• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Praktikum Pemrograman Dasar Fa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Laporan Praktikum Pemrograman Dasar Fa"

Copied!
102
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM

PEMROGRAMAN DASAR

NAMA

: MOH. ARIF ANDRIAN

NIM

: 156150600111002

KELAS

: PTI - B

PERIODE

: SEMESTER GANJIL 2015/2016

LABORATORIUM KOMPUTER DASAR

PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU

KOMPUTER

(2)

LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN DASAR

PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU

KOMPUTER

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

BAB

: PROGRAM INPUT, OUTPUT DAN PROSES

NAMA

: MOH. ARIF ANDRIAN

NIM

: 156150600111002

TANGGAL : 29/09/2015

ASISTEN

: - PUJO PRASETYO AJI

-

FADHILATUR RAHMAH

A.

DEFINISI MASALAH

1. Program operasi Aritmatika dengan tampilan sebagai berikut :

Masukkan operator pertama : 3 Masukkan operator kedua : 2 Hasil penjumahan : 5 Hasil pengurangan : 1 Hasil perkalian : 6 Hasil pembagian : 1.5

2. Program untuk menghitung pemakaian daya listrik dirumah tangga secara sederhana. Tampilan program sebagai berikut :

Program penghitung pemakaian listrik sederhana Masukkan Nama : Bpk Asisten

Keluarahan : Java

Masukkan posisi awal Kwh Meter : 8000 Masukkan posisi akhir Khw Meter : 9000 Masukkan biaya beban saat ini : 140 Masukkan PPJ (dalam persen) : 10

===================PLN Java===================

Nama : Bpk Asisten

Kelurahan : Java

Pemakaian bulan ini : 1000 Kwh Meter Tarif Listrik : Rp 140000,- PPJ 10% : Rp 14000,- Total Bayar : Rp 154000,-

(3)

B.

SOURCE CODE

Tugas Praktikum 1.1

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 package Paktikum1; import java.util.Scanner; public class Tugas1 {

public static void main(String[] args) { Scanner input = new Scanner(System.in); int operator1, operator2;

System.out.print("Masukkan operator pertama\t: "); operator1 = input.nextInt();

System.out.print("Masukkan operator kedua \t: "); operator2 = input.nextInt();

int tambah = operator1+operator2;

System.out.println("Hasil Penjumlahan \t\t: "+tambah); int kurang = operator1-operator2;

System.out.println("Hasil Pengurangan \t\t: "+kurang); int kali = operator1*operator2;

System.out.println("Hasil Perkalian \t\t: "+kali); double bagi = (double)operator1/operator2;

System.out.println("Hasil Pembagian \t\t: "+bagi); }

}

Tugas Praktikum 1.2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 package Paktikum1; import java.util.Scanner; public class Tugas2 {

public static void main(String[] args) { Scanner input = new Scanner (System.in);

System.out.println("Program penghitung pemakaian listrik sederhana");

String Nama, Kelurahan;

int awalKwh, akhirKwh, Biaya, ppj;

System.out.print("Masukkan Nama \t\t\t: "); Nama = input.nextLine();

System.out.print("Kelurahan \t\t\t: "); Kelurahan = input.nextLine();

System.out.print("Masukkan posisi awal Kwh Meter : "); awalKwh = input.nextInt();

System.out.print("Masukkan posisi akhir Kwh Meter : "); akhirKwh = input.nextInt();

System.out.print("Masukkan biaya beban saat ini : "); Biaya = input.nextInt();

System.out.print("Masukkan PPJ (dalam persen) \t: "); ppj = input.nextInt();

System.out.println("================= PLN Java =================");

System.out.println("Nama \t\t\t: "+Nama);

(4)

24 25 26 28 29 30 31 32 33 34

int Pakai = akhirKwh-awalKwh;

System.out.println("Pemakaian bulan ini \t: "+Pakai+" Kwh Meter");

int Tarif = Pakai*Biaya;

System.out.println("Tarif listrik \t\t: Rp "+Tarif+",-");

int Pajak = Tarif * ppj/100;

System.out.println("PPJ "+ppj+"% \t\t: RP "+Pajak+",-"); int Bayar = Tarif + Pajak;

System.out.println("Total Bayar \t\t: Rp "+Bayar+",-"); System.out.println("============================================ ");

} }

C.

PEMBAHASAN

Tugas Praktikum 1.1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum1.

Melakukan import dari package Scanner, untuk menggunakan fungsi scanner pada program.

Deklarasi dari class yang bernama Tugas1.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program. Deklarasi variabel Scanner dengan nama variabel input.

Pendeklarasian 2 buah variabel yang bertipe integer.

Menampilkan perintah untuk memasukan nilai ke variabel operator1.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel operator1. Menampilkan perintah untuk memasukan nilai ke variabel operator2.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel operator2. Melakukan proses perhitungan variabel operator1 ditambah dengan operator2, dan menyimpannya ke variabel tambah yang bertipe integer.

Menampilkan nilai dari variabel tambah.

Melakukan proses perhitungan variabel operator1 dikurangi dengan operator2, dan menyimpannya ke variabel kurang yang bertipe integer.

Menampilkan nilai dari variabel kurang .

Melakukan proses perhitungan variabel operator1 dikalikan dengan operator2, dan menyimpannya ke variabel kali yang bertipe integer.

Menampilkan nilai dari variabel kali.

Melakukkan proses konverting variabel yang bertipe integer ke double sekaligus melakukan pembagian antara variabel operator1 dengan operator2. dan menyimpannya ke variabel bagi yang bertipe double.

(5)

Tugas Praktikum 1.2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum1.

Melakukan import dari package Scanner, untuk menggunakan fungsi scanner pada program.

Deklarasi dari class yang bernama Tugas2.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program. Deklarasi variabel Scanner dengan nama variabel input.

Menampilkan kalimat “Program penghitung pemakaian listrik sederhana”. Pendeklarasian 2 variabel yang bertipe String.

Pendeklarasian 4 variabel yang bertipe integer.

Menampilkan perintah untuk memasukan nilai berupa String ke variabel Nama. Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel Nama. Menampilkan perintah untuk memasukan nilai berupa String ke variabel Kelurahan. Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel Kelurahan. Menampilkan perintah untuk memasukan nilai berupa integer ke variabel awalKwh. Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel awalKwh. Menampilkan perintah untuk memasukan nilai berupa integer ke variabel akhirKwh. Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel akhirKwh. Menampilkan perintah untuk memasukan nilai berupa integer ke variabel Biaya. Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel Biaya. Menampilkan perintah untuk memasukan nilai berupa integer ke variabel ppj. Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukan ke variabel ppj. Menampilkan “================= PLN Java =================” . Menampilkan nilai dari variabel Nama.

Menampilkan nilai dari variabel Kelurahan.

Melakukan proses perhitungan variabel akhirKwh dikurangi dengan awalKwh, dan menyimpannya ke variabel Pakai yang bertipe integer.

Menampilkan nilai dari variabel Pakai.

Melakukan proses perhitungan variabel Pakai dikalikan dengan Biaya, dan menyimpannya ke variabel Tarif yang bertipe integer.

Menampilkan nilai dari variabel Tarif.

Melakukan proses perhitungan variabel Tarif dikalikan dengan ppj dibagi 100, dan menyimpannya ke variabel Pajak yang bertipe integer.

Menampilkan nilai dari variabel ppj dan Pajak.

Melakukan proses perhitungan variabel Tarif ditambahkan dengan Pajak, dan menyimpannya ke variabel Bayar yang bertipe integer.

Menampilkan nilai dari variabel Bayar.

Menampilkan “============================================” Menutup deklarasi methode main.

(6)

D.

SCREENSHOT PROGRAM

Tugas Praktikum 1.1
(7)

E.

PRAKTIKUM

Data dan Analisis hasil percobaan : A. Output

1.Jalankan kelas Output1 – Output4 dan benahi jika menemukan kesalahan! Jawaban :

(8)

2.Pada Kelas Output2 baris keempat hapus tanda + kemudian amati apa yang terjadi dan jelaskan!

Jawaban :

Akan muncul pemberitahuan error yang di tunjukan adanya tanda seru(!) merah di baris tersebut. Namun program masih dapat di jalankan tapi output tidak sesuai yang diharapkan.

3.Pada kelas Output3 baris 3 – 6, jelaskan arti dari kode tersebut dan temukan perbedaannya!

Jawaban :

(9)

Pada code ini akan menghasilkan output biasa %s untuk “Pemrograman Java” dan %c untuk “|”, tanpa ada penambahan karakter baru.

System.out.printf("%30s%c\n","Pemrograman Java",'|'); %30s disini berarti panjang String akan di tambah 30 karakter, bertambah dengan karakter Spasi sebelum String awal(“Pemrograman Java”).

System.out.printf("%-30s%c\n","Pemrograman Java",'|'); %30s disini berarti panjang String akan di tambah 30 karakter, bertambah dengan karakter Spasi setelah String awal(“Pemrograman Java”).

System.out.printf("%30.5s%c\n","Pemrograman Java",'|'); %30.5s disini berarti panjang String akan di tambah 30 karakter sebelum String awal, dan bentuk String yang akan di tampilkan hanya 5 karakter saja menjadi(“Pemro”).

4.Pada kelas output3 baris 3 ganti karakter ‘|’ menjadi ‘ab’ amati dan jelaskan! Jawaban:

Akan muncul pemberitahuan error yang di tunjukan adanya tanda seru(!) merah di baris tersebut.

Error terjadi karena “ab” bukanlah sebuah karakter melainkan bentuk String, sedangkan fungsi yang di gunakan adalah %c yang di gunakan hanya untuk mencetak tipe char saja, Jadi tidak sesuai antara hasil yang akan di cetak dengan fungsi yang di gunakan.

5.Pada kelas Output3 setelah baris 6 tambahkan kode program dengan syntax System.out.printf("%-30.8s%c\n","Pemrograman Java",'|'); kemudian amati perbedaannya dengan baris 6 dan simpulkan!

(10)

System.out.printf("%-30.8s%c\n","Pemrograman Java",'|');

%-30.8s disini berarti panjang String akan di tambah 30 karakter setelah String awal, dan bentuk String yang akan di tampilkan hanya 8 karakter saja menjadi(“Pemrogra”).

6.Pada kelas Output4 tambahkan kode program yang mencentak nilai x dengan format 2 angka dibelakang koma!

Jawaban :

System.out.printf("%.2f\n",x);

7.Pada kelas Output4 tambahkan kode berikut System.out.printf("%g %15e %15.3f\n",x,x,x); amati apa yang terjadi dan jelaskan!

(11)

%g sama dengan fungsi %e atau %f untuk mencetak bilangan pecahan, tapi lebih singkat jumlah karakternya hanya 8 karakter. Sedangkan %e untuk jumlah karakter yang lebih panjang.

8.Dari ketiga jenis output tersebut simpulkan dan temukan perbedaannya! Jawaban :

System.out.println();

Melakukan cetak di baris baru, memanjang ke bawah. System.out.print();

Melakukan cetak memanjang ke samping. System.out.printf();

Memungkinkan untuk menghasilkan output berupa format dalam Java.

B. Variabel

1.Jalankan kelas Variabel dan benahi jika menemukan kesalahan! Jawaban :

(12)

2. Setelah baris 5 tambahkan syntax untuk mengurangkan nilai dari variabel nilai dan nilai_2, amati yang terjadi dan jelaskan! (benahi jika menemukan kesalahan).

Jawaban :

Nilai dari variabel hasil akan berubah berkurang yang awalnya 15,3 menjadi 13,3. Berkurang 1 dari variabel nilai (nilai--;) dan berkurang 1 dari variabel nilai_2 (nilai_2--;).

3.Setelah baris 8 tambahkan variabel dengan type data char dengan nama variabel: ch dan mempunyai nilai sama seperti pada variabel s dan amati apa yang terjadi, jelaskan!

(13)

Akan muncul pemberitahuan “incompatible types” karena tipe data char hanya dapat digunakan untuk karakter saja bukan digunakan untuk memberikan nilai berupa kata maupun kalimat.

4.Tambahkan variabel dengan nama nilai3 yang bertipe data integer dan diberi nilai awal 100 kemudian lakukan pembagian yang disimpan pada variabel hasil kemudian cetak menggunakan kelas System!

Jawaban :

5.Tambahkan variabel dengan nama nilai3 yang bertipe data integer dan diberi nilai awal 100 kemudian lakukan pembagian tanpa harus disimpan disebuah variabel melainkan cetak pada layar menggunakan System!

(14)

6.Jelaskan perbedaan antara no 4 dan no 5! Jawaban :

Perbedaannya hanya pada penulisan syntax pada statemen atau perintah System.out.print(); saja. Kalau di no 4 kita hanya tinggal memangil variabel hasil saja. Sedangkan pada no 5 kita harus menuliskan operasi pembagian antara variabel nilai_2 dengan nilai si perintah System.out.println();. Untuk output yang di hasilkan akan sama saja.

C. Input

1.Jalankan kelas Input dan benahi jika menemukan kesalahan! Jawaban :

2.Pada baris 7 ubah nextInt() menjadi nextDouble() dan amati apa yang terjadi serta jelaskan!

(15)

Akan muncul pemberitahuan “incompatible types” karena pada pendeklarasian awal variabel nilai1 menggunaka tipe data integer. Sedangkan inputnya menggunakan nextDouble() maka akan terjadi ketidak cocokan.

3.Tambahkan perintah untuk memasukkan nama dan NIM user dan ditampilkan pada akhir program!

Jawaban :

F.

KESIMPULAN

Pada pemrograman Java untuk melakukan Operasi Input dan untuk menyimpan nilai data ke variabel tertentu melalui peralatan I/O. Ada 3 bentuk inputan yakni : 1) Scanner 2) BufferedReader 3) JOptionPane. Begitu juga untuk mencetak kedalam layar monitor kita dapat menggunakan Kelas yang sudah disediakan oleh library Java yaitu dengan menggunakan Kelas System. untuk menampilkan data keluaran pada peralatan output standart (layar monitor) ada 3 cara di antaranya sebagai berikut : 1) System.out.println(); 2) System.out.print(); 3) System.out.printf();.

(16)

LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN DASAR

PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU

KOMPUTER

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

BAB

: SELEKSI KONDISI

NAMA

: MOH. ARIF ANDRIAN

NIM

: 156150600111002

TANGGAL : 13/10/2015

ASISTEN

: - PUJO PRASETYO AJI

-

FADHILATUR RAHMAH

A.

DEFINISI MASALAH

1. Buatlah program sebagai berikut dengan menggunakan metode switch case Menu : 1. menghitung luas dan keliling persegi panjang

2. menghitung luas dan keliling lingkaran 3. menghitung luas dan keliling segitiga

Pilihan anda : 3 Masukkan a : 3 Masukkan b : 4 Masukkan r : 5

Keliling segitiga : 12 cm Luas segitiga : 6 cm2

Pilihan anda : 10

Data tak ditemukan, program dihentikan ...

2. Untuk menentukan kriteria kegemukan, digunakan IMT (Indeks Massa Tubuh), yang bias dihitung menggunakan rumus :

IMT = b / t2

b = berat badan (kg) t = tinggi badan (m)

Kriteria untuk nilai IMT ditabelkan sebagai berikut :

Nilai IMT Kriteria

IMT ≤ 18,5 Kurus 18,5 < IMT ≤ 25 Normal 25 < IMT ≤ 30 Gemuk IMT > 30 Kegemukan

Susun program dengan tampilan sebagai berikut dengan menggunakan metode if-else!

Berat badan (kg) : 45 Tinggi badan (m) :1.72

(17)

Berat badan (kg) : 85 Tinggi badan (m) :1.71

IMT = 29,08 Termasuk gemuk

3. Susun program untuk masalah pengajian sebagai berikut :

Masukan yang dibutuhkan oleh program adalah : jumlah jam kerja tiap minggu.Keluaran program adalah : total upah dari pegawai tertentu. Aturan yang diterapkan adalah :

- Batas kerja maksimal adalah 60 jam / minggu, dengan upah Rp. 5000,- / jam. Kelebihan jam kerja dari batas maksimum akan dianggap sebagai lembur dengan upah Rp. 6000,- /jam.

- Batas kerja minimal adalah 50 jam / minggu. Apabila pegawai mempunyai jam kerja di bawah batas kerja minimal ini, maka akan dikenakan denda sebesar Rp. 1000,- / jam.

Contoh tampilan :

Jam kerja : 55

Upah = Rp. 275000 Lembur = Rp. 0 Denda = Rp. 0 ---

Total = Rp. 275000

Jam kerja : 70

Upah = Rp. 300000 Lembur = Rp. 60000 Denda = Rp. 0 ---

Total = Rp. 360000

Jam kerja : 40

Upah = Rp. 200000 Lembur = Rp. 0 Denda = Rp. 10000 ---

(18)

A.

SOURCE CODE

Tugas Praktikum 2.1

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 package Praktikum2; import java.util.Scanner; public class Tugas1 {

public static void main(String[] args) { Scanner input = new Scanner(System.in); System.out.println("Menu : ");

System.out.println("1. menghitung luas dan keliling persegi panjang");

System.out.println("2. menghitung luas dan keliling lingkaran");

System.out.println("3. menghitung luas dan keliling segitiga");

System.out.print("Masukkan pilihan : "); int pilihan = input.nextInt();

float luas, keliling; switch(pilihan){ case 1 :

System.out.println("Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang");

System.out.print("Masukkan panjang : "); float panjang = input.nextInt();

System.out.print("Masukkan Lebar : "); float lebar = input.nextInt();

luas = panjang*lebar;

keliling = 2*(panjang+lebar);

System.out.printf("Luas Persegi Panjang : %.0f cm",luas);

System.out.printf("\nKeliling Persegi Panjang : %.0f cm2 \n",keliling);

break; case 2 :

System.out.println("Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran");

System.out.print("Masukkan Jari-jari : "); float radius = input.nextFloat();

float phi = (float) 3.14; luas = phi*radius*radius; keliling = 2*phi*radius;

System.out.printf("Luas Lingkaran : %.1f cm",luas);

System.out.printf("\nKeliling Lingkaran : %.1f cm2\n",keliling);

break; case 3 :

System.out.println("Menghitung Luas dan Keliling Segitiga");

(19)

39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52

System.out.print("Masukkan tinggi : "); float tinggi = input.nextFloat();

System.out.print("Masukkan Sisi miring : "); float sm = input.nextInt();

luas = (float) (0.5*(alas*tinggi)); keliling = alas+tinggi+sm;

System.out.printf("Luas Segitiga : %.0f cm\n",luas);

System.out.printf("Keliling Segitiga : %.0f cm2\n",keliling);

break; default :

System.out.println("Data tak ditemukan, program dihentikan ...");

} } }

Tugas Praktikum 2.2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 package Praktikum2; import java.util.Scanner; public class Tugas2 {

public static void main(String[] args) { Scanner input = new Scanner(System.in);

System.out.println("Index Massa Tubuh (IMT)"); System.out.print("Berat Badan (kg) : ");

float berat = input.nextFloat();

System.out.print("Tinggi Badan (m) : "); float tinggi = input.nextFloat();

float imt = berat / (tinggi*tinggi); if (imt <= 18.5){

System.out.printf("IMT = %.2f \t Termasuk Kurus\n",imt);

}

else if(imt > 18.5 && imt <= 25){

System.out.printf("IMT = %.2f \t Termasuk Normal\n",imt);

}

else if(imt > 25 && imt <= 30){

System.out.printf("IMT = %.2f \t Termasuk Gemuk\n",imt);

}

else if(imt > 30){

System.out.printf("IMT = %.2f \t Termasuk Kegemukan\n",imt);

(20)

Tugas Praktikum 2.3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 package Praktikum2; import java.util.Scanner; public class Tugas3 {

public static void main(String[] args) { Scanner input = new Scanner(System.in); System.out.print("Jam Kerja : ");

int jamkerja = input.nextInt(); int max = 60;

int min = 50;

int jam, upah ,lembur ,denda ,total; upah=0; lembur=0; denda=0;

if (jamkerja>max){

jam = jamkerja - max; upah = max*5000; lembur = jam*6000; }

else if (jamkerja>=min && jamkerja<=max){ upah = jamkerja*5000;

}

else if (jamkerja<min){ jam = min - jamkerja; denda = jam*1000; upah = jamkerja*5000; }

total = upah+lembur-denda;

System.out.println("Upah = Rp. "+upah); System.out.println("Lembur = Rp. "+lembur); System.out.println("Denda = Rp. "+denda); System.out.println("---"); System.out.println("Total : Rp. "+total); }

}

B.

PEMBAHASAN

Tugas Praktikum 2.1 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum2.

Melakukan import dari package Scanner, untuk menggunakan fungsi scanner pada program.

Deklarasi dari class yang bernama Tugas1.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program. Deklarasi variabel Scanner dengan nama variabel input.

Menampilkan “Menu : “.

(21)

10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41

Menampilkan perintah untuk memasukan nilai ke variabel pilihan berdasarkan opsi yang telah di berikan di atas.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel pilihan. Deklarsi dari dua variabel yang bertipe data float yang bernama luas dan keliling. Memilih tindakan yang akan dijalankan sesuai dengan input yang dimasukkan pada variabel pilihan.

Menjalankan perintah yang ada pada kondisi 1 apabila nilai dari variabel pilihan sama dengan 1.

Menampilkan “Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang”. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel panjang.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel panjang. Menampilkan perintah untuk memasukan nilai ke variabel lebar.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel lebar. Melakukan proses perkalian antara variabel panjang dan lebar(sesuai rumus luas persegi panjang) yang disimpan pada varibel luas.

Melakukan proses penghitungan variabel panjang ditambah lebar lalu di kalikan dua(sesuai rumus keliling persegi panjang) yang di simpan pada variabel keliling. Menampilkan nilai dari variabel luas. Di mana %.0f digunakan untuk menampilkan tipe data yang berbentuk float dan menghilangkan nilai koma di belakangnya. Menampilkan nilai dari variabel keliling.

Digunakan untuk menghentikan proses yang terjadi apabila perintah untuk eksekusi telah dilaksanakan atau batasan dari masing-masing kondisi.

Menjalankan perintah yang ada pada kondisi 2 apabila nilai dari variabel pilihan sama dengan 2.

Menampilkan “Menghitung Luas dan Keliling Lingkaran”. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel radius.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel radius. Deklarasi dari variabel yang bernama phi yang bertipe data float yang di inisialisasi dengan nilai 3,14.

Melakukan proses penghitungan variabel phi dikalikan radius pangkat dua(sesuai rumus luas lingkaran), yang di simpan pada variabel luas.

Melakukan proses perhitungan dua dikali phi dikali radius(sesuai rumus keliling lingkaran), yang di simpan pada variabel keliling.

Menampilkan nilai dari variabel luas. Di mana %.1f digunakan untuk menampilkan tipe data yang berbentuk float dan menampilkan 1 digit nilai koma di belakangnya. Menampilkan nilai dari variabel keliling.

Digunakan untuk menghentikan proses yang terjadi apabila perintah untuk eksekusi telah dilaksanakan atau batasan dari masing-masing kondisi.

Menjalankan perintah yang ada pada kondisi 3 apabila nilai dari variabel pilihan sama dengan 3.

Menampilkan “Menghitung Luas dan Keliling Segitiga”.

Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel alas.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel alas. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel tinggi.

(22)

42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel sm.

Melakukan proses penghitungan variabel alas dikalikan tinggi dibagi 0,5(sesuai rumus luas Segitiga), yang disimpan pada variabel luas.

Melakukan proses perhitungan variabel alas ditambah tinggi ditambah sm, yang di simpan pada variabel keliling.

Menampilkan nilai dari variabel luas. Di mana %.0f digunakan untuk menampilkan tipe data yang berbentuk float dan menghilangkan nilai koma di belakangnya. Menampilkan nilai dari variabel keliling.

Digunakan untuk menghentikan proses yang terjadi apabila perintah untuk eksekusi telah dilaksanakan atau batasan dari masing-masing kondisi.

Jika pilihan yang dimasukkan tidak ada yang memenuhi kriteria dari masing-masing kondisi maka statement yang berada pada default akan diproses.

Menampilkan “Data tak ditemukan, program dihentikan ...”. Menutup kondisi fungsi switch-case.

Menutup deklarasi methode main. Menutup deklarasi class Tugas1.

Tugas Praktikum 2.2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum2.

Melakukan import dari package Scanner, untuk menggunakan fungsi scanner pada program.

Deklarasi dari class yang bernama Tugas2.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program. Deklarasi variabel Scanner dengan nama variabel input.

Menampilkan “Index Massa Tubuh (IMT)”.

Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel berat.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel berat. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel tinggi.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel tinggi. Melakukan penghitungan variabel berat dibagi tinggi pangkat dua, yang di simpan pada variabel imt.

Jika kondisi imt kurang dari sama dengan 18,5.

Maka akan mencetak nilai dari variabel imt dan keterangan “Termasuk Kurus”. Menutup kondisi atau akhir statement kondisi.

Jika kondisi imt lebi besar dari 18,5 dan imt kurang dari sama dengan 25. Maka akan mencetak nilai dari variabel imt dan keterangan “Termasuk Normal”. Menutup kondisi atau akhir statement kondisi.

Jika kondisi imt lebi besar dari 25 dan imt kurang dari sama dengan 30.

Maka akan mencetak nilai dari variabel imt dan keterangan “Termasuk Gemuk”. Menutup kondisi atau akhir statement kondisi.

Jika kondisi imt lebih besar dari 30.

Maka akan mencetak nilai dari variabel imt dan keterangan “Termasuk Kegemukan”. Menutup kondisi atau akhir statement kondisi.

(23)

Tugas Praktikum 2.3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum2.

Melakukan import dari package Scanner, untuk menggunakan fungsi scanner pada program.

Deklarasi dari class yang bernama Tugas2.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program. Deklarasi variabel Scanner dengan nama variabel input.

Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel jamkerja.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel jamkerja. Deklarasi dan inisialisasi variabel yang bernama max yang bertipe integer dimana nilai dari variabel ini adalah batas jam kerja maksimal(60 jam) selama seminggu.

Deklarasi dan inisialisasi variabel yang bernama min yang bertipe integer dimana nilai dari variabel ini adalah batas jam kerja minimal(50 jam) selama seminggu.

Deklarasi lima variabel yang bertipe integer yang bernama jam, upah, lembur, denda dan total.

Inisialisasi variabel upah, lembur dan denda dengan nilai awal sama dengan 0. Jika kondisi jamkerja lebih besar dari max, maka

Melakukan proses penghitungan variabel jam sama dengan jamkerja dikurangi max. Melakukan proses penghitungan variabel upah sama dengan max dikali 5000(upah per jamnya).

Melakukan proses penghitungan variabel lembur sama dengan jam dikali 6000(upah lembur per jamnya).

Menutup kondisi atau akhir statement kondisi.

Jika kondisi jamkerja lebih besar dari sama dengan min dan jamkerja kurang dari sama dengan max, maka

Melakukan proses penghitungan upah sama dengan jamkerja dikali 5000(upah per jamnya).

Menutup kondisi atau akhir statement kondisi. Jika kondisi jamkerja kurang dari min, maka

Melakukan proses penghitungan variabel jam sama dengan min dikurangi jamkerja. Melakukan proses penghitungan variabel denda sama dengan jam dikali 1000(denda per jamnya).

Melakukan proses penghitungan variabel upah sama dengan jamkerja dikali 5000(upah per jamnya).

Menutup kondisi atau akhir statement kondisi.

Melakukan proses penghitungan variabel total sama dengan upah ditambah lembur dikurangi denda.

(24)

C.

SCREENSHOT PROGRAM

Tugas Praktikum 2.1
(25)
(26)

D.

PRAKTIKUM

Data dan Analisis hasil percobaan : A. Conditional Assignment

1. Jalankan file constAss.java dan benahi jika menemukan kesalahan! Jawaban :

Tidak ada kesalahan.

2. Ubah kode diatas pada baris ke empat dengan merubah type data String menjadi int, amati yang terjadi kemudian jelaskan!

Jawaban :

Akan muncul pemberitahuan “incompatible types” karena tipe data int hanya dapat digunakan untuk angka saja bukan digunakan untuk memberikan nilai berupa kata maupun kalimat.

3. Tambahkan kode dibawah baris 5 dengan menambahkan program yang meminta inputan user dengan memasukkan nama dan nim masing-masing mahasiswa dan jika benar maka akan mencetak nama dan nim mahasiswa, jika salah maka mencetak “input nama salah” jika memasukkan nama yang salah, “input nim salah” jika memasukka nim yang salah.

(27)

Source code.

Jika inputan Nama salah.

Jika inputan NIM salah.

Jika inputan Nama dan NIM benar.

4. Buat program yang meminta untuk memasukkan nama dan password kemudian program akan meminta user untuk memasukkan nama dan password sesuai inputan sebelumnya. Jika benar maka program akan mencetak informasi biodata mahasiswa dan jika salah maka program akan mencetak “data tak ditemukan”.

(28)

B. If else

1. Jalankan file seleksi1.java dan benahi jika menemukan kesalahan! Jawaban :

(29)

2. Masukkan nilai 30, 60 dan 80 saat program dijalankan, dan jawablah dengan screenshot hasil keluaran dari program!

Jawaban :

3. Pada baris 9, ubahlah kode program menjadi System.out.println("Nilai kurang!");, Pengaruh apa yang ditimbulkan setelah dilakukan pengubahan kode diatas!

Jawaban :

(30)

C. Nested If

1. Jalankan file seleksi2.java dan benahi jika menemukan kesalahan! Jawaban :

Tidak ada kesalahan.

2. Masukkan nilai 5, 20, 30 saat program dijalankan, jelaskan alur jalan program dan beri screenshot keluaran dari program!

(31)

Pada kondisi pertama ditanya apakah nilai di kalikan 2 kurang dari 50, jika iya maka nilai akan di tambah dengan angka 10, jika tidak maka akan langsung menuju kondisi ke dua. Karena 5 x 2 = 10, dan 10 kurang 50 maka disini 5 di tambahkan dengan angka 10 jadi nilai sekarang = 15.

Pada kondisi kedua di tanya apakah nilai <= 20 jika iya maka cetak “Filkom”, jika tidak maka cetak “PTIIK”. Karena nilai = 15 dan 15 kurang dari 20, maka akan tercetak “Filkom”.

Pada kondisi selanjutnya di tanya apakah nilai jika di modulus 2 hasilnya = 1. Jika iya maka cetak “UB”, jika tidak cetak “Brawijaya”. Karena nilai = 15 dan 15 di modulus 2 = 1, maka akan tercetak “UB”.

Pada kondisi pertama ditanya apakah nilai di kalikan 2 kurang dari 50, jika iya maka nilai akan di tambah dengan angka 10, jika tidak maka akan langsung menuju kondisi ke dua. Karena 20 x 2 = 40, dan 40 kurang 50 maka disini 20 di tambahkan dengan angka 10 jadi nilai sekarang = 30.

Pada kondisi kedua di tanya apakah nilai <= 20 jika iya maka cetak “Filkom”, jika tidak maka cetak “PTIIK”. Karena nilai = 30 dan 30 lebih dari 20, maka akan tercetak “PTIIK”.

Pada kondisi selanjutnya di tanya apakah nilai jika di modulus 2 hasilnya = 1. Jika iya maka cetak “UB”, jika tidak cetak “Brawijaya”. Karena nilai = 30 dan 30 di modulus 2 = 0, maka akan tercetak “Brawijaya”.

Pada kondisi pertama ditanya apakah nilai di kalikan 2 kurang dari 50, jika iya maka nilai akan di tambah dengan angka 10, jika tidak maka akan langsung menuju kondisi ke dua. Karena 30 x 2 = 60, dan 60 lebih dari 50 maka disini 30 nilainya akan tetap. jadi nilai sekarang = 30.

Pada kondisi kedua di tanya apakah nilai <= 20 jika iya maka cetak “Filkom”, jika tidak maka cetak “PTIIK”. Karena nilai = 30 dan 30 lebih dari 20, maka akan tercetak “PTIIK”.

(32)

3. Ubah kode diatas dengan memanfaatkan operasi and! Jawaban :

D. Switch case

1. Jalankan file seleksi3.java dan benahi jika menemukan kesalahan! Jawaban :

(33)

2. Pada baris 18,22,26,30 dan 34 hapus kode break, pengaruh apa yang terjadi setelah pengubahan kode tersebut!

Jawaban :

Memang saat code break; di hapus terlihat tidak terjadi kesalahan apa-apa, namun setelah di jalankan kita baru akan melihat kesalahan yang diakibatkan di hapusnya break;.

(34)

3. Apa perbedaan seleksi kondisi dengan menggunakan switch case dan if-else, dan kapan kita harus menggunakan if-else dan kapan menggunakan switch case?

Jawaban : switch-case :

percabangan yang digunakan saat kita memiliki banyak kondisi (lebih dari 2) dan banyak pernyataan (lebih dari 2). Sebenarnya switch-case ini hampir sama dengan else if, hanya saja sintaksnya yang berbeda.

If-else :

Percabangan if else digunakan saat kita memiliki dua pernyataan dengan syarat tertentu.

E.

KESIMPULAN

Percabangan adalah suatu pilihan atau opsi dengan kondisi tertentu. Jika kondisi yang menjadi syarat terpenuhi, maka opsi atau pilihan dijalankan, jika tidak maka sebaliknya. Dalam java terdapat 4 macam jenis percabangan, if, if-else, else-if, dan juga switch. Keempat jenis ini memiliki penggunaan masing-masing. Berikut penjelasan mengenai penggunaan tiap-tiap percabangan :

if :

Percabangan if ini digunakan jika kita hanya memiliki satu pernyaatan yang akan dijalankan dengan syarat tertentu. Sintaks if seperti berikut :

Contoh :

public class coba{

public static void main (String [] args){ int a=0;

if (a==0)

System.out.println("Nilai a = 0"); if (a==1)

System.out.println("Nilai a = 1"); }

}

Output : Program akan menampilkan nilai a = 0 saja, karena pada if yang kedua, kondisi tidak memenuhi atau salah.

if else :

Percabangan if else digunakan saat kita memiliki dua pernyataan dengan syarat tertentu. Sintaks if-else seperti berikut :

Contoh :

public class coba{

public static void main (String [] args){ int a=0;

if (a==0)

System.out.println("Nilai a = 0"); else

(35)

} }

Output : program akan menampilkan nilai a = 0, karena kondisi if bernilai benar, jika pada inisialisasi nilai a tidak bernilai 0, maka program akan menampilkan nilai a = 1.

else -if :

percabangan yang digunakan saat kita memiliki banyak kondisi (lebih dari 2) dan banyak pernyataan (lebih dari 2). Sintaks dari else-if seperti berikut :

Contoh :

public class coba{

public static void main (String [] args){ int a=2;

if (a==0)

System.out.println("Nilai a = 0"); else if(a==1)

System.out.println("Nilai a = 1"); else if(a==2)

System.out.println("Nilai a = 2"); }

}

Output : Program akan menampilkan nilai a = 2 saja, karena pada else-if yang ketiga atau dengan pernyataan a==2 bernilai benar, sedangkan pernyataan yang lain tidak dijalankan karena kondisi tidak memenuhi.

switch-case :

percabangan yang digunakan saat kita memiliki banyak kondisi (lebih dari 2) dan banyak pernyataan (ledbih dari 2). Sebenarnya switch-case ini hampir sama dengan else if, hanya saja sintaksnya yang berbeda.Sintaks dari switch-case seperti berikut : Contoh :

public class coba{

public static void main (String [] args){ int a=3;

switch (a) { case 1:

System.out.println("Nilai a=1");break; case 2:

System.out.println("Nilai a=2"); break; case 3:

System.out.println("Nilai a=3");break; default:

System.out.println("Nilai a=4"); break }

} }

(36)

pernyataan akan dijalankan. Break digunakan untuk keluar dari switch-case saat 1 pernyataan sudah dijalankan.

Operator digunakan untuk melakukan operasi, perintah perhitungan, dan segala aksi yang ingin dimasukkan ke dalam program.

1. Operator Aritmatika

(+) Operator penjumlahan (juga sebagai penyambung string) (-) Operator pengurangan

(*) Operator perkalian (/) Operator pembagian (%) Operator sisa pembagian

Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi matematika, seperti penambahan, pengurangan, pembagian, dan modulo (sisa pembagian). Contoh penggunaan:

Simbol Nama Operator Contoh Penggunaan

+ Penjumlahan n=n+1;

- Pengurangan n=n-1;

* Perkalian n=n*1;

/ Pembagian n=n/1;

% Sisa Pembagian n=n%1;

+ Peyambung String n="saya"+"tidur";

2. Operator Tunggal

(+) Operator plus; menyatakan nilai positif (setiap angka tanpa tanda ini akan dianggap sebagai positif)

(-) Operator minus; menyatakan nilai negatif, dapat pula digunakan untuk menegatifkan suatu bilangan

(++) Operator kenaikan; menambah suatu bilangan dengan 1 (--) Operator penurunan; mengurangkan suatu bilangan dengan 1 (!) Operator lawan; membalik nilai suatu boolean.

(37)

Simbol Nama Operasi Contoh

+ Plus Menyatakan nilai positif angka = +1;

- Minus Menyatakan nilai negatif angka = -1;

++ Kenaikan Menambah bilangan dengan 1 angka =++angka;

-- Penurunan Mengurangi bilangan dengan 1 angka = --angka;

! Lawan Membalik nilai suatu boolean ok = !true

3. Operator Pembanding, Boolean, dan Kondisi

(38)

Pada program tugas praktikum satu di situ kita belajar bagaimana penggunaan switch-case dan penerapanya pada pemecahan masalah yang di berikan. Kita dapat melakukan tiga bentuk pemecahan masalah 1)menghitung luas dan keliling persegi panjang. 2) menghitung luas dan keliling lingkaran. 3) menghitung luas dan keliling Segitiga. Dengan membaginya dalam case atau pilihan sehingga tiga masalah tersebut bisa digabungkan dalam sebuah program.

Sedangkan pada tugas peraktikum dua kita belajar bagaimana penggunan if-else untuk memecah beberapa kondisi yang telah di tentukan pada masalah(soal) yang telah di berikan. Program tugas praktikum dua berkaitan dengan menetukan kriteria IMT (Indeks Massa Tubuh) di mana ada penentuan empat kriteria yamg sudah dijelaskan pada soal dan kita membuat implementasiannya dalam sebuah progaram yaitu menggunakan fungsi if-else.

(39)

LAPORAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN DASAR

PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU

KOMPUTER

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

BAB

: PERULANGAN

NAMA

: MOH. ARIF ANDRIAN

NIM

: 156150600111002

TANGGAL : 17/11/2015

ASISTEN

: - PUJO PRASETYO AJI

-

FADHILATUR RAHMAH

A.

DEFINISI MASALAH

1. Buatlah program dengan tampilan sebagai berikut :

Masukkan nilai n = 4

* * * * * * * * * *

2. Buatlah looping yang menuliskan nama anda secara vertikal, dengan huruf yang sesuai dengan huruf yang di tulisan

Contoh menuliskan A :

A A A A A A A A A A A A A A

3. Buatlah program sederhana untuk menghitung beberapa volume bidang dengan tampilan awal

sebagai berikut :

MENU 0. KELUAR

1. HITUNG VOLUME BALOK 2. HITUNG VOLUME BOLA 3. HITUNG VOLUME KERUCUT 4. HITUNG VOLUME SILINDER

(40)

A.

SOURCE CODE

Tugas Praktikum 3.1

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 package Praktikum3; import java.util.Scanner; public class Tugas1 {

public static void main(String[] args) { Scanner in = new Scanner(System.in); System.out.print("Masukkan nilai n : "); int n = in.nextInt();

for (int baris = 1; baris <= n; baris++) {

for (int spasi = n-1; spasi >= baris; spasi--) { System.out.print(" ");

}

for (int bintang = 1; bintang <= baris; bintang++){ System.out.print(" *"); } System.out.println(" "); } } }

Tugas Praktikum 3.2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 package Praktikum3; public class Tugas2 {

public static void main(String[] args) { int baris, spasi, huruf;

int n = 6; //huruf A

for (baris = 0; baris < n; baris++) {

for (spasi = 0; spasi < (n - baris); spasi++) { System.out.print(" ");

}

for (huruf = 0; huruf < ((2 * baris) + 1); huruf++) {

if (baris == 0 || baris == (n - 3)) { System.out.print("A");

} else {

if (huruf == 0 || huruf == (2 * baris)) { System.out.print("A");

} else {

(41)

26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74

for (baris = 0; baris < n; baris++) { for (huruf = 0; huruf < n; huruf++) {

if (huruf == 0 || huruf == (baris) || huruf == 5) {

System.out.print(" N"); } else {

System.out.print(" "); } } System.out.println(""); } System.out.println(""); //Huruf D

for (baris = 0; baris < n; baris++) { for (huruf = 0; huruf < n; huruf++) { if (huruf == 0) {

System.out.print(" "); }

}

for (huruf = 0; huruf < n - 2; huruf++) { if (baris == n - 1 || baris == n - 6) { System.out.print(" D");

} }

for (huruf = 0; huruf < n; huruf++) { if (huruf == 0 || huruf == 4) { if (baris == 0 || baris == 5) { System.out.print(" "); } else {

System.out.print(" D"); }

} else {

System.out.print(" "); } } System.out.println(""); } System.out.println(""); //Huruf R

for (baris = 0; baris < n; baris++) { for (huruf = 0; huruf < n; huruf++) { if (huruf == 0) {

System.out.print(" "); }

}

for (huruf = 0; huruf < n - 1; huruf++) {

if (huruf == 0 || baris == 2 || baris == 0 || baris == huruf + 1 || baris == huruf - 3) {

System.out.print(" R"); } else {

(42)

75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 123 124 } } System.out.println(""); } System.out.println(""); //Huruf I

for (baris = 0; baris < n; baris++) { for (huruf = 0; huruf < n; huruf++) { if (huruf == 3) {

System.out.print("I"); } else {

System.out.print(" "); } } System.out.println(""); } System.out.println(""); //huruf A

for (baris = 0; baris < n; baris++) {

for (spasi = 0; spasi < (n - baris); spasi++) { System.out.print(" ");

}

for (huruf = 0; huruf < ((2 * baris) + 1); huruf++) {

if (baris == 0 || baris == (n - 3)) { System.out.print("A");

} else {

if (huruf == 0 || huruf == (2 * baris)) { System.out.print("A");

} else {

System.out.print(" "); } } } System.out.println(""); } System.out.println(""); //Huruf N

for (baris = 0; baris < n; baris++) { for (huruf = 0; huruf < n; huruf++) {

if (huruf == 0 || huruf == (baris) || huruf == 5) {

System.out.print(" N"); } else {

(43)

Tugas Praktikum 3.3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 package Praktikum3; import java.util.Scanner; public class Tugas3 {

public static void main(String[] args) { int pilihan;

do {

System.out.println("\nMENU :"); System.out.println("0. KELUAR");

System.out.println("1. HITUNG VOLUME BALOK"); System.out.println("2. HITUNG VOLUME BOLA"); System.out.println("3. HITUNG VOLUME KERUCUT"); System.out.println("4. HITUNG VOLUME SILINDER"); System.out.println("5. HITUNG VOLUME LIMAS

SEGITIGA");

System.out.print(" MASUKKAN PILIHAN ANDA : "); Scanner in = new Scanner(System.in);

pilihan = in.nextInt(); if (pilihan == 0) {

System.out.println("\nTerima Kasih..."); break;

} else if (pilihan == 1) {

System.out.println("\nMENGHITUNG VOLUME BALOK ");

System.out.print("Masukkan panjang : "); int p = in.nextInt();

System.out.print("Masukkan Lebar : "); int l = in.nextInt();

System.out.print("Masukkan tinggi : "); int t = in.nextInt();

int volume = p * l * t;

System.out.println("Volume : " + volume + " cm3");

} else if (pilihan == 2) {

System.out.println("\nMENGHITUNG VOLUME BOLA ");

double phi = (double) 3.14;

System.out.print("Masukkan Radius : "); double r = in.nextDouble();

double volume = (double) (4 / 3 * phi * Math.pow(r, 3));

System.out.println("Volume : " + volume + " cm3");

} else if (pilihan == 3) {

System.out.println("\nMENGHITUNG VOLUME KERUCUT ");

double phi = (double) 3.14;

System.out.print("Masukkan Radius : "); double r = in.nextDouble();

(44)

43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71

double t = in.nextDouble();

double volume = (double) (phi * Math.pow(r, 2) * t) / 3;

System.out.println("Volume : " + volume + " cm3");

} else if (pilihan == 4) {

System.out.println("\nMENGHITUNG VOLUME SILINDER ");

double phi = (double) 3.14;

System.out.print("Masukkan Radius : "); double r = in.nextDouble();

System.out.print("Masukkan tinggi : "); double t = in.nextDouble();

double volume = (double) (phi * Math.pow(r, 2) * t);

System.out.println("Volume : " + volume + " cm3");

} else if (pilihan == 5) {

System.out.println("\nMENGHITUNG VOLUME LIMAS SEGITIGA ");

System.out.print("Masukkan panjang : "); int p = in.nextInt();

System.out.print("Masukkan Lebar : "); int l = in.nextInt();

System.out.print("Masukkan tinggi : "); int t = in.nextInt();

double volume = (double) ((p * l / 2) * t) / 3;

System.out.println("Volume : " + volume + " cm3");

} else{

System.out.println("\nInputan Tidak Sesuai..."); break;

}

} while (pilihan!=0); }

}

B.

PEMBAHASAN

Tugas Praktikum 3.1 1 2 3 4 5 6 7

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum3.

Melakukan import dari package Scanner, untuk menggunakan fungsi scanner pada program.

Deklarasi dari class yang bernama Tugas1.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program. Deklarasi variabel Scanner dengan nama variabel in.

Menampilkan perintah untuk memasukan nilai ke variabel n.

(45)

8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

nilai yang telah di masukkan ke variabel n.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, Di mana loopCondition nya jika baris <= n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Proses perulangan kedua untuk mencetak spasi atau daerah kosong berbentuk segitiga siku-siku terbalik dengan variabel spasi sebagai pusat loop. Deklarasi awal variabel baris = n-1, dengan loopCodition spasi >= n, karna mencetaknya berbentuk terbalik maka stepExpresentnya didecrementkan.(antara loop pertama dan kedua adalah loop bersarang).

Menampilkan spasi / statement dari loop ke dua. Akhir dari looping kedua.

Proses looping ketiga adalah untuk mencetak bintang dengan bentuk segitiga siku-siku, dengan variabel bintang sebagai pusat proses loop. Deklarasi awal variabel bintang = 1, dengan loopCondition bintang <= baris, setelah itu variabel bintang di incrementkan.(antara loop pertama dan ketiga adalah loop bersarang, sedangkan loop kedua dengan ketiga adalah loop bertingkat.

Menampilkan bintang / statement dari loop ketiga. Akhit=r dari looping ketiga.

Statement dari loop pertama untuk setiap pergantian baris. Akhir dari loop pertama.

Menutup deklarasi methode main. Menutup deklarasi class Tugas1.

Tugas Praktikum 3.2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum2. Deklarasi dari class yang bernama Tugas2.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program.

Pendeklarasian tiga variabel bertipe integer dengan nama baris, spasi dan huruf. Deklarasi dari variabel n yang diinisialisasi dengan nialai 6.

Komentar yang menunjukan huruf apa yang akan di cetak.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, di mana loopCondition nya jika baris < n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Proses perulangan kedua untuk mencetak spasi atau daerah kosong berbentuk segitiga siku-siku terbalik dengan variabel spasi sebagai pusat loop. Deklarasi awal variabel baris = n-1, dengan loopCodition spasi < (n-baris), karna mencetaknya berbentuk terbalik maka stepExpresentnya diincrementkan.(antara loop pertama dan kedua adalah loop bersarang).

Menampilkan spasi/area kosong. Akhir dari loop spasi.

(46)

12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43

Kondisi jika pada saat perulangan baris = 0 atau baris = n-3, maka akan melakukan statemen di bawahnya.

Menampilkan huruf “A”.

Kondisi selanjutnya jika selain baris = 0 atau baris = n-3, maka akan melakukan statement di bawahnya.

Disini terdapat statement kondisi lagi jika huruf = 0 atau huruf =2x baris, maka akan melakukan statemen dibawah ini.

Menampilkan huruf “A”.

Selain kondisi diatas maka program kan mencetak statement di bawah ini. Menampilkan spasi/area kosong.

Akhir dari statement kondisi nested if. Akhir dari kondisi else.

Akhir dari loop huruf.

Statement dari loop baris untuk setiap pergantian baris. Akhir dari loop baris.

Melakukan perintah ganti baris.

Komentar yang menunjukan huruf apa yang akan di cetak.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, Di mana loopCondition nya jika baris < n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Loop kedua/bersarang untuk mebentuk huruf N. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Disini terdapat statement kondisi jika huruf = 0 atau huruf = baris atau huruf=5, maka akan melakukan statemen dibawah ini.

Menampilkan huruf “ N”.

Jika selain kondisi diatas, maka program akan melakukan statement di bawah ini. Menampilkan spasi/area kosong.

Akhir dari statement else. Akhir dari loop huruf.

Statement dari loop baris untuk setiap pergantian baris. Akhir dari loop baris.

Melakukan perintah ganti baris.

Komentar yang menunjukan huruf apa yang akan di cetak.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, Di mana loopCondition nya jika baris < n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Loop kedua/bersarang untuk mebentuk huruf D. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Jika pada loop huruf = 0 maka program akan melakukan statement di bawah ini. Menampilkan spasi/area kosong.

(47)

44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75

Loop ketiga/bersarang untuk mebentuk huruf D. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n-2, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Jika baris=n-1 atau baris=n-6 maka program akan melakukan statement dibawah ini. Menampilkan “ D”.

Akhir statement. Akhir loop ketiga.

Loop ketiga/bersarang untuk mebentuk huruf D. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Jika huruf=0 atau huruf=4 maka kan melakukan statement dibawahnya.

Percabangan dari if pertama, jika baris=0 atau baris=5, maka program akan melakukan perintah di bawahnya.

Menampilkan spasi/area kosong. Akhir dari statemen kondisi.

Jika selain kondisi if cabang diatas maka program akan melakukan perintah ini. Menampilkan huruf “ D”.

Akhir dari kondisi

Else untuk if pertama, jika selain pada kondisi di if pertama maka program akan melakukan statement di bawah ini.

Menampilkan spasi/area kosong. Akhir dari kondisi else.

Akhir loop huruf.

Perintah untuk ganti baris. Akhir dari loop baris. Perintah untuk ganti baris.

Komentar yang menunjukan huruf apa yang akan di cetak.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, Di mana loopCondition nya jika baris < n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Loop kedua/bersarang untuk mebentuk huruf R. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Jika pada loop huruf = 0 maka program akan melakukan statement di bawah ini. Menampilkan spasi/area kosong.

Akhir dari statement. Akhir dari loop kedua.

Loop ketiga/bersarang untuk mebentuk huruf R. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n-1, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Jika huruf=0 atau baris=2 atau baris=0 atau baris=huruf-1atau baris=huruf-3, maka kan melakukan statement dibawahnya.

(48)

76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104

Akhir dari loop ketiga. Perintah untuk hganti baris. Akhir dari loop huruf. Perintah untuk ganti baris.

Komentar yang menunjukan huruf apa yang akan di cetak.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, Di mana loopCondition nya jika baris < n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Loop kedua/bersarang untuk mebentuk huruf I. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Jika huruf = 3 , maka

Menampilkan huruf “I”. Sekaligus akhir kondisi. Selain kondisi diatas maka

Menampilkan spasi/area kosong. Akhir kondisi else.

Akhir dari loop kedua. Perintah untuk ganti baris. Akhir dari loop pertama. Perintah untuk ganti baris.

Komentar yang menunjukan huruf apa yang akan di cetak.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, Di mana loopCondition nya jika baris < n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Proses perulangan kedua untuk mencetak spasi atau daerah kosong berbentuk segitiga siku-siku terbalik dengan variabel spasi sebagai pusat loop. Deklarasi awal variabel baris = n-1, dengan loopCodition spasi < (n-baris), karna mencetaknya berbentuk terbalik maka stepExpresentnya diincrementkan.(antara loop pertama dan kedua adalah loop bersarang).

Menampilkan spasi/area kosong. Akhir dari loop spasi.

Loop untuk mebentuk huruf A. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < 2 x baris+1, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Kondisi jika pada saat perulangan baris = 0 atau baris = n-3, maka akan melakukan statemen di bawahnya.

Menampilkan huruf “A”.

Kondisi selanjutnya jika selain baris = 0 atau baris = n-3, maka akan melakukan statement di bawahnya.

Disini terdapat statement kondisi lagi jika huruf = 0 atau huruf =2x baris, maka akan melakukan statemen dibawah ini.

Menampilkan huruf “A”.

(49)

105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 123 124 125

Akhir dari statement kondisi nested if. Akhir dari kondisi else.

Akhir dari loop huruf.

Statement dari loop baris untuk setiap pergantian baris. Akhir dari loop baris.

Melakukan perintah ganti baris.

Komentar yang menunjukan huruf apa yang akan di cetak.

Melakukan proses perulangan dengan variabel baris sebagai InitializationExpression, Di mana loopCondition nya jika baris < n, dan setelah pengecekan kondisi variabel baris akan di incrementkan atau stepExpresentnya. Pada dasarnya proses loop ini hanya untuk proses ganti baris pada program.

Loop kedua/bersarang untuk mebentuk huruf N. Variabel huruf sebagai pusat loop, deklarasi variabel huruf = 0, dengan looCondition huruf < n, perintah increment untuk melakukan proses loop.

Disini terdapat statement kondisi jika huruf = 0 atau huruf = baris atau huruf=5, maka akan melakukan statemen dibawah ini.

Menampilkan huruf “ N”.

Jika selain kondisi diatas, maka program akan melakukan statement di bawah ini. Menampilkan spasi/area kosong.

Akhir dari statement else. Akhir dari loop huruf.

Statement dari loop baris untuk setiap pergantian baris. Akhir dari loop baris.

Melakukan perintah ganti baris. Menutup deklarasi methode main. Menutup deklarasi class Tugas2.

Tugas Praktikum 3.3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Deklarasi dari package yang bernama Praktikum3.

Melakukan import dari package Scanner, untuk menggunakan fungsi scanner pada program.

Deklarasi dari class yang bernama Tugas3.

Deklarasi dari method/fungsi main, untuk menjalankan program. Deklarasi dari variabel pilihan yang bertipe integer.

Melakukan perintah yang ada pada statement Menampilkan "MENU :"

Menampilkan "0. KELUAR"

Menampilkan "1. HITUNG VOLUME BALOK" Menampilkan "2. HITUNG VOLUME BOLA" Menampilkan "3. HITUNG VOLUME KERUCUT" Menampilkan "4. HITUNG VOLUME SILINDER"

Menampilkan "5. HITUNG VOLUME LIMAS SEGITIGA" Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel pilihan. Deklarasi variabel Scanner dengan nama variabel input.

(50)

17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53

Kondisi jika pilihan = 0, maka program akan menjalankan stetement pada kondisi ini atau perintah untuk keluar dari program.

Menampilkan “Terima kasih...”

Perintah untuk mengakhiri program, sekaligus akhir dari statement kondisi pertama. Kondisi kedua jika pilihan = 1, maka program akan menjalankan stetement pada kondisi ini.

Menampilkan “MENGHITUNG VOLUME BALOK”. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel p.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel p. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel l.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel l. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel t.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel t.

Deklarsai dari variabel volume dengan inisialisasi nilai dari perkalian variabel p,l,t. Sesuai dengan rumus Balok.

Menampilkan nilai dari variabel volume, sekaligus akhir dari statement kondisi. Kondisi kedua jika pilihan = 2, maka program akan menjalankan stetement pada kondisi ini.

Menampilkan “MENGHITUNG VOLUME BOLA”.

Deklarasi dari variabel phi yang bertipe double dengan inisialisasi nilai 3,14. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel radius.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel radius. Deklarsai dari variabel volume dengan inisialisasi nilai dari perkalian variabel phi,radius^2, 4/3. Sesuai dengan rumus Bola.

Menampilkan nilai dari variabel volume, sekaligus akhir dari statement kondisi. Kondisi ketiga jika pilihan = 3, maka program akan menjalankan stetement pada kondisi ini.

Menampilkan “MENGHITUNG VOLUME KERUCUT”.

Deklarasi dari variabel phi yang bertipe double dengan inisialisasi nilai 3,14. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel radius.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel radius. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel t.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel t.

Deklarsai dari variabel volume dengan inisialisasi nilai dari perkalian variabel phi,radius^2, t dibagi 3. Sesuai dengan rumus Kerucut.

Menampilkan nilai dari variabel volume, sekaligus akhir dari statement kondisi. Kondisi keempat jika pilihan = 4, maka program akan menjalankan stetement pada kondisi ini.

Menampilkan “MENGHITUNG VOLUME SILINDER”.

Deklarasi dari variabel phi yang bertipe double dengan inisialisasi nilai 3,14. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel radius.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel radius. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel t.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel t.

(51)

54 55

56 57 58 59 60 61 62 63

64 65

66 67 68 69

70 71

Menampilkan nilai dari variabel volume. sekaligus akhir dari statement kondisi Kondisi kelima jika pilihan = 5, maka program akan menjalankan stetement pada kondisi ini.

Menampilkan “MENGHITUNG VOLUME LIMAS SEGITIGA”. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel p.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel p. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel l.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel l. Menampilkan perintah untuk memasukkan nilai ke variabel t.

Melakukan proses penyimpanan nilai yang telah di masukkan ke variabel t.

Deklarsai dari variabel volume dengan inisialisasi nilai dari perhitungan, Sesuai dengan rumus Silinder.

Menampilkan nilai dari variabel volume. sekaligus akhir dari statement kondisi Kondisi terakhir jika pilihan tidak ada pada kondisi, maka program akan menjalankan stetement pada kondisi ini.

Menampilkan “Inputan Tidak Sesuai...”. Perintah untuk mengakhiri program. Akhir dari statement kondisi.

Perulangan dengan kondisi pilihan tidak sama dengan 0. Maka program akan tetap berjalan jika pilihan != 0.

(52)

C.

SCREENSHOT PROGRAM

Tugas Praktikum 3.1
(53)
(54)
(55)

D.

PRAKTIKUM

Data dan Analisis hasil percobaan : A. Looping For

1. Jelaskan dan perbaiki jika menemui kesalahan! Jawaban :

Tidak ada kesalahan.

2. Apa fungsi dan variabel nilai dalam statemen for? Jawaban :

Sebagai InitializationExpression yaitu inisialisasi dari variabel loop (memberikan nilai awal loop) dan sebagai penyimpanan dari nilai loop.

3. Dalam statemen for hapus StepExpression , kemudian apa yang terjadi, jelaskan!

Jawaban :

Memang saat StepExpression dihapus terlihat tidak terjadi kesalahan apa-apa, namun setelah di jalankan kita baru akan melihat kesalahan yang diakibatkan di hapusnya StepExpression.

Disini kita dapat lihat kesalahan yang muncul akibat StepExpression dihapus, maka program akan mencetak angka 1 terus-menerus sampai batas maksimal nilai variabel integer, karena proses looping tidak bisa mencapai LoopCondition atau kondisi saat dia berhenti menjalankan perintah perulangan.

(56)

Jawaban :

Jika InitializationExpression dihapus :

Maka pada NetBeans akan muncul tanda seru dan meberitahukan bahwa kita harus menginisialisasi variabel, dan jika program dijalankan akan error “Uncompilable source code - variable nilai might not have been initialized”

Jika LoopCondition dihapus :

Maka terlihat tidak terjadi kesalahan apa-apa, namun setelah di jalankan kita baru akan melihat kesalahan yang diakibatkan di hapusnya LoopCondition. Dan program akan mencetak angka 1 dan seterusnya sampai batas maksimal nilai variabel integer.

Jika StepExpression di hapus :

Maka program akan mencetak angka 1 terus-menerus sampai batas maksimal nilai variabel integer, karena proses looping tidak bisa mencapai LoopCondition atau kondisi saat dia berhenti menjalankan perintah perulangan.

B. Looping While

1. Jelaskan dan perbaiki jika menemui kesalahan! Jawaban :

Tidak ada kesalahan.

2. Setelah mengamati hasil keluaran, sebutkan perbedaan looping dengan menggunakan for dan while!

Jawaban :

- Perbedaan dari keduanya adalah pada syntax penggunaannya.

- For menggunakan 3 buah parameter. Perulangan menggunakan for mempunyai batas awal, batas akhir dan kenaikan yang telah ditentukan terlebih dahulu.

- While menggunakan 1 parameter sedangkan 2 parameter lain (inisialisasi dan modifier dimasukkan ke dalam baris program), perulangan akan dilakukan dengan membandingkan syarat perulangan dengan kondisi saat itu hingga ditemukan kodisi salah satu pada syarat perulangan

(57)

Kesalahan yang muncul akibat i++ dihapus, maka program akan mencetak angka 1 terus-menerus sampai batas maksimal nilai variabel integer, karena proses looping tidak bisa mencapai Syarat_perulangan atau kondisi saat dia berhenti menjalankan perintah perulangan.

4. Ubah syntaks di atas untuk membuat deret angka kelipatan 2! Jawaban :

C. Looping Do-while

1. Jelaskan dan perbaiki jika menemui kesalahan! Jawaban :

Tidak ada kesalahan.

2. Setelah mengamati hasil keluaran, sebutkan perbedaan looping dengan menggunakan for, while dan do while!

Jawaban :

- Perbedaan dari ketiganya adalah pada syntax penggunaannya.

(58)

- While menggunakan 1 parameter sedangkan 2 parameter lain (inisialisasi dan modifier dimasukkan ke dalam baris program), perulangan akan dilakukan dengan membandingkan syarat perulangan dengan kondisi saat itu hingga ditemukan kodisi salah satu pada syarat perulangan.

- Do-while. Pengecekannya dilakukan di akhir. Sama seperti while menggunakan 1 parameter sedangkan 2 parameter lain (inisialisasi dan modifier dimasukkan ke dalam baris program)

3. Hapus statement i++ pada baris 6, amati yang terjadi dan jelaskan! Jawaban :

Kesalahan yang muncul akibat i++ dihapus, maka program akan me

Referensi

Dokumen terkait

Array berdimensi tiga tersusun dalam bentuk baris,kolom dan isi Dari baris dimana indeks pertama menunjukkan baris,indeks kedua Menunjukkan kolom, dan indeks ketiga menunjukkan

Pada kode diatas menggunakan array, dimana data user maksimal hanya dapat diinput sebanyak 100 data. Data yang disimpan akan dimasukkan pada array berurutan dari array 1 hingga

Suatu array adalah sebuah struktur data yang terdiri atas banyak variabel dengan tipe data sama, dimana masing-masing elemen variabel mempunyai nilai indeks.. Setiap elemen array

Artinya variable structure pegawai yang berbentuk array tersebut, akan diasumsikan memiliki indeks sama dengan 15, sesuai dengan jumlah data yang diinisialisasi.. Jika array

 Dalam Pascal, tipe data string merupakan suatu larik ( array ) khusus, dengan tipe dasar karakter ( char ) karena:..  Unsur data pertama dengan indeks ke-0 digunakan oleh

Menuliskan program Bahasa C untuk menginput suatu data dan mencari apakah data tersebut ada di dalam array atau tidak1. Memahami dan memanipulasi program Bahasa C

Modul Praktikum Pemrograman 1 – Bayu Rahayudi 22 Dimana input data adalah memasukkan data nilai (antara 0 sampai 100) ke dalam suatu array. Menampilkan data adalah menampilkan

brone.ub.ac.id Matriks | Outline Struktur data yang menyimpan sekumpulan elemen bertipe sama, tiap elemen diakses secara langsung melalui indeks Tentang Matriks 01 Larik merupakan