• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK MENURUT HUKUM ADAT DI KECAMATAN KALIWUNGU PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG TESIS. Oleh :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PELAKSANAAN PENGANGKATAN ANAK MENURUT HUKUM ADAT DI KECAMATAN KALIWUNGU PEMERINTAH KABUPATEN SEMARANG TESIS. Oleh :"

Copied!
93
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel I : Personil yang Terlibat dalam Proses Pengangkatan Anak  Pendidikan
Tabel II : Jumlah Perkara Permohonan yang Masuk ke Pengadilan Negeri  Semarang

Referensi

Dokumen terkait

Akibat hukum dari perbuatan pengangkatan anak pada masyarakat Bali adalah anak yang sudah diangkat tidak mendapat hak waris dari orang tua kandungnya

apabila dalam suatu keluarga yang melakukan pengangkatan anak sudah ada anak kandung, maka hak-hak dan kewajiban-kewjiban itu akan dibebankan kepada semua anak-anaknya baik

Pengangkatan anak adalah suatu perbuatan hukum yang mengalihkan seorang anak dari lingkungan kekuasaan orang tua, wali yang sah, atau orang lain yang bertanggung

Pengangkatan anak yang dilakukan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tidak harus anak laki-laki saja yang dijadikan anak angkat tetapi anak perempuan pun

Anak kandung adalah anak yang lahir dari kandungan ibu dan ayah kandungnya sedangkan anak sah adalah anak.. kandung yang lahir dari perkawinan orang tuanya yang sah menurut

Pengangkatan anak di Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar Bali adalah mengangkat anak yang berasal dari anak saudara sendiri yang oleh orang tua angkat untuk dijadikan anak

Jadi, berdasarkan uraian tersebut diatas, pelaksanaan pengangkatan anak di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat khususnya Desa yang dijadikan sampel penelitian

Pada masyarakat di Kecamatan Mlonggo tidak diadakanya upacara adat dan tidak adanya siar di Kelurahan unsur yang terpenuhi hanyalah kesepakatan antara orang