PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN SENAM OTAK DENGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN NASKAH PUBLIKASI - PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN SENAM OTAK DENGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK HALUS ANAK
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari hasil nilai p yang telah diperoleh dapat dikatakan bahwa nilai p < 0,05 sehingga diasumsikan adanya perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok perlakuan
Distribusi data monosit tidak normal (p<0,05), dan uji Wilcoxon mendapatkan tidak ada perbedaan signifikan dari jumlah monosit antara sebelum dan sesudah
Hasil penelitian yang dapat dilihat pada tabel 6, kemampuan kecermatan motorik halus dalam meronce pada anak tunagrahita sesudah diberikan intervensi permainan edukatif
Berdasarkan hasil pengolahan data VAS sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok I menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai p: 0,00 (p<0,05) maka Ha diterima
Hasil hipotesis III menggunakan Independent Sample T-test diperoleh nilai p=0 ,000 (p<0,005) yang berarti ada perbedaan pengaruh kinesiotaping dengan mulligan ’ s
Berdasarkan hasil statistik kadar gula darah pada kelompok II menunjukkan bahwa nilai kadar gula darah sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok II diperoleh nilai
Berdasarkan hasil pengolahan data Agility t-test sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok I menggunakan paired samples t-test diperoleh nilai p = 0,000 (p
Jika dianalisis terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah dilakukan perlakuan mewarnai gambar sehingga untuk membuktikannya secara statistik peneliti menggunakan uji rata-rata 2