• Tidak ada hasil yang ditemukan

Transistor dan Integrated Circuit

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Transistor dan Integrated Circuit"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

TRANSISTOR DAN

INTEGRATED CIRCUIT

Disusun oleh:

Erlyn Dyah Fitriyanti (14 / XI IPA 5)

Fachni Rosyadi (15 / XI IPA 5)

Fadhila Gebi Aprigozeni (16 / XI IPA 5)

Faza Adhima Trisani (17 / XI IPA 5)

(2)

TRANSISTOR

Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.

 

Transistor through-hole

(3)

Pada umumnya, transistor memiliki

3 terminal. Tegangan atau arus

yang dipasang di satu terminalnya

mengatur arus yang lebih besar

yang melalui 2 terminal lainnya.

Transistor adalah komponen yang

sangat

penting

dalam

dunia

elektronik

modern.

Dalam

rangkaian

analog,

transistor

digunakan

dalam

amplifer

(penguat).

Rangkaian

analog

melingkupi

(4)

CARA KERJA SEMI

KONDUKTOR

Pada dasarnya, transistor dan tabung vakum memiliki fungsi

yang serupa; keduanya mengatur jumlah aliran arus listrik.

Untuk mengerti cara kerja semikonduktor, misalkan sebuah

(5)

Silikon murni sendiri adalah sebuah isolator,

(6)

Selain dari itu, silikon dapat dicampur

dengan

Boron

untuk

membuat

semikonduktor tipe-p. Karena Boron hanya

memiliki 3 elektron di orbit paling luarnya,

pembawa muatan yang baru, dinamakan

"lubang" (hole, pembawa muatan positif),

akan terbentuk di dalam tata letak kristal

silikon.

Dalam tabung hampa, pembawa muatan

(elektron) akan dipancarkan oleh emisi

thermionic dari sebuah katode yang

dipanaskan oleh kawat flamen. Karena itu,

tabung

hampa

tidak

bisa

membuat

(7)

 Dapat disimak bahwa pembawa muatan yang bermuatan

sama akan saling tolak menolak, sehingga tanpa adanya gaya yang lain, pembawa-pembawa muatan ini akan terdistribusi secara merata di dalam materi semikonduktor. Namun di dalam sebuah transistor bipolar (atau diode junction) dimana sebuah semikonduktor tipe-p dan sebuah semikonduktor tipe-n dibuat dalam satu keping silikon, pembawa-pembawa muatan ini cenderung berpindah ke arah sambungan P-N tersebut (perbatasan antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n), karena tertarik oleh muatan yang berlawanan dari seberangnya.

 Kenaikan dari jumlah pencemar (doping level) akan

(8)

Jumlah doping yang diperlukan sebuah semikonduktor adalah

(9)

Konduksi disebabkan oleh pembawa muatan, yaitu

(10)

CARA KERJA

TRANSISTOR

 Dari banyak tipe-tipe transistor modern, pada awalnya ada dua

tipe dasar transistor, bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan feld-efect transistor (FET), yang masing-masing bekerja secara berbeda.

 Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi

utamanya menggunakan dua polaritas pembawa muatan: elektron dan lubang, untuk membawa arus listrik. Dalam BJT, arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas dinamakan depletion zone, dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut.

 FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan

(11)

JENIS-JENIS TRANSISTOR

JEFT

P-channel

N-channel BJT

PNP

NPN

(12)
(13)

Secara umum, transistor dapat dibedakan berdasarkan banyak

kategori:

Materi semikonduktor: germanium, silikon, galium, arsenide.

Kemasan fisik: trough hole metal, trough hole plastic, surface

mount, IC, dan lain-lain.

UJT, BJT, JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET,

VMOSFET, MESFET, HEMT.

SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated

Circuit) dan lain-lain.

Polaritas: NPN atau N-channel, PNP, atau P-channel

Maximum kapasitas daya: low power, medium power, high

power.

Maximum frekwensi kerja: low, medium, atau high frequency,

RF transistor, microwave, dan lain-lain.

Aplikasi: amplifier, saklar, general purpose, audio, tegangan

(14)

BJT

BJT

(

Bipolar Junction Transistor)

adalah salah satu dari dua jenis

transistor. Cara kerja BJT dapat

dibayangkan sebagai dua dioda

yang

terminal

positif

atau

negatifnya berdempet, sehingga

ada tiga terminal. Ketiga terminal

tersebut

adalah

emiter

(E),

kolektor (C), dan basis (B).

Perubahan arus listrik dalam

jumlah kecil pada terminal basis

dapat menghasilkan perubahan

arus listrik dalam jumlah besar

pada terminal kolektor. Prinsip

inilah

yang

mendasari

penggunaan transistor sebagai

penguat elektronik. Rasio antara

arus pada koletor dengan arus

pada

basis

biasanya

(15)

FET

FET dibagi menjadi dua keluarga: Junction FET

(16)

INTEGRATED CIRCUIT (SIRKUIT TERPADU)

Sirkuit terpadu (bahasa Inggris:

integrated circuit atau IC)

adalah komponen dasar yang

terdiri dari resistor, transistor

dan

lain-lain.

IC

adalah

komponen

yang

dipakai

sebagai

otak

peralatan

elektronika. Pada komputer, IC

yang

dipakai

adalah

mikroprosesor. Dalam sebuah

mikroprosesor Intel Pentium 4

dengan ferkuensi 1,8 trilyun

getaran per detik terdapat 16

juta transistor, belum termasuk

komponen lain. Fabrikasi yang

dipakai

oleh

mikroprosesor

adalah 60nm.

Sirkuit terpadu Atmel Diopsis 740 System on Chip yang menunjukkan blok memori, logika dan

(17)

Sirkuit terpadu dimungkinkan oleh

teknologi pertengahan abad ke-20

dalam fabrikasi alat semikonduktor

dan penemuan eksperimen yang

menunjukkan

bahwa

alat

semikonduktor

dapat

melakukan

fungsi yang dilakukan oleh tabung

vakum. Pengintegrasian transistor

kecil yang banyak jumlahnya ke dalam

sebuah chip yang kecil merupakan

peningkatan yang sangat besar bagi

perakitan tube-vakum sebesar-jari.

Ukuran IC yang kecil, terpercaya,

kecepatan "switch", konsumsi listrik

rendah,

produksi

massal,

dan

kemudahan

dalam

menambahkan

jumlahnya

dengan

cepat

(18)

IC mempunyai ukuran seukuran tutup pena sampai

ukuran ibu jari dan dapat diisi sampai 250 kali dan

digunakan pada alat elektronika seperti:

 Telepon

 Kalkulator

 Handphone

 Radio

IC di dalam sebuah sirkuit elektronik

 Hanya setengah abad setelah

(19)

CONTOH IC

555 multivibrator

IC seri 7400

Intel 4004

Referensi

Dokumen terkait

skripsi ini dengan judul “ Pengembangan Media Pembelajaran Bipolar Junction Transistor Common Base Amplifier Berbasis Flash Untuk Menunjang Mata Kuliah

)ipolar junction transistor #)(T$ adalah jenis transistor yang memiliki tiga kaki, yaitu #)asis, "olektor, dan *mitor$ dan di pisah menjadi dua arah aliran, positif dan

Seperti telah diuraikan di atas, untuk membuat resistor dalam sistem elektronika- mikro, pada prakteknya kita dapat membuat “jendela” pada lapisan silikon dioksida yang

Tetapi untuk merangkai sebuah rangkaian Elektronika yang rumit dan kompleks, memerlukan komponen Transistor dalam jumlah yang banyak sehingga ukuran

semikonduktor ini banyak digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai macam piranti optoelektronik antara lain fotodioda dan sel surya. a) Struktur kristal silikon

Rangkaian Penguji Transistor Bipolar ( PNP Atau NPN ) merupakan sebuah rangkaian elektronik yang dapat memberikan pertolongan dalam hal pengecekan terhadap transistor bipolar

Teknologi planar silikon adalah suatu deret proses yang digunakan dalam fabrikasi piranti semikonduktor mulai dari piranti sederhana (dioda, transistor) sampai rangkaian rumit

Transistor Bipolar NPN Konfigurasi B-E Transistor digunakan sebagai Penguat Arus dalam rangkaian dengan sinyal input pada basis emitor B-E.. Konfigurasi B-C Transistor digunakan