Analisis Proses Bisnis Bandung Cyber Com

46 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

ANALISIS PROSES BISNIS ANALISIS PROSES BISNIS BANDUNG CYBER COMMUNITY BANDUNG CYBER COMMUNITY

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah

Analisis Proses Bisnis Analisis Proses Bisnis

Ridwan

Ridwan Pandi Pandi Romansah Romansah 1051316910513169 Willy

Willy Muhammad Muhammad Rizal Rizal 1051317010513170 Enggar

Enggar Adi Adi Widodo Widodo 1051317110513171 Iyong

Iyong Budiarso Budiarso 1051317310513173 Sistem Informasi

Sistem Informasi –  –  05 05

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

(2)

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan YME, karena atas berkat, Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan YME, karena atas berkat, rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan laporan penelitian tugas besar rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan laporan penelitian tugas besar dengan judul “

dengan judul “ANALISIS PROSES BISNIS BANDUNG CYBERANALISIS PROSES BISNIS BANDUNG CYBER COMMUNITY

COMMUNITY” dalam rangka memenuhi tugas ujian” dalam rangka memenuhi tugas ujian akhir semester mata kuliahakhir semester mata kuliah Analisis Proses Bisnis. Dalam menyelesaikan makalah ini kami mengucapkan Analisis Proses Bisnis. Dalam menyelesaikan makalah ini kami mengucapkan terima kasih kepada :

terima kasih kepada : 1.

1. Kedua Kedua orang tua orang tua kami yang kami yang selalu memberikan selalu memberikan doa dan doa dan motivasi dalammotivasi dalam menyelesaikan laporan ini.

menyelesaikan laporan ini. 2.

2. Ibu Ibu Mia FMia Fitriawati, S.Kom, itriawati, S.Kom, M.Kom. M.Kom. selaku selaku dosen dosen mata kmata kuliah Anuliah Analisis Prosesalisis Proses Bisnis.

Bisnis. 3.

3. Pihak Pihak Bandung Bandung Cyber Cyber Community yCommunity yang ang telah membantu telah membantu dalam dalam pengumpulanpengumpulan materi dan data perusahaan.

materi dan data perusahaan. 4.

4. Sahabat-sahabat Sistem Sahabat-sahabat Sistem Informasi 5 Informasi 5 yang yang juga menyujuga menyusun laporan sun laporan ini, atasini, atas dukungan dan motivasi dalam menyelesaikan makalah ini.

dukungan dan motivasi dalam menyelesaikan makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini memiliki banyak Kami menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini memiliki banyak kekurangan, oleh sebab itu kami menerima kritik dan saran yang membangun dari kekurangan, oleh sebab itu kami menerima kritik dan saran yang membangun dari  pembaca.

 pembaca. Akhir kata, Akhir kata, semoga laposemoga laporan ini ran ini dapat bermanfaat dapat bermanfaat bagi kami bagi kami khusunya khusunya dandan semua pihak umumnya.

semua pihak umumnya.

Bandung, Desember 2014 Bandung, Desember 2014 Penulis Penulis

(3)

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan YME, karena atas berkat, Puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan YME, karena atas berkat, rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan laporan penelitian tugas besar rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan laporan penelitian tugas besar dengan judul “

dengan judul “ANALISIS PROSES BISNIS BANDUNG CYBERANALISIS PROSES BISNIS BANDUNG CYBER COMMUNITY

COMMUNITY” dalam rangka memenuhi tugas ujian” dalam rangka memenuhi tugas ujian akhir semester mata kuliahakhir semester mata kuliah Analisis Proses Bisnis. Dalam menyelesaikan makalah ini kami mengucapkan Analisis Proses Bisnis. Dalam menyelesaikan makalah ini kami mengucapkan terima kasih kepada :

terima kasih kepada : 1.

1. Kedua Kedua orang tua orang tua kami yang kami yang selalu memberikan selalu memberikan doa dan doa dan motivasi dalammotivasi dalam menyelesaikan laporan ini.

menyelesaikan laporan ini. 2.

2. Ibu Ibu Mia FMia Fitriawati, S.Kom, itriawati, S.Kom, M.Kom. M.Kom. selaku selaku dosen dosen mata kmata kuliah Anuliah Analisis Prosesalisis Proses Bisnis.

Bisnis. 3.

3. Pihak Pihak Bandung Bandung Cyber Cyber Community yCommunity yang ang telah membantu telah membantu dalam dalam pengumpulanpengumpulan materi dan data perusahaan.

materi dan data perusahaan. 4.

4. Sahabat-sahabat Sistem Sahabat-sahabat Sistem Informasi 5 Informasi 5 yang yang juga menyujuga menyusun laporan sun laporan ini, atasini, atas dukungan dan motivasi dalam menyelesaikan makalah ini.

dukungan dan motivasi dalam menyelesaikan makalah ini.

Kami menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini memiliki banyak Kami menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini memiliki banyak kekurangan, oleh sebab itu kami menerima kritik dan saran yang membangun dari kekurangan, oleh sebab itu kami menerima kritik dan saran yang membangun dari  pembaca.

 pembaca. Akhir kata, Akhir kata, semoga laposemoga laporan ini ran ini dapat bermanfaat dapat bermanfaat bagi kami bagi kami khusunya khusunya dandan semua pihak umumnya.

semua pihak umumnya.

Bandung, Desember 2014 Bandung, Desember 2014 Penulis Penulis

(4)

DAFTAR ISI DAFTAR ISI

KATA

KATA PENGANTAR PENGANTAR ... .... ii DAFTAR

DAFTAR ISI ...ISI ... ... iiii

DAFTAR

DAFTAR GAMBAR ...GAMBAR ... ... iviv

DAFTAR

DAFTAR TABEL ...TABEL ... ... vv BAB

BAB I I ... ... 11

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN ... ... 11 1.1.

1.1. Latar Latar Belakang ...Belakang ... ... 11 1.2.

1.2. Tujuan ...Tujuan ... ... 33 1.3.

1.3. Identifikasi Masalah ...Identifikasi Masalah ... ... 33 1.4.

1.4. Batasan Batasan Masalah Masalah ... 3... 3 1.5.

1.5. Sistematika Makalah ...Sistematika Makalah ... .. 44 BAB

BAB II ...II ... ... 55

PROFIL

PROFIL PERUSAHAAN ...PERUSAHAAN ... ... 55 2.1.

2.1.  Nama Perusahaan  Nama Perusahaan ... ... 55 2.2.

2.2. Lokasi Perusahan ...Lokasi Perusahan ... ... 55 2.3.

2.3. Sejarah Sejarah Perusahaan Perusahaan ... 5... 5 2.4.

2.4. Visi Visi Misi Misi Perusahaan ...Perusahaan ... 6... 6 2.5.

2.5. Logo Logo Perusahaan ...Perusahaan ... ... 77 2.6.

2.6. Struktur Perusahaan ...Struktur Perusahaan ... ... 77 2.7.

2.7. Sumber Sumber daya...daya... ... 88 2.7.1.

2.7.1. Sumber Sumber Daya Daya Manusia ...Manusia ... ... 88 2.7.2.

2.7.2. Fasilitas Fasilitas ... ... 99 2.8.

2.8. Lingkup Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Perusahaan ...Perusahaan ... ... 1010 2.9.

2.9. Produk Produk Perusahaan ...Perusahaan ... ... 1010 BAB

BAB III III ... . 1616 ANALISIS

(5)

3.1.

3.1. Analisis Proses Analisis Proses Bisnis Bisnis yang Berjalan yang Berjalan ... 16... 16 3.1.1.

3.1.1. Proses Proses Bisnis ...Bisnis ... . 1616 3.1.2.

3.1.2. Pemodelan Proses Pemodelan Proses Bisnis Bisnis ... 18... 18 3.1.3.

3.1.3. Evaluasi Proses Evaluasi Proses Bisnis Bisnis ... 31... 31 3.2.

3.2. Proses Proses Bisnis Bisnis yang Diusulkan ...yang Diusulkan ... 31... 31 3.2.1.

3.2.1. Prosedur Prosedur Proses Proses Bisnis ...Bisnis ... 31... 31 3.2.2.

3.2.2. Pemodelan Proses Pemodelan Proses Bisnis Bisnis ... 32... 32 BAB BAB IV IV ... . 3939 PENUTUP ... PENUTUP ... ... 3939 4.1. 4.1. Kesimpulan ...Kesimpulan ... ... 3939 4.2. 4.2. Saran Saran ... ... 3939 DAFTAR

(6)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Peta Perusahaan ... 5

Gambar 2.2. Logo Perusahaan ... 7

Gambar 2.3. Struktrur Perusahaan ... 7

Gambar 2.6. Sistem Informasi Terintegrasi ... 13

Gambar 2.7. Sistem Informasi Terintegrasi ... 13

Gambar 2.8. Sistem Informasi Terintegrasi ... 13

Gambar 2.9. Website PPDB Kota Bandung ... 14

Gambar 2.10. Website PPDB Kota Bandung ... 15

Gambar 2.11. Website PPDB Kota Bandung ... 15

Gambar 3.1. Value Chain Proses yang Berjalan ... 18

Gambar 3.2. BPMN Pemasangan Jaringan Sekolah ... 22

Gambar 3.3. BPMN SIM Sekolah ... 22

Gambar 3.4. BPMN Pembuatan Aplikasi ... 23

Gambar 3.5. Activity Diagram Pemasangan Jaringan Sekolah ... 24

Gambar 3.6. Activity Diagram Pembuatan SIM Sekolah ... 25

Gambar 3.7. Activity Diagram Pembuatan Aplikasi ... 26

Gambar 3.8. Use Case Pemasangan Jaringan... 27

Gambar 3.9. Use Case Pemasangan SIM Sekolah ... 28

Gambar 3.10. Use Case Pembuatan Aplikasi ... 29

Gambar 3.11. Value Chain Sistem yang diusulkan ... 32

Gambar 3.12. BPMN yang diusulkan ... 33

Gambar 3.13. Activity Diagram yang diusulkan ... 34

(7)

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1. Definisi Aktor Pemasangan Jaringan ... 27

Tabel 3.2. Definisi Use Case Pemasangan Jaringan ... 28

Tabel 3.3. Definisi Aktor Pembuatan SIM Sekolah ... 29

Tabel 3.4. Definisi Use Case Pembuatan SIM Sekolah ... 29

Tabel 3.5. Definisi Aktor Pembuatan Aplikasi ... 30

Tabel 3.6. Definisi Use pace pembuatan aplikasi ... 30

Tabel 3.7. Evaluasi Proses Bisnis ... 31

Tabel 3.8. Definisi Aktor yang diusulkan ... 35

Tabel 3.9. Definisi Usecase yang diusulkan ... 36

Tabel 3.10. Skenario Use Case Pemasangan Jaringan ... 37

Tabel 3.11. Skenario Use Case Pemasangan SIM Sekolah ... 37

(8)

BAB I

PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Dalam kehidupan suatu negara, pendidikan memegang peranan yang amat  penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan

merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Seiring dengan perkembangan teknologi komputer dan teknologi informasi, sekolah-sekolah di Indonesia sudah waktunya mengembangkan Sistem Informasi Manajemennya agar mampu mengikuti perubahan zaman. Teknologi informasi berperan dalam restrukturisasi terhadap peran manusia. Dalam hal ini teknologi berperan dalam melakukan perubahan-perubahan terhadap sekumpulan tugas atau proses. Alasan yang paling umum adalah adanya kebutuhan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi kompetitif, mengurangi biaya, meningkatkan fleksibilitas dan tanggapan.

Pemanfaatan teknologi informasi ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi manajemen pendidikan. Keberhasilan dalam  peningkatan efisiensi dan produktivitas bagi manajemen pendidikan akan ikut menentukan kelangsungan hidup institusi pendidikan itu sendiri. Dengan kata lain menunda penerapan teknologi informasi dalam institusi pendidikan berarti menunda kelancaran pendidikan dalam menghadapi persaingan global. Selain itu,  pemanfaatan teknologi informasi diperuntukan bagi peningkatan kinerja institusi  pendidikan dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia. Guru dan pengurus sekolah tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan-pekerjaan operasional, yang sesungguhnya dapat digantikan oleh komputer. Dengan demikian dapat memberikan keuntungan pada efisiensi waktu dan tenaga. Penghematan waktu dan kecepatan penyajian informasi akibat penerapan teknologi informasi tersebut akan memberikan kesempatan kepada guru dan pengurus sekolah untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan pembinaan kepada siswa. Dengan demikian siswa akan

(9)

merasa lebih diutamakan dalam upaya mengembangkan kepribadian dan  pengetahuannya.

Sistem Informasi Manajemen merupakan salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas pendidikan. Berbicara tentang pendidikan maka tidak akan pernah lepas dari kegiatan belajar mengajar yang dilakukan antara siswa dengan pengajar. Hasil kegiatan belajar mengajar tersebut biasanya dievaluasi oleh  pengajar dengan memberikan ujian terhadap siswa. Hasil ujian tersebut berupa nilai  baik untuk nilai kognitif maupun nilai afektif yang biasanya diisi pada sebuah buku laporan kemajuan belajar siswa selama mengikuti kegiatan belajar –   mengajar. Hasil dari prestasi belajar siswa dapat dilihat dari nilai yang dihasilkan seorang siswa dari proses belajar mengajar yang telah dijalaninya.

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) adalah batas ketuntuasan setiap mata  pelajaran yang ditetapkan oleh pihak sekolah maupun analisis indikator dan kondisi satuan pendidikan. Nilai yang telah di peroleh oleh siswa digunakan oleh pengajar ataupun pihak sekolah untuk melihat sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran yang diperoleh di sekolah. Proses pengolahan data ini mempunyai peran yang penting. Data nilai yang dihasilkan tersebut tidak bisa disajikan begitu saja, akan tetapi harus diolah terlebih dahulu. Dengan adanya  proses pengolahan ini akan menghasilkan informasi yang mudah dipahami oleh  para pengguna informasi. Untuk itu pihak sekolah perlu mengelola data-data tersebut dengan baik sehingga data-data tersebut menghasilkan informasi yang baik dan lebih terorganisir.

Demikian pentingnya kedudukan informasi ini sehingga dipandang penting untuk dapat memiliki sebuah sistem informasi yang tidak hanya dapat membantu guru wali kelas dan kurikulum diatas bahkan lebih jauh lagi dapat memberikan input kepada pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah tentang arah kebijakan dan metode pembelajaran yang di anggap paling sesuai untuk beradaptasi dengan

(10)

Sebagai pendidik yang baik, seorang guru harus menyiapkan administrasi kegiatan belajar mengajar seperti silabus, RPP, kalender pendidikan, dan lain lain sebagai pendukung kegiatan pendidikan bagi pesera didik. Namun dalam  pelaksanaannya administrasi kegiatan belajar mengajar menjadi permasalahan

tersendiri bagi para pendidik. Dari segala permasalah diatas, dengan sebuah aplikasi terintegrasi dengan sistem informasi manajemen sekolah bisa menjadi solusi . Selain itu, penggunakan koneksi internet akan dirasa perlu di zaman yang penuh dengan kebutuhan akan informasi ini.

1.2. Tujuan

Tujuan utama dari pada pembuatan makalah ini yaitu sebagai salah satu syarat  pemenuhan nilai Ujian Akhir Semester matakuliah Analisis Proses Bisnis. Selain

itu tujuan pembuatan makalah ini, diantaranya :

a. Memahami suatu proses bisnis yang terjadi dalam sebuah perusahan  b. Memahami pemodelan proses bisnis yang terjadi dalam sebuah perusahan

c. Mengembangkan proses bisnis untuk sebuah perusahan

d. Mengembangkan pemodelan proses bisnis untuk sebuah perusahaan

1.3. Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah atau rumusan masalah dari makalah yang kami buat ini, diantaranya :

a. Bagaimana proses bisnis yang berjalan dari perusahaan yang diteliti?

 b. Bagaimana pemodelan proses bisnis yang berjalan dari perusahaan yang diteliti?

c. Bagiamana usulan ke depannya bagi proses bisnis dari perusahaan yang diteliti?

1.4. Batasan Masalah

Adapun batasan masalah didalam makalah ini diantaranya :

(11)

 b. Pemodelan proses bisnis menggunakan value chain

c. Penggambaran pemodelan proses bisnis menggunakan  Business Process  Modeling Notation, Diagram Activity dan Use Case

d. Pengembangan proses bisnis hanya di batas pemesanan produk. 1.5. Sistematika Makalah

Dalam penulisan laporan ini terdiri dari 4 bab berdasarkan atas perolehan data dan pembahasannya. Perincian sistematika penulisan tugas akhir yang penulis susun adalahh sebagai berikut:

a. Bab I : Pendahuluan

Bab ini berisi tentang latar belakang, maksud dan tujuan, lingkup masalah atau identifikasi masalah atau rumusan masalah dan sistematika laporan yang digunakan dalam pembuatan laporan.

 b. Bab II : Profil Perusahaan

Bab ini membahas tentang perusahaan yang kami teliti, baik sejarah, visi misi, struktur perusahaan dan lain-lain.

c. Bab III : Analisis Proses Bisnis

Bab ini membahas mengenai hasil-hasil dari rumusan masalah yang terdapat dari  bab pertama juga hasil dari penelitian yang kamu lakukan. Selain itu, pada bab ini pula di bahas bagaimana proses bisnis yang terjadi dari perusahaan yang kami teliti.

d. Bab VI : Penutup

Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang diperoleh dari pengujian dari tugas akhir ini yang dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya.

(12)

BAB II

PROFIL PERUSAHAAN

2.1. Nama Perusahaan

Perusahaan yang kami teliti proses bisnis yang terjadi di dalamnya bernama “Bandung Cyber Community”.

2.2. Lokasi Perusahan

Lokasi dari Bandung Cyber Community ini berada di Kota Bandung, tepatn ya di Jalan Kliningnan No 6, Lengkong, Kota Bandung.

Gambar 2.1. Peta Perusahaan

2.3. Sejarah Perusahaan

ICT Center   Kota Bandung keberadaannya berawal dari ditunjuknya SMK  Negeri 4 Bandung sebagai WAN Kota Bandung pada tahun 2003/2004, pada saat itu SMKN 4 Bandung sedang membuka Pelatihan Teknologi Informasi paska SLTA dengan program diklat selama dua semester yang disebut Community College. Pada saat awal diklat dibuka tahun 2003, saat itulah SMK Negeri 4

(13)

Bandung ditawari oleh Bapak Direktur Dikmenjur untuk melaksanakan WAN di Kota Bandung dengan sasaran sekolah-sekolah dari mulai tingkat Sekolah Dasar sampai dengan SLTA yang nantinya akan menjadi client  WAN Kota SMK Negeri 4 Bandung. Berangkat dari sanalah WAN Disdik Kota Bandung terlahir dengan  pusat pengendalinya ada di SMK Negeri 4 Bandung. Untuk lebih spesifik lagi dari

apa yang harus dilaksanakan maka sebagai indentitas diri Bandung Cyber Community (BCC) SMK Negeri 4 Bandung bertugas selaku koordinator Network  dikota Bandung untuk menjalankan fungsinya sebagai koordinator pengembangan Wide Area Network (WAN) di Kota Bandung, baik sebagai pengembang infrastruktur WAN maupun sebagai sistem operasi dan sis tem aplikasi yang terkait dengan pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bandung. Target pengembangan WAN BCC adalah seluruh Sekolah Negeri maupun swasta di wilayah Kota Bandung. Untuk tahun 2008  jumlah sekolah yang terintegrasi dalam WAN-BCC adalah sebanyak 93 sekolah  baik Negeri maupun Swasta dari tingkat SLTP s.d SLTA.

2.4. Visi Misi Perusahaan a. Visi

Mewujudkan Bandung cerdas 2008 berdsarkan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

 b. Misi

- Mewujudkan ICT Center Kota Bandung menjadi pusat berbagi sumber daya, data, informasi dan program pendidikan.

- Menjadi Sumber informasi dan komunikasi antar sekolah (SMP, SMA dan SMK) dan lembaga pendidikan lainnya.

- Menjadi Pusat penyimpanan (server) modul pemelajaran.

- Menjadi Pusat pelatihan dan konsultasi teknologi informasi dan komunikasi  bagi masyarakat sekitarnya.

(14)

2.5. Logo Perusahaan

Gambar 2.2. Logo Perusahaan 2.6. Struktur Perusahaan PELINDUNG KADIS PENANGGUNG JAWAB PELAKSANA HARIAN WK. PELAKSANA HARIAN ADMINISTRASI D AN

BENDAHARA DIV SYS APP NETWORK

ADM

TECH SUPPORT HUMAS

(15)

2.7. Sumber daya

2.7.1. Sumber Daya Manusia a. Pelindung

1. Melindungi ketertiban lingkungan BCC baik diluar mupun didalam. 2. Memberi informasi dan mengakomodir hal-hal yang berhubungan

dengan kegiatan dilingkungan BCC.

3. Wajib menjaga nama baik organisasi ketakmiran serta selalu menjalin dan mempertahankan hubungan silaturrahmi baik di dalam maupun diluar oraganisasi.

b. Penanggung Jawab

1. Memberikan saran, kritik, serta ide –  ide.

2. Mencari solusi serta menyelesaikan bila terjadi permasalahan.

3. Bertanggung jawab atas kegiatan yang dilaksanakan diluar maupun didalam lingkungan BCC.

c. Pelaksana Harian

1. Mengawasi jalannya proses pelaksanaan kegiatan

2. Mengkoordinir setiap pelaksanaan kegiatan sesuai jadwal yang ditetapkan

d. Wakil Pelaksan Harian

1. Membantu ketua dalam pelaksanaan kegiatan

2. Berkoordinasi dengan ketua pelaksana dalam pelaksanaan kegiatan

e. Administrasi dan Bendahara

1. menyusun program kerja

2.  penyusunan administrasi perlengkapan sekolah 3.  penyusunan dan penyajian data stastistic sekolah

4. Mencatat setiap transaksi uang masuk dan uang keluar yang telah disetujuin

(16)

2. Merekomendasikan solusi terbaik dalam implementasi database baik dalam hal software maupun hardware

3. Memaintain database agar dapat berjalan dengan baik dan optimal

g. Network Administrator

1. Menganalisis log sistem dan mengidentifikasi potensi masalah dengan sistem komputer.

2. Memperkenalkan dan mengintegrasikan teknologi baru ke dalam lingkungan data center yang ada.

3. Instalasi dan konfigurasi hardware baru dan software. 4. Mengatasi masalah masalah yang dilaporkan.

h. Technical Support

1. Memelihara dan memastikan sistem yang ada berjalan dengan baik 2. Instalasi sistem baik hardware maupun software

3. Troubleshooting dan perbaikan system

4. Memberikan pelatihan ke para pengguna sistem

i. Humas

1. Menyusun rencana kerja, anggaran dan jadwal kegiatan Bagian Pengumpulan Informasi dan Dokumentasi

2. Mengumpulkan, menganalisa, menyajikan data dan informasi yang  berhubungan dengan informasi dan dokumentasi.

2.7.2. Fasilitas

Sama halnya dengan kantor-kantor yang lainnya, Bandung Cyber Community memili fasilitas atau infrastruktur sebagai berikut :

1. Ruang Kerja 2. Personal Computer 3. Printer 4. Server 5. Router 6. Internet Connection

(17)

2.8. Lingkup Pekerjaan Perusahaan

Dari hasil penelitian kami, Bandung Cyber Community (BCC) bergerak di

 bidang ICT atau Information Communication Technology yang meng-khususkan di

 bidang pendidikan dengan di bawah lingkunga Dinas Pendidikan Kota Bandung dan bertempat di SMKN 4 Bandung. Jadi dapat dikatakan, perusahaan ini merupakan divisi khusus ICT dari Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Lebih spesifiknya, BCC ini mengerjakan kegiatan yang berhubungan dengan  penyedia layanan internet bagi sekolah-sekolah di dalam Kota Bandung. Selain  penyedia layanan internet bagi sekolah-sekolah yang ada di dalam Kota Bandung, BCC juga membuat aplikasi yang di khususkan untuk pendidikan, seperti Sistem Informasi Manajemen Sekolah. Tetapi, sampai saat ini tidak hanya di dunia  pendidikan, terkadang BCC mendapatkan tawaran untuk membuat aplikasi atau sistem yang diluar dunia pendidikan tetapi masih di bawah lingkungan Dinas Kota Bandung.

2.9. Produk Perusahaan

Produk atau hasil dari Bandung Cyber Community ini dapat kita menjadi dua  bagian. Yang pertama, sebagai penyedia layananan internet dan sebagai jasa  pembuatan aplikasi serta penjualan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah.

Berikut hasil atau produk yang telah di buat Bandung Cyber Community.

a. Jaringan Pendidikan Kota Bandung

Pada proyek ini, BCC sebagai penyedia jasa internet, memberikan akses internet kepada seluruh sekolah-sekolah negeri yang berada di wilayah Kota

Bandung. Semua sekolah akan terhubung dengan media kabel  Fiber Optic

yang terpusat di kantor BCC. Semua akses data akan di atur di kantor baik

(18)
(19)

Gambar 2.5. Produk Jaringan Perusahaan

b. Sistem Informasi Terintegrasi

Sistem informasi terintegrasi, merupakan proyek BCC yang dibuat untuk sistem informasi manajemen sekolah. Setiap lini yang ada di dalam lingkungan sekolah dari bagian kesiswaan, kurikulum, sarana prasarana dan semua bagian akan terintegrasi dalam satu sistem sehingga memudahkan proses bisnis yang terjadi di sekolah. Selain itu, penggunaan sistem ini keunggulannya adalah meminimalisir penggunaan kertas karena pada penilaian dari guru hanya menggunakan file excel yang di upload ke dalam sistem dan akan muncul di website yang telah di buat. Selain itu, absensi yang menggunakan kartu yang memiliki barcode memudahkan sistem absensi yang selama ini sekolah-sekolah lakukan secara manual dengan memanggil siswa satu persatu.

(20)

Gambar 2.6. Sistem Informasi Terintegrasi

(21)

c. Penerimaan Peserta Didik Baru Online Kota Bandung

Jika bisa di bilang, pekerjaan utama dari Bandung Cyber Community adalah Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Online Kota Bandung. Telah lebih dari sepuluh tahun BCC ini menjadi garda utama pagi kegiatan setahun sekali Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Penerimaan Peserta Didik Baru atau biasa disingkat PPDB Kota Bandung ini adalah proses penerimaan siswa/siswa dari jenjang taman kanak-kanak ke sekolah dasar, sekolah dasar ke sekolah menengah pertama dan dari sekolah menengah pertama ke sekolah menengah atas atau kejuaran. Karena sistem yang bisa dikatakan rumit apabila di lakukan secara konvensional atau manual, maka Dinas Pendidikan Kota Bandung berniat merubah sistem menjadi online sehingga lebih transparan dan lebih terintegrasi. Hal inilah yang menjadikan BCC sebagai pilar utama dalam sistem ini. BCC sendiri membuat aplikasi dalam input data calon peserta didik serta website informasi PPDB. Selain dari aplikasi, server yang dibuat juga full merupakan hasil karya BCC. Artinya, sistem PPDB ini memang murni hasil dari karya BCC dengan aturan atau  petunjuk teknis yang di buat wali kota Bandung. Hingga tahun lalu (PPDB Kota Bandung 2014) ketika sistem berubah, kegiatan PPDB ini berhasil di laksanakan dengan baik oleh tim BCC.

(22)

Gambar 2.10. Website PPDB Kota Bandung

(23)

BAB III

ANALISIS PROSES BISNIS

3.1. Analisis Proses Bisnis yang Berjalan

Analisis proses bisnis yang berjalan merupakan kegiatan menganalisa atau memahami proses-proses atauevent listyang sedang berjalan saat ini di perusahaan yang diteliti. Selain memahami proses yang berjalan, penggambaran menggunakan  pemodelan proses bisnis disematkan dalam analisis proses bisnis yang berjalan.

3.1.1. Proses Bisnis

Proses bisnis ini merupakan proses-proses atau event list yang terjadi dalam  proses bisnis yang diteliti.

3.1.2.1. Pemesanan Jaringan Internet Sekolah

a. operator Sekolah membuat spesifikasi jaringan dan selanjutnya membuat surat pengajuan kepada kepala sekolah

 b. selanjutnya kepala sekolah memvalidasi dan mengajukan permohonan untuk pemasangan jaringan internet Pendidikan Kota Bandung beserta spesifikasi jaringan yang telah di tandatangi oleh kepala sekolah ke pihak dinas pendidikan Kota Bandung.

c. ICT Kota Bandung memverifikasi dan menandatangi pengajuan  pemasangan jaringan internet Pendidikan Kota Bandung

d. lewat bagian administrasi memberikan berkas kepada pihak BCC dan mendata sekolah tersebut

e. selanjutnya pihak bcc datang ke sekolah untuk memasang perangkat  jaringan

f. setalah memasang perangkat jaringan, pihak bcc mengkonfigurasi jaringan dipihak bcc

(24)

3.1.2.2. Pemesanan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah

a. Pemesan datang ke BCC untuk mendapatkan informasi daftar modul / aplikasi yang dapat dipakai atau disewa;

 b. Pemesan memilih daftar modul yang akan disewa dan dipasang;

c. Pemesan meminta persetujuan kepala sekolah untuk modul yang dipilih ,  pemasangan aplikasi , kebutuhan perangkat keras dan biaya;

d. Pemesan memberikan persetujuan ke bagian customer service BCC;

e. Bagian customer BCC memberikan kebagian teknisi pemasangan untuk cek lokasi pemasangan sekolah;

f. Bagian teknisi BCC melakukan pemasangan sistem disekolah;

g. Bagian analis bisnis BCC memberikan manual book sekaligus memberikan  pelatihan kepada pemakai sistem ( entitas dalam sistem );

h. Testing sistem dilapangan;

i. Evaluasi Sistem atau fix bug atau penambahan modul;  j. Maintenance.

3.1.2.3. Pembuatan Aplikasi

a. Pemesan aplikasi datang ke bagian customer service BCC untuk menanyakan status penerimaan project, jika pihak BCC berstatus ready untuk menangani project maka akan diberi formulir untuk resume aplikasi yang akan dibuat;

 b. Bagian Sistem analisis dan pemesan aplikasi melakukan system requirement  juga kesepakatan biaya pembuatan atau uang muka;

c. Bagian manajemen BCC menyetujui project yang di ajukan pemesan, jika semua pihak setuju;

d. Pembuatan prototype oleh bagian developer / software enginer BCC;

e. Sistem analis dan pemesan melakukan evaluasi dari prototype yang dibuat oleh developer / software enginer BCC;

f. Sistem analis BCC melakukan demo program kepada pemesan sekaligus  pembuatan manual book aplikasi;

(25)

3.1.2. Pemodelan Proses Bisnis

Pemodelan Proses ( process modelling ) merupakan pusat dari berbagai macam bentuk pemodelan, karena pemodelan proses yang menjadi pengintegrasi dari seluruh bentuk pemodelan yang berasal dari area yang berbeda-beda.

3.1.3.1. Value Chain

Value Chain atau rantai nilai adalah kumpulan aktivitas atau kegiatan dalam sebuah perusahaan yang dilakukan untuk mendesain, memproduksi, memasarkan, mengirimkan dan support  produk. Konsep rantai nilai pertama kali dikenalkan dan dipopulerkan oleh Michael E. Porter pada tahun 1985 dalam  bukunya. Rantai nilai terdiri dari sekumpulan aktivitas utama dan pendukung.

Dalam rantai nilai yang umum, aktivitas pendukung terdiri dari infrastruktur  perusahaan, pengelolaan sumber daya manusia, pengembangan teknologi dan usaha memperolehnya. Sedangkan dalam aktivitas utama terdiri dari logistik masuk, operasi, logistik keluar, pemasaran dan penjualan serta pelayanan.

Dalam penelitian ini, kami menggambarakan rantai nilai atau value chain dari proses bisnis yang terjadi di Bandung Cyber Community adalah sebagai  berikut :

INBOUND OPERATIONS OUTBOUND MARKETING & SALES SERVICES PROCUREMENT

TECHNOLOGY DEVELOPMENT HUMAN RESOURCE MANAGAMENT INFRASTRUCTURE    M    A    I    N    T    E    N    E    N    C    E    T    R    I    A    L    P    R    O    P    O    S    A    L    A    P    L    I    K    A    S    I    J    A    R    I    N    G    A    N    E    M    B    A    N    G    A    N    S    I    S    T    E    M    A    N    A    L    I    S    I    S    S    I    S    T    E    M

PEMBELIAN KEBUTUHAN SISTEM PENGGUNAAN ICT

PEREKRUTAN DAN PELATIHAN KARYAWAN MANAJEMEN UMUM

(26)

a. Aktivitas Utama

Aktivitas Utama atau  Primary Activity  merupakan kegiatan-kegiatan  pokok yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk memberi nilai tambah.

Berikut aktivitas utama dari proses bisnis yang kami teliti : 1. Inbound Logistics

Adalah aktivitas atau kegiatan yang dihubungkan dengan penerimaan,  penyimpanan dan penyebaran input/bahan baku, seperti penanganan bahan  baku, pergudangan, kontrol inventory, jadwal kendaraan dan pengembalian

kepada supplier.

Pada proses bisnis yang kami analisa, inbound logistics  yang digunakan yaitu analisa sistem. Karena perusahaan yang kami teliti berhubungan dengan jasa pembuatan sistem, maka hal yang harus di terima dari  perusahaan adalah analisa sistem yang berjalan dari calon konsumen. Dan tidak akan mungkin bagi para developer membuat sistem tanpa adanya analisa sistem terlebih dahulu.

2. Operation

Adalah kegiatan yang dihubungkan dengan mengubah input atau bahan  baku menjadi bentuk produk akhir, seperti permesinan, pengemasan,  perakitan, perawatan perlengkapan, testing, pencetakan dan yang lainnya

yang berkaitan dengan prose operasi atau produksi.

Pada rantai nilai kali ini, setelah analisa sistem yang akan di buat sebagai masukan , maka developing atau pengembangan sistem menjadi proses operasi utama dalam pembuatan sistem ini. Dalam proses pengembangan sistem juga terdapat beberapa tahap yang diperlukan dalam pengembangan sistem, seperti perencanaan , analisis, perancangan, penerapan, penggunaan dan pemeliharaan serta metode-metode dalam pengembangan sistem.

3. Outbound Logistics

Adalah kegiatan yang diasosiasikan dengan pengumpulan, penyimpanan dan distribusi produk ke pembeli , seperti pergudangan produk jadi,  penanganan material, operasi pengiriman, proses pemesanan dan

(27)

 penjadwalan. Bandung Cyber Community merupakan penyedia jasa  pembuatan aplikasi dan jaringan internet bagi sekolah-sekolah. Sehingga

sudah dapat dipastikan outbound dari rantai nilai ini adalah aplikasi dan

 jaringan internet. 4. Marekting & Sales

Adalah kegiatan dalam membujuk atau menarik pembeli untuk membeli, seperti pengiklanan, promosi, tenaga penjual, quota dan harga.

Bandung Cyber Community yang di bawah Dinas Pendidikan Kota Bandung tentu tidak dapat mempromosikan jasanya secara public. Hanya  pekerjaan dinas yang dapat di kerjakan oleh perusahaan ini. Oleh karena itu

dalam memperkenalkan hasil sistem yang telah di buat, proposal yang di ajukan ke Dinas Pendidikan atau ke sekolah-sekolah negeri merupakan solusi yang tepat.

5. Services

Adalah kegiatan yang diasosiasikan dengan penyediaan layanan untuk meningkatkan dan mempertahankan nilai produk, seperi instalasi,  perbaikan, pelatihan dan penambahan produk.

Sama halnya dengan produk yang dibeli tentu memiliki garansi, sistem yang dibuat perusahaan ini memiliki garansi bagi sistem yang di buat seperti  pelayanan pemeliharaan gratis selama satu tahun dan uji coba jaringan

internet bagi sekolah selama satu bulan.

b. Aktivitas Pendukung

1. Firm Infrastructure

Aktivitas infrastruktur perusahaan terdiri dari sejumlah aktivitas termasuk  pengelolaan umum, perencanaan, keuangan, accounting dan manajemen kualitas. Dan pada rantai nilai proses bisnis yang digunakan mengambil

manajemen secara general. Artinya setiap manajemen seperti keuangan,

(28)

Aktivitas ini merupakan pengelolaan sumberdaya manusia meliputi kegiatan rekrutmen, pelatihan, pengembangan SDM. Bandung Cyber Community yang berbasiskan teknologi tentu memerlukan semua karyawan yang ahli dalam bidang teknologi khususnya teknologi informasi. Sehingga dalam menunjang kebutuhan tersebut perlu dilakukan pelatihan dalam setiap kegiatan dan sebelum memulai proyek yang dijalankan.

3. Technolgy Development

Pengembangan teknologi ini terdiri dari berbagai kegiatan yang dapat dikelompokkan ke dalam usaha untuk meningkatkan produk dan proses. Pengembangan teknologi sangat penting untuk keunggulan kompetitif dalam semua industri. Dan penggunaan ICT secara menyeluruh merupakan aktivitas pendukung perusahaan ini karena pada dasarnya perusahaan ini memang bergerak di bidang teknologi informasi.

4. Procurement

Aktivitas ini mengacu pada fungsi pembelian seperti pembelian bahan mentah, persedian dan jenis jenis barang lainnya yang dapat dijadikan aset seperti mesin-mesin, perlengkapan laboratorium, kantor dan bangunan. Perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi infromasi, pembelian alat yang sesuai dengan kebutuhan sistem dan berteknologi akan menunjang aktivitas bisnis yang utama.

3.1.3.2. Business Process Modeling Notation

Business Process Modeling Notation (BPMN) adalah notasi grafis yang menggambarkan logika dari langkah-langkah dalam proses bisnis. Notasi ini telah didesain secara khusus untuk mengkoordinasikan urutan proses dan pesan yang mengalir antara peserta dalam kegiatan yang berbeda.

(29)

a. Jaringan Internet Sekolah    S    e     k   o     l   a     h    D    i    n    a    s    P    e    n     d   i     d   i     k   a   n    K    o    t    a    B    a    n     d   u    n    g    O    p    e    r    a    t    o    r    S    e     k   o     l   a     h    K    e    p    a     l   a   S    e     k   o     l   a     h    I    C    T    C    e    n    t    e    r    B    a    g    i    a    n    A     d   m    i    n    i    s    t    r    a    s    i    B    C    C

Tidak ada internet

Menandatangani surat pengajuan Jaringan Membuat surat pengajuan pemasangan internet Surat diterima Surat pengajuan Verifikasi surat pengajuan Menandatangani surat pengajuan Membuat Spesifikasi Jaringan Internet Sekolah Surat pengajuan Surat pengajuan + Konfigurasi Jaringan Sekolah ARSIP Alat Jaringan

+ Spesifikasi JaringanMembuat Sekolah Spesifikasi JaringanSekolah

Spesifikasi Jaringan Alat Jaringan Terpasang

.

Jaringan Internet Terpasang

Gambar 3.2. BPMN Pemasangan Jaringan Sekolah b. Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah

(30)

c. Pembuatan Aplikasi    K    O    N    S    U    M    E    N    C    S    A    N    A    L    I    S    S    I    S    T    E    M    M    A    N    A    J    E    M    E    N    D    E    V    E    L    O    P    E    R MENGAJUKAN PERMINTAAN PROJECT CEKSTATUS KESIAPAN ANALISISSISTEM MELAKUKAN PERSETUJUAN PEMBAYARAN MELAKUKAN PERSETUJUAN PEMBAYARAN MENYETUJUI PEMBUATAN SISTEM MELAKUKAN PEMBUATAN PROTOTYPE EVALUASI SISTEM EVALUASI SISTEM DEMO PEMBUATAN MANUAL BOOK PEMBAYARAN APLIKASI TIDAKTERSEDIA TERSEDIA bon uang MELAKUKAN PEMBUATAN APLIKASI ADABUG + LANCAR PENGGUNAAN APLIKASI PEMBAYARAN APLIKASI uang bon

Gambar 3.4. BPMN Pembuatan Aplikasi 3.1.3.3. Activity Diagram

Activity diagrams menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.  Activity diagram merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar state adalah action  dan sebagian besar transisi di-trigger   oleh selesainya  state sebelumnya (internal processing ). Oleh karena itu activity diagram  tidak menggambarkan behaviour internal   sebuah sistem secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum. Menggambarkan proses bisnis dan urutan aktivitas dalam sebuah proses. Dipakai pada business modeling  untuk memperlihatkan urutan aktifitas proses  bisnis. Struktur diagram ini mirip flowchart atau Data Flow Diagram pada  perancangan terstruktur. Sangat bermanfaat apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami  proses secara keseluruhan. Activity diagram  dibuat berdasarkan sebuah atau  beberapause case pada use case diagram.

(31)

a. Jaringan Internet Sekolah

Activity Diagram Pemasangan Jaringan Sekolah

BCC

Operator sekolah Kepsek ICT Center Administrasi

Membuat Spesifikasi Jaringan

Membuat surat

pengajuan validasi suratpengajuan

Menandatangani surat pengajuan

Mengajukan surat pengajuan

Verifikasi Surat

Pengajuan Mendata Sekolah

Memasang perangkat  jaringan Konfigurasi jaringan pemberitahuan dan memberi spesifikasi  jaringan

(32)

b. Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah

APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH

PELANGGAN CS DEVELOPER ANALIS BISNIS KEPALA SEKOLAH MEMINTA DAFTAR APLIKASI MENGORGANISIR DAFTAR APLIKASI MENCARI DAN MEMILIH APLIKASI MEMBUAT PROPOSAL CEK PROPOSAL MEMESAN APLIKASI SETUJU TIDAK VERIFIKASI APLIKASI PERSIAPAN PEMASANGAN APLIKASI PEMASANGAN APLIKASI MEMBUAT MANUAL BOOK PELATIHAN APLIKASI KEPADA PELANGGAN PELATIHAN APLIKASI TESTING SISTEM DI LAPANGAN MAINTENANCE

(33)

c. Pembuatan Aplikasi

PEMBUATAN APLIKASI

PELANGGAN CS SISTEM ANALIS MANAJEMEN DEVELOPER

MENGAJUKAN PERMINTAAN PROJECT MENGAJUKAN PERMINTAAN PROJECT ANALISIS SISTEM PERSETUJUAN PEMBAYARAN MENYETUJUI SISTEM PEMBUATAN PROTOTYPE EVALUASI SISTEM REVISI PROTOTYPE DEMO PEMBUATAN MANUAL BOOK PEMBAYARAN APLIKASI PENGGUNAAN APLIKASI SETUJU TIDAK SETUJU ADA BUG TIDAK ADA BUG

(34)

3.1.3.4. Diagram Use Case

Use-case diagram merupakan model diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan requirement fungsional yang diharapkan dari sebuah sistem.

a. Jaringan Internet Sekolah

Sekolah

PILIH SPESIFIKASI JARINGAN

REGISTRASI PEMASANGAN ALAT KAPASITAS BANDWITH ALAT TERSEDUA <<include>> <<include>> <<extend>> BCC ICT BUKTI PEMASANGAN INFO PEMASANGAN   <<include>>

SPESIFIKASI JARINGAN

<<include>>

<<extend>> <<extend>>

Gambar 3.8. Use Case Pemasangan Jaringan 1. Definisi Aktor

Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor pada proses pemesanan  jaringan internet sekolah :

NO Aktor Deskripsi

1 Sekolah Calon pelanggan yang akan menggunakan jaringan internet sekolah yang di sediakan BCC

2 BCC Pihak penyedia jasa layanan internet sekolah

3 ICT Tim atau divisi informasi teknologi dinas Pendidikan Kota Bandung Tabel 3.1. Definisi Aktor Pemasangan Jaringan

(35)

2. Definisi Use Case

Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor pada proses pemesanan  jaringan internet sekolah :

NO Use Case Deskripsi

1 Pilih Spesifikasi Jaringan

Memilih spesifikasi jaringan seperti  bandwith yang akan disewa

2 Registrasi Meregistrasi sekolah ke sistem jaringan Bandung Cyber Community

3 Pemasangan Alat Memasang alat-alat jaringan dari pihak Bandung Cyber Community

Tabel 3.2. Definisi Use Case Pemasangan Jaringan b. Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah

KONSUMEN BCC

PEMILIHAN MODUL APP PEMBAYARAN

PEMASANGAN MODUL APP DATA MODUL

<<include>>

<<extend>>

<<include>>

Gambar 3.9. Use Case Pemasangan SIM Sekolah 1. Definisi Aktor

Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor pada proses pemesanan Sistem Informasi Manajemen sekolah :

(36)

NO Aktor Deskripsi

1 Kosumen Calon pelanggan yang akan menggunakan jaringan internet sekolah yang di sediakan BCC

2 BCC Pihak penyedia jasa Sistem Informasi Manajemen sekolah

Tabel 3.3. Definisi Aktor Pembuatan SIM Sekolah 2. Definisi Use Case

Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor pada proses pemesanan Sistem Informasi Manajemen sekolah :

NO Use Case Deskripsi

1 Pemilihan Modul Memilih modul yang akan di gunakan didalam sistem

2 Pemasangan Modul Pemasangan modul sistem informasi manajemen sekolah

Tabel 3.4. Definisi Use Case Pembuatan SIM Sekolah c. Pembuatan Aplikasi KONSUMEN CS SISTEM ANALIS DEVELOPER MANAJEMEN MEMBUAT PROTOTYPE MEMBUAT APLIKASI EVALUASI SISTEM ANALISIS SISTEM CEK KETERSEDIAAN PENGAJUAN APLIKASI PEMBAYARAN <<extend>> DEMO <<include>> <<include>>

(37)

1. Definisi Aktor

Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor pada proses pemesanan aplikasi :

NO Aktor Deskripsi

1 Kosumen Calon pelanggan yang akan

menggunakan jaringan internet

sekolah yang di sediakan BCC

2 CS Pihak BCC yang menerima tamu

3 Sistem Analis Orang yang menganalisa sistem

yang akan dibuat

4 Manajemen Pihak pemberi keputusan

5 Developer Programmer atau orang yang

membuat aplikasi

Tabel 3.5. Definisi Aktor Pembuatan Aplikasi

2. Definisi Use Case

Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor pada proses pemesanan aplikasi :

NO Use Case Deskripsi

1 Pengajuan Aplikasi Mengajukan aplikasi atau sistem yang akan

di buat

2 Cek Ketersediaan Mengecek ketersediaan waktu pembuatan

sistem

3 Evaluasi Sistem Mengevaluasi prototype atau aplikasi yang

telah di buat

4 Demo Melakukan demo penggunaan aplikasi

5 Analisis Sistem Menganalisa sistem yang akan di buat

(38)

3.1.3. Evaluasi Proses Bisnis

Setiap sistem atau proses bisnis memiliki sebuah kekurangan walaupun satu. Dan dari apa yang kami analisa terdapat kekurangan atau evaluasi yang bisa kami ajukan.

Sistem yang Berjalan Sistem yang Diusulkan Pemesanan sistem dari pihak

konsumen harus melalui pihak BCC langsung karena tidak adanya informasi yang bisa di dapatkan dari luar lingkungan BCC.

Dengan sistem yang diusulkan dapat memberikan informasi kepada calon konsumen yang membutuhkan sistem karena memberikan informasi yang  jelas dan pemesanan yang dapat

dilakukan secara online. Tabel 3.7. Evaluasi Proses Bisnis

3.2. Proses Bisnis yang Diusulkan

Proses bisnis yang diusulkan merupakan pengusulan dari kekuarangn proses  bisnis yang sebelumnya digunakan. Pengusulan proses bisnis sama halnya dengan  penggunaan proses bisnis yang sedang berjalan, menganalisa dengan proses-proses

yang terjadi dan di gambarkan dengan model-model proses bisnis yang ada. 3.2.1. Prosedur Proses Bisnis

a. Pemesan aplikasi datang ke bagian customer service BCC untuk menanyakan status penerimaan project, jika pihak BCC berstatus ready untuk menangani project maka akan diberi formulir untuk resume aplikasi yang akan dibuat;

 b. Bagian Sistem analisis dan pemesan aplikasi melakukan system requirement juga kesepakatan biaya pembuatan atau uang muka;

c. Bagian managemen BCC menyetujui project yang di ajukan pemesan, jika semua pihak setuju;

d. Pembuatan prototype oleh bagian developer / software enginer BCC;

e. Sistem analis dan pemesan melakukan evaluasi dari prototype yang dibuat oleh developer / software enginer BCC;

(39)

f. Sistem analis BCC melakukan demo program kepada pemesan sekaligus  pembuatan manual book aplikasi;

g. Jika pemesan merasa aplikasi telah selesai , maka pemesan membayar sisa  pembayaran aplikasi.

3.2.2. Pemodelan Proses Bisnis 3.2.3.1. Value Chain

Pada usulan pengembangan sistem ini, tidak banyak perubahan dalam rantai nilai atau value chain yang ada dengan yang telah berjalan. Hanya saja ada satu perubahan di aktivitas utama. Penggunaan website Bandung Cyber Community di rasakan perlu daripada harus menggunakan proposal ke sekolah-sekolah yang dituju. Memang proposal ini di perlukan hanya saja akan di  butuhkan ketika ada pihak sekolah yang membutuhkan. Sedangkan dengan website resmi bisa memberikan informasi yang eksplisit dan singkat terhadap  produk atau sistem yang dibuat.

INBOUND OPERATIONS OUTBOUND MARKETING & SALES SERVICES

PROCUREMENT

TECHNOLOGY DEVELOPMENT HUMAN RESOURCE MANAGAMENT INFRASTRUCTURE    M    A    I    N    T    E    N    E    N    C    E    T    R    I    A    L    W    E    B    S    I    T    E    A    P    L    I    K    A    S    I    J    A    R    I    N    G    A    N    P    E    N    G    E    M    B    A    N    G    A    N    S    I    S    T    E    M    A    N    A    L    I    S    I    S    S    I    S    T    E    M

PEMBELIAN KEBUTUHAN SISTEM PENGGUNAAN ICT

PEREKRUTAN DAN PELATIHAN KARYAWAN MANAJEMEN UMUM

(40)

3.2.3.2. Business Process Modeling Notation      P      E      L      A      N      G      G      A      N      A      D      M      I      N

+

MEMESAN PEMASANGAN JARINGAN MEMESAN PEMASANGAN SIM MEMESAN PEMBUATAN APLIKASI MEMILIH SPESIFIKASI JARINGAN MEMILIH MODUL UPLOAD RESUME PEMASANGAN JARINGAN PEMASANGAN MODUL MENERIMA RESUME

+

MENYIMPAN DATA PELANGGAN

(41)

3.2.3.3. Activity Diagram USULAN ACTIVITY DIAGRAM

PELANGGAN ADMIN MEMILIH MENU PASANG JARINGAN PASANG SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMBUATAN APLIKASI PILIH SPESIFIKASI JARINGAN PILIH MODUL UPLOAD RESUME PEMASANGAN JARINGAN PEMASANGAN MODUL MENERIMA RESUME SETUJU REKAP PELANGGAN TIDAK SETUJ

(42)

3.2.3.4. Diagram Use Case PELANGGAN ADMIN PEMASANGAN JARINGAN PEMASANGAN SIM PEMBUATAN APLIKASI PEMILIHAN MODUL PEMASANGAN MODUL PEMILIHAN BANDWITH PEMASNGAN BANDWITH

PEMBUATAN RESUME PENANGANAN PROJECT <<include>> <<include>> <<extend>> <<include>> <<extend>> <<include>> LIVE CHAT

Gambar 3.14. Use Case yang diusulkan a. Definisi Aktor

Berikut adalah deskripsi pendefinisian aktor pada proses pemesanan  jaringan internet sekolah :

NO Aktor Deskripsi

1 Pelanggan Calon pelanggan yang akan menggunakan jasa sistem yang di sediakan BCC

2 Admin Pihak penyedia jasa layanan Tabel 3.8. Definisi Aktor yang diusulkan  b. Definisi Use Case

NO Use Case Deskripsi

1 Pemasangan Jaringan

Memilih spesifikasi jaringan seperti  bandwith yang akan disewa

2 Pemasangan Sistem Informasi

Manajemen

Memilih modul-modul aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah

(43)

Pemilihan Bandwith

Memilih alokasi bandwith yang di inginkan

4 Pemilihan Modul Memilih modul-modul yang terdapat

dalam sistem informasi manajemen

5 Pemasangan

Bandwith

Memasang seluruh komponen jaringan internet kepada pelanggan

6 Pemasangan Modul Memasang seluruh modul-modul yang di dipilih pelanggan di aplikasi sistem informasi manajemen

7 Pemasangan Project Memasang aplikasi yang telah di buat sesuai dengan pesanan pelanggan

8 Pembuatan Resume Membuat resume bagaimana sistem yang di inginkan

Tabel 3.9. Definisi Usecase yang diusulkan

c. Skenario Use Case 1. Pemasangan Jaringan

Identifikasi

Nama Pemasagan Jaringan

Tujuan Untuk pemesanan dan pemasangan layanan internet sekolah

Deskripsi

Tipe Aktivitas Utama

Aktor Pelanggan dan Admin M ain Flow

Pelanggan Admin

1. Memilih menu di dalam website 2. Memilih pemasangan jaringan

(44)

4. Memasang layanan internet kepada  pelanggan

5. Pencatatan transaksi dan pencatatan  pelanggan

Kondisi Akhir

Internet dapat di gunakan pelanggan

Tabel 3.10. Skenario Use Case Pemasangan Jaringan 2. Pemasangan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen

Identifikasi

Nama Pemasagan SIM

Tujuan Untuk pemesanan dan pemasangan

SIM sekolah

Deskripsi

Tipe Aktivitas Utama

Aktor Pelanggan dan Admin

M ain Flow

Pelanggan Admin

1. Memilih menu di dalam website

2. Memilih pemasangan SIM

Sekolah

3. Memilih modul-modul yang akan dibeli

4. Memasang aplikasi SIM Sekolah kepada pelanggan

5. Pencatatan transaksi dan pencatatan  pelanggan

Kondisi Akhir

Sistem Informasi Manajemen Sekolah dapat di gunakan Tabel 3.11. Skenario Use Case Pemasangan SIM Sekolah

(45)

3. Pembuatan Aplikasi

Identifikasi

Nama Pembuatan Aplikasi

Tujuan Untuk pembuatan aplikasi yang

dipesan Deskripsi

Tipe Aktivitas Utama

Aktor Pelanggan dan Admin

M ain Flow

Pelanggan Admin

1. Memilih menu di dalam website 2. Memilih pembuatan aplikasi 3. Upload resume sistem yang akan

digunakan

4. Membuat dan Memasang aplikasi kepada pelanggan

5. Pencatatan transaksi dan pencatatan  pelanggan

Kondisi Akhir

Sistem yang di buat dapat diguanakan

(46)

BAB IV PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Dari hasil penelitan proses bisnis yang dapat kami teliti dapat disimpulkan  bahwa :

1. Proses bisnis yang penulis analisa hanya dibatasi menjadi tiga proses yaitu  pemasangan jaringan internet sekolah, pemasanan sistem informasi

manajemen sekolah dan pembuatan aplikasi.

2. Perancangan atau usulan yang kami berikan yaitu mengintegrasikan ketiga proses diatas menjadi satu kesatuan yang terintegrasi agar dapat dikelola dengan baik.

3. Pemodelan aktivitas proses bisnis dilakukan menggunakan value chain dengan penggambaran menggunakan diagram BPMN, diagram aktivitas dan Use Case.

4.2. Saran

Penulis menyadari bahwa pada analisa prose bisni ini masih memiliki  beberapa kekurangan, untuk itu apabila kedepannya penelitian ini akan dilanjutkan,  penulis akan memberikan beberapa saran mengenai bagian-bagian yang sebaiknya ditingkatkan, yaitu penggunaaan pembayaran online dirasa diperlukan sehingga meminimalisir waktu pertemuan untuk melakukan pembayaran.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :