MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA. KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR : 940/Kpts/OT.210/10/97 TENTANG PEDOMAN KEMITRAAN USAHA PERTANIAN
Teks penuh
Dokumen terkait
(2) Pemeriksaan laboratorik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan di Instalasi Karantina Hewan atau Instalasi Karantina Hewan Sementara yang memenuhi
(5) Apabila hasil surveilans dan verifikasi pada unit usaha pangan asal hewan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) menunjukkan adanya ketidaksesuaian yang
Untuk itu diperlukan dukungan sumber daya manusia berkualitas melalui penyuluhan pertanian dengan pendekatan kelompok yang dapat mendukung sistem agribisnis berbasis
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pertanian tentang Pemberian Tugas Belajar Pegawai Negeri Sipil
Sistem Inspeksi Internal hendaklah dirancang dengan tepat untuk menjamin bahwa setiap pakan mengandung bahan baku pakan dengan mutu yang benar sesuai dengan jumlah
(2) Hasil uji mutu dan sampel pestisida oleh lembaga penguji sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) disampaikan kepada Direktur Jenderal, dan Direktur Jenderal selanjutnya dalam waktu 7
(4) Proyek/Bagian Proyek sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dipimpin oleh seorang Pemimpin Proyek atau Bagian Proyek, yang bertanggungjawab langsung kepada Kepala
Balai Benih Tanaman Pangan mempunyai tugas melaksanakan produksi dan penyebarluasan benih bermutu varietas unggul kelas Benih Pokok dan Benih Sebar.. Dalam melaksanakan