• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Perbedaan Umpan Dan Waktu Pengoperasian Pancing Perawai (Set Bottom Longline) Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kakap Merah (Lutjanus Spp) Di Sekitar Perairan Jepara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Perbedaan Umpan Dan Waktu Pengoperasian Pancing Perawai (Set Bottom Longline) Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kakap Merah (Lutjanus Spp) Di Sekitar Perairan Jepara"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  4.  Data  hasil  tangkapan  ikan  kakap  merah dengan pancing rawai pada  siang  hari  menggunakan  umpan  udang putih  Trip  Ulangan  (kali)  Waktu  (WIB)  Jumlah (Ekor)  Berat (kg)  2  1  04.00  10  7  2  07.00  7  4  3  10.00  6  3,5  3  4  04.00
Tabel  5.  Data  penelitian  laju  pancing  (hook  rate)  hasil  tangkapan  secara.keseluruhan  perlakuan  data  .penelitian berikut :

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui status keberlanjutan dari upaya pemanfaatan sumber daya ikan kakap merah ( Lutjanus sp.) di Tanjungpandan, dilakukan analisis keberlajutan terhadap kelima

Berdasarkan nit teisebut, maka menjadi hal penting untuk dilakukan kajian ilmiah yang terkait dengan pengaruh perbedaan waktu operasi penangkapan siang dan malam

Berdasarkan hasil penelitian, pancing ulur dengan umpan alami berupa ikan kembung yang dioprasikan pada malam hari dan dilakukan 15 kali penggulangan mendapatkan hasil

Hasil penelitian menunjukkan nilai Hasil tangkapan per upaya penangkapan atau CPUE ( Catch Per Unit Effort ) sumberdaya Kakap merah yang didaratkan di PPN Brondong tahun

penelitian yang dilakukan di kedalaman lebih dari 5 meter, sehingga pengaruh hasil tangkapan ikan karang antara operasi alat tangkap pada siang dan malam hari

Pada umumnya, nelayan bagan tancap di perairan Sungsang melakukan operasi penangkapan ikan mulai jam 21.00-06.00 WIB dengan jumlah hauling antara 7-12 kali per trip (dalam 1