• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pembangkit Listrik tanpa Bahan Bakar Minyak (BBM)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Pembangkit Listrik tanpa Bahan Bakar Minyak (BBM)"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Analisis Pembangkit Listrik tanpa

Bahan Bakar Minyak (BBM)

Hamri(1) dan Zulkifli M.(2) (1)(2) Teknik Mesin, Universitas Muslim Indonesia

e-mail : [email protected]

Abstrak

Roda gaya umumnya digunakan pada mesin (engine), mampu menahan perubahan kecepatan rotasi. Energi mekanik inilah yang akan diubah oleh generator menjadi energi listrik. Pada pembangkit listrik berbasis roda gaya ( flywheell) . Penelitian ini bertujuan Mengidentifikasi karakteristik sumber energi tanpa bahan bakar untuk diggunakan sebagai pembangkit listrik, sebagai solusi tingginya harga listrik untuk, Metode yang dignakan adalah eksprimen, pada mesin (alat) kemudian melakukan pengujian pada beberapa beban roda gaya yang digunakan, input dari PLN menggunakan motor listrik 2 HP menghasilkan output dari generator listrik 2760 watt pada putaran roda gaya 1450 00 Rpm lama siklus kerjanya adalah 45 detik.

Kata Kunci : Listrik tanpa Bahan Bakar

A. PENDAHULUAN

Sejak ditemukannya energi yang modern, yaitu bahan bakar fosil, energi listrik dan nuklir peranan energi terbarukan sangat didambakan , terutama dinegara maju. Namun terjadinya krisis minyak pada

era 1970-an dilanjutkan dengan

meningkatnya kesadaran kelestarian

lingkungan global, potensi energi

terbarukan sebagai sumber energi alternatif kembali mendapat perhatian(Hamri, 2008) Dengan meningkatnya kebutuhan akan energi listrik, pada saat sekarang ini

komsumsi energi listrik sangat

berhubungan langsung dengan tingkat

kehidupan masyarakat serta derajat

industrialisasi suatu negara. Berbagai kegiatan penelitian yang telah dilakukan dalam rangka menghasilkan energi listrik untuk memenuhi kebutuhan, baik industri maupun rumah tangga.

Peningkatan penggunaan energi

listrik dapat dijadikan sebagai indikator meningkatnya kemakmuran suatu

masyarakat. Namun pada waktu yang sama timbul masalah dalam upaya

penyediaannya. Hal ini disebabkan

semakin menipisnya persediaan

minyak bumi di Indonesia.

Perkembangan teknologi dan

perindustrian serta pertumbuhan

penduduk yang pesat membuat kebutuhan akan listrik terus meningkat setiap tahunnya. Dua abad lalu manusia menjadi amat bergantung kepada bahan bakar fosil seperti minyak ,batu bara, dan gas alam untuk menghasilkan energi listrik. Ketika sumber BBM itu mulai menipis (terlihat dari harganya yang

semakin mahal), manusia berusaha

mencari energi alternatif.

Beberapa energi alternatif yang dapat digunakan diantaranya, energi angin, pembangkit microhydro, bahan bakar biodiesel, bioethanol, pembangkit listrik solar cell dan lain – lain. Untuk

mengembangkan salah satu energi

alternatif tersebut, maka dalam hal ini akan dirancang Peningkatan Energi Listrik

(2)

Alternatif dengan memanfaatkan putaran roda gaya.

Putaran roda gaya menyimpan

momen inersia. Saat berputar momen ini akan dikonversi menjadi bentuk energi kinetik. Ketika dibandingkan dengan alat penyimpan energi lainnya (seperti baterai elektromagnet), roda gaya memiliki daya yang tinggi, pengisian energinya lebih besar dan siklus kerjanya bertahan lama. Roda gaya rotor dilengkapi oleh bantalan magnetik non – contact yang menghasilkan kerugian gesek yang rendah. Untuk menyimpan energi kinetik, motor/generator mengubah energi mekanik menjadi energi listrik, begitu sebaliknya

B. METODE PENELITIAN

Pembangkit Listrik Tanpa BBM yang Berbasis gaya flywheel) adalah pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari

roda gaya menghasilkan energi listrik.

Gambar 1. Diagram Pembangkit

Prinsip kerja dari pembangkit listrik seperti pada Gambar 1 adalah bahwa pada saat mau dijalankan saklar Sb yang di off kan dan saklar sa di on kan, . Jadi motor listrik memutar roda gaya(flywheel) dan

roda gayamemutar generator hingga

generator membangkitkan tegangan.

Ketika saklar Sb dibuka dan Sa ditutup maka diharapkan bahwa energi sisa yang tersimpan di roda gaya akan cukup memutar generator sehingga generator

mempunyai tegangan yang cukup untuk mensuplai motor listrik . Motor akan kembali mensuplai roda gaya dengan torsi

yang cukup. Demikian sampai

berlangsung proses pembangkitan listrik yang cukup di generator secara terus menerus dan proses pembangkitan energi mekanik yang cukup di motor inilah yang dinamakan pembangkit listrik tanpa BBM berbasis roda gaya atau flywheel.

1. Energi Kinetik Roda Gaya

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena adanya pergerakan dari suaru benda . Makin besar kecepatan benda bergerak makin besar energi kinetiknya dan semakin besar massa benda yang bergerak makin besar pula energi kinetik yang dihasilkan. Untuk menghitung energi kinetik sebuah benda maka digunakan persamaan :

Ek = ½ I 2 ...1)

Dimana

Ek = Energi Kinetik (J)

I = Momen inersia roda gaya (kg.m2),

ω = kecepatan sudut roda gaya (rad/s)

Roda gaya merupakan benda yang

memiliki massa dan dapat berputar maka dari itu roda gaya memiliki energi kinetik rotasi, selain itu flywheel memiliki kemampuan untuk masih menyimpan energi ketika suplai diputuskan, maka dari itu energi kinetik yang tersimpan tersebut bisa dikonversi menjadi energi listrik. 2. Energi Listrik

Energi listrik adalah energi yang digunakan untuk menghidupkan peralatan-peralatan listrik. Sedangkan daya listrik adalah energi listrik per satuan waktu. Untuk

mengetahui besaran daya listrik maka Roda gaya /flaywhee l Generator Motor Listrik Beban Sumber Listrik PLN Sa Sb

(3)

P= V.I ... (2)

Dimana

P = Daya (W), V = Tegangan (V), I = Arus (A)

Dalam satuan SI satu watt

didefinisikan sebagai satuan yang sama dengan kerja yang dilakukan pada satu joule setiap sekon. Untuk mengkonversi energi mekanik menjadi energi listrik dibutuhkan sebuah peralatan yang disebut dengan generator listrik.

Untuk menghitung moment inertia gaya

Dimana :

M = Massa roda gaya dan R = Jari-jari roda gaya Menghitung torsi roda gaya :

T = I α ………..……..( 4 ) Dimana

I = Momen inertia roda gaya α = Percepatan sudut

3. Komponen Pembangkit Listrik Berbasis

Roda gaya.

Pembangkit listrik Tanpa BBM

berbasis roda gaya terdiri dari : motor listrik , roda gaya, dan generator yang

terkopel satu sama lain dengan

menggunakan transmisi mekanik.

Transmisi mekanik yang digunakan pada pembangkit listrik adalah roda gaya terdiri atas beberapa komponen antara lain : poros, bantalan, sabuk V dan puli. Rangkaian pembangkit listrik ini dapat dilihat pada gambar 2.

Gambar 2. Skema Pembangkit

C. HASIL DAN PEMBAHASAN

Energi Input motor listrik bersumber dari PLN di besarkan oleh roda gaya sehingga mampu menggerakkan sistim output generator. Nilai output lebih besar dari pada input bergantung pada Rpm dan torque roda gaya. Di samping itu energi input juga memiliki T (second) batasan untuk menggerakkan sistem roda gaya mengalami kerugian pada saat pembebanan (Generator) P 1600 watt turun dan

mengalami ke untungan pada saat

pembebanan (Generator) P naik 1600 watt sampai 2700 watt Dari grafik di atas penggunaan P Out sangat berpengaruh pada waktu kerja kemampuan alat tersebut sehingga dapat di simpulkan penggunaan P Out yang besar akan memperpendek kemampuan alat tersebut dalam melakukan siklus kerjanya

Gambar 3. Grafik Hasil pembangkitan

Listrik Sumbe r Beban Flay wheel Motor Listrik Bantala n Sabuk / belt 0 500 1000 1500 2000 2500 3000 1 2 3 4 5 D aya ( W at t)

Grafik Hasil pembangkitan

(4)

D. KESIMPULAN DAN SARAN D.1. Kesimpulan

Dari pengujian, analisis, dan pembahasan

yang telah dilakukan, maka dapat

disimpulkan sebagai Desain sistem alat yang paling bagus dapat di simpulkan dari

pengambilan data hasil analisis

mengunakan input dari PLN menggunakan motor listrik 2 HP menghasilkan output dari generator listrik 2700 watt pada putaran roda gaya 1450 00 Rpm lama siklus kerjanya adalah 45 detik

D.2. Saran

Diperlukan penelitian lanjutan tentang waktu hidup dan mati kinerja alat dalam melakukan siklus kerjanya sesuai dengan rancangan agar bisa stabil sehingga alat tersebut bisa stabil. Untuk pengujian lebih lanjut perlu dilakukan penelitian mengenai analisa dan ujicoba berat roda

gaya, karakteristik kekuatan rangka,

efisiensi sistim penghubung ( pulley dan v

belt)

DAFTAR PUSTAKA

Anggi D. A. (2015). Pemanfaatan WRF-ARW Untuk Simulasi Potensi Angin Sebagai Sumber Energi di Teluk Bone , . Jurnal Material dan Energi

Indonesia , 17-23.

Arif Febriansyah Juwito 1, T. H. (2013). Optimisasi Energi Terbarukan dalam Pembangkitan. JNTETI, Vol. 2, No. 3,

Agustus 2013 , -.

Azly,Rahmad. 2017. Menghitung

ratio,Putaran dan kapasitas.

(http://kumpulan-ilmu-pengetahuan umum.blogspot.co.id/2017/06/menghit

ung-ratio-

putaran-gearbox-dan-kapasitas.html,Diakses pada tanggal 1 November 2017)

Conteh A.Michael, et al. 2016. “Composite

Flywheel Material Design For High-Speed Energy Storage”. Applied

Research and Technology. 14 : 184 –

190

Generator 2017.

(https://id.wikipedia.org/wiki/Generato r_listrik., Diakses pada tanggal 17 Agustus 2017).

Han Yongjie, et al. 2012. “General Design

Method of

Flywheel Rotor for Energy

Conteh A.Michael, et al. 2016. “Composite

Flywheel Material Design For High-Speed Energy Storage”. Applied

Research and Technology. 14 : 184 – 190

Edwaren Liun, S. (2014). Perbandingan Harga Energi Dari Energi Sumber Energi Baru , Jurnal Pengembangan

Energi Nuklir Volume 16, Nomor 2,

119-130.

Generator 2017.

(https://id.wikipedia.org/wiki/Generato r_listrik., Diakses pada tanggal 17 Agustus 2017).

Hamri, dkk, 2018, “Pemanfaatan Minyak jelantah Sebagai Alternatif Bahan Bakar Mesin Diesel” , Makassar Han Yongjie, et al. 2012. “General Design

Method of Flywheel Rotor for EnergyStorage System”.

Energy Procedia. 16 : 359 -364

Kholiq, I. (2015). Pemanfaatan Energi Alternatif Sebagai Energi Terbarukan Untuk Mengdukung Subtitusi BBM BBM. Jurnal IPTEK , 75-91.

Kim. J.Seong, et al. 2014. “Design And

Fabrication Of Hybrid Composite Hubs For A Multi-Rim Flywheel Energy Storage System”. Composite

Structures. 107 : 19 – 29

Muhammad Agus Sahbana1, A. S. (2018).

Pemanfaatan Pembangkit Listrik

Tenaga . Conference on Innovation and

Application of Science and Technology (CIASTECH 2018) , 693-702.

(5)

Energy Generator. International Journal of Scientific and Research Publications, Volume 4, Issue 12, December 2014 1 , 1-4.

Prarit Rajput1, H. U. (2017). Free Energy

Generator. nternational Research

Journal of Engineering and Technology (IRJET) , 1832-1834

Textbook of Machine Design”.

Eurasia Publishing House (PVT) LTD, Rah.

Sarojo, Ganijanti Aby. 2011. “Mekanika

(6)

Gambar

Gambar 1. Diagram Pembangkit
Gambar 3. Grafik Hasil pembangkitan

Referensi

Dokumen terkait

Batubara diperkirakan paling dominan digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik di masa datang. Penggunaan batubara dalam jumlah yang besar akan meningkatkan emisi gas

Batubara diperkirakan paling dominan digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik di masa datang. Penggunaan batubara dalam jumlah yang besar akan meningkatkan emisi gas

Di antara pembangkit listrik yang menggunakan air sebagai sumber energi, pembangkit listrik tenaga pasang surut ( tidal energy ) merupakan salah satu alternatif penggunaan

Potensi harian biomassa di Surabaya sebesar 1245 ton yang keseluruhan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit energi listrik dengan melakukan analisis teknik

Potensi harian biomassa di Surabaya sebesar 1245 ton yang keseluruhan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit energi listrik dengan melakukan analisis teknik

Adanya kebutuhan energi listrik masyarakat yang semakin meningkat, memunculkan gagasan untuk menggunakan ombak laut sebagai sumber energi alternatif pembangkit

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah suatu sistem pembangkit energi listrik dengan cara memanfaatkan aliran dari air yang kemudian dirubah menjadi energi listrik

Pengertian PLTU • Pembangkit Listrik Tenaga Uap PLTU adalah pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari uap untuk menghasilkan energi listrik • Bentuk utama dari pembangkit