• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 3(2) :14-24 (2015) ISSN :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 3(2) :14-24 (2015) ISSN :"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Persentase ikan yang terserang  penyakit (Prevalensi)
Gambar 3. Nilai kadar hematokrit ikan  lele sangkuriang
Tabel 1. Data kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang
Gambar 5. Rasio konversi pakan  ikan  lele  sangkuriang
+2

Referensi

Dokumen terkait

Persentase kelangsungan hidup larva ikan baung terendah terdapat pada perlakuan S3 (6ppt) yaitu 71,67 %, larva ikan baung lebih sulit untuk mentolerir salinitas

Selanjutanya bila digambarkan dalam bentuk histogram nilai fekunditas ikan sepat mutiara yang mencapai tingkat kematangan gonad IV dari masing – masing perlakuan

Ini menunjukkan bahwa pakan yang mengandung campuran sambilito dan daun jambu biji tidak membahayakan terhadap kelangsungan hidup ikan baung dan terbukti mampu

Ikan bawal yang dipuasakan secara periodik yaitu satu hari dipuasakan dua hari diberi pakan menghasilkan pertumbuhan yang lebih rendah dibandingkan dengan ikan yang

berbanding lurus dengan pertambahan bobot tubuh ikan, sehingga semakin tinggi nilai kecernaan pakan, semakin besar pula nutrisi yang akan dirubah menjadi energi yang akan

diterapkan pada pemeliharaan ikan patin dengan teknologi bioflok untuk waktu pemeliharaan 30 hari, dengan rerata pertumbuhan panjang mutlak sebesar 4,55 cm,

Selanjutanya bila digambarkan dalam bentuk histogram nilai fekunditas ikan sepat mutiara yang mencapai tingkat kematangan gonad IV dari masing – masing perlakuan

Perlakuan dengan pH berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup, konversi pakan , bobot mutlak, panjang mutlak dan laju pertumbuhan harian ikan Selincah 2.. Ikan