• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penambahan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Stek Mikro Tanaman Krisan (Chrysanthemum Indicum) secara In Vitro

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Penambahan Air Kelapa terhadap Pertumbuhan Stek Mikro Tanaman Krisan (Chrysanthemum Indicum) secara In Vitro"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Diagram perlakuan penambahan air kelapa terhadap rata-rata pembentukan daun planlet tanaman kentang pada umur 4 minggu setelah tanam.
Gambar 3. Diagram perlakuan penambahan air kelapa terhadap rata-rata pertambahan tinggi planlet tanaman kentang pada umur 4 minggu setelah tanam.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan organik dalam media kultur jaringan krisan memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, dan

paniculata dalam air kelapa konsentrasi 15 % adalah terbaik dalam menginduksi akar dan menyokong pertumbuhan tinggi stek tunas aksilar , masing-masing dengan rata-rata

Penambahan tiamin antara 0,5-1,0 ppm pada media tumbuh dapat meningkatkan tinggi planlet, panjang akar, jumlah akar, jumlah daun, dan luas daun anggrek Oncidium.. Konsentrasi

Peubah setelah perlakuan yaitu jumlah daun total per planlet, tinggi planlet, jumlah tunas per botol, jumlah akar per botol, jumlah kontaminasi, serta pada akhir

Rata-rata persentase Embrio Kelapa Kopyor yang Berkecambah Menjadi Bakal Tunas dan Akar (Planlet Lengkap) dan Bakal Tunas pada Media yang Mengandung Berbagai Perlakuan..

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan organik dalam media kultur jaringan krisan memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, dan

penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kentang berpengaruh tidak nyata meningkatkan jumlah akar, terhadap tinggi planlet, jumlah tunas, jumlah daun dan

Perlakuan konsentrasi Sukrosa berpengaruh nyata terhadap persentase eksplan yang hidup, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, panjang akar, bobot basah planlet,