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang berkemampuan melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara profesional, bermoral, dan beretika tinggi, yang didukung oleh prasarana dan sarana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang memadai.

3. Meningkatnya kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat diunggulkan dan memperoleh pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

4. Meningkatnya kerja sama dan kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah dan dunia usaha serta masyarakat dalam penguasaan, pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pengabdian

(13)

kepada masyarakat dan kewirausahaan.alam upaya mewujudkan mutu dan kuantitas riset serta penemuan yang relevan dengan agenda riset STIE Panca Bhakti Palu dan pemanfaatan IPTEKS bagi masyarakat melalui peningkatan:

1. Publikasi di tingkat nasional dan internasional

2. Kerja sama riset dengan lembaga pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri.

3. Perolehan dana hibah riset dari lembaga pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri.

4. Penemuan (inovasi)

5. Perolehan HKI produk riset 6. Buku Ajar

(14)

Tabel 2.1. Program dan indikator pencapaian sasaran strategis peningkatan jumlah dan mutu penelitian dan pengabdian kepada

masyarakat di lingkungan STIE Panca Bhakti

No Program Indikator

1 Penyusunan road map (peta jalan) program unggulan sebagai kekuatan institusi

Tersusunnya Penyusunan Road Map penelitian

2 Peningkatan jumlah dan mutu penelitian skala nasional dan internasional

Peningkatan Jumlah kapasitas SDM peneliti melalui pelatihan/workshop minimal 30 orang

Peningkatan Jumlah kapasitas penulisan artikel ilmiah minimal 30 orang 3 Peningkatan jumlah dan kualitas publikasi ilmiah

berskala nasional dan internasional

Jumlah Artikel yang terpublikasi pada jurnal Nasional minimal 30 artikel Jumlah Artikel yang terpublikasi pada jurnal Internasional minimal 5 artikel 4 Pelibatan mahasiswa dalam karya akademik di bidang

riset-riset payung sesuai dengan Road Map

Jumlah Keterlibatan mahasiswa dalam riset minimal 100 Mhs

5 Penataan dan penguatan layanan sentra HaKI Memfasilitasi peningkatan kapasitas pengelola

Menghasilkan karya/produk yang memiliki hak cipta minimal 10 buku Menghasilkan karya/produk yang memiliki hak paten minimal satu 6 Penguatan Pusat-pusat penelitian dan Pusat-pusat

kajian sebagai CFI (Center for Innovative)

Meningkatkan penguatan pusat-pusat kajian baik skala nasional maupun internasional

(15)

Tabel 2.2. Pengembangan Program Penelitian

No Program/Target 2016 2017 Tahun Implementasi 2018 2019 2020 Penanggung Jawab Program 1 Penyusunan road map (peta jalan) program unggulan sebagai kekuatan

institusi Ketua 1 Ketua lemlit

Penyusunan Road Map penelitian

2 Peningkatan jumlah dan mutu penelitian skala nasional dan internasional Ketua lemlit

Peningkatan kapasitas SDM peneliti melalui pelatihan/workshop minimal 30 orang

Peningkatan kapasitas penulisan artikel ilmiah minimal 30 orang

3 Peningkatan jumlah dan kualitas publikasi ilmiah berskala nasional dan

internasional Ketua lemlit

Artikel yang terpublikasi pada jurnal Nasional minimal 30 artikel Artikel yang terpublikasi pada jurnal Internasional minimal 5 artikel

5 Pelibatan mahasiswa dalam karya akademik di bidang riset-riset payung

sesuai dengan Road Map Ketua 3 Ketua lemlit

Keterlibatan mahasiswa dalam riset minimal 100 Mhs

6 Penataan dan penguatan layanan sentra HaKI PR I, Ketua lemlit

Memfasilitasi peningkatan kapasitas pengelola

Menghasilkan karya/produk yang memiliki hak cipta minimal 10 buku Menghasilkan karya/produk yang memiliki hak paten minimal satu

7 Penguatan Pusat-pusat penelitian dan Pusat-pusat kajian sebagai CFI

(Center for Innovative) Ketua Lemlit

Meningkatkan penguatan pusat-pusat kajian baik skala nasional maupun internasional

(16)

2.4.2. Program Kegiatan Penelitian dan Diklat A. Penelitian

Disadari bahwa penyelenggaraan penelitian di Perguruan Tinggi dapat terlaksana dengan baik apabila tersedia staf akademik (dosen) yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap serta pola tindakan yang baik dan sesuai dalam melaksanakan penelitian secara profesional berdasarkan kompetensi yang dimilikinya. Saat ini di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Panca Bhakti telah disusun program-program kegiatan, termasuk didalamnya program pengembangan kemampuan dan kompetensi dosen dalam fungsi sebagai peneliti dan penjaminan prosedur dan mekanisme penelitian pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Panca Bhakti sebagai upaya peningkatan kualitas proses dan hasil penelitian.

Dalam rangka menunjang minat dan motivasi dosen dalam melakukan penelitian, maka selama ini Lembaga Penelitian telah menyusun dan mengembangkan program bagi dosen yang mengikuti pendidikan magister dan doktor dalam bentuk bantuan dana penelitian yang dialokasikan dari dana Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Panca Bhakti.

Selama tahun (2010-2015) terdapat peningkatan jumlah proposal penelitian dari para dosen Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STIE Panca Bhakti yang disetujui dari dana yang disediakan oleh STIE Panca Bhakti, namun masih terbatas jumlah dosen yang terlibat.

Pada pengusulan proposal tahun 2013 untuk dibiayai tahun 2013, terdapat 22 penelitian yang diajukan. Terdapat 14 proposal yang dibiayai oleh perguruan tinggi itu sendiri sedangkan 5 proposal dibiayai secara swadaya oleh dosen yang bersangkutan. Selain itu, pada tahun yang sama juga diajukan penelitian yang dibiayai oleh Institusi dalam negeri sejumlah 3 penelitian. Hal ini merupakan sebuah hal yang perlu ditingkatkan terutama bagi penelitian yang dibiayai oleh Depdiknas agar menjadi sebuah perhatian utama.

(17)

Pada tahun 2014 terdapat peningkatan pada jumlah penelitian yanag dilakukan oleh penelitian yang dilakukan oleh Dosen dilingkup STIE Panca Bhakti. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa jumlah penelitian mengalami peningkatan yang awalnya hanya sebanyak 22 penelitian pada tahun 2013 menjadi 31 judul penelitian yang diajukan dan didanai pada tahun tersebut. Namun, yang menjadi kelemahan dari dari penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 ke tahun 2014 adalah kurangnya penelitian pada tingkat pembiayaan yang dibiayai oleh institusi dalam negeri di luar Depdiknas seperti penelitian kerja sama antara Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu, hal ini menjadi fokus atau concern utama dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian STIE Panca Bhakti Palu.

Pada tahun 2015 jumlah penelitian yang dihasilkan oleh Dosen dilingkup STIE Panca Bhakti sejumlah 31. Namun berdasarkan perkembangan usulan judul penelitian diperoleh data bahwa terdapat penelitian yang diusulkan ke Dikti sejumlah 2 penelitian. Selain penelitian yang ditujukan ke Dikti terdapat juga penelitian yang diusulkan ke luar negeri dan penelitian tersebut berhasil lolos dalam sebuah seminar Internasional di Australia. Sisa dari penelitian tersebut sebanyak 25 penelitian berasal dari pendanaan Perguruan Tinggi dan pembiayan oleh peneliti yang bersangkutan. Berikut merupakan perkembangan usulan penelitian oleh Dosen di Lingkup STIE Panca Bhakti Palu.

Tabel 2.3. Perkembangan Jumlah Judul Usul Penelitian dan Jumlah Judul Penelitian

yang dibiayai serta tingkat efektivitas Proposal Tahun 2013-2015

Sumber Pembiayaan (2013) (2014) (2015)

(1) (2) (3) (4)

Pembiayaan sendiri oleh peneliti 5 6 3

PT yang bersangkutan 14 25 22

Depdiknas - - 2

Institusi dalam negeri di luar Depdiknas 3 - 3

Institusi luar negeri - - 1

(18)
(19)

2.4.3. Potensi Lembaga Penelitian A. Bidang Riset

Lembaga Penelitian STIE Panca Bhakti Palu telah menetapkan Roadmap penelitian tahun 2016-2020. Dalam roadmap tersebut, ditetapkan delapan rumbin bidang ilmu yang dijadikan acuan penyusunan tema dan topic penelitian bagi setia Program Studi, Jurusan, Fakultas dan Pusat Penelitian dalam lingkungan STIE Panca Bhakti Palu.

Berdasarkan tujuan dan hasil yang diharapkan sebagaimana tersebut di atas, hasil pertemuan para dosen yang memiliki kapabilitas dalam meneliti dengan para pimpinan unit dalam lingkup STIE Panca Bhakti Palu, ditetapkan ruang lingkup penelitian STIE Panca Bhakti Palu. Roadmap penelitian STIE Panca Bhakti Palu dalam bentuk roadmap program studi pada tingkat fakultas dan roadmap fakultas pada tingkat universitas. Roadmap pada tingkat universitas berasal dari lima kelompok rumpun bidang ilmu, yaitu: (a) Manajemen dan (b) Ekonomi dan Akuntansi. Pengelompokan penelitian ke dalam ilmu-ilmu serumpun ini dimaksudkan untuk memudahkan membuat suatu kebijakan dan prioritas penelitian yang dapat didukung secara multidisiplin.

1. Manajemen

Kelompok rumpun ilmu manajemen mengkaji keilmuan manajemen seperti bisnis umum, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen sumber daya manusia dan perilaku organisasi, sistem informasi manajemen, dan manajemen operasional.

2. Ekonomi dan Akuntansi

Penelitian–penelitian rumpun ini diarahkan untuk menangani masalah–masalah ekonomi makro dan mikro, dinamika sosial dan politik, kemanusiaan, ketertiban, seni budaya, kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan, penguatan jiwa nasionalisme dan tatanan berkehidupan bersama, penguatan kelembagaan formal dan informal dalam implementasi kebijakan otonomi daerah, peningkatan

(20)

efektivitas penanganan bencana alam, dan peran seni sastra dalam mendukung industri kreatif serta permasalahan akuntansi baik di bidang akuntansi keuangan, manajemen, pemerintahan, keperilakuan, syariah maupun akuntansi perpajakan yang berhubungan dengan peningkataan perekonomian suatu negara.

B. Bidang SDM

STIE Panca Bhakti Palu dengan tekad yang dicapai bertekad untuk meningkatkan daya saing bangsa dengan berupaya untuk menghasilkan lulusan yang bermutu dan relevan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta meningkatkan jumlah dan mutu yang relevan dengan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Untuk melaksanakan tugas ini secara sistematis dan terprogram dengan baik, STIE Panca Bhakti menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) Ketenagaan periode 2016-2020 menjadi alat manajerial untuk memelihara keberlanjutan dan perbaikan kinerja. Rencana Strategis Ketenagaan 2010-2014 ini menyajikan hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia dalam lingkup STIE Panca Bhakti Palu yang diperlukan dan dianggap mendesak (urgent) untuk dilaksanakan dalam program 5 (lima) tahun.

Pengembangan tenaga dosen melalui peningkatan mutunya harus selalu dilakukan karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terus berlangsung serta tuntutan masyarakat akan tenaga profesional dan ilmuwan yang bermutu yang terus meningkat dan harapan mereka atas proses pendidikan yang bermutu. Sehingga diperlukan perencanaan yang mantang untuk menjawab tantangan tersebut.

2.4.4. Analisis SWOT kondisi lembaga penelitian

Analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman/tantangan yang dimiliki Lembaga Penelitian STIE Panca Bhakti Palu dilakukan melalui langkah menyusun matrik identifikasi kondisi awal internal dan eksternal, kemudian dari identifikasi tersebut dibobot skor dan rantingnya sehingga dapat disusun dalam bentuk identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan berdasarkan bobot dan

(21)

rating dari tertinggi sampai terendah. Dari hasil pembobotan tersebut, selanjutnya diformulasikan menjadi arah kebijakan dan pengembangan program.

A. Identifikasi Aspek Internal a. Kekuatan

1) Pimpinan STIE Panca Bhakti Palu memiliki komitmen kuat untuk pengembangan Lembaga Penelitian.

2) Kualifikasi akademik dan kompetensi dosen memadai (doktor; dan Magister). 3) Minat untuk studi lanjut dikalangan tenaga edukatif sangat baik sehingga akan

terus memperbaiki kualifikasi akademik tenaga edukatif.

4) Adanya kebijakan dana otonomi untuk penguatan dan pengembangan Lembaga Penelitian.

5) Unit kerja pendukung penelitian telah ada di STIE Panca Bhakti palu (UPT, laboratorium, perpustakaan, pusat komputer,)

b. Kelemahan

1) Penjaminan mutu penelitian belum diterapkan secara optimal sesuai sistem yang dikembangkan di perguruan tinggi

2) Belum ditetapkannya riset unggulan STIE Panca Bhakti Palu untuk mencapai visi.

3) Belum adanya program payung penelitian yang bersinergi dengan program payung pengabdian kepada masyarakat yang mengarahkan rencana dan pelaksanaan penelitian kepada kebutuhan masyarakat dan daerah secara nyata disamping bagi pengembangan IPTEKS

4) Masih rendahnya produktivitas dosen dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah, serta kegiatan pengabdian pada masyarakat

5) Networking dengan perguruan tinggi lain, dunia kerja dan masyarakat pengguna belum dikembangkan secara optimal.

(22)

B. Identifikasi Aspek Eksternal a. Peluang

1) Diberlakukannya UU No. 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen akan meningkatkan calon mahasiswa dalam rangka program penyetaraan.

2) Adanya keinginan Pemerintah Daerah untuk bekerjasama dan memberikan dukungan bagi pengembangan STIE Panca Bhakti Palu

3) Terbukanya peluang kerjasama penelitian dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri

b. Tantangan

1) Era Globalisasi yang berdampak kepada semakin tingginya persaingan SDM pada tingkat pelaksanaan

2) Belum berkembangnya industri di Sulawesi Tengah khususnya dan provinsi sekitar pada umumnya, sehingga pasar kerja alumni menjadi sangat terbatas. 3) Berkembangnya berbagai lembaga riset swasta dan lembaga swadaya

masyarakat yang bergerak di bidang penelitian.

(23)

BAB III

GARIS-GARIS BESAR RIP

3.1 Tujuan

Rencana Induk Penelitian (RIP) institusi secara normatif bertujuan untuk memberikan arah dan kebijakan pelaksanaan penelitian bagi dosen dalam lingkungan STIE Panca Bhakti Palu. Secara operasional RIP STIE Panca Bhakti Palu bertujuan untuk mewujudkan visi STIE Panca Bhakti Palu dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian yang mampu menjadi dasar bagi pelaksanaan tridharma. Keberadaan RIP penelitian ini, diharapkan dapat memberi arah penelitian, baik penelitian individual/mandiri atau institusinal yang bersifat multi disiplin serta mensinergikan penelitian-penelitian di STIE Panca Bhakti Palu agar terjadi kesinambungan penelitian dari waktu ke waktu.

RIP ini diarahkan mengembangkan penelitian yang memiliki keunggulan sebagai dasar pembentukan dan pengembangan payung penelitian (grand research) prospektif dari masing-masing rumpun ilmu dan kepakaran dosen setiap Program Studi yang dimiliki STIE Panca Bhakti Palu dalam mengembangkan serta mengantisipasi kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders). Selain itu, program penelitian unggulan juga dikembangkan untuk membentuk ilmuwan yang siap berinovasi dalam rangka menghasilkan produk IPTEKS maupun jasa pendidikan dan non kependidikan berbasis kepakaran.

Secara detai, RIP penelitian STIE Panca Bhakti Palu bertujuan untuk:

Melaksanakan dua dari tiga Dharma Perguruan Tinggi yaitu “Teraihnya Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi Bidang Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat” yang dijabarkan ke dalam :

10. Meningkatnya kualitas dan kuantitas kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

11. Meningkatnya kemampuan dosen dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional dan internasional.

(24)

13. Meningkatnya kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berorientasi produk (fisik atau non fisik) dan/atau perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

14. Terdiseminasinya hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh

Stakeholders

15. Terbangunnya sistem informasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat 16. Meningkatnya pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat untuk

pengembangan proses pembelajaran

17. Terbentuknya budaya akademik dan kewirausahaan (enterpreneurship) di kalangan sivitas akademika STIE Panca Bhakti Palu.

18. Meningkatnya jumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

3.2 Sasaran/Hasil yang Diharapkan Penelitian

Berdasarkan tujuan yang ingin dicapai sebagaimana diuraikan di atas, hasil yang diharapkan dari penyusunan sasaran roadmap penelitian ini adalah:

“Terciptanya standar mutu pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, ilmu pengetahuan, dan teknologi, yaitu : (1) Tercapainya jumlah dosen untuk menghasilkan penemuan penelitian luar biasa (inventor) (2) Tercapainya penyelenggaraan kegiatan kemasyarakatan (CSR), (3) Tercapainya kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM), yang selanjutnya dielaborasi sebagai berikut:

5. Meningkatnya koordinasi dan kerja sama serta interaksi sinergis berbagai unit di STIE Panca Bhakti Palu dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, baik sebagai proses untuk memperoleh pengetahuan maupun untuk pengabdian kepada masyarakat.

6. Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang berkemampuan melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara profesional, bermoral, dan beretika tinggi, yang didukung oleh prasarana dan sarana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang memadai.

7. Meningkatnya kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat diunggulkan dan memperoleh pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

(25)

dan dunia usaha serta masyarakat dalam penguasaan, pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pengabdian kepada masyarakat dan kewirausahaan.alam upaya mewujudkan mutu dan kuantitas riset serta penemuan yang relevan dengan agenda riset STIE Panca Bhakti Palu dan pemanfaatan IPTEKS bagi masyarakat melalui peningkatan:

a. Publikasi di tingkat nasional dan internasional

b. Kerja sama riset dengan lembaga pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri.

c. Perolehan dana hibah riset dari lembaga pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri.

7. Penemuan (inovasi)

8. Perolehan HKI produk riset 9. Buku Ajar

(26)

BAB IV

PROGRAM STRATEGIS RENCANA INDUK PENELITIAN

Program strategis RIP STIE Panca Bhakti Palu dituangkan dalam pelaksanaan riset unggulan, riset “non unggulan”, riset nasional, penguatan riset internasional dan riset tindakan (reseach action, partisipatory research). Riset Unggulan STIE Panca Bhakti Palu direncanakan secara semi top down dan ditentukan berdasarkan Borang Dikti 2010 dan Payung Riset dan keunggulan setiap Jurusan, serta kebijakan tentang riset di tingkat Nasional, regional dan tingkat universitas yaitu “Kesejahteraan Global melalui Pengembangan Ipteks Inovatif berbasis Budaya Lokal”. Seluruh riset unggulan STIE Panca Bhakti Palu adalah kajian interdisiplin yang berorientasi kepada dan berkontribusi nyata dalam penyelesaian sebagian masalah nasional maupun Sulawesi Tengah. Riset Unggulan STIE Panca Bhakti Palu berorientasi pada kemandirian ekonomi, ekonomi kreatif dan pengentasan kemiskinan untuk Kesejahteraan Masyarakat

4.1 Sasaran Pengembangan Penelitian

Sararan pengembangan penelitian dalam lingkungan STIE Panca Bhakti Palu didasarkan pada kemampuan sumberdaya manusia yang berbasis pada program studi dengan mengacu pada rumpun bidang ilmu dalam lingkungan STIE Panca Bhakti Palu. Selain itu, juga didasarkan potensi sumberdaya alam local di Provinsi Sulawesi Tengah.

4.1.1 Sasaran jangka pendek

Sasaran jangka pendek diarahkan pada pengembangan penelitian dengan mengekplorasi sumberdaya alam lokal untuk pengembangan ilmu dasar dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada setiap program studi dan menunjang kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Secara spesifik, sasaran jangka pendek dapat dirumuskan:

(27)

a. Kajian pengembangan ilmu dasar untuk pengembangan IPTEKS sebagai bahan acuan pengembangan pembelajaran.

b. Kajian pengembangan ilmu terapan untuk menunjang kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

4.1.2 Sasaran jangka menengah dan panjang

Sasaran jangka panjang diarahkan pada pengembangan ilmu-ilmu terapan dalam rangka pengembangan daya saing daerah dan bangsa. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat STIE Panca Bhakti Palu menuju perguruan tinggi yang berdaya saing tinggi, baik nasional maupun internasional.

4.2 Skema Riset Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Panca Bhakti

LPPM STIE Panca Bhakti Palu juga membuat beberapa skema untuk Riset Unggulan Perguruan Tinggi di luar skema Dit. Litabmas Dikti. Skema Riset STIE Panca Bhakti Palu adalah:

1. Riset Kompetitif

Kegiatan penelitian Hibah Kompetitif STIE Panca Bhakti Palu diselenggarakan sebagai salah satu model penelitian kompetitif yang tergolong dalam kelompok penelitian mandiri yang lebih diarahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks).

2. Riset Andalan

Riset ini adalah riset unggulan bagi dosen yang mengusulkan riset berdasarkan hasil riset-riset sebelumnya. Skema riset ini mensyaratkan pengembangan riset dengan orientasi kebutuhan masyarakat dan lingkungan.

3. Riset Kompetensi Keilmuan Laboratorium (Kilab)

Kilab adalah riset unggulan untuk penguatan riset di unit kerja riset. Skema ini mensyaratkan pengembangan riset yang berorientasi kepada road map unit kerja riset

(28)

Riset ini memberikan dana untuk koordinasi dengan mitra luar negeri dan pendampingan pelaksanaan riset dalam skema kerjasama internasional.

5. Riset Utama (Ritama)

Merupakan riset yang ditugaskan kepada individu atau unit riset inovatif yang telah memperlihatkan hasil nyata dari riset yang intensif dan konsisten.

6. Riset Implementatif

Riset Implementatif adalah tindak lanjut hasil riset terdahulu yang menjembatani riset skala laboratorium dengan aplikasi skala yang lebih luas/komersial, termasuk diseminiasi hasil penelitian pada skala lapangan sebelum disosialisasikan atau diterapkan kepada masyarakat.

Prioritas riset STIE Panca Bhakti Palu terdiri atas Riset Unggulan dan Riset Nonunggulan. Dua skema riset STIE Panca Bhakti Palu yaitu Riset Kompetensi Keilmuan Laboaratorium (Kilab) dan Riset Peneliti Pemula dapat mengikuti road map topik riset unggulan STIE Panca Bhakti Palu maupun nasional (nonunggulan). Dalam perencanaan, skema riset Kilab pada tahun-tahun selanjutnya akan diprioritaskan untuk Riset Unggulan. STIE Panca Bhakti Palu memiliki satu skema riset yang hanya diprioritaskan untuk riset nonunggulan yaitu Riset Kerjasama tetapi tetap dapat menggunakan skema unggulan jika diperlukan. Riset non unggulan adalah seluruh riset di tingkat Fakultas maupun Puslit yang tidak termasuk ke dalam enam topik riset unggulan STIE Panca Bhakti Palu, tetapi tetap mendukung pengembangan riset unggulan STIE Panca Bhakti Palu. Proposal riset non unggulan dapat diajukan kepada:

1. STIE Panca Bhakti Palu dengan skema Riset Peneliti Pemula 2. Dit. Litabmas Dikti dengan skema:

 Riset Kompetensi

 Riset Strategi Nasional

 Riset Unggulan Strategi Nasional

 Riset Kerjasama Internasional

3. Kementrian Riset dan Teknologi yang menawarkan beberapa skema riset: • Insentif riset dasar

(29)

• Insentifi riset terapan

• Insentif Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi • Insentif Percepatan Difusi dan Pemanfaatan Iptek

4. Instansi luar dan dalam negeri dalam bentuk Riset Kerjasama

4.3 Indikator Kinerja

Indikator kinerja Secara yang digunakan sebagai acuan dalam pemantauan dan evaluasi untuk melakukan pengukuran kinerja terdiri atas 4 (empat) hal yaitu:

1. Indikator masukan (input), yang mencakup track record dosen/peneliti, dana, sarana dan prasarana penelitian, data dan informasi, kebijakan dan peraturan, serta perundangan yang berlaku.

2. Indikator proses, yang meliputi waktu yang diperlukan melaksanakan penelitian, efektivitas pelaksanaan penelitian, dan kualitas penelitian.

3. Indikator keluaran (output), yang meliputi jumlah dana dan judul penelitian. 4. Indikator dampak (outcome) antara lain jumlah artikel ilmiah yang bisa

dipublikasikan dalam jurnal terakreditasi nasional dan internasional, buku ajar, paten, dan sumbangan inovasi untuk perkembangan ipteks, serta implikasinya terhadap kehidupan masyarakat khususnya di Sulawesi Tengah.

(30)

BAB V

PELAKSANAAN RIP

5.1 Strategi Pelaksanaan

Implementasi RIP STIE Panca Bhakti Palu, akan dilaksanakan dengan strategi sebagai berikut :

5.1.1 Strategi Kebijakan

STIE Panca Bhakti Palu Menetapkan RIP sebagai acuan pelaksanaan penelitian bagi dosen dalam lingkungan STIE Panca Bhakti Palu STIE Panca Bhakti Palu.

5.1.2 Strategi Implementatif

Untuk mengimplementasikan RIP STIE Panca Bhakti Palu, akan dilakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanaan penelitian di bawah koordinasi Lembaga Penelitian STIE Panca Bhakti Palu. Secara operasional akan dilaksanakan kegiatan :

a. Sosialisasi kepada seluruh elemen dalam lingkan STIE Panca Bhakti Palu b. Sosialisasi kepada stakeholders bidang penelitian

c. Melakukan kerjasama kelembagaan penelitian baik di dalam maupun di luar negeri

d. Melakukan pelatihan metode penelitian dan penulisan karya ilmiah bagi dosen dalam lungkungan STIE Panca Bhakti Palu, terutama dosen muda.

5.2 Pendanaan

Pelaksanaan program RIP STIE Panca Bhakti Palu ditopang oleh berbagai sumber dana yang berasal dari:

1. Dana Penelitian dari STIE Panca Bhakti Palu 2. Dana riset desentralisasi Dit. Litabmas Dikti

3. Dana riset kompetitif nasional yang berasal dari Riset Nasional Dit. Litabmas Dikti, Insentif Riset dari Kemenristek maupun Kementrian Keuangan.

(31)

Skema program riset STIE Panca Bhakti Palu pada TA 2014-2018 dibuat berdasarkan sumber dana di atas dan sesuai dengan prioritas, program serta sifat perencanaan, secara rinci adalah sebagai berikut :

1. Dana Internal STIE Panca Bhakti Palu

Mewujudkan riset berlandaskan road map topik riset unggulan dan riset nasional yang tercantum pada RIP STIE Panca Bhakti Palu, dengan catatan bahwa topik riset unggulan STIE Panca Bhakti Palu tidak hanya berkepentingan untuk STIE Panca Bhakti Palu.

 Meningkatkan kinerja peneliti unpad untuk mengarah kepada peningkatan kualitas riset serta pencapaian luaran terukur.

 Mewujudkan status STIE Panca Bhakti Palu agar menjadi status sebagai Perguruan Tinggi Mandiri dalam riset

2. Dana Desentralisasi untuk Riset Unggulan PT dan Dana Dikti untuk Riset Nasional

 Mewujudkan riset berlandaskan topik riset unggulan dan riset nasional yang tercantum pada RIP STIE Panca Bhakti Palu

 Meningkatkan kinerja peneliti STIE Panca Bhakti Palu untuk mengarah kepada peningkatan kualitas riset serta pencapaian luaran terukur.

 Mewujudkan status STIE Panca Bhakti Palu agar menjadi status sebagai Perguruan Tinggi Mandiri dalam riset

 Menyelesaikan sebagian masalah nasional berdasarkan kompetensi peneliti STIE Panca Bhakti Palu

 Pengembangan dan penguatan keilmuan di tingkat sosial

 Meningkatkan kerjasama antar instansi daerah dan mewujudkan akan adanya kerjasama di tingkat Internasional

(32)

 Penguatan implementasi hasil riset ke pengguna (level industri maupun masyarakat) dengan memperhatikan permintaan dan keperluan pengguna.

 Penguatan kemitraan dan komersialisasi riset mendukung RIP

3. Dana Kemenristek dan Kementrian Keuangan

 Mewujudkan riset berlandaskan topik riset unggulan dan riset nasional yang tercantum pada RIP STIE Panca Bhakti Palu

 Meningkatkan kinerja peneliti STIE Panca Bhakti Palu untuk mengarah kepada peningkatan kualitas riset serta pencapaian luaran terukur.

 Mewujudkan status STIE Panca Bhakti Palu agar menjadi status Perguruan Tinggi Mandiri dalam riset

 Mengembangkan riset Lintas keilmuan antar Perguruan Tinggi/badan litbang untuk menghasilkan produk yang dibutuhkan masyarakat melalui penelitian kemitraan.

 Mengoptimalkan koordinasi dengan Organisasi Profesi maupun Jaringan Peneliti Nasional pada level nasional maupun regional.

4. Dana Riset Kerjasama

 Mewujudkan riset berlandaskan topik riset unggulan dan riset nasional yang tercantum pada RIP STIE Panca Bhakti Palu.

 Meningkatkan kinerja peneliti STIE Panca Bhakti Palu untuk mengarah kepada peningkatan kualitas riset serta pencapaian luaran terukur dan IKK .

 Mempertahankan status STIE Panca Bhakti Palu sebagai Perguruan Tinggi Mandiri dalam riset

 Diseminasi hasil riset STIE Panca Bhakti Palu ke Institusi dalam dan luar negeri

 Meningkatkan kerjasama dan komunikasi dengan Instutusi dalam dan luar negeri

(33)
(34)

BAB IV

P E N U T U P

Pelaksanaan penelitian dalam lingkungan STIE Panca Bhakti Palu diharapkan benar-benar mengacu pada RIP ini. Keberhasilan pelaksanaan RIP ini sangat tergantung pada komitmen Pimpinan STIE Panca Bhakti Palu, termasuk seluruh elemen yang terlibat dalam pengelolaan penelitian dalam lingkungan STIE Panca Bhakti Palu.

Keberhasilan pelaksanaan RIP ini merupakan tolok ukur untuk penyusunan dan pengembangan RIP pada periode berikutnya. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan demi susksesnya pelaksanaan penelitian dan pencapaian Visi Universitas STIE Panca Bhakti Palu.

Penyusunan RIP ini merupakan kerja keras dari Tim yang dibentuk oleh Lembaga Penelitian STIE Panca Bhakti Palu. Oleh karena itu, Pimpinan STIE Panca Bhakti Palu dan Lembaga Penelitian STIE Panca Bhakti Palu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Tim Penyusun RIP, semoga karya ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pengambangan STIE Panca Bhakti Palu.

Palu, September 2016

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

STIE Panca Bhakti Palu,

(35)

Tim Penyusun Rencana Induk Penelitian

STIE Panca Bhakti Palu

Pengarah : Prof. Dr. Andi Mattulada Amir, SE., M.Si (Ketua STIE) Penanggungjawab : Andi Sabirin Baso (Ketua LPPM)

Anggota Tim : □ Mutiara Mashita (LPPM)

□ Arif Widyatama, SE., MSi (LPPM) □ M. Ichsan (LPPM)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :