Studi Kapasitas Lendutan, Daktalitas, dan Kekakuan pada Balok Beton Bertulang yang Diperkuat GFRP-S dengan Perendaman Air Laut Selama Satu Tahun
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
4.2 Hasil Pengujian Kuat Tarik Belah Beton 74 4.3 Data Hasil Pengujian Lendutan Balok Beton Bertulang Homogen 76 4.4 Data Hasil Pengujian Lendutan Balok Beton
Pada balok BP yang diperkuat (BP-FRPC) terjadi penurunan kekakuan dan daktalitasnya.. Penambahan GFRP pada kedua sisi balok sepanjang bentang geser mempengaruhi pola retak
Dari studi ini dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan nilai beban ultimit balok dan kapasitas rekatan GFRP-S seiring dengan meningkatnya waktu rendaman.. Penurunan kapasitas
Pada balok BP yang diperkuat (BP-FRPC) terjadi penurunan kekakuan dan daktalitasnya.. Penambahan GFRP pada kedua sisi balok sepanjang bentang geser mempengaruhi pola retak
Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui besar peningkatan kapasitas lentur pada balok beton bertulang yang diperkuat dengan menambah dimensi balok pada sisi bawah
Kekakuan yang diperoleh berdasarkan hubungan antara beban (P) dan lendutan (∆) yang terjadi pada saat balok beton bertulang mengalami retakan pertama atau dalam
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa adanya kecenderungan untuk terjadi peningkatan kapasitas beban dan lendutan pada balok beton
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pada balok beton bertulang HVFA- SCC memiliki lendutan yang lebih besar dari pada balok beton bertulang normal akan tetapi balok beton bertulang