• Tidak ada hasil yang ditemukan

Desain Interior "The Ship Billiard Bali" dengan Konsep Wisata Keluarga Bernuansa Kontemporer Tradisional Bali

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Desain Interior "The Ship Billiard Bali" dengan Konsep Wisata Keluarga Bernuansa Kontemporer Tradisional Bali"

Copied!
265
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Tjok Gede Aditya Budhi Kurniawan
  • Pengajar:
    • Anggri Indraprasti, S.Sn., M.Ds.
  • Sekolah: Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Mata Pelajaran: Desain Interior
  • Topik: Desain Interior "The Ship Billiard Bali" Dengan Konsep Wisata Keluarga Bernuansa Kontemporer Tradisional Bali
  • Tipe: Tugas Akhir
  • Tahun: 2017
  • Kota: Surabaya

I. PENDAHULUAN

Bab ini memberikan gambaran umum tentang latar belakang pentingnya desain interior dalam konteks pariwisata di Bali, khususnya di 'The Ship Billiard Bali'. Penelitian ini berfokus pada penggabungan elemen kontemporer dan tradisional Bali untuk menciptakan suasana yang ramah keluarga. Tujuan utama dari desain ini adalah untuk meningkatkan daya tarik tempat tersebut sebagai destinasi wisata keluarga dan mengubah persepsi negatif tentang tempat billiard.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang menjelaskan bahwa Bali adalah tujuan wisata yang terkenal, namun banyak tempat hiburan yang kurang menonjolkan kebudayaan Bali. Penelitian ini berupaya untuk mengatasi masalah ini dengan merancang interior 'The Ship Billiard Bali' untuk menarik pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk keluarga, dengan mengintegrasikan elemen budaya lokal.

1.2 Definisi Judul

Definisi judul menjelaskan makna dari istilah-istilah yang digunakan dalam penelitian ini, seperti desain interior, 'The Ship Billiard & Entertainment Bali', dan konsep wisata keluarga. Penjelasan ini penting untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang fokus penelitian dan konteks budaya yang diangkat.

1.3 Tujuan dan Manfaat

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendukung pelestarian kebudayaan Bali dan menciptakan tempat billiard yang ramah keluarga. Manfaatnya mencakup peningkatan pengetahuan mahasiswa tentang desain interior, penyediaan alternatif desain bagi 'The Ship Billiard', dan penciptaan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung.

1.4 Permasalahan

Identifikasi masalah mencakup kurangnya elemen kebudayaan dalam desain tempat hiburan di Bali, serta persepsi negatif yang melekat pada tempat billiard. Penelitian ini berfokus pada solusi desain yang dapat mengatasi masalah ini dengan menciptakan suasana yang lebih positif dan menarik.

1.5 Lingkup Desain

Lingkup desain mencakup analisis kondisi fisik bangunan, kegiatan pengunjung, dan elemen interior yang mendukung desain. Fokusnya adalah pada area bermain billiard, VIP Room, serta bar dan café, dengan tujuan untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung.

1.6 Metode Desain

Metode desain yang digunakan meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis kondisi eksisting, serta pengembangan konsep desain. Pendekatan ini bertujuan untuk menghasilkan desain yang tidak hanya menarik tetapi juga mencerminkan kebudayaan Bali.

1.7 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan memberikan struktur yang jelas untuk laporan ini, dengan membagi isi menjadi beberapa bab yang mencakup pendahuluan, kajian pustaka, metodologi desain, analisis data, proses dan hasil desain, serta kesimpulan dan saran.

II. KAJIAN PUSTAKA

Bab ini membahas berbagai aspek yang relevan dengan desain interior 'The Ship Billiard Bali', termasuk sejarah dan karakteristik permainan billiard, serta kajian tentang desain kontemporer dan tradisional Bali. Ini memberikan landasan teoritis yang kuat untuk pengembangan desain.

2.1 Kajian Billiard

Kajian ini menjelaskan sejarah singkat billiard dan perkembangan permainan ini di Indonesia. Pengetahuan tentang sejarah ini penting untuk memahami bagaimana billiard dapat diposisikan dalam konteks sosial dan budaya saat ini.

2.2 Kajian Kontemporer

Kajian ini membahas tentang desain kontemporer, karakteristiknya, dan bagaimana elemen-elemen ini dapat diintegrasikan ke dalam desain interior. Pemahaman tentang desain kontemporer sangat penting dalam menciptakan ruang yang menarik dan fungsional.

2.3 Kajian Tradisional Bali

Kajian ini meneliti elemen-elemen tradisional Bali yang dapat diterapkan dalam desain interior. Memahami ciri-ciri arsitektur dan budaya Bali akan membantu dalam menciptakan suasana yang otentik dan menarik bagi pengunjung.

2.4 Studi Khusus

Studi ini mencakup analisis tentang pencahayaan dan warna yang tepat untuk menciptakan suasana yang diinginkan dalam ruang billiard. Pencahayaan yang baik dan penggunaan warna yang tepat dapat meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pengunjung.

2.5 Studi Anthropometri

Studi ini membahas tentang ergonomi dan desain ruang yang nyaman bagi pengguna. Memahami aspek ergonomi penting untuk memastikan bahwa ruang billiard dapat digunakan dengan nyaman oleh semua kalangan, termasuk anak-anak dan orang dewasa.

2.6 Studi Eksisting

Studi ini menganalisis kondisi eksisting dari 'The Ship Billiard Bali', termasuk fasilitas yang ada dan bagaimana pengunjung berinteraksi dengan ruang. Analisis ini memberikan wawasan tentang apa yang perlu diperbaiki dalam desain baru.

III. METODELOGI DESAIN

Bab ini menjelaskan langkah-langkah yang diambil dalam merancang interior 'The Ship Billiard Bali'. Metodologi ini mencakup pengumpulan data, analisis, dan pengembangan konsep desain yang sesuai dengan tujuan penelitian.

3.1 Alur Metodologi Desain

Alur metodologi desain memberikan gambaran umum tentang proses yang dilalui, mulai dari pengumpulan data hingga penerapan desain. Ini penting untuk memastikan bahwa setiap langkah dalam proses desain dilakukan secara sistematis.

3.2 Tahap Pengumpulan Data

Tahap ini mencakup pengumpulan data primer dan sekunder untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam proses desain. Data primer diperoleh melalui survei lapangan, sementara data sekunder diambil dari literatur yang relevan.

3.3 Tahap Analisa Data

Analisis data dilakukan untuk memahami kondisi eksisting dan kebutuhan pengunjung. Melalui analisis ini, desainer dapat mengidentifikasi masalah yang ada dan merumuskan solusi yang tepat.

IV. ANALISA DATA

Bab ini menyajikan hasil analisis dari data yang telah dikumpulkan. Ini mencakup analisis kondisi fisik ruang, perilaku pengunjung, dan kebutuhan ruang yang diperlukan untuk menciptakan pengalaman yang optimal.

4.1 Data

Bagian ini menyajikan data yang telah dikumpulkan dari survei dan observasi. Data ini menjadi dasar untuk analisis lebih lanjut dan pengembangan desain.

4.2 Data Analisa Hasil Observasi Objek

Analisis ini fokus pada kondisi fisik ruang dan bagaimana pengunjung berinteraksi dengan ruang tersebut. Memahami interaksi ini penting untuk merancang ruang yang lebih baik.

4.3 Data Analisa Hasil Kuisioner Konsumen

Analisis ini memberikan wawasan tentang preferensi dan harapan pengunjung. Dengan memahami apa yang diinginkan pengunjung, desainer dapat menciptakan ruang yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

V. PROSES DAN HASIL DESAIN

Bab ini menjelaskan proses penerapan konsep desain ke dalam objek desain, termasuk layout ruang, visualisasi 3D, dan detail furnitur. Ini memberikan gambaran tentang bagaimana desain baru akan terlihat dan berfungsi.

5.1 Alternatif Layout

Bagian ini menyajikan beberapa alternatif layout yang dipertimbangkan dalam proses desain. Alternatif layout ini penting untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan sebelum memilih desain akhir.

5.2 Visualisasi 3D

Visualisasi 3D memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana ruang akan terlihat setelah desain diterapkan. Ini membantu dalam memahami proporsi dan skala dari elemen-elemen yang ada.

5.3 Detail Furnitur dan Elemen Estetis

Detail ini mencakup pemilihan furnitur dan elemen estetis lainnya yang akan digunakan dalam desain. Pemilihan ini penting untuk menciptakan suasana yang diinginkan dan memastikan kenyamanan pengunjung.

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini merangkum hasil dari penelitian dan memberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut. Kesimpulan ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi desainer dan pengelola 'The Ship Billiard Bali'.

6.1 Kesimpulan

Kesimpulan menyajikan ringkasan dari hasil penelitian dan bagaimana desain baru dapat memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Ini menekankan pentingnya integrasi elemen tradisional dan kontemporer dalam desain.

6.2 Saran

Saran ini mencakup rekomendasi untuk pengelola 'The Ship Billiard Bali' dalam menerapkan desain baru dan menjaga keberlanjutan konsep yang telah dikembangkan. Ini penting untuk memastikan bahwa ruang tetap relevan dan menarik bagi pengunjung.

Referensi Dokumen

  • Billiard dan Snooker ( R. Holt )
  • Mengenal Sejarah Bola Sodok ( A. Ahira )
  • Arsitektur Kebudayaan Bali Kuno ( N. K. A. Dwijendra )
  • Ornamen Nusantara (Kajian Khusus tentang Ornamen Indonesia) ( M. S. Drs. Aryo Sunaryo )
  • Arsitektur Tradisional Daerah Bali ( I. I. N. Gelebet )

Gambar

Gambar 2. 42 Contoh Warna Khas Tradisional Bali : Kain Batik Penari Bali
Tabel 2. 1 Skala Temperatur Warna.
Tabel 2. 3 Hasil Analisa Studi Ergonomi Antrhopometri Area Billiard.  No.  Parameter  Gambar  Ukuran
Tabel 2. 4 Hasil Analisa Studi Ergonomi Antrhopometri Area Cafe.  No.  Parameter  Gambar  Ukuran
+7

Referensi

Dokumen terkait