• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II DISKRIPSI PERUSAHAAN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

8 2.1. Sejarah Perusahaan

Perjalanan menuju perusahaan yang dewasa membutuhkan landasan yang kuat. Jika pada tahun 2012 PT Gajah Tunggal Tbk telah merayakan 61 tahun perjalanan perusahaan, maka di tahun 2013 PT Gajah Tungggal Tbk mengutamakan penempatan fondasi untuk membangun masa depan yang lebih sejahtera. Sejalan dengan kerja keras manajemen dalam mencapai visi perusahaan, berbagai elemen strategi untuk mempertahankan relevansi perusahaan di pasar yang dinamis, telah berhasil di tanamkan di tahun 2013 ini.

Hasil dari pengkajian struktur modal perusahaan dan keputusan untuk mengembangkan fasilitas baru produksi ban radial truk dan bus (TBR) mengawali sebuah era baru dalam pengembangan strategi PT Gajah Tunggal Tbk. Sejarah yang panjang dari awal berdirinya PT Gajah Tunggal Tbk telah menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya dibangun untuk mengejar keuntungan semata, tetapi juga yang lebih penting adalah menjadi perusahaan yang sehat dan berkelanjutan/sustainable.

Para pendiri perusahaan telah membangun perusahaan dari sebuah perusahaan yang bagus menjadi sebuah perusahaan yang hebat (good to great). Di tengah era persaingan yang semakin ketat, perusahaan juga terus mewaspadai

(2)

berbagai ancaman bisnis dengan tetap melihat tantangan sebagi suatu peluang/kesempatan.

Sejarah singkat PT Gajah Tunggal Tbk ditunjukkan dalam Tabel 2.1 berikut:

Tabel 2.1 Sejarah Singkat PT Gajah Tunggal Tbk

Tahun Pencapaian

1951 PT Gajah Tunggal didirikan untuk memproduksi dan mendistribusikan ban luar dan ban dalam sepeda.

1973 Persetujuan bantuan teknik ditandatangani dengan Inoue Rubber

Company, Jepang untuk memproduksiban sepeda motor.

1981

Perusahaan mulai memproduksi ban bias untuk kendaraan penumpang dan niaga dengan bantuan teknik dari Yokohama Rubber

Company, Jepang.

1990 PT Gajah Tunggal Tbk terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya. 1991 PT Gajah Tunggal Tbk mengakuisisi GT Petrochem Industries,

sebuah produsen kain ban (TC) dan benang nilon.

1993 Perusahaan mulai memproduksi secara komersial ban radial untuk mobil penumpang dan truk ringan.

1995 PT Gajah Tunggal Tbk mengakuisisi Langgeng Baja Pratama (LBP), produsen kawat baja.

1996

PT Gajah Tunggal Tbk mengakuisisi Meshindo Alloy Wheel

Corporation, produsen velg aluminium terbesar kedua di

Indonesia.PT GT Petrochem Industries, anak perusahaan PT Gajah Tunggal Tbk, memperluas lingkup operasinya dengan memproduksi karet sintetis, etilena glikol, benang polyester dan serat polyester

2002

PT Gajah Tunggal Tbk menyelesaikan restrukturisasinya karena timbulnya krisis keuangan Asia, yang memungkinkan Perusahaan untuk menurunkan beban hutangnya lebih dari US$ 200 juta dan mengkonversi hutang ke FRN.

2004

Selesainya restrukturisasi Perusahaan dengan terlaksananya dekonsolidasi laporan keuangan Perusahaan dengan PT GT

Petrochem Industries danpada saat bersamaan mengakuisisi aset TC

and SBR. Divestasi saham Langgeng Bajapratama yangmerupakan produsen kawat baja. Dimulainya perjanjian off-take dengan Michelin yang mana GajahTunggal akan memproduksi ban untuk Michelin untuk pasar ekspor. Peluncuran gerai-gerai TireZone.

(3)

Tabel 2.1 (Lanjutan)

Tahun Pencapaian

2005

Perusahaan menerbitkan Obligasi Global senilai US$325 juta. Dana hasil dari obligasi tersebut digunakan untuk membeli kembali sejumlah wesel bayar dan untuk membiayai ekspansi perusahaan.Divestasi saham Meshindo Alloy Wheel yang merupakan produsen velg aluminium. Dimulainya produksi ban untuk Michelin melalui program off-take.

2006 PT Gajah Tunggal Tbk menerima penghargaan "Best Managed

Company in Indonesia" dari Euromoney Magazine.

2007

Tambahan dana sebesar US$ 95 juta berasal dari penawaran tambahan obligasi global untuk membiayai ekspansi yang sedang berjalan dan untuk pengeluaran modal guna membiayai riset dan pengembangan produk baru.Perusahaan juga kembali memasuki pasar modal dengan melakukan emisi saham dengan perbandingan 10:1 dengan nilai emisi sebesar Rp158,4 milyar (sekitar US$ 17 juta) untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.

2008 Perusahaan menerima penghargaan Primaniyarta dari Presiden Republik Indonesia.Michelin off-take mencapai 2,8 juta.

2009

Perusahaan berhasil menyelesaikan penawaran pertukaran terhadap obligasi yang belum dibayarkan. Gajah Tunggal juga merupakan penerima beberapa penghargaan, sebagian besarpenghargaan ‘Anugerah Produk Asli Indonesia’tahun 2009 dari Bisnis Indonesia. Perusahaan juga menerima sertifikasi ISO 14001 untuk system manajemennya.

2010

Peluncuran Champiro Eco, ban Indonesia pertama yang ramah lingkungan, oleh Menteri Perdagangan Ibu Mari Pangestu. Penjualan konsolidasi Perusahaan melampaui US $ 1 milyar.

2011

Gajah Tunggal mengekspor lebih dari 10 juta ban radial, dan melampaui Rp 10 triliun dalam penjualan bersih. Dan mendapatkan penghargaan sebagai"Top 10 - Best Management Companies" oleh

Finance Asia dan "Top 10 - Best Big Companies" oleh Forbes

Indonesia.

2012

Perusahaan menerima berbagai penghargaan seperti "Indonesia's Best

Mid-cap Company" dari FinanceAsia, penghargaan Primaniyarta

dalamka tegori "Global Brand Development" dari Departemen Perdagangan, dan "Indonesia’s Trusted Companies" dari majalah SWA.Gajah Tunggal juga membeli bidang tanah di Karawang untuk fasilitas trek pengujian dan ekspansi bisnis masa depan.

2013

Perusahaan masuk dalam daftar “Top 50 Best Companies” Forbes Indonesia, menerima penghargan sebagai “Indonesia Green

Company 2013” dan “SRI-KEHATI”, serta menerima penghargaan

Primanyarta untuk keempat kalinya. Sumber : PT Gajah Tunggal Tbk, 2014

(4)

Dengan melihat sejarah dan hasil yang telah dicapai, Perusahaan dengan tegas menyatakan bahwa tata kelola perusahaan yang baik bukan sekedar basa basi, tetapi dibuktikan melalui berbagai strategi dan kebijakan. Kebijakan perusahaan sebagai kelanjutan dari visi dan misi dimana PT Gajah Tunggal Tbk sebagai produsen ban terkemuka berkomitmen menjadi perusahaan yang sehat melalui perbaikan yang berkesinambungan dalam meningkatkan kinerja manajemen, kompetensi sumber daya manusia, inovasi produk serta memberikan pelayanan prima untuk memenuhi kepuasan pelanggan, taat terhadap peraturan perundangan dan persyaratan yang berlaku dan selalu berupaya mencegah kecelakaan kerja dan pencemaran lingkungan.

Produk dari PT Gajah Tunggal Tbk ini banyak ditemukan di pasaran seperti ditunjukkan dalam Gambar 2.1 dan 2.2.

Sumber: PT Gajah Tunggal Tbk, 2014

(5)

Sumber : PT Gajah Tunggal Tbk, 2014

Gambar 2.2 Produk PT Gajah Tunggal Tbk (Ban Mobil) Visi dan Misi Perusahaan

Pengembangan operasional PT Gajah Tunggal Tbk selalu berpedoman pada visi dan misi yang membantu perusahaan tetap fokus dalam meraih pencapaian keberhasilan. Visi dan misi ini membantu PT GajahTunggal Tbk untuk selalu berupaya mencapai idealisme dengan mengingatkan manajemen serta karyawan bahwa mereka bekerja sama demi tujuan-tujuan yang sama, yang akan menjadi sumbangan dalam keberhasilan jangka panjang Perusahaan.

(6)

Misi Perusahaan

Menjadi produsen yang memimpin dan terpercaya sebuah portofolio produk ban yang optimal, dengan harga yang kompetitif dan kualitas yang unggul di saat yang sama terus meningkatkan ekuitas merek produk kami,melaksanakan tanggung jawab sosial kami, dan memberikan profitabilitas/hasil investasi kepada para pemegang saham serta nilai tambah untuk semua stakeholder perusahaan. Visi Perusahaan

Menjadi Good Corporate Citizen dengan posisi keuangan yang kuat, pemimpin pasar di Indonesia dan menjadi perusahaan produsen ban yang berkualitas dengan reputasi global.

2.2. Lingkup dan Bidang Usaha

Bisnis utama PT Gajah Tunggal Tbk mencakup pengembangan, pembuatan dan penjualan ban radial, ban bias, ban sepeda motor, ban dalam roda 2 dan roda 4, flap dan rim tape. Sedangkan untuk sub grup perusahaan juga memproduksi serta menjual tali ban dan karet sintetis beserta olahan, yang merupakan komponen utama yang digunakan dalam pembuatan ban. Sebagian besar pendapatan PT Gajah Tunggal Tbk adalah dari penjualan ban di Indonesia dan luar negeri. Dari sub grup perusahaan juga mendapatkan pendapatan dari penjualan produk yang terkait dengan ban, yang terdiri dari kain ban dan karet sintetis. Melalui divisi produk yang terkait dengan ban, selain menjual kepada pihak ketiga, sub grup perusahaan juga memproduksi kain ban dan karet sintetis digunakan untuk memproduksi ban sendiri, hal ini sebagai bagian dari strategi

(7)

untuk mengintegrasikan secara vertikal sarana produksi untuk merasionalisasi biaya produksi.

PT Gajah Tunggal Tbk dan sub grup Perusahaan mengoperasikan berbagai pabrik di Indonesia yang memproduksi ban radial untuk mobil penumpang,ban bias untuk truk dan bus, ban sepeda motor, ban TBR,dan ban dalam (baik untuk sepeda motor dan automotif serta aksesoris ban seperti flaps, rim tape dan

O-rings) dengan fasilitas pendukung yang mengolah karet yang direklamasi.

Perusahaan juga mengoperasikan dua pabrik yang memproduksi produk yang terkait dengan ban yaitu kain ban dan karet sintetis. Pabrik yang memproduksi produk yang terkait dengan ban berlokasi di Tangerang dan Serang. Perusahaan juga memiliki sekitar 100 hektar tanah di Karawang, yang rencananya akan digunakan sebagian untuk pengujian desain ban dan sisanya direncanakan akan digunakan untuk ekspansi dan diversifikasi lini manufaktur.

2.3. Sumber Daya

Suatu organisasi dalam menjalankan kegiatannya untuk mencapai tujuannya didukung oleh sumber daya manusianya. Hal ini merupakan salah satu faktor penggerak produksi yang sangat vital keberadaannya. Dalam menjalani kegiatannya PT Gajah Tunggal Tbk memiliki jumlah karyawan sebanyak 12.350 orang per 31 Desember 2013. Sedangkan untuk Divisi Engineering sendiri mempunyai jumlah karyawan 970 orang, dan untuk Divisi II yang meliputi area Plant D,E,K, dan M mempuyai karyawan 235 orang.

(8)

Data jumlah karyawan PT Gajah Tunggal Tbk dari tahun 2009 hingga tahun 2013 dan jumlah karyawan Divisi Engineering ditunjukkan dalam Tabel 2.2 dan 2.3.

Tabel 2.2 Data Jumlah Karyawan PT Gajah Tunggal Tbk

No Tahun Total Karyawan Kenaikan per tahun

Orang % 1 2009 9.439 -2 2010 10.176 7,81 3 2011 10.817 6,30 4 2012 11.730 8,44 5 2013 12.350 5,29

Sumber : PT Gajah Tunggal Tbk, 2014

Tabel 2.3 Data Jumlah Karyawan PT Gajah Tunggal Tbk Divisi Engineering

NO BAGIAN

GROUP

TOTAL

A B C D NS

1 Engineering Plant A 12 12 12 12 115 163

2 Engineering Plant B,C,H,I 8 8 8 8 112 144

3 Engineering Plant D,E,K,M 24 24 24 24 139 235

4 Joint Utility_Operation 32 32 33 32 19 148

5 Joint Utility_Maintenance 0 0 0 0 61 61

6 Joint Instalasi 0 0 0 0 90 90

7 Joint Civil Work 0 0 0 0 44 44

8 Part Control 2 2 2 2 29 37

9 Workshop 0 0 0 0 25 25

(9)

Dari Tabel 2.2 terlihat bahwa jumlah karyawan PT Gajah Tunggal Tbk setiap tahun mengalami penambahan sesuai dengan perkembangan bisnis yang positif dan ekspansi perusahaan serta peningkatan volume produksi. Karyawan merupakan aset perusahaan yang dangat berharga, sehingga harus diberdayakan secara optimal untuk mendukung kemajuan perusahaan.

Manajemen berkeyakinan bahwa keragaman tenaga kerja merupakan hal penting dalam membuat inovasi yang berkelanjutan. Keanekaragaman ini tercermin dalam perbedaan usia karyawan GajahTunggal, 42% dari angkatan kerja Perusahaan di bawah 30 tahun, 28% adalah antara 30-39 tahun sedangkan30% diatas 40 tahun. Selain itu, manajemen sangat menghargai karyawan yang menunjukkan loyalitasnya, dengan lebih dari 50% yang bekerja di Perusahaan selama lebih dari 10 tahun, masuknya karyawan baru juga memungkinkan memiliki ide-ide dan pola pikir baru untuk tetap relevan dalam menghadapi permintaan pasar di masa depan.

Sekitar 90% dari karyawan PT Gajah Tunggal Tbk bergabung dalam satu serikat, yaitu Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Pertemuan informal dilakukan antara karyawan dan perwakilan manajemen bila diperlukan, sementara pertemuan formal dalam bentuk bipartit antara perwakilan serikat pekerja berlangsung secara rutin tiap bulan. Perjanjian Kerja Bersama terbaru dibuat antara Perusahaan dan serikat pekerja dan berlaku untuk jangka waktu dua tahun. Dengan begitu, perusahaan berhasil mengembangkan hubungan industial yang harmonis sehingga tercipta suasana kerja yang kondusif.

(10)

Untuk karyawan Divisi Engineering, sebagai bagian dari keseluruhan karyawan PT Gajah Tunggal Tbk selalu mengembangkan sikap proaktif dan

teamwork sesuai dengan indikator kinerja yang harus dicapai. Key Performance Indicator di Engineering merupakan turunan dari strategi dan taktik yang telah

dirumuskan oleh direksi sesuai struktural dan fungsional yang telah disepakati. Dengan demikian diharapkan karyawan Engineering mulai dari tingkatan yang paling bawah dapat berkontribusi dalam mencapai tujuan perusahaan seperti yang tertuang dalam visi dan misi serta kebijakan perusahaan.

Struktur organisasi Divisi Engineering PT Gajah Tunggal Tbk ditunjukkan dalam Gambar 2.3.

Gambar 2.3 Struktur Organisasi Engineering Division PT Gajah Tunggal Tbk

(11)

2.4. Tantangan Bisnis

Di tengah terus bergejolaknya dunia industri ban, adalah sangat penting bagi PT Gajah Tunggal Tbk untuk tetap relevan di tengah permintaan pasar yang ada. Di samping kehati-hatian dibidang keuangan dan meningkatkan penjualan, Direksi terus memfokuskan pada beberapa unsur penting lainnya dari model bisnis PT Gajah Tunggal Tbk. Meningkatkan brand equity, fokus yang terbarukan pada aktifitas R&D dan meningkatkan penetrasi pasar OE, khususnya disegmen ban radial mobil penumpang, adalah blok bangunan penting dari strategi Perusahaan. PT Gajah Tunggal Tbk telah meningkatkan upaya peningkatan brand

equity, baik di pasar domestik maupun di pasar ekspor. Upaya pemasaran dengan

menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk, terutama untuk konsumen dalam demografis kalangan muda, serta yang lebih luas dengan menggunakan kampanye iklan untuk memperkenalkan kualitas, keamanan, ketahanan dan nilai produk.

PT Gajah Tunggal Tbk melanjutkan peran sebagai sponsor dalam berbagai acara olahraga domestik dan internasional, karena PT Gajah Tunggal Tbk percaya kehadirannya dalam acara-acara penting ini akan meningkatkan pengenalan akan merek produk PT Gajah Tunggal Tbk dan meningkatkan brand

equity. Contohnya, sebagai sponsor PT Gajah Tunggal Tbk menjadi Ban resmi

untuk Piala Suzuki Federasi Sepak Bola ASEAN dan PT Gajah Tunggal Tbk juga mensponsori Tim Drift GT Radial, yang merupakan tim pembalap internasional dan Indonesia yang bersaing dikompetisi Formula Drift Asia.

(12)

PT Gajah Tunggal Tbk berkeyakinan penuh bahwa Penelitian dan Pengembangan (R&D) merupakan kunci keberhasilan yang terus berkelanjutan. Perusahaan telah mengumumkan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan kemampuan R&D, fasilitas baru R&D untuk mendukung perluasan tim R&D dan memungkinkan berkolaborasi secara efektif untuk lebih bisa berinovasi. Selain berbagai teknologi yang digunakan oleh tim ini, juga akan dilengkapi dengan pengembangan Fasilitas Pengujian Kinerja Ban, yangdiharapkan akan selesai di tahun 2014. Fasilitas baru ini akan memungkinkan perusahaan PT Gajah Tunggal Tbk lebih cepat dan efektif dalam membidik konsumen, untuk mengatasi pengembangan produk baru, dan memastikan bahwa produk yang PT Gajah Tunggal Tbk jual memenuhi standar tertinggi disetiap pasar yang PT Gajah Tunggal Tbk masuki. PT Gajah Tunggal Tbk percaya bahwa kemampuan ini akan sangat mendukung rencana ekspansi di OE dan pasar ekspor, dan di saat yang sama meningkatkan brand equity produk PT Gajah Tunggal Tbk di dalam negeri. Fasilitas ini juga akan membantu Perusahaan untuk memenuhi preferensi dan permintaan konsumen yang terus berubah. Selain itu, fasilitas ini juga akan memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memungkinkan PT Gajah Tunggal Tbk untuk mempertahankan atau bahkan memperbaiki daya saing PT Gajah Tunggal Tbk melalui penghematan biaya produksi.

Dengan dasar yang makin kuat, manajemen berkeyakinan Perusahaan memiliki kemampuan menghadapi peluang dan tantangan tahun 2014. Seperti telah disebutkan sebelumnya, kondisi ekonomi makro di Indonesia kondusif bagi

(13)

pertumbuhan industri ban dalam negri yang berkelanjutan. Meskipun demikian, persaingan bakal meningkat oleh pesaing global dan lokal yang ingin mengambil bagian dalam pertumbuhan peluang bisnis di Indonesia. Tekanan yang kuat terhadap margin keuntungan mungkin akan timbul dan harus dikompensasi melalui perbaikan product mix, brand equity dan peningkatan intensitas R&D, serta mengoptimalkan kekuatan jaringan distribusi dan meningkatkan lebih lanjut penetrasi di segmen OE.

2.5. Proses Bisnis

Proses bisnis PT. Gajah Tunggal Tbk secara garis besar di bagi menjadi tiga proses, yaitu :

1. Management Process

2. Product Realization

3. Supporting Process

2.5.1. Management Process

Management proses terdiri dari proses-proses sebagai berikut :

a) Business Plan (Rencana Bisnis)

b) Internal Audit

c) Tindakan Perbaikan dan Pencegahan d) Peningkatan Berkesinambungan e) Survei Kepuasan Pelanggan f) Tinjauan Manajemen

(14)

h) Identifikasi Aspek, Evaluasi dan Dampak Pengendalian Lingkungan i) Pemantauan Biaya Akibat Mutu Produk Rendah / Cost of Poor Quality

(COPQ)

j) Program Manajemen Lingkungan k) Pemantauan dan Pengukuran

2.5.2. Product Realization

Product Realization terdiri dari proses-proses sebagai berikut :

a) Tinjauan Kontrak dan Order/Customer-related process  Identifikasi Persyaratan Produk dan Lingkungan  Peninjauan Persyaratan Produk dan Lingkungan

b) Advance Product Quality Planning (APQP)

c) Penjadwalan Produksi d) Proses pembelian

e) Pemeliharaan dan Penyimpanan Material dan Produk Akhir f) Produksi

g) Perubahan Produk dan Proses

h) Pengendalian proses yang dikontrakkan i) Pengendalian Produk Milik Pelanggan

j) Pengendalian Produk dan Material Tidak sesuai k) Pengiriman

l) Penanganan klaim/ komplain Teknis dan Non Teknis m) Pelayanan

(15)

2.5.3. Supporting Process

Supporting Process (Proses Pendukung) terdiri dari proses-proses

sebagai berikut :

a) Pengadaan Sumber Daya Manusia b) Pelatihan

c) Pengadaan dan Pemasangan Mesin d) Perawatan dan Perbaikan Mesin

e) Permintaan Pengembangan Proses dan Mesin

f) Perawatan Hardware dan Penanganan Masalah Sistem Aplikasi g) Pengendalian Tooling

h) Pengendalian Alat Ukur dan Alat Uji

i) Pengendalian Data dan Dokumen Hard Copy dan Soft Copy j) Pengendalian Rekaman

k) Komunikasi Internal dan Eksternal l) Kesiagaan dan Tanggap Darurat m) Pengendalian Operasional

Pemetaan proses bisnis (Business Process Mapping) PT Gajah Tunggal Tbk ditunjukkan dalam Gambar 2.4.

(16)

23

Gambar 2.4 Pemetaan Proses Bisnis (Business Process Mapping) PT Gajah Tunggal Tbk Sumber: PT Gajah Tunggal Tbk, 2014

Perubahan Spec Produk & Proses )

APQP

Tinjauan Order & Kontra k Pengendalian Produk Milik Pelanggan Rencana Produksi Pembelian Material Produks i Penyimpanan Material

Penyimpanan Barang Jadi

Pengendalian Material & Produk Tidak Sesuai

Penanganan Klaim/Komplain Teknis

Approval NPD/PPAP Permintaan Perubahan Spec

Approval Inquiry Approva lSpec/Perubahan Spec Usulan permintaan produk baru/perubahan spec/proses W IP Spec NCJA Sales Planning Sch Prod B

Control plan mass pro, FMEA, W IP Spec

Data historis sales planning (sales forecast 3 bulanan)

Mold Sticker

Barang2 yang dibeli untuk dijual langsung

Material OK

Material NG Material Hasil Disposisi Finish Product NG Material Inprocess/ Product hasil disposisi

Material Inprocess/ Product NG

Product Claim/Unused Product Finished Product NG SO Release / Delivery Name Finished Product OK

EJO, Daftar mesin & hasil evaluasi MTTR

Laporan kerusakan & perawatan hardware, daftar server oracle, adanya ketidak sesuaian sistem oracle & non oracle, tape untuk backup & restore data yang perlu dibackup, data dapat direcovery dan digunakan & data yang ada di PC

A

kepuasan pelanggan All Process All Process All Process All Process All Process

3b 2b 1b 4b 5b 10b 11b 12b 9b Material OK 8b 7b 6b C 5b Pengendalian Rekama n

File (Dok / data) File yang terkendali

All Process All Process

10c

Pengendalian Data & Dokumen Hard Copy & Softcopy Dok. Terkendali sampai ke penerima, dokumen external up to date Usulan perubahan/ penambahan dok. Baru, daftar dok. external All Process

All Process

9c

Pengendalian Alat Ukur dan Uji

Alat ukur telah terkalibrasi

Schedule kalibrasi & permintaan pemakaian alat ukur A 5b 8c Pengendalian Toolin g Tooling List Sales Forecast, Inquir y A C 5b 7c Perawatan Hardware dan Penanganan Masalah Sistem Aplikasi

Hardware OK, tingkat kerusakan server mudah, program OK, problem terselesaikan, data telah dibackup dan file restore yang telah dicek, melakukan backup secara rutin sesuai jadwal & dapat direcovery dan digunakan All Process

All Process

6c

Permintaan Pengembangan Proses dan Mesin

Serah terima hasil pengembangan proses/mesin Permintaan pengembangan mesin A 5b 5c Pengadaan dan Pemasangan Mesin Mesin terpasang sesuai permintaan Sales forecast tahunan B 4c Mesin siap digunakan Perawatan & Perbaikan Mesin A 5b 3c All Process Penerimaan Karyawan Baru Kualifikasi karyawan yang diterima sesuai kebutuhan departemen pemohon Penambahan tenaga kerja Peserta pelatihan meningkat pengetahuannya Peserta pelatihan All Process 1c C U S T O M E R R E Q U I R E M E N T

Penggantian claim (produk/ uang) Info Finish Product Claim/Complaint Pengiriman

Finish Product OK & Surat jalan Permintaan Customer Produk milik customer PROCESS II. PRODUCT REALIZATION III. SUPPORTING PROCESS Komunikasi Interna l & Eksternal All Process All Process 11c Kesiagaan & Tanggap Darurat All Process All Process 12c Pengendalian Operasional All Process All Process 13c & Lingkungan Hasil Identifikasi Pemenuhan

Peraturan Perundangan & Persyaratan K3L

Hasil identifikasi bahaya dan aspek lingkungan Laporan COPQ dan Recomendate Action untuk perbaikan Program Kerja Lingkungan Pelatihan All Process 2c All Process SUPPLIER PR LPP & Material NG PO Purchased material LABORATORIUM material inspection C U S T O M E R S A T I S F A C T I O N Pengadaan Material Daftar Kebutuhan material 23

Gambar

Gambar 2.1 Produk PT Gajah Tunggal Tbk (Ban Sepeda Motor)
Gambar 2.2 Produk PT Gajah Tunggal Tbk (Ban Mobil) Visi dan Misi Perusahaan
Tabel 2.2 Data Jumlah Karyawan PT Gajah Tunggal Tbk No Tahun Total Karyawan Kenaikan per tahun
Gambar 2.3 Struktur Organisasi Engineering Division PT Gajah Tunggal Tbk
+2

Referensi

Dokumen terkait

Air tebu yang disimpan dengan menggunakan kemasan plastik pada suhu ruang adalah 6 hari tetapi air tebu sudah mengandung alkohol dan tidak layak untuk digunakan dalam bentuk

Segala bentuk kegiatan penyusutan arsip yang telah dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.45/Menhut-II/2014 tentang Jadwal Retensi Arsip

Berdasarkan hasil Penelitian yang dilakukan penulis mengenai pengaruh Kualitas Produk, Harga, Promosi Penjualan dan Brand Image terhadap keputusan pembelian mobil

saat guru menanyakan bagaimana seandainya mereka benar-benar berada pada posisi seperti yang mereka mainkan dan mereka bisa mengungkapkannya dengan baik misalnya

Dari keseluruhan penilaian yang telah dilakukan dapat dikatakan bahwa kemampuan menulis karangan deskripsi dengan model pembelajaran ficture and ficture siswa kelas

Meletakkan kertas manila putih kurang dari ukuran yang sudah ditentukan.

Langkah-langkah analisis data yang akan dilakukan penulis adalah dengan mencari penelitian terdahulu dan data sekunder (buku,jurnal,sumber-sumber yang mendukung penelitian)

RKA - SKPD 2.2.1 Rincian Anggaran Belanja Langsung Menurut Program dan Per Kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah.. RKA - SKPD 3.1 Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah