IbM BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG
Adhi Kusmantoro, Agus Nuwolo
IbM
BAGT
GURU
DAN
SISWA SMU
SETIA BUDI SEMARANG
Adhi
Kusmantoro, AgusNuwolo
Universitas PGRI Semarang
Abstract
In
theindustrial world
there are some systems used to operate the electromagneticcontrol
system,including
the
operating
systemmanually,
semi-automatic and automatic. The purpose of community servicein
high school Semarang SetiaBudi
is
to provide the ability
to
use soffiuareEKTS
and add
lwtowledgeor
insight electricalcontrol
engineering in emerging industries and widely used. The methodof implementation of
program
activities Science and Technologyfor
Society (IbM)is
the
methodof
training
is
divided into
three
stages,namely
the
theoreticaltraining, training
in
the
use softawreEKTS
and someelectric motor controller
design
and
evaluationphase
in
activity
beginning
to
end.In
the high
schoolcommunity service activities
in
SetiaBudi
Semarang has made start-stop control, sequential motor controllers, and controllers reverse rotation of electric motors.Keywords: EKTS,
Electric
Motor, Magnetic contactorAbstrak
Dalam dunia
industri
ada beberapasistem yang digunakan dalam mengoperasikan sistem pengendalielektromagnetik, antara lain sistem pengoperasian secara manual,semi
otomatisdan otomatis.Tujuan pengabdian masyarakatdi
SMU
Setia Budi
Semarang adalah untuk memberikan kemampuan penggunaan software
EKTS
dan menambah pengetahuan atau wawasanteknik
pengendalilistrik
di
industri
yang sedang berkembang dan banyak dipakai. Metode pelaksanaan kegiatan programIptek bagi Masyarakat
(IbM)
yang digunakan adalah metode pelatihan yang dibagidalam
tiga
tahap,yaitu
pelatihan secarateori,
pelatihan menggunakan softawreEKTS
dan beberapa rancangan pengendali motorlistrik,
dan tahap evaluasi dalamkegiatan
awal
sampai denganakhir. Dalam
kegiatan pengabdian masyarakat diSMU
SetiaBudi
Semarang telahdibuat
pengendali start stop, pengendali motorberurutan, dan pengendali membalik putaran motor
listrik.
Kata
Kunci
: EKTS, motorlistrik,
kontaktor magnetA.
PENDAHULUAN
Dunia
pendidikan sangat
besarperanannya
dalam
meningkatkan
SumberDaya
Manusia
(SDM)
yang
potensial.Kemajuan
suatu
negara
jugu
sangatVOLUME 07 NOMOROl MARET2016 negara
itu
sendiri. Industri merupakan suatutempat proses dalam menghasilkan
barang-barang
yang
berguna
bagi
kebutuhanmanusia. Semakin
berkembang
peralatanyang
ditemukan
makasemakin
komplekspula
akan
kebutuhan
manusia. Listrik
merupakan
sumber
utama
dalammengoperasikan
sistem tersebut.
Dalamdunia industri ada
beberapasistem yangdigunakan
dalam
mengoperasikan sistempengendali elektromagnetik, antara
lain sistem pengoperasian secaramanual,
semiotomatis dan otomatis.
Dalamperkembangannya
sistem manual
sudahmulai
tergantikan
dengansistem otomatis,hal
ini
disebabkanoleh
adanya
alat
yangdapat
mengendalikan
suatu
proses
kerjadengan
menggunakan
sistem
komputer. Secaraumum,
sistem pengendalian secara manual tidak dapat dihindarkan sebab masih ada motor yang dioperasikan secara manual sesuai dengan operasi kerjanya.Di
lingkungan
sekolahyang
belummengenal
sistem
kerja
industri
danbagaimana
cara
kerja
suatu pfoses
dalamindustri
itu
sendiri akan lebih baikjika
siswaitu
sudah diajarkan atau dikenalkan terlebihdahulu mengenai sistem kerja industri dalam
bentuk
simulasi
yang
nantinya
akanmembantu
siswa dalam
mempelajari
danmengembangkan pengetahuan
tersebut.Dalam praktiknya,
tidak
semua siswa dapatsecara
terampil dalam
mengoperasikansistem pengendali
elektromagnetik.
Adabeberapa
hal
penting yang
dapat dijadikanmenjadi
keunggulan
dari
penggunaan soffiuare EKTS, antara lain:1.
Dapat
mendesaindan
mensimulasikan sistem pengendali elektromagnetik.2.
Dapat
bereksperimen
dengan
sistemkontrol
menggunakan bermacam relay,kontaktor,
timer,
switch,
motor,
dan bahkan konfi gurasi elevator.3.
Software
ini
juga
dapat
membantumenunjukkan kesalahan-kesalahan pada
desain
yang
kita
buat
setelah
kita
lalnrkan simulasi.
4.
Hasil
desainnyaberupa
gambar, dapatlangsung dicetaUprint, atau
disimpan dalambenirkfilejpg,
gif,
png, dan bmp.Hal
inilah
yang
mempengaruhipemanfaatan kemampuan
teknologiinformasi
melalui
penggunaan
softwareEKTS
dalam
mempermudah pemahamansiswapada
kompetensi
mengoperasikansistem
pengendali
elektromagnetik.Permasalahan
yang
dihadapi
mitra
antaraIbM BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG
Adhi Kusmantoro, Agus Nuwolo
1.
Pemahaman
guru dan
siswapemanfaatan
pengendaii
listrik
di industri masih rendah.2.
Guru dan siswa
mengalami
kesulitandalam
menemukan
cara
kerja
danpermasalahan
yang
ada pada
sistempengendalian elektomagnetik
secara teori.3.
Guru
dan siswa cenderungtakut
dalammengoperasikan
sistem
pengendalielektromagnetik
dalam
praktiknyadengan alasan keselamatan
4.
Tidak
tersedianyamedia
pembelajaranyang
dapatmembantu
siswa
dalammemahami
sistem
pengendalielektromagnetik.
Pengabdian
Masyarakat
yang dilaksanakandi
SMU
SetiaBudi
Semarangmenawarkan
solusi
yang
dilaksanakansecara bertahap. Tahapan
solusi
yang ditawarkan sebagaiberikut
:l.
Pengetahuan
atau
wawasan
teknikpengendali
listrik
di
industri
yangsedang
berkembang
dan
banyak dipakai.Pengetahuan
tentang
simulatorpengendali
listrik
menggunakan komputer.Pengetahuan
dan
pengenalan softwareEKTS.
4. Pelatihan
pembuatan
programmenggunakan EKTS.
5.
Monitoring
terhadap pelaksanaan danhasil
seluruh kegiatan
pengabdianmasyarakat.
EKTS (Electrical
ControlTechniques Simulator) merupakan salah satu
simulator yang digunakan
untuk
mendesaindan
menganalisasuatu sistem
pengendali instalasi tenagalistrik
terutama motorlistrik.
Simulator
ini
sangat
populer
dikalangandunia
pendidikanbaik
menengah kejuruanhingga perguruan
tinggi
terutama
yangmempelajari sistem
pengendalian.
EKTSsendiri
sebenarnya
sudah
dipublikasikanpada
tahun 2005 yang
lalu
tetapi
masihsangat membantu untuk mempelajari sistem
pengendali
terutama instalasi
motorlistrik. Simulator buatan Hasan
Erdal
danVepa
Halliyev
dapat memberikan gambarannyata
dari
suatu sistem, sehingga
kita
dengan mudah untuk mendesain sistem serta
menganalisa
respon
tiap-tiap
komponensecara nyata atau real
time. EKTS memiliki
fungsi yang sama dengan software simulasi
sebelumnya
yaitu
ESSyang
berfungsi sebagai simulator untuk pengendali instalasimotor listrik. Hanya saja,
padaEKTS dimungkinkan untuk membuat sistem instalasi pengendali jauh lebih komplek.
2.
VOLUME 07 NOMOROl MARET2O16
B.
PELAKSANAAN DAN METODE
Seiring
berkembangnya
teknologi terutamateknologi
bidang
Teknik
Elektro(Electrical
and
Electronics
Engineering)maka solusi
yang
ditawarkan
dalamkegiatan
ini
adalah
meningkatkan pemahamanmelalui
penggunaan simulatorEKTS.
Metode
pelaksanaan
kegiatanprogram
Iptek
bagi Masyarakat(IbM)
yangdigunakan adalah metode pelatihan. Dalam
pelaksanaan dengan metode pelatihan dibagi
dalam tiga tahap, yaitu:
1.
Tahap pertama adalahpelatihan
secarateori
tentang
tata
cara atau
langkah-langkah
dalam
membuat
programdengan
EKTS
dan
melalcukan simulasiprogram
yang telah
dibuat.
Selamakegiatan
juga
dilakukan
Tanya
jawabantara
pemberi
materi
dan
peserta pelatihan.2-
Tahap kedua
adalah
pelatihanmenggunakan
software
EKTS
danmelalrukan
beberapa rancangan
atausimulai
pengendalimotor
listrik,
yaitu pengendali start stop, pengendali motorlistrik
berurutan,
dan
pengendalimembalik
putaran
motor
listrik.
Caramenggunakan
software
EKTS
adalahsebagai berikut:
a.
Instal softwareEKTS
1.0.3Welc-om€ to the EKTS Satup Wizard
Gambarl.Setup window.
Untuk
memakai software
simulatorEKTS,
software
ini
harus
diinstal
kedalam
komputer.
Dalam
menginstaldengan
menjalankan
fileseitp.exe
dengan
membutuhkan
microsoft.NETframework pada komputer
yangakan digunakandan menentukan lokasi
setup
program
EKTS.
Untuk
menjalankan
program
EKTS
yaitudengan
mengklik
icon
EKTS
padadesktop pengguna
atau
program
dimenu
starttempat
setup
programdiinstal. Gambar di
atasmemperlihatkan
tampilan
awal
padaIbM BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG
Adhi Kusmantoro, Agus Nuwolo
b.
Membuka programGambar 2. Membuka program EKTS
Gambar 3.Us er interfoce
EKTS
terdiri
dari jendela
utamayang
digunakan
untuk
menggambarrangkaian
listrik
dan
jendela libraryl
perpustakaan
berisi
komponen-komponen
rangkaian dan panel
untukmelihat
komponenyang
dipilih.
Untuk
menambahkan elemen ke jendela utama maka
klik
ganda pada nama komponen.Main Vvindow l*ihrary
l^findow
Tool Bar Dssign Panel
I
T
1
+
lements _:l
3 polc doublc strtc swich I
- 3 pole singla st.t6 swich I
Lapm I
Normally Closcd Coht.ct I
Normally ClosGd Trrclc Cont I
Normally Opcn Contact
I
, Normally Opcn Tripl6 Conti : Fetay
Beverse Time Flelay Start Button St6rt Stop Button
-t
I*
Edit t* Window Heb&
IE-DIII{IAS
J U RII AL P EI16A8D A N K EF ADA II ISI ARAX AT
VOLUME 07 NOMOROl MARET2Ol8
Pada
Tool
bar
terdapattombol
untuk membukafile
baru
denganklik
padatombol
newfile
dan untuk
membukaJileyang
sudah disimpan
klik
tombolopen
file.Untttk
menambahkan elemenke
panel
dengan
cara
memilih
komponen
dari
jendela
library
dandouble
klik
pada komponen
yangakan
dipilih.
Untuk
memindahkankomponen
dengan
caramenahanUntuk
menghapus
komponendengan
cara
memilih
komponen
danklik kiri
pada komponen, kemudianklik
delete yang terletak pada
tool bar
ata:umenekan delete
key
pada
keyboardkomputer.
Untuk
menghubungkanrangkaian
dengancara
klik kiri
padabeberapa saat
klik
kiri
pada komponen yang mau dipindahkan,tarik
komponenke
posisi tujuan
dan
lepaskan.Untuk
memberi
namapada
setiap komponendengan
cara mengklik
label
yangterletak
diatas komponen dan memberinama pada komponen tersebut.
Untuk
memutar
posisi
komponen dengan caramengklik
kanan komponen
kemudianpilih
sudut rotasi dari menu konteks.titik
sambungan
warna merah
dan menahannya, kemudian arahkanke
titk
lain
sampai
muncul
titik
biru
danlepaskan.
Garis
sambungan
dapatdipindahkan secara
horizontal
atauvertikal.
Untuk
menghapus
garis sambungan dengan caraklik
kiri
pada Gambar 4. Mengubah posisi komponen.I
I
lffiffi
rc
File Edit wirtdo6,
nsr
IbM BAGI GURU DAI\ SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG
Adhi Kusmantoro, Agus Nuwolo
jalwl
garis
sambungan sampai munculwarna merah kemudian
klk
deleteyang
3.
Tahap
ketiga
merupakan
tahap evaluasi dalam kegiatan awal sampai denganakhir.
Pada tahapini
kriteria
keberhasilan
diukur
denganmeningkatnya kemampuan membuat
program simulator
listrik.
C.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada
pelatihan
ini
dilakukanperancangan
program
mulai dari
program dasarsampai
denganprogram
yang
lebihrumit.
Pada tahappertama
ini
dibuat
duaprogram simulasi EKTSyaitu:
1.
Rangkaian dasar simulasi.terletak
pada
tool
bar
atau
tekandel et ekey pada keyb o ard komputer.
2.
Rangkaian simulasi
start stop
motorlistrik.
Dalam
rangkaian
dasar
simulasidijelaskan
komponen-komponen
yangdigunakan
untuk
membuat
rangkaianpengendali,
yaitu
tombol
start
dan
stop,kontaktor
atar relay, timer, MCCB,
MCB,
kabel atau
konektor,
piiot
lamp,
selektorswitch
dan
motor
listrik.
Rangkaian dasarpengendali
yang
digunakan
adalahrangkaian
start
dan
stop.
Rangkaianstartstop
motor
listrik
merupakan rangkaianpengendali
yang
digunakan
untuk menghidupkan dan mematikanmotor
listrik
B-DI,4trAS
EDtruTI0I{ . PEJ',EABDI/I Y EEPADA TIASTARIJEA?
IURNAL P Ef;G ABDUll XEPADA t tAS;y AeAt(AT
VOLUIIIE 07 NOMORO1 MARET2O'6
dari
jarak
tertentu. Rangkaian pengendaliini
banyak
digunakanbaik
dalam industri
dandunia usaha pada umumnya, sehingga dalam
pelatihan
ini
sangatpenting
untuk
dibahaslebih
dahulu. Programsimulasi
pengendalimotor
listrik
start stop
diperlihatkan
padagambar
di
bawahini.
Pada tahapini
hasil rancangandiuji
dengan melakukan simulasi.Untuk
menjalankan
simulasi klik
Runpada
tool
bar.
Jika
terdapat
masalahdengan
rangkaian
yang telah
dibuat,program akan memberikan pesan kesalahan. Setelah
program
tidak
memberikan
pesan kesalahan pada saat mode run,maka tombolstartdapat langsung
ditekan
dan
untuk menghentikanklik
tombolsrop. Pada tahapkedua dilakukan pengembangan pembuatan
simulasi pengendali
motor
listrik
berurutan, pembuatan simulasi pengendali motorlistrik
berurutan
dengan pewaktu,
pembuatansimulasi pengendali
start
deltamotor
listrik
tiga
fasa, dan pembuatan pengendali motorlistrik
secara bergantian.Model
pengendalimotor
lisrik
berurutan banyak
digunakanindustri
pada
prosesproduksi dan
modelpengendali
secara
bergantian
banyakdigunakan
untuk
mengoperasikan
mesinproduksi
secara bergantian. Pengendali stardelta
juga
banyak
digunakan
untukmemperkecil
arus
stort
motor
listrik,
sehingga
kerugian
daya
listrik
dapat berkurang.t:iir Eriil !.rtiil{ir,$ t-+r:\C a
- * *:1'
#
ffieW p'
#'# Wir
t
PENGENDALI STAFT STOP
RST
&
?t? N?l
s-ioP srAfiT ,{ ' Ki :r __+ b
*++
(+l
iri
)-ili
l{,
1IbM BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG
Adhi Kusmantoro, Agus Nuwolo
Gambar
7.
Program simulasi pengendali motorlistrik
berurutanPENAENDALI I.,lEI/lBALIK PUTARA'"I MATCR
Gambar 8. Program membalik putaran motor
listrik
Pada tahap ketiga atau
tahap
melakukan
perancangan
pengendalievaluasi,
guru dan siswa
SMU
SetiaBudi
membalik putaran
motor
listrik
danSemarang
diberikan
kesempatan
untuk
perancangan
pengendali
motor
listrik
.i-tjn,
:uit.
Jt"
i=+-..1-.-+- '!.t-L .i.!'i TTT *-rt *-'F-'F
iiiii"iii'
r';i
oi,
,il
I+l
l.+J
til
lr-l \r'J lr-.1'.J
B.DIi[#e,S
SIUCA ?I0il . P0.!&38riArv X&Prt&l !ti$f.d&4&{?
)URN AL PEIIGABOIAII KEP ADA I{ASY ARAKAT
VOLUME 07 NOMOROl MARET2016
bergantian
dengan pewaktu.
Programmembalik putaran
motor
listrik
banyakdigunakan
untuk
membalik
putarankonveyor atau mesin produksi lainnya.
Kegiatan
pengabdian
masyarakat daiam bentuk pelatihanini
membantu pihakSMU
Setia
Budi
Semarang
dalammeningkatkan
pemahaman
dan
manfaatpengendali
listrik
di
industri:
lang
dalampelaksanaan
pengabdian
masyarakatberjalan dengan lancar
dihadiri
guru dan duapuluh siswa selama dua hari.
Gambar 9. Penjelasan materi pelatihan
Sebelum penjelasan materi pelatihan,
tim
pengabdian masyarakatTeknik
ElektroUniversitas
PGRI
Semarang menjelaskankompetensi
program
studi Teknik
Elektroserta
tujuan
dari
pelaksanaan pengabdianmasyarakat, yang
di
hadiri
guru dan
siswaSMU
Setia
Budi
Semarang.Penjelasanmateri
dilalcukan denganteori dan
proses pembuatan simulasi menggunakan softwareEKTS.
Gambar
10.
Penjelasan simulator EKTSD.
PENUTUP
Simpulan
Kegiatan pelatihan
perancangan pengendali dengan softwareEKTS
di
SMU SetiaBudi
Semarang membantuguru
dan siswa dalam meningkatkan pemahaman dan manfaat pengendalilistrik di
industri. Selainitu
munculnya
keinginan
dari
para
gurupeserta pelatihan
untuk
diadakannya pelatihan elektronika pada tahun berikutnya. SaranPerlu ditingkatkan
kerja
sama arttaraprogram
studi Teknik Elektro
UniversitasIbM BAGI GURU DAN SISWA SMU SETIA BUDI SEMARANG
Adhi Kusmantoro, Agus Nuwolo
yang
mempunyaiprogram studi
listrik
danelektronika
serta
sangat
pentingnyamemperluas
kerja
sama
dengan kalanganindustri,
sehingga perkembangan teknologidapat
diikuti.
E.
DAFTARPUSTAKA
Badan
Standarisasi
Nasional.
2000.Peraturan Umum Instalasi Listrik
2 000(PWL
2 000). lakarta.Fakhrizal,
Reza. 2007.
Aplikasi
Programmable
Logic
Controller
(PLC)
pada
Pengasutan
danProteksi
Bintang
(Y)-Segitiga
(/)
Motor
Indul<si Tiga Fasa. Penelitian(Tidak
diterbitkan).
Semarang:Universitas Diponegoro.
Hidayat, Rahmad. 2011. Pengasutan
Motor
Induksi
3
Fasa. Diunduh
melaluihttp : /hengasutanmotorinduksi3
-fasa.html.
PPPTK,
VEDC. 2008. Mesin
Listrik.
Jakarta:
Departemen
Pendidikan Nasional.Schneider.
2005.
Zelio-Logic
Smart
Relay (catalogue).Siswoyo. 2008. Tel*tik
Listrik
Industri
Jilid
2.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.Sumardjati,
Prih dkk.
2008.
TelcnikPemanfoatan Tenaga
Listrik
Jilid
3.Jakarta:
Departemen
Pendidikan Nasional.Wicaksono,
H.
2009. ProgrammableLogic
Control
(Teori,
Pemograman
danAplikasinyadalam Otomasi
Sistem).