• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

1

BUKU PEDOMAN

PROGRAM PENELITIAN

LP2M UIN WALISONGO TAHUN 2015 (KOMPETITIF DOSEN, KOMPETITIF PAR, KOMPETITIF KOLABORATIF DOSEN DAN

MAHASISWA)

LEMBAGA PENELITIAN DAN

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

(LP2M)

UIN WALISONGO SEMARANG

TAHUN 2015

(2)

2

PEDOMAN PROGRAM PENELITIAN LP2M UIN WALISONGO TAHUN 2015 (KOMPETITIF DOSEN, KOMPETITIF PAR, KOMPETITIF KOLABORATIF DOSEN DAN

MAHASISWA) A. GAMBARAN UMUM PROGRAM

Program Penelitian kompetitif dosen dan Penelitian kompetitif kolaboratif dosen dan mahasiswa adalah program bantuan dana yang diberikan secara kompetitif dan selektif oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo kepada dosen dan kolaboratif dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian yang menghasilkan penelitian yang bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat.

Program ini merupakan bentuk dukungan institusional dan finansial UIN Walisongo terhadap peningkatan dan penjaminan mutu proses dan hasil penelitian dosen dan penelitian kolaboratif dosen dan mahasiswa. Karena itu, LP2M UIN Walisongo sangat memberikan apresiasi yang tinggi terhadap hasil penelitian yang bermutu, mampu memberikan jalan keluar terbaik atas persoalan masyarakat dan menawarkan rumusan-rumusan nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta mengokohkan kearifan lokal (local wisdom) yang bermanfaat dalam menciptakan kehidupan yang berkeadaban, berkeadilan dan berkesetaraan.

(3)

3

Komitmen LP2M UIN Walisongo dalam menjamin proses dan hasil penelitian tersebut merupakan kontribusi nyata UIN Walisongo sebagai lembaga Pendidikan Tinggi Islam dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, pemajuan kehidupan yang berkeadaban, berkeadilan dan berkesetaraan, serta merupakan cara yang elegan bagi intelektual muslim dalam menghidupkan kembali ilmu pengetahuan dan keagamaan dalam arti yang sebenarnya di tengah-tengah peradaban manusia dewasa ini.

B. ARAH PENELITIAN UIN WALISONGO TAHUN 2015

Program Penelitian kompetitif dosen, penelitian kompetitif PAR, penelitian kompetitif kolaboratif dosen dan mahasiswa LP2M UIN Walisongo tahun 2015 ini diarahkan untuk menghasilkan penelitian yang memiliki arah dan kualifikasi sebagai berikut :

1. Memperkuat paradigma keilmuan UIN Walisongo, yakni kesatuan ilmu pengetahuan (wahdatul ulum/unity of sciences), dengan strategi humanisasi ilmu-ilmu keislaman, spiritualisasi ilmu-ilmu modern, dan revitalisasi kearifan lokal.

2. Memberikan sumbangan yang berarti dan bermanfaat bagi pengembangan keilmuan (contribution of knowledge) untuk meningkatkan

(4)

4

kehidupan yang berkeadaban, berkeadilan dan berkesetaraan.

3. Mengembangkan kajian kritis, inovatif, dan transformatif dalam khazanah ilmu-ilmu keislaman, ilmu pengetahuan, tehnologi dan seni. 4. Mengembangkan kebijakan yang efektif

5. Menawarkan solusi atas problematika kehidupan masyarakat

6. Menjadi acuan pengembangan bagi pendidikan dan pengajaran serta pengabdian kepada masyarakat

7. Memiliki kualifikasi sebagai karya ilmiah yang layak diterbitkan (publishable) dan atau mendapatkan hak kekayaan intelektual (HAKI).

C. KATEGORI, JENIS DAN BIDANG PENELITIAN 1. Kategori Penelitian

Program penelitian LP2M UIN Walisongo merupakan Penelitian Kompetitif, yakni program penelitian yang ditetapkan oleh LP2M UIN Walisongo melalui sistem seleksi yang kompetitif. Program penelitian Kompetitif UIN WalisongoTAHUN 2015 meliputi beberapa kategori penelitian :

a. Penelitian Kompetitif dosen

Penelitian Kompetitif Dosen adalah penelitian yang diajukan dan dilaksanakan oleh dosen UIN Walisongo. Penelitian kompetitif dosen meliputi dua jenis :

(5)

5

- Penelitian Kompetitif Individual Dosen Penelitian yang diajukan dan dilaksanakan oleh satu orang dosen UIN Walisongo. - Penelitian Kompetitif kelompok Dosen

Penelitian yang diajukan dan dilaksanakan oleh sekelompok dosen UIN Walisongo. Penelitian kelompok ini dilakukan oleh dosen yang memiliki disipilin dan keahlian ilmu yang berbeda, sehingga akan memperkaya sudut pandang mengenai permasalahan penelitian. Penelitian

kelompok ini dilakukan dengan

pendekatan multidisipliner atau interdisipliner.

b. Penelitian Kompetitif Participatory Action Research (PAR)

Penelitian Kompetitif Participatory Action Research (PAR) adalah penelitian kompetitif yang diajukan dan dilaksanakan oleh sekelompok dosen UIN Walisongo dengan model Participatory. Peneliti dalam penelitian PAR ini memiliki disipilin dan keahlian ilmu yang berbeda, sehingga akan memperkaya sudut pandang mengenai permasalahan penelitian.

Penelitian kelompok PAR ini dilakukan dengan pendekatan multidisipliner atau interdisipliner.

(6)

6

c. Penelitian Kompetitif Kolaboratif Dosen dan Mahasiswa

Penelitian kompetitif kolaboratif dosen dan mahasiswa adalah penelitian yang diajukan dan dilaksanakan oleh dosen bersama dengan mahasiswa aktif (Program S.1/Diploma).

2. Jenis Penelitian

a. Penelitian Pengembangan Ilmu, yakni penelitian yang dilakukan untuk pengembangan teori, konsep-konsep dan metodologi ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, terutama dalam ragam disiplin ilmu yang dikembangkan di UIN Walisongo.

b. Penelitian Terapan, yakni penelitian yang

dilakukan untuk menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam suatu tatanan kehidupan tertentu. Hasil analisisnya mempunyai manfaat langsung (praktis) bagi pemberdayaan dan pemecahan permasalahan kehidupan masyarakat, serta bermanfaat bagi perumusan, analisis, kelayakan, telaah, implementasi, atau pemantauan suatu kebijakan.

c. Penelitian Kebijakan, yakni penelitian yang

dilakukan untuk mengkaji suatu kebijakan, atau untuk melahirkan suatu kebijakan.

(7)

7

3. Bidang Ilmu dan Pendekatan

Bidang keilmuan yang menjadi fokus perhatian program bantuan penelitian ini adalah pengkajian Islam (Islamic Studies), sains-teknologi, dan seni. Penelitian Islamic studies dilakukan dalam kerangka humanisasi ilmu-ilmu keislaman. Oleh karena itu dapat menggunakan beberapa pendekatan seperti : Pertama, menggunakan pendekatan yang dipakai dalam disiplin atau kajian teologi agama-agama (divinity schools). Kedua, menggunakan metode ilmu-ilmu yang masuk ke dalam kelompok humaniora (humanities sciences), seperti filsafat, filologi, ilmu bahasa dan antropologi. Ketiga, menggunakan metode ilmu-ilmu sosial (social sciences), seperti sosiologi, ekonomi, ilmu politik, pendidikan dan psikologi. Keempat, menggunakan area studies (studi kawasan).

Penelitian Sain-teknologi dan seni, dengan menggunakan strategi spiritualisasi. Strategi ini dapat ditempuh melalui upaya interkoneksi dan integrasi antara sains, teknologi dan seni dengan agama.

4. Tema Pokok Penelitian

Tema-tema penelitian UIN Walisongo Tahun 2015 adalah:

a. Dinamika Pengembangan Ilmu Dakwah dan Komunikasi, dengan sub tema sebagai berikut:

(8)

8

 Dakwah multikultural (D.1)

 Pengembangan Komunikasi dan Penyiaran Islam (D.2)

 Pengembangan Bimbingan dan Konseling Islam (D.3)

 Dakwah Untuk Komunitas Marjinal. (D.4)  Dakwah dan Filantropisme (D.5)

 Dakwah dan Media (D.6)

 Dakwah berbasis Teknologi Informasi (D.7)  Manajemen Dakwah (D.8)

 Pengembangan Masyarakat Islam (D.9) b. Dinamika Pengembangan Ilmu Syariah

 Politik Islam Kontemporer di Indonesia (S.1)

 Hukum Islam Kontemporer (S.2)  Mediasi di Lembaga Peradilan (S.3)  Pengembangan Kultur Anti Korupsi (S.4)  Pengembangan Pemikiran Hukum Islam

dan Metode Studi Hukum Islam (S.5)

 Dialektika Hukum Islam dan Hukum Positif (S.6)

 Astronomi Islam (S.7)

c. Dinamika pengembangan ilmu Tarbiyah dan Keguruan, dengan sub tema sebagai berikut:  Prospek dan pengembangan PTAI (T.1)  Pengembangan profesi keguruan (T.2)

 Pengembangan Lembaga

(9)

9

 Pengembangan Program Studi Tadris dan Science (T.4)

 Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah (HS, PAUD) (T.5)

 Pengembangan Metode Studi Kependidikan (T.6)

 Pemikiran Pendidikan (T.7)  Pendidikan Inklusi (T.8)

d. Dinamika Pengembangan Ilmu Ushuluddin, dengan sub tema sebagai berikut:

 Tasawuf dan Psikoterapi (U.1)

 Pengembangan Ulum al-Qur’an (U.2)  Pengembangan Ulum al Hadis (U.3)

 Pengembangan Studi Agama dan Perdamaian (U.4)

 Pengembangan Theologi dan Filsafat Islam (U.5)

 Pemikiran Islam (U.6)

e. Dinamika Pengembangan Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam, dengan sub tema sebagai berikut:  Ekonomi, Bisnis dan Manejemen Syari’ah

(E.1)

 Perbankan Syariah (E.2)

f. Tema-tema Konservasi dan revitalisasi kearifan lokal :

 Islam dan Budaya Jawa (KL.1)  Naskah Nusantara (KL.2)  Seni dan Budaya Islam (KL.3)  Tradisi lokal (KL.4)

(10)

10

 Revitalisasi agama-agama lokal (KL.5) g. Tema-tema lain yang relevan dengan

bidang-bidang ilmu yang berkembang di UIN Walisongo, antara lain :

 Gender dan Anak (L.1)

 Relasi Agama dan Negara (L.2)

 Anarkisme agama dan resolusi konflik (L.3)  Kebijakan-Kebijakan Universitas dan

Pemerintah terkait akademik dan keagamaan (L.5)

 Lain-lain (L.6)

D. TENAGA PENELITI

Komposisi tenaga peneliti penelitian kompetitif LP2M UIN Walisongo dibagi menjadi 4 (empat) jenis penelitian. Masing-masing penelitian memiliki ketentuan sendiri.

1. Penelitian Kompetitif Individual

 Penelitian ini dilaksanakan oleh 1 (satu) orang peneliti.

 Peneliti dengan jabatan di bawah lektor dan belum berpendidikan S2, diharuskan menggunakan Konsultan Peneliti minimal menduduki jabatan Lektor Kepala.

 Proposal penelitian bukan merupakan proposal Tesis S2, atau Disertasi S3, dan belum pernah dilakukan penelitian, dibuktikan dengan Surat Pernyataan.

(11)

11

2. Penelitian Kompetitif Kolektif

 Penelitian ini dilaksanakan sekurang-kurangnya oleh 3 (tiga) orang dosen dan sebanyak-banyaknya 5 (lima) orang. 1 (satu) orang sebagai ketua tim peneliti (peneliti utama), dan lainnya sebagai anggota tim peneliti (peneliti pembantu).

 Ketua tim peneliti (peneliti utama) minimal berpendidikan S-2 dan memiliki jabatan Lektor Kepala, dalam keahlian yang sesuai dengan fokus penelitian dan memiliki pengalaman melakukan penelitian.

 Proposal penelitian bukan merupakan proposal Tesis S2, atau Disertasi S3, dan belum pernah dilakukan penelitian, dibuktikan dengan Surat Pernyataan.

3. Penelitian Participatory Action Research (PAR)

 Penelitian ini dilaksanakan sekurang-kurangnya oleh 3 (tiga) orang dan sebanyak-banyaknya 5 (lima) orang. 1 (satu) orang sebagai ketua tim peneliti (peneliti utama), dan lainnya sebagai anggota tim peneliti (peneliti pembantu).

 Ketua tim peneliti (peneliti utama) minimal berpendidikan S-2 dan memiliki jabatan Lektor Kepala, dalam keahlian yang sesuai dengan fokus penelitian dan memiliki pengalaman melakukan penelitian.

(12)

12

 Proposal penelitian bukan merupakan proposal Tesis S2, atau Disertasi S3, dan belum pernah dilakukan penelitian, dibuktikan dengan Surat Pernyataan.

4. Penelitian Kolaboratif Dosen dan Mahasiswa

 Penelitian ini dilaksanakan oleh 1 (satu) orang dosen sebagai Ketua Tim Peneliti dan 3 (tiga) orang mahasiswa program S.1/Diploma yang masih aktif sebagai anggota.

 Dosen minimal berpendidikan minimal S-2 dan memiliki jabatan Lektor Kepala, dalam keahlian yang sesuai dengan fokus penelitian dan memiliki pengalaman melakukan penelitian.

 Dosen diutamakan yang mengampu Mata Kuliah Metodologi Penelitian (dibuktikan dengan photo copy SK dan Jadual Mengajar)  Mahasiswa disyaratkan sudah lulus Mata

Kuliah Metodologi Penelitian (dibuktikan dengan photo copy Hasil Studi Semesteran)  Proposal penelitian bukan merupakan proposal

Skripsi S.1, atau Tesis S2, atau Disertasi S3, dan belum pernah dilakukan penelitian, dibuktikan dengan Surat Pernyataan.

E. PROPOSAL

Semua pengusul Proposal harus melakukan pendaftaran secara on line. Di samping itu pengusul

(13)

13

juga mengirimkan hard copy Proposal dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Proposal yang diketik pada kertas ukuran A4; spasi 1,5 lines, huruf Times New Roman size 12 point, margin 2,5 cm.

2. Proposal mencakup beberapa unsur sebagai berikut:

a. Judul Penelitian b. Latar Belakang

c. Rumusan Masalah dan (Pembatasan Masalah) d. Signifikansi Penelitian

e. Kajian Research sebelumnya f. Kerangka Teori

g. Metode Penelitian

h. Alokasi biaya dan jadwal penelitian i. Daftar Pustaka

j. Biodata dan kompetensi peneliti k. Lampiran-lampiran

3. Proposal penelitian dijilid sebanyak 4 (empat) bendel; dengan ketentuan 1 (satu) bendel dengan mencantumkan identitas peneliti, meliputi: Nama peneliti (lengkap dengan gelar), NIP/NIM, Pangkat/Golongan (untuk dosen). Sedangkan 3 (tiga) bendel hanya memuat substansi dan dijilid dengan cover yang hanya memuat judul, tanpa mencantumkan nama peneliti dan lembaga (fakultas).

5. Masing-masing berkas dijilid dengan sampul muka berbentuk soft cover (non plastik) berwarna

(14)

14

“hijau” dan berlogo UIN Walisongo untuk Proposal yang beridentitas dan warna “putih” untuk proposal yang tanpa identitas.

6. Di sudut kanan atas Cover ditulis kode Tema Penelitian (Misalnya: D.1, S.2, U.3, E.4, KL.5, L.6).

F. WAKTU PENGAJUAN, PROSES SELEKSI DAN KRITERIA PENILAIAN PROPOSAL

1. Waktu Pengajuan Proposal

Pendaftaran secara on line dan pengiriman hard copy Proposal penelitian diajukan ke LP2M UIN Walisongo, mulai tanggal 22 Januari sampai 23 Februari 2015 jam 16.00.

2. Proses Seleksi Proposal

Semua Proposal penelitian yang masuk ke LP2M UIN Walisongo akan diseleksi melalui beberapa tahap:

a). Seleksi administratif

b). Seleksi substansi (oleh reviewer) c). Seminar proposal

Untuk kepentingan proses ini, LP2M UIN Walisongo membentuk tim seleksi yang melibatkan pakar baik dari internal maupun eksternal UIN Walisongo

3. Kriteria Penilaian Proposal Penelitian

Sebagai acuan bagi pembuat Proposal dan proposal penelitian, ada empat unsur penting yang digunakan Lemlit UIN Walisongo dalam menentukan mutu proposal penelitian.

(15)

15

Pertama, signifikansi inti masalah yang diteliti,

yang dijabarkan dalam indikator sebagai berikut:  Masalah yang diteliti mencerminkan persoalan

penting yang dihadapi oleh masyarakat dan membutuhkan penyelesaian (solusi) secepatnya.  Rumusan masalah dengan spesifikasi dan ruang lingkupnya mampu menjawab atau memberikan jalan keluar atas persoalan mendesak yang dihadapi oleh masyarakat.  Menawarkan ide-ide baru (inovatif), baik secara

teoritik maupun metodologis, dalam memaknai secara kritis perkembangan ilmu-ilmu keislaman.

 Memiliki kemampuan untuk pembaruan dan pemajuan pengkajian ilmu-ilmu dan kebudayaan Islam.

 Masalah yang ingin dijawab bukan merupakan pengulangan masalah yang sudah dijawab dalam penelitian lain.

Kedua, ketepatan penggunaan metodologi, yang

dijabarkan dalam indikator sebagai berikut:

 Metodologi yang dipilih sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah dan tepat dengan kebutuhan untuk memecahkan permasalahan yang diteliti.  Metodologi dipahami secara benar dan

diuraikan secara detail sesuai dengan kompleksitas masalah yang diteliti sehingga meyakinkan bahwa masalah tersebut akan dapat terpecahkan secara tepat.

(16)

16

Ketiga, kesahihan teori yang dipakai, yang

dijabarkan dalam indikator sebagai berikut:

 Teori yang digunakan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan pemecahan masalah yang diteliti, bahkan sangat membantu dalam pengungkapan dan penjelasan.

 Teori diuraikan secara sahih, dikaitkan dengan masalah, dan ditempatkan secara tepat dalam desain penelitian.

Keempat, fisibilitas dan reliabilitas penelitian,

yang dijabarkan dalam indikator sebagai berikut:  Proposal menggambarkan hasil penelitian yang

memiliki keunggulan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi masyarakat-bangsa.

 Proposal meyakinkan untuk dapat dilaksana-kan secara tepat dan efisien.

G. PELAKSANAAN DAN PEMBIAYAAN 1. Jangka Waktu Pelaksanaan Penelitian

Jangka waktu pelaksanaan penelitian kompetitif individual/kolektif /PAR/kolaboratif dosen dan mahasiswa adalah 4 (empat) bulan. Oleh karena itu, desain penelitian harus memuat waktu penyelesaian kegiatan penelitian paling lambat 4 (empat) bulan, terhitung sejak tanggal Surat Keputusan Peneliti/Tim Penelitian dikeluarkan Rektor.

(17)

17

2. Pembiayaan

Semua pembiayaan yang berkaitan dengan kegiatan penelitian kompetitif ditanggung oleh LP2M UIN Walisongo melalui Dana DIPA RM dan BOPTN UIN Walisongo Tahun 2015. Setiap proposal yang dinilai baik dan layak oleh LP2M UIN Walisongo atas pertimbangan Tim Seleksi Proposal akan diberikan bantuan dana sesuai dengan plafon anggaran yang direncanakan sebagai berikut :

a. Penelitian Kompetitif Individual dosen, sebesar Rp. 10.000.000/judul penelitian

b. Penelitian Kompetitif kelompok dosen, sebesar Rp. 30.000.000/ judul penelitian

c. Penelitian Participatory Action Research (PAR), Rp. 45.000.000/ judul penelitian

d. Penelitian Kolaboratif Dosen dan Mahasiswa, sebesar Rp 20.000.000/ judul penelitian, dengan komposisi untuk Dosen 40%, dan untuk mahasiswa 60%

Bantuan dana akan diberikan setelah laporan akhir hasil penelitian diterima oleh LP2M UIN Walisongo.

H. JADWAL KEGIATAN

Jadwal kegiatan Program Penelitian Individual/ Kolektif Kompetitif UIN Walisongo Tahun 2015 adalah sebagai berikut :

(18)

18

No Kegiatan Waktu

1 Call for Proposal 22 Jan-23 Pebruari 2015

2 Seleksi administrasi 24-27 Pebruari 2015

3 Seleksi Tim Reviewer 2 – 14 Maret 2015

4 Pengumuman Nominator 17 Maret 2015

5 Seminar Proposal Penelitian 23 Maret 2015 6 Pengumuman Penerima Bantuan 30 Maret 2015 7 Penerimaan SK 31 Maret 2015

8 Pelaksanaan penelitian 1 April – 31 Juli 2015 9 Seminar Progress Report

(laporan sementara hasil penelitian [sekitar 75%])

Minggu ke 4 Juni 2015

10 Batas Penyerahan Laporan Akhir

3 Agustus 2015 11 Penyelesaian Administrasi Minggu ke 2 Agustus

2015

Semarang, 20 Januari 2015 Ketua LP2M UIN Walisongo,

Dr. H. Sholihan, M. Ag NIP.19600604 199403 1 004

Referensi

Dokumen terkait

Begitu juga dalam mengembangkan aspek linguistik atau bahasa pada anak, seorang guru harus memiliki strategi atau metode yang menarik anak usia dini untuk

Data yang diperoleh dianalisa menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dan diperoleh hasil bahwa kompatibilitas, dukungan manajemen puncak, kesiapan organisasional,

Cyber - Physical - Human System adalah sistem Open Platform yang berisikan Server Hardware yang menjadi wadah yang menampung sistem keseluruhan mulai dari Hadoop Big Data

Dalam penelitian ini, analisis kapasitas asimilasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar perairan pesisir Tanjungpinang mampu menerima beban limbah berupa senyawa nitrat,

Analisis data dalam penelitian ini meliputi: (1) Analisis data kemampuan awal matematika digunakan untuk menentukan subjek yang akan diberikan tes kemampuan

Hasl smulas reservor yang dlakukan oleh Tm Rachmat menunjukan bahwa pendesakan mnyak yang dlakukan secara peripheral n tdak sebesar yang dklam oleh Caltex,

Metode yang dilakukan dalam penelitian secara umum terdiri dari beberapa tahapan, yaitu : 1) tahap persiapan dan pengumpulan data, 2) tahap.. pengecekan lapang, 3) tahap pengolahan

Pengetahuan dalam mengestimasi kerapatan menggunakan Indeks vegetasi dapat dijadikan salah satu kajian penginderaan jauh yang dimanfaatkan sebagai pengayaan informasi