• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN UMUM REVITALISASI PUSAT KONSERVASI GAJAH DI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II TINJAUAN UMUM REVITALISASI PUSAT KONSERVASI GAJAH DI TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2.1. Klasifikasi Hutan Konservasi dan Hutan Lindung menurut UU no. 41  tahun 1999 dan PP no
Gambar 2.1. Peta Wilayah Taman Nasional Way Kambas  Sumber: www.tfcasumatera.org, 2016
Tabel 2.2. Perbandingan Studi Preseden

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan penutupan lahan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dari tahun, 1996, 2002, dan

Kajian Mangsa Harirnau Surnatera (Panthera tigris sumatrae, Pocock 1929) di Taman Nasional Way Kambas, Lampung..

Lingkup pekerjaan : Kegiatan Reboisasi Pengkayaan Kawasan Hutan Koservasi tanun ZOt t Registei I Balai Taman Nasional Way Kambas dengan jenis kontrak tahun jamak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan penutupan lahan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dari tahun, 1996, 2002, dan 2010 dan

Mengingat sudah adanya undang-undang mengenai konservasi dan pelestarian satwa langka seperti spesies Gajah Sumatera di Indonesia, diharapkan kebijakan tersebut akan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan penutupan lahan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dari tahun, 1996, 2002, dan 2010 dan

Agrowisata dapat dijadikan sebagai salah satu wisata desa untuk memperkenalkan potensi sumber daya alam yang terdapat di Taman Nasional Way Kambas.. Kata kunci: Agrowisata,

Hal ini selaras dengan yang dikemukakan Balai Taman Nasional Way Kambas 2007 yaitu beberapa faktor yang dapat menimbulkan kerugian antara lain perambahan dan konversi hutan yang