Review Jurnal The Experience of Shame in Social Phobia
Judul The Experience of Shame in Social Phobia Jurnal Journal of Psychosocial Research
Volume & Halaman Vol. 8, Hal. 299-311
Tahun 2013
Penulis Kapur, Vandana & Rai, Shweta
Reviewer Ni Luh Ayu Cahya Saraswati ( 1502205025 ) Tanggal 15 Agustus 2015
Tujuan Penelitian Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meneliti perbedaan dalam praktek pemeliharaan yang dirasakan orangtua dan pengalaman rasa malu diantara sekelompok pasien dengan fobia sosial dan control normal.
Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah 72 orang dari usia 18-35 tahun. Assesment Data Menggunakan beberapa cara, yakni :
1. Studi dokumen 2. Interview 3. Quisioner
Metode Penelitian Metode Penelitian menggunakan :
Pengumpulan sampel
Metode & Teknik Pengumpulan Data menggunakan Egna Minnen Betraffande Uppfostran, Embu (Perris, Jacobsson, Lindstrom, von Rnorring, dan Perris 1980), Pengalaman Skala Malu, ESS (Andrews dan Hunter, 1997), dan Kuisioner Kesehatan Umum – 12 (GHQ – 12, Goldberg, 1970).
Langkah Penelitian Penelitian dibagi dalam 5 tahap, yakni :
1. Mempersiapkan perencanaan penelitian. 2. Menentukan metodologi penelitian.
3. Pengumpulan sampel sebanyak 72 individu dari usia 18-35 tahun.
4. Melakukan penelitian
5. Pengumpulan data hasil penelitian
Hasil Penelitian Hasil analisis dari penelitian yang dilakukan adalah :
Pada domain Praktek Pemeliharaan Orangtua ditemukan bahwa individu dengan fobia sosial melaporkan kedua orangtua mereka, baik ibu maupun ayah mereka melakukan lebih banyak penolakan terhadap mereka jika dibandingkan dengan orang biasa.
dengan fobia sosial melaporkan kedua orangtua mereka, baik ibu maupun ayah mereka memberikan lebih sedikit kehangatan emosional terhadap mereka jika dibandingkan dengan orang biasa.
Pada domain Rasa Malu ditemukan bahwa individu dengan fobia sosial melaporkan mereka memiliki pengalaman rasa malu yang lebih besar jika dibandingkan dengan orang biasa.
Kekuatan Penelitian 1. Dasar teori dan hipotesis tepat
2. Menggunakan banyak metode analisis 3. Menggunakan banyak referensi sumber 4. Menggunakan banyak variabel analisis
Kelemahan Penelitian 1. Ukuran sampel yang lebih kecil membatasi analisis data 2. Sampel hanya terdiri dari laki-laki sehingga membatasi
generalisasi
3. Adaptasi dari kuesioner yang sesuai dengan lingkungan penelitian tidak bisa dilakukan
Kesimpulan 1. Penelitian belum terlalu akurat karena ukuran sampel yang kecil, hanya melibatkan sampel laki-laki dan penelitian hanya dilakukan di satu wilayah
2. Perlu adanya penelitian lanjutan dengan melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai kalangan dengan cakupan wilayah yang lebih luas