• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYELIDIKAN GEOLOGI DAERAH PANAS BUMI MASSEPE, KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG, SULAWESI SELATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENYELIDIKAN GEOLOGI DAERAH PANAS BUMI MASSEPE, KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG, SULAWESI SELATAN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Nilai heat loss manifestasi panas bumi Massepe  No Manifestasi  Temperatur  o C  Heat loss (kW)  1 Pajalele-1  41,8  87,19  2 Pajalele-2  59,3  123,55  3 Pajalele-3  68  557,18  4 Alakuang  45,3  55,96  5 Warede  31,6  242,21  6 Tolere  29  26,69
Gambar 2. Peta geologi daerah panas bumi Massepe, Sulawesi Selatan

Referensi

Dokumen terkait

Merupakan produk kontak antara fluida asam yang berhubungan dengan sistem panas bumi dengan batuan sedimen, yang sehingga terjadi netralisasi membentuk mata air panas Cikawah

Daerah Lejja tersusun oleh empat satuan batuan yaitu; satuan batuan sedimen berupa batu pasir tufaan dan batupasir coklat kehitaman, satuan lava andesit, satuan

Sistem panas bumi Kadidia Selatan berada pada tatanan geologi Sulawesi bagian Tengah yang didominasi oleh batuan plutonik dengan jenis granit.. Sedangkan tektonisme yang

Manifestasi panas bumi yang muncul di permukaan di daerah penyelidikan diduga akibat adanya tubuh terobosan batuan granit, granodiorit maupun batuan metamorf serta sesar Masaingi

Daerah Lejja tersusun oleh empat satuan batuan yaitu; satuan batuan sedimen berupa batu pasir tufaan dan batupasir coklat kehitaman, satuan lava andesit, satuan

Sedangkan di bagian selatan didominasi batuan produk Bilungala dan batuan vulkanik Pinogoe berumur Tersier Atas-Kuarter Bawah (Andesit, piroklastik). 3) Terdapat dua sistem

Manifestasi panas bumi permukaan berupa mata air panas Kura dengan temperatur 58-81°C dan batuan ubahan di Kawah Karitemang pada bagian tengah daerah penyelidikan diindikasikan

1) Sebaran nilai magnet di daerah penyelidikan dapat dikelompokkan ke dalam empat kelompok, yaitu kelompok nilai magnet sangat rendah (negatif) dengan nilai magnet kurang dari