ANALISIS RISIKO GANGGUAN BERSUARA (VOICE
DISORDERS) PADA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI
DI KOTA DEPOK
TESIS
VIRA PASISHA 1006747643FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
PROGRAM MAGISTER KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DEPOK
ANALISIS RISIKO GANGGUAN BERSUARA (VOICE
DISORDERS) PADA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI
DI KOTA DEPOK
TESIS
Diajukan sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja
VIRA PASISHA 1006747643
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
PROGRAM MAGISTER KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DEPOK
Tesis ini adalah hasil karya saya sendiri,
dan semua sumber baik yang dikutip maupun dirujuk telah saya nyatakan dengan benar
Nama : VIRA PASISHA
NPM : 1006747643 Tanda Tangan :
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Vira Pasisha
Nomor Pokok Mahasiswa : 1006747643
Mahasiswa Program : Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tahun Akademik : 2010/2011
Menyatakan bahwa saya tidak melakukan kegiatan plagiat dalam penulisan tesis saya yang berjudul :
”
ANALISIS RISIKO GANGGUAN BERSUARA (VOICE
DISORDERS) PADA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI
KOTA DEPOK
”Apabila suatu saat nanti terbukti saya melakukan plagiat, maka saya akan menerima sanksi yang telah ditetapkan.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.
Tesis ini diajukan oleh :
Nama : VIRA PASISHA
NPM : 1006747643
Program Studi : Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Judul Tesis : Analisis Risiko Gangguan Bersuara (Voice Disorders) pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok
Telah berhasil dipertahankan di hadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
DEWAN PENGUJI
Ditetapkan di : Depok Tanggal : 10 Juli 2012
Alhamdulillah puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-NYA, saya dapat menyelesaikan tesis ini. Penulisan tesis ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Saya menyadari bahwa, tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, dari masa perkuliahan sampai pada penyusunan tesis ini, sangatlah sulit bagi saya untuk menyelesaikan tesis ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada :
1. DR. Ir. Sjahrul M. Nasri, MSc, selaku dosen pembimbing yang telah menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengarahkan saya dalam penyusunan tesis ini;
2. Doni Hikmat Ramdhan, SKM, MKKK, PhD dan Dadan Erwandi S.Psi, M.Psi selaku dosen penguji yang telah menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengarahkan saya dalam penyusunan tesis ini;
3. Yuni Kusminanti, SKM, M.Si dan Ir. I Made Sudarta, MKKK selaku penguji luar yang telah menyediakan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menguji saya dalam penyusunan tesis ini;
4. Kepala sekolah dan staf guru yang telah banyak membantu dalam usaha memperoleh data yang diperlukan;
5. Orangtua dan keluarga yang telah memberikan bantuan berupa doa, waktu, tenaga, dan dukungan moral;
6. Seluruh rekan kuliah Magister Keselamatan dan Kesehatan Kerja Angkatan 2010 yang telah banyak membantu saya dalam menyelesaikan tesis ini.
Akhir kata, saya berharap Allah SWT berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu. Semoga tesis ini membawa manfaat bagi perkembangan ilmu.
Depok, Juli 2012
Sebagai sivitas akademik Universitas Indonesia, saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : VIRA PASISHA NPM : 1006747643
Program Studi : Keselamatan dan Kesehatan Kerja Departemen : Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas : Kesehatan Masyarakat Jenis karya : Tesis
demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Indonesia Hak Bebas Royalti Nonekslusif (Non-executive
Royality-Free Right) atas karya ilmiah saya yang berjudul :
ANALISIS RISIKO GANGGUAN BERSUARA (VOICE
DISORDERS) PADA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI
KOTA DEPOK
beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti Nonekslusif ini Universitas Indonesia berhak menyimpan, mengalihmedia/formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan memublikasikan tugas akhir saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta dan sebagai pemilik Hak Cipta.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di : Depok Pada tanggal :10 Juli 2012
Yang menyatakan,
PROGRAM MAGISTER KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Tesis, Juli 2012
Vira Pasisha
ANALISIS RISIKO GANGGUAN BERSUARA (VOICE DISORDERS) PADA GURU
SEKOLAH DASAR NEGERI DI KOTA DEPOK
ix + 81 halaman + 26 tabel + 6 gambar + 4 lampiran
Latar belakang: Penggunaan suara yang berlebihan selama hari mengajar merupakan salah satu bahaya kesehatan kerja. Gangguan bersuara merupakan bahaya utama bagi pekerjaan yang mengandalkan suara. Guru Sekolah Dasar lebih berisiko mengalami gangguan bersuara. Tujuan: Menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan gangguan bersuara pada guru yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok. Metode: Desain penelitian ini adalah studi cross sectional dengan subjek penelitian 106 guru yang mengajar di Sekolah Dasar Negeri di kota Depok. Uji statistik yang digunakan uji chi square dan uji regresi logistik ganda dengan model prediksi. Hasil: Didapatkan hubungan yang bermakna antara intensitas suara guru (p=0,048), kebisingan kelas (p=0,023), jenis kelamin (p=0,000), dengan gangguan bersuara. Dampak gangguan psikososial tergolong ringan dengan skor Voice Handicap Index sebesar 20-40 (p=0,037). Kesimpulan: Guru yang berjenis kelamin wanita mempunyai peluang 6,8 kali untuk mengalami gangguan bersuara dibanding dengan responden yang berjenis kelamin laki-laki. Guru dengan intensitas suara ≥ 70 dB mempunyai peluang 2,8 kali untuk mengalami gangguan bersuara dibanding dengan responden dengan intensitas suara < 70 dB. Guru dengan kebisingan kelas ≥ 63 dB mempunyai peluang 3,2 kali untuk mengalami gangguan bersuara dibanding dengan responden dengan kebisingan kelas <63 dB.
Kata kunci: kesehatan kerja, gangguan bersuara, guru Sekolah Dasar Negeri, jenis kelamin, intensitas suara, kebisingan kelas, Voice Handicap Index.
STUDY PROGRAM MAGISTER OF SAFETY AND OCCUPATIONAL HEALTH
Thesis, July 2012
Vira Pasisha
RISK ANALYSIS OF VOICE DISORDERS AMONGST PRIMARY SCHOOL TEACHERS IN DEPOK
ix + 81 pages + 26 Tables + 6 images + 4 appendices
Background: The over use of voice during the day teaching is one of the occupational health hazards. Voice Disorders is a major danger for the work that rely on sound. Primary school teachers more likely to experience voice disorders. Objectives: To analyze risk factors associated with voice disorders in teachers who teach in primary school in Depok. Methods: The study design was cross sectional study with 106 subjects teachers who teach in primary school in Depok. Statistical tests used chi square test and multiple logistic regression test with the model predictions. Results: It was found a significant association between the intensity of the teacher's voice (p = 0.048), noise class (p = 0.023), gender (p = 0.000), with a voice disorder. Relatively mild impact of psychosocial disorders with the Voice Handicap Index score of 20-40 (p = 0.037). Conclusion: Female teachers has 6.8 times opportunity to experience voice disorders compared with male teachers. Teachers with a sound intensity of ≥ 70 dB has 2.8 times chance to experience voice disorders compared with respondents with a sound intensity of <70 dB. Teachers with classroom noise ≥ 63 dB has 3.2 times opportunity to experience voice disorders compared with respondents with class noise <63 dB.
Key words: occupational health, voice disorders, primary school teacher, gender, sound intensity, noise class, Voice Handicap Index.
Halaman Sampul
Halaman Judul ... i
Halaman Pernyataan Orisinalitas ... ii
Halaman Pernyataan Tidak Plagiat ... iii
Halaman Pengesahan ... iv
Kata Pengantar ... v
Halaman Pernyataan Persetujuan Publikasi ... vi
Abstrak ... vii
Daftar Isi ... ix
Daftar Tabel ... xiv
Daftar Gambar ... xvi
Daftar Lampiran ... xvii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 3 1.3 Pertanyaan Penelitian ... 4 1.4 Tujuan Penelitian ... 5 1.5 Manfaat Penelitian ... 7 1.6 Ruang Lingkup ... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Suara ... 8
2.2 Gangguan Bersuara ... 10
2.3 Faktor Risiko Gangguan Bersuara ... 10
2.3.1 Intensitas Suara ... 11
2.3.2 Kebisingan ... 11
2.3.3 Fisik Kelas dan Lapangan ... 13
2.3.4 Jenis Kelamin ... 14
2.3.5 Usia ... 14
2.3.9 Postur Tubuh ... 16
2.3.10 Faktor Stress ... 16
2.3.11 Faktor Biologi ... 17
2.4 Voice Handicap Index ... 18
BAB III KERANGKA PIKIR, KERANGKA KONSEP, DAN DEFINISI OPERASIONAL 3.1 Kerangka Teori... 20
3.2 Kerangka Konsep ... 21
3.3 Hipotesis ... 22
3.4 Definisi Operasional ... 23
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Rancangan Studi... 28
4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 28
4.3 Kriteria Inklusi dan Eksklusi ... 28
4.4 Populasi dan Sampel ... 29
4.5 Metode Pengumpulan Data ... 30
4.6 Metode Pengolahan Data ... 31
4.7 Analisa Data Penelitian ... 32
BAB V HASIL PENELITIAN 5.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 36
5.2 Analisis Distribusi Frekuensi ... 36
5.2.1 Distribusi Tingkat Gangguan Bersuara pada Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 38
5.2.2 Distribusi Tingkat Intensitas Suara pada Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 38
5.2.3 Distribusi Tingkat Kebisingan Kelas pada Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 39
5.2.4 Distribusi Luas Kelas pada Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 40
5.2.6 Distribusi Jumlah Murid pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 41
5.2.7 Distribusi Jenis Kelamin Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 42
5.2.8 Distribusi Usia Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 42
5.2.9 Distribusi Durasi Mengajar Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 43
5.2.10Distribusi Masa Mengajar Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 43
5.2.11 Distribusi Bidang Studi Ajar Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 44
5.2.12 Distribusi Kelas Ajar Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 45
5.2.13 Distribusi Kebiasaan Merokok Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 46
5.2.14 Distribusi Kebiasaan Konsumsi Alkohol Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 46
5.2.15 Distribusi Postur Tubuh Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 47
5.2.16 Distribusi Skor VHI pada Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 48
5.3 Analisis Hubungan Variabel Dependen dan Independen... 48
5.3.1 Hubungan Intensitas Suara dengan Gangguan Bersuara ... 50
5.3.2 Hubungan Kebisingan Kelas dengan Gangguan Bersuara ... 51
5.3.3 Hubungan Luas Kelas dengan Gangguan Bersuara ... 51
5.3.4 Hubungan Jumlah Murid dengan Gangguan Bersuara ... 52
5.3.5 Hubungan Jenis Kelamin dengan Gangguan Bersuara ... 52
5.3.6 Hubungan Usia dengan Gangguan Bersuara... 53
5.3.7 Hubungan Durasi Mengajar dengan Gangguan Bersuara ... 53
5.3.8 Hubungan Masa Mengajar dengan Gangguan Bersuara ... 54
5.3.12 Hubungan Postur Tubuh dengan Gangguan Bersuara ... 56 5.3.13 Hubungan Gangguan Bersuara dengan Voice Handicap Index ... 56 5.4 Analisis Faktor Dominan yang Mempengaruhi Variabel Dependen ... 57 5.4.1 Pemilihan Variabel Kandidat Multivariat ... 57 5.4.1 Pembuatan Model ... 57
BAB VI PEMBAHASAN
6.1 Keterbatasan Penelitian ... 61 6.2 Gangguan Bersuara pada Guru Sekolah Dasar Negeri
di Kota Depok Tahun 2012 ... 62 6.3 Hubungan Intensitas Suara dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 63 6.4 Hubungan Kebisingan Kelas dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 64 6.5 Hubungan Luas Kelas dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 66 6.6 Hubungan Kelembaban Udara dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 68 6.7 Hubungan Jumlah Murid dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 69 6.8 Hubungan Jenis Kelamin dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 69 6.9 Hubungan Usia dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 70 6.10 Hubungan Durasi Mengajar dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 71 6.11 Hubungan Masa Mengajar dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 72 6.12 Hubungan Bidang Studi dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 72 6.13 Hubungan Kelas Ajar dengan Gangguan Bersuara
6.15 Hubungan Postur Tubuh dengan Gangguan Bersuara
pada Guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 75 6.16 Dampak Psikososial Akibat Gangguan Bersuara pada
Guru Sekolah Dasar negeri di Kota Depok Tahun 2012 ... 76
BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN
7.1 Kesimpulan ... 78 7.2 Saran ... 79 DAFTAR PUSTAKA Lampiran A Lampiran B Lampiran C Lampiran D
Tabel 2.1 Beberapa Faktor Risiko pada Suara ... 10 Tabel 5.1 Gambaran Distribusi Numerik Variabel Independen ... 37 Tabel 5.2 Analisis Distribusi Tingkat Gangguan Bersuara pada
Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 38 Tabel 5.3 Analisis Distribusi Tingkat Intensitas Suara pada
Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 39 Tabel 5.4 Analisis Distribusi Tingkat Kebisingan Kelas pada
Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 40 Tabel 5.5 Analisis Distribusi Luas Kelas Ajar pada
Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 40 Tabel 5.6 Analisis Distribusi Kelembaban Udara pada
Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 41 Tabel 5.7 Analisis Distribusi Jumlah Murid pada
Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 41 Tabel 5.8 Analisis Distribusi Jenis Kelamin pada
Guru Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 42 Tabel 5.9 Analisis Distribusi Usia pada Guru Sekolah Dasar Negeri
di kota Depok tahun 2012 ... 43 Tabel 5.10 Analisis Distribusi Durasi Mengajar pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 43 Tabel 5.11 Analisis Distribusi Masa Mengajar pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 44 Tabel 5.12 Analisis Distribusi Bidang Studi Ajar pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 45 Tabel 5.13 Analisis Distribusi Kelas Ajar pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 45 Tabel 5.14 Analisis Distribusi Kebiasaan Merokok pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 46 Tabel 5.15 Analisis Distribusi Kebiasaan Konsumsi Alkohol pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 47 Tabel 5.16 Analisis Distribusi Postur Tubuh pada Guru
Sekolah Dasar Negeri di kota Depok tahun 2012 ... 48
Tabel 5.18 Rekapitulasi Analisis Hubungan Variabel Dependen dan Variabel Independen... 49
Tabel 5.19 Hubungan Gangguan Bersuara dengan VHI ... 56
Tabel 5.20 p Value Hasil Uji Bivariat ... 58
Tabel 5.21 Hasil Uji Multivariat ke-1 ... 58
Tabel 5.22 Hasil Uji Multivariat ke-2 ... 59
Tabel 5.23 Hasil Uji Multivariat ke-3 ... 59
Tabel 5.24 Hasil Uji Multivariat Terakhir ... 59
Tabel 5.25 Hubungan Jenis Kelamin dengan Gangguan Bersuara Pada Guru Sekolah dasar negeri tahun 2010... 60
Gambar 2.1 Pita Suara Normal dan Nodul Pita Suara ... 9
Gambar 3.1 Kerangka Teori... 20
Gambar 3.2 Kerangka Konsep ... 21
Gambar 6.1 Kondisi Fisik Kelas ... 67
Gambar 6.2 Kondisi Fisik Lapangan ... 68
Lampiran A Penjelasan Kepada Subjek Penelitian ... 9
Lampiran B Persetujuan Setelah Penjelasan ... 9
Lampiran C Kuesioner Responden... 9
PROGRA Tesis, Jul Vira Pasi ANALISIS SEKOLAH ix + 81 ha Latar be merupakan bahaya ut lebih beris risiko yan Sekolah D cross sect Dasar Neg regresi log bermakna jenis kel psikososia (p=0,037) 6,8 kali u berjenis k peluang 2 responden dB memp dengan res Kata kun jenis kelam AM MAGIS li 2012 sha RISIKO G H DASAR NE alaman + 26 elakang: P n salah sat tama bagi siko mengal ng berhubun Dasar Neger tional deng geri di kota gistik ganda antara int amin (p=0 al tergolong ). Kesimpu untuk menga kelamin lak 2,8 kali u n dengan in punyai pelua sponden den nci: keseha min, intensi STER KES GANGGUAN EGERI DI KO 6 tabel + 6 g Penggunaan tu bahaya pekerjaan y lami ganggu ngan dengan ri di Kota D gan subjek a Depok. Uj a dengan m tensitas sua 0,000), de g ringan de lan: Guru y alami gangg ki-laki. Gur untuk men ntensitas sua ang 3,2 kal ngan kebisi atan kerja, itas suara, k SELAMAT N BERSUAR OTA DEPOK gambar + 4 l suara yan kesehatan k yang meng uan bersuar n gangguan Depok. Met penelitian Uji statistik y model predik ara guru (p ngan gang engan skor yang berjen guan bersu ru dengan i ngalami ga ara < 70 dB li untuk me ingan kelas gangguan b kebisingan k TAN DAN K RA (VOICE K lampiran ng berlebih kerja. Gang gandalkan s ra. Tujuan: n bersuara p ode: Desain 106 guru y yang digun ksi. Hasil: p=0,048), k gguan bers Voice Han nis kelamin ara dibandi intensitas s angguan be B. Guru den engalami ga <63 dB. bersuara, gu kelas, Voice KESEHAT DISORDERS han selama gguan bers suara. Guru : Menganali pada guru y n penelitian yang meng akan uji ch Didapatkan kebisingan k suara. Dam ndicap Inde wanita mem ing dengan suara ≥ 70 ersuara dib ngan kebisi angguan ber uru Sekolah e Handicap I TAN KERJ S) PADA G a hari men uara merup u Sekolah D isis faktor-f yang mengaj n ini adalah gajar di Sek hi square da n hubungan kelas (p=0, mpak gang ex sebesar 2 mpunyai pe responden dB mempu banding de ingan kelas rsuara diban h Dasar Ne Index. JA GURU ngajar pakan Dasar faktor ajar di studi kolah an uji yang ,023), gguan 20-40 luang yang unyai engan ≥ 63 nding egeri,
STUDY P HEALTH Thesis, Ju Vira Pasi RISK A SCHOOL ix + 81 pa Backgrou occupation rely on so Objective who teach sectional s Statistical model pre intensity o 0.000), wi with the V teachers h male teach experience <70 dB. T experience Key word sound inte PROGRAM H uly 2012 sha ANALYSIS L TEACHE ages + 26 Ta und: The o nal health h ound. Prima es: To analy h in primar study with tests used edictions. R of the teach ith a voice Voice Hand has 6.8 time hers. Teach e voice diso Teachers w e voice diso ds: occupati ensity, noise M MAGIS OF VO ERS IN DE ables + 6 im over use of hazards. Vo ry school te yze risk fac ry school in 106 subject chi square Results: It w her's voice ( disorder. R dicap Index es opportun ers with a s orders comp with classroo orders comp ional health e class, Voic STER OF ICE DISO EPOK mages + 4 a f voice du oice Disorde eachers mor ctors assoc n Depok. M ts teachers w test and mu was found (p = 0.048) Relatively m score of 20 nity to expe sound intens pared with om noise ≥ pared with r h, voice diso ce Handicap SAFETY ORDERS appendices uring the d ers is a maj re likely to iated with Methods: T who teach i ultiple logis a significa ), noise clas mild impac 0-40 (p = 0 erience voic sity of ≥ 70 respondent ≥ 63 dB ha respondents orders, prim p Index. AND OCC AMONGS ay teaching or danger f experience voice disor The study d n primary s stic regress ant associat ss (p = 0.02 t of psycho 0.037). Con ce disorders 0 dB has 2.8 ts with a so as 3.2 time with class mary school CUPATIO ST PRIM g is one o for the work
voice disor rders in tea design was school in D
ion test wit ion betwee 23), gender osocial diso nclusion: Fe s compared 8 times chan ound intensi s opportuni noise <63 d teacher, ge ONAL MARY of the k that rders. achers cross epok. th the en the r (p = orders emale d with nce to ity of ity to dB. ender,
1.1 Latar Bekerja a untuk men pekerjaann menimbul harus dila pekerja m manajeme (Kurniawi Penyakit a bahan, pro penyerasia pekerja da masyaraka Salah satu adalah ga suara sepe dari keseh dalam ber memberik dapat men pribadi, so Salah satu kelelahan diketahui adaptasi n suara dal Belakang adalah bagia ncukupi keh nya berbag lkan cedera aksanakan o maupun pem en, serta p idjaja, LM, akibat kerja oses, maup an antara ka apat bekerja at di sekelil u penyakit angguan be erti guru, pe hatan emosi rbicara, me kan efek be ngurangi ke osial, dan pe u bentuk ga bersuara/b oleh pend negatif pemb am jangka an dari keh hidupan dan gai potens a atau gangg oleh semua mberi kerja, pekerja yan 2010) a adalah pen pun lingkun apasitas ker a secara seh ingnya sehi akibat kerj rsuara (voi enyiar, dan p ional, keprib enyanyi, da esar pada i ecakapan be ekerjaan. (P angguan ber berbicara. H deritanya. K bentukan su waktu lam hidupan dan n/atau aktua si bahaya guan keseh a orang yan jajaran pel ng bekerja nyakit yang ngan kerja. rja, beban k hat tanpa m ingga dipero a yang dap ice disorde penyanyi. S badian, iden an ekspresi individu ya erbicara ya Perkins WH rsuara pada Hal ini kad Kelelahan uara pada o ma tanpa n setiap ora alisasi diri, n dan risiko atan. Oleh ng berada laksana, pen untuk dir g disebabkan Upaya kes kerja, dan li membahayak oleh produk pat menimb rs) pada p Suara manu ntitas, dan e emosional. ang terkena ang akan be , 1971) a organ-orga dang-kadang bersuara ( orang-orang kelainan p ang memer namun dalam o di temp karena itu, di tempat nyelia (supe ri sendiri ( n oleh peke sehatan kerj ingkungan k kan dirinya ktivitas kerja bulkan gang profesi yang sia adalah i estetika ser . Gangguan a dampak. erpengaruh an pembent g tidak dis (voice fatig g yang serin patologis la rlukan peke m melaksan pat kerja kesehatan kerja baik ervisor) ma (self emplo erjaan, alat k rja adalah u kerja agar s a sendiri ma a yang optim gguan kese g mengand indikator pe rta sinyal ak n bersuara Gangguan pada kehid tuk suara a adari atau gue) merup ng menggun aring. Kele erjaan nakan dapat kerja oleh aupun oyed). kerja, upaya setiap aupun mal. ehatan dalkan enting kustik dapat suara dupan adalah tidak pakan nakan elahan
bersuara b rasa nyeri serak. Gangguan suara. Pro televisi s menunjuk seluruh du 2000) Dalam stu guru mela mereka da mereka ka studi skal signifikan guru (6,2% Penelitian gangguan akibat ker menjadi 2 Polandia m dari semua Penelitian Sardjito Y penelitian dasar yang dibanding dengan in bersuara 3 (Miranda, biasanya ber i atau tidak n bersuara m ofesional se sangat ber kkan bahwa unia. (Russe
udi yang dila aporkan ba an 39% da arena gangg la besar m n lebih tingg %). n yang dilak bersuara p rja yang did 28% pada t melaporkan a penyakit a n di Indone Yogyakarta di Kota M g terpapar b gkan dengan ntensitas su 3,2 kali lebi 2010) rmanifestas k nyaman d merupakan b eperti guru esiko terk a gangguan el et al, 199 akukan oleh ahwa gangg ari kelompo guan bersu menunjukka gi terjadi pa kukan oleh S pada guru m diagnosa di tahun 2001. n 1.100 kasu akibat kerja esia menem menderita Medan menu bising memi n guru di se uara yang t ih sering di si sebagai tu di tenggoro bahaya utam sekolah, pe kena gangg n bersuara 98; Sapir et h Smith et a guan bersua ok tersebut uara tersebu n bahwa p ada guru (11 Szeszenia-D menyumban Polandia, m . The Centr us baru kerja a pada waktu mukan bahw kelelahan b unjukkan b iliki risiko k ekolah dasa tinggi saat ibandingkan urunnya vol ok saat bers ma bagi pek enyanyi, ak guan bersu sering terja al, 1993; S al (1997), di ara merupa harus men ut. Pada tah prevalensi 1%) diband Dabrowska ( g lebih dar meningkat ral Register a suara peny u itu). wa 86% g bersuara (K bahwa guru kelelahan b ar yang tida mengajar n guru deng lume suara suara, dan kerjaan yan ktor, dan ra uara. Bebe adi di anta Smith, et al, idapatkan h akan akibat ngurangi ke hun 2004, R gangguan dingkan den (2003) men ri 25% dari dari 1,9% p r of Occup yakit pada t guru yang Kadriyan, 20 yang men bersuara 3,4 ak terpapar akan meng gan intensit dan tinggi terjadinya ng mengand adio dan pe erapa pene ara para gu , 1997; Vilk asil lebih da t dari peke egiatan men Roy et al d bersuara s ngan profesi nunjukkan b semua pen pada tahun pational Dis tahun 2003 berobat ke 007), sedan gajar di sek kali lebih t bising dan galami kele tas suara re nada, suara dalkan enyiar elitian uru di kman, ari 38% erjaan ngajar dalam secara i non-bahwa nyakit 1977 seases (25% e RS. ngkan kolah tinggi n guru elahan ndah.
Dampak g kali lebih tidak hany 2004; Sm perawatan mempenga 1993; Sm karena ma Kesadaran pekerjaan gangguan kesehatan dan kewaj pribadi da Hal ini me yang diseb Berdasark risiko kes Sekolah D 1.2 Perum Komunika jika meme 1. Guru d mereka 2. Murid kesulita Kedua fak seringkali menyebab gangguan b tinggi darip ya berdamp mith et al, n kesehatan aruhi presta mith et al, asalah suara n gangguan telah me kerja di be dan kesela jiban untuk ari guru ters
enunjukkan babkan ole kan latar be sehatan kerj Dasar Neger musan Mas asi yang efe enuhi dua sy dapat berk a; dapat denga an. ktor ini ha faktor keb bkan risiko bersuara pad pada yang t pak negatif p 1996;. Yiu n (Verdolin asi kerja (R 1996) deng a. (Roy et al n bersuara eningkat da eberapa neg amatan kerja k mencegah sebut tanpa n bahwa ma eh keterbata elakang ters ja terhadap ri di kota De alah ektif dalam yarat beriku omunikasi an mudah m arus dipenu bisingan da bagi suara da profesi tidak menga pada kualit u, 2002) t ni & Rami Roy et al, 2 gan 20% g l, 2004; Sap a sebagai p an ganggu gara Eropa a untuk sua h gangguan a adanya us asalah suara asan pribad sebut, pene gangguan epok. m kegiatan b ut, yaitu (Jon
dengan m mendengar uhi untuk m an jauhnya guru (gangg yang meng andalkan su tas hidup (M etapi juga ig, 2001). 2004; Russe guru dilapor pir et al, 199 penyakit y uan bersuar (Vilkman, ara penggun bersuara le aha dari ma a hanya dilih i atau peny eliti tertarik bersuara (v belajar meng nsdottir, 20 muridnya ta apa yang g mendapatka a jarak anta guan bersua gandalkan s uara. Gangg Ma & Yiu, penambah Gangguan ell et al, 19 rkan kehila 93; Smith et yang berhu ra telah d 2004). Na na profesion ebih ditekan anajemen ( hat sebagai yalahgunaan k untuk me voice disor gajar di kel 03): anpa memb uru sampai an hasil yan ara guru d ara) sehingg suara adalah guan bersua 2001; Roy an beban bersuara 998; Sapir angan hari t al, 1997) ubungan de diterima se amun, peraw nal masih re nkan pada u Vilkman, 2 masalah pr n suara ters enganalisa f rders) pada las dapat te bahayakan kan tanpa p ng baik, n dan murid ga menimbu h dua ara ini et al, biaya dapat et al, kerja engan ebagai watan endah usaha 2000). ribadi sebut. faktor guru erjadi, suara penuh amun dapat ulkan
kesulitan secara jela Profesi g epidemiol terjadinya Gangguan yaitu suara Jenis kela subjek yan fisik kelas debu, ven merokok, beberapa f 1.3 Pertan Berdasark penelitian 1. Bagai Neger 2. Bagai guru S 3. Bagai guru S 4. Bagai Sekol 5. Bagai guru S 6. Bagai pada g 7. Bagai guru S pada murid as. guru sanga ogi menge a gangguan b n bersuara y a serak, sua amin, duras ng diajarkan s seperti ke ntilasi udara serta tidak faktor peny nyaan Pene kan perumu , yaitu: imana gamb ri di kota D imana hubu Sekolah Da imana hubu Sekolah Da imana hubu lah Dasar N imana hubu Sekolah Da imana hubu guru Sekola imana hubu Sekolah Da d untuk me at mengand enai keseha bersuara pa yang paling ara yang hila
si mengajar n, kelas yan elas yang se a yang kur k ergonomi ebab risiko elitian usan masala baran tingk epok tahun ungan faktor asar Negeri d ungan faktor asar Negeri d ungan faktor Negeri di kot ungan fakto asar Negeri d ungan fakto ah Dasar Ne ungan fakto asar Negeri d endengarkan dalkan sua atan kerja ada guru terj sering diala ang timbul, r, lamanya ng diajarkan empit deng rang, stress isnya postu terjadinya g ah di atas, kat ganggua 2012? r intensitas di kota Dep r kebisingan di kota Dep r luas kelas ta Depok ta or jumlah m di kota Dep or kelembab egeri di kota or jenis kela di kota Dep n materi ya ara dalam menemuka rjadi terutam ami guru ad dan rasa ke berprofesi n, kondisi s an jumlah m s, konsumsi ur tubuh d gangguan b , maka pen an bersuara suara deng pok tahun 20 n kelas deng pok tahun 20 s dengan ga ahun 2012? murid denga pok tahun 20 ban udara a Depok tah amin denga pok tahun 20 ang disamp bekerja. an bahwa ma pada gur dalah berupa ering di teng menjadi gu ekolah yang murid yang i minuman alam meng bersuara pad neliti memb a pada guru gan ganggua 012? gan ganggua 012? angguan ber an ganggua 012? dengan gan hun 2012? an ganggua 012? paikan oleh Berbagai tingginya r ru sekolah d a kelelahan ggorokan uru, faktor g bising, ko g terlalu ba beralkoho gajar merup da guru. buat pertan u Sekolah D an bersuara an bersuara rsuara pada an bersuara ngguan ber an bersuara guru studi risiko dasar. suara, usia, ondisi anyak, l dan pakan nyaan Dasar pada a pada a guru pada rsuara pada
8. Bagai Sekol 9. Bagai guru S 10. Bagai guru S 11. Bagai bersua 12. Bagai bersua 13. Bagai beralk kota D 14. Bagai bersua 15. Fakto bersua 16. Apaka Neger 1.4 Tujua 1.4.1. Tuju Menganal pada guru 1.4.2 Tuju 1. Meng Neger 2. Meng guru S 3. Meng guru S imana hubu lah Dasar N imana hubu Sekolah Da imana hubu Sekolah Da imana hubu ara pada gu imana hubu ara pada gu imana hubu kohol deng Depok tahun imana hubu ara pada gu or risiko m ara pada gu ah ganggua ri di kota D an Penelitia uan Umum isis faktor-yang meng uan Khusus getahui gam ri di kota D getahui apak Sekolah Da getahui apak Sekolah Da ungan fakt Negeri di kot ungan faktor asar Negeri d ungan faktor asar Negeri d ungan fakto uru Sekolah ungan fakto uru Sekolah ungan fakto an ganggua n 2012? ungan fakto uru Sekolah manakah ya uru Sekolah an bersuara epok tahun an faktor risik gajar di Sek mbaran tingk epok tahun kah faktor asar Negeri d kah faktor k asar Negeri d tor usia de ta Depok ta r durasi men di kota Dep r masa men di kota Dep or bidang st Dasar Nege or tingkat k Dasar Nege or kebiasaa an bersuara r postur tub Dasar Nege ang paling Dasar Nege berdampak 2012? ko yang ber olah dasar n kat ganggu 2012. intensitas s di kota Dep kebisingan di kota Dep engan gang ahun 2012? ngajar deng pok tahun 20 ngajar deng pok tahun 20 tudi yang d eri di kota D kelas yang d eri di kota D an merokok a pada guru buh dalam m eri di kota D g dominan eri di kota D k psikososia rhubungan negeri di Ko uan bersuara suara denga pok tahun 20 kelas deng pok tahun 20 gguan bers gan ganggua 012? gan ganggua 012? diajarkan d Depok tahun diajarkan d Depok tahun k dan kon u Sekolah D mengajar d Depok tahun mempeng Depok tahun al bagi guru dengan gan ota Depok. a pada guru an ganggua 012. an ganggua 012. uara pada an bersuara an bersuara engan gang n 2012? dengan gang n 2012? nsumsi minu Dasar Nege dengan gang n 2012? garuhi gang n 2012? u Sekolah D ngguan ber u Sekolah D an bersuara an bersuara guru a pada pada gguan gguan uman eri di gguan gguan Dasar rsuara Dasar pada pada
4. Meng Sekol 5. Meng Sekol 6. Meng guru S 7. Meng Sekol 8. Meng Dasar 9. Meng bersua 10. Meng guru S 11. Meng bersua 12. Meng bersua 13. Meng beralk kota D 14. Meng bersua 15. Meng bersua 16. Meng Sekol getahui apak lah Dasar N getahui apak lah Dasar N getahui apak Sekolah Da getahui apak lah Dasar N getahui apak r Negeri di k getahui apak ara pada gu getahui apak Sekolah Da getahui apa ara pada gu getahui apak ara pada gu getahui apa kohol deng Depok tahun getahui apak ara pada gu getahui fakt ara pada gu getahui apa lah Dasar N kah faktor Negeri di kot kah faktor ju Negeri di kot kah faktor k asar Negeri d kah faktor je Negeri di kot kah faktor u kota Depok kah faktor d uru Sekolah kah faktor asar Negeri d kah faktor uru Sekolah kah faktor uru Sekolah akah faktor an ganggua n 2012. kah faktor uru Sekolah tor risiko uru Sekolah akah gangg Negeri di kot luas kelas ta Depok ta umlah muri ta Depok ta kelembaban di kota Dep enis kelamin ta Depok ta usia dengan k tahun 2012 durasi meng Dasar Nege masa meng di kota Dep bidang stu Dasar Nege tingkat ke Dasar Nege r kebiasaan an bersuara postur tubu Dasar Nege yang palin Dasar Nege uan bersua ta Depok ta dengan gan ahun 2012. d dengan ga ahun 2012. udara deng pok tahun 20 n dengan ga ahun 2012. gangguan b 2. gajar yang eri di kota D gajar denga pok tahun 20 udi yang d eri di kota D elas yang d eri di kota D n merokok a pada guru uh dalam m eri di kota D ng dominan eri di kota D ara berdam ahun 2012. ngguan ber angguan be gan ganggua 012. angguan be bersuara pa diajarkan d Depok tahun an ganggua 012. diajarkan de Depok tahun diajarkan de Depok tahun k dan kons u Sekolah D mengajar de Depok tahun n mempeng Depok tahun mpak psikos rsuara pada rsuara pada an bersuara rsuara pada
ada guru Sek
dengan gang n 2012. an bersuara engan gang n 2012. engan gang n 2012. sumsi minu Dasar Nege engan gang n 2012. garuhi gang n 2012. sosial bagi guru a guru a pada a guru kolah gguan pada gguan gguan uman eri di gguan gguan guru
1.5 Manfa a. Memb penye melak b. Memb risiko inform berhu 1.6 Ruang Penelitian kebisingan mengajar, alkohol, s Sekolah D Penelitian Sekolah D mengajar Penelitian pada pene mempelaja cara pende bersamaan aat Peneliti berikan inf ebab risiko kukan kegia berikan ma o munculnya masi dalam ubungan den g Lingkup n ini mem n kelas, ko durasi men erta postur Dasar Neger n ini dilaku Dasar Neg di Sekolah n ini bersifat elitian ini ari dinamik ekatan, obse n. ian formasi kep munculnya atan belajar asukan kepa a gangguan membuat p ngan ganggu mbahas tent ondisi fisik ngajar, tingk tubuh saat ri di kota De ukan pada b geri di Kot Dasar Nege t kuantitatif adalah desa ka korelasi ervasi atau pada guru b gangguan mengajar; ada Dinas P bersuara, s program terk uan bersuar tang hubun kelas dan kat kelas aj mengajar) epok tahun bulan Apri ta Depok. eri di kota D f observasio ain studi c antara fakt pengumpul bahwa terda bersuara ya Pendidikan sehingga dih kait dengan ra. ngan faktor lapangan, ar, subjek a dengan ga 2012. l hingga bu Objek pen Depok. onal. Desain cross-section tor-faktor r lan data sek
apat bebera ang dapat b mengenai harapkan da n tindakan p r risiko (i jenis kelam ajar, meroko angguan ber ulan Mei 2 nelitian ada n penelitian nal, yaitu p risiko deng kaligus pada apa faktor-f erdampak d faktor peny apat membe pencegahan intensitas s min, usia, ok dan kons rsuara pada 2012 di de alah guru yang digun penelitian u an efek, de a suatu saat faktor dalam yebab erikan yang suara, masa sumsi a guru elapan yang nakan untuk engan yang
2.1 Suara Suara mer dinamis d udara sub dihadapka yang cepa tegangan ditentukan diperbesar supragloti gangguan Menurut respirasi, f utama dala suara yang (Lehto, 20 dalam glo bawah glo intraglotal maka udar Peningkat penutupan dikenal de suara. Ole glotis san energi yan dapat teru dapat men a rupakan pro dan saling t bglotis dar an pada plik at dari pita otot dan p n oleh frek r dan dileng s, khususny suara. Higgins (2 fonasi (suar am berbicar g bergetar ( 007). Meka ottis. Selama ottis. Perbed l negatif, p ra akan men tan tahanan n paksa pit engan hiper eh karena i gat penting ng cukup be us menghasi nyebabkan t TIN oduk akhir terkait, meli ri paru, ya ka vokalis. a suara, ya erubahan te kuensi geta gkapi denga ya faring. 2006) berb ra), resonan ra. Sumber (Ackah, 200 anisme gera a proses ini daan tekana ita suara ak ndorong pita n glotis dap ta suara. P rfungsi lari itu keseimb g. Penutupa esar untuk m ilkan suara. terjadinya g BAB NJAUAN P akustik dar ibatkan resp ang diperk Suara dihas ang dibuat ekanan uda aran pita an kualitas y Gangguan bicara mem nsi, dan artik bunyi untuk 00). Pada sa akan pita su i terdapat p an ini mem kan menutu a suara hing pat meningk Penggunaan ing yang da bangan anta an pita suar menghasilka Jika kondi gangguan be 2 PUSTAKA ri suatu sist pirasi, fona kuat oleh o silkan oleh bergetar o ara yang ce suara. Bun yang khas (r pada siste merlukan em kulasi. Suar k produksi aat ekspiras uara tergant perbedaan te mbuat pita s up dan jika gga terbuka katkan volu tekanan y apat menga ara tekanan ra yang tida an aliran ud si ini berlan ersuara (Ack tem yang la asi, dan res
otot-otot p pembukaan leh gabung epat. Tingg nyi yang d resonansi) s em ini dapa mpat sistem ra atau fonas suara adala si, pita suar tung pada t ekanan udar suara berget a tekanan in (Rubin, 20 ume udara, yang berleb akibatkan tr n aliran uda ak sempurn dara yang le ngsung teru kah, 2000). ancar, seim onansi. Tek perut dan n dan penut gan kerja a gi nada teru dihasilkan saat melalui at menimbu m utama, si adalah su ah laring dan ra mulai ber tekanan uda ra di atas d tar. Jika tek ntraglotal p 006).
sehingga te bihan seper
rauma pada ara dan tah na membutu ebih banyak us menerus mbang, kanan dada, tupan antara utama glotis i jalur ulkan yaitu umber n pita rgetar ara di dan di kanan positif erjadi rti ini a pita hanan uhkan k agar maka
Terlalu se dapat me fisiologis keteganga namun tid penurunan ketidaknya Beberapa 1. Suara meny kasar suara bersua parau Perub merup 2. Suara norma 3. Rasa tengg berke ering dalam enyebabkan dapat berup an otot. Per dak terbata n kontrol amanan (St gejala dari a parau ad ebabkan pe dengan nad tegang dan ara, atau ke u bukan me bahan suara pakan bagia a serak adal al setelah m kering di orokan saat inginan unt Gambar m penggun n perubaha pa otot-otot rubahan fisi as pada su volume, h emple, Glaz gangguan b dalah suatu erubahan su da lebih ren n susah kel etidakmamp erupakan su a ini sering an dari kotak lah suara y mengistiraha tenggoroka t berbicara tuk minum g r 2.1 Pita S aan maupu an fisiologi t lelah, pato iologis dapa uara serak, hembusan ze & Klaben bersuara, ya u istilah u uara. Ketik ndah daripad luar, suara puan menca uatu penyak gkali berkai k suara (lar yang menjad atkan suara. an adalah s atau meng guna mengu uara Norm un penyalah is dalam ologi seperti at berkorela termasuk nafas, ten n, 2000). aitu: (Nabab umum untu ka parau, su da biasanya terdiri dar apai nada at kit, tetapi m itan dengan ing). di hilang se sensasi rasa ajar sehingg urangi rasa
mal dan Nod
hgunaan m lipatan vo i nodul atau asi dengan penurunan naga meni ban, 2009) uk setiap uara dapat a, suara lem i beberapa au intensita merupakan n kelainan ecara tiba-t a kering ya ga membua kering di te dul Pita Su mekanisme v okal. Perub u polip, dan berbagai g n kontrol p ngkat, dan gangguan terdengar s mah, hilang s nada, nyer as tertentu. S gejala peny pita suara
iba dan kem
ang dirasak at orang ter enggorokan uara vokal bahan n/atau gejala, pitch, n/atau yang serak, suara, i saat Suara yakit. yang mbali kan di rsebut
2.2 Gangg Gangguan orang-oran kelainan p tidak nyam yang lelah Roy et al. kapanpun biasanya dengan su apabila be Kelelahan nyaman s lelah akan Gangguan dan daera psikogenik yaitu lebi (Herringto 2.3 Fakto Menurut V terjadinya Ber Suara ke Stres Tekanan Postur be Pengoba Kualitas Akustik Kebising Jarak ant Sumber: V guan Bersu n bersuara ( ng yang ser patologis la man saat b h akan terde . (2004) me pada suar sehingga m uara yang k erlangsung t n bersuara b aat bersuar n terdengar s n bersuara d ah dada, pen k. Mayorit h bersifat on, 1988). r Risiko G Vilkman (2 a gangguan b Tabe rhubungan eras (berbica n ekerja yang atan gejala a udara, keke ruangan yan gan lingkun tara pembic Vilkman, 20 uara (voice diso ring menggu aring yang bersuara dan engar serak endefinisika ra, yang m mengganggu keras dapat terus-mener biasanya dit
ra, dan ada serak atau p dapat terjad nggunaan y tas ganggu fungsional angguan S 2000) terda bersuara pa el 2.1. Bebe dengan Pe ara dan men
g buruk awal yang ti
eringan, deb ng buruk gan
cara dan pen 00 rders) adap unakan sua ditandai d n adanya k atau parau ( an gangguan mana suara u komunik meningkat rus dapat m andai denga anya keterba parau. di karena ke yang salah uan suara (mekanism uara apat bebera ada penggun erapa Fakt ekerjaan nyanyi) idak memad bu ndengar ptasi negati ara dalam ja dengan peru keterbatasan (Lehto 2007 n suara seb tidak beke asi. Menur tkan frekue engakibatka an perubaha atasan peng elainan baw dari mekan adalah ka me vokal) d apa faktor r na profesion or Risiko p Berhu dai Lemah Teknik Kebias Keprib Penyak Merok if pembentu angka waktu ubahan kua n pengguna 7). bagai gangg erja atau te rut Lehto ( ensi vibrasi an kekakuan an kualitas ggunaan su waan; traum nisme voka arena dua daripada pe risiko yang nal, yaitu: pada Suara ubungan de Indivi hnya suara k bersuara y saan bersuar badian kit pernapas kok ukan suara u lama tanp alitas suara, aan suara. S guan yang te erdengar se (2007) berb pita suara n pada pita suara, rasa uara. Suara ma kepala, l al, dan peny faktor tera nyebab org g terkait de a engan Fakt idu yang buruk ra yang bur san pada pa ada , rasa Suara erjadi eperti bicara yang suara. tidak yang leher, yebab akhir, ganik. engan tor ruk
2.3.1 Inte Menurut V jangka pan yang besa SPL (Sou mengguna suara wan minimum suara tela mikrofon 1. S 2. L 3. S Penelitian memenuhi Health Or belajar. A 76,5-90,5 (Mesquita 2.3.2 Keb Berdasark bising ada atau wakt berimplika gangguan, mendapatk yang diseb Kadriyan, terutama d nsitas Suar Vilkman (20 njang dari s ar, jarak yan und Pressur akan prosed nita adalah untuk pere ah dibagi m adalah 40 c Soft speech < Loud speech Screaming 9 n di Sao P i persyarat rganization Adanya kebi dB yang a, 2007) bisingan kan Keputus alah bunyi y tu tertentu y asi terhadap , antara lain kan adanya babkan keb 2007). Ga dalam menj ra 001) bahaya suara itu se ng panjang, re Level) y dur phoneto 122 dB d empuan seb menjadi 3 t cm dari mulu < 50-70 dB h 70-90 dB; 90 dB Paolo, menu tan akustik (1980) ya singan mem mana nil san Menteri yang tidak d yang dapat p kesehatan n gangguan a gangguan isingan ling angguan ter alankan pro a utama dar ndiri selam atau pada yang lebih ogram, dida dan untuk besar 48 dB tingkat oleh ut: ; unjukkan b k ruangan aitu sebesar mbuat guru lai tersebut i Lingkung diinginkan menggangg n manusia. n komunikas komunikas gkungan sek rsebut akan ofesinya. ri gangguan ma hari kerja lingkungan tinggi. Col apatkan has suara laki-B dan pada h Vilkman bahwa umu yang direk r 38-48 dB mengeluark t sama de an Hidup N dari usaha a gu kenyam Bising da si (Bashirud si akibat ga kolah (Jonsd n berpengar n bersuara ia a. Berbicara n yang bisin leman et al il intensitas laki sebesa laki-laki 5 et al (200 umnya seko komendasik B untuk ke kan suara d engan seseo No. 48 tahu atau kegiata manan lingku apat menim ddin, 2007) angguan ber dotir, 2003; ruh terhadap alah penggu a pada kelom ng membutu l (1977) de s tertinggi u ar 126 dB. 51 dB. Inten 2) dengan olah dasar kan oleh W eefektifan d dengan inten orang berte un 1996, de an dalam tin ungan dan mbulkan ber ). Beberapa rsuara pada ; Simberg, 2 p kualitas h unaan mpok uhkan engan untuk SPL nsitas jarak tidak World dalam nsitas eriak. efinisi ngkat dapat rbagai studi a guru 2004; hidup
Menurut W dB untuk pembicara meningkat yang ram melebihi 6 efektif. Tingkat k Alat ini m manusia. A display. S Layarnya seperti jam (Mediastik SLM sede sedangkan diukur. S pengukura dan meng pengukura adalah (M 1. Agar p 2. SLM s 3. Untuk dindin 4. Untuk semua Webster (19 k setiap pe a dapat dipa tkan SPL d mai, maka 63 dB (A) ebisingan d memiliki re Alat ini ter Sinyal bun dapat berup m manual. ka, 2005). erhana han n SLM yan SLM yang an A (dBA) olah data). an B dan C. Mediastika, 2 posisi pengu sebaiknya d k pengukura ng pembentu k mendapatk a fluktuasi b 979), pening eningkatan ahami. Den di ruang ya dianjurkan dengan jara diukur deng espon yang rdiri dari m nyi diubah pa layar m Ada juga nya dapat m g lebih can g sederhan ) dengan sis Sedangkan . Adapun y 2005): ukuran stab ditempatkan an di dalam uk ruangan; kan hasil pe bunyi yang t gkatan SPL 10 dB ke gan adanya ang besar a tingkat ke ak 2 meter gan menggu yang dias mikrofon, am menjadi s anual yang a yang beru mengukur t nggih mamp na biasanya stem penguk n yang sedik yang perlu d bil, SLM seb n pada posis m ruangan, ; engukuran y terjadi, SLM pada saat b ebisingan a a kecenderu atau ketika ebisingan l untuk men unakan alat umsikan sa mplifier, we sinyal listri ditunjukka upa layar tingkat keb pu menunju a hanya kuran seketi kit lebih ba diperhatikan baiknya dipa si 1,2 m dari , SLM ber yang lebih a M dipasang berbicara ad agar setiap ungan bagi p berbicara d atar belaka nghasilkan k Sound Leve ama dengan eighting net ik oleh se an dengan j digital sepe bisingan da ukkan freku dilengkapi ika (tidak d ik, dilengka n dalam men asang pada i atas permu rada pada p akurat dan m pada posisi dalah sebany perkataan pembicara u dengan aud ang tidak b komunikasi el Meter (S n respon te twork, dan ebuah mikr arum dan a erti jam di alam satuan uensi bunyi dengan b dapat menyim api dengan nggunakan tripod; ukaan tanah posisi 1 m mampu men i slow respo yak 6 n dari untuk dience boleh yang SLM). elinga layar rofon. angka igital. n dB, yang bobot mpan skala SLM h; m dari ncatat onse.
2.3.3 Fisik Menurut C mempenga kebisingan sumber ke siswa di menggang dari lalu l (Crandell Kebisinga penjelasan meningkat terdengar melaporka belakang ( Kelembab Udara yan gangguan Executive diperlukan dan suhu y Di Indon pembatasa kurang da sederajat s mengajar Penataan dalam me menjadi 3 yaitu: k Kelas dan Crandell da aruhi kem n latar belak ebisingan la dalam mau ggu. Selain lintas atau & Smaldino an latar bel n guru (Cr tkan inten di ruang k an bahwa m (Pekkarinen ban udara r ng kering bersuara di Islandi n dalam rua yang terlalu esia, Dinas an jumlah p ari 25 siswa sampai SMA dapat tercap zoning dal engawasi ke 3 yaitu zon n Lapangan an Smaldino ampuan si kang, gema atar belakan upun di lua itu, latar b dari sekola o, 2000) akang mem andell & S sitas suara kelas. Beber mereka haru n et al, 1992 rendah juga dapat meng (Vintturi e ia menyata ang kelas. u tinggi dapa s Pendidik peserta didik a per kelas. A sederajat pai. lam kelas p egiatan anak a untuk gu n o (1995) A iswa untuk a, dan jarak ng di dalam ar kelas, d belakang ke ah juga dap mpengaruhi Smaldino, 2 a mereka rapa peneli us berbicar 2; Smith et a a memiliki ghasilkan p et al, 200 akan bahwa Kelembaba at menyeba kan mengel k dalam sat . Aturan me t, sehingga d pada dasarn k. zoning d uru, zona un da empat fa k mendeng k antara guru m kelas, yai dan dari pe ebisingan e pat mempen kemampua 2000). Den untuk mem itian menun ra lebih ker al, 1997. dampak ne produksi su 3) Occupa a tingkat k an yang ren abkan pengu luarkan sur tu kelas, ya encakup tin diharapkan nya bertuju dalam ruang ntuk murid faktor utama gar penjela u dan muri itu kebising endingin ud eksternal se ngaruhi gan an murid u ngan demik mastikan b njukkan bah ras karena egatif pada uara yang b ational Hea kelembaban ndah, ventil uapan. rat keputus aitu aturan k ngkat pendi efektifitas k uan agar gu g kelas seca , dan zona a yang dian asan guru d. Ada beb gan dari akt dara yang eperti kebis ngguan ber untuk mend kian, guru bahwa suar hwa guru s kebisingan produksi s berat dan g alth and S minimum lasi yang b san yang i kelas ideal idikan mula kegiatan be uru lebih m ara umum d untuk sirk nggap yaitu berapa tivitas dapat ingan rsuara engar harus ranya sering latar suara. gejala Safety 35% buruk, isinya harus ai TK elajar-mudah dibagi kulasi,
1. Ru (R 2. Un 19 3. Lu dii me rua dir 2.3.4 Jeni Smith et a adanya ga Fritzell (1 masalah s perempuan Hal ini dis Pada pere sehingga p 2003). Adanya p lamina pro dibanding dibanding mengalam 2.3.5 Usia Hubungan al (1996), Penelitian pada guru uang sirkula Rudy Trisno, ntuk jarak l 86) uas ruangan isi oleh 2 enggunakan ang kelas d rekomendas is Kelamin al. (1998) m angguan be 1996) mela suara adala n dua kali sebabkan ka empuan frek pita suara p perbedaan j opria pita su gkan laki la gkan laki-lak mi trauma ak a n usia dan g , dan Rus n tersebut m u yang lebi asi antara pa , 2003) lebih dari 7 n ideal adala 4 siswa. n batasan m di indonesia sikan adalah menunjukka ersuara diba aporkan bah ah peremp lebih mung arena adany kuensi fund pada perem umlah fibro uara, menye aki. Kadar ki. Hal ini kibat pengun gangguan be ssell et al menemukan ih tua dari apan tulis d 7,7 m maka ah 40-50 m2 namun bil minimum 0,9 a diisi 30-4 h bentuk seg an bahwa 3 andingkan hwa 76% uan. Russe gkin mende ya perbedaa damental (F mpuan lebih onectin dan ebabkan pit hyaluronic menyebabk naan suara y ersuara dila (1998) pad prevalensi 50 tahun. dengan baris a dibutuhkan 2 . secara id la tidak m 9 m2 untuk 40 anak dan giempat (Ru 38% dari 28 dengan 26% guru menc el, et al ( erita masala n pada struk 0) lebih tin h banyak m n hyaluroni a suara pere c acid pad kan pita sua yang berleb akukan oleh da guru Am gangguan Roy et al s pertama m n pengeras eal ruangan memungkink k tiap anak. n bentuk ru udy trisno, 2 80 guru wa % dari 274 cari bantua (1998) men ah suara da ktur organ p nggi diband engalami v ic acid (HA empuan leb a perempu ara perempu bihan (Jones Roy et al ( merica dan bersuara y menyataka maksimal 2, suara (Boe n kelas selu kan dapat Pada umum uang kelas 2003). anita melapo 4 guru laki an medis k nyatakan b aripada laki pembentuk dingkan laki vibrasi (Jons A) pada la ih tipis dan an lebih se uan lebih m s et al. 2002 (2004), Sm guru Aust yang lebih t n bahwa ja ,13 m edojo, uas ini juga mnya yang orkan i-laki. karena bahwa i-laki. suara. i-laki, sdotir apisan kaku edikit mudah 2). mith et tralia. tinggi angka
waktu yan pada suara lanjut dap (1995) me usia. seda (2006) me bersuara s 2.3.6 Mas Pada stud sebagai gu terjadinya penyebab pengajaran bersuara. 2.3.7 Suby Rata-rata berbicara Smith at a terkena m berisiko le Hal ini di tinggi, rua umpan b mengeluar selama pe beberapa gangguan pitch tingg ng panjang a. Selain it pat memper elaporkan a angkan Sapi elaporkan b sama sekali. sa Mengaja di yang dila uru, jam m a gangguan b gangguan n dan jam yek yang D durasi men pada kondi al, (1998) t masalah sua ebih besar t isebabkan m ang olahrag alik akusti rkan suara ertandingan aktivitas s bersuara ia gi dan inten digunakan u, perubaha rburuk fung adanya penu ir et al (19 bahwa usia ar, Durasi m kukan oleh mengajar, d bersuara. A bersuara p mengajar t Diajarkan ngajar guru isi latar bel terdapat beb ara dari yan terkena geja mereka ser ga yang be ik. Selain lebih besar atau karena senam. Kel alah guru m nsitas yang l n vokal dala an hormona gsi vokal. B urunan nodu 930, Thib tidak berh mengajar, d h Mattiske ( dan tingkat Adapun Sapi pada guru, tidak berko u adalah 5 lakang yang berapa kelo ng lain. Gu ala ganggua ring harus m ergema, dan itu, guru r dari guru a mereka di ompok gur musik. Hal i lebih tinggi am mengaja al pada men Begitu juga ul vokal se eault et al hubungan d dan Tingka (1998) men kelas diaja ir et al. tidak namun ia orelasi deng jam per h g bising (Sm ompok guru uru pendidi an bersuara menggunak n di luar k u pendidika lain karena iminta untu ru lain yan ini disebabk daripada be ar memiliki nopause da dengan Urr iring denga (2004), da dengan terja at Kelas Aj njelaskan ba arkan berko k secara khu menemuka gan gejala-g harinya dan mith, et al, u yang beri ikan jasma dibandingk kan suara d kelas yang an jasmani a kebisinga uk berbicara ng beresiko kan penggu erbicara. (Fr i efek kum an penuaan rutikoetxea an bertamba an de Jong adinya gang jar ahwa masa ontribusi de usus menye an bahwa t gejala gang n hampir 2 1997). Me isiko lebih ani dan olah kan guru lai dengan inten mana tidak i dan olah an latar bela a saat melak o tinggi ter unaan suara ritzell, 1996 mulatif lebih a et al ahnya et al gguan kerja engan elidiki tahun gguan 2 jam enurut besar hraga nnya. nsitas k ada hraga akang kukan rkena pada 6).
2.3.8 Mer Merokok terjadinya Damboren frekuensi dengan ya Reaksi ale menghasil penggunaa sehingga kemungki (Jonsdotir 2.3.9 Post Menurut dengan be posisi kep juga dapat Vintturi e pada pos dibanding otot-otot Posisi yan lordosis se 2.3.10 Fak Boone (1 paling um dan tengg keras, nad rokok dan K dapat me a gangguan nea (1999) fundament ang bukan p ergi atau in lkan suara s an suara ya pita suara nan ini dise r, 2003) tur Tubuh Jonsdottir erdiri dan m pala akan m t mempenga t al (2003) isi berdiri gkan dengan laring deng ng tidak sim ervikal yang ktor Stress 991) dalam mum dari str gorokan, kek da rendah, m Konsumsi A enyebabkan n vibrasi s dalam Jon tal (F0) leb perokok. nfeksi perna serak atau b ang berlebih menjadi leb ebabkan ole (2003), gu membungku memberikan aruhi produ pada penel lebih ban n posisi dud gan posisi metris antar g dapat mem s m Jonsdottir res pada su kerasan, na monoton, ti Alkohol edema p sehingga fr sdottir (200 bih rendah afasan pada bahkan keh han dapat m bih kaku. L eh kebiasaan uru mengha uk di meja kondisi yan uksi suara. litiannya m nyak meng duk, yang m tubuh terh ra leher dan mpengaruhi r (2003) m uara yaitu su ada tinggi, s idak ada su pada pita rekuensi fu 03) pada st ditemukan a saluran pe hilangan sua mengakibatk Laringitis b n mengkons abiskan leb a siswa. Sik ng paling e menemukan geluhkan a ana terdapa hadap munc n bahu dap produksi su menunjukkan uara desah, suara parau uara (aphon suara. Ini undamental tudinya men n pada per ernapasan b ara. Laringi kan inflama banyak diju sumsi alkoh bih banyak kap seimba ergonomis u bahwa guru adanya gan at hubungan culnya kele pat menyeba uara. n terdapat , suara gand u, mengangk nia), leher a mengakib (F0) men nemukan b rokok diban bagian atas itis kronis a asi yang me umpai pada hol dan mero
k waktu m ang tertentu untuk fungs u yang men ngguan ber n antara tega elahan bers abkan terja beberapa g da, mulut k kat laring, atau tenggor batkan nurun. bahwa nding dapat akibat enetap pria, okok. mereka u dan i otot ngajar rsuara angan suara. dinya gejala kering suara rokan
sakit, pitc radang te Sutcliffe ( 20% dari yang sang sejalan de bahwa stre 2.3.11 Fak Beberapa masalah p menstruas berupa: (H 1. Kelain a. L p b. L se su 2. Infeks Infeks dikare rinovi parain 3. Inflam Berke diakib dari lingku ch breaks, s enggorokan (1978) meny mereka me gat stres dan engan temu es psikologi ktor Biolog penyebab pada tiroid, g si. Penyebab Hermani B, nan Kongon Laringomala pada bayi ba Laringeal w ebagian me uara. si si virus ada enakan oleh irus (comm nfluenza vir masi embangnya batkan oleh merokok, ungan. sesak napas traumatis, yelidiki stre engganggap n mereka me an Sapir et is adalah ha gi gangguan gangguan p b suara par Kartosoedir nital asia merupa aru lahir. webs merup enutup jalan alah infeks h infeksi v mon colds rus). nodul, p iritasi dan i batuk, pen s, suara teg voice bre es antara 25 bahwa pek engeluhkan t al. (1993) al umum di bersuara y pada syaraf, rau dapat b ro S, Hutau akan penyeb pakan suatu n udara. 75 i yang pali virus. Virus s virus), olip, atau inflamasi ya nyalahguna gang, tengg eak, dan su 7 guru di In kerjaan men sedang kel dan Raven antara guru yang jarang trauma pad bermacam-m uruk SM. 20 bab terserin u selaput j 5% selaput ing banyak s penyebab adenoviru granuloma ang kronis p aan suara, gorokan ker uara lemah nggris, men njadi guru a lelahan dan n (1993), ya u-guru. g terjadi an da area pita macam. Pen 007) ng suara ser jaringan pa t ini terleta k menyebab b yang pali us, influen a pada pi pada pita su dan terpa ring, tight v h. Kyriacou nunjukkan b adalah peke frustrasi. H ang menem ntara lain a suara, dan s nyebab ini
rak saat ber
ada laring ak di antara bkan suara ing sering nza virus, ita suara uara yang be apar racun voice, u dan bahwa erjaan Hal ini mukan alergi, siklus dapat rnafas yang a pita serak yaitu dan dapat erasal dari
4. Traum Fraktu meny 2.4 Voice Gangguan sosial, fi Organizati kegiatan menunjuk penurunan berhubung berlebihan perekonom Voice Han oleh Jacob gangguan terjadi dar suara (Jac Kuesioner jumlah sko • 0 (tida • 1 (ham • 2 (kad • 3 (ham • 4 (sel Berdasark 1. Skor prose ma ur pada lar ebabkan fra Handicap n bersuara t isik, pekerj ion mendef yang biasa kkan kerugia n kemamp gan dengan n, yang dapa miannya. ndicap Inde bson et Al bersuara. I ri ketidakm obson, 1997 r VHI beris oring antara ak pernah); mpir tidak p dang –kadan mpir kadang alu); kan kategori VHI kuran s psikososia ring merup aktur kartila Index telah diama rjaan, dan finisikan cac anya dilaku an sosial, ek puan. Berk n menguran at menghasi ex (VHI) ad pada tahun Istilah hand mampuan ga 7). si 30 pertan a 0-120 (Ma pernah); ng); g-kadang); i skor VHI d ng dari 20 al akibat gan pakan traum agolaring. ati memilik komunika cat (handica ukan oleh konomi, atau kenaan de ngi atau m ilkan konse dalah kuesio n 1997 untu dicap berar angguan fis nyaan yang adeira, 2010 dibagi menj menunjukk ngguan ber ma langsun ki dampak asi pada ap) sebagai seseorang upun lingku engan gang menghindar ekuensi bagi oner yang di uk menguk rti kerugian sik yang sp dinilai den 0), yaitu: adi: kan tidak ad suara, ng pada lar signifikan seseorang. pembatasan . Istilah c ungan yang gguan ber ri pengguna i pekerjaann ikembangka kur konseku n ekonomi a pesifik, teru ngan skala da ganggua ring yang bagi psiko World H n partisipas acat (hand diakibatkan rsuara, hal aan suara nya ataupun an dan diva uensi psikos atau sosial utama gang numerik de an ringan d dapat logis, Health si dari dicap) n dari l ini yang n bagi alidasi sosial yang gguan engan dalam
2. Skor psiko 3. Skor psiko 4. Skor V Uji reliabi Kuesioner besar dar Cronbach keajegan y Pengemba dengan ha mengguna penelitian VHI menu bermakna Tujuan da dampak dibanding VHI 20-4 sosial akiba VHI 41-6 sosial akiba VHI lebih d ilitas dari m r dinyatakan ri 0,6. Has α sebesar yang baik b angan dan asil VHI da akan VHI s dengan m unjukkan ga (P<0,001) ari penggun psikososial gkan dengan 40 didapat at gangguan 60 menunju at gangguan dari 60 men masing-masi n reliabel j sil uji reli 0,903. Hal ila dilakuka validasi V alam 30 item sebagai alat enggunakan ambaran fun pada guru p naan VHI I l dari gan n guru tanpa tkan adany n bersuara, ukkan adan n bersuara nunjukkan ad ing faktor d jika mempu abilitas yan ini menunju an pengukur VHI telah d m (Jacobson t ukur. Nie n VHI seba ngsional, em perempuan Index dalam ngguan be a gangguan ya ganggu nya ganggu danya gang dengan men unyai nilai ng diukur, ukkan bahw ran berulan dilakukan o n 1997). Pe ebude Bogu agai alat uk mosional da di Polandia m penelitian ersuara ya bersuara. uan ringan uan sedang gguan bersua nggunakan koefisien a diperoleh wa alat ukur g di tempat oleh Barba enelitian be usz et al (2 kur dengan an keadan f a. n ini adala ang dirasak n dalam p g dalam p ara berat. Uji Cronba alpha yang nilai koe r ini mempu yang berbe ara H. Jaco erikutnya ba 2007) melak hasil total fisik yang s ah untuk m kan oleh proses proses ach α. lebih fisien unyai eda. obson anyak kukan nilai sangat enilai guru
1. Intens 2. Kebisi 3. Fisik K • Kele • Luas • Juml 4. Faktor • Jenis • Usia • Dura • Masa • Bida • Kela • Mero • Kons 6. Postur 7. Faktor 8. Faktor KE 3.1 Keran Kerangka besar fakto sitas suara ( ingan (Webs Kelas mbaban (Vi s (Crandell d lah murid (C r Karakteri s kelamin (S (Smith et al. asi mengajar a mengajar ang studiyan as yang diaja okok (Jonsd sumsi alkoh r tubuh saat r Stress (Boo r Biologi (He ERANGKA ngka Teori teori pada or yang mem Vilkman,200 ster,1979) intturi, et al, dan Smaldino Crandell dan stik Respon Smith et al.,1 .,1998) r (Mattiske, (Mattiske, 1 ng diajarkan arkan (Matt dotir, 2003) hol (Jonsdotir t mengajar ( one, 1991) Hermani B, 20 A PIKIR, K O penelitian mpengaruhi Gamb Sumber: D 00) 2003) o, 1995) n Smaldino, 1 nden 998) 1997) 997) n (Smith et al tiske, 2007) r, 2003) (Vintturi et a 007) BAB KERANGK OPERASIO ini didapatk i gangguan bar 3.1 Ker Dari berbag 1995) l.,1998) al, 2003) Suara serak 3 KA KONSE ONAL kan dari be bersuara pa rangka Teo gai sumber, k EP, DAN D rbagai sum ada guru, an ri 2012 Gangg (VOICE Ya Suara hila Dampak te kegiatan m EFINISI mber, secara ntara lain: guan Bersua E DISORDER ang erhadap mengajar garis ara RS) Tidak Rasa Ker ditenggoro ring okan
3.2 Keran Berdasark hubungan kondisi fi mengajar, postur tub dari objek 2012. VARIA Faktor P 1. Intens 2. Intens 3. Fisik kelem • Kon • Kon 4. Fakto Respo • Jeni • Usia • Dur • Mas • Bida diaj • Kela • Mer • Kon 5. Postur ngka Konse kan kerangk antara var isik kelas d tingkat ke buh saat me k yang akan ABEL INDE Penyebab Ri sitas suara sitas Kebisin (jumlah mu mbaban udar ndisi fisik ke ndisi lapanga or Karakteri onden: is kelamin a asi mengaja sa mengajar ang studiya arkan as yang diaj rokok nsumsi alkoh r tubuh saat ep ka teori ters riabel indep dan lapang elas ajar, su engajar) den diteliti yait Gamba EPENDEN isiko: ngan Kelas urid, luas, ra) elas an istik ar r ang arkan hol t mengajar sebut, penel penden yan gan, jenis k ubjek ajar, ngan variab tu guru Seko ar 3.2 Kera litian ini m ng (intensita kelamin, us merokok d bel depende olah Dasar angka Kons memfokuskan as suara, k sia, masa m an konsum en yaitu gan Negeri di k sep VA Ga • S • S • R d V n untuk me kebisingan k mengajar, d msi alkohol, ngguan ber kota Depok t ARIABEL D angguan Ber Suara serak Suara hilang Rasa kering ditenggoroka Voice Hand encari kelas, durasi serta rsuara tahun DEPENDEN rsuara: g an dicap Index N
3.3 Hipot Hipotesis 1. Ada h pada g 2. Ada h pada g 3. Ada h guru S 4. Ada h pada g 5. Ada h pada g 6. Ada h pada g 7. Ada h Sekol 8. Ada h pada g 9. Ada h pada g 10. Ada gangg 2012. 11. Ada gangg 2012. 12. Ada h beralk kota D 13. Ada gangg 2012. esis dalam pene hubungan s guru Sekola hubungan s guru Sekola hubungan s Sekolah Da hubungan s guru Sekola hubungan si guru Sekola hubungan s guru Sekola hubungan s lah Dasar N hubungan s guru Sekola hubungan s guru Sekola hubungan guan bersua hubungan guan bersua hubungan s kohol deng Depok tahun hubungan guan bersua elitian ini, a signifikan a ah Dasar Ne ignifikan an ah Dasar Ne signifikan a asar Negeri d signifikan a ah Dasar Ne ignifikan an ah Dasar Ne signifikan a ah Dasar Ne signifikan a Negeri di kot signifikan an ah Dasar Ne signifikan a ah Dasar Ne signifikan ara pada gu signifikan ara pada gu ignifikan an an ganggua n 2012. signifikan ara pada gu dalah: antara inten egeri di kota ntara kebisi egeri di kota antara luas k di kota Dep antara juml egeri di kota ntara kelemb egeri di kota antara jenis egeri di kota antara usia ta Depok ta ntara duras egeri di kota antara masa egeri di kota antara bi uru Sekolah antara tin uru Sekolah ntara kebias an bersuara antara po uru Sekolah sitas suara a Depok tah ingan kelas a Depok tah kelas denga pok tahun 20 lah murid a Depok tah baban udara a Depok tah s kelamin a Depok tah dengan gan ahun 2012. i mengajar a Depok tah a mengajar a Depok tah idang stud h Dasar Ne ngkat kela h Dasar Ne saan merok a pada guru ostur tubuh h Dasar Ne dengan gan hun 2012. dengan ga hun 2012. an ganggua 012. dengan gan hun 2012. a dengan ga hun 2012. dengan gan hun 2012. ngguan ber dengan gan hun 2012. dengan gan hun 2012. di yang di egeri di ko as yang di egeri di ko
kok dan kon u Sekolah D h dalam m egeri di ko ngguan ber angguan ber an bersuara ngguan ber angguan ber ngguan ber rsuara pada ngguan ber ngguan ber iajarkan de ota Depok t iajarkan de ota Depok t nsumsi minu Dasar Nege mengajar de ota Depok t rsuara rsuara pada rsuara rsuara rsuara guru rsuara rsuara engan tahun engan tahun uman eri di engan tahun
3 3 Int Int ke Ko 3.34 Definisi Op 3.4.1 Variabel In Variabel tensitas suara tensitas kebising las
ondisi fisik kelas
perasional ndependen Tingka respon gan • Sem atau • Keb mur di j s Jumlah yang b at kekuatan atau nden ketika men mua suara yang
u berbahaya bag bisingan ini dap rid di kelas seb alan raya. h murid, ventila berkontribusi ter Definisi u kekerasan suara gajar g mengalihkan gi kesehatan dan at bersumber da elah, lapangan, si, kelembaban u rhadap gangguan a yang dihasilka perhatian, meng kegiatan sehari-ari murid di dala dan aktivitas la
udara, dan luas k n bersuara Car an oleh Soun M gganggu -hari. m kelas, alu lintas Soun M kelas Kues Ob ra Ukur nd Level Meter nd Level Meter ioner dan bservasi • M ≥ • K d • L ≥ Kategori < 70 dB ≥ 70 dB < 63 dB ≥ 63 dB Murid: < 33 muri ≥ 33 murid Kelembaban: < 3 an ≥ 35% Luas kelas: < 50 m ≥ 50 m2 Skala Uk Ordina Ordina id 35% m2 Ordina kur al al al
Ko
Us
Jen
Ma
Variabel
ondisi fisik lapan
sia nis kelamin asa mengajar ngan Jumlah berkon Jumlah seseor dilaku pembu Jenis k Laman guru h jumlah pembu h murid, kelemb ntribusi terhadap h tahun kehidup rang dari kelahir ukan, dengan pem
ulatan ke bawah kelamin respond nya waktu sejak hingga pada saat h tahun dengan p ulatan ke bawah
Definisi
baban udara, dan p gangguan bersu
pan yang diperole an sampai denga mbulatan ke atas
bila kurang dari den
tenaga kerja dit penelitian dilak pembulatan ke a bila < 6 bulan n luas lapangan y uara eh atau dilalui an tahun saat pen s bila ≥ 6 bulan d
i 6 bulan
terima bekerja se kukan, dihitung d atas bila ≥ 6 bula
Car yang Kues Ob nelitian dan Ku Ku ebagai dalam an dan Ku ra Ukur ioner dan bservasi • M ≥ • K d • L p uesioner uesioner uesioner Kategori Murid: < 33 muri ≥ 33 murid Kelembaban: < 3 an ≥ 35% Luas lapangan: engukuran < 50 tahun ≥ 50 tahun Laki-laki Wanita < 20 tahun ≥ 20 tahun Skala Uk id 5% Ordina Ordina Nomina Ordina kur al al al al
Du
Su
Ke
Variabel
urasi mengajar
ubjek yang diajar
elas yang diajark
Laman dihitun rkan Mata a dilaku kan Kelas peneli nya responden m ng mulai masuk
ajaran yang diaja ukan penelitian yang diajarkan o tian Definisi mengajar di lokas kerja sampai pu
arkan oleh respo
oleh responden p
si penelitian yan ulang setiap harin
onden pada saat
pada saat dilaku
Car ng nya Ku Ku kan Ku ra Ukur uesioner uesioner G G G G G G uesioner Kategori < 4 jam/hari ≥ 4 jam/hari Guru Kelas Guru Olahraga Guru Agama Guru Bahasa Ingg Guru Bahasa Sun Guru Komputer Kelas 1 Kelas 2 Kelas 3 Kelas 4 Kelas 5 Kelas 6 Kelas 1-6 Skala Uk Ordina gris nda Ordina Ordina kur al al al
Me Ko Po Vo Variabel erokok onsumsi Alkoho ostur Tubuh oice handicap In Respo batang l Respo beralk Posisi ndex Alat u bersua
onden yang mem g per hari. onden yang mem kohol, minimal 1 berdiri atau dud
ukur untuk meng ara
Definisi
miliki kebiasaan m
miliki kebiasaan m gelas per hari. duk selama meng
ukur konsekuen merokok, minim meminum minum gajar. nsi psikososial ga Car mal 1 Ku man Ku Ku angguan Ku ra Ukur uesioner uesioner uesioner uesioner Kategori Ya Tidak Ya Tidak Duduk Berdiri Fungsional (F) Fisik (P) Emosi (E). Skala Uk Ordina Ordina Ordina Ordina kur al al al al