• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGADILAN AGAMA LAMONGAN SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN NOMOR : W13-A7/3401/OT.00/SK/12/2020. tentang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGADILAN AGAMA LAMONGAN SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN NOMOR : W13-A7/3401/OT.00/SK/12/2020. tentang"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN NOMOR : W13-A7/3401/OT.00/SK/12/2020

tentang

PENETAPAN REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

Menimbang : 1. bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 3 dan pasal 4 Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Instansi Pemerintah; 2. bahwa dengan berakhirnya masa Rencana Pembangunan Jangka

Menengah (RPJM) Tahun 2015 – 2019, dan dimulainya Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Tahun 2020 – 2024 maka Pengadilan Agama Lamongan perlu menetapkan Indikator Kinerja Utama.

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor :14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung;

2. Undang - undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman;

3. Undang-undang Nomor : 50 Tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor : 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama;

4. Peraturan Pemerintah Nomor : 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;

5. Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan di Pengadilan;

6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/9M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja;

7. Surat Sekretaris Mahkamah Agung Nomor : 933/SEK/OT.01.3/10/2017 tanggal 24 Oktober 2017 tentang

(3)

Review Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama.

Memperhatikan : Hasil Rapat Tim Reviu Indikator Kinerja Utama Pengadilan Agama Lamongan tanggal 29 Desember 2020 tentang Pembahasan Reviu Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengadilan Agama Lamongan.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN TENTANG PENETAPAN REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

PERTAMA : Indikator Kinerja Utama sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini merupakan acuan kinerja yang digunakan oleh Pengadilan Agama Lamongan untuk menetapkan Renstra, Rencana Kinerja Tahunan, Perjanjian Kinerja dan penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) serta melakukan evaluasi pencapaian kinerja.

KEDUA : Bahwa dalam melakukan Reviu Indikator Kinerja Utama bertujuan untuk lebih menyelaraskan isu-isu strategis di Lingkungan MA RI dan Pengadilan Agama Lamongan agar tetap memiliki IKU yang valid dan dapat dipergunakan untuk mengukur kinerja, pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diperbaiki sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Lamongan

pada Tanggal 30 Desember 2020 Ketua Pengadilan Agama Lamongan

Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H. NIP. 196311091991031004

(4)

Lampiran SK tentang Penetapan Reviu Indikator Kinerja Utama Pengadilan Agama Lamongan Nomor : W13-A7/3401/OT.00/SK/12/2020

REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA

PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

NO KINERJA UTAMA INDIKATOR KINERJA PENJELASAN PENANGGUNG

JAWAB SUMBER DATA

1.

Terwujudnya

Proses Peradilan

yang Pasti,

Transparan dan

Akuntabel

a. Persentase Sisa Perkara

Perdata agama yang

diselesaikan

Catatan :

 Surat Edaran Ketua MA RI Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelesaian Perkara di Pengadilan Tingkat Pertama dan Tingkat Banding pada 4 (empat) lingkungan Peradilan.

 Sisa perkara yang diselesaikan = Sisa perkara tahun sebelumnya.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

b.

Persentase Perkara

Perdata agama yang

diselesaikan tepat

waktu

Catatan :

 Jumlah perkara perdata agama yang diselesaikan = Jumlah perkara perdata agama yang diselesaikan pada tahun berjalan.

 Penyelesaian perkara tepat waktu = Perkara perdata agama yang diselesaikan tahun berjalan secara tepat waktu.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

Jumlah Perkara 𝑝𝑒𝑟𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑎𝑔𝑎𝑚𝑎 yang diselesaikan tepat waktu

Jumlah Perkara Perdata agama yang diselesaikan x 100% Jumlah Sisa Perkara 𝑃𝑒𝑟𝑑𝑎𝑡𝑎 𝑎𝑔𝑎𝑚𝑎 yang diselesaikan

Jumlah Sisa Perkara perdata agama yang harus diselesaikan

(5)

c. Persentase Putusan

perkara yang Tidak

Mengajukan Upaya

Hukum Banding

Catatan :

 Upaya hukum = Banding

 Secara hukum semakin sedikit yang mengajukan upaya hukum, maka semakin puas atas putusan pengadilan.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

d. Persentase Putusan

perkara yang Tidak

Mengajukan Upaya

Hukum Kasasi

Jumlah Putusan Perkara yang Tidak Mengajukan Upaya Hukum Jumlah Putusan Perkara

Catatan :

 Upaya hukum = Kasasi.

 Secara hukum semakin sedikit yang mengajukan upaya hukum, maka semakin puas atas putusan pengadilan.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

e. Persentase Putusan

perkara yang Tidak

Mengajukan Upaya

Hukum PK

Jumlah Putusan Perkara yang Tidak Mengajukan Upaya Hukum Jumlah Putusan Perkara

Catatan :

 Upaya hukum = PK.

 Secara hukum semakin sedikit yang mengajukan upaya hukum, maka semakin puas atas putusan pengadilan.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

f. Index Kepuasan pencari

keadilan

Index Kepuasan Pencari Keadilan

Catatan :

- Permen PAN RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survey Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik.

- Nilai persepsi minimal 3,6 dengan nilai konversi interval IKM Index harus ≥ 80 .

Panitera

Laporan

Semesteran dan

Laporan Tahunan

Jumlah Putusan Perkara yang Tidak Mengajukan Upaya Hukum

(6)

2.

Peningkatan

Efektivitas

Pengelolaan

Penyelesaian

Perkara

a. Persentase Salinan

Putusan perkara

perdata yang dikirim

kepada Para Pihak

tepat waktu

Catatan :

SEMA No. 01 Tahun 2011 tentang Perubahan SEMA 02 Tahun 2010 tentang Penyampaian Salinan dan Petikan Putusan.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

b. Persentase Perkara

yang diselesaikan

melalui Mediasi

Catatan :

Perma No.1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

c. Persentase Berkas

Perkara yang

dimohonkan Banding,

Kasasi dan PK yang

diajukan secara

lengkap dan tepat

waktu

Jumlah Berkas Perkara yang dimohonkan Banding, Kasasi dan PK secara lengkap dan tepat waktu

Jumlah Berkas Perkara yang dimohonkan Banding, Kasasi dan PK

Catatan :

Tepat waktu untuk permohonan banding 30 hari, Kasasi 60 hari dan PK 60 hari sesuai dengan buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Peradilan Agama

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

d. Persentase Putusan

Perkara yang menarik

perhatian masyarakat

yang dapat diakses

secara online dalam

waktu 1 hari setelah

Jumlah Putusan Perkara yang menarik perhatian masyarakat yang dapat diakses secara online dalam waktu 1 hari setelah perkara diputus

Jumlah putusan perkara yang menarik perhatian masyarakat

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

x 100%

x 100% Jumlah Salinan Putusan 𝑝𝑒𝑟𝑘𝑎𝑟𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑑𝑎𝑡𝑎 yang dikirim kepada Para Pihak

𝑡𝑒𝑝𝑎𝑡 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢

Jumlah Perkara perdata yang diputus

Jumlah Perkara yang diselesaikan melalui Mediasi Jumlah Perkara yang dilakukan Mediasi x 100%

(7)

perkara diputus

Catatan :

Putusan Perkara yang menarik perhatian masyarakat = Putusan Perkara Ekonomi Syariah.

3.

Meningkatnya

Akses Peradilan

bagi Masyarakat

Miskin dan

Terpinggirkan

a. Persentase Perkara

Prodeo yang

diselesaikan

Catatan :

Perma No. 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

b. Persentase Perkara

yang diselesaikan di

luar Gedung Pengadilan

Catatan :

 Perma No. 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan.

 Di luar gedung pengadilan adalah perkara yang diselesaikan di luar kantor pengadilan (zetting plaatz, sidang keliling maupun gedung-gedung lainnya).

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

c. Persentase Perkara

Permohonan

(Volunteer) Identitas

Hukum

Catatan :

 Perma 1 Tahun 2015 tentang Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama / Mahkamah Syariah dalam rangka Penerbitan Akta Perkawinan, Buku Nikah dan Akta Kelahiran.

 Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor : 3 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pelayanan dan Pemerikasaan Perkara Volunteer Isbat Nikah dalam Pelayanan

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

Jumlah Perkara Prodeo yang diselesaikan

Jumlah Perkara Prodeo x 100%

Jumlah Perkara yang diselesaikan di luar Gedung Pengadilan Jumlah Perkara yang harus diselesaikan di luar

gedung pengadilan

x 100%

Jumlah Perkara (𝑉𝑜𝑙𝑢𝑛𝑡𝑒𝑒𝑟) Identitas Hukum yang diselesaikan

(8)

Terpadu.

 Identitas Hukum : Orang atau Anak yang status hukumnya tidak jelas.

 Sidang Terpadu : Sidang yang melibatkan Pengadilan, Kementerian Agama dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil.

d. Persentase Pencari

Keadilan Golongan

Tertentu yang

Mendapat Layanan

Bantuan Hukum

(Posbakum)

Catatan :

 PERMA No. 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan.

 Golongan tertentu yakni masyarakat miskin dan terpinggirkan (marjinal).

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

4.

Meningkatnya

Kepatuhan

Terhadap Putusan

Pengadilan

Persentase Putusan

Perkara Perdata yang

ditindaklanjuti (dieksekusi)

Jumlah Putusan Perkara Perdata yang ditindaklanjuti

Jumlah Putusan Perkara Perdata yang sudah BHT dan dimohonkan untuk ditindaklanjuti (dieksekusi)

Catatan :

BHT : Berkekuatan Hukum Tetap.

Panitera

Laporan Bulanan

dan

Laporan Tahunan

Jumlah Pencari Keadilan Golongan Tertentu yang

Mendapatkan Layanan Bantuan Hukum Jumlah Pencari Keadilan Golongan Tertentu

x 100%

(9)
(10)

SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

Nomor : W13-A7/3076/HM.02.3/SK/12/2020

TENTANG

TIM REVIU INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PENGADILAN AGAMA LAMONGAN KETUA PENGADILAN AGAMA LAMONGAN

Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka pelaksanaan Penyusunan Reviu Indikator Kinerja Utama pada Pengadilan Agama Lamongan, perlu dibentuk Tim Penyusun Reviu Indikator Kinerja Utama.

2. Bahwa mereka yang namanya tercantum dalam surat keputusan ini dipandang memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai Tim Penyusun Reviu Indikator Kinerja Utama pada Pengadilan Agama Lamongan.

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 3 tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 14 tahun 1985 tentang Mahkamah Agung;

2. Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman; 3. Undang-undang Nomor 50 tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas

Undang-Undang No. 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama;

4. Peraturan Presiden Nomor : 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

6. Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI. Nomor 192/KMA/SK/XI/2016 tentang Penetapan Reviu Indikator Kinerja Utama Mahkamah Agung RI. 7. Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 20a/SEK/SK/IV/2016

tentang Pedoman Evaluasi Akuntabilitas Kinerja di Lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Badan Peradilan Dibawahnya;

(11)

Memperhatikan : Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI. Nomor : 933/SEK/OT.01.3/10/2017 tanggal 24 Oktober 2017 hal Review Indikator Kinerja Utama (IKU) Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama.

MEMUTUSKAN : Menetapkan :

Pertama : Menetapkan Pejabat dibawah ini adalah Tim Reviu Indikator Kinerja Utama pada Pengadilan Agama Lamongan sebagai berikut :

No NAMA/NIP/ PANGKAT/GOL.RUANG JABATAN DALAM DINAS JABATAN DALAM TIM 1 Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H.

NIP. 196311091991031004 Ketua Pengarah

2 Dr. Hsriyatin, S.H., M.Ag. M.H.

NIP. 196602051993031001 Wakil Ketua Ketua Tim 3 Drs. H. Ach. Shofwan MS, S.H., M.A.

NIP. 196302101996031002 Hakim Sekretaris

4 Drs. H. Moh. Fadli, S.H. M.A.

NIP. 195803011984011001 Hakim Anggota

5 Prasetya Puji Raharja,

NIP. 198201082006041001 Sekretaris Koordinator Kesekretariatan 6 Drs. H. Kusnadi NIP. 196108181983031001 Panitera Koordinator Kepaniteraan 7 Tho’at Iman Muttaqin, S.HI. Tenaga

Kontrak Operator Kedua : Surat Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan dengan ketentuan apabila di

kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya;

Ditetapkan di : Lamongan

Pada tanggal : 28 Desember 2020 Ketua,

Dr. H. Moh. Faishol Hasanuddin, S.H., M.H.

(12)

Referensi

Dokumen terkait

Didalam studi literature yang dilakukan oleh Irwanto (2006, P63-64) menyatakan pendapat Larman (1998, P170-187) bahwa Inti dari aktivitas desain pada fase ini pada prinsipnya

Dari permasalahan di atas, penulis berpendapat dan memberikan sebuah solusi dalam membantu menyelesaikan masalah dalam pembelajaran Listening di Kelas VIII-A SMP Negeri 2

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa menurut (Herry, 2015) diantaranya 1) Persepsi siswa terhadap pelajaran, 2) Kondisi fisik dan psikis siswa, 3)

SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI PONTIANAK Nomor W17 U1/10/HK 00 8/1/2021 TENTANG STANDAR PELAYANAN PERADILAN PADA PENGADILAN NEGERI PONTIANAK KETUA PENGADILAN NEGERI

Untuk mendapatkan SDM yang kompeten dengan kriteria obyektif, berintegrasi dan profesional, maka Pengadilan Tinggi Agama Surabaya secara berkelanjutan akan menyelenggarakan

Bahwa untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu 1 (satu) tahun perlu adanya Rencana Kinerja Tahunan yang harus dilaksanakan dalam

Hampir 70 persen dari jumlah kepala keluarga melaporkan pertanian sebagai pekerjaan mereka, sedangkan di antara penduduk quintile termiskin berdasarkan pengeluaran, 92 persen

bahwa pembiayaan untuk perjalanan dinas harus sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi kaidah – kaidah pengelolaan keuangan daerah, maka dipandang perlu melakukan