8.1. DEFINISI 8.1. DEFINISI SESAR
SESAR
Sesar adalah rekahan atau zona rekahan pada batuan yang memperlihatkan Sesar adalah rekahan atau zona rekahan pada batuan yang memperlihatkan pergeseran. Pergeseran pada sesar bisa terjadi sepanjang garis lurus (translasi) pergeseran. Pergeseran pada sesar bisa terjadi sepanjang garis lurus (translasi) atau terputar (rotasi).
atau terputar (rotasi).
- Separation
- Separation (pergeseran relatif semu)(pergeseran relatif semu) Jarak tegak
Jarak tegak lurus antara lurus antara bidang yang bidang yang terpisah oleh terpisah oleh sesar dan sesar dan diukur pada bidangdiukur pada bidang sesar. Komponen dari separation dapat diukur pada arah tertentu, umumnya sesar. Komponen dari separation dapat diukur pada arah tertentu, umumnya sejajar jurus atau arah kemiringan bidang sesar (gambar 8.1).
sejajar jurus atau arah kemiringan bidang sesar (gambar 8.1).
F
F o o o o t t
W
W a a l l l l
Foul Foul Plane
Plane
H
H
a
a
n
n
g
g
i
i
n
n
g
g
W
W
a
a
l
l
l
l
B B A A C CGambar 8.1 : Diagram blok yang memperlihatkan pergeseran sebenarnya dan semu dari sesar Gambar 8.1 : Diagram blok yang memperlihatkan pergeseran sebenarnya dan semu dari sesar
A. Net slip (total pergeseran relatif sebe
A. Net slip (total pergeseran relatif sebe narnya)narnya)
B. Strike separation (pergeseran relatif semu searah jurus bidang sesar) B. Strike separation (pergeseran relatif semu searah jurus bidang sesar) C. Dip separation (pergeseran relatif semu searah kemiringan bidang sesar) C. Dip separation (pergeseran relatif semu searah kemiringan bidang sesar)
- Slip
- Slip (pergeseran relatif sebenarnya)(pergeseran relatif sebenarnya)
Pergeseran relatif sebenarnya pada sesar, diukur dari blok satu ke blok yang lain Pergeseran relatif sebenarnya pada sesar, diukur dari blok satu ke blok yang lain pada bidang sesar dan merupakan pergeseran titik-titik yang sebelumnya pada bidang sesar dan merupakan pergeseran titik-titik yang sebelumnya berimpit. Total pergeseran disebut juga “
F
F o o o o t t W W a a l l l l FoulFoul Plane Plane 1 1 2 2 3 3 H
H a a n n g g i i n n g g W W a a l l l l 4
4
5 5
Gambar 8.2 : Diagram blok yang memperlihatkan pergeseran sebenarnya dari sesar Gambar 8.2 : Diagram blok yang memperlihatkan pergeseran sebenarnya dari sesar
1.) Reverse left slip fault, 2) Strike left slip fault, 3) Normal left slip fault 1.) Reverse left slip fault, 2) Strike left slip fault, 3) Normal left slip fault 4) Dip slip fault (Normal slip fault), 5) Normal right slip fault
4) Dip slip fault (Normal slip fault), 5) Normal right slip fault
Throw, Heave, Footwall dan Hangingwall Throw, Heave, Footwall dan Hangingwall - Throw
- Throw (loncatan vertikal) adalah jarak yang diukur pada bidang vertikal dari(loncatan vertikal) adalah jarak yang diukur pada bidang vertikal dari slip/separation (gambar 8.3).
slip/separation (gambar 8.3).
- Heave
- Heave (loncatan horizontal) adalah jarak yang diukur pada bidang horizontal(loncatan horizontal) adalah jarak yang diukur pada bidang horizontal (gambar 8.3).
(gambar 8.3).
- Footwall
- Footwall adalah blok tubuh batuan yang terletak dibawah bidang sesar (gambaradalah blok tubuh batuan yang terletak dibawah bidang sesar (gambar 8.1 dan 8.2).
8.1 dan 8.2).
- Hangingwall
- Hangingwall adalah blok tubuh batuan yang terletak di atas bidang sesaradalah blok tubuh batuan yang terletak di atas bidang sesar (gambar 8.1 dan 8.2). (gambar 8.1 dan 8.2). Thr Throwow Heave Heave a a c c b b d d e e
Gambar 8.3 : Diagram blok yang memperlihatkan Throw dan Heave Gambar 8.3 : Diagram blok yang memperlihatkan Throw dan Heave
8.2. KLASIFIKASI SESAR 8.2. KLASIFIKASI SESAR
Sesar dapat diklasifikasikan dengan pendekatan geometri yang berbeda. Beberapa Sesar dapat diklasifikasikan dengan pendekatan geometri yang berbeda. Beberapa klasifikasi diantaranya adalah :
klasifikasi diantaranya adalah : -
- berdasarkan hubunberdasarkan hubungan dengan strukgan dengan struktur lain (sesar bidang perlaptur lain (sesar bidang perlapisan, sesarisan, sesar longitudinal, sesar transversal)
longitudinal, sesar transversal) -
- berdasarkan berdasarkan pola kumpola kumpulan sespulan sesar (sesar ar (sesar radial, sesar radial, sesar paralel, sesparalel, sesar en echar en echelon).elon). Aspek terpenting dari geometri sesar adalah pergeseran. Atas dasar ini, sesar Aspek terpenting dari geometri sesar adalah pergeseran. Atas dasar ini, sesar dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
- Berdasarkan sifat pergeseran relatif semu - Berdasarkan sifat pergeseran relatif semu 1. Strike separation fault
1. Strike separation fault adalah pergeseran relatif semu searah dengan jurusadalah pergeseran relatif semu searah dengan jurus bidang sesar, yang terdiri dari :
bidang sesar, yang terdiri dari :
a.
a. Strike left Strike left separation faultseparation fault
Jika
Jika kita kita berdiri berdiri di di suatu suatu blok blok dari dari suatu suatu sesar sesar maka maka akan akan terlihat terlihat jejakjejak pergeseran semu pada blok yang lain bergeser ke
pergeseran semu pada blok yang lain bergeser ke arah kiri. (gambar 8.4a).arah kiri. (gambar 8.4a).
b.
b. Strike right separation faStrike right separation faultult
Jika
Jika kita kita berdiri berdiri di di suatu suatu blok blok dari dari suatu suatu sesar sesar maka maka akan akan terlihat terlihat jejakjejak pergeseran semu pada blok yang lain bergeser ke
pergeseran semu pada blok yang lain bergeser ke arah kanan (gambar 8.4b)arah kanan (gambar 8.4b)
Gambar 8.4 : Pergeseran semu mengiri dan menganan dari sesar mendatar Gambar 8.4 : Pergeseran semu mengiri dan menganan dari sesar mendatar 2. Dip separation fault
2. Dip separation fault adalah pergeseran relatif semu searah dengan adalah pergeseran relatif semu searah dengan kemiringankemiringan bidang sesar, yang terdiri dari :
bidang sesar, yang terdiri dari :
a.
a. Normal sepNormal separation faaration faultult
Jika
b.
b. Reverse separation fauReverse separation faultlt
Jika
Jika sesar sesar dilihat dilihat pada pada penampang penampang vertikal, vertikal, jejak jejak pergeseran pergeseran pada pada footwallfootwall ditemukan dibawah jejak yang sama pada hangingwall (gambar 8.5b).
ditemukan dibawah jejak yang sama pada hangingwall (gambar 8.5b).
Gambar 8.5 : Pergeseran semu ke bawah dan ke atas dari sesar normal dan sesar naik Gambar 8.5 : Pergeseran semu ke bawah dan ke atas dari sesar normal dan sesar naik Berdasarkan sifat pergeseran relatif sebenarnya
Berdasarkan sifat pergeseran relatif sebenarnya 1. Strike slip fault
1. Strike slip fault adalah pergeseran relatif semu searah dengan jurus bidangadalah pergeseran relatif semu searah dengan jurus bidang sesar, yang terdiri dari :
sesar, yang terdiri dari :
a.
a. Strike left Strike left slip faultslip fault
Jika
Jika kita kita berdiri berdiri di di suatu suatu blok blok dari dari suatu suatu sesar sesar maka maka akan akan terlihat terlihat jejakjejak pergeseran sebenarny
pergeseran sebenarnya pada blok a pada blok yang lain bergeser ke arah yang lain bergeser ke arah kiri (gb.8.2).kiri (gb.8.2).
b.
b. Strike right slip faultStrike right slip fault
Jika
Jika kita kita berdiri berdiri di di suatu suatu blok blok dari dari suatu suatu sesar sesar maka maka akan akan terlihat terlihat jejakjejak pergeseran sebenarnya pada blok yang lain bergeser ke arah kanan (gambar pergeseran sebenarnya pada blok yang lain bergeser ke arah kanan (gambar 8.2).
8.2).
2. Dip slip fault
2. Dip slip fault adalah pergeseran relatif sebenarnya searah dengan kemiringanadalah pergeseran relatif sebenarnya searah dengan kemiringan bidang sesar, yang terdiri dari :
bidang sesar, yang terdiri dari :
a.
a. Normal Normal slip faultslip fault
Blok hangingwall relatif turun terhadap footwall (angka 4 pada gambar Blok hangingwall relatif turun terhadap footwall (angka 4 pada gambar 8.2).8.2).
b. Reverse slip fault b. Reverse slip fault
Blok hangingwall bergerak relatif naik terhadap footwall (angka 1 pada Blok hangingwall bergerak relatif naik terhadap footwall (angka 1 pada gambar 8.2).
gambar 8.2).
Untuk sesar vertikal : tentukan salah satu blok relatif bergerak terhadap blok Untuk sesar vertikal : tentukan salah satu blok relatif bergerak terhadap blok lainnya, contoh “
3. Oblique slip fault
3. Oblique slip fault adalah pergeseran miring relatif sebenarnya terhadapadalah pergeseran miring relatif sebenarnya terhadap bidang sesar. Untuk penamaan sesar ini
bidang sesar. Untuk penamaan sesar ini dipakai kombinasi istilah “dip slip dandipakai kombinasi istilah “dip slip dan strike slip” seperti di bawah ini.
strike slip” seperti di bawah ini. a.
a. Normal left slip fault (angkNormal left slip fault (angka 3 pada gambar 8.2)a 3 pada gambar 8.2) b.
b. Normal right slip fault (angNormal right slip fault (angka 5 pada gambar 8.2)ka 5 pada gambar 8.2) c.
c. Reverse right Reverse right slip fauslip faultlt d.
d. Reverse right slip fauReverse right slip faultlt e.
e. Vertical oblique Vertical oblique slip faultslip fault
4. Sesar Rotasi
4. Sesar Rotasi adalah yang memperlihatkan pergeseran berputar pada bidangadalah yang memperlihatkan pergeseran berputar pada bidang sesarnya
sesarnya
a.
a. Clockwise roClockwise rotational ftational faultault
Blok yang berlawanan bergerak searah jarum jam (gambar 8.3a) Blok yang berlawanan bergerak searah jarum jam (gambar 8.3a)
b.
b. Anticlockwise rotationAnticlockwise rotational faultal fault
Blok yang berlawanan bergerak berlawanan arah jarum jam (gambar Blok yang berlawanan bergerak berlawanan arah jarum jam (gambar 8.6b)8.6b) Sesar merupakan struktur bidang dimana
Sesar merupakan struktur bidang dimana kedudukannkedudukannya dinyatakan dalam ya dinyatakan dalam jurusjurus dan kemiringan. Simbol untuk sesar dalam peta geologi diperlihatkan pada dan kemiringan. Simbol untuk sesar dalam peta geologi diperlihatkan pada gambar 8.4.
gambar 8.4.
Gambar 8.6 : Sesar rotasi Clockwise dan anticlockwise Gambar 8.6 : Sesar rotasi Clockwise dan anticlockwise 8.3. SESAR TRANSLASI
8.3. SESAR TRANSLASI
Pada sesar translasi kedudukan unsur-unsur struktur pada hangingwall dan Pada sesar translasi kedudukan unsur-unsur struktur pada hangingwall dan footwall tidak berubah karena pergeseran sepanjang bidang sesar adalah sama. footwall tidak berubah karena pergeseran sepanjang bidang sesar adalah sama. Untuk mengetahui orientasi dan besaran dari slip harus diketahui dua titik yang Untuk mengetahui orientasi dan besaran dari slip harus diketahui dua titik yang
sama pada kedua blok yang tersesarkan. Dalam kenyataan geologi titik tersebut sama pada kedua blok yang tersesarkan. Dalam kenyataan geologi titik tersebut diperoleh dari perpotongan bidang sesar
diperoleh dari perpotongan bidang sesar dengan struktur garis.dengan struktur garis.
8.3.1. Diskripsi Geometri Sesar 8.3.1. Diskripsi Geometri Sesar
Metoda yang umum dipakai adalah metoda orthografi dan gabungan antara Metoda yang umum dipakai adalah metoda orthografi dan gabungan antara metoda orthografi dengan metoda stereografi. Beberapa diskripsi geometri sesar metoda orthografi dengan metoda stereografi. Beberapa diskripsi geometri sesar translasi ditunjukkan berikut ini :
translasi ditunjukkan berikut ini :
Contoh soal 1 Contoh soal 1
Sesar vertikal dengan jurus N90
Sesar vertikal dengan jurus N9000E memotong lapisan batupasir N40E memotong lapisan batupasir N4000W/ 30W/ 3000NENE
dan vein N60
dan vein N6000E/65E/6500NW. Pengamatan pada bidang sesar di permukaanNW. Pengamatan pada bidang sesar di permukaan
menunjukkan jarak singkapan batupasir di bagian utara, vein di bagian utara dan menunjukkan jarak singkapan batupasir di bagian utara, vein di bagian utara dan vein di bagian selatan adalah 250 m, 400 m dan 700 m dihitung dari singkapan vein di bagian selatan adalah 250 m, 400 m dan 700 m dihitung dari singkapan batupasir di bagian selatan.
batupasir di bagian selatan.
Tentukan besaran net slip. pitch, kedudukan net slip
Tentukan besaran net slip. pitch, kedudukan net slip dan pergerakan relatif keduadan pergerakan relatif kedua blok yang te
blok yang tersesarkan.rsesarkan.
Penyelesaian : Penyelesaian :
B B I I D D A A N N G G S S E E S S A A R R
B
B I I D D A A N N G G S S E E S S A A R R
30 30ºº 30 30ºº 6565ºº 65 65ºº A A B B (c) (c) (a (a)) (b(b))
Gamabr 8.7 : Memperlihatkan gambaran tiga dimensi yang belum tersesarkan (8.71) dan telah tersesarkan Gamabr 8.7 : Memperlihatkan gambaran tiga dimensi yang belum tersesarkan (8.71) dan telah tersesarkan
(8.7b) serta gambaran dua dimensi berupa pet (8.7c) (8.7b) serta gambaran dua dimensi berupa pet (8.7c)
1. Gambar kedudukan bidang sesar, batupasir dan vein di bagian utara dan 1. Gambar kedudukan bidang sesar, batupasir dan vein di bagian utara dan
selatan sesar. selatan sesar.
2. Dengan cara orthografi (gambar 8.8a), ketiga biang tersebut diproyeksikan ke 2. Dengan cara orthografi (gambar 8.8a), ketiga biang tersebut diproyeksikan ke bidang horizontal. Perpotongan batupasir dengan bidang sesar adalah AS dan bidang horizontal. Perpotongan batupasir dengan bidang sesar adalah AS dan
vein dengan sesar adalah
vein dengan sesar adalah BS. Dengan menarik garis-garis sejajar, yaitu A’N danBS. Dengan menarik garis-garis sejajar, yaitu A’N dan B’N didapat net slip NS.
B’N didapat net slip NS.
3. Dengan cara stereografi (gambar 8.8a), ketiga bidang digambarkan dalam 3. Dengan cara stereografi (gambar 8.8a), ketiga bidang digambarkan dalam stereonet. Pitch dari kedua garis potong terhadap sesar dibaca sebagai stereonet. Pitch dari kedua garis potong terhadap sesar dibaca sebagai penunjaman garis pada sesar
penunjaman garis pada sesar NS, didapatkan dengan menggambarkan kembaliNS, didapatkan dengan menggambarkan kembali pada orthografi.
pada orthografi.
Didapat jawaban : Besar dan arah Net slip (230 m, 48
Didapat jawaban : Besar dan arah Net slip (230 m, 4800, N90, N9000E), Pitch : 48E), Pitch : 4800 dandan
pergerakan relatif, di mana blok utara
pergerakan relatif, di mana blok utara relatif naik terhadap blok selatan.relatif naik terhadap blok selatan. C' C' D' D' L L L' L' E E E" E" E' E' H H H' H' h h S S G' G' G G h h G G I I I' I' J J'' J J C C K K D D K' K' F F O O h h A A A' A' P P B'B' MM M' M' O'O' B B F' F' C' C' N N D' D' F' F' F F D D C C N N 30º 30º 48º 48º 28º 28º 15º 15º 65º 65º N N 6 6 5 5 º º E E N N 4 4 0 0 º º W W 65º N W 65º N W 65º N W 65º N W N N 6 6 0 0 º º E E 3 3 0 0 º º N N E E 30º 30º 45º 45º 65º 65º 3 3 0 0 º º 28º 28º
Gambar 8.8 : Penyelesaian secara orthografi dan stereografi Gambar 8.8 : Penyelesaian secara orthografi dan stereografi Contoh soal 2
Contoh soal 2
Lapisan batupasir N30
Lapisan batupasir N3000W/35W/3500NE dan vein N30NE dan vein N3000E/60E/6000NW dipotong oleh bidangNW dipotong oleh bidang
sesar N90
sesar N9000E/40E/4000S. Batupasir & vein di bagian utara dan selatan tersingkap padaS. Batupasir & vein di bagian utara dan selatan tersingkap pada
jarak 220
jarak 220 m, 400 m, 400 m dan m dan 680 m 680 m diukur dari diukur dari singkapan batupasir di singkapan batupasir di bagian selatan.bagian selatan. Tentukan besaran Net slip, Pitch dan kedudukan nya.
Tentukan besaran Net slip, Pitch dan kedudukan nya.
Penyelesaian Penyelesaian
F F A A BB (c) (c) F F A A ( (aa)) ((bb)) B B 60º 60º 60º 60º 40º 40º 35º 35º 35º 35º B
B I I D D A A N N G G S S E E S S A A R R
B B I I D D A A N N G G S S E E S S A A R R
Gambar 8.9 : Memperlihatkan gambaran tiga dimensi yang belum tersesarkan (8.9a) dan telah tersesarkan Gambar 8.9 : Memperlihatkan gambaran tiga dimensi yang belum tersesarkan (8.9a) dan telah tersesarkan
(8.9b) serta gambaran dua dimensi berupa pet (8.9c) (8.9b) serta gambaran dua dimensi berupa pet (8.9c)
1.
1. Gambarkan kedudukGambarkan kedudukan masing-masing bidaan masing-masing bidangng
2. Dengan metoda orthografi, seperti pada contoh 1, dengan catatan NS adalah 2. Dengan metoda orthografi, seperti pada contoh 1, dengan catatan NS adalah proyeksi horizontal dari net slip sebenarnya (N’S’). Arah dari slip bisa diukur proyeksi horizontal dari net slip sebenarnya (N’S’). Arah dari slip bisa diukur (NS) terhadap arah utara dan penunjaman bisa diukur dengan membuat (NS) terhadap arah utara dan penunjaman bisa diukur dengan membuat segitiga NSS’. Pitch adalah sudut yang dibentuk
segitiga NSS’. Pitch adalah sudut yang dibentuk oleh N’S’ terhadap jurus sesar.oleh N’S’ terhadap jurus sesar. 3. Dengan metoda stereografi pitch dari garis potong masing-masing bidang 3. Dengan metoda stereografi pitch dari garis potong masing-masing bidang dengan bidang sesar bisa dibaca langsung pada stereonet dan dengan dengan bidang sesar bisa dibaca langsung pada stereonet dan dengan menggambarkannya kembali pada proyeksi orthografi didapatkan S’ dan N’. menggambarkannya kembali pada proyeksi orthografi didapatkan S’ dan N’. Maka kedudukan Net slip bisa langsung terbaca.
Maka kedudukan Net slip bisa langsung terbaca.
Didapat jawaban : Besar dan kedudukan Net slip (240 m, 35
Didapat jawaban : Besar dan kedudukan Net slip (240 m, 3500, S33, S3300E), pitch : 63E), pitch : 6300..
Dalam penyelesaian selanjutnya akan lebih mudah dan lebih praktis dikerjakan Dalam penyelesaian selanjutnya akan lebih mudah dan lebih praktis dikerjakan dengan gabungan kedua cara tersebut.
35 35ºº 60 60ºº 40 40ºº 3 3 0 0 º º 48 48ºº D D D' D' C C F F ( ( a)a) (b (b)) C' C' F' F' N N E E B B B' B' N N Q Q Q' Q' N N V V C' C' D'D' NN A' A' U' U' U U K' K' K K G G J J T T BB G G G' G'AA J J'' T' T' F F h h O O P P S S P'P' R' R' F' F' H H H' H' L L D D I I I' I' F' F' M M M' M' h h E' E' E'' E'' F''F'' t t F F 60 60ºº 3535ºº 40 40ºº 48 48ºº 63 63ºº 60 60ºº N N 3 3 0 0 º º E E N N 3 3 0 0 º º W W 40 40ºº 40 40ºº 35 35ºº 35 35ºº N N 3 3 0 0 º º W W N N 3 3 0 0 º º E E
Gambar 8.10 : Metoda penyelesaian secara orthografi dan stereografi Gambar 8.10 : Metoda penyelesaian secara orthografi dan stereografi
P P i i t t c c h h P P i i t t c c h h P P i i t t c c h h P P i i t t c c h h D D i i p p T T h h r r u u s s t t L L & & R R N N o o r r m m a a l l s s l l i i p p R R e e v v e e r r s s e e s s l l i i p p D D i i p p Left slip
Left slip Right slipRight slip
D
D i i p p D D i i p p
80 80 8080 45 45 10 10 10 10 45 45 80 80 90 90 80 80 45 45 4 4 5 5 4 4 5 5 4 4 5 5 4 4 5 5 10 10 0 0 10 10 45 45 (b (b)) 0 0 90 90 90 90 80 80 70 70 60 60 50 50 40 40 30 30 20 20 10 10 00 90 90 60 60 60 60 50 50 50 50 10 10 10 10 20 20 20 20 Dip of fault Dip of fault P P i i t t c c h h o o f f n n e e t t s s l l i i p p D D i i p p o o f f f
f a a u u
l l t t 30 30 30 30 40 40 40 40 70 70 70 70 80 80 80 80 Gambar
Gambar 8.11 8.11 Memperlihatkan cara penenMemperlihatkan cara penentuan nama bagi tuan nama bagi sesar translasi, didasarkan sesar translasi, didasarkan pada pitch danpada pitch dan netslip terhadap bidang sesar pada gambar 8.11a seperti contoh x pitch = 60
netslip terhadap bidang sesar pada gambar 8.11a seperti contoh x pitch = 60 00 , , kemiringankemiringan
bidang sesar = 60
bidang sesar = 6000 kemudian masukkan ke diagram 8.11b, dengan memperhatikan arahkemudian masukkan ke diagram 8.11b, dengan memperhatikan arah
slickenside pada bidang sesar, nama sesar dapat ditentukan. slickenside pada bidang sesar, nama sesar dapat ditentukan.
8.4. SESAR ROTASI 8.4. SESAR ROTASI
Berdasarkan kedudukan sumbu putar terhadap bidang sesar dapat dibedakan tiga Berdasarkan kedudukan sumbu putar terhadap bidang sesar dapat dibedakan tiga macam gerak rotasi pada sesar :
macam gerak rotasi pada sesar : - Sumbu putar sejajar bidang sesar - Sumbu putar sejajar bidang sesar - Sumbu putar miring terhadap bidang - Sumbu putar miring terhadap bidang sesarsesar - Sumbu putar tegak lurus
- Sumbu putar tegak lurus terhadap bidang sesarterhadap bidang sesar
Dalam hal ini pembahasan akan dilakukan hanya pada persoalan sesar rotasi Dalam hal ini pembahasan akan dilakukan hanya pada persoalan sesar rotasi dengan sumbu putar tegak lurus terhadap bidang. Kedudukan unsur struktur dengan sumbu putar tegak lurus terhadap bidang. Kedudukan unsur struktur pada hangingwall dan footwall tidak
Metoda yang dipakai dalam diskripsi sesar rotasi adalah gabungan antara metoda Metoda yang dipakai dalam diskripsi sesar rotasi adalah gabungan antara metoda orthografi dan stereografi. Besaran yang harus diketahui dalam diskripsi ini orthografi dan stereografi. Besaran yang harus diketahui dalam diskripsi ini adalah : sudut putar, pusat perputaran dan panjang pergeseran sepanjang adalah : sudut putar, pusat perputaran dan panjang pergeseran sepanjang lingkaran putar.
lingkaran putar.
Contoh soal 1 Contoh soal 1
Suatu keybed AC tersingkap di bagian barat daya dari sesar dengan kedudukan Suatu keybed AC tersingkap di bagian barat daya dari sesar dengan kedudukan N200
N20000E/40E/4000NW. Lapisan ini terputar sebesar 50 berlawanan arah jarum jam olehNW. Lapisan ini terputar sebesar 50 berlawanan arah jarum jam oleh
sesar dengan kedudukan N20
sesar dengan kedudukan N2000E/30E/3000NE. Tentukan kedudukan lapisan dibagianNE. Tentukan kedudukan lapisan dibagian
lain dari sesar. (gambar 8.12a) lain dari sesar. (gambar 8.12a)
Penyelesaian : Penyelesaian :
1.
1. Gambarkan kedudukGambarkan kedudukan bidang dalam stereonet (gambar 8.1an bidang dalam stereonet (gambar 8.12b)2b)
2. Putar bidang sesar ke arah horizontal dengan sumbu putar jurusnya. Bidang 2. Putar bidang sesar ke arah horizontal dengan sumbu putar jurusnya. Bidang AC ikut terputar sebesar kemiringan sesar sepanjang lingkaran kecil. (gambar AC ikut terputar sebesar kemiringan sesar sepanjang lingkaran kecil. (gambar 8.12c & 8.12 d)
8.12c & 8.12 d)
3. Putar bidang AC tersebut 50 berlawanan arah jarum jam dengan sumbu putar 3. Putar bidang AC tersebut 50 berlawanan arah jarum jam dengan sumbu putar
vertikal (gambar 8.12e) vertikal (gambar 8.12e)
4. Putar kembali bidang sesar ke posisi semula dengan sumbu putar jurusnya, 4. Putar kembali bidang sesar ke posisi semula dengan sumbu putar jurusnya,
bidang AC ikut terputar (gambar 8.12f) bidang AC ikut terputar (gambar 8.12f)
5. Kedudukan bidang yang ditanyakan adalah posisi AC setelah terputar, yaitu 5. Kedudukan bidang yang ditanyakan adalah posisi AC setelah terputar, yaitu
N124
N12400E/30E/3000SW (gambar 8.12g).SW (gambar 8.12g).
Catatan : Catatan :
Persoalan ini sama dengan perputaran bidang karena tidak diketahui besar Persoalan ini sama dengan perputaran bidang karena tidak diketahui besar pergeseran.
X X N N Y Y N N C C X X Y Y A A SS A' A''' XX X X X X C C A A A' A''' A A X X Y Y E'E' (f (f)) (g(g)) (h (h)) E E Y Y E E X X C C N N S S A' A' A' A' Y Y Y Y Y Y 30 30ºº 30 30ºº 30 30ºº 3 3 0 0 º º 30 30ºº 30 30ºº 320º 320º 124º 124º 200º 200º 30 30ºº E' E' (e (e)) (d (d)) (c (c)) 200º 200º 320º 320º E E ? ? A A ( (aa)) ((bb)) A' A' C C 30 30ºº 40 40ºº
Gambar 8.12 : Tahapan penyelesaian problem sesar rotasi Gambar 8.12 : Tahapan penyelesaian problem sesar rotasi
Contoh soal 2 : Contoh soal 2 :
Sesar dengan kedudukan N320E/30NE. Dibagian selatan sesar pada jarak yang Sesar dengan kedudukan N320E/30NE. Dibagian selatan sesar pada jarak yang tertentu tersingkap lapisan AC dan BD dengan kedudukan N200
tertentu tersingkap lapisan AC dan BD dengan kedudukan N20000E/40E/4000NW danNW dan
N90
N9000E/51E/5100S. Lapisan-lapisan ini tersingkap di bagian utara dengan kedudukanS. Lapisan-lapisan ini tersingkap di bagian utara dengan kedudukan
N124
N12400E/30E/3000SW dan N43SW dan N4300E/70E/7000SE (gambar 8.11a).SE (gambar 8.11a).
Tentukan besar pergeseran, besar sudut putar
Tentukan besar pergeseran, besar sudut putar dan pusat perputaran.dan pusat perputaran.
Penyelesaian : Penyelesaian :
1. Gambarkan kedudukan semua bidang dalam stereonet (gambar 8.13b) 1. Gambarkan kedudukan semua bidang dalam stereonet (gambar 8.13b)
2. Tentukan besar pitch dari masing-masing bidang di bagian utara dan selatan 2. Tentukan besar pitch dari masing-masing bidang di bagian utara dan selatan terhadap bidang sesar (gambar 8.13c), kemudian gambarkan dalam proyeksi terhadap bidang sesar (gambar 8.13c), kemudian gambarkan dalam proyeksi orthografi. (gambar 8.13d).
orthografi. (gambar 8.13d).
3. Sudut putar bisa ditentukan dengan memotongkan salah satu bidang di utara 3. Sudut putar bisa ditentukan dengan memotongkan salah satu bidang di utara dan selatan pada gambar orthografi yaitu bidang sama yang tersesarkan. dan selatan pada gambar orthografi yaitu bidang sama yang tersesarkan. (gambar 8.13e).
(gambar 8.13e).
4. Pusat rotasi bisa ditentukan dengan membuat segitiga samakaki dengan sudut 4. Pusat rotasi bisa ditentukan dengan membuat segitiga samakaki dengan sudut
puncak sebesar sudut putar. (gambar 8.13e). puncak sebesar sudut putar. (gambar 8.13e). Catatan :
Catatan :
Dalam penggambaran orthografi harus diperhatikan posisinya terhadap bidang Dalam penggambaran orthografi harus diperhatikan posisinya terhadap bidang sesar, hal ini berhubungan dengan penggambaran pitch pada bidang sesar.
30 30ºº D D N N S S A A Y Y (a (a)) (c (c)) (b (b)) C C X X B B 0 0 100 100 200 200 300300 CC D D E E N N e e t t s s l l p p i i F F E E 40 40ºº 30 30ºº 37 37ºº 8º 8º 320º 320º 90 90ºº 200º 200º 3 3 0 0 º º 8 8 0 0 º º 3 3 7 7 º º 8º 8º 51 51ºº 70 70ºº 30 30ºº 30 30ºº 37 37ºº 80 80ºº Peta Peta N N
Gambar 8.13 : Tahapan penyelesaian problem sesar rotasi Gambar 8.13 : Tahapan penyelesaian problem sesar rotasi
P
Pusat rotusat rotasiasi
R R ? ? . . . . . . . . . . . . . . . . . . C C T T r r a a c c e e T
T r r aac c e e
C
C
S
S t t r r i i k k e e
Strike Strike N N D D E E F F 0 0 100 100 200 200 300300 R' R' . . . . . . . . . . . . 58 58ºº 40 40ºº 64 64ºº SOAL SOAL 1. Sesar translasi 1. Sesar translasi
Suatu dike-diabas yang mempunyai kedudukan N100E/60SW dan suatu orevein Suatu dike-diabas yang mempunyai kedudukan N100E/60SW dan suatu orevein dengan kedudukan N10W/65SW terpotong oleh sesar yang mempunyai dengan kedudukan N10W/65SW terpotong oleh sesar yang mempunyai kedudukan N45E/40NW. Dike-diabas bagian utara, ore-vein dan dike-diabas kedudukan N45E/40NW. Dike-diabas bagian utara, ore-vein dan dike-diabas bagian selatan sesar masing-masing berjarak 300 m, 400 m dan 900 m dari suatu bagian selatan sesar masing-masing berjarak 300 m, 400 m dan 900 m dari suatu titik reference (ore-vein).
titik reference (ore-vein).
Ditanyakan Ditanyakan
a. Berapa besar net
a. Berapa besar net slip (pergeseran total)slip (pergeseran total) b. Berapa besar komponen horizon
b. Berapa besar komponen horizontal dan vertikal dari net tal dan vertikal dari net slipslip
c. Berapa besar plunge (penunjaman) dan rake dari net slip Skala 1 : 10.000 c. Berapa besar plunge (penunjaman) dan rake dari net slip Skala 1 : 10.000
2. Sesar rotasi 2. Sesar rotasi
Sebuah sesar rotasi dengan kedudukan N70
Sebuah sesar rotasi dengan kedudukan N7000E/65E/6500SE memotong dike-pegmatit,SE memotong dike-pegmatit,
dike-diabas dan ore-vein. Dike-pegmatit bagian utara dengan strike N30
dike-diabas dan ore-vein. Dike-pegmatit bagian utara dengan strike N30005E dan5E dan
dip 50
dip 5000NE berjarak 250 m, sedang dike-pegmatit bagian selatannya mempunyaiNE berjarak 250 m, sedang dike-pegmatit bagian selatannya mempunyai
strike N33
strike N3300E dan dip 50E dan dip 5000NW berjarak 1325 m masing-maing dari titik reference.NW berjarak 1325 m masing-maing dari titik reference.
Ore-vein tersingkap di bagian selatan dengan jarak 675 m dari titik reference Ore-vein tersingkap di bagian selatan dengan jarak 675 m dari titik reference mempunyai strike N30E dan dip 50SE. Skala 1
Ditanyakan : Ditanyakan :
a.
a. Berapa besar net sBerapa besar net slip (pergeseran tolip (pergeseran total)tal) b.
b. Berapa besar sudut rBerapa besar sudut rotasiotasi c.
c. Tentukan Tentukan titik pusat titik pusat rotasirotasi d.