• Tidak ada hasil yang ditemukan

2017 137

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " 2017 137"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

^ Menimbang:

Mengingat:

o

Menetapkan

PENGADILAN NEGERI BANGKINANG

KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI BANGKINANG NOMOR : W4.U7/tyj /KP.07,01/VIIi/2017

TENTANG

PEMBERLAKUAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA PENGADILAN NEGERI BANGKINANG

KETUA PENGADILAN NEGERI BANGKINANG

a. Bahwa dalam upaya mewujudkan kinerja pelayanan publik di lingkungan unit kerja Pengadilan Negeri Bangkinang yang terukur dan dapat dievaluasi keberhasilannya perlu memiliki dan menerapkan prosedur kerja yang standar;

b. Bahwa Standar Operasional Prosedur merupakan pedoman atau acuan yang baku dalam melakukan suatu prosedur pekerjaan yang standar sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dari masing-masing bagian;

c. Bahwa untuk itu perlu memerintahkan kepada semua pejabat struktural, fungsional beserta tenaga teknis dan non teknis Pengadilan Negeri Bangkinang untuk melaksanakan Standar Operasional Prosedur dengan baik, seragam, disiplin, tertib dan bertanggungjawab;

d. Bahwa pelaksanaan isi ketentuan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) mulai berlaku sejak tanggal keputusan ini.

. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung RI;

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman;

. Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung R.I. No. 13 Tahun 2010 tentang pembuatan S.O.P (Standard Operation Procedure).

. Peraturan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 002 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan yang berada di bawahnya ;

MEMUTUSKAN:

: KEPUTUSAN KETUA PENGADILAN NEGERI BANGKINANG TENTANG PEMBERLAKUAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PADA PENGADILAN NEGERI BANGKINANG.

(2)

KESATU

KEDUA

KETIGA

KEEMPAT

Mencabut Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang Nomor : W4.U7/133/KP.07.01/XII/2016 tanggal 27 Desember 2016 tentang Pemberlakuan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada Pengadilan Negeri Bangkinang;

Memberlakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengadilan Negeri Bangkinang sejak tanggal 21 Agustus 2017;

Memerintahkan kepada semua Pejabat Struktural, Fungsional beserta Tenaga Teknis dan Non Teknis Pengadilan Negeri Bangkinang untuk melaksanakan Standar Operasional Prosedur dengan baik, seragam, disiplin, tertib dan bertanggung jawab;

Pimpinan Pengadilan Negeri Bangkinang, Pejabat Fungsional, Dan Pejabat Struktural, ditugaskan untuk mengawasi pelaksanaan Standar Operasional Prosedur tersebut;

Ditetapkan di Bangkinang Pada tangal 21 Agustus 2017

KETUA BANGKINANG/^

Referensi

Dokumen terkait

Kajian ini bermaksud untuk melihat bagaimana Actor Studio Teater Garasi menarasikan fenomena Ponari, di mana peristiwa tersebut sudah terlebih dahulu dikonstruksi oleh

Dengan memperhatikan mesin penggerak ekonomi suatu negara tersebut, maka penting bagi pemasar untuk tetap bisa membangun hubungan de- ngan para pelanggan baik pelanggan

EFFECTIVE AND SUCCESSFUL IMPLEMENTATION Management Responsibility People Management Resource Management Strategic quality Planning/quality policy Technology and production

The single strategies used by the participants were: chatting with other players using English (social strategy), interacting with other friends (social strategy),

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi, disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan BPJS Kesehatan Kantor

Perancangan suatu menara tangki merupakan perencanaan yang cukup kompleks, dimana banyak pengeruh dari dalam maupun luar struktur menara tangki itu sendiri,

itu diberikan oleh pihak berkuasa pelulusan yang relevan, mengemukakan kepada Ketua Pengarah pelan dan spesifikasi berkenaan dengan sistem pembetungan atau tangki septik bagi

di Kabupaten Kediri lebih banyak dalam kategori siap menerima perubahan fisik hormonal, dan psikisnya (56%), terdapat hubungan yang positif baik antara dukungan sosial