• Tidak ada hasil yang ditemukan

B1J007039 6 1.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "B1J007039 6 1."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

28

DAFTAR REFERENSI

Amir, A. M. 2008. Peranan Serangga Ekor Pegas (Collembola) dalam Rangka Meningkatkan Kesuburan Tanah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Warta, Volume 14, Nomor 1 April 2008 : 16-17 ISSN-0853-8204.

Anas, S.H. 2011. Laju dekomposisi serasah daun Avicennia marina setelah aplikasi fungi Aspergillus sp pada berbagai tingkat salinitas. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan.

Anderson, J.M, and Swift, M.J. 1984.Decomposition in tropical forest. Tropical rain forest: Ecology and management. Species. Published. Series of the britsh ecological society No.2. Blackwell Scientific Publication. London, 45: 287-309.

Anderson, J.M. (1973) The breakdown and decomposition of sweet chestnut (Castanea saliva Mill.) and beech (Fagus sylvatica L.) leaf litter in two deciduous woodland soils II. Changes in the carbon, hydrogen, nitrogen and polyphenol content. Oecologia 12, 275-288.

Arief, A. 2001. Hutan dan Kehutanan. Kanisius. Jakarta.

Barchia, M.F., 2009. Evolusi karbon tanah . http://faizbrachia.blogspot.com /2009 /06/evolusi-karbon-tanah.html.Diakses 08 April 2012.

Bastoni, 1999. Pengamatan ketebalan dan tingkat dekomposisi alami serasah Acacia mangium Willd di Banakat, Sumatera Selatan. Teknologi Reboisasi. No. 11 (1-8). Balai Teknologi Reboisasi, Palembang.

Borror, D. J., C. A. Triplehorn., and N. F. Johnson. 1982. An Introduction to the Study of Insect.6thEd.Saunders College Publishing.

Buckman, 1982. Ilmu Tanah. Bhatara Karya Aksara, Jakarta.

Clarke, K. R., M. Ainsworth. 1993.A Method of Linking Multivariate Community Structure to Environmental Variables.Marine Ecology Progress Series, 92: 205-219.

Coleman, D.C., D. A. Crossley, Jr., dan Paul F. Hendrix. 2004.Fundamentals of Soil Ecology. Elsevier Academic Press. Georgia.

Crossley Jr. DA, Mueller BR & Perdue JC. 1992.Biodiversity of microarthopds in agricultural soil: relations to processes.Agriculture. Ecosystem. Environment, 40: 37-46

Ganjari, L. E. 2012. Kemelimpahan Jenis Collembola pada Habitat Vermikomposting. Widya Warta, 1: 131-144.

Goyal, S., S.K. Dhull, and K.K. Kapoor. 2005. Chemical and biological changes during composting of different organic wastes and assesment of compost maturity. Biores. Tech. 96:1584-1591.

(2)

29

Hairiah K, Van Noordwijk M and Cadisch G, 2000. Carbon and Nitrogen Balance of Three Cropping Systems in North Lampung.Journal.Agriculture.Science, 48: 3-17.

Hanum, A.M & Kuswytasari. N.D. (2014). Laju Dekomposisi Serasah Daun Trembesi (Samanea saman) dengan Penambahan Inokulum Kapang. Jurnal Sains dan Seni Pomits Vol. 3, No.1, 2337-3520. ITS, Surabaya.

Hardiwinoto, S. Haryono, S. Fasis, M. Sambas, S. 1994. Pengaruh Sifat Kimia Terhadap Tingkat Dekomposisi. 2(4):25-36.

Harmon, M.E, J.K. Nadelhoffer dan J. M. Blair. 1999.Standard Soil Methods for Long-Term Ecological Research. Oxford University Press, Oxford.

Indriyati dan L. Wibowo. 2008. Keragaman dan kemelimpahan Collembola serta Arthropoda tanah di lahan sawah organik dan konvensional pada masa bera. Jurnal Hama Penyakit Tanaman Tropika, 8: 110-116.

Jenny, H., S.P. Gessel, and F.T. Bingham. 1949. Comparative study of decomposition of organic matter in temperate and tropical regions. Soil Science, 68: 419-432.

Jumar , 2002. Entomologi Pertanian. Rineka Cipta, Jakarta.

Maity, S. K., Joy, V. C. (1999).Impact of antinutritional chemical compounds of leaf litter on detritivore soil arthropod fauna.Journal of Ecobiology 11 193-202.

Novisan. 2001. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Odum, E.P. 1971. Fundamental of Ecologi. Third Edition. WB Saunders Company, Philadelphia. London. Toronto.

Prasetyo. 2001. Dinamika serangga sebagai dasar acuan aplikasi insektisida. http://penyuluhngajum.blogspot.com/2011/02/dinamika-serangga-sebagai-dasar-acuan.html. Diakses tanggal 21 November 2012.

Rahardjo, R. 2006 . Studi Terhadap Produktivitas Serasah, Dekomposisi Serasah, Air Tembus Tajuk Dan Aliran Batang Serta Leaching Pada Beberapa Kerapatan Tegakan Pinus (Pinus merkusii), Di Blok Cimenyan, Hutan Pendidikan Gunung Walat, Sukabumi. SKRIPSI. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Rahmadi, C., Y.R. Suhardjono dan J. Subagja. 2004. Komunitas Collembola Guano Kelelawar di Gua Lawa Nusakambangan, Jawa Tengah.Biologi,2 : 861-875.

Rahmawaty. 2004. Studi Keanekaragaman Mesofauna Tanah di Kawasan Hutan Wisata Sibolangit.e-USURepository© 2004,Universitas Sumatera Utara.

(3)

30

Satchell, J. E., Low, D. G. (1967) Selection of leaf litter byLumbricus terrestris, in Progress in Soil Biology, O. Graff and J.E. Satchell, Eds., North Holland, Amsterdam, pp. 102-119.

Simanungkalit, R. D. M dan Suriadikarta, D. A. 2006.Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Bogor.

Somaatmadja, S.1981. Kacang Tanah. Yasaguna, Jakarta.

Sugiyarto, 2000. Keanekaragaman makrofauna tanah pada berbagai umur tegakan sengon di RPH Jatirejo, Kab. Kediri. Jurnal Biodiversitas, 1 (2).47-53.

Suhardjono, Y.H., Deharveng, L., dan Bedos, A. 2012. Biologi Ekologi Klasifikasi Collembola (ekor pegas). Vegamedia, Bogor.

Suin M.N, 1997. Ekologi Hewan Tanah, Bumi Aksara PAU IPB, Jakarta.

Sulistiyanto, Y., J. O.Rieley., dan S. H Limin. 2005. Laju Dekomposisi dan Pelepasan Hara Dari Serasah Dua Sub-Tipe Hutan Rawa Gambut di Kalimantan Tengah.Jurnal Manajemen Hutan TropikaXI : 1-14

Sumarno. 1987. Teknik Budidaya Kacang Tanah. Sinar Baru, Bandung.

Sunarto. 2004. Peranan dekomposisi dalam proses produksi pada ekosistem laut. http://rudyct.topcities.com/pps702_71034/sunarto.htm. Diakses tanggal 21 November 2012.

Sutanto, R. 2002. Pertanian Organik Menuju Pertanian Alternatif dan Berkelanjutan. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Suwondo, 2002. Komposisi dan Keanekaragaman Mikroarthropoda Pada Tanah Sebagaii Indikator Karakteristik Biologi Pada Tanah Gambut. Jurnal Natur Indonesia, 4 (2). 112-186.

Takeda, H. 1995.A 5 Year Study of Litter decomposition process in a chamaecyparis obtuse. Endl. For. Ecol. Res. 10: 95-104.

Tiana, W, Ina. 2008. Komunitas Collembola Permukaan Tanah Pada Lima Tipe Habitat Di Kawasan Telaga Warna Kabupaten Bogor dan Cianjur. Pascasarjana IPB, Bogor.

Tisdale, S. L., and W. L. Nelson. 1975.Soil Fertility and Fertilizers. Third Edition. Mac Millan Published Corporation. New York.

Trewavas, A. 2007. Organic Farming in Perspective.

http://www.agbioworld.org./argfarmperspective.htm Diakses tanggal 20 Juli 2014. Young, C. C dan C.H. Chou. 2003. Allelopathy, plant pathogen and crop productivity. pp.

(4)

31

Referensi

Dokumen terkait

perusahaan tidak mengalami laba dan juga tidak mengalami rugi artinya seluruh biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan produksi itu dapat ditutupi oleh penghasilan

Dengan demikian pada penelitian ini terlihat bahwa yoghurt dapat mengubah nilai pH saliva mendekati atau menjadi normal (pH=7,0) walaupun pengaruhnya tidak sama pada

The scrapie indemnity eradication program in the United States (1952–1992) provides a natural laboratory for measuring the responsiveness to government-set prices. We show

INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BUDI UTOMO MALANG FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU EKSAKTA DAN KEOLAHRAGAAN JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM.. PROGRAM

Pajak penghasilan terkait pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi 0 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN - NET PAJAK PENGHASILAN TERKAIT 0.. TOTAL LABA

Penentuan jumlah rupiah pengorbanan ekonomik (keharusan sekarang) setiap saat seandainya pada saat tersebut kewajiban harus dilunasi. Penentuan nilai pelunasan

KD : Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan, reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik,wacana,sosiolinguistik dan strategis). Explicit information is

• Pembentukan pendapatan (earning of revenue) • Realisasi pendapatan (realization of revenue) Pencatatan jumlah rupiah pendapatan secara formal ke dalam sistem pembukuan