• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI. Rizki Subagja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SKRIPSI. Rizki Subagja"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI

DALAM PROGRAM P2KP DAN HUBUNGANNYA DENGAN

KONTRIBUSI TERHADAP PENGELUARAN KONSUMSI

PANGAN RUMAH TANGGA DI KOTA PALEMBANG

WOMEN FARMER GROUP MEMBERS PARTICIPATION IN

P2KP PROGRAM AND ITS RELATION TO THE

CONTRIBUTION OF HOUSEHOLD FOOD CONSUMPTION

EXPENDITURE IN PALEMBANG CITY

Rizki Subagja 05011381419145

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SRIWIJAYA

(2)

SUMMARY

RIZKI SUBAGJA Women Farmer Group Members Participation In P2KP Program and Its Relation To The Contribution Of Household Food Consumption Expenditure In Palembang City(Supervised by SRIATI and THIRTAWATI).

This study aims (1) To measure participation rate of women farmer group in P2KP Program in Palembang City, (2) To calculate the contribution of utilization of P2KP Program to household food consumption expenditure of women farmer group and (3) To analyze the correlation between the participation of women farmer group in P2KP Program and it’s contribution to household food consumption expenditure of women farmers.

This research was conducted in four urban villages namely Sei Lais Village, Bukit Sangkal Village, Karya Mulya Village and Suka Mulya Village, Palembang City. The method used in this research was survey method. This study took 40 samples out of 60 population and the data collected in this research were primary and secondary data.

The results showed that (1) The participation of woman group members in the P2KP program in Palembang City was included in the high category with an average score of 55.05 (score range 49.00 <x ≤ 63.00), (2) The contribution of P2KP program in saving the expenditure of household food consumption of women farmer in Palembang city is 9,8% equivalen to Rp.125.700,00/month. While the remaining 90.2% of food needs still must be obtained by buying, (3) Based on the calculation of rank spearman correlation obtained, z arithmetic < z table is 0,087 < 1.96 which means that the decision rule taken is Ho accept, meaning there is no relationship between the participation of women farmer group members in the program P2KP to the contribution of household food consumption expenditure.

(3)

RINGKASAN

RIZKI SUBAGJA Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani Dalam Program P2KP dan Hubungannya dengan Kontribusi Terhadap Pengeluaran Pangan Rumah Tangga Di Kota Palembang (Dibimbing oleh SRIATI dan THIRTAWATI).

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengukur tingkat partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP di Kota Palembang (2) Menghitung kontribusi pemanfaatan Program P2KP terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga kelompok wanita tani dan (3) Menganalisis hubungan antara partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP dengan kontribusi terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga wanita tani.

Penelitian ini dilaksanakan di empat kelurahan yaitu Kelurahan Sei Lais, Kelurahan Bukit Sangkal, Kelurahan Karya Mulya dan Kelurahan Suka Mulya Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penelitian ini mengambil 40 sampel dari 60 populasi dan data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.

Hasil penelitian menunjukan bahwa (1). Partisipasi anggota kelompok wanita dalam program P2KP di Kota Palembang termasuk dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 55,05 (kisaran skor 49,00 < x ≤ 63,00), (2). Kontribusi program P2KP dalam menghemat pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga wanita tani di Kota Palembang yakni sebesar 10,0% atau sekitar Rp.125.700,00/bulan. Sementara selebihnya sebesar 90,0% kebutuhan pangan masih harus diperoleh dengan cara membeli (3) Berdasarkan hasil perhitungan korelasi rank spearman didapat, z hitung < z tabel yaitu 0,306 < 1,96 yang berarti bahwa kaidah keputusan yang diambil adalah terima Ho, artinya tidak terdapat hubungan antara partisipasi anggota kelompok wanita tani dalam program P2KP terhadap kontribusi pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga.

(4)

SKRIPSI

PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI

DALAM PROGRAM P2KP DAN HUBUNGANNYA DENGAN

KONTRIBUSI TERHADAP PENGELUARAN KONSUMSI

PANGAN RUMAH TANGGA DI KOTA PALEMBANG

WOMEN FARMER GROUP MEMBERS PARTICIPATION IN

P2KP PROGRAM AND ITS RELATION TO THE

CONTRIBUTION OF HOUSEHOLD FOOD CONSUMPTION

EXPENDITURE IN PALEMBANG CITY

Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian

Rizki Subagja 05011381419145

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SRIWIJAYA

(5)
(6)
(7)
(8)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan pada tanggal 16 Juni 1996 di Palembang, merupakan anak tunggal. Orang tua bernama Jojo Pramoedya dan Fitria Hartati.

Pendidikan sekolah dasar diselesaikan pada tahun 2008 di SDN 24 Palembang, sekolah menengah pertama pada tahun 2011 di SMPN 33 Palembang dan sekolah menengah atas tahun 2014 di SMAN 10 Palembang. Sejak Agustus 2014 penulis tercatat sebagai mahasiswa di Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.

Penulis telah menyelesaikan kegiatan magang di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dan menulis laporan dengan judul “Kegiatan Distribusi Pupuk Urea & Npk Pada Gudang Lini I Via Laut Di Pt Pupuk Sriwidjaja Palembang” dengan pembimbing magang Ir. Yulius, M.M. dan pembimbing lapangan Ahmad Syukron pada tanggal 15 Mei 2017 sampai dengan 15 Juni 2017. Penulis juga telah menyelesaikan praktik lapangan yang berjudul “Teknik Budidaya Dan Analisis Usahatani Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Menggunakan Hidroponik Sistem NFT (Nutrient Film Technique) Di Lahan Republik Hidroponik, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang” dengan arahan dari pembimbing praktik lapangan Prof. Dr. Ir. Sriati, M.S.pada bulan April 2017 sampai dengan September 2017.

(9)

9

Universitas Sriwijaya

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan penelitian dengan judul “Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP dan Hubungannya dengan Kontribusi Terhadap Pengeluaran Konsumsi Pangan Rumah Tangga Di Kota Palembang”. Shalawat serta salam tak lupa penulis haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para pengikutnya. Skripsi ini ditujukan sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian. Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan selama penyelesaian skripsi ini. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada:

1. Kedua orang tua Bapak dan Ibuku tercinta yang senantiasa memberikan doa dan dukungannya.

2. Ibu Prof. Dr. Ir. Sriati, M.S. selaku dosen pembimbing pertama yang telah memberikan arahan, masukan serta bimbingan dari awal perkuliahan hingga selesainya skripsi ini.

3. Ibu Thirtawati, S.P., M.Si. selaku dosen pembimbing kedua yang telah memberikan arahan, masukan, nasihat serta bimbingan dari awal penyusunan skripsi hingga akhir selesainya skripsi ini.

4. Ketua dan Sekretaris Program Studi Agribisnis, Bapak Dr. Ir. Maryadi, M.Si. dan Bapak Ir. Yulius, M.M.

5. Inas Balqis Agita yang telah membantu dan memberikan dukungan dari awal hingga terselesaikannya skripsi ini.

6. Keluarga besar Agribisnis B 2014 Palembang dan teman-teman yang telah membantu Dian Amalina, Piranti Herdaning Putri, Samuel Bona Marganda Manalu, Atikah Juliyanti dan teman-teman lainnya yang telah membantu hingga skripsi ini bisa terselesaikan dengan baik.

7. Kepada bapak dan ibu PPL di UPTD Sekojo pak togar, mbak tari, mbak kiki dan bapak ibu lainnya yang telah membantu mengumpulkan informasi mengenai penelitian.

(10)

10

Universitas Sriwijaya

8. Ibu-ibu anggota Kelompok Wanita Tani yang yang membantu dalam mengumpulkan data penelitian dan informasi terkait penelitian.

9. Staf tata usaha Program Studi dan staf tata usaha kampus pertanian Palembang yang telah banyak membantu dalam kelengkapan administrasi selama perkuliahan hingga tugas akhir skripsi.

Penulis menyadari bahwa dalam penelitian ini masih memiliki banyak kekurangan. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak demi kesempurnaan dan kelenkapan skripsi ini. Akhirnya, penulis berharap semoga penelitian ini bermanfaat bagi kita semua.

Palembang, Juni 2018

(11)

11

Universitas Sriwijaya

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

BAB1. PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 4

1.3. Tujuan dan Kegunaan ... 4

BAB 2. KERANGKA PEMIKIRAN ... 5

2.1. Tinjauan Pustaka ... 5

2.1.1. Konsepsi Partisipasi ... 5

2.1.2. Konsepsi Kelompok Wanita Tani ... 9

2.1.3. Konsepsi Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) ... 10

2.1.4. Konsepsi Pengeluaran Konsumsi Pangan Rumah Tangga ... 12

2.2. Model Pendekatan ... 13

2.3. Hipotesis ... 14

2.4. Batasan Operasional ... 14

BAB 3. PELAKSANAAN PENELITIAN ... 18

3.1 Tempat dan Waktu ... 18

3.2 Metode Penelitian... 18

3.3 Metode Penarikan Contoh ... 18

3.4 Metode Pengumpulan Data ... 19

3.5 Metode Pengolahan Data ... 19

BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN... 24

4.1. Keadaan Umum Lokasi Penelitian ... 24

(12)

12

Universitas Sriwijaya

4.1.2. Keadaan Penduduk ... 26

4.1.3. Sarana dan Prasarana ... 28

4.2. Identitas Wanita Tani Contoh ... 32

4.2.1. Umur ... 32

4.2.2. Tingkat Pendidikan ... 32

4.2.3. Jumlah Anggota Keluarga ... 33

4.3. Karakteristik Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP ... 34

4.4. Profil Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) di Kota Palembang ... 35

4.5. Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP ... 37

4.5.1. Pembentukan Kelompok Pelaksana Kegiatan ... 38

4.5.2. Identifikasi Kebutuhan ... 40

4.5.3. Penyusunan Rencana Kegiatan ... 42

4.5.4. Pendampingan dan Pelatihan ... 44

4.5.5. Pembuatan dan Pengelolaa Kebun Bibit ... 45

4.5.6. Pengembangan Demplot Kelompok ... 47

4.5.7. Penataan Kawasan ... 48

4.6. Kontribusi Program P2KP Terhadap Pengeluaran Konsumsi Pangan Rumah Tangga ... 50

4.7. Hubungan Partisipasi dengan Kontribusi Pengeluaran Pangan Rumah Tangga Anggota Kelompok Wanita Tani ... 53

BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN ... 54

5.1. Kesimpulan ... 54

5.2. Saran ... 54

DAFTAR PUSTAKA ... 55 LAMPIRAN

(13)

13

Universitas Sriwijaya

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1. Nilai Interval Kelas untuk Menentukan Tingkat Partisipasi

Masyarakat... 21

Tabel 4.1. Statistik Geografi Kelurahan di Kecamatan Kalidoni Tahun 2016 ... 24

Tabel 4.2. Statistik Geografi Kelurahan di Kecamatan Sematang Borang Tahun 2016 .. 25

Tabel 4.3. Jumlah Penduduk Kecamatan Kalidoni dirinci menurut Kelurahan berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2016 ... 26

Tabel 4.4. Jumlah Penduduk Kecamatan Sematang Borang dirinci menurut Kelurahan berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2016 ... 27

Tabel 4.5. Sarana dan Prasarana di Kecamatan Kalidoni Tahun 2016 ... 29

Tabel 4.6. Sarana dan Prasarana di Kecamatan Sematang Borang Tahun 2016 ... 31

Tabel 4.7.Identitas Wanita Tani Contoh Berdasarkan Umur ... 32

Tabel 4.8. Identitas Wanita Tani Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 33

Tabel 4.9. Identitas Wanita Tani Berdasarkan Jumlah Anggota Keluarga ... 33

Tabel 4.10. Karakteristik Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP ... 34

Tabel 4.11. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP ... 38

Tabel 4.12. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP Pada Tahap Pembentukan Kelompok Pelaksana ... 39

Tabel 4.13. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP Pada Tahap Identifikasi Kebutuhan ... 41

Tabel 4.14. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP Pada Tahap Penyusunan Rencana Kegiatan ... 42

Tabel 4.15. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP Pada Tahap Pendampingan dan Pelatihan ... 44

Tabel 4.16. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP Pada Tahap Pembuatan dan Pengelolaan Kebun Bibit ... 46

Tabel 4.17. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP Pada Tahap Pengembangan Demplot Kelompok ... 47

Tabel 4.18. Skor Rata-rata Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP Pada Tahap Penataan Kawasan ... 49

Tabel 4.19. Kontribusi Program P2KP terhadap Pengeluaran Pangan ... 51

(14)

14

Universitas Sriwijaya

DAFTAR GAMBAR

Halaman 2.1 Model Pendekatan Diagramatik ... 14

(15)

15

Universitas Sriwijaya

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Peta Administrasi Kota Palembang ... 58

Lampiran 2. Identitas Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP di Kota Palembamg ... 59

Lampiran 3. Skor Partisipasi Anggota KWT dalam Program P2KP Pada Tahap Pembantukan Kelompok Pelaksanaan Kegiatan ... 60

Lampiran 4. Skor Partisipasi Anggota KWT dalam Program P2KP Pada Tahap Identifikasi Kebutuhan ... 61

Lampiran 5. Skor Partisipasi Anggota KWT dalam Program P2KP Pada Tahap Penyusunan Rencana Kegiatan ... 62

Lampiran 6. Skor Partisipasi Anggota KWT dalam Program P2KP Pada Tahap Pendampingan dan Pelatihan ... 63

Lampiran 7. Skor Partisipasi Anggota KWT dalam Program P2KP Pada Tahap Pembuatan dan Pengelolaan Kebun Bibit ... 64

Lampiran 8. Skor Partisipasi Anggota KWT dalam Program P2KP Pada Tahap Pengembangan Demplot Kelompok ... 65

Lampiran 9. Skor Partisipasi Anggota KWT dalam Program P2KP Pada Tahap Penataan Kawasan ... 66

Lampiran 10. Skor Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP . 67 Lampiran 11. Kalender Usahatani Kelompok Wanita Tani Karya Rahayu ... 68

Lampiran 12. Kalender Usahatani Kelompok Wanita Tani Harapan Jaya ... 69

Lampiran 13. Kalender Usahatani Kelompok Wanita Tani Sri Rezeki ... 70

Lampiran 14. Kalender Usahatani Kelompok Wanita Tani Karya Indah ... 71

Lampiran 15. Pengeluaran Konsumsi Pangan Rumah Tangga Anggota Kelompok Wanita Tani ... 72

Lampiran 16. Kontribusi Program P2KP Terhadap Pengeluaran Pangan Konsumsi Pangan Rumah Tangga ... 75

Lampiran 17. Analisis Hubungan Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP dengan Pengeluaran Konsumsi Pangan rumah Tangga ... 76

Lampiran 18. Perhitungan Uji Korelasi Spearman antara Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP dengan Kontribusi Terhadap Pengeluaran Konsumsi Pangan Rumah Tangga ... 77

(16)

16

Universitas Sriwijaya

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pembangunan nasional merupakan upaya peningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang berkesinambungan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara. Pembangunan nasional pada dasarnya ialah pembangunan masyarakat seutuhnya, pembangunan tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan potensi-potensi yang dimiliki masyarakat yaitu potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam. Melalui program-program peningkatan potensi sumber daya yang dimiliki maka tujuan bangsa Indonesia dalam mensejahterakan masyarakat, bangsa, dan negara akan dapat tercapai (Shahnaz, 2016).

Dalam merealisasikan tujuan pembangunan, maka segenap potensi alam harus digali, dikembangkan, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Begitu pula dengan Potensi manusia berupa penduduk yang banyak jumlahnya harus ditingkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Sehingga mampu menggali, mengembangkan dan memanfaatkan potensi alam secara maksimal, dan pelaksanaan program pembangunan tercapai (Andi, 2013).

Pembangunan di wilayah pedesaan dan perkotaan tentunya tidak akan terlepas dari pelibatan masyarakat dan stakeholders yang terlibat. Pentingnya pelibatan masyarakat dalam sebuah proses pembangunan di pedesaan dapat menjadi faktor keberhasilan program tersebut. Partisipasi adalah proses aktif inisiatif diambil oleh warga komunitas sendiri, dibimbing oleh cara berfikir mereka sendiri, dengan menggunakan sarana dan proses dimana mereka dapat menegaskan kontrol secara efektif. Partisipasi tersebut dapat dikategorikan: pertama, warga komunitas dilibatkan dalam tindakan yang telah dipikirkan atau dirancang oleh orang lain dan dikontrol oleh orang lain. Kedua, partisipasi merupakan proses pembentukan kekuatan untuk keluar dari masalah mereka sendiri. Titik tolak partisipasi adalah memutuskan, bertindak, kemudian mereka merefleksikan tindakan tersebut pada subjek yang sadar (Nasdian dalam Fitriyanti 2014).

(17)

17

Universitas Sriwijaya

Menurut Mardikanto (2010), partisipasi ini akan terwujud dalam kegiatan nyata apabila ada kemampuan, kemauan dan kesempatan. Kemampuan dan kemauan masyarakat dalam berpartisipasi dalam sebuah program tertentu berasal dari dalam diri masyarakat sendiri, artinya meskipun ada kesempatan yang diberikan oleh pemerintah atau negara untuk membangun infrastuktur tetapi jika tidak ada kemampuan dan kemauan dari masyarakat maka pertisipasi tidak akan terwujud. Partisipasi masyarakat merupakan perwujudan dari kesadaran dan kepedulian serta tanggung jawab masyarakat terhadap pentingnya pembangunan yang bertujuan untuk memperbaiki mutu hidup mereka. Artinya, melalui partisipasi yang diberikan, berarti benar-benar menyadari bahwa kegiatan pembangunan bukanlah sekedar kewajiban yang dilaksanakan oleh aparat pemerintah sendiri, tetapi juga menuntut keterlibatan masyarakat yang akan diperbaiki hidupnya

Berbagai rencana dan program-program pembangunan sebagai wujud pelaksanaan pemerintahan telah dibuat dan diimplementasikan di daerah kecamatan, baik yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui Instansi-instansi vertikal di daerah,maupun pemerintah itu sendiri. Salah satu program pemerintah yaitu pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat secara swadaya, atau oleh lembaga-lembaga non-pemerintah lainnya yang memiliki program-program pembangunan berupa pemberdayaan masyarakat (Andi, 2013)

Pemerintah dan kementrian pertanian memiliki program P2KP (Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan), program ini diperuntukkan bagi petani khususnya kelompok wanita tani. Mengingat sulitnya mengakses lahan pertanian di perkotaan, maka program P2KP ini dilakukan dengan cara memanfaatkan pekarangan rumah. Teknik bercocok tanam di pekarangan rumah menggunakan teknik veltikultur dengan memanfaatkan bidang vertikal sebagai tempat bercocok tanam yag dilakukan secara bertingkat.

Kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) merupakan implementasi dari Rencana Strategis Kementerian Pertanian yaitu Empat Sukses Pertanian, yang salah satunya ialah mengenai Peningkatan Diversifikasi Pangan. Kegiatan P2KP merupakan salah satu kontrak kerja antara Menteri Pertanian dengan Presiden Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman pangan sesuai dengan karakteristik wilayah.

(18)

18

Universitas Sriwijaya

Dalam petunjuk teknis gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), tujuan umum kegiatan P2KP adalah untuk memfasilitasi dan mendorong terwujudnya pola konsumsi pangan masyarakat yang B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) yang diindikasikan dengan meningkatnya skor Pola Pangan Harapan (PPH). Tujuan khusus yaitu : (1) meningkatkan partisipasi kelompok wanita dalam penyediaan sumber pangan dan gizi keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan sebagai penghasil sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, (2) mendorong pengembangan usaha pengolahan pangan skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sumber karbohidrat selain beras dan terigu yang berbasis sumber daya dan kearifan lokal, (3) meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan pokok beras (Menteri Pertanian, 2016).

Pengeluaran konsumsi rumah tangga adalah mencakup berbagai pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga atas barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan individu atau kelompok secara langsung. Pengeluaran rumah tangga disini mencakup pembelian makanan dan bukan makanan (barang dan jasa) di dalam negeri maupun luar negeri (BPS, 2016).

Program P2KP di Kota Palembang dilaksanakan pada tahun 2013. Program P2KP ini tersebar di empat kelurahan dan dua kecamatan di Kota Palembang yaitu Kelurahan Sei Lais dan Kelurahan Bukit Sangkal yang terletak di Kecamatan Kalidoni, Kelurahan Suka Mulya dan Kelurahan Karya Mulya yang terletak di Kecamatan Sematang Borang. Di Kelurahan Sei Lais dilaksanakan sejak tahun 2016, Kelurahan Bukit Sangkal dilaksanakan tahun 2017, Kelurahan Karya Mulya dilaksanakan sejak 2016, dan Kelurahan Suka Mulya dilaksanakan tahun 2016. Program ini dikhususkan untuk Kelompok Wanita Tani yang setiap kelompoknya beranggotakan 15 orang. Dengan adanya program P2KP ini, diharapkan dapat mengurangi dan menghemat pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai bagaimana partisipasi anggota Kelompok Wanita Tani dalam program

(19)

19

Universitas Sriwijaya

P2KP dan hubungannya dengan kontribusi terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga di Kota Palembang.

1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang dikemukakan pada latar belakang penelitian, maka permasalahan penelitian dirumuskan sebagai berikut :

1. Bagaimana tingkat partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP di Kota Palembang?

2. Bagaimana kontribusi dari Program P2KP terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga kelomok wanita tani?

3. Bagaimana hubungan antara partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP dengan kontribusi terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga wanita tani?

1.3. Tujuan dan Kegunaan

Berdasarkan rumusan masalah yang diajukan, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini sebagai berikut :

1. Mengukur tingkat partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP di Kota Palembang.

2. Menghitung kontribusi pemanfaatan Program P2KP terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga kelompok wanita tani.

3. Menganalisis hubungan antara partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program P2KP dengan kontribusi terhadap pengeluaran konsumsi pangan rumah tangga wanita tani.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memiliki kegunaan untuk memberikan informasi, pengetahuan dan menjadi bahan masukan bagi instansi atau pihak-pihak yang terkait dalam penelitian ini serta menjadi bahan pustaka untuk referensi untuk penelitian selanjutnya.

(20)

49

55

Universitas Sriwijaya DAFTAR PUSTAKA

Adisasmita, R. 2006. Membangun Desa Partisipatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Agus, R. 2011. Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Kelurahan

Jombang Kota Semarang. Skripsi. Fakultas Hukum. Universitas Negeri

Semarang.

Aguslin, Y. 2007. Evaluasi Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Program UPDK.

Universitas Indonesia, Depok.

Andi, R. 2013. Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Di Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar. Skripsi. Makasar: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin.

Badan Pusat Statistik. 2016. Persentase Pengeluaran Rata-rata per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Barang, Persentase Pengeluaran Rata-rata per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Barang, Indonesia, 1999, 2002-2016. (http://www.bps.go.id, diakses 27 November 2017).

Badan Pusat Statistik. 2017. Kecamatan kalidoni dalam Angka 2017. (http://www.bps.go.id, diakses 23 Maret 2018).

Badan Pusat Statistik. 2017. Kecamatan Sematang Borang dalam Angka 2017. (http://www.bps.go.id, diakses 23 Maret 2018).

Badan Pusat Statistik. 2017. Kota Palembang dalam Angka 2017. (http://www.bps.go.id, diakses 23 Maret 2018).

Cahyono, B. 2003. Tingkat dan Pola Konsumsi Masyarakat. Kanisius. Yogyakarta.

Fitriyanti, N. 2014. Partisipasi Masyarakat Dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Di Desa Kotabatu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Skripsi. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor.

Iqbal, K M. 2017. Tingkat Partisipasi Wanita Tani Dalam Program Urban Farming

Dan Hubungannya Dengan Kontribusi Pengeluaran Pangan Rumah Tangga Di Kelurahan Keramsan Kecamatan Kertapati Kota Palembang. Skripsi. Palembang. Universitas Sriwijaya.

Karianga, H. Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

(Perspektif Hukum dan Demokrasi), Bandung: PT. AlumniRukminto Isbandi

Adi. (2007). Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas dari

Pemikiran Menuju Penerapan. Depok: FISIP UI Press.

Mardikanto T. 2010. Konsep-konsep pemberdayaan masyarakat. Surakarta [ID]: UNS Press.

(21)

56

Universitas Sriwiaya

Menteri Pertanian. 2016. Petunjuk Teknis Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Tahun 2016. Jakarta. Menteri Pertanian.

Mirza. 2017. Dinamika Kelompok Wanita Tani Dalam Mendukung Keberlanjutan Usaha Tanaman Obat Keluarga Di Kabupaten Bogor. Tesis. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Monalisa. 2013. Tingkat Partisipasi Petani Dalam Kegiatan Lumbung Pangan dan Hubungannya degan Pendapatan Petani di Desa Pahang Sari Kecamatan

Buay Pemuka Belitung Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Skripsi.

Universitas Sriwijaya. Ogan Ilir.

Mulyanto. 2005. Kemiskinan dan Kebutuhan Pokok. Rajawali. Jakarta. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikuktura.

Nurmayasari, D. 2014. Peran Anggota Kelompok Wanita Tani (Kwt) “Laras Asri” Pada Peningkatan Kesejahteraan Keluarga. Skripsi. Semarang. Universitas Negeri Semarang.

Permata, D. 2013. Partisipasi Anggota Kelompok Tani Dalam Kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Hubungannya Dengan Kontribusi Pengeluaran Konsumsi Pangan Rumah Tangga Di Kelurahan Talang Jambe Kecamatan Sukarami Kota Palembang. Skripsi. Indralaya. Universitas Sriwijaya.

Purnamasari, L. 2014. Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani (Kwt) Bagi Aktualisasi Perempuan Di Desa Kemanukan, Bagelen, Purworejo, Jateng. Skripsi. Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Septyasa, N. 2013. Bentuk-Bentuk Partisipasi Masyarakat Desa dalam Program Desa Siaga di Desa Bandung Gunung Kidul. Jurnal Kebijakan dan

Manajemen Publik. Vol. 1 (1).

Shahnaz, N. 2016. Partisipai Masyarakat Dalam Proram Pembedayaan (Studi Kasus Kegiatan Pembuatan Pupuk Organic di Desa Blagung, Boyolali). Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Sirusa Badan Pusat Statistik. 2018. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga.

[Online] tersedia : sirusa.bps.go.id, diakses 29 Januari 2018.

Sudarman, A. 2004. Teori Ekonomi Mikro I. BFE Yogyakarta. Yogyakarta.

Suryana, S. 2010. Pemberdayaan Masyarakat. Unniversitas Negeri Semarang.

Susantyo B. 2007. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan di pedesaaan. http://puslit.kemsos.go.id/upload/post/files/10478777c884de207dff3259834 5592 539.pdf. (Diakses September 2017).

Wibowo R. 2011. Pendekatan partisipatif masyarakat terhadap implementasi program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM)-Mandiri.

(22)

http://repository.upnyk.ac.id/6219/2/Rudi_Wibowo_Naskah.pdf. (Diakses September 2017).

Wiranti, D. 2016. Hubungan Antara Tingkat Partisipasi Dengan Produktivitas Anggota Kelompok Wanita Tani “Kania” Dalam Produksi Susu Karamel. Skripsi. Bogor. Institute Pertanian Bogor.

Yulianti Y. 2012. Analisis partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM)-Mandiri Perkotaan di Kota Solok. http://pasca.unand.ac.id/id/wp-content/uploads/2011/09/ANALISIS

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya mengenai pengaruh pulsed lip breathing exercise terhadap penurunan sesak napas pada pasien

KEENAM : Panitia Pusat dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Kesekretariatan Panitia Pusat Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2012 yang berada

Dikarenakan koefisien pada variabel DER bernilai minus (-), maka dapat disimpulkan bahwa DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Sehingga dapat

Setelah kubaca, aku tak mengerti mengapa langsung merasa tak ingin pergi dari atas kasurku, benar-benar seperti orang yang sedang ditawan oleh rasa penasaran karena ingin tahu

Data keadaan jalan merupakan salah satu faktor yang tidak dapat ditinggalkan, karena dari keadaan ini dapat dilihat daerah dengan kecelakaan paling sering terjadi. Data ini

Hafid Hadeli se- laku Direktur Utama Adira Finance men- gatakan, generasi muda harus memiliki bekal untuk dapat bersaing di dunia kerja, oleh karenanya menjadi tanggung jawab

: PEMBAHASAN Merupakan bab yang membahas mengenai jawaban dari fokus masalah dan menguraikan hasil penelitian yang berkaitan tentang: pendidikan seks pada anak usia pubertas

Pada hasil olah data penelitian, terlihat bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara menghitung, membayar dan melaporkan terhadap kinerja pegawai pajak. Dapat